Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Perbedaan Vaksin HPV Bivalent dan Quadrivalent, Pilih yang Mana?

Sahabat Sehat mungkin sudah mendengar bahwa pemerintah telah menambahkan vaksin HPV (human papillomavirus) sebagai salah satu imunisasi wajib bagi anak. Sayangnya, program pemerintah ini baru menyasar anak sekolah dasar (SD) berusia antara 10-11 tahun atau SD kelas 5-6 saja, belum untuk kelompok lainnya.

Perbedaan Vaksin HPV Bivalent dan Quadrivalent, Pilih yang Mana

Perbedaan Vaksin HPV Bivalent dan Quadrivalent, Pilih yang Mana

Vaksin HPV diindikasikan bagi semua perempuan mulai dari usia 9 tahun dengan tujuan agar terhindar dari infeksi HPV penyebab kanker serviks. Di Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan pemberian vaksin HPV di usia 10 tahun ke atas.

Saat ini ada tiga macam vaksin HPV, yaitu vaksin HPV yang mencakup 2 strain, 4 strain, dan 9 strain. Di Indonesia sendiri hanya ada dua jenis vaksin HPV yang tersedia, yaitu vaksinasi HPV 2 strain (bivalent) dan 4 strain (quadrivalent). Lalu apakah perbedaan dari kedua vaksinasi HPV tersebut? Mari simak ulasannya berikut ini.

Tipe HPV yang menyebabkan Kanker Serviks

Kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papiloma Virus), yang disebabkan oleh tipe 16 dan 18 (sebanyak 70% kasus di dunia). Sedangkan HPV tipe 6 dan 11 diketahui menjadi 90% penyebab kasus kutil kelamin yang ditularkan melalui hubungan seksual.

Virus HPV dapat menyerang laki-laki dan perempuan. Pada daerah kelamin, kanker tidak hanya terjadi pada leher rahim (serviks), tapi juga vulva atau bibir vagina, vagina dan penis. Sedangkan pada daerah non-kelamin, virus HPV dapat menyerang bagian mulut dan saluran napas atas.

harga vaksin hpv, biaya vaksin hpv

Kasus Kanker Serviks di Indonesia

Angka kejadian kanker serviks di Indonesia mencapai 15.000 hingga 21.000 kasus setiap tahunnya. Angka ini menjadikan kanker serviks sebagai penyebab kematian akibat kanker nomor 1 bagi perempuan di Indonesia, sekaligus menempatkan Indonesia pada urutan kedua di dunia untuk kasus kanker serviks di dunia. Penyebaran kasus kanker serviks sebenarnya dapat dicegah, salah satunya dengan melakukan vaksinasi kanker serviks.

Baca Juga: Mari Lindungi Si Gadis Dari Kanker Serviks

Perbedaan jenis vaksin HPV, pilih yang mana?

Di Indonesia ada 2 jenis vaksin HPV yang beredar, yaitu bivalent dan quadrivalent. Berikut ini perbedaan kedua vaksin tersebut :

  • Vaksinasi HPV bivalent

Vaksin HPV ini mengandung 2 tipe HPV (16 dan 18) yang dapat mencegah kanker leher rahim. Vaksinasi HPV bivalent ini hanya ditujukkan bagi wanita saja.

  • Vaksin HPV Quadrivalent 

Vaksin HPV ini mengandung 4 tipe virus HPV (tipe 6, 11, 16 dan 18) yang dapat mencegah kanker dan pra kanker pada leher rahim, kanker vulva, kanker vagina dan juga kanker anus. Selain mencegah kuman HPV tipe 16 dan 18 yang menyebabkan kanker serviks, vaksin HPV quadrivalent juga mencegah kuman HPV tipe 6 dan 11 sebagai penyebab kutil kelamin. Vaksinasi ini dapat diberikan pada laki-laki dan juga perempuan.

Untuk vaksin quadrivalent dapat digunakan untuk laki-laki yang berusia 9-26 tahun dan vaksinasi pada perempuan dapat dilakukan dengan rentang usia 9-45 atau bahkan 55 tahun.

Pada anak berusia 9-14 tahun, vaksin ini diberikan sebanyak dua kali dengan jarak 6-15 bulan. Jika diberikan pada usia 15 tahun ke atas, vaksin diberikan sebanyak tiga kali dengan jadwal sebagai berikut:

  • Vaksin HPV bivalent: dosis kedua 1 bulan setelah dosis pertama, dan dosis ketiga 6 bulan setelah dosis pertama.
  • Vaksin HPV quadrivalent: dosis kedua 2 bulan setelah dosis pertama, dan dosis ketiga 6 bulan setelah dosis pertama.

Baca Juga: Pria Juga Berisiko Terinfeksi Virus HPV

Efek Samping Pemberian Vaksin HPV

Efek samping yang mungkin timbul setelah dilakukan vaksinasi yaitu:

  • Nyeri dan kemerahan di area tempat suntikan
  • Pusing dan nyeri kepala
  • Mual dan muntah.

Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturan Penggunaannya

Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat.  

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia
Ditinjau oleh: dr. Nurul L


Referensi

  1. Perdoski. 6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Vaksin HPV.
  2. IDAI. Sekilas tentang Vaksin HPV.
  3. CDC. HPV Vaccination: What Everyone Should Know.
  4. Planned Parenthood. HPV Vaccine | What Is the HPV Vaccination.
  5. CDC. Human Papillomavirus (HPV) Vaccine.
  6. Mayo Clinic. HPV vaccine: Get the facts.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com