Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

KamiSehat 11 April : Healthy Glowing

Kosmetik adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan, dilekatkan, dituangkan, dipercikkan atau disemprotkan pada, dimasukkan dalam, dipergunakan dalam badan manusia dengan maksud untuk membersihkan, memelihara, menambah daya tarik, dan mengubah rupa dan tidak termasuk golongan obat.

Tentunya selain digunakan untuk mempertahankan kondisi kulit dan melindungi kulit dari faktor yang merusak, juga dapat mengubah penampilan agar lebih menarik, menambah daya tarik dengan keharuman kulit, serta menolong penderita yang memiliki penyakit kulit agar penampilannya dapat diterima secara sosial.

Sebenarnya kosmteik dapat digunakan oleh siapa saja yang memiliki tujuan untuk melindungi kulit dari faktor yang merusak, mereka yang memiliki kelainan kulit,dsb. Namun, penggunaan kosmetik pada wanita hamil harus dibatasi dan sesuai dengan konsultasi dokter karena beberapa kandungan pada kosmetik dapat berbahaya bagi janin.

Perlu diketahui beberapa jenis kosmetik yaitu dekoratif, pewangi dan skincare. Skincare terdiri dari pembersih, penipis, pelembab, serta pelindung. Komposisi skincare ada yang bahan aktif, bahan pembawa, dan ada yang bahan tambahan. Bahan aktif disebut dengan functional active, contohnya pemutih, anti jerawat, pelembab, anti aging dan sensitive calming. Sedangkan bahan pembawa disebut dengan structural active yaitu bahan yang mendukung bahan aktif supaya tersaji baik di kulit.Sedangkan bahan tambahan adalah sebagai penambah dalam kosmetik seperti menambah daya tarik, warna parfum, dll.

Nah, penggunaan kosmetik tentunya sangat penting terutama bagi wanita. Namun, pada beberapa kondisi kulit seperti alergi/iritan terhadap bahan dalam kosmetik, kulit berjerawat yang sedang meradang, wanita hamil, serta permasalahan kulit lain yang serius menyebabkan Sahabat sebaiknya berkonsultasi dulu ke dokter terhadap jenis kosmetik yang akan digunakan. Kulit sangat rentan dan sensitif dapat terjadi karena beberapa hal seperti polusi, merokok, ketidakseimbangan hormon, stres, makanan yang kurang sehat. Belum lagi dengan maraknya kosmetik online yang dapat dibeli langsung tanpa konsultasi dengan dokter yang sering mengakibatkan kulit menjadi “bahan percobaan” kosmetik. Ouch! enggak mau, kan jadi bahan percobaan kosmetik?

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi efek samping penggunaan beberapa kosmetik, yaitu cara pemakaian yang salah (seperti menggosok terlalu keras), kondisi kulit yang tidak normal, usia dan jenis kelamin, serta keturunan (adanya riwayat alergi dalam keluarga.

Kemudian, untuk menghindari efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan kosmetik, hendaklah Sahabat berkonsultasi dengan dokter yang memiliki pengalaman di bidang kosmetik. Dokter akan memeriksa kondisi kulit anda dan memberi saran terhadap kosmetik yang akan digunakan. Lalu, Sahabat juga harus menghindari penggunaan kosmetik yang tidak diketahui bahan dan komposisinya. Bacalah label kosmetik dan ikuti aturan/cara pakainya, uji kosmetik yang akan dipakai, cuci dan bilas tangan yang bersih sebelum menggunakannya, gunakan kosmetik secara lembut di kulit, serta simpan kosmetik dengan baik.

Bagaimana menghilangkan milia yang sering ada sekitar hidung?

Milia dapat dihilangkan dengan melakukan ekstraksi (pengangkatan) milia yang dilakukan oleh dokter. Seringkali krim tidak dapat menghilangkan milia, sehingga Sahabat hendaknya konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Mengapa di usia 40-an masih timbul jerawat?

Jerawat dapat timbul karena beberapa faktor antara lain genetik, ketidakseimbangan hormon, pemakaian kosmetik yang dapat menimbulkan jerawat, pola hidup yang tidak sehat, dsb. Oleh karena itu, meskipun usia sudah lanjut, tetap pemakaian kosmetik harus tepat, pola hidup sehat dijaga agar jerawat tidak timbul lagi.

WhatsApp Asisten Maya saja