Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Apa Saja Fungsi Vaksin PCV? Berikut Penjelasannya!

Pemerintah tengah gencar-gencarnya memberikan vaksin pada masyarakat Indonesia untuk mencegah penyebaran bakteri maupun virus yang membahayakan dan juga mewabah, khususnya pada anak-anak yang mudah terserang penyakit. Keberhasilan vaksin dalam menangani wabah dirasa menjadi program yang bisa dilakukan terus menerus.

Baca Juga: 8 Alasan Anak Perlu Disuntik Vaksin PCV

Selain Difteri dan juga Polio yang menjadi vaksin wajib, sekarang ini ada yang disebut Vaksin Pneumokokus atau biasa disebut Vaksin PCV. Dalam artikel ini akan kita bahas seperti apa penyakit Pneumokokus, seberapa bahaya sampai harus mengadakan vaksinasi dan wajib di berikan pada anak maupun orang dewasa ? berikut ini informasinya.

Penyakit Pneumokokus

Infeksi pneumokokus merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri gram positif bernama Streptococcus pneumoniae, dan bisa menyerang penderita dengan cukup ganas. Biasanya Pneumokokus ditemukan di saluran pernafasan manusia, terutama selama musim dingin ataupun musim semi.

Pneumokokus juga menyerang tubuh penderita dan menyebabkan pneumonia. Penularan penyakit ini melalui kontak langsung dengan cairan yang berasal dari saluran nafas seperti air liur dan cairan saat batuk atau bersin. Anak-anak dapat membawa bakteri ini di tenggorokannya, walaupun mereka tidak terlihat sakit.

Bahaya Pneumokokus

Adapun bahaya dari bakteri ini selain menyebabkan pneumokokus di antaranya adalah :

  • Penderita dapat mengalami radang selaput otak (meningitis) bila bakteri menyebar ke otak. Pada anak yang mengalami meningitis karena pneumokokus, 1 dari 15 anak meninggal karena penyakit ini.
  • Pneumokokus juga merusak saluran pernafasan khususnya bagian bawah, sehingga sehingga penumokokus sering menyebabkan sulit bernafas pada beberapa pasien khususnya anak-anak dan dapat menyebabkan timbulnya cairan di lapisan pembungkus paru (efusi pleura).

Gejala Pneumokokus

Gejala bergantung dari tempat yang terinfeksi dan juga penderita, namun ada beberapa gejala umum yang menandakan penderita terserang Pneumokokus.

  • Pneumokokus dapat mengakibatkan sesak nafas yang sering bahkan berbulan-bulan secara dadakan
  • Demam disertai rasa menggigil
  • Kurang berdaya dan hilangnya nafsu makan
  • Sakit kepala terus menerus
  • Sakit bagian dada dan sering batuk baik dahak maupun tidak berdahak
  • Khusus untuk pneumokokus yang menyerang bagian telinga atau kepala, menyebabkan pasien sering menangis, menarik telinga karena terganggu , demam, lekas marah dan pendengaran yang mulai menurun.
  • Jika pneumokokus sudah menyerang bagian otak atau biasa disebut Meningitis maka gejala lanjutannya adalah demam, sakit kepala, kekejangan leher, mual, muntah dan mengantuk yang sangat parah hingga terjadinya penurunan kesadaran.

Vaksin PCV atau Pneumokokus

Vaksin PCV atau Imunisasi PCV merupakan imunisasi yang termasuk baru di Indonesia. Dimulai tahun 2007 imunisasi ini masuk kedalam yang direkomendasikan oleh IDAI pada tahun 2006. Berdasarkan pemerintah ada 2 jenis vaksin yang diberikan pada anak dan bayi, yaitu vaksin pneumokokus polisakarida murni 23 serotipe yang disebut PPV23 dan vaksin pneumokokus untuk 13 jenis bakteri S. pneumonie yang disebut PCV13.

Produk Terkait: Jual Vaksinasi Pneumonia Anak ke Rumah

Sedangkan untuk jadwal pemberian imunisasi dilakukan secara bertahap.

  • Dosis I sudah diberikan sejak anak berusia 2 bulan, bayi sangat rentan dengan bakteri khususnya gram positif seperti pneumokokus
  • Dosis II diberikan saat anak berusia 4 bulan
  • Dosis III dilakukan ketika anak berusia 6 bulan
  • Dan terakhir Dosis IV sebagai penguat dapat diberikan saat anak berusia 12 bulan atau minimal 2 bulan setelah dosis terakhir. Pada anak usia diatas 2 tahun, PCV hanya diberikan sekali.

Lantas bagaimana jika anak anda sampai usia 6 bulan belum mendapatkan vaksin ini ? jangan khawatir biasanya dokter atau puskesmas memiliki kartunya sendiri, lebih mudah jika anda tidak berpindah-pindah dan vaksin dalam satu tempat saja agar datanya lebih mudah.

Baca Juga: Cara Imunisasi Tetap Aman Selama Pandemi Covid-19

Dokter akan memberikan di usia 7-11 bulan untuk dosis I dan II dengan jarak 6-8 minggu dan diulang pada usia 12-15 bulan. Pada anak usia 12 – 23 diberikan 2 dosis dengan jarak 6-8 minggu tanpa dosis pengulangan.

Aturan Dosis dan Pemberian Vaksin

Kemudian mengenai aturan dosis dan juga pemberian pada bayi untuk vaksin PCV. Vaksin PCV berbentuk prefilled syringe dengan dosis 5 ml, sehingga cara pemberiannya dengan menyuntikannya secara intramuskular. Pada anak berusia di bawah 12 bulan, penyuntikan dilakukan di paha atas, di atas 12 bulan disuntikkan pada lengan atas.

Vaksin pneumokokus tidak diberikan kepada anak yang memiliki riwayat alergi berat terhadap vaksin pneumokokus sebelumya. Selain itu, bila anak sedang sakit, vaksin ini ditunda dan diberikan saat anak sudah sembuh.

Lalu,  bagaimana bila pemberian vaksin PCV bersamaan dengan vaksin lainnya? Bila kebetulan anak Sobat akan mendapatkan vaksin lain dalam waktu yang sama, vaksin PCV tidak bertolak belakang dengan sifat vaksin lainnya, sehingga anda dapat diberikan secara bersamaan dengan vaksin lain. Namun, gunakan spuit terpisah di masing-masing vaksin dan disuntikan di bagian yang berlainan.

Misalnya, ketika Sobat imunisasi DPT di bagian kiri maka PCV di bagian kanan dan jangan gunakan tempat yang sama karena khawatir bayi atau anak akan merasa kesakitan, setelah vaksin biasanya bayi akan rewel dan menangis akibat efeknya seperti nyeri di tubuh hingga demam.

Baca Juga: Apa Beda Vaksin yang Bikin Demam dan Tidak?

Sudah mulai paham bukan dengan vaksinasi/Imunisasi PCV? Jika sudah, maka pastikan anak Anda mendapatkan vaksinasi PCV dan imunisasi lengkap lainnya. Jika belum, kamu bisa bertanya pada tim ProSehat. Prosehat memberikan layanan tanya jawab seputar kesehatan dan vaksinasi ke rumah loh.

Layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

  • Produk dijamin asli
  • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
  • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
  • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
  • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
  • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Chat Dokter 24 Jam