Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Persiapan Mengajak Si Kecil Berlibur ke Luar Negeri di Masa Transisi Covid-19

Ketahui tips liburan ke luar negeri di masa transisi covid-19, Libur panjang seperti libur di akhir tahun ajaran sekolah memang paling ditunggu-tunggu.

Persiapan Mengajak Si Kecil Berlibur ke Luar Negeri di Masa Transisi Covid-19

Persiapan Mengajak Si Kecil Berlibur ke Luar Negeri di Masa Transisi Covid-19

Libur panjang seperti libur di akhir tahun ajaran sekolah memang paling ditunggu-tunggu. Apalagi setelah angka kasus Covid-19 di Indonesia akhirnya mereda. Bagi orang tua yang akan bepergian ke luar negeri bersama Si Kecil, ada beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum pergi di masa transisi endemi Covid-19, terutama bagi balita yang belum bisa divaksinasi Covid-19. Yuk simak ulasannya!

Vaksinasi adalah Kunci

Saat naik pesawat, ruangan dalam pesawat terlihat tertutup dan kurang ventilasi. Namun, faktanya, setiap maskapai penerbangan pastinya memiliki sistem ventilasi yang baik dan dilengkapi dengan filter berkualitas tinggi.

Dari beberapa pengamatan menyebutkan bahwa belum ada bukti kuat bahwa naik pesawat dapat meningkatkan risiko penularan virus Corona. Sehingga, saat mengajak Si Kecil naik pesawat, orang tua tidak perlu khawatir selama protokol kesehatan dijalankan dengan benar.

Namun demikian, bagi anak balita yang belum bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19, orang tua harus memastikan bahwa ia telah melengkapi imunisasi dasarnya. Akan lebih baik, bila imunisasi rekomendasi juga dilengkapi karena anak akan memiliki perlindungan ekstra saat berkunjung ke tempat baru.

Bagi anak usia 6-17 tahun, vaksinasi Covid-19 sudah tersedia. Maka segera lengkapi kedua dosisnya.

Lakukan imunisasi beberapa bulan sebelum keberangkatan karena vaksin memerlukan waktu sebelum bisa memberikan perlindungan efektif.

imunisasi anak di rumah, imunisasi anak hemat, imunisasi anak murah, imunisasi si kecil

Tips Mengajak Si Kecil Naik Pesawat

1. Barang harus dalam kondisi bersih

Bersihkan barang-barang yang sering dipegang anak, serta bersihkan tempat duduk atau meja yang hendak digunakannya.

2. Barang menyesuaikan kebutuhan anak

Siapkan barang-barang yang biasanya digunakan anak Anda, mulai dari yang utama seperti popok dan susu, hingga snack/ makanan dan mainan untuk menemaninya selama perjalanan.

Siapkan barang-barang tersebut dan cuci terlebih dahulu sebelum dibawa berpergian dan masukkan ke dalam wadah tertutup agar tidak terkontaminasi dengan kuman.

3. Makanan dalam wadah yang tertutup rapat

Perhatikan wadah atau kemasan makanan si kecil, usahakan ditaruh di wadah yang tertutup rapat untuk menghindari kontaminasi kuman.

Baca Juga: Aman dan Nyaman Melakukan Imunisasi Kejar Anak dari Rumah

4. Menggunakan masker

Dalam rekomendasi WHO, anak balita tidak diwajibkan menggunakan masker. Sedangkan, anak 6-17 tahun diwajibkan menggunakan masker. Namun, bila orang tua dapat mensupervisi penggunaan masker pada anak balita, ia boleh menggunakannya dalam waktu yang tidak terlampau lama.

Pilih masker sesuai dengan ukuran anak agar tidak terlalu ketat hingga membuatnya sulit bernapas, ataupun terlalu longgar sehingga memberi celah untuk kuman masuk.

5. Jaga jarak aman minimal 1 meter antara anak dengan orang lain

Ingatkan selalu pada anak untuk menjaga jarak fisik dan sosial ketika berpergian. Sebaiknya juga menjauhi orang yang sakit saat berada di luar rumah.

6. Membawa hand-sanitizer

Cuci tangan dengan benar menggunakan air mengalir. Bila tempat cuci tangan tidak ada, cuci bersih tangan menggunakan hand sanitizer terutama setelah menyentuh fasilitas umum.

Baca Juga: Seperti Apa Imunisasi Anak di Masa Pandemi COVID-19?

7. Tidak menyentuh mata, hidung dan mulut

Seringkali Si Kecill tidak sadar ketika menyentuh wajah sebelum ia mencuci tangan. Maka dari itu, orang tua perlu memperhatikan dan mengingatkan kebiasaan Si Kecil.

8. Utamakan aktivitas di tempat terbuka

Pilihlah tempat terbuka saat berpergian dan pilihlah tempat yang tidak terlalu banyak pengunjung.4,5 Bila Anda mengajak anak ke dalam ruangan, pastikan bahwa ruangan memiliki ventilasi yang baik dan tidak ramai orang.

Baca Juga: Orangtua Harus Tahu, Begini Cara Kejar Imunisasi Anak

Sahabat Sehat, itulah beberapa hal yang perlu Sahabat Sehat perhatikan sebelum bepergian ke luar negeri. Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan bahwa Si Kecil dalam keadaan optimal untuk bepergian jauh dan bila Anda perlu melengkapi imunisasinya agar ia dapat berlibur dalam perlindungan maksimal.

Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia
Ditinjau oleh: dr. Nurul L

 

Referensi

  1. Karp, D. Is It Safe to Fly During COVID?
  2. Media, K. 4 Tips Liburan Bersama Bayi Saat Pandemi, Tidak Wajib Pakai Masker.
  3. Have Baby Will Travel. Travel After COVID-19 with Babies & Toddlers.
  4. Kirkilas. Is it safe for families to travel now?
  5. Unicef. Travelling with your family during COVID-19.
  6. WHO. CoronaVirus disease (Covid-19): Children and Masks.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com