Telp / WhatsApp : 0811-15-12-800

Pilih Mana, Diet Mayo atau Mayo Clinic?

Sobat pernah mendengar tentang diet mayo? Atau jangan-jangan Anda pernah mencoba melakukan diet mayo? Perlu Anda ketahui, dinamakan Diet Mayo Clinic karena diet tersebut dikembangkan oleh Mayo Clinic,suatu organisasi non-profit kesehatan yang berpusat di Amerika Serikat.

Diet Mayo Clinic terdiri dari dua fase, yaitu fase awal yang disebut lose it! dan dilanjutkan fase live it! Fase awal terdiri dari menu 14 hari yang akan membantu Sobat kehilangan berat badan sekitar 2,5 hingga 4,5 kg, sedangkan fase lanjutan akan menjaga penurunan berat badan secara perlahan (±0,5-1 kg) terus berlanjut hingga tercapai berat badan ideal. Setelah berat badan ideal tercapai, Mayo Clinic mengharapkan Anda dapat mempertahankannya seumur hidup. Keseluruhan program tersebut dikemas dalam buku “The Mayo Clinic Diet”.

Sebenarnya, apakah sama antara Diet Mayo dengan Diet Mayo Clinic?” Jika ditelusuri, Diet Mayo yang popular ini merupakan serangkaian menu tanpa garam selama 14 hari yang ditawarkan oleh berbagai perusahaan katering dengan jaminan turun BB hingga 10 kg dalam waktu dua minggu. Diet Mayo popular ini menyerupai sebagian dari Diet Mayo Clinic, yaitu fase awal Lose it! Analisis gizi dari menu tersebut menunjukkan total kalori harian yang diasup adalah kurang dari 800 kkal per hari. Bandingkan kandungan kalori tersebut dengan rata-rata kebutuhan kalori orang Asia dewasa produktif yaitu 1500 kkal/hari untuk perempuan, atau 1800-2000 kkal/hari untuk laki-laki.

Asupan kurang dari 800 kkal/hari dikenal juga sebagai very low calorie diet (VLCD) dalam dunia kesehatan. Diet VLCD biasanya diterapkan bagi penderita obesitas dengan indeks massa tubuh (IMT) >30 kg/m2 yang memerlukan penurunan berat badan secara cepat. Penerapan VLCD pada pasien harus dipantau oleh tenaga kesehatan yang kompeten dan menu yang diberikan harus mencakup kebutuhan mikronutrien harian. Penelitian menunjukkan VLCD aman bila diterapkan dalam jangka waktu singkat, yaitu tidak lebih dari dua belas minggu. Penerapan VLCD jangka panjang bisa memberikan dampak, seperti pembentukan batu empedu disamping defisiensi vitamin dan mikronutrien lain yang penting bagi kesehatan, sehingga dapat menimbulkan beberapa gejala berupa mulut kering, rambut rontok, sakit kepala, konstipasi, maupun diare.

Pemantauan jangka panjang juga menunjukkan penerapan VLCD tidak dapat memberikan hasil weight maintenance yang lebih baik dibandingkan jenis diet konvensional lain dengan pemberian kalori lebih tinggi, seperti low calorie diet (LCD).

Dalam Diet Mayo Clinic, dengan jelas dikatakan bahwa setelah dua minggu menjalani diet ketat, Anda perlu mengatur kebiasaan diet menjadi suatu pola makan yang lebih sehat serta dapat diterapkan seumur hidup.Hal tersebut merupakan perbedaan mendasar antara Diet Mayo dengan Diet Mayo Clinic. Setelah dua minggu mengikuti menu Diet Mayo, akan timbul pertanyaan “Apa yang harus saya lakukan untuk mempertahankan berat badan yang telah tercapai?” dan pertanyaan selanjutnya yakni: “Bagaimana bila berat badan yang ditargetkan belum tercapai, apakah harus melanjutkan Diet Mayo?” Ketika Sobat bingung dan akhirnya kembali ke pola makan sebelumnya, maka jarum timbangan Anda akan kembali bergeser ke arah kanan.

Pemilihan makanan yang dianjurkan oleh Mayo Clinic juga bergantung pada sumber bahan makanan lokal Anda. Oleh karena Diet Mayo Clinic adalah produk negara Amerika, tentu saja menu-menu yang ditawarkan sesuai bahan makanan yang mudah diperoleh di Amerika. Bagaimana dengan penerapan Diet Mayo Clinic di Indonesia? Pola diet yang bertujuan untuk mencapai dan mempertahankan berat badan ideal untuk jangka panjang, sebenarnya telah lama digunakan sebagai terapi manajemen berat badan oleh para pakar kesehatan yang dikenal sebagai dokter spesialis gizi klinik.

Sahabat ProSehat dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter langganannya apabila ingin menerapkan cara diet sebagai gaya hidup yang lebih sehat. Lalu, jika Anda membutuhkan produk makanan atau camilan sehat lainnya, bisa dipesan dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

instal aplikasi prosehat

Daftar Pustaka

  1. Weight loss Weight-loss basics [Internet]. Mayo Clinic. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/basics/weightloss-basics/hlv-20049483
  2. How the Diet Plan Works | The Mayo Clinic Diet [Internet]. Mayo Clinic Diet. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: http://diet.mayoclinic.org/diet/how-it-works
  3. Weight Loss and Very Low-Calorie Diets [Internet]. WebMD. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: webmd.com/diet/low-calorie-diets#1
  4. Farapti F. ANALISIS KOMPOSISI MAKRONUTRIEN DIET MAYO PADA PROGRAM PENURUNAN BERAT BADAN. Simposium Nasional Kesehatan Masyarakat. surabaya; 2015. Available from: researchgate.net/publication/315712190_ANALISIS_KOMPOSISI_MAKRONUTRIEN_DIET_MAYO_PADA_PROGRAM_PENURUNAN_BERAT_BADAN
  5. Saris W. Very-Low-Calorie Diets and Sustained Weight Loss. Obesity Research. 2001;9(S11):295S-301S.

Chat Asisten ProSehat aja