Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Cek Fakta: Vaksin Booster Covid Akan Berbayar Mulai 2022

Ditulis oleh : dr. Gloria Teo
Ditinjau oleh : dr. Monica C

Adanya Vaksin Booster Berbayar 2022 Nanti Diharapkan Dapat Semakin Menekan Penyebaran Covid19

Belakangan ada berita vaksin booster Covid akan berbayar per 2022 nanti. Kabarnya booster ini bisa diterima masyarakat umum. Benarkah? Padahal seperti yang kita tahu, saat ini vaksin booster diperuntukkan hanya untuk tenaga kesehatan dan beberapa profesi khusus yang dianggap cukup riskan.

Tentunya Sahabat Sehat juga bertanya-tanya, kapan bisa mendapat vaksin booster ini. Selain itu, pertanyaan yang sering ditanyakan adalah apakah per 2022 nanti masih perlu mendapat vaksin booster? Oleh sebab itu, mari simak beberapa penjelasan berikut ini:

Kapan Pemberian Vaksin Booster Covid-19?

Hingga kini, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia masih mengupayakan pemerataan dan perluasan cakupan vaksinasi Covid-19 dosis ke 1 dan 2. Sasaran vaksinasi dosis 1 dan 2 berjumlah 208 juta orang. Hingga Kamis (21/10) Pukul 18.00 WIB, Kemenkes mencatat 110.931.375 orang telah menerima suntikan dosis pertama dan 65.600.310 orang yang telah lengkap menerima dua dosis suntikan vaksin Covid-19 di Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia baru mencapai 50% dari sasaran target vaksinasi dosis 1 dan 2.

Sementara itu, Kemenkes merencanakan untuk pemberian vaksin Booster Covid-19 paling cepat pada Maret 2022, sambil menunggu uji klinis terkait pemberian vaksinasi dosis ketiga. Namun dari pihak pemerintah masih mengupayakan agar vaksin booster ini bisa segera terealisasi secepat mungkin.

Apa Gunanya Vaksin Covid Dosis ke 3?

Menurut World Health Organization, ada 3 pertimbangan yang mendasari pelaksanaan vaksinasi dosis ke 3 atau vaksin booster Covid-19 ini.  Dasar pemberian vaksin dosis ke 3 ini adalah:

Meningkatkan Respon Antibodi

Vaksinasi booster diharapkan mampu meningkatkan respon antibodi pada kelompok masyarakat yang tidak merespon dengan baik terhadap 2 dosis vaksinasi sebelumnya. Kelompok ini yaitu kelompok masyarakat dengan kondisi daya tahan tubuh yang rendah seperti pada penderita kanker, HIV/AIDS, maupun sedang menjalani pengobatan yang menekan sistem daya tahan tubuh.

Kelompok masyarakat dengan obesitas juga memiliki respon imun terhadap vaksin covid-19 tidak sebaik respon imun kelompok masyarakat dengan indeks massa tubuh yang normal. Oleh sebab itu, diharapkan dengan adanya vaksin booster berbayar 2022 untuk masyarakat umum, maka masyarakat bisa benar-benar mendapatkan kekebalan yang lebih baik,

Adanya Kemungkinan Penurunan Imunitas

Pemberian vaksinasi dosis ketiga didasarkan adanya kemungkinan penurunan pada imunitas  dan manfaat 2 dosis sebelumnya seiring berjalannya waktu. Apalagi saat ini diyakini efektivitas vaksin dalam merangsang imunitas dari 2 dosis vaksin berkisar 6 bulan sampai 1 tahunan saja.

Oleh sebab itu, untuk mencegah tubuh kehilangan imunitasnya terhadap Covid-19, tubuh perlu mendapatkan vaksin dosis ke 3. Jadi vaksin booster berbayar 2022 ini adalah solusi untuk mengatasi risiko ini.

Antisipasi Terhadap Varian Baru

Ketiga, vaksin booster diberikan apabila efektivitas vaksin yang telah didapat sebelumnya, terbukti menurun terhadap varian baru yang muncul selama pandemi ini berlangsung. Varian-varian baru ini diduga dapat menurunkan efektivitas vaksin sehingga menimbulkan Covid-19 gejala berat pada orang-orang yang sudah divaksin lengkap.

Hingga kini, WHO mengamati bahwa vaksin yang tersedia dan telah dilakukan 2 dosis, masih memiliki efektivitas yang cukup tinggi untuk mencegah COVID-19 gejala berat. Namun jika muncul varian baru, efektivitas vaksin perlu ditingkatkan. Cara paling efektif saat ini adalah dengan mendapatkan dosis ke 3 atau vaksin booster.

Sementara itu, penelitian di Cina membuktikan bahwa dosis ketiga vaksin CoronaVac mampu menghasilkan pembentukan antibodi yang lebih lengkap dan lebih tinggi dibandingkan 2 dosis CoronaVac. CoronaVac dosis ketiga juga dianggap mampu menstimulasi spektrum antibodi yang lebih luas, yang bermanfaat untuk memproteksi terhadap varian-varian Covid-19. Berdasarkan penelitian tersebut, antibodi yang didapat dari 2 dosis vaksin CoronaVac, menurun pada 6 bulan setelah vaksin kedua diberikan. Oleh karena itu, dipertimbangkan pemberian vaksin CoronaVac pada 6 bulan setelah pemberian dosis kedua.

Hal penting yang Sahabat Sehat perlu ingat ialah, walaupun sudah menerima vaksin booster berbayar 2022 nanti, vaksin Booster tidak semata-mata meniadakan protokol kesehatan yang merupakan lini pertama pertahanan terhadap Covid-19. Sahabat Sehat yang telah di vaksin 2 dosis lengkap, bahkan dosis booster sekalipun dianjurkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Syarat Vaksin Booster untuk Masyarakat Umum

Indonesia belum menetapkan kebijakan terkait jarak waktu dan jenis vaksin booster. Tetapi, beberapa negara lain, seperti Cina dan Amerika Serikat, telah merekomendasikan vaksinasi booster bagi kelompok masyarakat tertentu. Berdasarkan Centres for Disease Control and Prevention (CDC), vaksin booster Pfizer atau Moderna direkomendasikan pada kelompok masyarakat berikut :

  • Telah mendapat dosis kedua, pada 6 bulan yang lalu atau lebih, dan memiliki salah satu kondisi dibawah ini:
    • Usia 65 tahun atau lebih
    • Usia 18 tahun atau lebih dan membutuhkan perawatan medis jangka panjang
    • Usia 18 tahun atau lebih yang memiliki penyakit mendasar
    • Usia 18 tahun atau lebih yang berisiko tinggi akibat kondisi sosial
    • Usia 18 tahun atau lebih yang tinggal atau bekerja pada tempat berisiko tinggi, seperti pelayanan kesehatan, sekolah, penjara

  • Jenis pekerjaan yang sudah boleh mendapat vaksin booster di Amerika, yaitu :

    • Pelayan lini terdepan (tenaga kesehatan, pemadam kebakaran, polisi)
    • Pengajar (guru, asisten guru, pekerja di tempat penitipan anak)
    • Pekerja di sektor pangan dan agrikultur
    • Pekerja pabrik
    • Aparat penegak hukum
    • Pekerja pos/logistik
    • Pekerja transportasi public
    • Pekerja di pusat perbelanjaan

CDC membebaskan warga Amerika Serikat terkait jenis vaksin untuk dosis booster. Masyarakat boleh memilih tipe vaksin dosis Booster, baik yang sama seperti sebelumnya, maupun yang berbeda dari yang sebelumnya. 

Benarkah Vaksin Booster Berbayar 2022 Nanti?

Pemerintah ternyata memang benar-benar berniat mengadakan vaksin booster atau dosis ketiga vaksin Covid-19. Namun berbeda dengan vaksin dosis 1 dan 2 yang gratis, vaksin booster ini rencananya akan berbayar. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.

Bapak Budi Gunadi menjelaskan bahwa sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, pemberian vaksin booster ini akan memiliki beberapa ketentuan seperti:

  • Lansia adalah prioritas pertama penerima vaksin booster
  • Vaksin booster covid untuk lansia adalah gratis (ditanggung pemerintah)
  • Vaksin booster covid juga gratis untuk masyarakat Penerima Bantuan Iuran (BPI) BPJS Kesehatan
  • Selain lansia dan penerima BPI, vaksin booster akan berbayar
  • Untuk harga vaksin booster berbayar, per 10 November 2021 ini pemerintah masih belum menentukan harga.

Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa fakta seputar vaksin booster berbayar 2022 ini. Jika memerlukan pemeriksaan terkait Covid-19 segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih. yang juga menyediakan layanan pemeriksaan ke rumah.  Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

Sumber:

  1. CNN Indonesia. Kemenkes : Pemberian vaksin booster paling cepat maret 2022 [internet]. Indonesia : CNN Indonesia. 2021 [ updated 2021 Oct 24; cited 2021 Oct 30- if available].
  2. World Health Organization. Episode #53 – Covid-19 booster shots [internet]. USA : World Health Organization. 2021 [updated 2021 Sep 11; cited 2021 Oct 30- if available].
  3. Pellini R, Venuti A, Pimpinelli F, Abril E, et al. Obesity may hamper SARS-cov-2 vaccine immunogenicity [internet]. Rome: medRxiv. 2021 [updated 2021 Feb 26; cited 2021 Oct 30- if available].Centers for Disease Control and Prevention. Covid-19 Vaccine Booster Shot [internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 Oct 27; cited 2021 Oct 30 -if available.
  4. Pan HX, Wu QH, Zeng G, Yang J, et al. Immunogenicity and safety of a third dose, and immune persistence of CoronaVac vaccine in healthy adults aged 18-59 years: interim results from a double-blind, randomized, placebo-controlled phase 2 clinical trial [internet]. Nanjing: medRxiv; 2021 [updated 2021 Jul 25; cited 2021 Oct 30- if available].

Chat Dokter 24 Jam