Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Sering Merasa Lemas dan Mengantuk? Waspada Kurang Darah

Awas, Masalah Gizi pada Remaja Menyebabkan 7 Penyakit Ini Apakah Sahabat Sehat sering merasa mudah lelah dan lesu yang tak berkesudahan? Meski Sahabat Sehat tidak melakukan aktivitas berat, namun tubuh terasa tidak cukup bersemangat. Kalau ya, Sahabat Sehat perlu waspada karena salah satu penyebabnya adalah akibat kurang darah (atau disebut juga anemia).

Sering Merasa Lemas dan Mengantuk Waspada Kurang Darah

Sering Merasa Lemas dan Mengantuk? Waspada Kurang Darah

Apa Itu Kurang Darah ?

Anemia atau disebut juga kurang darah adalah kondisi ketika tubuh kekurangan kadar sel darah merah (hemoglobin). Hemoglobin yang mengandung zat besi berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru menuju otak dan organ lainnya. Saat oksigen mengalir dengan lancar, maka tubuh juga akan bekerja dengan optimal dalam menghasilkan energi. Oleh sebab itu ketika tubuh kekurangan hemoglobin, tubuh akan mudah lelah.

Apa Saja Gejala Kurang Darah?

Selain menyebabkan lelah dan lesu, rendahnya sel darah merah dapat mempengaruhi  transportasi sirkulasi karbondioksida dan oksigen dalam tubuh, sehingga dapat menimbulkan tanda dan gejala sebagai berikut:

  • Nafas terengah-engah, terutama saat berolahraga
  • Kelelahan yang tidak berkesudahan
  • Pengelihatan kabur
  • Sulit berkonsentrasi
  • Jantung berdebar tanpa sebab yang jelas
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Pucat
  • Kedinginan atau kesemutan pada kaki dan tangan
  • Kulit kering 
  • Rambut rontok
  • Sulit tidur

Selain itu, juga dapat disertai keluhan lain sesuai dengan penyebab kurang darah yakni:

Anemia aplastik

dapat disertai keluhan demam, mudah terinfeksi penyakit lain, dan ruam kulit.

Anemia defisiensi asam folat

dapat disertai keluhan diare, gelisah, dan lidah tampak licin.

Anemia hemolitik

dapat disertai keluhan kulit tampak kuning, urin berwarna gelap, demam, dan sakit perut. 

Anemia sel sabit

dapat disertai keluhan pembengkakan pada kaki, tangan, serta kelelahan dan kulit tampak kuning. 

medical check up hemat, medical check up murah, medical check up ke rumah

Apa Penyebab Anemia?

Apabila tanda atau gejala di atas sudah dialami dalam waktu yang lama, maka Sahabat Sehat perlu melakukan pemeriksaan darah di fasilitas kesehatan untuk mengetahui kadar hemoglobin dalam tubuh. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya anemia, antara lain:

  • Kekurangan zat besi
  • Kekurangan vitamin B-12
  • Penyakit kronis, seperti hipertiroidisme, hipotiroidisme, penyakit ginjal akut, lupus, AIDS, diabetes, serta penyakit langka lainnya
  • Kehamilan
  • Lahir prematur
  • Kehilangan terlalu banyak darah, misalnya saat menstruasi, wasir, gastritis, habis operasi atau trauma
  • Efek samping obat-obatan, seperti ibuprofen
  • Memiliki riwayat penyakit bawaan, seperti anemia sel sabit atau thalassemia

Baca Juga: Apa Saja Risiko Kurang Konsumsi Buah dan Sayur?

Bagaimana Cara Mengatasi Kurang Darah ?

Kurang darah atau disebut juga Anemia termasuk masalah kesehatan yang umum terjadi, namun bukan berarti Sahabat Sehat dapat menyepelekannya. Pasalnya, gejala kurang darah terus dibiarkan dalam waktu lama justru dapat memicu munculnya gejala lain yang lebih berat misalnya:

  • Kehilangan konsentrasi
  • Depresi
  • Kuku tampak kebiruan
  • Menurunnya gairah seksual 

Penanganan nya bertujuan untuk meningkatkan jumlah sel darah merah sekaligus meningkatkan jumlah oksigen dalam darah. Berikut beberapa cara untuk mengatasi kurang darah, berdasarkan jenisnya:

Anemia defisiensi bes

 Dapat diatasi dengan mengkonsumsi suplemen zat besi dan memperbaiki pola makan. Selain itu, dokter mungkin akan mengidentifikasi dan memberikan perawatan yang tepat apabila terjadi perdarahan yang berlebihan. 

Anemia defisiensi vitamin B 12

Dapat diatasi dengan pemberian suplemen makanan dan asupan gizi yang kaya vitamin B 12.

Thalassemia

Dapat diatasi dengan mengkonsumsi suplemen asam folat, pemberian terapi kelasi besi, transfusi darah, hingga transplantasi sumsum tulang belakang mungkin dibutuhkan. 

Anemia karena penyakit kronis

Penanganan akan disesuaikan dengan penyakit kronis yang diderita.

Anemia aplastik

Penanganan dapat berupa transfusi darah atau hingga transplantasi sumsum tulang. 

Anemia sel sabit

Penanganan berupa pemberian obat, transfusi darah, dan lainnya sesuai kondisi pasien.

Anemia hemolitik

Penanganannya berupa pemberian obat untuk menekan sistem imun, dan penanganan lainnya sesuai kondisi pasien. 

Baca Juga: Awas, Masalah Gizi pada Remaja Menyebabkan 7 Penyakit Ini

Bagaimana Mencegah Kurang Darah ?

Meski ada beberapa jenis anemia yang tidak dapat dicegah, namun Sahabat Sehat dapat menjaga kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi beberapa jenis makanan seperti :

Makanan Sumber Zat Besi

Misalnya daging sapi dan daging lainnya, kacang-kacangan, lentil, sereal yang diperkaya zat besi, sayuran berdaun hijau tua dan buah-buahan kering termasuk makanan yang mengandung tinggi zat besi. 

Asam Folat

Asam folat merupakan asupan yang juga bagus untuk ibu hamil. Asam folat dapat ditemukan pada buah-buahan dan jus buah, sayuran berdaun hijau tua, kacang polong, kacang merah, kacang tanah, dan produk biji-bijian yang diperkaya asam folat, seperti roti, sereal, pasta dan nasi. 

Vitamin B-12

Makanan yang memiliki kadar vitamin B-12 tinggi yaitu daging, produk susu, dan sereal serta produk kedelai yang diperkaya vitamin B-12.

Vitamin C

Beberapa makanan yang mengandung vitamin C, misalnya buah dan jus jeruk, paprika, brokoli, tomat, melon, dan stroberi. Selain itu, makanan tersebut juga mampu membantu meningkatkan proses penyerapan zat besi. 

Baca Juga: Sering Alami Lemas dan Pucat? Waspadai Gejala Kurang Darah

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai gejala kurang darah serta cara mencegahnya. Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

 

Referensi

  1. Mayo Clinic. Anemia – Diagnosis and treatment [Internet]. USA : Mayo Clinic.
  2. WebMD. Anemia [Internet]. USA : WebMD.
  3. Cleveland Clinic. Anemia: Symptoms, Types, Causes, Risks, Treatment & Management [Internet]. USA : Cleveland Clinic.
  4. National Health Service. Iron deficiency anemia [Internet]. UK : National Health Service.
  5. Medical News Today. Anemia: Symptoms, treatments, types, and causes [Internet]. USA : Medical News Today.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com