Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Benarkah Gigitan Nyamuk Bisa Sebabkan Demam Kuning?

Demam adalah sebuah hal yang dapat dialami oleh Sahabat Sehat saat sedang sakit atau terinfeksi kuman. Hal ini terjadi karena adanya respon radang di dalam tubuh. Seiring dengan sembuhnya penyakit, maka demam juga akan semakin menurun.

Benarkah Gigitan Nyamuk Bisa Sebabkan Demam Kuning

Benarkah Gigitan Nyamuk Bisa Sebabkan Demam Kuning?

Namun pernahkah Sahabat Sehat mendengar istilah demam kuning? Terlebih lagi, demam kuning merupakan sebuah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. Apakah itu demam kuning dan apa hubungan penyakit tersebut dengan gigitan nyamuk? Mari kita bahas hal tersebut di dalam artikel berikut

Nyamuk Penyebab Demam Kuning

Demam kuning merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus RNA dengan genus Flavivirus. Virus tersebut dapat ditransmisikan melalui gigitan nyamuk dengan spesies Aedes aegypti dan Haemagogus species. Penyakit ini sering ditemukan pada benua Afrika dan Amerika Selatan. 

Terdapat 3 tipe dari demam kuning yang dibagi berdasarkan daerah infeksi yaitu tipe jungle, tipe intermediate, dan tipe perkotaan. Infeksi demam kuning terjadi apabila seseorang digigit oleh nyamuk yang sebelumnya terinfeksi dengan virus tersebut. Seekor nyamuk dapat terinfeksi virus demam kuning apabila menggigit monyet atau orang yang memiliki virus tersebut.

vaksin ke rumah, layanan ke rumah, vaksinasi di rumah aja

Tanda dan Gejala Demam Kuning

Seperti namanya, penyakit ini dapat menyebabkan seseorang menjadi kuning pada kulit dan matanya namun tidak selalu terjadi. Secara umum, beberapa orang mungkin tidak mengalami tanda dan gejala, atau mengalaminya dalam tingkat yang ringan.

Tanda dan gejala yang sering dijumpai akibat demam kuning adalah demam, nyeri kepala, nyeri punggung, nyeri otot, mual muntah, dan merasa lelah. Secara umum, tanda dan gejala dapat mereda setelah 3-4 hari.

Tetapi dapat dijumpai tanda dan gejala yang berat berupa perdarahan, kulit dan mata menjadi kuning, demam tinggi, syok, hingga kegagalan organ. Virus ini dapat menyebabkan kerusakan pada organ hati, sehingga kuning pada kulit dan mata dapat terjadi.

Hingga saat ini tidak ada obat secara spesifik yang dapat membunuh virus demam kuning. Tatalaksana yang diberikan merupakan tatalaksana simptomatis untuk mengurangi tanda dan gejala, juga suportif seperti pemberian infus agar Sahabat Sehat tidak dehidrasi.

Apabila dijumpai demam kuning yang berat, maka perawatan kemungkinan dilakukan di Intensive Care Unit (ICU). 

Baca Juga: Mencegah Demam Kuning Sebelum Bepergian

Cegah Demam Kuning dengan Vaksin

Dengan tidak adanya obat spesifik untuk menyembuhkan penyakit ini, maka prevensi merupakan hal yang sangat penting. Saat bepergian ke daerah endemis demam kuning, Sahabat Sehat disarankan untuk mendapatkan vaksinasi yellow fever. Vaksin ini diberikan cukup satu kali untuk perlindungan selama 10 tahun.

Selain itu, gunakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang untuk menghindari gigitan nyamuk ini. Sahabat Sehat juga bisa menggunakan lotion anti-nyamuk yang mengandung bahan seperti minyak lemon eucalyptus juga dapat membantu. 

Baca Juga: 6 Jenis Vaksin Travel yang Penting Sebelum Pergi Liburan

Jadi, jika Sahabat Sehat akan melanjutkan pendidikan atau kuliah, berlibur, maupun melakukan perjalanan bisnis ke daerah Amerika Selatan dan Afrika, Anda sangat disarankan untuk melakukan vaksinasi yellow fever terlebih dahulu agar terlindungi selama di sana. Ayo vaksinasi bersama Prosehat. Layanan vaksinasi Prosehat aman, nyaman, dan mudah. 

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
Ditinjau oleh: dr. Nurul L

 

Referensi

  1. Balli S, Sharan S. Physiology, Fever.
  2. Simon L, Hashmi M, Torp K. Yellow Fever.
  3. Infeksi Emerging Kementerian Kesehatan RI.
  4. CDC. Yellow Fever.
  5. WHO. Yellow fever.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com