Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Mengenal Anestesi dan Jenis-Jenisnya

Kata anestesi mungkin masih asing di telinga sebagian orang, kebanyakan dari kita lebih sering menggunakan kata bius untuk mendefinisikan penghilangan rasa nyeri. Kerap kali ketika dokter atau perawat ingin melakukan suatu tindakan yang berpotensi memberikan rasa nyeri misalnya; menjahit luka robek atau mencabut kuku, pertanyaan pertama yang kita lontarkan pastilah, “dibius kan, Dok?” Namun, sebenarnya kata yang lebih tepat adalah anestesi, mengapa anestesi? Apa itu anestesi?

Anestesi berasal dari kata anaesthesia yang dalam bahasa inggris berarti loss of sensation of atau hilang rasa, tentunya rasa atau sensasi yang dimaksud tidak hanya sensasi nyeri tapi juga rabaan dan sensasi lainnya.

Anestesi bertujuan mencegah kita merasakan sensasi nyeri pada saat operasi atau tindakan diagnostik (tindakan mencari tahu penyakit). Secara umum cara kerjanya adalah dengan memblok jalur sinyal nyeri yang berjalan sepanjang jaringan saraf hingga ke otak. Tidak semua anestesi membuat kita tak sadar, anestesi dapat diberikan dengan berbagai cara pada berbagai area di tubuh.

Anestesi saat ini sangat membantu proses operasi dan telah memberikan keuntungan yang sangat bagus. Anestesi pada masa sekarang juga dapat diberikan secara spesifik tergantung kebutuhan maupun jenis operasi yang akan dilakukan. Dalam melakukan tindakan anestesi, dokter biasanya akan mempertimbangkan beberapa hal, antara lain riwayat operasi sebelumnya, kondisi kesehatan, reaksi alergi pada obat-obat tertentu dan risiko dari tindakan anestesi yang akan dilakukan.

Sampai saat ini ada beberapa jenis anestesi yang dibagi berdasarkan cakupan kerjanya, masing-masing dapat dilakukan secara sendiri-sendiri atau dikombinasikan. Adapun jenis-jenisnya adalah sebagai berikut:

 

Anestesi lokal, jenis anestesi ini akan memberikan sensasi mati rasa pada area tertentu di tubuh yang cakupannya kecil, dapat diberikan secara suntikan, semprotan atau olesan yang diberikan pada jaringan dekat lokasi operasi, jenis dan dosisnya bergantung pada jenis tindakan dan perkiraan durasi dari tindakan yang akan kita lakukan. Operasi-operasi yang dilakukan pun biasanya berupa operasi-operasi kecil seperti pencabutan kuku kaki, penjahitan luka robek yang tidak terlalu panjang atau pemotongan sesuatu dari kulit yang ukurannya tidak terlalu besar, seperti lipoma (akumulasi lemak) atau kutil. Pasien  akan tetap sadar namun bebas dari rasa sakit.

 

Anestesi regional, tindakan anestesi regional dilakukan untuk jenis operasi yang lebih dalam dan lebih besar, biasanya daerah yang dianestesi meliputi bagian tubuh yang lebih besar, misalnya paha, lengan, bahu atau bahkan setengah tubuh seperti pada operasi sectio caesarea (operasi melahirkan) atau pada operasi kandung kemih. Caranya dengan menggunakan obat-obatan anestesi lokal yang disuntikkan pada pangkal serabut saraf dari bagian tubuh yang akan dioperasi. Hal yang sering dilakukan juga anestesi spinal dan epidural yaitu dengan menyuntikkan obat bius pada saluran tulang belakang sehingga menyebabkan mati rasa pada tubuh bagian bawah. Pada anestesi regional, pasien juga akan tetap sadar namun bebas dari rasa sakit.

 

Anestesi umum, anestesi ini akan membuat Anda dalam kondisi tidur dan kehilangan kesadaran, namun kondisi tak sadar ini berbeda dengan kondisi tak sadar akibat sakit, kecelakaan atau dalam kondisi tidur normal. Pada beberapa jenis operasi, anestesi umum sangatlah penting. Kita akan tertidur dan tidak akan merasakan apa-apa saat prosedur sedang berlangsung. Sebelum operasi dimulai, dokter akan menyuntikkan obat anestesi melalui pembuluh darah atau dengan memberikan gas anestesi (obat anestesi dalam bentuk gas). Kemudian obat atau gas tadi akan dibawa ke otak melalui aliran darah yang akan menyebabkan kita kehilangan kesadaran. Ketika kadar obat berkurang di dalam darah maka kesadaran kita pun akan kembali secara bertahap, dan seiring kembalinya kesadaran, sensasi akan mulai kembali dirasakan.

 

Sedasi, adalah penggunaan obat-obatan anestesi atau sejenisnya dalam jumlah yang kecil sehingga dapat menurunkan level kesadaran pasien namun pasien masih dapat berkomunikasi secara verbal dan merasakan sentuhan-sentuhan halus. Dengan kata lain, tindakan ini menyebabkan pasien relaks secara fisik maupun mental. Umumnya sedasi digunakan pada prosedur diagnostik seperti endoskopi (meneropong saluran cerna). Kita sangat mungkin mengingat jalannya prosedur.

 

Kombinasi, ada kalanya lebih dari 1 tindakan anestesi dilakukan secara berdampingan atau berurutan. Misalnya anestesi regional diberikan setelah anestesi umum untuk mengurangi nyeri pascaoperasi, atau sedasi diberikan bersamaan dengan anestesi regional, di mana anestesi regional bermanfaat untuk menghilangkan rasa nyeri, sedangkan sedasi akan membuat pasien relaks dalam menjalani prosedur operasi.

Lalu, kondisi-kondisi apa yang dapat menyulitkan saat Anda dalam menjalani prosedur anestesi? Pertama, jika Anda adalah seorang perokok.  Kebiasaan merokok akan mengganggu fungsi kardiovaskular dan mengurangi kandungan oksigen dalam darah, sehingga akan meningkatkan risiko tindakan anestesi. Kedua, kondisi gigi yang tidak bagus. Pada tindakan anestesi umum, dokter akan memasang alat bantu napas melalui rongga mulut. Kondisi gigi yang rapuh atau goyang berisiko memicu tanggalnya gigi pada proses tersebut. Ketiga, jika Anda memiliki penyakit kronis, seperti diabetes, hipertensi atau masalah lainnya. Anda perlu memberitahu dokter anestesi Anda mengenai penyakit-penyakit tersebut serta pengobatan yang Anda jalani. Tujuannya adalah agar dokter dapat mempertimbangkan alternatif prosedur anestesi yang paling aman untuk Anda.

Prosedur anestesi, apapun jenisnya sangat bergantung pada jenis tindakan yang akan dilakukan dan kondisi tiap individu pasien. Efek samping dan risiko yang akan dihadapi Pasien tetap menjadi pertimbangan utama suatu prosedur anestesi dilakukan atau tidak.

instal aplikasi prosehat

Referensi

  1. Types of Anaesthesia [Internet]. Australian and New Zealand College of Anaesthetists; 2018 [cited 9 December 2018]. Available from: anzca.edu.au
  2. Anaesthesia Explained [Internet]. Dublin: College of Anaesthetists of Ireland, [cited 9 December 2018]. Available from: anaesthesia.ie
  3. Anaesthesia Explained [Internet]. Oxford: Oxford University Hospital; 2016 [cited 9 December 2018]. Available from: ouh.nhs.uk
  4. Anesthesia & Types of Anesthesia – Before and After Surgery – HealthCommunities.com [Internet]. Healthcommunities.com. 2018 [cited 9 December 2018]. Available from: healthcommunities.com/before-after-surgery/overview-types-anesthesia.shtml
  5. New Jersey Health System [Internet]. RWJBarnabas Health. 2018 [cited 9 December 2018]. Available from: rwjbh.org/treatment-care/surgery/anesthesiology/types-of-anesthesia/

WhatsApp Asisten Maya saja