Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ vaksinasi Covid-19 Prosehat”

  • Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Husada dan RSIA Bun serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang  menggelar acara vaksinasi Covid-19 yang bertujuan mempercepat program vaksinasi dari pemerintah terutama pada kelompok prioritas lansia demi mencegah Covid-19 secara optimal. Acara ini diselenggarakan di kompleks Bandara City Mall, Desa Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dan berlangsung selama 2 hari, […]

    Press Release: Dukung Program Percepatan Vaksinasi Covid-19 Pemerintah, Prosehat Menggelar Vaksinasi Massal di Bandara City Mall

    Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Husada dan RSIA Bun serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang  menggelar acara vaksinasi Covid-19 yang bertujuan mempercepat program vaksinasi dari pemerintah terutama pada kelompok prioritas lansia demi mencegah Covid-19 secara optimal.

    Firman Fakhrudin/Prosehat

    Acara ini diselenggarakan di kompleks Bandara City Mall, Desa Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dan berlangsung selama 2 hari, yaitu pada 9-10 April dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

    Seperti diungkapkan oleh Ketua Panitia Vaksinasi, dr. Hadi Wijaya, M.P.H., MH.kes, acara ini selain ditargetkan kepada kelompok lansia, juga ditargetkan kepada pekerja layanan publik.

    Hal ini berdasarkan arahan dari pemerintah bahwa program vaksinasi tahap dua ini menyasar pada lansia 60 tahun ke atas dan pekerja publik esensial seperti tenaga pendidik, tokoh agama, dan pegawai pemerintah. Vaksinasi yang dilaksanakan kali ini akan menargetkan 1.000 penerima vaksin dalam dua hari pelaksanaan.

    Acara tersebut secara simbolis dibuka oleh Sekretaris Camat Kosambi, Syarif Hidayat. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu untuk mencegah Covid-19 terutama di wilayah Kosambi dan sekitarnya. Karena itu, ia berterima kasih kepada pihak-pihak yang menyelenggarakan acara ini.

    Firman Fakhrudin/Prosehat

    Vaksin merupakan produk biologis yang memberikan kekebalan khusus terhadap sebuah penyakit tertentu seperti Covid-19.

    Selain menerapkan protokol kesehatan 5 M secara konsisten, vaksin akan berguna membantu melindungi diri dari ancaman serius Covid-19 yang selama ini telah menghambat banyak sektor kehidupan di Indonesia.

    Untuk vaksinasi Covid-19 sendiri Indonesia merupakan salah satu dari 4 negara nonprodusen vaksin yang berhasil melakukan vaksinasi dalam jumlah besar.

    Tentang Prosehat

    Prosehat adalah sebuah penyedia layanan jasa kesehatan Indonesia yang berdiri sejak 2015. Prosehat hadir untuk menjawab permasalahan layanan kesehatan di Indonesia terutama vaksinasi.

    Salah satu layanan utama Prosehat adalah layanan vaksinasi ke rumah. Di samping itu Prosehat juga menyediakan kebutuhan kesehatan lainnya secara online seperti telemedisin berupa chat dokter 24 jam, fisioterapi, obat herbal, vitamin, cek lab, hingga kebutuhan ibu hamil dan bayi.

    Semua layanan yang ada dikerjakan oleh para tenaga profesional yang terpercaya, dan Prosehat bermitra dengan apotek, laboratorium, dan produsen kesehatan untuk menjamin keaslian produk.

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau www.prosehat.com.

    Read More
  • Program vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah terbagi dalam beberapa tahap. Pembagian tahap didasarkan pada beberapa hal, seperti aktivitas, profesi, maupun usia. Lansia termasuk salah satu kelompok yang masuk dalam daftar penerima vaksinasi Covid-19 tahap dua, bersama dengan SDM kesehatan dan petugas negara ataupun ASN.   Baca Juga: Seperti Apa Syarat Penerima Vaksin Covid-19? Vaksinasi Covid-19 […]

    Prosehat dan Sentra Vaksinasi Atmajaya Sediakan Layanan Vaksinasi Covid-19 Gratis untuk Lansia Tangerang dan Sekitarnya

    Program vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah terbagi dalam beberapa tahap. Pembagian tahap didasarkan pada beberapa hal, seperti aktivitas, profesi, maupun usia.

    Lansia termasuk salah satu kelompok yang masuk dalam daftar penerima vaksinasi Covid-19 tahap dua, bersama dengan SDM kesehatan dan petugas negara ataupun ASN.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

     

    Baca Juga: Seperti Apa Syarat Penerima Vaksin Covid-19?

    Vaksinasi Covid-19 untuk lansia tercantum dalam surat edaran (SE) nomor HK.02.02/I/368/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada kelompok sasaran lansia, komorbid, penyintas Covid-19, dan sasaran tunda.

    Menurunkan Angka Kematian

    Berdasarkan informasi dari pakar epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI), dr. Syahrizal Syarif, pemberian vaksinasi pada kelompok lansia menjadi prioritas. Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian dan sekaligus  menurunkan beban pelayanan kesehatan yang selama ini ditanggung oleh pemerintah.

    Baca Juga: Pemerintah Mengizinkan Pemberian Vaksin Sinovac untuk Lansia

    Dari target ataupun sasaran pemberian vaksinasi Covid-19 secara nasional yang berjumlah 181. 554.465, kelompok lansia dan golongan tahap yang sama berjumlah lebih dari 40 juta lebih. Dari jumlah tersebut, per 15 Maret 2021, golongan lansia dan petugas negara yang divaksin barulah kurang dari 2 (dua) juta orang.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Jumlah penerima vaksin tersebut tentulah masih sedikit dibandingkan dengan jumlah yang harus divaksin. Di lain sisi, pemerintah berkejaran dengan waktu untuk segera menargetkan vaksinasi masyarakat sebanyak mungkin. Mengingat pula bahwa para lansia rentan terhadap penyakit ini dan perode masa kedaluwarsa vaksin yang terus mepet.

    Peran Aktif Semua Komponen Masyarakat

    Dari fakta tersebut, pemerintah tidak bisa mengandalkan diri sendiri, melainkan harus mulai melibatkan berbagai komponen masyarakat yang berkompetensi untuk membantu penyebaran vaksinasi tersebut.

    Baca Juga: Yuk, Sukseskan Vaksinasi Covid-19 Bersama-sama Agar Pencegahan Virus Optimal

    Tergerak dan terpanggil, Prosehat sebagai salah satu layanan penyedia kesehatan Indonesia bekerja sama dengan Sentra Vaksinasi Atmajaya (SVA) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang akan melakukan vaksinasi Covid-19, terutama pada kelompok prioritas lansia.

    Acara ini mulai dilaksanakan 17-21 Maret 2021 di Kampus Universitas Katolik Atma Jaya, BSD,  Cisauk, Tangerang, Banten dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

    Syarat dan Ketentuan Berlaku

    Vaksinasi massal gratis secara walk in ini menargetkan bisa menerima vaksinasi Covid-19 kepada sekitar 3.000 orang. Untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 gratis ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh peserta, yaitu:

    1. Masyarakat umum, alumni dan keluarga alumni Unika Atma Jaya (berusia 60 tahun atau lebih)
    2. Memiliki KTP Kabupaten Tangerang atau Surat Keterangan Domisili RT/RW di Kabupaten Tangerang.
    3. Memenuhi persyaratan medis sesuai arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

    Didukung oleh Prosehat, sekitar 300 sukarelawan dari Ikatan Alumni Unika Atma Jaya beserta seluruh Paguyuban Widyani Atma Jaya akan secara total ambil bagian dalam vaksinasi massal yang juga didukung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang ini.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian dan sikap proaktif semua Anak Bangsa dari berbagai komponen dan bidang ilmu.

    Baca Juga: Sahabat Sehat, Yuk, Jangan Takut Vaksin Covid-19

    Bagi yang ingin mendaftar atau mendaftarkan sanak saudara yang berusial lanjut, silahkan mengakses info lebih lengkap  di klik www.vaksinasiatma.id dan mendaftar di Asisten Kesehatan Maya 08111816800.

     

    Read More
  • Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah virus Covid-19 secara luas. Namun, hal itu tidak akan berjalan efektif dan sukses jika tidak didukung oleh semua elemen. Hal inilah yang diungkapkan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunawan Sadikin, saat melaksanakan kunjungan kerja ke Pengurus Besar PB IDI di Jakarta, 11 Januari 2021 dalam […]

    Yuk, Sukseskan Vaksinasi Covid-19 Secara Bersama-sama Agar Pencegahan Covid-19 Menjadi Optimal!

    Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah virus Covid-19 secara luas. Namun, hal itu tidak akan berjalan efektif dan sukses jika tidak didukung oleh semua elemen. Hal inilah yang diungkapkan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunawan Sadikin, saat melaksanakan kunjungan kerja ke Pengurus Besar PB IDI di Jakarta, 11 Januari 2021 dalam rangka menjalin silaturahmi dan menerima masukan dari IDI yang berkaitan dengan upaya-upaya penanggulangan pandemi Covid-19.

    sukseskan vaksinasi Covid-19

    Baca Juga: Jumlah Kebutuhan Vaksin Covid-19 di Indonesia Adalah 181,5 Juta Jiwa

    Menkes mengungkapkan bahwa mandat yang ia terima dari Presiden Jokowi, yaitu mensukseskan vaksinasi sebagai cara mengatasi pandemi Covid-19 adalah permasalahan yang tidak bisa dihadapi sendiri, dan harus dihadapi secara bergotong-royong, bersama-sama, dan inklusif dengan membangun gerakan masyarakat. Hal ini harus menjadi prioritas supaya timbul kepercayaan dari para pemegang kebijakan atau stakeholder.

    Menkes Budi berterima kasih kepada IDI atas dukungannya untuk mendorong tenaga kesehatan dalam menerima program vaksinasi Covid-19. Sebab, sebagai kelompok yang paling berisiko terpapar virus mereka harus menjadi kelompok yang terlindungi terlebih dahulu. Program imunisasi untuk vaksin Covid-19 adalah program ketiga imunisasi terbesar di Indonesia.

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Berakhir?

    Dua program imunisasi sebelumnya, yaitu pemberantasan penyakit cacar pada 1972 dan kedua adalah pembasmian penyakit polio pada 1995 hingga 1997. Pemberantasan cacar yang dilakukan pemerintah pada dekade 1970-an sukses, dan dianggap sebagai salah satu keberhasilan yang dilakukan pemerintah. Hal serupa terlihat pada vaksinasi Polio. Sebanyak 25 juta anak di Indonesia umur 5-10 tahun divaksin Polio, dan berhasil hingga sampai tahun 2000.

    Produk Terkait: Layanan Imunisasi Polio ke Rumah

    Vaksinasi Covid-19  ini cukup berbeda dan diakui sulit karena dilakukan terhadap populasi yang amat besar, dan disarankan dilaksanakan pada wilayah-wilayah dengan penyebaran Covid-19 yang cukup tinggi seperti Jakarta dan Surabaya. Oleh karena itu, dukungan semua pihak sangat diperlukan sehingga vaksinasi bisa sukses, dan Covid-19 benar-benar dicegah secara optimal.

    Baca Juga: Daftar Orang-orang yang Tidak Boleh Menerima Vaksin Covid-19

    Yuk, Sahabat Sehat mari dukung pemerintah untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19 supaya Covid-19 benar-benar dapat dicegah secara optimal. Jangan ragu dan jangan resah untuk divaksinasi karena vaksin itu baik dan perlu. Vaksin tak hanya mencegah diri sendiri dari penyakit tetapi melindungi orang-orang sekitar Sahabat. Untuk itu, selalu menerimalah berita-berita mengenai vaksinasi dari sumber-sumber valid dan terpercaya, salah satunya dari Prosehat. Di sini juga Sahabat bisa berkonsultasi dengan para dokter mengenai pentingnya vaksin demi kesehatan Sahabat. Info lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Menkes jalin kebersamaan, gotong-royong dengan IDI tanggulangi Covid-19 [Internet]. Sehat Negeriku. 2021 [cited 13 January 2021]. Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20210111/5636437/menkes-jalin-kebersamaan-gotong-royong-dengan-idi-tanggulangi-covid-19/
    Read More
  • Vaksin Covid-19 dari Sinovac telah tiba di Indonesia pada Minggu malam, 6 Desember 2020, dan akan memulai tahapan izin edar dan distribusi dari BPOM untuk selanjutnya. Keberadaan vaksin yang mampu meminimalkan penyebaran Covid-19 di Indonesia menjadi harapan baru kita. Meski begitu, masyarakat harus tetap menjalankan 3M berupa mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Selain […]

    Vaksin Lain Selain Sinovac dan Beberapa Efek Sampingnya

    Vaksin Covid-19 dari Sinovac telah tiba di Indonesia pada Minggu malam, 6 Desember 2020, dan akan memulai tahapan izin edar dan distribusi dari BPOM untuk selanjutnya. Keberadaan vaksin yang mampu meminimalkan penyebaran Covid-19 di Indonesia menjadi harapan baru kita. Meski begitu, masyarakat harus tetap menjalankan 3M berupa mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Selain Sinovac, Indonesia ternyata juga sudah menetapkan vaksin-vaksin Covid-19 lain.

    vaksin lain selain Sinovac

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia dan Cara Mendapatkannya

    Vaksin Lain Selain Sinovac

    Berikut ini adalah vaksin-vaksin lain selain Sinovac yang sudah direkomendasikan oleh pemerintah Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19. Vaksin-vaksin itu adalah:

    Bio Farma

    Di urutan pertama adalah vaksin buatan Bio Farma, BUMN yang bergerak di bidang farmasi dan obat-obatan. Vaksin yang sedang diproduksi dan dikembangkan ini adalah Vaksin Merah Putih yang pembuatannya bekerja sama dengan Lembaga Biomolekuler Eijkman. Selain akan memproduksi Vaksin Merah Putih, Bio Farma juga menjalin kerja sama dengan Sinovac dalam pembuatan dan distibusi vaksin Sinovac curah.

    AstraZeneca

    Vaksin yang dibuat oleh AstraZeneca dari Inggris ini bekerja sama dengan salah satu universitas ternama di dunia, Universitas Oxford. Berdasarkan sebuah laporan vaksin AstraZeneca ini 90% efektif mencegah Covid-19. Harga vaksin ini diklaim jauh lebih murah dan lebih sedikit menimbulkan masalah dalam hal distribusi dan administrasi.

    Moderna

    Di tempat selanjutnya adalah vaksin buatan Moderna yang merupakan vaksin lain selain Sinovac. Vaksin ini diklaim oleh Moderna sendiri memiliki efektivitas hampir 95%. Moderna mengklaim bahwa vaksin Covid-19 miliknya dapat disimpan dalam keadaan beku di suhu minus 20 derajat Celcius, dan dalam lemari es, vaksin ini mampu bertahan selama sebulan. Pemberiannya membutuhkan dua dosis. Dosis pertama dan kedua diberikan dengan jarak 4 minggu. Apabila disetujui, ia akan menjadi vaksin pertama yang menggunakan teknologi RNA.

    Baca Juga: Mengapa Vaksin Itu Baik dan Perlu, Serta Bagaimana Cara Vaksinasi ke Rumah?

    Sinopharm

    Selain Sinovac, Indonesia juga sudah menetapkan vaksin lainnya dari Cina, yaitu Sinopharm, dan dilaporkan sudah masuk tahap uji klinis pada manusia. Vaksin buatan Sinopharm bekerja dengan melemahkan virus Corona atau sering disebut dengan inactivated vaccine. Kandidat vaksin ini diklaim yang pertama menunjukkan imunogenisitas dan keamanan yang sangat bagus di dunia.

    Pfizer

    Terakhir adalah vaksin buatan Pfizer asal Amerika Serikat yang bekerja sama dengan BioNTech. Vaksin ini merupakan vaksin yang sangat dinantikan, dan efektivitasnya lebih dari 90%. Vaskin Pfizer inilah yang direkomendasikan mampu mengakhiri pandemi. Seperti halnya Moderna, vaksin ini menggunakan teknologi RNA. Dalam pemberiannya Pfizer membutuhkan dua dosis. Satu dosis untuk menjaga tubuh dan dosis lainnya untuk meningkatkan respons. Jarak pemberian dosis yakni tiga minggu.

    Itulah vaksin-vaksin lain selain Sinovac, yang bagi pemerintah Indonesia terbuka kemungkinan untuk dijajaki kerja sama. Adapun syarat-syarat vaksin yang dijajaki untuk bekerja sama sebagai berikut:

    • Kandidat vaksin dikaji mendalam berdasarkan kaidah keilmuan
    • Lolos uji klinis tahap ketiga
    • Memperoleh emergency use authorization(EUA) dari BPOM
    • Sesuai karakter masyarakat Indonesia
    • Sesuai dengan sarana pendukung lainnya

    Lalu bagaimanakah dengan efek samping?

    Mengenai efek samping sudah pasti dalam semua vaksin yang diproduksi manusia. Efek samping yang dihasilkan ini merupakan hal yang wajar, dan karena tubuh sedang belajar cara merespons imun yang sedang diberikan. Efek samping yang dilaporkan dari sejumlah vaksinasi yang telah diuji coba seperti Pfizer, Moderna, dan Sinovac adalah nyeri karena suntikan, kelelahan, nyeri sendi, sakit kepala, dan nyeri otot yang berlangsung 1-2 hari. Namun hal ini lebih baik daripada terkena Covid-19 yang belum tentu diketahui waktu penyembuhannya.

    Baca Juga: Mengembangkan Vaksin dalam Pandemic Speed, Bagaimana dengan Indonesia?

    Nah, Sahabat jangan ragu untuk melakukan vaksinasi saat vaksinasi Covid-19 sudah dimulai oleh pemerintah sebab vaksinasi itu baik untuk pencegahan. Apabila Sahabat ingin mengetahui lebih banyak soal vaksinasi Covid-19, Sahabat bisa berkonsultasi di Prosehat, dan apabila Sahabat ingin melindungi diri selain melakukan 3M dengan rapid test dan PCR swab, sahabat juga bisa melakukannya di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Karnesyia A. 1 dari 6 Jenis Vaksin COVID-19 Tiba di Indonesia, Simak Cara Dapatnya [Internet]. trending. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://www.haibunda.com/trending/20201207094609-93-178213/1-dari-6-jenis-vaksin-covid-19-tiba-di-indonesia-simak-cara-dapatnya
    2. MEDIA P. Perbedaan 3 Vaksin [Internet]. akurat.co. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://akurat.co/news/id-1238057-read-perbedaan-3-vaksin
    3. Efek Samping Vaksin Jauh Lebih Ringan daripada Kena Covid-19 |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://republika.co.id/berita/qkquj9414/efek-samping-vaksin-jauh-lebih-ringan-daripada-kena-covid19
    Read More
  • Sebanyak 1,2 juta vaksin Covid-19 akhirnya tiba di Indonesia pada Minggu malam, 6 Desember 2020 di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Vaksin-vaksin buatan Sinovac itu dibawa melalui pesawat charter dari Garuda Indonesia. Seperti dilansir dari situs Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Vaksin Sinovac merupakan vaksin yang sebelumnya sudah diuji secara klinis di Bandung. Baca Juga: […]

    Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia dan Cara Mendapatkannya

    Sebanyak 1,2 juta vaksin Covid-19 akhirnya tiba di Indonesia pada Minggu malam, 6 Desember 2020 di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Vaksin-vaksin buatan Sinovac itu dibawa melalui pesawat charter dari Garuda Indonesia. Seperti dilansir dari situs Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Vaksin Sinovac merupakan vaksin yang sebelumnya sudah diuji secara klinis di Bandung.

    vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Berakhir?

    Penerimaan 1,2 juta vaksin ke depannya akan meningkat seiring dengan kebutuhan penanganan pandemi di Indonesia. Indonesia selanjutnya akan mengupayakan kedatangan 1,8 juta dosis vaksin yang menurut rencana akan tiba pada awal Januari 2021. Selain vaksin dalam bentuk jadi, juga akan ada vaksin dalam bentuk bahan baku curah yang selanjutnya akan diproses oleh Bio Farma. Jumlah vaksin curah yang tiba itu 15 juta dosis pada Desember dan 30 juta dosis pada Januari.

    Kedatangan vaksin merupakan upaya untuk mencegah meluasnya wabah Covid-19. Meski begitu, vaksin Sinovac yang sudah resmi datang ini tidak langsung digunakan karena harus menunggu persetujuan izin edar dari BPOM sebagai lembaga resmi yang mempunyai wewenang dalam masalah perizinan obat-obatan dan vaksin di Indonesia. Mengenai pelaksanaan vaksinasi ke depannya, ada 4 hal yang harus diperhatikan, yaitu:

    • Memastikan seluruh prosedur harus dilalui dengan baik dalam rangka menjamin kesehatan dan keselamatan masyarakat serta efektivitas vaksin
    • Persiapan sistem distribusi vaksin ke daerah yang mencakup peralatan pendukung, sumber daya manusia, dan tata kelola vaksinasi
    • Memantau dan mengikuti pengumuman dan petunjuk-petunjuk terkait pelaksanaan vaksinasi
    • Tetap menjalankan protokol 3M yang sudah dianjurkan seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak meskipun vaksin sudah ada. Pelaksanaan 3M ini tetap penting karena juga membantu meminimalkan penyebaran Covid-19 dan efektivitas vaksin yang ada

    Cara Mendapat Vaksin Covid-19?

    Pemerintah sudah menyiapkan infrastruktur hingga roadmap pembagian vaksin. Terdapat dua jalur yang sudah disiapkan, yaitu jalur pemerintah dan mandiri. Jalur pemerintah ini ialah program vaksinasi yang akan diberikan secara cuma-cuma atau gratis kepada yang penerima prioritas seperti tenaga medis, aparat hukum, tokoh agama, tenaga pendidik, aparatur pemerintah pusat  sampai daerah hingga BPJS penerima bantuan subsidi sedangkan jalur mandiri menyasar pada masyarakat yang berusia 19-59 tahun, dengan jumlah sekitar 57 orang. Kebutuhan vaksinnya mencapau 115 juta dosis. Yang membedakan dari jalur pertama dan jalur kedua adalah jalur kedua berbayar. Sekadar info, harga vaksin Sinovac ini berkisar mulai dari Rp 200.000 per dosis.

    Baca Juga: Meski Vaksin Beredar, Tetap Konsumsi Asupan Bernutrisi untuk Kekebalan Tubuh

    Proses vaksinasi jalur mandiri akan dilakukan secara digital melalui sebuah aplikasi khusus yang menurut rencana selesai pada Desember 2020 ini. Masyarakat yang akan memilih jalur mandiri harus mengikuti beberapa langkah sebelum dan sesudah vaksinasi, yaitu:

    • Mengisi data diri berupa KTP, nomor telepon, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, jenis kelamin, status pernikahan, pekerjaan, kartu keluarga jika ingin mendaftar bersama keluarga
    • Setelah mendaftar peserta yang ingin melakukan vaksinasi mandiri otomatis dianggap sudah melakukan pre-order, dan harus melakukan pembayaran
    • Saat mendekati hari vaksinasi, peserta akan mendapatkan pemberitahuan untuk datang di waktu yang ditentukan di klinik, fasilitas kesehatan rumah yang sakit yang dipilih. Peserta perlu untuk mengisi consent/assentform untuk mendapatkan kode khusus berupa QR code. Kode ini akan digunkan untuk validasi saat imunisasi, dan setelah diimunisasi peserta akan mendapatkan sertifikasi vaksinasi yang dapat dijadikan sebagai bukti telah melakukan vaksinasi.

    Baca Juga: Mengapa Vaksinasi Itu Baik dan Perlu, serta Bagaimana Cara Vaksinasi ke Rumah?

    Demikianlah Sahabat Sehat mengenai informasi tibanya vaksin Sinovac di Indonesia yang diharapkan dapat mengurangi jumlah penyebaran Covid-19 di Tanah Air, dan cara mendapatkannya, baik melalui pemerintah atau secara mandiri. Meski begitu, Sahabat harus tetap ingat pesan ibu untuk selalu melakukan 3M sebagai cara yang dapat membantu mengendalikan virus dan efektivitas vaksin. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai vaksin Covid-19 dan produk-produk penanganan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Vaksin COVID-19 Tiba di Tanah Air- Sekretariat Kabinet Republik Indonesia [Internet]. Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://setkab.go.id/vaksin-covid-19-tiba-di-tanah-air/
    2. Media K. 1,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Tiba di Indonesia [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2020/12/06/22485551/12-juta-dosis-vaksin-covid-19-buatan-sinovac-tiba-di-indonesia
    3. detikcom T. Vaksin Sinovac yang Baru Tiba Akan Digunakan untuk Tenaga Kesehatan [Internet]. detiknews. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5284550/vaksin-sinovac-yang-baru-tiba-akan-digunakan-untuk-tenaga-kesehatan
    4. Begini Cara Dapat dan Beli Vaksin Covid-19 Jalur Mandiri, Berikut Inilah Syarat yang Harus Disiapkan – Tribun Sumsel [Internet]. Tribun Sumsel. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://sumsel.tribunnews.com/2020/12/07/begini-cara-dapat-dan-beli-vaksin-covid-19-jalur-mandiri-berikut-inilah-syarat-yang-harus-disiapkan?page=all
    5. Azizah K. Vaksin COVID-19 Sinovac Tiba di Indonesia, Intip Lagi Harganya [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 11 December 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5284517/vaksin-covid-19-sinovac-tiba-di-indonesia-intip-lagi-harganya
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja