Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Benarkah Air Liur Manusia Mampu Menyembuhkan Luka?

Ketika Sobat secara tidak sengaja terluka pada salah satu anggota badan seperti tangan saat memotong bahan-bahan makanan, yang Sobat lakukan secara spontan adalah mengoleskan luka tersebut dengan air liur. Hal ini Sobat lakukan lantaran Sobat memercayai bahwa mengoleskan air ludah ke luka dapat menyembuhkan luka tersebut, baik luka gores maupun luka bakar. Hal ini tentunya seperti yang banyak dilakukan binatang-binatang seperti kucing dan anjing ketika terluka langsung menjilat sekujur tubuh dengan air ludah. Diketahui memang setelah melalui penelitian medis bahwa air ludah pada kedua binatang tersebut mengandung epiderma growth factor (EGF) dan nerve growth factor (NGF) yang dapat mempercepat penyembuhan luka.

Baca Juga: Luka Lama yang Sulit Menyembuh

Lalu bagaimanakah dengan air liur manusia?

Pada manusia sendiri tentu keadaannya sungguh berbeda. Sebab, ternyata manusia tidak mempunyai EGF dan NGF seperti halnya pada binatang. Akan tetapi, air ludah pada manusia ternyata mengandung hiastin yang dapat membunuh bakteri, dan juga mempercepat proses penyembuhan luka. Namun, dunia medis tidak menganjurkan hal tersebut. Perihal mengenai air ludah manusia bisa menyembuhkan luka sebenarnya pernah dibahas secara ilmiah dalam Journal Blood. Jurnal itu menyebutkan bahwa air ludah merangsang sel darah putih untuk membentuk jaringan efektif DNA dan protein. Karena itu, semua luka kulit dapat terhindar dari infeksi bila terkena air liur. Studi lain yang dipublikasikan dalam Journal of Federation of American Societies for Experimental Biology (FASEB) menyebutkan mengenai hiastin. Meski begitu, hal tersebut belum diperbolehkan dalam tindakan medis karena belum ada penelitian yang cukup mengenai efektivitas air liur dapat menyembuhkan luka.

Produk Terkait: Jual Antiseptik Pengobat Luka

Apalagi mengisap air liur sesungguhnya cukup riskan. Demikian menurut dokter spesialis luka, dr. Adisaputra Ramadhinara, MSc, CWSP, FACCWS seperti dilansir dari Okezone.com. Meskipun air ludah manusia memiliki kandungan antibakteri, mengisap bagian tubuh yang terluka berbahaya sebab mulut merupakan salah satu rongga pada tubuh manusia yang memiliki banyak bakteri. Air liur, disebutnya memiliki patogen seperti bakteri, virus, dan jamur yang bisa berpindah pada luka. Pemberian air ludah perlu dipertimbangkan terlebih jika kebersihan mulut tidak terjaga dengan baik. Penggunaan air ludah untuk membersihkan luka tidaklah efektif karena tidak akan cukup mengingat untuk membersihkan luka dibutuhkan jumlah air yang cukup. Selain tidak higienis, membersihkan luka dengan ludah tidaklah etis dan pantas.

Lalu Apa yang Harus Dilakukan Ketika Air Liur Tidak Dianjurkan Membersihkan Luka?

Ketika Sobat mendapati hal tersebut, Sobat sebaiknya mulai menggunakan air bersih dalam membersihkan luka yang bisa saja dalam luka itu terdapat kotoran, bakteri, ataupun benda asing. Penggunaan air bersih ini dinilai lebih efektif dan higienis daripada membersihkan dengan kasa/penutup luka dan alkohol. Kasa dinilai dapat memudahkan bakteri masuk ke dalam luka karena bahannya yang berlubang. Karena itu, diperlukan 64 kali lipatan kasa agar benar-benar efektif mencegah bakteri masuk. Selain itu, keadaan kasa yang memiliki pori-pori cukup besar dapat berakibat pada luka yang cepat mengering sehingga akan menempel pada kain kasa. Ketika kain kasa akan diganti, kulit yang sedang terluka akan terasa sakit, dan dapat membuat darah kembali keluar. Cara lain yang juga tidak efektif dan higienis adalah menggunakan alkohol yang dapat merusak jaringan sehati di bawah kulit. Jaringan sehati ini merupakan calon kulit baru. Alkohol sendiri digunakan sebagai disinfektan benda mati bukan untuk mengobati kulit yang terluka.

Baca Juga: Mengenal Anestesi dan Jenis-jenisnya

Bagaimanakah Cara Membersihkan Luka yang Benar?

Berikut ini adalah cara membersihkan luka yang benar, dan dikutip dari Heatlhline.

Lakukan Perawatan Sendiri di Rumah Jika Mengalami Luka Ringan

Apabila Sobat mengalami luka ringan, Sobat bisa melakukannya sendiri di rumah. Yang perlu Sobat lakukan pertama kali adalah cuci dan desinfeksi luka untuk menghilangkan semua kotoran. Gunakan tekanan dan elevasi langsung untuk mengontrol pendarahan dan pembengkakan. Setelah itu, balutlah lula dengan pembalut steril. Jika luka ringan yang dialami sangat kecil, tentu luka itu bisa sembuh tanpa perban. Jagalah luka tetap bersih dan kering selama lima hari. Iringi juga dengan memperbanyak istirahat. Ketika Sobat mengalami nyeri saat terluka, gunakanlah acetaminophen (Tylenol) sesuai dengan petunjuk, dan hindari produk yang mengandung aspirin sebab hal tersebut dapat menyebabkan atau memperpanjang pendarahan. Jika Sobat mengalami memar atau bengkak, jangan dikorek, dan segera tempelkan es. Gunakan juga tabir surya dengan dengan kandungan SPF 30 saat berada di luar ruangan supaya luka benar-benar sembuh.

Produk Terkait: Jual Sunscreen Parasol SPF 30

Perawatan ke Dokter

Selain perawatan di rumah, Sobat juga bisa merawat luka di dokter apabila ditemukan kondisi-kondisi berikut:

  • Luka terbuka lebih dalam dari ½  inci
  • Pendarahan tidak berhenti dengan  tekanan langsung
  • Pendarahan berlangsung lebih dari 20 menit
  • Pendarahan yang diakibatkan oleh kecelakaan serius

Ketika merawat luka pada dokter, dokter akan menggunakan teknik yang cukup berbeda, yaitu menggunakan lem kulit dan jahitan setelah area luka dibersihkan terlebih dahulu. Apabila Sobat menderita luka tusuk, dokter akan menyuntikkan anti tetanus. Selain dengan hal-hal tersebut, dokter akan melakukan pembedahan tergantung pada tingkat keparahan luka, dan mengalami komplikasi.

Baca Juga: Daftar Makanan Setelah Melahirkan Agar Jahitan Cepat Kering

Nah, itulah Sobat mengenai efektivitas dan higienitas air liur membersihkan luka dan cara membersihkan merawat luka yang baik dan benar, baik sendiri maupun lewat dokter. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih dalam mengenai perawatan luka dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

 

Referensi:

  1. Benarkah Air Liur Efektif Menyembuhkan Luka? : Okezone Lifestyle [Internet]. https://lifestyle.okezone.com/. 2020 [cited 16 November 2020]. Available from: https://lifestyle.okezone.com/read/2020/09/13/481/2277030/benarkah-air-liur-efektif-menyembuhkan-luka#:~:text=Air%20liur%20boleh%20jadi%20diyakini,kedua%20kandungan%20ters
  2. Desideria B. Cek Fakta Kesehatan: Air Liur Berkhasiat Obati Luka? [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 16 November 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/4116539/cek-fakta-kesehatan-air-liur-berkhasiat-obati-luka
  3. Mitos dan Fakta Soal Air Liur Bisa Sembuhkan Luka – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 16 November 2020]. Available from: https://tirto.id/mitos-dan-fakta-soal-air-liur-bisa-sembuhkan-luka-f4C9
  4. Open Wound: Types, Treatments, and Complications [Internet]. Healthline. 2020 [cited 16 November 2020]. Available from: https://www.healthline.com/health/open-wound#treatment

Chat Asisten ProSehat aja