Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Alaxan FR kapsul


Alaxan FR kapsul Alaxan FR adalah obat yang digunakan untuk meredakan demam, sakit kepala, sakit gigi, sakit pada telinga, nyeri haid, dan nyeri ringan lainnya. Alaxan FR mengandung paracetamol (obat yang digunakan sebagai analgetic dan antipiretic) dan ibuprofen (obat yang termasuk nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID). Komposisi : Paracetamol 325 mg Ibuprofen 200 mg Indikasi : [...]

Rp 6.000

Qty:
Harga yang tercantum dapat berubah sewaktu-waktu.

Alaxan FR kapsul

Alaxan FR adalah obat yang digunakan untuk meredakan demam, sakit kepala, sakit gigi, sakit pada telinga, nyeri haid, dan nyeri ringan lainnya. Alaxan FR mengandung paracetamol (obat yang digunakan sebagai analgetic dan antipiretic) dan ibuprofen (obat yang termasuk nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID).

Komposisi :

Paracetamol 325 mg

Ibuprofen 200 mg

Indikasi :

  • Alaxan FR digunakan untuk menurunkan demam pada segala usia, termasuk demam setelah imunisasi. Namun obat ini sebaiknya digunakan bila suhu tubuh sudah benar-benar tinggi dan membutuhkan terapi obat penurun panas.
  • Untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, sakit pada telinga dan nyeri ringan lainnya.
  • Bisa juga untuk meredakan nyeri yang lebih berat seperti migrain, nyeri haid, nyeri akibat batu ginjal, nyeri pasca operasi, nyeri otot dan sendi termasuk nyeri akibat penyakit asam urat dan rematik

Kontra Indikasi :

  • Jangan memberikan Alaxan FR untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap paracetamol dan ibuprofen, aspirin atau obat-obat NSAID lain.
  • pasien yang akan atau telah menjalani operasi by-pass jantung sebaiknya jangan menggunakan alaxan FR.
  • obat ini juga dikontraindikasikan untuk pasien yang memiliki masalah ginjal, hati, pasien yang menderita asma, urtikaria, atau radang / tukak pada lambung atau usus.
  • NSAID termasuk ibuprofen sebaiknya tidak diberikan untuk penderita demam berdarah, karena menginduksi kebocoran kapiler dan gagal jantung.

Efek Samping :

Secara umum obat Alaxan FR bisa ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar orang, selama diberikan pada dosis yang dianjurkan. Berikut adalah beberapa efek samping alaxan FR yang mungkin terjadi :

  • Obat ini bisa menyebabkan kerusakan hati terutama jika penggunaanya melebihi dosis yang dianjurkan. Potensi efek samping ini meningkat pada orang-orang yang mengkonsumsi alkohol.
  • Efek samping ringan pada saluran pencernaan misalnya mual dan muntah. Pada penggunaan dosis yang lebih tinggi diketahui meningkatkan resiko terjadinya perdarahan lambung.
  • Efek samping yang lebih serius dapat berupa diare, hematemesis (muntah darah), hematuria (darah dalam urin), penglihatan kabur, ruam kulit, gatal dan bengkak.
  • Efek samping pada ginjal relatif jarang. Namun pada penggunaan jangka panjang, dapat meningkatkan resiko kerusakan ginjal termasuk gagal ginjal akut.
  • seperti obat golongan NSAID lainnya, ibuprofen bisa meningkatkan resiko hipertensi, infark miokardial (serangan jantung), dan stroke terutama jika digunakan dalam jangka panjang dan dosis yang lebih tinggi. Oleh karena itu obat yang mengandung ibuprofen harus diberikan secara hati-hati pada pasien yang memiliki faktor resiko ini.
  • Sindrom Stevens-Johnson, dan nekrolisis epidermal toksik, yang dapat berakibat fatal, dapat terjadi selama pemakaian NSAID termasuk ibuprofen meskipun kejadian ini sangat jarang. FDA juga memperingatkan paracetamol bisa menyebabkan hal yang sama, dengan kejadian yang sangat jarang.
  • Reaksi hipersensitivitas akibat pemakaian obat ini sangat jarang, namun jika terjadi pertolongan medis harus segera diberikan karena bisa menyebabkan syok anafilaksis yang berakibat fatal.

Perhatian :

Hal-hal yang harus diperhatikan pasien selama menggunakan obat alaxan FR adalah sebagai berikut :

  • Sebaiknya Alaxan FR diberikan bersama makanan untuk menghindari nyeri perut.
  • Pemakaian alaxan FR harus dihentikan jika tanda-tanda awal reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat, atau tanda-tanda lainnya muncul, karena jika terjadi bisa berakibat fatal.
  • Paracetamol dan ibuprofen diketahui ikut keluar bersama air susu ibu (ASI) meskipun dalam jumlah yang kecil. Dalam sediaan tunggal, kedua obat ini adalah obat lini pertama sebagai pereda nyeri dan penurun panas bagi ibu menyusui, namun jika dikombinasikan seperti alaxan FR berkonsultasilah dengan dokter jika anda ingin menggunakan obat ini saat menyusui.
  • Jika anda mengkonsumsi alkohol, potensi terjadinya kerusakan hati sangat tinggi terutama pada pemakaian jangka panjang dan dosis yang lebih tinggi.
  • Hati-hati menggunakan obat Alaxan FR pada pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Hati-hati menggunakan obat ini untuk pasien yang menderita asma, karena paracetamol diduga memperburuk kondisi penderita asma.
  • Jangan diberikan pada orang yang memiliki fungsi hati dan ginjal yang buruk, sedang atau pernah memiliki sakit jantung.
  • Jika anda menderita hipertensi, pantau tekanan darah selama pengobatan. Jika tidak benar-benar dibutuhkan sebaiknya jangan menggunakan obat yang mengandung ibuprofen ataupun NSAID lainnya.
  • alaxan FR dapat menyebabkan pusing atau mengantuk, yang akan diperparah jika pasien juga mengkonsumsi alkohol. Jangan mengemudi atau menyalakan mesin selama pemakaian obat ini.
  • Penggunaan pada pasien lanjut usia harus lebih hati-hati karena mereka lebih sensitif terhadap efek obat ini, terutama perdarahan perut dan masalah ginjal.
  • Jika setelah 24 jam obat Alaxan FR tidak memberikan efek yang memuaskan, demam dan nyeri sudah berlangsung lebih dari 3 hari atau gejala-gejala lain muncul, segeralah hubungi dokter anda.
  • Jika setelah pemakaian selama 2-4 minggu tidak memberikan hasil yang memuaskan sebaiknya dicari alternatif obat NSAID lainnya.
  • Jika anda memiliki riwayat alergi terhadap NSAID misalnya aspirin, sebaiknya tidak menggunakan obat ini.
Kemasan Jual

Strip

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com