Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Bopeng, Kulit Tidak Mulus, Atau Hipertropi Kulit Karena Jerawat? Bagaimana Mengatasinya?

6. Subsisi

Metode ini terjadi melalui proses pelepasan antara permukaan dan struktur kulit yang paling dalam sehingga kemudian akan terjadi akumulasi darah kemudian akan terbentuk bekuan darah yang pada akhirnya akan membentuk jaringan konektif (penghubung) yang baru. Terapi ini sering dikombinasikan dengan dermabrasi atau laser untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

7. Needling

Skin needling merupakan teknik yang menggunakan roller steril dengan menggunakan jarum tajam untuk menusuk kulit. Pertama, kulit harus didisinfeksi kemudian anestesi topikal diaplikasikan pada wajah dan ditunggu 60 menit. Setelah itu, alat di rolling pada area kulit dimana terdapat parut bekas jerawat ke arah depan dan belakang dengan beberapa tekanan pada area tertentu. Kemudian akan terjadi penebalan kulit dan peningkatan kolagen dan serta elastin. Hasil dapat dilihat setelah 6 minggu tapi efek sempurna akan terllihat setelah 3 bulan. Teknik ini aman digunakan pada semua warna kulit dan memiliki risiko hiperpigmentasi yang lebih rendah dibanding prosedur yang lain. Tapi dikontraindikasikan pada pasien yang sedang menggunakan terapi antikoagulan, infeksi kulit aktif, injeksi kolagen pada 6 bulan sebelumnya, riwayat keluarga dengan keloid.

 

Perubahan sebelum dan sesudah skin needling treatment:

sebelum

sesudah

8. Terapi kombinasi

Terdapat terapi kombinasi terbaru untuk parut bekas jerawat (ice pick, rolling, boxcar), yang pertama terdiri dari peeling dengan asam trikloroasetat kemudian diikuti subsisi (proses pemisahan parut bekas jerawat dari kulit dasar) dan diakhiri dengan iradiasi laser. Durasi yang dibutuhkan 12 bulan, Peeling dilakukan 2 kali selama 2-3 bulan dan laser dilakukan setiap 3-4 minggu. Efek samping yang ditimbulkan juga tidak terlalu bermakna.

Seiring kemajuan teknologi mungkin nantinya akan ditemukan teknik-teknik lain selain dari teknik-teknik yang telah disebutkan sebelumnya untuk dapat mengatasi masalah bekas jerawat ini secara lebih efektif dan efisien. Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

 

Sumber Referensi :

Acne Scar Treatment diunduh pada tanggal 19 April 2012 dari http://www.acne.org/

 

 Chemical Peel diunduh pada tanggal 20 April 2012 dari http://www.webmd.com/healthy-beauty/chemical-peel

Chrastil B, Friedman PM. Treatment of Atrophic Acne scars. European Dermatology Review 2007:25-26

Goodman GJ, Baron JA. The Management of Postacne Scarring. Dermatol Surg 2007;33:1175-1188

Fabbrocini G,Annunziata MC, D’Arco V, et al. Acne Scars: Pathogenesis, Classification and Treatment. Dermatol Res Pract 2010; 2010: 893080

Rivera AE. Acne Scarring: A Review and Current Treatment Modalities. J Am Acad Dermatol 2008;59:659-76

Zaenglein AL, Graber EM, Thiboutot DM, Strauss JS. Acne Vulgaris and Acneiform Eruptions. Dalam: Wolff K, Goldsmith LA, Katz SI, et al penyunting. Fitzpatrick’s Dermatology in General Medicine. Edisi ke-7. New York: The Mc Graw Hill 2008. H. 690-702.

Chat Asisten ProSehat aja