Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Saatnya Bumil Manfaatkan Telemedicine

Di tengah masa pandemi akibat Coronavirus disease 2019 (COVID-19), banyak ibu hamil (bumil) yang enggan memeriksakan kehamilannya di rumah sakit karena takut tertular virus corona. Namun, pemeriksaan kehamilan sebenarnya perlu dilakukan secara rutin untuk memantau kesehatan ibu hamil dan janin. Melalui pemeriksaan rutin dalam kehamilan, dokter bisa mendeteksi secara dini bila ada gangguan atau komplikasi dalam kehamilan. Untungnya melalui kemajuan teknologi, pemeriksaan kesehatan sekarang bisa dilakukan secara online, yaitu dengan bantuan aplikasi online (salah satunya ProSehat) yang menyediakan media komunikasi tanya jawab dengan dokter yang ahli dibidangnya, sehingga informasi yang Sobat dapatkan tepat dan valid.

Telemedicine merupakan pendekatan inovatif yang dapat memberikan pelayanan kesehatan secara online. Terkait pemeriksaan kehamilan, baik sebelum maupun sesudah persalinan bisa dilakukan melalui konsultasi online dengan dokter ahli misalnya konsultasi mengenai persalinan risiko tinggi, laktasi, kesehatan mental, dan pemantauan berkala yang bisa dilakukan sendiri dengan bantuan alat seperti pemantauan berat badan, tekanan darah, gula darah, dan detak jantung janin.

Pemeriksaan sebelum persalinan (prenatal) yang di rekomendasikan oleh the World Health Organization (WHO) adalah setidaknya 8 kali selama masa kehamilan. Untuk melakukan pertemuan yang sebanyak ini tidak semuanya memerlukan pertemuan secara langsung. Pemeriksaan dengan menggunakan ultrasound, tes laborat dengan pengambilan spesimen darah maupun urine, dan vaksinasi hanya dilakukan pada beberapa kunjungan saja. Pertemuan yang lainnya seputar edukasi ibu hamil, menjawab pertanyaan seputar kehamilan, memeriksa tanda-tanda vital ibu dan janin, saat ini alat pemeriksaan tanda vital bisa disediakan di rumah juga. Pemeriksaan online pastinya akan sangat membantu pasien yang perlu melakukan perjalanan jarak jauh untuk melakukan kontrol kehamilan sehingga bisa mempersingkat waktu yang diperlukan.

Kemampuan untuk melakukan pemeriksaan berkala di rumah juga dinilai lebih menguntungkan pada wanita yang mengalami kehamilan berisiko tinggi, terutama yang mengalami diabetes atau hipertensi dalam kehamilan. Pemeriksaan gula darah yang rutin di rumah pada pasien yang mengalami diabetes dalam kehamilan akan menurunkan perlunya pemeriksaan gula darah di dokter, pemeriksaan sendiri memiliki efektivitas yang sama terhadap pemantauan gula darah yang diinginkan. Sama halnya dengan manajemen dengan hipertensi dalam kehamilan, terdapat penelitian yang menyatakan pemeriksaan tekanan darah di rumah dengan hasil yang dikonsultasikan dengan dokter secara online juga bisa menurunkan perlunya untuk melakukan pemeriksaan secara langsung. Namun memang diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membandingkan hasil akhir tekanan darah yang dipantau secara online maupun secara tradisional.

Pemeriksaan yang dilakukan secara online tidak terbatas oleh jarak dan batasan geografis, sehingga akses untuk melakukan konsultasi dengan ahlinya di daerah pelosok juga menjadi lebih mudah. Terkadang di daerah pelosok tidak banyak dokter ahli yang tersedia. Sobat bisa meminta opini dan saran dari dokter ahli mengenai hasil pemeriksaan ultrasound yang sudah dilakukan.  Hal ini tentunya juga dapat menghemat pengeluaran yang diperlukan untuk transportasi berobat bagi mereka yang tinggal di pelosok daerah.

Selain pemeriksaan prenatal, pemeriksaan setelah kehamilan (postnatal) juga memegang peranan penting untuk kesehatan fisik, emosional, dan sosial dari seorang ibu. Berbagai pertanyaan seputar pemberian ASI, kesehatan mental, alat kontrasepsi, pemberian jarak dengan kehamilan berikutnya, ataupun seputar tatalaksana penyakit kronis yang sedang dijalani bisa ditanyakan melalui konsultasi online. Menurut rekomendasi dari the American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG), pemeriksaan setelah persalinan sebaiknya dilakukan dalam 3 minggu setelah persalinan, namun 40% wanita tidak datang ke pemeriksaan ini. Dengan telemedicine diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan ibu.

Selain itu, bagi Sobat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, Sobat dapat mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat atau bisa menghubungi nomor Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat!

Ditulis Oleh: dr Erika Gracia

DAFTAR PUSTAKA

  1. Global Observatory for eHealth series. Telemedicine: Opportunities and developments in Member States. Vol. 2. World Health Organization; 2010.
  2. Weigel G, Frederiksen B, Feb 26 URP, 2020. Telemedicine and Pregnancy Care [Internet]. The Henry J. Kaiser Family Foundation. 2020 . Available from: https://www.kff.org/womens-health-policy/issue-brief/telemedicine-and-pregnancy-care/
  3. Boelig RC, Saccone G, Bellussi F, Berghella V. MFM guidance for COVID-19. American Journal of Obstetrics & Gynecology MFM. 2020 Mar 19;100106.
  4. WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. WHO; 2016.
  5. van den Heuvel JF, Groenhof TK, Veerbeek JH, van Solinge WW, Lely AT, Franx A, et al. eHealth as the Next-Generation Perinatal Care: An Overview of the Literature. J Med Internet Res [Internet]. 2018 Jun 5;20(6). Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6008510/

Chat Asisten ProSehat aja