Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ vaksinasi hpv”

Showing 21–28 of 28 results

  • Hari bahagia Sahabat dan pasangan tinggal sedikit lagi nih, segala persiapan pernikahan sudah matang. Tinggal merencanakan honeymoon impian Sahabat dan pasangan. Sahabat bisa memilih destinasi dalam negeri ataupun luar negeri, namun pastikan segala sesuatunya harus dipersiapkan baik dari perlengkapan honeymoon, persiapan mental hingga kesehatan Sahabat dan pasangan. Baca Juga: Sahabat Ingin Menikah? Yuk, Tes Check-Up […]

    5 Persiapan Penting Sebelum Honeymoon

    848x337

    Hari bahagia Sahabat dan pasangan tinggal sedikit lagi nih, segala persiapan pernikahan sudah matang. Tinggal merencanakan honeymoon impian Sahabat dan pasangan. Sahabat bisa memilih destinasi dalam negeri ataupun luar negeri, namun pastikan segala sesuatunya harus dipersiapkan baik dari perlengkapan honeymoon, persiapan mental hingga kesehatan Sahabat dan pasangan.

    Baca Juga: Sahabat Ingin Menikah? Yuk, Tes Check-Up Kesehatan Pranikah

    Berikut 5 persiapan penting sebelum Honeymoon:

    1. Persiapkan Dokumen Sebelum Honeymoon

    Persiapkan beberapa dokumen penting untuk melakukan perjalanan honeymoon seperti KTP, paspor, dan beberapa dokumen pendukung lainnya. Dokumen tersebut harus Sahabat jaga dengan baik, bila terjadi masalah dalam perjalanan dapat menggunakan dokumen tersebut.

    2. Gunakan Hari Libur Sahabat Dengan Tenang dan Bebas dari Stress

    Mengejar karier memang penting, namun coba gunakan hari libur sahabat dengan menenangkan pikiran agar terbebas dari stressnya pernikahan. Gunakan waktu untuk me time seperti beryoga ataupun melakukan perawatan wajah agar terlihat fresh saat hari H.

    3. Olahraga Untuk Kebugaran

    Olahraga yang rutin menjadi salah satu cara untuk Sahabat dapat menjaga keseimbangan energi dan membuat tubuh menjadi lebih bugar. Olahraga terbukti dapat menurunkan tekanan risiko kematian untuk penderita penyakit jantung dan penderita hipertensi. Hal ini memberikan manfaat kepada Sahabat saat menjadi ratu sehari yang memakan waktu berdiri yang lama saat menerima para undangan.

    Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Membutuhkan Ini

    4. Perhatikan Asupan Gizi Sahabat

    Nggak mood untuk makan karena tegang mendekati hari pernikahan? Jangan sahabat lakukan ya. Karena bukan tubuh yang bugar namun sakit yang Sahabat dapat, maka konsumsilah beberapa jenis makanan yang mengatasi stres Sahabat. Seperti :

    • Asparagus, dalam sayuran hijau ini dapat memproduksi serotonin, mengendalikan hormon, menenangkan dan menyeimbangkan perasaan serta pikiran Sahabat.
    • Daging, memiliki kandungan zat besi, vitamin B, lemak.
    • Susu, minuman yang memiliki kandungan antioksidan, vitamin B2, vitamin B12, protein dan kalsium ini dapat Sahabat konsumsi dengan semangkuk sereal gandung dan susu rendah lemak sebelum memulai aktivitas.
    • Keju, biasa digunakan beberapa masakan eropa ini memiliki kandungan protein dan kalsium.
    • Jeruk, untuk menjaga stamina lebih lama bisa Sahabat dapatkan di buah jeruk. Dengan kandungan vitamin C, kandungan antioksidan yang dapat melawan radikal bebas yang menyebabkan stres, penuaan dini dan kanker.
    • Almond, kacang-kacangan ini memiliki kandungan vitamin B2, vitamin E, magnesium, zat besi, lemak tak jenuh. Untuk melepaskan rasa stres Sahabat dengan cara mengunyah.

    5. Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    Kanker serviks (leher rahim) menjadi hal yang menakutkan bagi para wanita. 95% kasus kanker serviks ini disebabkan dari infeksi virus Human Papilloma Virus (HPV) positif. Banyak Masyarakat yang belum mengetahui pentingnya vaksinasi HPV yang dapat menyelamatkan ribuan hingga jutaan wanita di dunia dari kanker serviks.
    Pemberian vaksin HPV berguna mencegah transmisi virus dan virus akan terhalang masuk ke dalam tubuh. Untuk melakukan vaksin HPV sangat dianjurkan dilakukan 6 bulan sebelum menikah. Agar fungsi vaksin HPV dapat bekerja dengan baik, vaksin ini bisa digunakan untuk wanita dan pria.

    Baca Juga: Jangan Lewatkan 10 Tes Kesehatan Pranikah

    Ingin mendapatkan layanan vaksin HPV yang bisa dilakukan dirumah dengan calon pasangan? Bisa kok… Di Prosehat saja. Kenapa harus prosehat?

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Keluarga sehat, keluarga bahagia..

     

    Read More
  • Siap mengikrarkan janji suci Sahabat pada saat pernikahan? Mental Sahabat sudah di persiapkan jauh-jauh hari, tapi sudah siapkan kesehatan jauh-jauh hari belum? Kesehatan juga penting loh sahabat, karena untuk membangun keluarga yang bahagia. Jadi apa saja sih persiapan kesehatan yang harus sahabat lakukan? Yuk cek 5 persiapan kesehatan sebelum menikah : 1. Persiapan Fisik Sahabat […]

    Siap Nikah? Lakukan 5 Persiapan Kesehatan Ini

    siap nikah

    Siap mengikrarkan janji suci Sahabat pada saat pernikahan? Mental Sahabat sudah di persiapkan jauh-jauh hari, tapi sudah siapkan kesehatan jauh-jauh hari belum? Kesehatan juga penting loh sahabat, karena untuk membangun keluarga yang bahagia. Jadi apa saja sih persiapan kesehatan yang harus sahabat lakukan?

    Yuk cek 5 persiapan kesehatan sebelum menikah :

    1. Persiapan Fisik

    Sahabat harus menyiapkan persiapan secara fisik mulai dari Pemeriksaan status kesehatan, pemeriksaan darah rutin dan pemeriksaan urin seperti :
    Pemeriksaan status kesehatan, tahap awal yang tidak memerlukan waktu yang lama seperti mengukur tanda-tanda vital seperti mengukur Suhu, Nadi, Frekuensi Nafas dan Tekanan Darah.
    Pemeriksaan Darah Rutin, Selanjutnya sahabat akan melakukan pemeriksaan darah rutin seperti HB, Trombosit dan juga Lekosit. Ada beberapa pemeriksaan darah yang dianjurkan seperti Golongan darah dan Rhesus, Gula Darah Sewaktu (GDS), Thalasemia, Hepatitis B dan C serta TORCH (Toksoplasmosis, Rubella, Citomegalovirus dan Herpes simpleks). Pemeriksaan Urin, ditahap ini sahabat dianjurkan melakukan pemeriksanaan urin rutin.

    Baca Juga : 5 Persiapan Sebelum Honeymoon

    2. Persiapan Gizi

    Peningkatan gizi sahabat dan calon perlu dipersiapkan dengan baik. Terlebih lagi untuk para perempuan perlu melakukan peningkatan status gizi melalui penanggulangan KEK (Kekurangan Energi Kronis) dan anemia gizi besi serta defiensi asam folat.

    Baca Juga: Periapan Gizi Ibu Hamil Trimester Pertama

    3. Melakukan Status Imunisasi TT

    Cegah dan lindungi diri Anda terhadap penyakit tetanus yang dilakukan dengan pemberian 5 dosis imunisasi TT untuk mencapai kekebalan penuh.

    4. Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi

    Hal ini salah satu indikasi calon pengantin yang sehat yang dapat menjaga kebersihan organ reproduksinya dengan baik. Perempuan biasanya lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti keputihan hingga kanker serviks. Beberapa hal yang perlu Sahabat perhatikan dalam menjaga kebersihan organ reproduksi seperti:
    – Gantilah pakaian dalam Sahabat diganti minimal 2 kali sehari
    – Tidak menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat serta menggunakan bahan non sintetik
    – Bersihkan organ reproduksi luar dari depan ke belakang dengan menggunakan air bersih dan dikeringkan menggunakan handuk atau tisu.
    – Rutin mengganti pembalut pada saat datang bulan, paling lama setiap 4 jam sekali atau setelah buang air.
    – Lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter bila sering terjadi keputihan, berbau serta berwana.

    Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Membutuhkan Ini

    5. Melakukan Vaksinasi HPV

    Kanker leher rahim (serviks) menjadi pembunuh perempuan nomor dua di dunia dan menempati peringkat pertama di Indonesia. Beberapa faktor yang menyebabkan kanker serviks antara lain Hubungan seks pada usia muda atau pernikahan di usia muda, berganti-ganti pasangan seksual, Merokok serta faktor lainnya.

    Proses Kanker serviks yang berkembang secara bertahap ini diperlukan waktu selama 1-20 tahun. Pada fase prakanker tidak akan menimbulkan gejala atau tanda-tanda yang khas, namun perlu waspadai beberapa gejala seperti keputihan atau keluar cairan encer dari vagina.

    Untuk menghindari hal tersebut, maka pasangan yang akan menikah memerlukan vaksinasi HPV. Hal ini merupakan salah satu cara pencegahan primer terhadap kanker yang disebabkan dari infeksi virus HPV. Wanita dan pria dapat melakukan vaksinasi yang dapat menstimulasi tubuh serta membentuk antibodi untuk melawan HPV.

    Baca Juga: Kanker dan Tumor Apakah Sama?

    Pastikan pada saat sahabat melakukan vaksin HPV dilakukan jauh-jauh hari sebelum hari pernikahan Sahabat kurang lebih 6 bulan sebelum menikah. Layanan Vaksinasi HPV bisa sahabat lakukan di Prosehat loh, pemesanan yang mudah dan cepat serta kenyamanan dalam melakukan vaksinasi. Di Prosehat, sahabat bisa lakukan vaksin di rumah atau rumah calon mertua. Yuk ajak Pasangan Sahabat untuk vaksinasi HPV demi masa depan Sahabat.

    Apabila Sobat berminat dan memerlukan informasi lebih lanjut silakan mengenai minuman sehat, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/BUKU%20SAKU%20KESPRO.pdf
      prosehat.com/artikel/wanitasehat/cegah-kanker-serviks-dengan-vaksin-hpv
    Read More
  • Punya rencana menikah dalam waktu dekat?Jika Iya, ada satu hal loh yang perlu di persiapkan. Undangan? Gedung? Atau catering? Bukan itu Sahabat, hal kita perlukan yaitu suntik vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV ini menjadi populer akhir-akhir ini, dan banyak yang mengira Vaksin HPV ini hanya untuk para wanita agar terhindar dari Kanker Serviks. Apa itu HPV, […]

    Sebelum Menikah, Pria Juga Butuh Ini!!

    848x337

    Punya rencana menikah dalam waktu dekat?Jika Iya, ada satu hal loh yang perlu di persiapkan. Undangan? Gedung? Atau catering? Bukan itu Sahabat, hal kita perlukan yaitu suntik vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV ini menjadi populer akhir-akhir ini, dan banyak yang mengira Vaksin HPV ini hanya untuk para wanita agar terhindar dari Kanker Serviks.

    Apa itu HPV, dan Mengapa Perlu Vaksinasi?

    Vaksinasi HPV ini juga dibutuhkan oleh para pria sebelum menikah. Tapi sebelumnya yuk kita cari tahu apa sih HPV itu? HPV (Human Papiloma Virus) yaitu salah satu virus yang paling banyak ditemui disekitar kita. Di Amerika Serikat sendiri virus ini hampir ditemukan pada setiap orang yang aktif secara seksual. Virus yang menyerang lapisan kulit manusia atau disebut dengan keratinosit dan membran mukosa.

    Baca Juga : 5 Persiapan Sebelum Honeymoon

    Hampir 40 jenis HPV yang dapat ditularkan melalui hubungan intim dan dapat menyebabkan penyakit disekitar kemaluan dan anus. Selain itu ditemukan juga daerah tenggorokan dan rongga mulut yang terinfeksi HPV. Infeksi HPV ini tidak menimbulkan gejala, namun sebagian terbentuknya kutil pada daerah kemaluan hingga terbentuknya kanker.

    Mengapa Pria Perlu?

    Lalu apakah pria dapat terinfeksi HPV? Infeksi HPV tidak hanya terjadi pada wanita saja pria juga beresiko terindeksi virus ini. Kebanyakan infeksi HPV pada pria tidak akan menimbulkan gejala ataubun berkembang menjadi masalah kesehatan. Namun tipe HPC ini dapat menimbulkan kutil pada alat kelamin, hingga menimbulkan penyakit yang lebih buruk yaitu terjadi kanker pada penis, anus tenggorokan hingga rongga mulut.

    Penularan HPV melalui hubungan intim ini melalui hubungan vaginal, melalui anus hingga secara oral. Dengan berganti-ganti pasangan dapat memicu terjadinya infeksi HPV, apabila timbul sebuah benjolah yang berjumlah satu di area penis dan diawali dengan perubahan warna dan penebalan kulit disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening dan terasa nyeri, maka hal ini beresiko mengarah kepada kanker penis.

    Baca Juga : 5 Persiapan Kesehatan Jika Siap Menikah

    Lalu bagaimana melakukan vaksinasi HPV pada pria?

    Vaksinasi HPV diberikan pada pria berusia kurang dari 26 tahun. Vaksin yang dapat melindungi dari beberapa tipe HPV dapat menyebabkan masalah kesehatan pada pria. Vaksin yang bekerja dengan cara memberi kekebalan terhadap 4 tipe HPV dengan 2 tipe yang menyebabkan kutil kelamin dan 2 tipe yang menyebabkan kanker, kanker anus.

    Hal ini sifatnya memberikan kekebalan, maka vaksin ini untuk mencegah infeksi HPV yang terjadi pada saat berhubungan intim dan tidak dapat menyembuhkan infeksi yang telah terjadi (terbentuknya kutil kelamin). Waktu pemberian yang efektif adalah saat sebelum seseorang berhubungan intim untuk pertama kalinya.

    Karena itu, yuk lakukan Vaksin HPV, bukan hanya untuk Sahabat namun juga untuk pasangan sahabat. Dipastikan untuk melakukan vaksin HPV jauh-jauh hari kurang lebih 6 bulan sebelum menikah. Melakukan Vaksinasi HPV bisa Sahabat dapatkan di Prosehat. Proses pemesanan yang mudah serta kenyamanan dalam melakukan vaksinasi,karena proses vaksinasi HPV di Prosehat bisa Sahabat lakukan dirumah loh. Yuk ajak Pasangan untuk vaksinasi HPV demi masa depan pernikahan Sahabat. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  • Hari persiapan pernikahan menjadi hari bahagia yang dinanti setiap pasangan. Bagaimana tidak, hari ketika Anda akan dipersatukan sebagai suami dan istri. Tak mengherankan jika segala macam persiapan pernikahan dirancang jauh-jauh hari, ada yang memakan waktu selama 6 bulan hingga setahun. Hmm.. padahal persiapan pernikahan tidak harus menghabiskan waktu Sahabat loh. Nah, berikut 7 tahap persiapan […]

    7 Tahap Persiapan Pernikahan Dalam Waktu Singkat

    Hari persiapan pernikahan menjadi hari bahagia yang dinanti setiap pasangan. Bagaimana tidak, hari ketika Anda akan dipersatukan sebagai suami dan istri. Tak mengherankan jika segala macam persiapan pernikahan dirancang jauh-jauh hari, ada yang memakan waktu selama 6 bulan hingga setahun.

    Hmm.. padahal persiapan pernikahan tidak harus menghabiskan waktu Sahabat loh.

    Nah, berikut 7 tahap persiapan pernikahan dalam waktu singkat:

    1. Tentukan Tanggal Pernikahan

    Di awal bulan minggu pertama persiapkan secara matang rencana serta tanggal pernikahan Sahabat dan tentukan konsep yang akan digunakan serta mencari beberapa vendor pernikahan Sahabat. Bila tanggal pernikahan Anda masih ragu maka tidak menutup kemungkinan akan memakan waktu lama. Terlebih lagi jangan panik dan terburu-buru dalam menentukan konsepnya.

    2. Mengurus Surat Proses Pernikahan

    Bila Anda sudah menentukan tanggal pernikahan maka segera mengurus segala surat proses pernikahan dan ikuti segala macam persyaratan dokumen seperti KTP, KK, Akte Kelahiran dan lain sebagainya.

    Apabila segala macam surat proses pernikahan telah selesai diproses maka Anda bisa langsung mencari-cari cincin pernikahan sebagai simbol pengikat cinta Sahabat. Bukannya bisa disiapkan dalam waktu dekat? Bagi yang ingin memiliki cincin pernikahan eksklusif pastinya membutuhkan waktu dalam membuatnya. Jadi lebih baik persiapkan jauh-jauh hari ya sahabat..

    Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Membutuhkan Ini

    3. Persiapkan Pakaian Pernikahan Dan Rias Pengantin

    Memilih pakaian pengantin harus dipersiapkan di awal bulan, mengukur ukuran tubuh Sahabat, memilih bahan yang tepat dan desain pakaian membutuhkan waktu yang panjang. Terlebih lagi sebelum hari H pernikahan Anda harus mengukur tubuh Sahabat.

    Jangan lupa memilih perias untuk mempercantik Sahabat dalam pesta pernikahan dan sesuaikan dengan konsep ya.. Karena tata rias tradisional dan juga modern terlihat berbeda.

    4. Mencari Lokasi dan Suvenir Pernikahan

    Segala macam sudah siap, maka Sahabat bisa mulai mencari lokasi yang sesuai dengan konsep yang telah dirancang. Pastikan untuk memilih lokasi yang mudah dijangkau oleh keluarga, teman dan rekan kerja sahabat. Karena nggak mau juga kan para tamu mengeluh karena akses ke tempat pernikahan Sahabat sulit dijangkau.

    Selanjutnya persiapkan souvenir pernikahan yang akan Sahabat berikan kepada tamu undangan. Souvenir pernikahan bisa Anda sesuaikan dengan budget yang Anda miliki dan souvenir menjadi hal yang paling mudah untuk Sahabat lakukan bersama pasangan.

    Produk Terkait: Vaksinasi Pranikah

    5. Jangan Lupakan Undangan dan Catering.

    Hal ini jangan sampai Sahabat lewatkan bila sudah menentukan tanggal dan lokasi pernikahan Anda yaitu persiapkan undangan dan juga catering yang akan Sahabat sajikan. Persiapkan budget catering yang akan sahabat keluarkan dengan tamu yang diundang. Jangan sampai pengeluaran sahabat menjadi membengkak ya..

    6. Persiapkan Seserahan

    Di Indonesia identik dengan prosesi lamaran yang mempertemukan antarkeluarga dan tidak lupa beberapa seserahan yang akan diberikan kepada mempelai.

    Baca Juga : 5 Persiapan Sebelum Honeymoon

    7. Jaga Kesehatan Sahabat dan Pasangan

    Kesehatan menjadi hal yang sangat penting untuk kalian berdua. Nggak mungkin kan pas pesta pernikahan Sahabat terserang flu ataupun sakit lainnya. Jadi pastikan sahabat mencegah penyakit dengan cara vaksinasi.

    Terlebih lagi untuk pasangan baru sangat diperlukan melakukan vaksinasi HPV. Memang kenapa? Karena dengan melakukan vaksinasi HPV merupakan salah satu cara pencegahan primer terhadap kanker disebabkan oleh infeksi virus HPV. Vaksinasi yang dapat diberikan pada wanita dan pria ini dapat menstimulasi tubuh dan membentuk antibodi untuk melawan HPV.

    Maka dari itu jangan tunda lagi vaksin HPV dan Vaksinasi HPV bisa Sahabat dapatkan di Prosehat. Proses pemesanan yang mudah serta kenyamanan dalam melakukan vaksinasi. Dengan Prosehat vaksinasi HPV bisa Sahabat lakukan dirumah. Yuk ajak Pasangan Sahabat untuk masa depan pernikahan Sahabat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

     

    Read More
  • Beberapa orang mengira penyakit kanker dan tumor itu sama. Namun ternyata penyakit kanker, penyakit yang timbul akibat dari pertumbuhan yang tidak normal pada sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Sedangkan tumor itu sendiri adalah kondisi dimana pertumbuhan sel tidak normal lalu membentuk suatu lesi atau pada beberapa kasus timbul benjolan di tubuh. Tumor […]

    Kanker dan Tumor Itu Sama?

    848x337

    Beberapa orang mengira penyakit kanker dan tumor itu sama. Namun ternyata penyakit kanker, penyakit yang timbul akibat dari pertumbuhan yang tidak normal pada sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Sedangkan tumor itu sendiri adalah kondisi dimana pertumbuhan sel tidak normal lalu membentuk suatu lesi atau pada beberapa kasus timbul benjolan di tubuh.

    Tumor sendiri terbagi menjadi dua yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak memiliki ciri-ciri tumbuh secara terbatas, memiliki selubung, tidak menyebar dan saat dioperasi dapat dikeluarkan secara utuh sehingga dapat sembuh secara sempurna. Lain hal dengan tumor ganas, yang memiliki ciri-ciri dapat menyusup ke jaringan sekitarnya dan sel kanker dapat ditemukan pada pertumbuhan tumor.

    Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Pada tahun 2012, sekitar 8,2 juta kematian disebabkan oleh kanker. Kanker paru, hati, perut, kolorektal, dan kanker payudara adalah penyebab terbesar kematian akibat kanker setiap tahunnya.

    Baca Juga : Apakah HPV dan Kanker Serviks Saling Berkaitan?

    Penyakit kanker menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia. Pada tahun 2012, sekitar 8,2 juta orang meninggal akibat kanker, seperti kanker hati, paru, perut, payudara hingga kanker serviks yang banyak dialami para wanita. Faktor berkembangnya kanker itu sendiri berasal dari beberapa faktor antara lain:
    1. Faktor Genetik
    2. Faktor karsinogen di antaranya yaitu zat kimia, radiasi, virus, hormon serta iritasi kronis.
    3. Faktor perilaku atau gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, pola makan yang tidak teratur dan tidak sehat, mengkonsumsi alkohol serta kurangnya aktivitas fisik.

    Kanker serviks menjadi hal yang ditakutkan oleh para wanita, kanker serviks adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim atau dikenal dengan nama serviks yang merupakan bagian terendah dari rahim yang menonjol ke puncak liang senggama (vagina) dan pada umumnya kanker serviks disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV) positif.

    Baca Juga : Lindungi Diri Anda Dari Kanker Serviks

    Kanker serviks dapat sahabat antisipasi dengan cara menjalani gaya hidup yang sehat, menghindari merokok dan minuman keras, rutin melakukan test pap smear (untuk yang sudah menikah) serta melakukan vaksin HPV sebanyak 3 kali. Guna vaksin HPV yaitu berpotensi mencegah transmisi virus dan virus tersebut akan terhalang masuk ke dalam tubuh.

    Untuk mendapatkan layanan vaksin HPV bisa Anda dapatkan di Prosehat. Di Prosehat Anda dapat melakukan tanya jawab dengan Maya, proses pemesanan layanan vaksin yang cepat dan kenyamanan melakukan layanan vaksin dirumah Sahabat. Untuk Sahabat yang ingin mengajak besties vaksinansi HPV juga bisa? Bisa banget loh, karena lebih murah serta bisa dapat sehatnya dan fun bareng besties.

    Kamu yang ingin vaksin hpv bisa kunjungi : https://www.prosehat.com/vaksinasihpv . Ingat Sehat Ingat Prosehat…

    Read More
  • Berita meninggalnya Julia Perez membuat masyarakat terkejut, Julia Perez meninggal setelah berjuang menghadapi kanker serviks stadium 4. Kanker serviks menjadi kanker yang menempati peringkat pertama di Indonesia. Pada tahun 2013, hampir 100.000 wanita di Indonesia terdiagnosis kanker serviks dan kasus kanker serviks berkembang setiap tahunnya. Banyak masyarakat yang belum begitu paham dengan pentingnya vaksinasi HPV, […]

    Yuk, Lindungi Diri Anda dari Kanker Serviks!

    848x337

    Berita meninggalnya Julia Perez membuat masyarakat terkejut, Julia Perez meninggal setelah berjuang menghadapi kanker serviks stadium 4. Kanker serviks menjadi kanker yang menempati peringkat pertama di Indonesia. Pada tahun 2013, hampir 100.000 wanita di Indonesia terdiagnosis kanker serviks dan kasus kanker serviks berkembang setiap tahunnya.

    Banyak masyarakat yang belum begitu paham dengan pentingnya vaksinasi HPV, pada kenyataannya vaksin dapat menyelamatkan ribuan bahkan jutaan wanita di dunia dari kanker serviks. Gaya hidup yang tidak sehat sepeti merokok, melakukan aktivitas seksual pada usia muda (dibawah 18 tahun) serta kehidupan seksual yang tidak sehat sehingga terpapar Human Papilloma Virus (HPV) tipe 16 dan 18 yang bersifat onkogenik (penyebab kanker).

    Baca JugaKanker dan Tumor Itu Sama?

    Pemberian vaksin HPV mencegah transmisi virus dan virus akan terhalang masuk ke dalam tubuh. Vaksin dibuat dengan teknologi rekombinan yang berpotensi mengurangi angka morbiditas dan mortalitas yang berhubungan dengna infeksi HPV genitalia. Vaksin sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu Vaksin Bivalen (tipe 16 dan 18) dan vaksin Quadrivalen (tipe 6, 11, 16 dan 18).

    Tapi apakah vaksin ini aman untuk saya? Sahabat tidak perlu takut, karena vaksin HPV telah disahkan oleh Food and Drug Administration (FDA) dan Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP) dan di Indonesia vaksin ini sudah diizinkan oleh badan POM RI.

    Vaksinasi HPV dapat diberikan sejak usia 9 tahun hingga 55 tahun diperbolehkan melakukan vaksinasi ini. Namun untuk anda yang sudah melakukan hubungan seksual diperlukan tes pap smear terlebih dahulu untuk mengetahui apakah terinfeksi kanker serviks. Salah satu bentuk pencegahan yang benar untuk terhindar dari kanker serviks yaitu:

    1. Menjalani gaya hidup yang baik dengan menghindari merokok dan minuman keras.
    2. Melakukan 3 kali vaksinasi HPV untuk mencegah transmisi HPV.
    3. Rutin melakukan tes Pap Smear untuk Sahabat yang sudah berkeluarga.

    Baca Juga : Apakah HPV dan Kanker Serviks Saling Berkaitan?

    Bingung mendapatkan layanan vaksin HPV? Di prosehat saja yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  • Untuk Sahabat yang telah menikah atau aktif secara seksual. Sebaiknya mulailah agendakan kegiatan pap smear secara rutin untuk menghindari kanker serviks. Memang wajib melakukan Pap Smear? Pap Smear berguna untuk mendeteksi kanker serviks secara dini yang terjadi pada leher rahim yang merupakan bagian terendah dari rahim yang menonjol ke puncak liang senggama (vagina). Baca Juga: […]

    Wanita Menikah Wajib Lakukan Tes Pap Smear?

    848x337

    Untuk Sahabat yang telah menikah atau aktif secara seksual. Sebaiknya mulailah agendakan kegiatan pap smear secara rutin untuk menghindari kanker serviks. Memang wajib melakukan Pap Smear? Pap Smear berguna untuk mendeteksi kanker serviks secara dini yang terjadi pada leher rahim yang merupakan bagian terendah dari rahim yang menonjol ke puncak liang senggama (vagina).

    Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturan Pemberiannya?

    Kanker serviks menjadi kanker yang menempati peringkat pertama di Indonesia. Sebagian besar 95% kasus kanker serviks disebabkan infeksi virus Human Papilloma Virus (HPV) positif. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui adanya gambaran gejala HPV ataupun sel karsinoma penyebab kanker leher rahim pada serviks. Pap Smear sendiri merupakan suatu pemeriksaan pada leher rahim (serviks) dengan menggunakan alat yang dinamakan spekulum dan dapat dilakukan oleh bidan ataupun ahli kandungan.

    Baca Juga : Kanker dan Tumor Itu Sama?

    Untuk mengetahui keganasan kanker serviks atau prakanker maka diperlukan tes pap smear pemeriksaan sitologi dari serviks dan porsio untuk melihat adanya perubahan atau keganasan pada epitel serviks atau porsio (displasia), sel-sel yang diambil dari leher rahim kemudian diperiksa di bawah mikroskop. . Pap smear pertama kali diperkenalkan tahun 1928 oleh Dr. George Papanicolou dan Dr. Aurel Babel, namun mulai populer sejak tahun 1943.

    Tes Pap Smear terbilang aman dan murah, telah dilakukan bertahun-tahun untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang terjadi pada sel-sel leher rahim Pemeriksaan ini mudah dikerjakan, cepat, dan tidak sakit, serta bisa dilakukan setiap saat, kecuali pada saat haid. Jadi manfaat Pap Smear apa saja sih? Berikut beberapa manfaat dari Pap Smear dari Manuaba (2005):

    1. Diagnosis Dini Keganasan

    Pap Smear berguna untuk mendeteksi dini kanker serviks, kanker korpus endometrium, keganasan tuba fallopi, dan juga keganasan ovarium.

    2. Perawatan Lanjutan Dari Keganasan

    Pap smear berguna sebagai perawatan lanjutan pasca operasi ataupun setelah mendapat kemoterapi dan radiasi.

    3. Interpretasi Hormonal Pada Wanita

    Tes Pap smear bertujuan untuk mengikuti siklus menstruasi dengan ovulasi atau tanpa ovulasi, menentukan maturitas kehamilan, dan juga menentukan kemungkunan keguguran pada hamil muda.

    4. Menentukan Proses Peradangan

    Tes Pap smear berguna untuk menentukan proses peradangan pada berbagai infeksi bakteri dan jamur pada leher rahim.

    Lalu siapa saja yang diharuskan melakukan pemeriksaan pap smear ini? The American Cancer Society merekomendasikan untuk semua wanita untuk sebaiknya melakukan skrining 3 tahun setelah pertama kali aktif secara seksual dan pap smear dilakukan setiap tahunnya. Untuk wanita berusia 30 tahun atau lebih atau lebih dengan hasil tes Pap smear yang normal sebanyak tiga kali, maka dapat melakukan tes kembali setiap 2-3 tahun, terkecuali untuk wanita dengan risiko tinggi harus melakukan tes setiap tahunnya.

    Namun lain hal untuk wanita yang mendapat tindakan operasi pengangkatan rahim, maka tidak dianjurkan untuk melakukan tes Pap Smear lagi. Sedangkan untuk wanita yang menjalani histerektomi tanpa pengangkatan serviks tetap memperlukan tes Pap smear atau skrining lainnya sesuai rekomendasi di atas.

    Juga beberapa pendapat dari The American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan The U.S. Preventive Services Task Force (USPSTF) Pap Smear direkomendasikan kepada wanita pada usia 21 tahun.

    Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Membutuhkan Ini

    Selain melakukan Tes Pap Smear, Sahabat perlu mengantisipasi kanker serviks dengan melakukan vaksinasi HPV yang merupakan cara pencegahan primer terhadap kanker yang disebabkan oleh infeksi virus HPV dengan menstimulasi tubuh untuk membentuk antibodi untuk melawan HPV. Vaksinasi ini dapat diberikan pada wanita maupun pria.

    Untuk melakukan vaksinasi HPV bisa Sahabat dapatkan di Prosehat dengan proses pemesanan yang mudah dan di tangani oleh dokter yang berpengalaman. Selain itu vaksinasi HPV bisa Sahabat lakukan di rumah, jadi nggak perlu keluar rumah untuk vaksin. Wanita Aktif pilih yang terbaik untuk kesehatan jadi jangan ditunda lagi. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  • Halo Sobat Sehat! Bagaimana kabar Anda? Pada tanggal 13 Februari yang lalu, Ngobrol Sehat part 5 telah berhasil menyita banyak perhatian Rekan Sehat di Twitter. Mungkin karena tema ngobrol sehat saat itu adalah tentang penyakit ganas yang menjadi momok wanita di dunia selain kanker payudara. Yup, tema ngobrol sehat kemarin adalah kanker serviks yang ditemani […]

    Ngobrol Sehat Part 5 Kanker Serviks Bersama dr. Bram Pradipta, SpOG

    Halo Sobat Sehat! Bagaimana kabar Anda?

    Pada tanggal 13 Februari yang lalu, Ngobrol Sehat part 5 telah berhasil menyita banyak perhatian Rekan Sehat di Twitter. Mungkin karena tema ngobrol sehat saat itu adalah tentang penyakit ganas yang menjadi momok wanita di dunia selain kanker payudara. Yup, tema ngobrol sehat kemarin adalah kanker serviks yang ditemani oleh dokter ahli Onkologi, yaitu dr. Bram Pradipta, SpOG. Dokter tamu kali ini aktif menulis karya ilmiah selama beliau menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Indonesia. Bahkan beberapa jurnal ilmiah tentang Obsgyn (Obstetri dan Ginekologi) beliau telah diterbitkan dalam jurnal kedokteran Indonesia. Dokter berprestasi ini patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, beliau juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Kluster Reproduksi Yasmin Kencana International Wing di RSCM dan pernah bekerja dalam HPEQ (Health Professional Education Quality) FKUI yang diselenggarakan oleh Dekanat FKUI. Sudah terbukti ya kejeniusan beliau dalam bidangnya, sehingga dengan bangga beliau kami undang untuk menjawab setiap pertanyaan Rekan Sehat pada Ngobrol Sehat part 5 Sabtu kemarin. Kesibukan dr. Bram saat ini adalah bertugas sebagai Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di RS Gading Pluit, RS Mediros dan RSUD Koja. Selain itu beliau juga sibuk mengajar mahasiswa Fakultas Kedokteran yang kebetulan bertugas di Rumah Sakit Koja dan masih aktif menulis jurnal ilmiah.

    Tidak sempat mengikuti keseruannya? Jangan takut, kami akan rangkum untuk Anda dalam artikel ini.

    vaksinasi hpv kanker serviks

    Pertanyaan 1

    Sebenarnya apa itu kanker serviks ya dok?

    Jawaban

    Sebelumnya harus tahu dulu apa itu serviks. Serviks atau leher rahim adalah bagian kecil berbentuk silindris yang menghubungkan rahim dan vagina. Bagian ini menonjol ke vagina dan dapat dilihat saat pemeriksaan medis. Fungsi serviks ini adalah sebagai jalur aliran darah haid dari rahim keluar serta mengarahkan sperma pria menuju ke rahim dan saat persalinan akan terbuka hingga 10 cm. Jadi kanker serviks adalah kanker atau tumor ganas yang menyerang organ tersebut. 

    Baca Juga: Infeksi HPV, Penyebab Utama Kutil hingga Kanker

    Pertanyaan 2

    Apa penyebab dari kanker serviks?

    Jawaban

    Beberapa faktor risiko kanker serviks adalah hubungan seksual pada usia muda, hubungan seksual dengan banyak pasangan, laki-laki yang berisiko tinggi, tembakau, supresi sistem imun, nutrisi, serta penyakit hubungan seksual. Sekarang juga sudah diketahui selain faktor-faktor risiko tersebut, infeksi menetap virus Human Papilloma juga menjadi penyebab dari kanker serviks.

    Pertanyaan 3

    Berarti penyebab kanker serviks non-genetik ya dok? Kemudian apakah dokter bisa jelaskan sedikit tentang HPV?

    Jawaban

    Ya, kanker serviks tidak diturunkan (non-genetik). Sementara HPV adalah sekumpulan grup virus yang  menginfeksi manusia pada sel epitel di kulit dan membran mukosa. Tipe HPV saat ini mencapai lebih dari 100 tipe. Dari 100 tipe, hanya kurang dari setengahnya yang dapat menginfeksi saluran kelamin. Masing-masing tipe mempunyai sifat tertentu pada kerusakan epitel dan perubahan morfologi lesi yang ditimbulkan. Tipe yang dapat menyebabkan keganasan HPV adalah tipe 16, 18, 26, 27, 30, 31, 33-35, 39, 40, 42-45, 51-59, 61, 62, 64, 66-69 dan 71-74. Tipe HPV 16 dan 18 diketahui sebagai penyebab 70% dari kasus keganasan di serviks atau leher rahim wanita. Tipe HPV 6 dan 11 diketahui sebagai penyebab dari 90% kasus kutil kelamin (Condyloma accuminatum). Cara penularannya terutama adalah melalui kontak atau hubungan seksual sehingga vaksin yang ada saat ini juga berfokus kepada keempat serotipe tersebut.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV ke Rumah

    Pertanyaan 4

    Boleh dijelasakan tentang vaksin HPV itu sendiri dok?

    Jawaban

    Berawal dari keadaan bahwa pada lebih dari 90% kanker serviks didapatkan Infeksi HPV dan 70%nya merupakan HPV tipe 16 dan 18. Maka dipikirkan cara untuk mencegah infeksi menetap HPV dengan vaksin. Saat ini ada 2 produk vaksin kanker serviks, yaitu yang melindungi terhadap infeksi HPV tipe 16 dan 18 serta yang melindungi terhadap infeksi HPV 6,11,16 dan 18. Penelitian menyatakan bahwa vaksin tersebut dapat memberikan perlindungan terhadap HPV tipe lain atau proteksi silang, meskipun tidak setinggi proteksi terhadap HPV tipe 16 dan 18. Efektivitas proteksi vaksin terhadap HPV tipe 16 dan 18 sendiri mencapai hampir 100%. Vaksin sebaiknya diberikan sebelum pertama kali hubungan seksual.

    Pertanyaan 5

    Apakah ada aturan spesifik terkait usia, jenis kelamin atau kondisi kesehatan sebelum melakukan vaksinasi HPV?

    Jawaban

    Di beberapa negara, vaksin kanker serviks direkomendasikan untuk diberikan mulai usia 11 sampai 12 tahun, meskipun mungkin diberikan lebih awal lagi yaitu pada usia 9 tahun (karena tingginya angka hubungan seksual dini). Di Indonesia sendiri, vaksinasi ini direkomendasikan oleh Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia bersama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia dengan batas usia minimal 10 tahun dan akan lebih baik bila belum aktif secara seksual. Kebijakan IDAI sampai saat ini hanya untuk anak perempuan saja. Tapi di USA, CDC juga menyarankan untuk pemberian pada anak laki-laki, karena juga dapat mencegah kanker penis, anus dan tenggorokan akibat HPV pada mereka. Vaksin HPV tidak boleh diberikan pada pasien yang alergi terhadap komponen vaksin HPV dan ibu hamil serta menyusui.

    Pertanyaan 6

    Lalu bagaimana dengan ibu-ibu yang sudah berumah tangga dan aktif secara seksual? Bentuk pencegahannya seperti apa?

    Jawaban

    Pertanyaan bagus. Sebetulnya dapat dilakukan pemeriksaan DNA HPV pada ibu tersebut. Apakah terdapat infeksi HPV baik tipe 16, 18 maupun serotipe penyebab kanker lainnya. Namun hal tersebut tidak cost effective karena bahkan bisa lebih mahal dari harga vaksin HPV. Kepada mereka masih dapat diberikan vaksin HPV dengan jadwal penyuntikan yang sama. Selain itu juga perlu tindakan pencegahan lain seperti membatasi jumlah pasangan seksual, berhenti merokok, melakukan pemeriksaan pap smear secara rutin, menjalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang cukup nutrisi dan bergizi, serta bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun harus menghindari hubungan intim sebelum waktunya.

    Pertanyaan 7

    Bagaimana cara terbaik untuk mencegah kanker serviks sedini mungkin?

    Jawaban

    Untuk mencegah kanker serviks adalah dengan membatasi pasangan seksual, jangan berhubungan seks sebelum waktunya, menggunakan kondom, berhenti merokok, hidup dengan nutrisi yang baik, olahraga teratur, melakukan vaksinasi HPV sejak dini, dan test pap smear rutin bagi yang sudah pernah berhubungan seksual.

    Pertanyaan 8

    Saya belum menikah tapi sudah pernah divaksin HPV, apakah vaksinnya bisa efektif? Perlukah diulang, dan tiap berapa tahun pengulangannya?

    Jawaban

    Vaksin HPV yang diberikan sebanyak 3 kali (yaitu 0-1-6 bulan untuk 2 serotipe dan 0-2-6 bulan untuk 4 serotipe) akan efektif dan memang lebih baik diberikan sebelum menikah atau berhubungan seksual. Sampai saat ini booster untuk vaksin HPV tidak disarankan.

    Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturannya?

    Pertanyaan 9

    Seberapa rentan wanita terkena kanker serviks, dok?

    Jawaban

    Berganti-ganti pasangan seksual meningkatkan risiko terkena kanker serviks. Apabila seseorang berganti pasangan seksual lebih dari 5 orang dalam 2 tahun terakhir, kemungkinan meningkat sampai 12 kali lipat. Faktor risiko lain yang penting adalah hubungan seksual suami dengan pekerja seks komersial dan dari sumber itu membawa HPV kepada istrinya. Tembakau juga menjadi faktor risiko kanker ini karena bahan pembuat rokok merupakan substansi karsinogenik. Asap rokoknya sendiri juga menjadi polycyclic aromatic hydrocarbon heterocyclic nitrosamines. Seorang perempuan perokok memiliki konsentrasi nikotin pada getah serviks 56 kali lebih tinggi dibandingkan di dalam serum. Terdapat hubungan antara defisiensi asam folat, vitamin C, vitamin E, beta karoten/retinol dengan peningkatan risiko kanker. Berdasarkan data statistik di dunia, setiap 1 menit timbul 1 kasus baru dan setiap 2 menit terjadi 1 kematian akibat kanker serviks. Di Indonesia sendiri, setiap hari timbul 40-45 kasus baru dan 20 kematian akibat kanker serviks.

    Pertanyaan 10

    Gejala klinis seperti apa yang paling mudah diketahui sebelum dokter memvonis kanker serviks?

    Jawaban

    Kanker serviks memiliki beberapa gejala seperti perdarahan vagina yang tidak normal, vaginal discharge (keputihan sprt nanah, berbau), dan gejala lain seperti nyeri pinggul dan nyeri saat senggama. Perdarahan pasca berhubungan juga dapat terjadi. Pada tahap lanjut dari karsinoma serviks adalah gejala mudah lelah (akibat anemia), penurunan nafsu makan (yang menyebabkan penurunan berat badan) terdapatnya urin feses melalui vagina (karena adanya  fistel). Diagnosis pasti kanker serviks adalah melalui biopsy yang merupakan  pemeriksaan massa/tumor yang terdapat pada serviks. Dari pemeriksaan tersebut dapat diketahui tipe dari kanker serviks yang diderita oleh seseorang.

    Pertanyaan 11

    Mungkinkah wanita yang masih perawan bisa terjangkit kanker serviks?

    Jawaban

    Highly unlikely. Namun harus tetap diwaspadai bila pasien pernah melakukan hubungan secara oral seks, berganti seks toys atau biseksual.

    Pertanyaan 12

    Setelah melakukan vaksinasi HPV dan melakukan semua tindakan preventif, apakah kanker serviks masih bisa muncul karena faktor radikal bebas dan lain-lain?

    Jawaban

    Vaksin kanker serviks yang ada saat ini adalah untuk HPV tipe 16 dan 18. HPV tipe 16 dan 18 ini merupakan 70% dari penyebab kanker serviks yang terjadi. Jadi vaksin ini tidak memproteksi kurang lebih 30% kanker serviks yaitu yang tidak disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18. Bersamaan dengan faktor risiko lain yang tidak dihindari masih dapat membuat seseorang terkena kanker serviks. Karena itu deteksi dini seperti IVA dan atau Pap Smear wajib dilakukan meskipun sudah pernah melakukan vaksin HPV.

    Baca Juga: Takut Sama Kanker Serviks? Vaksinasi HPV Saja

    Nah itu tadi beberapa pertanyaan dari Rekan Sehat pada Ngobrol Sehat part 5 Sabtu kemarin. Selesai sesi Ngobrol Sehat ini, dr. Bram Pradipta, SpOG juga berpesan terkait kanker serviks. Menurut beliau, kanker serviks adalah kanker yang mematikan. Angka kematian akibat kanker serviks masih sangat besar baik di dunia dan di Indonesia. Dan karena menyerang wanita mulai dari usia reproduktif tentu akan lebih menyedihkan, sebab kematian akibat hal tersebut dapat meninggalkan suami dan anak di usia relatif muda. Oleh karena itu penting untuk dilakukan tindakan pencegahan kanker serviks baik dari pola hidup dan vaksinasi HPV, serta pengetahuan dan kewaspadaan dari semua orang terhadap faktor risiko dan gejala dini kanker serviks untuk melawannya.

    “With awareness, there is hope. Together we can beat cancer!” tutup dr. Bram sore itu.

    Sobat juga bisa melakukan vaksinasi HPV di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Read More

Showing 21–28 of 28 results

Chat Asisten ProSehat aja