Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Bagaimana Cara Merawat Keluarga Isoman di Rumah?

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi

Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

medical check up di masa pandemi

Sahabat Sehat, angka kasus positif Covid-19 di Indonesia semakin lama semakin meningkat terutama dalam dua minggu terakhir. Akibatnya, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit meningkat hingga lebih dari 80%. Banyak pasien yang mengantri untuk mendapatkan pelayanan medis.1,2 Sehingga disarankan bagi orang yang diduga ataupun terkonfirmasi menderita Covid-19 baik tanpa gejala maupun mengalami gejala ringan, untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. 

Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara merawat anggota keluarga yang menderita Covid-19 di rumah ? Mari simak penjelasan berikut

Kenali Gejala Covid-19

Sahabat Sehat, secara umum penyakit Covid-19 dibagi menjadi beberapa derajat keparahan yaitu tanpa gejala, gejala ringan, gejala sedang, gejala berat, dan kritis.

Sebelum menentukan apakah pasien perlu dirawat di rumah sakit atau cukup dengan isolasi mandiri di rumah, Sahabat Sehat perlu mengenali gejala dan berkonsultasi dengan dokter. Jika mengalami infeksi Covid-19 tanpa gejala maupun gejala ringan, Sahabat Sehat dapat melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun pada kondisi gejala sedang, berat dan kritis maka penanganan harus di rumah sakit.3

Produk Terkait : Rapidtest Covid19

Gejala Ringan Covid-19

Pada kondisi gejala ringan, pasien mengalami keluhan demam, batuk, kelelahan, nafsu makan menurun, nafas pendek, serta nyeri otot. Selain itu, dapat disertai gejala lain yang tidak spesifik seperti sakit tenggorokan, hidung tersumbat, sakit kepala, diare, mual dan muntah, kehilangan penciuman (anosmia) atau kehilangan kemampuan pengecap (ageusia). Gejala ringan tidak disertai dengan tanda kekurangan oksigen (hipoksia) yaitu bibir serta tangan dan kaki kebiruan, dan tidak disertai penurunan kesadaran.3

Pasien dengan gejala seperti diatas dapat melakukan isolasi mandiri di rumah apabila dalam kondisi sebagai berikut :

  • Berusia dibawah 60 tahun
  • Tidak merokok
  • Tidak kelebihan berat badan
  • Tidak memiliki penyakit lain seperti penyakit jantung, kencing manis, penyakit paru-paru kronis, kanker, penyakit ginjal kronis dan gangguan sistem imun.4

Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen in Clinic

Bagaimana Penanganan Gejala Ringan Covid-19 ?

Bagi Sahabat Sehat yang menderita Covid-19 dengan gejala ringan, tanpa gejala, atau jika saat ini sedang merawat anggota keluarga yang menderita Covid-19 di rumah, maka lakukan beberapa hal berikut :

  • Pasien harus tetap berada di rumah selama minimal 10 hari sejak timbulnya gejala atau dari kontak terakhir dengan seseorang yang terkonfirmasi menderita Covid-19.
  • Menjaga jarak minimal 2 meter dengan anggota keluarga lainnya.
  • Gunakan kamar terpisah dengan anggota keluarga yang lainnya.
  • Tetap gunakan masker dan membuang masker bekas ditempat khusus yang ditentukan.
  • Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat
  • Konsumsi makanan yang bergizi
  • Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir 
  • Terapkan etika batuk dan bersin yaitu menutup hidung dan mulut dengan tisu apabila sedang batuk atau bersin.
  • Jaga kebersihan dan kesehatan rumah dengan cairan desinfektan untuk membersihkan lantai dan benda yang sering dipegang (seperti gagang pintu misalnya).
  • Lakukan pengecekan suhu harian. Apabila suhu mencapai diatas 380C, batuk memberat, dan sesak nafas maka segera konsultasikan ke Dokter.
  • Berjemur dibawah sinar matahari setiap pagi dibawah jam 10 pagi, selama 15-30 menit.
  • Buka jendela atau ventilasi agar udara bersih tetap masuk kedalam ruangan.
  • Berolahraga untuk menaikkan sistem daya tahan tubuh, seperti melakukan peregangan ringan didalam rumah.
  • Manfaatkan fasilitas telemedicine untuk berkonsultasi mengenai perkembangan kondisi Sahabat Sehat dengan dokter.5,6,7

Hal yang Harus Dihindari Selama Isolasi Mandiri

Selama menjalani isolasi mandiri, Sahabat Sehat harus melakukan beberapa hal berikut untuk memutus rantai penularan Covid-19 :

  • Jika Sahabat Sehat demam, batuk, pilek, maka tetap di rumah. Jangan pergi bekerja, ke sekolah, ke pasar atau ke tempat umum lainnya untuk menghindari penyebaran Covid-19 dalam masyarakat.
  • Hindari menggunakan transportasi umum.
  • Gunakan tempat tidur, alat makan dan handuk yang terpisah dengan anggota keluarga lainnya.
  • Hindari menerima tamu datang ke rumah.5,6,7

Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen ke Rumah

Waspadai Tanda Bahaya

Selain itu, Sahabat Sehat perlu mengamai tanda-tanda bahaya sebagai berikut :

  • Kesulitan bernafas
  • Nyeri dada
  • Dada terasa sesak
  • Penurunan kesadaran
  • Pasien terlihat mengantuk dan malas membuka mata
  • Pucat
  • Bibir, dan jari tangan tampak kebiruan.7

Apabila menemukan gejala di atas, segera hubungi Dokter atau bawa ke UGD terdekat sesegera mungkin untuk diberikan penanganan lebih lanjut.

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai cara merawat keluarga yang sedang melakukan isolasi mandiri dirumah. Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Daftar Pustaka :

  1. Kontan. Covid-19 meledak, ini cara cek ketersediaan tempat tidur rumah sakit di Siranap [Internet]. Indonesia : Kontan. 2021 [2021 June 25; cited 2021 June 28]. Available from : https://kesehatan.kontan.co.id/news/covid-19-meledak-ini-cara-cek-ketersediaan-tempat-tidur-rumah-sakit-di-siranap?page=all
  2. Sari N. Cerita Dokter di RS UI: Terima Pasien Covid-19 yang Ditolak 10 RS hingga Banyak Rekan Terinfeksi Corona Halaman all – Kompas.com [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 June 24; cited 2021 June 25]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2021/06/24/09321001/cerita-dokter-di-rs-ui-terima-pasien-covid-19-yang-ditolak-10-rs-hingga?page=all
  3. Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia, Perhimpunan Dokter Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia.Pedoman Tatalaksana Covid-19. Edisi 3. Indonesia:  Ikatan Dokter Indonesia; 2020.
  4. Rahmawati W. Cara melakukan isolasi mandiri di rumah bagi pasien Covid-19 [Internet]. Indonesia : Kontan. 2021 [updated 2021 June 24; cited 25 June 2021]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/cara-melakukan-isolasi-mandiri-di-rumah-bagi-pasien-covid-19?page=all
  5. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Protokol Isolasi Mandiri Covid-19 – Direktorat P2PTM [Internet]. Indonesia : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2020 [updated 2020 Mar 26; cited 2021 June 25]. Available from: http://www.p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/dki-jakarta/protokol-isolasi-mandiri-covid-19
  6. Centers for Disease Control and Prevention. COVID-19 and Your Health [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 April 16l cited 2021 June 25]. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/if-you-are-sick/care-for-someone.html
  7. Ministry of Health New Zealand. COVID-19: Self-isolation, managed isolation/quarantine [Internet]. New Zealand : Ministry of Health New Zealand. 2021 [updated 2021 March 16; cited 2021 June 25]. Available from: https://www.health.govt.nz/our-work/diseases-and-conditions/covid-19-novel-coronavirus/covid-19-health-advice-public/covid-19-self-isolation-managed-isolation-quarantine 
  8. Prihatini Z. Waktu Berjemur yang Baik untuk COVID-19 Ada di Jam Berapa? [Internet]. 2021 [updated 2021 Jan 16; cited 2021 June 29]. Available from : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5336360/waktu-berjemur-yang-baik-untuk-covid-19-ada-di-jam-berapa

 

Chat Asisten ProSehat aja