Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Mengenal Trypanophobia atau Fobia Jarum Suntik Saat Vaksinasi Covid-19

Vaksinasi Covid-19 sudah dimulai pada Rabu, 13 Januari 2021. Penerima pertama vaksinasi adalah Presiden Joko Widodo yang kemudian diikuti oleh sejumlah pejabat negara dan pesohor publik. Meskipun BPOM dan MUI sudah menyatakan bahwa vaksin Covid-19 ini aman dan halal, sejumlah masyarakat tetap menyatakan untuk menolak divaksinasi.

tryphanophobia atau fobia jarum suntik

Baca Juga: 5 Tips Agar Anak Tidak Takut Jarum Suntik

Seperti dilansir CNN Indonesia, kebanyakan orang tidak mau divaksin adalah karena ragu dan takut terkait narasi seputar vaksin yang menyatakan mengenai proses pembuatan vaksin, efektivitasnya, dan efek samping, dan kemudian dibungkus dengan teori-teori konspirasi yang membuatnya menarik perhatian. Hal itu juga ditambah dengan kurangnya mengenai literatur kesehatan yang benar dan yang mudah dipahami oleh kelompok masyarakat yang tidak memiliki latar belakang kesehatan sama sekali. Jadilah, hal-hal ini yang cukup menghambat kampanye pemerintah untuk mengegolkan vaksinasi Covid-19 agar virus benar-benar dapat dicegah secara optimal.

Namun dari semua alasan yang kebanyakan berhubungan dengan bahan, efektivitas vaksin, dan efek samping ada juga satu hal yang kerap luput dari perhatian semua orang, yaitu trypanophobia atau fobia terhadap jarum suntik. Hal inilah yang dialami oleh Ketua DPRD Kota Jambi, Putra Absor Hasibuan. Dilansir dari Gatra.com, politikus dari Partai Gerindra yang menjadi penerima pertama vaksin di Jambi itu gagal divaksin Covid-19 hanya karena dirinya mengalami ketakutan terhadap jarum suntik sehingga ia mengalami stres dan tekanan darahnya di angka 170. Yang bersangkutan juga mengidap Diabetes sehingga tidak dianjurkan divaksin.

Produk Terkait: Jual Jarum Suntik

Fobia terhadap jarum suntik kerap dianggap sebagai sesuatu yang remeh, dan tidak begitu menjadi perhatian. Padahal, jika dibiarkan hal ini akan menjadi permasalahan yang berlarut. Karena itu, tulisan kali ini akan membahas mengenai hal tersebut.

Pengertian

Dilansir dari Healthline, trypanophobia adalah ketakutan ekstrem terhadap prosedur medis yang melibatkan jarum suntik atau benda tajam lainnya. Biasanya yang mengalami hal ini adalah anak-anak karena mereka tidak terbiasa dengan sensasi kulit yang tertusuk benda tajam. Tidak hanya anak-anak orang dewasa pun dapat mengalami hal yang sama meskipun kebanyakan sudah bisa menoleransi hal tersebut. Rasa takut ini cukup kuat sehingga bisa menimbulkan kecemasan.

Penyebab

Penyebab fobia ini adalah sebagai berikut:

  • Mengalami trauma sebelumnya akibat objek atau situasi tertentu kerabat yang menderita fobia
  • Perubahan kimia otak
  • Fobia masa kecil yang muncul pada usia 10 tahun
  • Temperamen yang sensitif, menghambat, atau negatif
  • Belajar dari informasi dan pengalaman negatif
  • Fobia-fobia terhadap jarum suntik yang menyebabkan:
  • Pingsan atau pusing parah akibat reaksi refleks vasovagal saat ditusuk jarum
  • Mempunyai kenangan buruk dan kecemasan seperti ingatan akan suntikan yang menyakitkan yang dapat dipicu dengan melihat jarum
  • Ketakutan atau hipokondria terhadap medis
  • Kepekaan terhadap nyeri yang cenderung bersifat genetik dan menyebabkan kecemasan tinggi, tekanan darah, atau detak jantung selama prosedur medis yang melibatkan jarum
  • Ketakutan menahan diri

Gejalanya

Trypanophobia mempunyai gejala-gejala. Gejala-gejala ini muncul saat seseorang melihat jarum atau diberi tahu bahwa mereka harus menjalani prosedur yang melibatkan jarum. Gejala-gejalanya adalah sebagai berikut:

  • Pusing
  • Pingsan
  • Gelisah
  • Insomnia
  • Serangan kepanikan atau kecemasan
  • Tekanan darah tinggi
  • Detak jantung berpacu sangat cepat
  • Kasar secara emosional atau fisik
  • Menghindari atau melarikan diri dari perawatan medis

Cara Mendiagnosis Fobia

Fobia terhadap jarum suntik tentu saja dapat mengganggu kemampuan tenaga medis untuk melakukan vaksinasi apabila Sahabat mengalaminya. Karena itu, sangat penting untuk menanganinya. Pertama-tama dokter yang akan melakukan vaksinasi akan mengesampingkan penyakit fisik dengan melakukan pemeriksaan medis. Setelah itu, dokter akan merekomendasikan Sahabat untuk menemui spesialis perawatan kesehatan mental, dan spesialis akan mengajukan pertanyaan mengenai riwayat kesehatan mental dan fisik serta meminta Sahabat menjelaskan gejala-gejala yang dialami. Diagnosis ini ada jika memang jarum suntik benar-benar telah mengganggu kehidupan Sahabat.

Baca Juga: Infodemik: Pengergtian, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Apakah Hal Ini Dapat Menyebabkan Komplikasi?

Trypanophobia pada kenyataannya dapat menyebabkan komplikasi jika tidak segera ditangani. Stres dan ketakutan yang berlebihan ini bisa menyebabkan penundaan perawatan medis yang diperlukan terutama bagi Sahabat yang memiliki penyakit kronis yang harus segera ditangani.

Bagaimana Cara Menanganinya?

Pengobatan fobia ini tentu berbeda dari pengobatan secara fisik karena menyangkut masalah mental. Karena itu, pengobatannya meliputi psikoterapi, yaitu:

  • Terapi perilaku kognitif yang melibatkan ketakutan Sahabat terhadap jarum suntik untuk dieksplorasi. Terapis akan membantu Sahabat mempelajari berbagai cara untuk memikirkan ketakutan dan pengaruhnya. Ujungnya, Sahabat harus percaya diri dengan mampu menguasai pikiran dan perasaan.
  • Terapi pemaparan yang mirip dengan terapi perilaku kognitif, dan berfokus pada perubahan respons mental dan fisik dari rasa takut terhadap jarum suntik. Dalam terapi ini Sahabat akan diminta oleh terapis untuk melihat jarum kemudian meminta berdiri di samping jarum, memegang jarum, dan meminta membatyangkan diri disuntik dengan jarum.
  • Pengobatan adalah hal terakhir yang bisa dilakukan apabila Sahabat benar-benar dan tidak mau menerima psikoterapi. Obat yang disarankan adalah obat anti kecemasan dan obat penenang yang dapat membuat tubuh dan otak menjadi rileks sehingga mengurangi gejala. Obat juga dapat digunakan saat vaksinasi jika diperlukan untuk membantu mengurangi stres.

Baca Juga: Efek Samping Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Itulah Sahabat mengenai trypanophobia atau fobia terhadap jarum suntik yang dapat saja muncul pada setiap orang karena ketakutan akan disuntik. Fobia ini sendiri ini tidak bisa dianggap sepele karena dapat menghambat upaya pemerintah dan tenaga medis dalam melakukan vaksinasi terutama vaksinasi Covid-19 yang minimal harus 70% populasi supaya pandemi dapat dikendalikan dengan optimal. Apabila Sahabat ingin mengetahui informasi tentang vaksinasi Covid-19 yang valid dan benar, Sahabat bisa berkonsultasi langsung dengan dokter-dokter di Prosehat. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Alasan di Balik Munculnya Orang yang Tak Percaya Vaksin [Internet]. gaya hidup. 2021 [cited 15 January 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210114160352-260-593802/alasan-di-balik-munculnya-orang-yang-tak-percaya-vaksin
  2. Nusantara S. Gagal Divaksin, Ketua DPRD Kota: Saya Takut Jarum Suntik | Kesehatan [Internet]. Gatra.com. 2021 [cited 15 January 2021]. Available from: https://www.gatra.com/detail/news/500918/kesehatan/gagal-divaksin-ketua-dprd-kota-saya-takut-jarum-suntik
  3. Trypanophobia: Test, Definition, and Causes [Internet]. Healthline. 2021 [cited 15 January 2021]. Available from: https://www.healthline.com/health/trypanophobia

Chat Asisten ProSehat aja