Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Posts tagged “ vaksinasi hpv”

Showing 1–10 of 14 results

  • Mengapa Vaksinasi HPV Juga Diperlukan – Kanker serviks menjadi penyebab kanker tertinggi pada wanita dan menjadi hal yang menakutkan. Terlebih lagi jika kanker serviks merenggut masa depan Bunda atau Si Gadis. Penyebab terbesar kanker serviks yaitu dari infeksi Human Papilloma Virus (HPV), infeksi yang mudah menular melalui hubungan seksual namun hal ini dapat dicegah dengan […]

    Mengapa Vaksinasi HPV Juga Diperlukan Untuk Si Gadis?

    Mengapa Vaksinasi HPV Juga Diperlukan – Kanker serviks menjadi penyebab kanker tertinggi pada wanita dan menjadi hal yang menakutkan. Terlebih lagi jika kanker serviks merenggut masa depan Bunda atau Si Gadis. Penyebab terbesar kanker serviks yaitu dari infeksi Human Papilloma Virus (HPV), infeksi yang mudah menular melalui hubungan seksual namun hal ini dapat dicegah dengan pemberian vaksinasi.

    HPV sendiri memiliki berbagai tipe yang diindentifikasi yang hampir mencapai 40 jenis mulai dari risiko rendah hingga risiko tinggi, namun HPV tipe 16 dan 18 lah memiliki sifat onkogenik (penyebab kanker).  Vaksin HPV sendiri dibagi menjadi tua jenis yaitu Vaksin Bivalen (untuk tipe 16 dan 18) dan juga Vaksin Quadrivalen (Tipe 6, 11, 16 dan juga 18).

    Baca Juga: 7 Hal Yang Harus Bunda Ketahui Tentang Vaksinasi HPV Anak

    Infeksi HPV ini pada awalnya tidak akan menimbulkan gejala apapun atau keluhan loh Bunda. Apabila tubuh kita tidak dapat melawannya maka hal inilah yang memicu terjadinya kanker serviks. Pada penelitian di Amerika Serikat, rata-rata usia pertama hubungan seksual di usia 16 tahun dan pencegahan terbaik dilakukan sebelum aktif melakukan hubungan seksual.

    Lalu mengapa vaksinasi HPV ini perlu untuk Putri saya? WHO merekomendasikan bahwa vaksinasi HPV menjadi program untuk mencegah terjadinya kanker serviks. FDA juga menyetujui pemberian vaksin hpv dapat dimulai pada usia 9 tahun. Sedangkan The Advisory Committee on Immunzation Practice (ACIP) dan Centre for diagnosis Control Prevention rekomendasikan pemberian vaksin HPV mulai usia 11-12 tahun.

    Sedangkan HOGI-IDAI menetapkan bahwa vaksinasi ini dapat diperikan pada perempuan pada usia 10-55 tahun lalu dikelompokkan menjadi 4 bagian, yaitu:

    1)      Usia 10-12 tahun (Usia Sekolah Dasar)

    2)      Usia 13-15 tahun (Usia Sekolah Menengah Pertama)

    3)      Usia 16-25 tahun (Usia Sekolah Menengah Atas Hingga Perguruan Tinggi)

    4)      Usia 26-55 tahun (Vaksinasi yang dilakukan setelah mendapatkan hasil Pap Smear negatif)

    Antibodi HPV 16 dan 18 pada Putri Bunda di usia remajanya lebih tinggi 2-3 kali dibandingkan kelompok usia 26-55 tahun. Jadi demi masa depannya lakukan yang terbaik dengan melindungi kesehatannya dari kanker serviks. Vaksinasi HPV bisa Bunda dapatkan di ProSehat (Aplikasi Kesehatan). Kenapa harus di ProSehat? Bunda dapat berkonsultasi seputar vaksinasi dengan Maya Asisten Kesehatan ProSehat dan layanan vaksinasi ke rumah dan bebas memilih lokasi agar Putri Bunda lebih tenang.

    Baca Juga: Ayo Imunisasi Demi Kesehatan Si Kecil

    Informasi seputar vaksinasi hubungi segera Maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau klik website ProSehat di www.prosehat.com.

    Sumber :

    Winardo, Donny Sutrisno. ”Kanker Serviks dan Imunisasi HPV”. Diakses pada 30 Januari 2018
    Effendi, Bonita. “Pencegahan Infeksi HPV untuk Kaum Muda”. Diakses pada 30 Januari 2018

    Read More
  • Harus Bunda Ketahui Tentang Vaksinasi – Hai Bunda, akhir-akhir ini semakin banyak wanita mengidap kanker serviks seperti Julia Perez artis Indonesia yang meninggal dunia karena kanker satu itu. Banyak yang kehilangan sosoknya tak terkecuali keluarganya yang harus merelakan tulang punggung keluarga menghadap Tuhan. Hal ini tentu tidak diingikan siapapun, terlebih lagi jika putri Bunda yang […]

    7 Hal Yang Harus Bunda Ketahui Tentang Vaksinasi HPV Anak

    Harus Bunda Ketahui Tentang Vaksinasi – Hai Bunda, akhir-akhir ini semakin banyak wanita mengidap kanker serviks seperti Julia Perez artis Indonesia yang meninggal dunia karena kanker satu itu. Banyak yang kehilangan sosoknya tak terkecuali keluarganya yang harus merelakan tulang punggung keluarga menghadap Tuhan. Hal ini tentu tidak diingikan siapapun, terlebih lagi jika putri Bunda yang mengalami hal ini.

    Namun beberapa orang belum mengetahui secara pasti bagaimana kanker serviks tersebut dapat terjadi. Hal inilah yang mendorong kementerian Kesehatan melakukan penyuluhan serta program pemberian imunisasi HPV pada anak-anak SD mulai Oktober 2016. Dengan memperimbangkan tingginya angka kejadian dari kanker serviks.

    Kanker serviks dapat dicegah dengan papsmear ataupun Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) sebagai bentuk deteksi dini. Namun hal tersebut akan lebih efektif dengan melakukan vaksinasi HPV. Bunda harus lebih tahu nih tentang vaksinasi HPV bukan hanya untuk Bunda namun juga untuk buah hati. Berikut 7 Hal yang harus Bunda ketahui tentang vaksinasi HPV anak:

    1.       Apa Itu HPV?

    Hal ini tentu pertanyaan dasar yang menjadi pertanyaan banyak orang. Human Papilloma Virus (HPV) ini merupakan virus yang menyerang area reproduksi. Penularan ini terbanyak melalui hubungan seksual dan virus HPV menjadi penyebab utama seseorang menderita Kanker Serviks (leher rahim).

    HPV sendiri memiliki banyak tipe, namun terdapat 4 tipe yang umumnya terjadi. Tipe 6 dan 11 menyebabkan kasus kutil kelamin sedangkan tipe 16 dan 18 lah penyebab terjadinya kanker serviks.

    Baca Juga: Mengapa Vaksinasi HPV Juga Diperlukan Untuk Si Gadis?

    1.       Risiko Kanker Serviks

    Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada 2013 kanker serviks di Indonesia mencapai hingga 330 ribu orang. Sedangkan WHO menyatakan 2 dari 10.000 wanita menderita kanker serviks dan diperkirakan 26 orang wanita meninggal setiap harinya karena kanker serviks yang menyerangnya.

    1.       Kenapa Vaksinasi Ini Harus Diberikan Pada Anak-anak?

    Pertanyaan inilah yang selalu terniang dipikiran Bunda. Kenapa vaksinasi HPV ini diberikan untuk anak saya? World Health Organization (WHO) rekomendasikan vaksin HPV ini diberikan pada anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan yang belum aktif secara seksual. Agar perlindungan ini maksimal maka disarankan pada usia 9 – 12 tahun.

    Usia ini lah merupakan masa pra-remaja dengan munculnya beberapa perubahan pada organ seksual. Untuk anak perempuan terjadinya perubahan mukosa atau selaput lendir di area mulut rahim sehingga terjadi kerentanan terhadap infeksi virus.

    1.       Jenis vaksin yang digunakan?

    Terdapat dua jenis vaksin HPV yaitu Bivalent dan Quadrivalent. Untuk bivalent terdapat dua jenis tipe yaitu HPV 16 dan 18 yang membantu mencegah kanker serviks. Sedangkan Quadrivalent memiliki empat jenis tipe HPV 6, 11, 16 dan 18, bukan hanya mencegah kanker serviks namun juga kutil kelamin.

    1.       Berapa Dosis vaksin yang diberikan?

    Untuk dosis vaksin hpv yang diberikan menurut Departemen Kesehatan diberikan sebanyak 2 kali pada usia 9 – 12 tahun yang dilakukan dengan jangka waktu 0, 1 atau 2 bulan dan 6 bulan. Namun bila dirasa anak Bunda telah melewati usia anjuran tersebut, maka dosis tersebut akan ditambahkan menjadi tiga kali. Hal ini berlaku juga untuk wanita dewasa yang ingin melakukan vaksinasi HPV.

    1.       Apa Efek Samping Yang ditimbulkan?

    Tidak ditemukan efek samping yang bersifat serius. Namun beberapa orang akan merasa nyeri, mual atau demam ringan. Timbul warna kemerahan di area suntikan yang merupakan reaksi normal dari vaknisasi apapun.

    Baca Juga: Lindungi Si Gadis Dari Kanker Serviks

    1.       Jika Saya Punya Anak Laki-laki, apakah perlu mendapat vaksin HPV?

    Infeksi HPV bukan hanya menyerang perempuan saja namun juga laki-laki. Walaupun bukan kanker serviks namun kutil kelamin, kanker penis, kanker vulva ataupun kanker anal yang dapat menyerang mereka. Direkomendasikan anak laki-laki usia 9 – 12 tahun mendapatkan vaksinasi HPV.

    Jadi apakah Bunda sudah mengetahui sebagian besar tentang HPV? Kalau Bunda masih bingung yuk tanyakan langsung ke Maya Asisten Kesehatan dari ProSehat melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau klik di www.prosehat.com. Dapatkan kenyamanan dengan vaksinasi HPV ke rumah di ProSehat untuk Bunda dan putri kesayangan.

    Sumber:

    Winardo, Donny Sutrisno. “Kanker Serviks dan Imunisasi HPV”. Diakses pada 29 Januari 2018
    Suwito, Anton. “Ayo! Cegah Kanker Leher Rahim dengan Vaksinasi!”. Diakses pada 29 Januari 2018
    Depkes. “Cegah Kanker Serviks, Siswi Kelas Lima Di DKI Jakarta Diimunisasi HPV”. Diakses pada 29 Januari 2018

    Read More
  • Lebih Mengenal HPV Demi Masa Depan Si Gadis – Mungkin Bunda dan Ayah pernah mendengar mengenai Human Papilloma virus atau disingkat dengan HPV? HPV sendiri merupakan salah satu faktor terjadinya kanker serviks yang umumnya penyakit yang berasal dari hubungan seksual. Virus tersebut dapat menginfeksisel epitel kulit dan membrane mukosa (area kelamin) sehingga menyebabkan keganasan atau […]

    Lebih Mengenal HPV Demi Masa Depan Si Gadis

    Lebih Mengenal HPV Demi Masa Depan Si Gadis – Mungkin Bunda dan Ayah pernah mendengar mengenai Human Papilloma virus atau disingkat dengan HPV? HPV sendiri merupakan salah satu faktor terjadinya kanker serviks yang umumnya penyakit yang berasal dari hubungan seksual. Virus tersebut dapat menginfeksisel epitel kulit dan membrane mukosa (area kelamin) sehingga menyebabkan keganasan atau kanker.

    Virus yang memiliki banyak tipe, namun tipe HPV 6, 11, 16 dan 18 lah yang paling banyak ditemukan. Untuk HPV 6 dan 11 adalah penyebab terjadinya kasus kutil kelamin. Sedangkan HPV 16 sebagai penyebab keganasan pada serviks atau leher rahim wanita. Virus HPV ini tidak hanya menyerang perempuan, namun laki-laki juga rentan terserang penyakit ini.

    Virus ini umumnya berada pada area kelamin seperti leher Rahim, bibir vagina, vagina dan penis. Namun untuk area non-kelamin, kanker dapat terjadi pada bagian mulut ataupun saluran napas atas. Untuk mengatasi kekhawatiran Ayah dan Bunda terhadap virus HPV ini yaitu dengan melakukan vaksinasi HPV. Terdapat 2 jenis vaksin HPV di Indonesia yaitu bivalent (HPV 16 dan 18) dan Quadrivalent (HPV 6, 11, 16 dan 18).

    Untuk bivalent dengan dua tipe virus HPV berfungsi mencegah kanker leher rahim dan Quadrivalent yang memiliki empat tipe virus HPV ini mencegah kanker leher rahim dan kutil kelamin. Menurut IDAI, pemberian vaksinasi HPV disarankan untuk remaja perempuan mulai dari usia 10 tahun ke atas. Namun di negara luar seperti Amerika merekomendasikan vaksinasi HPV untuk anak laki-laki.

    Hal ini dilihat dari manfaat vaksin HPV yang dapat mencegah penyakit kutil kelamin dan melindungi anak laki-laki. Akademi Pediatri Amerika (AAP) merekomendasikan baik anak laki-laki maupun perempuan berusia 11-12 tahun untuk melakukan vaksinasi. Karena pada usia tersebut respon antibodinya lebih baik dan akan efektif jika diberikan sebelum melakukan hubungan seksual.  

    Akademi Pediatri Amerika (AAP) menyarankan untuk beberapa golongan saat melakukan vaksinasi HPV, seperti berikut ini:

    1. Anak Perempuan berusia 11-12 tahun
      Dianjurkan untuk mendapatkan 3 kali imunisasi HPV 2 atau 4 tipe dengan jarak waktu penyuntikan 0, 1 atau 2 dan 6 bulan.
    2. Perempuan berusia 13-26 tahun
      Apabila belum divaksinasi sebelumnya maka harus mendapatkan vaksin secara penuh untuk melindungin
    3. Anak Laki-laki berusia 11-12 tahun
      Sama seperti golongan anak perempuan (11-12 tahun), golongan ini dianjurkan untuk mendapatkan 3 kali suntik dengan vaksin HPV 4 dengan jarak waktu penyuntikan 0, 1 atau 2 dan 6 bulan.
    4. Laki-laki berusia 13-21 tahun
      Golongan ini yang belum melakukan vaksinasi maka harus mendapatkan vaksin secara penuh. Sedangkan untuk penderita HIV harus mendapatkan vaksinasi HPV secara lengkap.

    Beberapa beranggapan, vaksinasi HPV pada anak-anak tidak diperlukan karena pada usia tersebut hubungan seksual belum dilakukan oleh mereka. Namun, vaksin HPV ini harus diberikan sebelum berhubungan seksual secara aktif. Lebih baik mencegah sebelum terlambat kan Bunda dan Ayah.

    Untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi yang nyaman dan aman, di ProSehat saja. Karena di ProSehat Bunda dan Ayah bisa tanya seputar vaksinasi yang akan digunakan dan bebas memilih tempat yang nyaman. Jadi nggak perlu antri dan lebih nyaman. Bunda dan Ayah akan dibantu Maya Asisten kesehatan dari ProSehat melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau klik di www.prosehat.com.

    Sumber :

    IDAI.”Sekilas Tentang Vaksin HPV”. Diakses pada 29 Januari 2018
    Sudiyono, Nelson. “Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki”. Diakses pada 29 Januari 2018

    Read More
  • Bagi setiap orangtua ingin mempunyai anak yang dapat dibanggakan dan segala sesuatu akan dilakukan demi masa depannya. Terlebih lagi untuk perlindungan kesehatannya akan Bunda lakukan. Pada sebuah studi disebutkan terdapat 11,6% remaja perempuan yang belum melakukan hubungan seksual, juga dapat terininfeksi dengan satu jenis dari Human Papillomavirus (HPV). Seperti yang kita ketahui, infeksi HPV menjadi […]

    Lindungi Si Gadis Dari Kanker Serviks

    Bagi setiap orangtua ingin mempunyai anak yang dapat dibanggakan dan segala sesuatu akan dilakukan demi masa depannya. Terlebih lagi untuk perlindungan kesehatannya akan Bunda lakukan. Pada sebuah studi disebutkan terdapat 11,6% remaja perempuan yang belum melakukan hubungan seksual, juga dapat terininfeksi dengan satu jenis dari Human Papillomavirus (HPV).

    Seperti yang kita ketahui, infeksi HPV menjadi salah satu pencetus dari kanker serviks yang merupakan penyakit menular melalui kontak seksual vagina ataupun anal. Namun terdapat kontak lainnya secara genital-genital ataupun tangan-genital yang juga dapat meningkatkan risiko infeksi HPV. National Cancer institute mengatakan, lebih dari 40 jenis strain HPC yang ditransmisikan secara kontak seksual dapat menyebabkan kanker.

    Maka dari itu program rekomendasi untuk mencegah infeksi HPV  adalah pemberian vaksin HPV untuk remaja putri berusia 11-12 tahun sebelum terjadinya hubungan seksual secara aktif. Asisten Profesor dari bagian Anak Cincinnati Children, Lea Widdice mengatakan usia 11-12 tahun bukanlah hal yang terlalu cepat karena untuk melindungi mereka sebelum aktif hubungan seksual. Namun sebelumnya anak-anak juga sudah terpapar dengan HPV.

    Namun beberapa penelitian lain telah dilakukan dengan mengambil sample sebanyak 259 perempuan berusia 13-21 tahun yang mayoritas dari komunitas Afrika-Amerika. Pada hasil studi tersebut terdapat 109 partisipan telah melakukan hubungan seksual dan juga memiliki lebih dari satu pasangan. Terdapat 133 dari mereka terinfeksi oleh HPV dan 69 partisipan belum pernah berhubungan seksual namun 8 partisipan diantaranya terinfeksi virus HPV.

    Dari penelitian tersebut, terdapat 2 diantaranya terinfeksi HPV 16 yang merupakan penyebab kanker serviks. Tentu orang yang sudah melakukan hubungan seksual, lebih beresiko terserang kanker serviks, namun hal tersebut akan lebih ringan bila dilakukan terlebih dahulu sebelumnya. Walaupun seseorang telah terinfeksi HPV pada vagina namun tetap bisa mendapatkan proteksi tambahan terhadap infeksi pada serviks dengan vaksin HPV ini.

    Jadi beri yang terbaik bukan hanya untuk Bunda saja namun untuk si Gadis dengan mendapatkan vaksinasi HPV di ProSehat. Kenapa harus di ProSehat? Karena Bunda dapat memilih tempat nyaman dan jadwal yang tepat, ditangani langsung oleh dokter berijin resmi, proses pembayaran yang mudah, produk vaksin yang dijamin asli serta mudah tanya seputar vaksinasi dengan Maya asisten kesehatan ProSehat. Hubungi Maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau www.prosehat.com.

    Sumber:
    Effendi, Bonita. “Pencegahan Infeksi HP untuk Kaum Muda” https://www.tanyadok.com/berita/pencegahan-infeksi-hpv-untuk-kaum-muda. Diakses pada 29 Januari 2018

     

    Read More
  • Hari bahagia Sahabat dan pasangan tinggal sedikit lagi nih, segala persiapan pernikahan sudah matang. Tinggal merencanakan honeymoon impian Sahabat dan pasangan. Sahabat bisa memilih destinasi dalam negeri ataupun luar negeri, namun pastikan segala sesuatunya harus dipersiapkan baik dari perlengkapan honeymoon, persiapan mental hingga kesehatan Sahabat dan pasangan. Berikut 5 persiapan penting sebelum Honeymoon : 1. […]

    5 Persiapan Penting Sebelum Honeymoon

    848x337

    Hari bahagia Sahabat dan pasangan tinggal sedikit lagi nih, segala persiapan pernikahan sudah matang. Tinggal merencanakan honeymoon impian Sahabat dan pasangan. Sahabat bisa memilih destinasi dalam negeri ataupun luar negeri, namun pastikan segala sesuatunya harus dipersiapkan baik dari perlengkapan honeymoon, persiapan mental hingga kesehatan Sahabat dan pasangan.

    Berikut 5 persiapan penting sebelum Honeymoon :

    1. Persiapkan Dokumen Sebelum Honeymoon

    Persiapkan beberapa dokumen penting untuk melakukan perjalanan honeymoon seperti KTP, Paspor dan beberapa dokumen pendukung lainnya. Dokumen tersebut harus Sahabat jaga dengan baik, bila terjadi masalah dalam perjalanan dapat menggunakan dokumen tersebut.

    2. Gunakan Hari Libur Sahabat Dengan Tenang dan Bebas dari Stress

    Mengejar karir memang penting, namun coba gunakan hari libur sahabat dengan menenangkan pikiran agar terbebas dari stressnya pernikahan. Guankan waktu untuk Me Time seperti beryoga ataupun melakukan perawatan wajah agar terlihat fresh saat hari H.

    3. Olahraga Untuk Kebugaran

    Olahraga yang rutin menjadi salah satu cara untuk Sahabat dapat menjaga keseimbangan energi dan membuat tubuh menjadi lebih bugar. Olahraga terbukti dapat menurunkan tekanan risiko kematian untuk penderita penyakit jantung dan penderita hipertensi. Hal ini memberikan manfaat kepada Sahabat saat menjadi ratu sehari yang memakan waktu berdiri yang lama saat menerima para undangan.

    Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Membutuhkan Ini

    4. Perhatikan Asupan Gizi Anda

    Nggak mood untuk makan karena tegang mendekati hari pernikahan? Jangan sahabat lakukan ya. Karena bukan tubuh yang bugar namun sakit yang Sahabat dapat, maka konsumsilah beberapa jenis makanan yang mengatasi stres Sahabat. Seperti :

    • Asparagus, dalam sayuran hijau ini dapat memproduksi serotonin, mengendalikan hormon, menenangkan dan menyeimbangkan perasaan serta pikiran Sahabat.
    • Daging, memiliki kandungan zat besi, vitamin B, lemak.
    • Susu, minuman yang memiliki kandungan antioksidan, vitamin B2, vitamin B12, protein dan kalsium ini dapat Sahabat konsumsi dengan semangkuk sereal gandung dan susu rendah lemak sebelum memulai aktivitas.
    • Keju, biasa digunakan beberapa masakan eropa ini memiliki kandungan protein dan kalsium.
    • Jeruk, untuk menjaga stamina lebih lama bisa Sahabat dapatkan di buah jeruk. Dengan kandungan vitamin C, kandungan antioksidan yang dapat melawan radikal bebas yang menyebabkan stres, penuaan dini dan kanker.
    • Almond, kacang-kacangan ini memiliki kandungan vitamin B2, vitamin E, magnesium, zat besi, lemak tak jenuh. Untuk melepaskan rasa stres Sahabat dengan cara mengunyah.

    5. Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    Kanker serviks (leher rahim) menjadi hal yang menakutkan bagi para wanita. 95% kasus kanker serviks ini disebabkan dari infeksi virus Human Papilloma Virus (HPV) positif. Banyak Masyarakat yang belum mengetahui pentingnya vaksinasi HPV yang dapat menyelamatkan ribuan hingga jutaan wanita di dunia dari kanker serviks.
    Pemberian vaksin HPV berguna mencegah transmisi virus dan virus akan terhalang masuk ke dalam tubuh. Untuk melakukan vaksin HPV sangat dianjurkan dilakukan 6 bulan sebelum menikah. Agar fungsi vaksin HPV dapat bekerja dengan baik, vaksin ini bisa digunakan untuk wanita dan pria.
    Ingin mendapatkan layanan vaksin HPV yang bisa dilakukan dirumah dengan calon pasangan? Bisa kok… Di Prosehat saja. Kenapa harus prosehat? Sahabat akan dibantu Maya untuk bebas tanya jawab seputar Vaksin HPV dan vaksin lainnya, kemudahan dalam memesan layanan, dilayani oleh dokter yang berpengalaman serta kenyamanan dalam melakukan vaksin. Karena Sahabat bisa lakukan vaksin di rumah. Rencanakan kesehatan Sahabat dan Pasangan. Yuk dikunjungi dulu promo vaksinasi dari prosehat https://www.prosehat.com/vaksinasihpv

    Keluarga sehat, keluarga bahagia..

    Read More
  • Siap mengikrarkan janji suci Sahabat pada saat pernikahan? Mental Sahabat sudah di persiapkan jauh-jauh hari, tapi sudah siapkan kesehatan jauh-jauh hari belum? Kesehatan juga penting loh sahabat, karena untuk membangun keluarga yang bahagia. Jadi apa saja sih persiapan kesehatan yang harus sahabat lakukan? Yuk cek 5 persiapan kesehatan sebelum menikah : 1. Persiapan Fisik Sahabat […]

    Siap Nikah? Lakukan 5 Persiapan Kesehatan Ini

    siap nikah

    Siap mengikrarkan janji suci Sahabat pada saat pernikahan? Mental Sahabat sudah di persiapkan jauh-jauh hari, tapi sudah siapkan kesehatan jauh-jauh hari belum? Kesehatan juga penting loh sahabat, karena untuk membangun keluarga yang bahagia. Jadi apa saja sih persiapan kesehatan yang harus sahabat lakukan?

    Yuk cek 5 persiapan kesehatan sebelum menikah :

    1. Persiapan Fisik

    Sahabat harus menyiapkan persiapan secara fisik mulai dari Pemeriksaan status kesehatan, pemeriksaan darah rutin dan pemeriksaan urin seperti :
    Pemeriksaan status kesehatan, tahap awal yang tidak memerlukan waktu yang lama seperti mengukur tanda-tanda vital seperti mengukur Suhu, Nadi, Frekuensi Nafas dan Tekanan Darah.
    Pemeriksaan Darah Rutin, Selanjutnya sahabat akan melakukan pemeriksaan darah rutin seperti HB, Trombosit dan juga Lekosit. Ada beberapa pemeriksaan darah yang dianjurkan seperti Golongan darah dan Rhesus, Gula Darah Sewaktu (GDS), Thalasemia, Hepatitis B dan C serta TORCH (Toksoplasmosis, Rubella, Citomegalovirus dan Herpes simpleks). Pemeriksaan Urin, ditahap ini sahabat dianjurkan melakukan pemeriksanaan urin rutin.

    Baca Juga : 5 Persiapan Sebelum Honeymoon

    2. Persiapan Gizi

    Peningkatan gizi sahabat dan calon perlu dipersiapkan dengan baik. Terlebih lagi untuk para perempuan perlu melakukan peningkatan status gizi melalui penanggulangan KEK (Kekurangan Energi Kronis) dan anemia gizi besi serta defiensi asam folat.

    Baca Juga: Periapan Gizi Ibu Hamil Trimester Pertama

    3. Melakukan Status Imunisasi TT

    Cegah dan lindungi diri Anda terhadap penyakit tetanus yang dilakukan dengan pemberian 5 dosis imunisasi TT untuk mencapai kekebalan penuh.

    4. Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi

    Hal ini salah satu indikasi calon pengantin yang sehat yang dapat menjaga kebersihan organ reproduksinya dengan baik. Perempuan biasanya lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti keputihan hingga kanker serviks. Beberapa hal yang perlu Sahabat perhatikan dalam menjaga kebersihan organ reproduksi seperti:
    – Gantilah pakaian dalam Sahabat diganti minimal 2 kali sehari
    – Tidak menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat serta menggunakan bahan non sintetik
    – Bersihkan organ reproduksi luar dari depan ke belakang dengan menggunakan air bersih dan dikeringkan menggunakan handuk atau tisu.
    – Rutin mengganti pembalut pada saat datang bulan, paling lama setiap 4 jam sekali atau setelah buang air.
    – Lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter bila sering terjadi keputihan, berbau serta berwana.

    Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Membutuhkan Ini

    5. Melakukan Vaksinasi HPV

    Kanker leher rahim (serviks) menjadi pembunuh perempuan nomor dua di dunia dan menempati peringkat pertama di Indonesia. Beberapa faktor yang menyebabkan kanker serviks antara lain Hubungan seks pada usia muda atau pernikahan di usia muda, berganti-ganti pasangan seksual, Merokok serta faktor lainnya.

    Proses Kanker serviks yang berkembang secara bertahap ini diperlukan waktu selama 1-20 tahun. Pada fase prakanker tidak akan menimbulkan gejala atau tanda-tanda yang khas, namun perlu waspadai beberapa gejala seperti keputihan atau keluar cairan encer dari vagina.

    Untuk menghindari hal tersebut, maka pasangan yang akan menikah memerlukan vaksinasi HPV. Hal ini merupakan salah satu cara pencegahan primer terhadap kanker yang disebabkan dari infeksi virus HPV. Wanita dan pria dapat melakukan vaksinasi yang dapat menstimulasi tubuh serta membentuk antibodi untuk melawan HPV.

    Baca Juga: Kanker dan Tumor Apakah Sama?

    Pastikan pada saat sahabat melakukan vaksin HPV dilakukan jauh-jauh hari sebelum hari pernikahan Sahabat kurang lebih 6 bulan sebelum menikah. Layanan Vaksinasi HPV bisa sahabat lakukan di Prosehat loh, pemesanan yang mudah dan cepat serta kenyamanan dalam melakukan vaksinasi. Di Prosehat, sahabat bisa lakukan vaksin di rumah atau rumah calon mertua. Yuk ajak Pasangan Sahabat untuk vaksinasi HPV demi masa depan Sahabat. Yuk kunjungi dan pilih paket vaksinasi kami di https://www.prosehat.com/vaksinasihpv Keluarga sehat, Keluarga bahagia…

    Referensi: kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/BUKU%20SAKU%20KESPRO.pdf
    prosehat.com/artikel/wanitasehat/cegah-kanker-serviks-dengan-vaksin-hpv

    Read More
  • Sebelum Menikah, Pria Juga Butuh Ini – Punya rencana menikah dalam waktu dekat?Jika Iya, ada satu hal loh yang perlu di persiapkan. Undangan? Gedung? Atau catering? Bukan itu Sahabat, hal kita perlukan yaitu suntik vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV ini menjadi populer akhir-akhir ini, dan banyak yang mengira Vaksin HPV ini hanya untuk para wanita agar […]

    Sebelum Menikah, Pria Juga Butuh Ini!!

    848x337

    Sebelum Menikah, Pria Juga Butuh Ini – Punya rencana menikah dalam waktu dekat?Jika Iya, ada satu hal loh yang perlu di persiapkan. Undangan? Gedung? Atau catering? Bukan itu Sahabat, hal kita perlukan yaitu suntik vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV ini menjadi populer akhir-akhir ini, dan banyak yang mengira Vaksin HPV ini hanya untuk para wanita agar terhindar dari Kanker Serviks.

    Vaksinasi HPV ini juga dibutuhkan oleh para pria sebelum menikah. Tapi sebelumnya yuk kita cari tahu apa sih HPV itu? HPV (Human Papiloma Virus) yaitu salah satu virus yang paling banyak ditemui disekitar kita. Di Amerika Serikat sendiri virus ini hampir ditemukan pada setiap orang yang aktif secara seksual. Virus yang menyerang lapisan kulit manusia atau disebut dengan keratinosit dan membran mukosa.

    Baca Juga : 5 Persiapan Sebelum Honeymoon

    Hampir 40 jenis HPV yang dapat ditularkan melalui hubungan intim dan dapat menyebabkan penyakit disekitar kemaluan dan anus. Selain itu ditemukan juga daerah tenggorokan dan rongga mulut yang terinfeksi HPV. Infeksi HPV ini tidak menimbulkan gejala, namun sebagian terbentuknya kutil pada daerah kemaluan hingga terbentuknya kanker.

    Lalu apakah pria dapat terinfeksi HPV? Infeksi HPV tidak hanya terjadi pada wanita saja pria juga beresiko terindeksi virus ini. Kebanyakan infeksi HPV pada pria tidak akan menimbulkan gejala ataubun berkembang menjadi masalah kesehatan. Namun tipe HPC ini dapat menimbulkan kutil pada alat kelamin, hingga menimbulkan penyakit yang lebih buruk yaitu terjadi kanker pada penis, anus tenggorokan hingga rongga mulut.

    Penularan HPV melalui hubungan intim ini melalui hubungan vaginal, melalui anus hingga secara oral. Dengan berganti-ganti pasangan dapat memicu terjadinya infeksi HPV, apabila timbul sebuah benjolah yang berjumlah satu di area penis dan diawali dengan perubahan warna dan penebalan kulit disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening dan terasa nyeri, maka hal ini beresiko mengarah kepada kanker penis.

    Baca Juga : 5 Persiapan Kesehatan Jika Siap Menikah

    Lalu bagaimana melakukan vaksinasi HPV pada pria? Vaksinasi HPV diberikan pada pria berusia kurang dari 26 tahun. Vaksin yang dapat melindungi dari beberapa tipe HPV dapat menyebabkan masalah kesehatan pada pria. Vaksin yang bekerja dengan cara memberi kekebalan terhadap 4 tipe HPV dengan 2 tipe yang menyebabkan kutil kelamin dan 2 tipe yang menyebabkan kanker, kanker anus.

    Hal ini sifatnya memberikan kekebalan, maka vaksin ini untuk mencegah infeksi HPV yang terjadi pada saat berhubungan intim dan tidak dapat menyembuhkan infeksi yang telah terjadi (terbentuknya kutil kelamin). Waktu pemberian yang efektif adalah saat sebelum seseorang berhubungan intim untuk pertama kalinya.

    Maka dari itu yuk lakukan Vaksin HPV, bukan hanya untuk Sahabat namun juga untuk pasangan sahabat. Dipastikan untuk melakukan vaksin HPV jauh-jauh hari kurang lebih 6 bulan sebelum menikah. Melakukan Vaksinasi HPV bisa Sahabat dapatkan di Prosehat. Proses pemesanan yang mudah serta kenyamanan dalam melakukan vaksinasi,karena proses vaksinasi HPV di Prosehat bisa Sahabat lakukan dirumah loh. Yuk ajak Pasangan untuk vaksinasi HPV demi masa depan pernikahan Sahabat.

    Read More
  • Hari persiapan pernikahan menjadi hari bahagia yang dinanti setiap pasangan. Bagaimana tidak, hari dimana Anda akan dipersatukan sebagai suami dan istri. Tak heran segala macam persiapan pernikahan dirancang jauh-jauh hari, ada yang memakan waktu selama 6 bulan hingga setahun. Hmm.. padahal persiapan pernikahan tidak harus menghabiskan waktu Sahabat loh. Nah, berikut 7 tahap persiapan pernikahan […]

    7 Tahap Persiapan Pernikahan Dalam Waktu Singkat

    Hari persiapan pernikahan menjadi hari bahagia yang dinanti setiap pasangan. Bagaimana tidak, hari dimana Anda akan dipersatukan sebagai suami dan istri. Tak heran segala macam persiapan pernikahan dirancang jauh-jauh hari, ada yang memakan waktu selama 6 bulan hingga setahun.

    Hmm.. padahal persiapan pernikahan tidak harus menghabiskan waktu Sahabat loh.

    Nah, berikut 7 tahap persiapan pernikahan dalam waktu singkat :

    1. Tentukan Tanggal Pernikahan
    Di awal bulan minggu pertama persiapkan secara matang rencana serta tanggal pernikahan Sahabat dan tentukan konsep yang akan digunakan serta mencari beberapa vendor pernikahan Sahabat. Bila tanggal pernikahan Anda masih ragu maka tidak menutup kemungkinan akan memakan waktu lama. Terlebih lagi jangan panik dan terburu-buru dalam menentukan konsepnya.

    2. Mengurus Surat Proses Pernikahan
    Bila Anda sudah menentukan tanggal pernikahan maka segera mengurus segala surat proses pernikahan dan ikuti segala macam persyaratan dokumen seperti KTP, KK, Akte Kelahiran dan lain sebagainya.

    Apabila segala macam surat proses pernikahan telah selesai diproses maka Anda bisa langsung mencari-cari cincin pernikahan sebagai simbol pengikat cinta Sahabat. Bukannya bisa disiapkan dalam waktu dekat? Bagi yang ingin memiliki cincin pernikahan eksklusif pastinya membutuhkan waktu dalam membuatnya. Jadi lebih baik persiapkan jauh-jauh hari ya sahabat..

    Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Membutuhkan Ini

    3. Persiapkan Pakaian Pernikahan Dan Rias Pengantin
    Memilih pakaian pengantin harus dipersiapkan di awal bulan, mengukur ukuran tubuh Sahabat, memilih bahan yang tepat dan desain pakaian membutuhkan waktu yang panjang. Terlebih lagi sebelum hari H pernikahan Anda harus mengukur tubuh Sahabat.

    Jangan lupa memilih perias untuk mempercantik Sahabat dalam pesta pernikahan dan sesuaikan dengan konsep ya.. Karena tata rias tradisional dan juga modern terlihat berbeda.

    4. Mencari Lokasi dan Souvenir Pernikahan
    Segala macam sudah siap, maka Sahabat bisa mulai mencari lokasi yang sesuai dengan konsep yang telah dirancang. Pastikan untuk memilih lokasi yang mudah dijangkau oleh keluarga, teman dan rekan kerja sahabat. Karena nggak mau juga kan para tamu mengeluh karena akses ke tempat pernikahan Sahabat sulit dijangkau.

    Selanjutnya persiapkan souvenir pernikahan yang akan Sahabat berikan kepada tamu undangan. Souvenir pernikahan bisa Anda sesuaikan dengan budget yang Anda miliki dan souvenir menjadi hal yang paling mudah untuk Sahabat lakukan bersama pasangan.

    Produk Terkait: Vaksinasi Pranikah

    5. Jangan Lupakan Undangan dan Catering.
    Hal ini jangan sampai Sahabat lewatkan bila sudah menentukan tanggal dan lokasi pernikahan Anda yaitu persiapkan undangan dan juga catering yang akan Sahabat sajikan. Persiapkan budget catering yang akan sahabat keluarkan dengan tamu yang diundang. Jangan sampai pengeluaran sahabat menjadi membengkak ya..

    6. Persiapkan Seserahan
    Di Indonesia identik dengan prosesi lamaran yang mempertemukan antarkeluarga dan tidak lupa beberapa seserahan yang akan diberikan kepada mempelai.

    Baca Juga : 5 Persiapan Sebelum Honeymoon

    7. Jaga Kesehatan Sahabat dan Pasangan
    Kesehatan menjadi hal yang sangat penting untuk kalian berdua. Nggak mungkin kan pas pesta pernikahan Sahabat terserang flu ataupun sakit lainnya. Jadi pastikan sahabat mencegah penyakit dengan cara vaksinasi.

    Terlebih lagi untuk pasangan baru sangat diperlukan melakukan vaksinasi HPV. Memang kenapa? Karena dengan melakukan vaksinasi HPV merupakan salah satu cara pencegahan primer terhadap kanker disebabkan oleh infeksi virus HPV. Vaksinasi yang dapat diberikan pada wanita dan pria ini dapat menstimulasi tubuh dan membentuk antibodi untuk melawan HPV.

    Maka dari itu jangan tunda lagi vaksin HPV dan Vaksinasi HPV bisa Sahabat dapatkan di Prosehat. Proses pemesanan yang mudah serta kenyamanan dalam melakukan vaksinasi. Dengan Prosehat vaksinasi HPV bisa Sahabat lakukan dirumah. Yuk ajak Pasangan Sahabat untuk masa depan pernikahan Sahabat. Yuk dikunjungi dulu sekarang dilink berikut : https://www.prosehat.com/vaksinasihpv

    Read More
  •   Banyak yang mengatakan penularan HPV dapat melalui kontak dengan tempat duduk kloset ataupun WC umum. Namun ternyata hal tersebut tidak tepat, karena penyebaran virus HPV dapat terjadi melalui hubungan seksual atau kulit ke kulit. Apakah penyebaran HPV hanya menyerang daerah genital? HPV kepanjangan dari Human Papilloma Virus ini tidak hanya menyerang daerah genital namun […]

    Apakah HPV dan Kanker Serviks Saling Berkaitan?

     

    Banyak yang mengatakan penularan HPV dapat melalui kontak dengan tempat duduk kloset ataupun WC umum. Namun ternyata hal tersebut tidak tepat, karena penyebaran virus HPV dapat terjadi melalui hubungan seksual atau kulit ke kulit.

    Apakah penyebaran HPV hanya menyerang daerah genital? HPV kepanjangan dari Human Papilloma Virus ini tidak hanya menyerang daerah genital namun memiliki banyak jenis yaitu sekitar 120 jenis. Sebanyak 30% berhubungan dengan daerah genital dan juga anus, sedangkan 70% berhubungan dengan area selain daerah anus dan genital.

    Secara garis besar terbagi menjadi beberapa area seperti:

    1. Infeksi pada daerah anogenital dan mukosa

    2. Infeksi di daerah non-anogenital cutaneous yang menyerang daerah kulit tangan hingga kaki yang sering dikenal dengan kutil/veruca vulgaris. Namun tidak akan menimbulkan keganasan dan penyebarannya terjadi karena ada riwayat kontak dan sistem imunitas yang menurun.

    3. Epidermodysplasia verruciformis (EV) berkaitan dengan kelainan genetik. Pada daerah anogenital (anus dan genital), terdapat virus HPV tipe 6 dan juga 11 disebut kondiloma akuminata atau kutil kelamin atau genital warts yang memiliki resiko rendah berpotensi kearah kanker. Sedangkan virus tiper 16 dan 18 memiliki 70% berpotensi tinggi menyebabkan kanker serviks dan penyebaran HPV terjadi melalui hubungan seksual atau adanya kontak kulit yang terinfeksi HPV. Area anus dan oral dapat terjadi dengan prevalensi sebagai berikut :
    – Anal Cancer sebesar 90%
    – Vulvar Cancer sebesar 40%
    – Oropharyngeal cancer 12%
    – Oral Cancer sebesar 3%

    Infeksi HPV banyak terjadi pada wanita daripada pria yaitu sebesar 22-35% pada wanita. Pada penelitian di Amerika, rentan usia yang memiliki insiden tertinggi terjadi pada wanita usia 20-24 tahun dengan mengambil sampel wanita berusia 14-59 tahun. Sedangkan penelitian yang dilakukan Gilison ditemukan bahwa kanker pada area oropharyngeal disebabkan oleh HPV tipe 16 yang sama pada kanker serviks. Namun hal tersebut lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan wanita, sebanyak 10,1% pada pria dan 3,6% pada wanita.

    Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Membutuhkan Ini

    Hal tersebut akan semakin meningkat bila tidak dilakukan pencegahan serta pemeriksaan sejak dini. Dengan cara tidak berganti-ganti pasangan dan pemberian vaksin HPV. Vaksin yang dapat mencegah transmisi virus dan virus akan terhalang masuk ke dalam tubuh. Jadi dengan vaksinasi HPV maka resiko kanker serviks akan berkurang dan untuk mendapatkan layanan vaksin HPV bisa Anda dapatkan di Prosehat dengan kemudahan dalam pemesanan serta bisa bertanya seputar layanan vaksinasi melalui Maya.

    Selain itu layanan vaksinasi HPV dari Prosehat bisa dilakukan di rumah saat Sahabat bersantai atau kumpul dengan besties. Jika tertarik untuk vaksinasi HPV bisa langsung klik link berikut https://www.prosehat.com/vaksinasihpv . Ingat sehat ingat prosehat.

    Read More
  • Beberapa orang mengira penyakit kanker dan tumor itu sama. Namun ternyata penyakit kanker, penyakit yang timbul akibat dari pertumbuhan yang tidak normal pada sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Sedangkan tumor itu sendiri adalah kondisi dimana pertumbuhan sel tidak normal lalu membentuk suatu lesi atau pada beberapa kasus timbul benjolan di tubuh. Tumor […]

    Kanker dan Tumor Itu Sama?

    848x337

    Beberapa orang mengira penyakit kanker dan tumor itu sama. Namun ternyata penyakit kanker, penyakit yang timbul akibat dari pertumbuhan yang tidak normal pada sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Sedangkan tumor itu sendiri adalah kondisi dimana pertumbuhan sel tidak normal lalu membentuk suatu lesi atau pada beberapa kasus timbul benjolan di tubuh.

    Tumor sendiri terbagi menjadi dua yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak memiliki ciri-ciri tumbuh secara terbatas, memiliki selubung, tidak menyebar dan saat dioperasi dapat dikeluarkan secara utuh sehingga dapat sembuh secara sempurna. Lain hal dengan tumor ganas, yang memiliki ciri-ciri dapat menyusup ke jaringan sekitarnya dan sel kanker dapat ditemukan pada pertumbuhan tumor.

    Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Pada tahun 2012, sekitar 8,2 juta kematian disebabkan oleh kanker. Kanker paru, hati, perut, kolorektal, dan kanker payudara adalah penyebab terbesar kematian akibat kanker setiap tahunnya.

    Baca Juga : Apakah HPV dan Kanker Serviks Saling Berkaitan?

    Penyakit kanker menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia. Pada tahun 2012, sekitar 8,2 juta orang meninggal akibat kanker, seperti kanker hati, paru, perut, payudara hingga kanker serviks yang banyak dialami para wanita. Faktor berkembangnya kanker itu sendiri berasal dari beberapa faktor antara lain:
    1. Faktor Genetik
    2. Faktor karsinogen di antaranya yaitu zat kimia, radiasi, virus, hormon serta iritasi kronis.
    3. Faktor perilaku atau gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, pola makan yang tidak teratur dan tidak sehat, mengkonsumsi alkohol serta kurangnya aktivitas fisik.

    Kanker serviks menjadi hal yang ditakutkan oleh para wanita, kanker serviks adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim atau dikenal dengan nama serviks yang merupakan bagian terendah dari rahim yang menonjol ke puncak liang senggama (vagina) dan pada umumnya kanker serviks disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV) positif.

    Baca Juga : Lindungi Diri Anda Dari Kanker Serviks

    Kanker serviks dapat sahabat antisipasi dengan cara menjalani gaya hidup yang sehat, menghindari merokok dan minuman keras, rutin melakukan test pap smear (untuk yang sudah menikah) serta melakukan vaksin HPV sebanyak 3 kali. Guna vaksin HPV yaitu berpotensi mencegah transmisi virus dan virus tersebut akan terhalang masuk ke dalam tubuh.

    Untuk mendapatkan layanan vaksin HPV bisa Anda dapatkan di Prosehat. Di Prosehat Anda dapat melakukan tanya jawab dengan Maya, proses pemesanan layanan vaksin yang cepat dan kenyamanan melakukan layanan vaksin dirumah Sahabat. Untuk Sahabat yang ingin mengajak besties vaksinansi HPV juga bisa? Bisa banget loh, karena lebih murah serta bisa dapat sehatnya dan fun bareng besties.

    Kamu yang ingin vaksin hpv bisa kunjungi : https://www.prosehat.com/vaksinasihpv . Ingat Sehat Ingat Prosehat…

    Read More

Showing 1–10 of 14 results

WhatsApp Asisten Maya saja