Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Benarkah Fisioterapi Bantu Atasi Saraf Terjepit ?

Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Mungkin tidak jarang diantara Sahabat Sehat sering merasakan nyeri di punggung ataupun pinggang. Nyeri tentu dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari. Salah satu penyebab nyeri pada punggung dan pinggang adalah akibat saraf terjepit, atau secara medis disebut sebagai Hernia Nucleus Pulposus (HNP). Lantas apakah fisioterapi dapat membantu mengatasi gangguan saraf terjepit ? Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut.

Apa Itu Saraf Terjepit ?

Saraf terjepit disebabkan karena bantalan saraf bergeser sehingga menekan saraf di tulang belakang dan menimbulkan rasa nyeri hingga kelemahan pada tangan dan kaki. Gejala yang dialami akan tergantung dari saraf yang mengalami gangguan.

Saraf terjepit paling sering terjadi di daerah punggung bawah (HNP lumbalis) dan hampir 90% mengenai saraf pada tulang L5-S1 dan L4-L5. Sementara saraf terjepit pada  daerah punggung atas hingga leher jarang terjadi, hanya sekitar 8% dari seluruh kasus saraf terjepit.

Produk Terkait : Fisioterapi

Gejala Saraf Terjepit

Sahabat Sehat perlu waspada jika mengalami keluhan berikut, mungkin diakibatkan karena adanya gangguan saraf terjepit :

  • Nyeri pada tangan atau kaki
  • Kesemutan pada tangan atau kaki
  • Lemas
  • Nyeri dirasa memberat saat duduk atau berdiri dalam waktu lama, batuk atau bersin, atau ketika punggung dibungkukkan ke arah depan
  • Nyeri bokong, sisi samping paha dan depan betis. 
  • Tidak mampu menahan kencing dan buang air besar.

Produk Terkait : Nyeri Pinggang

Peran Fisioterapi Pada Kasus Saraf Terjepit

Selain dengan pemberian obat dan prosedur operasi, Sahabat Sehat yang menderita saraf terjepit dapat menjalani fisioterapi. Fisioterapi bermanfaat untuk mengurangi nyeri, meningkatkan relaksasi otot, memperbaiki gerak otot dan persendian, mengurangi pembengkakan otot, serta mengurangi keperluan untuk mengkonsumsi obat pereda nyeri. Berikut adalah beberapa metode fisioterapi yang dapat dilakukan untuk mengatasi saraf terjepit:

  • Terapi Sinar Infra Merah

Terapi sinar infra merah (infrared) menggunakan gelombang elektromagnetik yang memiliki efek pada kulit luar, pembuluh darah, dan jaringan otot. Sinar infra merah dapat meningkatkan suhu tubuh, otot menjadi lebih rileks, serta membuang sisa metabolisme tubuh.   

  • Terapi TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation) 

Terapi TENS menggunakan alat khusus yang menyalurkan rangsangan listrik sebagai penghambat rangsangan nyeri, sehingga nyeri akan terasa berkurang. Terapi ini dipercaya dapat mengeluarkan hormon endorphin yang dapat meningkatkan relaksasi kemudian diikuti oleh penurunan nyeri. 

  • Terapi PNF (Proprioceptive Neuromuscular Facilitation)

Terapi ini dilakukan dengan cara merangsang saraf proprioseptif  yang melibatkan gerakan peregangan, kontraksi otot, dan peregangan kembali. Umumnya terapi ini diulang beberapa kali.

  • Latihan McKenzie

Latihan McKenzie dilakukan dengan gerakan ekstensi tulang punggung, sehingga dapat mempertahankan postur normal tulang belakang. 

Latihan fisioterapi dapat Sahabat Sehat lakukan dengan bantuan terapis maupun dokter. Selain itu, Sahabat Sehat juga perlu melakukan aktivitas fisik serta konsumsi makanan bergizi seimbang untuk mempercepat proses pemulihan.

Produk Terkait : Korset Hotplus Terapi Nyeri Pinggang dan Lutut

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai manfaat fisioterapi bagi penderita saraf terjepit. Jika Sahabat Sehat berminat melakukan fisioterapi, segera manfaatkan layanan Prosehat. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

  • Produk dijamin asli
  • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
  • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
  • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
  • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
  • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi :

  1. Mayo Clinic. Herniated Disk [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2019 [updated 2019 Sept 26; cited 2021 June 30]. Available from : https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/herniated-disk/diagnosis-treatment/drc-20354101
  2. Ikatan Mahasiswa Fisioterapi Indonesia. Peran Fisioterapi Pada Kasus Hernia Nukleus Pulposus : Problem Muskuloskeletal [Internet]. Indonesia : Ikatan Mahasiswa Fisioterapi Indonesia. 2021 [updated 2021 Jan 16; cited 2021 June 30]. Available from : http://imfi.or.id/index.php/2021/01/16/peran-fisioterapi-pada-kasus-hernia-nukleus-pulposus-problem-musculoskeletal/
  3. Flex Free Clinic. 3 Jenis dan Cara Latihan Peregangan yang Penting [Internet]. Indonesia : Flex Free Clinic. 2017 [updated 2017 Aug 28; cited 2021 June 30]. Available from : https://flexfreeclinic.com/artikel/detail/189?title=3-jenis-dan-cara-latihan-peregangan-yang-penting
  4. RSI Aisyiyah Malang. Nyeri Pinggang dan Herniated Nucleus Pulposus [Internet]. Indonesia : RSI Aisyiyah Malang. 2013 [updated 2013 April 29; cited 2021 June 30]. Available from : https://rsiaisyiyah-malang.or.id/2013/04/29/nyeri-pinggang-dan-herniated-nucleus-pulposus-hnp/ 

Chat Asisten ProSehat aja