Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

8 Jenis Makanan Baik untuk Kesehatan

Para wanita muda saat ini telah memberikan perhatian lebih terhadap pola makan yang diterapkannya. Hal ini diperlukan untuk menjaga berat badan ideal, serta bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh. Pola makan sehat akan menghindarkan seorang wanita dari metode penurunan berat badan yang tidak sehat. Hal terpenting adalah menjaga diet seimbang yang merupakan rahasia kesehatan dan kebugaran tubuh.

Berikut ini adalah 8 makanan yang dianggap paling baik untuk kesehatan tubuh, yaitu:

Kacang almond

Kacang almond diketahui kaya akan nutrien, yang mencakup magnesium, vitamin E, zat besi, kalsium, serat, dan riboflavin. Kacang almond adalah makanan yang membantu menjaga kadar kolesterol di dalam tubuh. Kacang almond termasuk salah satu cemilan yang menyehatkan jantung, bahkan almond diketahui memiliki serat yang lebih banyak dibandingkan kacang lainnya.

Baca Juga: Efek Berat Badan Terhadap Jantung

Oatmeal

Oatmeal terbuat dari gandum. Konsumsi oatmeal telah meningkat sekitar 20 tahun terakhir karena manfaatnya bagi kesehatan. Penelitan membuktikan bahwa kandungan serat yang larut pada sereal membantu menurunkan kadar kolesterol. Pada tahun 1997, Food and Drug Administration (FDA) menyetujui bahwa makanan dengan kadar oat yang tinggi dapat memberikan manfaat terhadap kesehatan jantung pada labelnya apabila dikombinasikan dengan diet rendah lemak. Oat kaya akan karbohidrat kompleks dan serat larut air yang akan memperlambat pencernaan dan menstabilkan glukosa darah. Oatmeal juga kaya akan vitamin B, asam lemak omega 3, folat, dan kalium.

Brokoli

Brokoli kaya akan serat, kalsium, kalium, asam folat, dan fitonutrien. Fitonutrien adalah senyawa yang dapat mengurangi risiko berkembangnya penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Brokoli mengandung vitamin C dan beta karoten yang berfungsi sebabai antioksidan. 100 gram brokoli dapat menyediakan sekitar 150% asupan harian vitamin C yang direkomendasikan, dengan dosis yang cukup besar akan memperpendek durasi gejala pilek. Bahan lain yang terdapat di brokoli adalah sulforfan yang diketahui memiliki aktivitas antikanker dan antiinflamasi. Namun, brokoli yang dimasak terlalu lama akan menghancurkan nutrien yang terkandung di dalamnya. Mengonsumsi brokoli dalam keadaan mentah atau direbus dalam jangka waktu singkat adalah cara terbaik untuk mengonsumsinya.

Buah Apel

Apel adalah sumber antioksidan terbaik, yang melawan radikal bebas. Radikal bebas akan merusak substansi yang dihasilkan tubuh dan mengakibatkan perubahan yang tidak diinginkan. Radikal bebas terlibat dalam proses penuaan dan beberapa penyakit. Beberapa studi pada binatang menunjukkan bahwa antioksidan yang ditemukan pada apel (polifenol) akan memperpanjang waktu hidupnya. Penelitian pada Florida State University menunjukkan bahwa apel merupakan “buah ajaib”. Wanita lansia yang mengonsumsi apel secara rutin tiap hari akan mengalami 23% penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) dan 4% peningkatan kadar kolesterol baik (HDL) setelah 6 bulan konsumsi.

Buah Blueberry

Blueberry kaya akan serat, antioksidan, dan fitonutrien. Tidak seperti mineral dan vitamin, fitonutrien tidak bersifat esensial dalam menjaga tubuh tetap hidup. Namun, fitonutrien akan membantu mencegah terjadinya penyakit dan membantu menjaga tubuh agar bekerja sebagaimana seharusnya. Berdasarkan studi yang dilakukan pada Harvard Medical School, para lansia yang mengonsumsi banyak blueberry (dan strawberry) akan mengalami lebih sedikit penurunan kognitif, dibandingkan dengan orang lain yang tidak mengonsumsi. Penelitian pada Texas Woman’s University membuktikan bahwa blueberry akan membantu mengatasi obesitas. Polifenol yang ditemukan pada blueberry telah terbukti dapat mengurangi perkembangan sel lemak (adipogenesis), yang menginduksi pemecahan lipid dan lemak (lipolisis). Konsumsi blueberry secara rutin akan mengurangi risiko hipertensi sekitar 10% karena kandungan senyawa bioaktif, antosianin.

Ikan berlemak

Contoh ikan berlemak adalah salmon, tuna, sarden, dan ikan teri. Jenis ikan ini memiliki minyak pada jaringan tubuh dan sekitar lambung. Dagingnya mengandung sekitar 30% minyak, khususnya asam lemak omega 3. Minyak pada ikan ini sangat bermanfaat bagi jantung dan sistem saraf. Minyak ikan bermanfaat bagi pasien dengan kondisi inflamasi, seperti artritis. Minyak ikan ini juga kaya akan vitamin A dan D. Selain itu, studi pada UCLA’s Johnson Comprehensive Cancer menunjukkan bahwa progresi kanker prostat dapat diperlambat saat pasien mengonsumsi diet rendah lemak dengan suplemen minyak ikan.

Telur

Telur adalah sumber protein lain yang dapat dengan mudah ditambahkan pada diet seimbang. Telur mengandung vitamin lain, mencakup vitamin B2, yang dikenal dengan riboflavin, dan vitamin B            12 yang sangat penting untuk energi dan sel darah merah. Telur juga merupakan sumber baik bagi asam amino esensial leusin, yang berguna bagi perkembangan sintesis protein pada otot. Kuning telur mengandung kebanyakan vitamin dan mineral. Kuning telur mengandung asam lemak dan kolesterol, namun, penelitian menunjukkan bahwa telur tidak meningkatkan risiko penyakit jantung.

Baca Juga: Benarkah Stress Pemicu Sakit Jantung?

Sayuran hijau

Studi menunjukkan bahwa asupan sayuran hijau yang banyak, seperti bayam atau kubis, dapat menurunkan risiko perkembangan diabetes tipe 2. Sebagai contoh, bayam kaya akan antioksidan, khususnya saat belum dimasak, direbus, atau dimasak dengan tingkat rendah. Bayam merupakan sumber vitamin A, B6, C. E, dan K yang sangat baik, begitu juga selenium, niasin, zink, fosfor, tembaga, asam folat, kalium, kalsium, seng, betain, dan zat besi.

8 jenis makanan di atas sangat baik untuk kesehatan dan perlu diterapkan dalam menu diet seimbang sehari-hari. Oleh karena itu, jangan lupa untuk mencoba makanan tersebut dan buktikan manfaatnya bagi tubuh.

instal aplikasi prosehat

Daftar Pustaka:

Nordqvist C. What are the top health foods? 2017. [Internet]. Available at: medicalnewstoday.com/articles/245259.php (1.12.18).

 

Chat Asisten ProSehat aja