Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Peran dan Efektivitas Telemedicine Bagi Kesehatan Anak

Dengan adanya kemajuan teknologi saat ini, konsultasi dengan dokter semudah dari genggaman tangan saja. Betul Sobat, kini kian marak konsultasi kesehatan hanya dengan menggunakan gadget saja. Hal ini disebut telemedicine, lalu apakah yang dimaksud dengan telemedicine? Apakah telemedicine cukup efektif dalam konsultasi antara dokter dengan pasien terutama bagi para orang tua dalam berkonsultasi mengenai kesehatan anak-anak?

Akses kesehatan yang lebih baik, efisien, berkualitas dan cost effective merupakan keuntungan utama penggunaan telekesehatan. Sulitnya akses ke tenaga kesehatan di daerah terpencil merupakan masalah yang besar di Indonesia. Penggunaan telekesehatan untuk dapat menjembatani akses dan penanganan pasien di daerah terpencil. Telekesehatan tidak memiliki batasan waktu dan tempat.

Sobat, ada baiknya kita berkenalan dengan apa yang dimaksud dengan telemedicine ini terlebih dahulu. Telemedicine atau yang disebut dengan e-health merupakan sistem kesehatan yang diselenggarakan secara elektronik dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pelayanan dan informasi kesehatan sehingga lebih efektif dan efisien. Diharapkan telemedicine dapat menyajikan informasi kesehatan yang tepat, akurat serta kredibel. Tentunya telemedicine telah didukung oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) dan juga KEMENKES RI (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia). Salah satu aplikasi kesehatan yang sudah bekerja sama dengan KEMENKES RI adalah ProSehat.

Telemedicine meliputi konsultasi dengan dokter serta edukasi berupa artikel kesehatan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat hanya dengan genggaman gadget saja. Tujuan diadakannya telemedicine untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan dengan dokter para dokter. Sedangkan artikel kesehatan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kesehatan dan berbagai pencegahan penyakit sebagai upaya promotif dan preventif.

Lalu, apakah telemedicine ini berpengaruh baik bagi orangtua dalam kesehatan anak? Ya, tentu saja. Dengan adanya fasilitas e-health, memudahkan para orangtua dalam mengakses berbagai artikel kesehatan bagi anak serta bagaimana mengoptimalkan tumbuh kembang anak karena seperti yang diketahui sebelumnya, salah satu tujuan telemedicine adalah untuk mengedukasi masyarakat terutama para orang tua, membantu para orangtua memilih makanan yang tepat bagi kesehatan anak, pola asuh yang tepat bagi anak, serta dapat menolong para orang tua untuk berkomunikasi langsung dengan tenaga medis saat anak mengalami keadaan gawat darurat.

Salah satu media pernah mencatat bahwa telemedicine mampu menyelamatkan bayi berusia 7 bulan pada tahun 2011 yang mengalami gawat darurat akibat infeksi otak meningococcemia, yang memiliki akses tempat tinggal jauh dari layanan kesehatan. Dipandu dengan telemedicine saat itu, orangtuanya tahu apa yang harus dilakukannya segera, selama dalam perjalanan ke rumah sakit.

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Departemen Veteran Amerika Serikat melaporkan bahwa telemedicine menghemat pasien rata-rata 142 menit dan 233 kilometer perjalanan per kunjungan. Studi lain dalam bidang neurologi juga melaporkan bahwa telemedicine menghemat pasien rata-rata 2 jam perjalanan dan 70 dolar per kunjungan. Telemedicine juga sudah diteliti mampu dilaksanakan dan menjembatani layanan kesehatan sebelum dan setelah melahirkan pada daerah pedalaman Afrika serta layanan kesehatan jiwa di pedalaman Australia. Selain keuntungan sosioekonomi yang didapat pasien, keluarga, tenaga kesehatan dan sistem kesehatan, penggunaan telemedicine juga dapat digunakan untuk edukasi dan komunikasi dua arah antara dokter-pasien terutama para orangtua dalam mengedukasi kesehatan anak.

Selain itu, penggunaan telemedicine telah ditemukan dapat mengurangi secara langsung maupun tidak langsung jumlah rujukan. Pelaksanaan telemedicine yang menggunakan media digital tidak terbatas oleh tempat, sehingga bukan tidak mungkin bahwa pelayanan kesehatan terutama yang bersifat promotif dan preventif dilaksanakan bukan di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas saja. Kedua hal ini akan dapat membantu mengurangi kebutuhan peningkatkan kuantitas fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga telemedicine sangat baik bagi kesehatan seluruh masyarakat termasuk kesehatan anak-anak.

Selain itu, bagi Sobat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, Sobat dapat mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat atau bisa menghubungi nomor Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat!

Ditulis Oleh: dr Jesica Chintia Dewi

DAFTAR PUSTAKA

  1. Hadian Rahim A. Edukasi Masyarakat Menggunakan Digital Platform [Internet]. Kemkes.go.id. 2019 [cited 23 April 2020]. Available from: https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/rakerkesnas-2019/SESI%20II/Kelompok%206/1-Edukasi-Masyarakat-Menggunakan-Digital-Platform.pdf
  2. Patriella Y. Payung Hukum Aplikasi Kesehatan Online Mendesak | Ekonomi – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2019 [cited 24 April 2020]. Available from: https://ekonomi.bisnis.com/read/20190820/12/1138705/payung-hukum-aplikasi-kesehatan-online-mendesak
  3. P Sunjaya A. Potensi, Aplikasi dan Perkembangan Digital Health di Indonesia. Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara, Jakarta.
  4. Telehealth Saves Lives [Internet]. WeCounsel. 2018 [cited 24 April 2020]. Available from: https://www.wecounsel.com/blog/telehealth-saves-lives/
  5. Burke B, Hall R. Telemedicine: Pediatric Applications. PEDIATRICS [Internet]. 2015 [cited 24 April 2020];136(1):e293-e308. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5754191/

Chat Asisten ProSehat aja