Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Bagaimana Penanganan Covid-19 Pada Ibu Hamil ?

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi

Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

rentan terkena penyakit kritis

Berdasarkan data dari Pokja Infeksi Saluran Reproduksi Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dan POGI cabang, selama bulan April 2020 hingga April 2021 terdapat 536 kasus Covid-19 pada ibu hamil. Dari data tersebut sekitar 51,9% diantaranya merupakan kasus tanpa gejala (OTG / Orang Tanpa gejala). Tercatat Ibu hamil yang menderita Covid-19 dengan usia kehamilan diatas 37 minggu sebanyak 72%, dengan angka kematian ibu hamil akibat komplikasi Covid-19 sebanyak 3%. Selain itu, jumlah ibu hamil yang dirujuk untuk mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU sebanyak 4,5%.1

Nah Sahabat Sehat, bagaimana penanganan Covid-19 pada ibu hamil ? Mari simak penjelasan berikut.

Dampak Covid-19 Pada Ibu Hamil 

Meningkatnya kasus Covid-19 pada ibu hamil pada sejumlah kota besar di Indonesia serta ditemukannya varian baru Covid-19 yang telah masuk di Indonesia, menyebabkan populasi ibu hamil menjadi lebih rentan dan beresiko mengalami perburukan. Ibu hamil yang menderita Covid-19 beresiko 2 hingga 3 kali lebih besar melahirkan lebih awal (prematur) dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak terinfeksi Covid-19.2

Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), kehamilan akan meningkatkan resiko keparahan serta kematian pada ibu hamil yang terpapar Covid-19. Ibu hamil yang terpapar Covid-19 dapat menunjukkan gejala pernapasan yang lebih serius sehingga membutuhkan perawatan intensif atau ICU dan menggunakan alat bantu napas (ventilator), jika dibandingkan ibu yang tidak sedang hamil.

Gejala dan Faktor Resiko Covid-19 Pada Ibu Hamil

Sebagian besar gejala Covid-19 pada ibu hamil seperti flu biasa, bahkan tidak bergejala sama sekali. Namun pada beberapa kasus dapat menunjukkan gejala yang cukup berat. Berikut ini kondisi ibu hamil yang meningkatkan resiko keparahan infeksi Covid-19 :

  • Ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit penyerta lainnya seperti penyakit autoimun, diabetes, hipertensi, penyakit jantung dan asma. 
  • Berat badan berlebih
  • Berusia lebih dari 35 tahun 
  • Usia kehamilan trimester terakhir (lebih dari 28 minggu).3

Bagaimana Penanganan Covid-19 Pada Ibu Hamil ?

Jika Sahabat Sehat saat ini tengah mengandung dan mengalami gejala yang mengarah pada Covid-19, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut :

  1. Tetap di rumah

Sahabat Sehat dianjurkan melakukan isolasi mandiri apabila gejala yang dialami cukup ringan. Hindari menerima tamu datang ke rumah untuk meminimalisir resiko paparan Covid-19.

  1. Lakukan pemeriksaan Covid-19

Sahabat Sehat sebaiknya melakukan pemeriksaan Covid-19, seperti tes swab antigen maupun swab PCR apabila sebelumnya memiliki riwayat kontak dengan penderita Covid-19 atau jika Sahabat Sehat mengalami gejala Covid-19. 

  1. Berkonsultasi dengan dokter secara daring

Dimasa pandemi Covid-19, Sahabat Sehat dianjurkan memanfaatkan layanan telemedicine untuk berkonsultasi dengan dokter sehingga dapat meminimalisir paparan Covid-19. Konsultasikan dengan dokter perihal keluhan yang dialami saat ini, serta obat dan multivitamin yang perlu dikonsumsi.

  1. Terapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta  membatasi mobilisasi. 
  2. Tetap aktif dan lakukan olahraga ringan di dalam rumah.

Produk Terkait : Susu Ibu Hamil

Sahabat Sehat dapat melakukan olahraga khusus ibu hamil, seperti senam ibu hamil maupun yoga didalam rumah.

  1. Minum air putih yang cukup
  2. Konsumsi makanan bergizi seimbang, serta multivitamin.

Produk Terkait : Vitamin Ibu Hamil

Sahabat Sehat dapat memperbanyak konsumsi buah, sayur, serta multivitamin seperti asam folat dan vitamin D3 untuk tetap menjaga kesehatan janin.

  1. Berjemur dibawah sinar matahari 

Selanjutnya, Sahabat Sehat dapat berjemur dibawah sinar matahari sebelum jam 10 pagi selama 15-30 menit. Jika berjemur di luar rumah atau teras, sebaiknya tetap menggunakan masker.2,4

Ibu Hamil Divaksin Covid-19

Pengurus Pusat POGI, dr. Ari K Januarto, Sp.OG (K) mengungkapkan bahwa pemberian vaksin Covid-19 untuk ibu hamil di masa kehamilan dapat mencegah ibu hamil mengalami kondisi berat apabila terinfeksi Covid-19.5

Baca Juga : Ibu Hamil boleh di Vaksin Covid-19 Cek Faktanya disini

Bagaimana Mencegah Penularan Covid-19 Ke Bayi?

Jika Sahabat Sehat baru melahirkan dan terinfeksi Covid-19, lakukan beberapa hal berikut untuk mengurangi resiko penularan Covid-19 pada bayi baru lahir :

  • Cuci tangan dengan menggunakan sabun minimal 20 detik sebelum menggendong bayi. Pada kondisi ketika Sahabat Sehat tidak dapat mencuci tangan menggunakan sabun, sebaiknya cuci tangan dengan menggunakan hand-sanitizer atau alkohol 60%.
  • Gunakan masker apabila berada dalam jarak kurang dari 2 meter dengan bayi.
  • Menjaga jarak dengan bayi minimum 2 meter.
  • Konsultasikan dengan dokter mengenai pemberian ASI selama menjalani penanganan Covid-19.6

 

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai kasus Covid-19 pada ibu hamil. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan konsultasi Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Daftar Pustaka

 

  1. Yuniar N. Rekomendasi POGI terkait lonjakan kasus ibu hamil dengan COVID-19 [Internet]. Indonesia : Antara News. 2021 [updated 2021 June 27; cited 2021 June 29]. Available from: https://www.antaranews.com/berita/2234374/rekomendasi-pogi-terkait-lonjakan-kasus-ibu-hamil-dengan-covid-19
  2. Centers for Disease Control and Prevention. COVID-19 and Your Health [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 June 10; cited 2021 June 29]. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/need-extra-precautions/pregnant-people.html
  3. Royal College of Obstetricians & Gynaecologists. Coronavirus infection and pregnancy [Internet]. UK : Royal College of Obstetricians & Gynaecologists. 2021 [updated 2021 April 23; cited 2021 June 29]. Available from: https://www.rcog.org.uk/en/guidelines-research-services/guidelines/coronavirus-pregnancy/covid-19-virus-infection-and-pregnancy/
  4. National Health Service. Pregnancy and coronavirus (COVID-19) [Internet]. UK : National Health Service. 2021 [updated 2021 June 24; cited 2021 June 29]. Available from: https://www.nhs.uk/conditions/coronavirus-covid-19/people-at-higher-risk/pregnancy-and-coronavirus/
  5. Pranita E. Efek Samping Vaksin Covid-19 pada Ibu Hamil yang Mungkin Muncul [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 June 26; cited 2021 June 29]. Available from: <https://www.kompas.com/sains/read/2021/06/26/110500323/efek-samping-vaksin-covid-19-pada-ibu-hamil-yang-mungkin-muncul?page=all>.

Prihatini Z. Waktu Berjemur yang Baik untuk COVID-19 Ada di Jam Berapa? [Internet]. 2021 [updated 2021 Jan 16; cited 2021 June 29]. Available from : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5336360/waktu-berjemur-yang-baik-untuk-covid-19-ada-di-jam-berapa

Chat Asisten ProSehat aja