Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

5 Alasan Pentingnya Suntik Rabies setelah Digigit Anjing

Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Suntik Rabies setelah Digigit Anjing Menurunkan Risiko Tertular Rabies

Pemberian suntik rabies setelah digigit anjing adalah hal wajib. Walaupun gejala rabies tidak langsung muncul, namun sangat berbahaya. Virus rabies dapat menyerang sistem saraf dan otak.

Sayangnya, banyak sekali orang yang abai terhadap risiko rabies ini. Padahal sulit mengetahui seekor anjing menderita rabies atau tidak. Risiko rabies juga akan meningkat jika anjing tidak pernah disuntik vaksin rabies.

Apa Itu Rabies?

Memiliki hewan peliharaan memang sangat menyenangkan. Namun cakaran atau gigitan hewan peliharaan, misalnya anjing tetap dapat berdampak bagi kesehatan. Salah satu jenis penyakit yang dapat diakibatkan oleh gigitan anjing adalah penyakit rabies.

Penyakit rabies atau disebut juga penyakit “anjing gila” disebabkan oleh Rabies lyssavirus yang ditularkan melalui gigitan atau cakaran dari hewan yang terinfeksi. Hewan yang terinfeksi memiliki virus rabies pada air liurnya. Virus rabies dapat menginfeksi melalui kulit yang luka, mata, hidung, atau mulut, dan menyebar melalui saraf ke otak. 

Apa Tanda dan Gejala Rabies?

Biasanya gejala penyakit rabies mulai dialami pada hitungan hari atau minggu, bahkan dapat pula muncul lebih dari setahun setelah gigitan terjadi. Gejala awal ditandai dengan kesemutan, perih, gatal di area sekitar gigitan hewan, demam, sakit kepala, nyeri otot, hilang nafsu makan, mual, hingga kelelahan. Selanjutnya setelah beberapa hari mulai berkembang keluhan lain, seperti:

  • Gelisah
  • Kebingungan
  • Halusinasi
  • Kejang otot
  • Kelemahan atau kelumpuhan 
  • Sensitif terhadap cahaya terang, suara, dan sentuhan
  • Produksi air liur berlebih

Selain itu, penyakit rabies juga dapat menyebabkan kematian pada kasus yang berat. Oleh sebab itu jika Sahabat Sehat tergigit atau memiliki luka yang disebabkan oleh hewan maka sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. 

Pertolongan Pertama Saat Tergigit Anjing

Seseorang yang tergigit anjing perlu mendapatkan pertolongan yang terpat. Apalagi jika yang menggigit adalah anjing liar. Jika Sahabat Sehat tergigit anjing maupun hewan liar lainnya, maka segera lakukan beberapa tips berikut:

Cuci Area Luka

Segera bersihkan luka dengan membasuh menggunakan air bersih mengalir dan sabun antibakteri. Basuh kembali luka dengan air bersih mengalir selama 10-15 menit.

Beri Cairan Antiseptik

Setelah luka dibersihkan, usapkan kasa yang telah diberi cairan antiseptik atau obat merah untuk membersihkan luka dari kuman.

Serum Anti Rabies

Serum anti rabies merupakan salah satu imunisasi pasif yang dapat memberikan antibodi penetral lebih cepat sebelum antibodi alami yang dibuat oleh tubuh.

Vaksin Rabies

Biasanya pemberian vaksin rabies akan menimbulkan beberapa efek samping ringan, seperti pembengkakan di area suntik, ruam, demam ringan, sakit kepala, hingga nyeri otot. Umumnya dokter akan memberikan dua suntikan sekaligus, yakni :

Globulin Imun Rabies

Suntikan ini diberikan sebagai perlindungan segera saat vaksin mulai bekerja.

Vaksin Rabies

Diberikan secara bertahap sebanyak 4 dosis yakni pada hari-0, 3, 7, dan hari ke 14. Sementara untuk orang dengan imunitas rendah akan mendapatkan dosis tambahan pada hari ke-28.

Pentingnya Suntik Rabies setelah Digigit Anjing

Penyakit rabies merupakan salah satu penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan saraf, otot, hingga kematian. Virus rabies ini akan masuk kedalam tubuh melalui luka atau lapisan mukosa kulit, kemudian tersebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. 

Virus rabies dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi rabies. Tidak hanya manusia, pemberian vaksin rabies ini sebaiknya juga diberikan kepada hewan peliharaan. Vaksin rabies akan merangsang tubuh untuk memproduksi antibodi sebagai penetral virus rabies.

Setidaknya ada 5 hal yang menyebabkan suntik rabies setelah digigit anjing merupakan hal wajib, yaitu:

  1. Kita tidak pernah tahu apakah gigitan membawa virus rabies
  2. Sangat berbahaya membiarkan risiko rabies karena dapat menyerang sistem otak manusia
  3. Rabies dapat menyebar dari manusia ke manusia
  4. Kalaupun gigitan tidak mengandung rabies, suntik rabies dapat membuat tubuh lebih kebal
  5. Dengan suntik rabies, kita ikut membantu program pemberantasan rabies dan penularannya

Kapan Harus Ke Dokter?

Segeralah mencari perawatan medis jika Sahabat Sehat tergigit oleh hewan apapun, dan jika hewan yang menggigit terlihat gelisah serta dicurigai terinfeksi rabies. Bahkan jika Sahabat Sehat tercakar dari hewan peliharaan, dianjurkan tetap memeriksakan ke dokter

Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa hal penting mengenai suntik rabies setelah digigit anjing sebagai upaya mencegah penyakit rabies. Jika Sahabat Sehat memerlukan vaksinasi rabies, segera manfaatkan layanan imunisasi ke rumah dari Prosehat. 

Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Children’s Wisconsin. Rabies (for Parents) [Internet]. USA : Children’s Wisconsin; [cited 2021 Sep 09].
  2. Mayo Clinic. Rabies – Symptoms and causes [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2019 [updated 2019 Dec 06; cited 2021 Sep 09].
  3. Kim S. Rabies: Types, Symptoms & Causes [Internet]. USA : Healthline. 2018 [updated 2018 Sep 17; cited 2021 Sep 09].
  4. World Health Organization. Rabies [Internet]. USA : World Health Organization. 2021 [updated 2021 May 17; cited 2021 Sep 09].

Chat Asisten ProSehat aja