Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Protokol Kesehatan Liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Berikut Poin-poin Pentingnya

Pemerintah melalui Satgas Covid-19 pada 19 Desember 2020 telah mengeluarkan protokol kesehatan liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Protokol itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Surat edaran ini berlaku mulai dari 19 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021. Seperti diungkapkan oleh juru bicara Satgas Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito bahwa ketentuan dalam surat edaran tersebut adalah bagian dari upaya menanggulangi Covid-19. SE dikeluarkan karena melihat pengalaman liburan-liburan sebelumnya yang selalu diikuti oleh peningkatan jumlah kasus Covid-19.

protokol kesehatan liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Baca Juga: Berwisata ke Bali Harus Negatif PCR Swab

Terdapat beberapa poin penting yang perlu diketahui dalam surat edaran yang memuat protokol kesehatan untuk liburan akhir tahun 2020 ini. Apa saja itu? Yuk, Sahabat, mari kita simak bersama-sama!

Pengetatan Perilaku 3M

Perilaku 3M sudah menjadi hal yang wajib di saat pandemi Covid-19 ini mulai dari mencuci tangan, memakai masker hingga menjaga jarak. Namun selama perjalanan sahabat diwajibkan mengetatkan salah satu perilaku 3M tersebut, yaitu memakai masker. Penggunaannya wajib dilakukan dengan benar dan menutupi hidung sedangkan jenis yang dipakai adalah masker kain 3 lapis atau masker medis. Tak hanya pengetatan pada masker, protokol lainnya juga melarang penumpang selama perjalanan melepas masker untuk makan dan minum bagi perjalanan kurang dari 2 jam. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi individu yang wajib mengonsumsi obat-obatan tertentu, yang jika tidak diperbolehkan dapat mengancam keselamatan jiwanya.

Wajib PCR Swab dan Rapid Antigen

Selain pengetatan perilaku 3M, hal yang perlu Sahabat perhatikan adalah kewajiban PCR swab dan rapid antigen saat melakukan perjalanan. PCR swab diwajibkan bagi Sahabat yang ingin ke Pulau Bali melalui transportasi udara paling lama 7×24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan untuk yang ingin ke Bali melalui jalur laut dan darat atau ke wilayah-wilayah bukan Bali, terutama di Pulau Jawa ¬†wajib melakukan rapid swab antigen paling lama 3×24 jam. Selain wajib PCR swab maupun rapid antigen, Sahabat diwajibkan mengisi e-HAC Indonesia. Namun pengisian ini tidak wajib bagi yang menggunakan kereta api. Rapid test antibodi masih diperbolehkan.

Produk Terkait: Tes Covid-19

Anak-anak di Bawah Usia 12 Tahun Tidak Wajib Tes Covid-19

Sempat muncul pertanyaan ketika pemberlakuan wajib PCR swab dan rapid swab antigen ini juga berlaku untuk anak-anak? Namun hal tersebut kenyataannya tidak melalui poin dalam surat edaran ini. Hal ini tentu saja melegakan bagi Sahabat yang berniat membawa anak dalam perjalanan. Namun, tetap hal tersebut harus diikuti dengan protokol-protokol kesehatan yang berlaku supaya anak-anak tidak mudah terjangkit Covid-19.

Baca Juga: Tips Aman Berlibur Bersama Anak di Tengah Pandemi Covid-19

Untuk Mobilitas dalam Wilayah Jabodetabek Tidak Perlu Rapid Swab Antigen

Protokol Kesehatan Liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 juga menyatakan bahwa bagi Sahabat yang masih berlalu-lalang di dalam wilayah Jabodetabek tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil rapid swab antigen sebagai syarat perjalanan. Hal itu juga berlaku untuk transportasi laut di Pulau Jawa yang bersifat rutin, yaitu melayani pelayaran lokasi terbatas antarpulau atau antarpelabuhan antardomestik dalam satu wilayah aglomerasi.

Hasil Negatif atau Non-Reaktif dengan Gejala Harus PCR Swab

Apabila Sahabat dinyatakan negatif atau non-reaktif dari hasil rapid antibodi dan antigen namun menunjukkan gejala, Sahabat tidak diperbolehkan melakukan perjalanan dan wajib melakukan PCR swab dan isolasi mandiri selama waktu tunggu pemeriksaan.

Bagi WNI yang Baru Tiba dari Luar Negeri Harus Negatif PCR Swab

Apabila Sahabat datang dari luar negeri ke Indonesia di saat libur Natal dan Tahun Baru, Sahabat harus negatif PCR swab yang ditunjukkan melalui surat keterangan yang berlaku sejak tiba 3×24 jam, dan ada dalam e-HAC Indonesia. Setelah tiba, Sahabat akan diperiksa oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat dengan diukur suhu tubuh, validasi surat keterangan, dan pemeriksaan ulang PCR swab yang tidak hanya bagi WNI tetapi juga WNA. Setelah pemeriksaan Sahabat wajib dikarantina untuk menunggu hasil. Karantina ini berupa fasilitas milik pemerintah. Untuk WNA karantina berupa hotel atau penginapan yang disediakan pemerintah dengan sertifkasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, dan harus membayar secara pribadi.

Baca Juga: Isolasi Mandiri Covid-19 di Fasilitas Pemerintah dan Pengajuannya

Seperti itulah protokol kesehatan liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 supaya perjalanan aman, sehat, dan nyaman dari Covid-19 sehingga tingkat penularan Covid-19 bisa dikendalikan. Supaya Sahabat terhindar dari Covid-19 dan mengetahui positif atau negatif sebelum melakukan perjalanan, yuk jangan lupa melakukan PCR swab dan rapid swab antigen di Prosehat. Selain itu, Sahabat akan mendapatkan surat keterangan bebas dari Covid-19 sebagai bukti untuk divalidasi saat di bandara, terminal, dan pelabuhan. Caranya mudah: Sahabat tinggal akses Prosehat melalui aplikasi atau website lalu pilih kategori Layanan Kesehatan, dan klik Rapid Test-Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. umar E. Protokol Kesehatan Libur Natal dan Tahun Baru, Begini Isi Surat Edaran Satgas Covid-19 [Internet]. Fajar.CO.ID. 2020 [cited 21 December 2020]. Available from: https://fajar.co.id/2020/12/20/protokol-kesehatan-libur-natal-dan-tahun-baru-begini-isi-surat-edaran-satgas-covid-19/
  2. Harsono F. Surat Edaran Satgas COVID-19 Perjalanan Libur Natal dan Tahun Baru untuk Tanggulangi Penularan Virus Corona [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 21 December 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/4438339/surat-edaran-satgas-covid-19-perjalanan-libur-natal-dan-tahun-baru-untuk-tanggulangi-penularan-virus-corona
  3. COVID-19 S. Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 – Regulasi | Satgas Penanganan COVID-19 [Internet]. covid19.go.id. 2020 [cited 21 December 2020]. Available from: https://covid19.go.id/p/regulasi/surat-edaran-nomor-3-tahun-2020

Chat Asisten ProSehat aja