Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Bagaimana Supaya Tetap Akur dengan Pasangan Selama Pandemi?

Masa pandemi Corona memang mengubah gaya hidup banyak orang di seluruh dunia termasuk Indonesia. Selain mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak sebagai anjuran protokol kesehatan, gaya hidup lainnya yang banyak berubah adalah bekerja dan sekolah dari rumah. Bagi yang sudah berpasangan hal ini tentu saja akan menjadi suatu hal yang menyenangkan dan romantis karena setiap hari akan selalu bersama jika dibandingkan dengan di masa sebelum pandemi yang hanya bertemu pagi dan malam. Namun, kenyataannya tidaklah demikian karena masa pandemi yang seharusnya menguatkan setiap pasangan malah berujung pada perceraian.

akur dengan pasangan

Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak

Hingga Juni dan Juli 2020 saat penerapan PSBB menyeluruh di seluruh wilayah di Indonesia terutama di Pulau Jawa angka perceraian selama pandemi adalah 57.000 kasus. Ada beberapa faktor yang menyebabkan angka perceraian begitu tinggi, yaitu:

Peran

Yang dimaksud peran di sini adalah hal yang terhenti akibat Covid-19. Jika sebelum pandem, suami bekerja mencari nafkah untuk keluarga. Namun ketika Covid-19 melanda, suami tiba-tiba terkena PHK karena perusahaan tutup atau bangkrut sehingga menganggur. Di satu sisi istri yang melihat peran suami yang tidak berjalan tersebut menjadi khawatir karena tidak ada pemasukan sama sekali sedangkan istri sama sekali tidak bekerja, dan istri pun juga memegang peran ganda; tidak hanya sebagai ibu rumah tangga tetapi juga sebagai pendidik anak karena kegiatan belajar dari rumah. Kekhawatiran yang berlebihan muncul sehingga akhirnya menyebabkan perceraian dari sisi ekonomi. Sisi ekonomi ini merupakan penyebab utama perceraian selama pandemi.

Angka

Yaitu menurunnya pendapatan selama pandemi Corona. Apabila sebelum pandemi, pendapatan tidak terganggu sama sekali dan normal, ketika pandemi melanda, pendapatan menurun drastis sehingga hal ini malah menimbulkan kekhawatiran mengenai pemasukan dan masa yang akan datang. Ironisnya, di saat pendapatan menurun kebutuhan akan belanja online malah semakin meningkat akibat harus terus berada di rumah yang lama-kelamaan menimbulkan rasa bosan.

Threat atau ancaman.

Maksudnya adalah Covid-19 yang sudah mewabah tentu saja menjadi ancaman yang sama sekali tidak terlihat bagi pasangan sehingga kerap mereka waswas dan waspada. Selain itu, ancaman lainnya adalah ancaman orang ketiga yang diam-diam bisa juga dianggap sebagai penyebab perceraian. Orang ketiga ini biasanya baru terkuak ketika pandemi di saat salah satu pasangan tiba-tiba tanpa sengaja menemukan bukti berupa chat di perangkat yang dimiliki.

Amor atau cinta

Hal ini merujuk pada menurunnya gairah seksual suami-istri selama pandemi akibat kekhawatiran yang berlebihan mengenai masa depan. Akibatnya, dapat ditebak kebersamaan dan situasi romantis yang seharusnya ada saat pandemi malah tidak terjadi, dan berujung pada pertengkaran hebat. Disarankan jika sudah menghadapi situasi seperti agar segera konsultasi kepada psikolog.

Baca Juga: 11 Makanan Penurun Gairah Seksual yang Harus Dihindari

Habituasi atau kebiasaan

Maksudnya adalah kebiasaan yang benar-benar berubah ketika pandemi datang. Ketika sebelum pandemi, kebiasaan yang sering dilakukan semisal jalan-jalan tiap akhir pekan saat pandemi tidak bisa lagi dilakukan. Begitu juga dengan kebiasaan berolahraga di luar tidak bisa lagi dilakukan. Hal ini tentu saja akan membuat uring-uringan, bosan, sebal, dan marah sehingga timbullah pertengkaran.

Faktor-faktor yang demikian sebenarnya bisa dihindari jika Sobat Sehat melakukan beberapa tips berikut ini:

Tips Supaya Tetap Akur Selama Pandemi

Mewaspadai Kemungkinan Terburuk

Maksudnya adalah Sobat Sehat hendaknya untuk selalu mengontrol emosi dan menghadapi masalah dengan pikiran yang jernih. Ini agar Sobat tidak mengeluarkan kata-kata atau berperilaku kasar yang berpotensi memicu pertengkaran, dan tentunya sangat berakibat fatal.

Jadikan Saja WFH Sebagai Ajang Liburan

Bekerja dari rumah memang terasa membosankan karena minimnya interaksi fisik dan lebih banyak mengutamakan interaksi secara daring atau online. Kebosanan bertambah karena hanya bisa beraktivitas di dalam rumah saja, dan tentu saja membuat Sobat jadi uring-uringan yang malah menyebabkan pertengkaran dengan pasangan. Supaya hal tersebut dapat dihindari cobalah untuk terus memperbarui aktivitas atau mencoba hal baru setiap hari sehingga bisa menjadi seperti liburan. Lakukanlah bersama pasangan secara mendalam hal-hal yang sebelum pandemi sulit dilakukan.

Luangkan Waktu Sendiri

Ketika kebosanan melanda yang berujung pada uring-uringan sehingga memicu pertengkaran, sebaiknya untuk sementara Sobat meluangkan waktu sendiri terlebih dahulu untuk memikirkan masalah-masalah pekerjaan, hobi, dan lain-lain. Setelah selesai, barulah kembali kepada pasangan untuk memperoleh waktu bersama yang berkualitas.

Menyediakan Waktu yang Intim

Supaya tetap akur dengan pasangan selama pandemi, Sobat sebaiknya juga menyediakan waktu yang teramat intim dengan pasangan dan melakukan beberapa hal seperti memegang tangan atau memeluk pasangan, dan melakukan hubungan seksual supaya kualitas hubungan dan mood tetap meningkat dan terjaga. Kontak kulit ke kulit dapat melepaskan oksitosin yang dapat merangsang rasa bahagia dan aman.

Baca Juga: Manfaat Seks Rutin Bagi Kesehatan

Tetap Bersikap Baik

Bersikap baik dengan kerap memuji atau mengucapkan terima kasih kepada pasangan untuk hal-hal kecil seperti telah membuatkan secangkir teh dapat membuat hubungan saat pandemi menjadi lebih hangat.

Saling Menghormati Satu Sama Lain

Yang perlu diingat agar hubungan tetap akur selama pandemi sehingga tidak ada pertengkaran yang berujung perceraian adalah masing-masing saling menghormati. Selain menghormati, pasangan diharapkan juga saling mempercayai saat dalam pandemi sehingga hal ini akan menimbulkan rasa cinta.

Produk Terkait: Jual Andalan Kondom

Itulah mengenai penyebab dan tips akur dengan pasangan selama pandemi yang setidaknya bisa membantu bagi Sobat Sehat yang sedang mengalami banyak kendala karena harus berada di rumah saja dan bertengkar dengan pasangan. Tentu saja apa yang dilakukan ini membutuhkan proses sehingga tidak instan. Supaya Sobat lebih memahami tips akur dengan pasangan selama pandemic silakan tonton video di bawah ini,  dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut untuk bisa tetap romantis dan akur dengan pasangan selama pandemi dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Tips Tetap Akur dengan Pasangan saat Karantina di Rumah | Lifestyle – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2020 [cited 8 October 2020]. Available from: https://lifestyle.bisnis.com/read/20200419/54/1229261/tips-tetap-akur-dengan-pasangan-saat-karantina-di-rumah-
  2. Tips Menjaga Hubungan Pasangan Tetap Harmonis Saat WFH – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 8 October 2020]. Available from: https://tirto.id/tips-menjaga-hubungan-pasangan-tetap-harmonis-saat-wfh-ePKq
  3. Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Indonesia Saat Pendemi Covid-19 [Internet]. suara.com. 2020 [cited 8 October 2020]. Available from: https://www.suara.com/lifestyle/2020/08/31/182022/penyebab-tingginya-angka-perceraian-di-indonesia-saat-pendemi-covid-19
  4. Supaya Tetap Akur dengan Pasangan Saat #Dirumahaja, Ikuti Tips Berikut | Indozone.id [Internet]. indozone.id. 2020 [cited 8 October 2020]. Available from: https://www.indozone.id/life/Yvsvyz/supaya-tetap-akur-dengan-pasangan-saat-dirumahaja-ikuti-tips-berikut/read-all

Chat Asisten ProSehat aja