Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ vaksin lansia”

  • Jakarta, 17 Maret 2021–Prosehat bekerja sama dengan SVA Atmajaya dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar program vaksinasi Covid-19 massal di Kampus 3 BSD Unika Atma Jaya, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Program vaksinasi ini merupakan bentuk perwujudan Prosehat sebagai salah satu mitra  pendukung program pemerintah Indonesia untuk mempercepat pengendalian pandemi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Program ini akan […]

    Press Release: Dukung Program Percepatan Vaksinasi dari Pemerintah, Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

    Jakarta, 17 Maret 2021–Prosehat bekerja sama dengan SVA Atmajaya dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar program vaksinasi Covid-19 massal di Kampus 3 BSD Unika Atma Jaya, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

    Program vaksinasi ini merupakan bentuk perwujudan Prosehat sebagai salah satu mitra  pendukung program pemerintah Indonesia untuk mempercepat pengendalian pandemi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

    Foto: Nadya Bunga Amandha/Prosehat

    Program ini akan dilaksanakan selama lima hari, yaitu dari tanggal 17 hingga 21 Maret 2021, dan menargetkan kepada setidaknya 3.000 lansia yang berdomisili di Tangerang.

    Hal ini berdasarkan arahan dari pemerintah yang menyatakan bahwa program vaksinasi tahap dua ini menyasar pada lansia 60 tahun ke atas dan pekerja publik esensial seperti tenaga pendidik, tokoh agama, dan pegawai pemerintah.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Untuk bisa mendapatkan vaksin ini calon penerima diharapkan mendaftar terlebih dahulu melalui Prosehat.

    Founder Prosehat yang juga alumnus FKIK Atma Jaya, dr. Gregorius Bimantoro, menyebut bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat program vaksinasi dari pemerintah untuk menekan angka infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    “Vaksinasi ini sangat penting untuk melindungi masyarakat dari Covid-19. Dengan melakukan vaksinasi, maka dapat membantu menghasilkan sistem kekebalan tubuh seseorang untuk mengenali dan dapat dengan cepat melawan virus penyebab infeksi,” jelas dr. Bimo yang juga ketua program ini.

    Vaksin merupakan produk biologis yang memberikan kekebalan khusus terhadap sebuah penyakit tertentu seperti Covid-19. Selain terus dengan ketat menerapkan protokol kesehatan 5 M, vaksin akan berguna membantu melindungi diri dari ancaman serius Covid-19 yang selama ini telah menghambat banyak sektor kehidupan di Indonesia.

    Tentang Prosehat

    Prosehat adalah sebuah penyedia layanan jasa kesehatan Indonesia yang berdiri sejak 2015. Prosehat hadir untuk menjawab permasalahan layanan kesehatan di Indonesia terutama vaksinasi.

    Salah satu layanan utama Prosehat adalah layanan vaksinasi ke rumah. Di samping itu Prosehat juga menyediakan kebutuhan kesehatan lainnya secara online seperti telemedisin berupa chat dokter 24 jam, fisioterapi, obat herbal, vitamin, cek lab, hingga kebutuhan ibu hamil dan bayi.

    Semua layanan yang ada dikerjakan oleh para tenaga profesional yang terpercaya, dan Prosehat bermitra dengan apotek, laboratorium, dan produsen kesehatan untuk menjamin keaslian produk.

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau www.prosehat.com.

    Referensi:

    1. UNIKA Atma Jaya Gelar SVADaya Bagi Lansia dan Pelayan Publik [Internet]. beritasatu.com. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://www.beritasatu.com/photo/51423/unika-atma-jaya-gelar-svadaya-bagi-lansia-dan-pelayan-publik
    2. Vaksinasi di UNIKA Atma Jaya Targetkan 3.000 Lansia Ber-KTP Kabupaten Tangerang – http://www.kalderanews.com [Internet]. http://www.kalderanews.com. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://www.kalderanews.com/2021/03/vaksinasi-di-unika-atma-jaya-targetkan-3-000-lansia-ber-ktp-kabupaten-tangerang/
    3. Universitas Atma Jaya Buka Vaksinasi Covid-19 Lansia di Kabupaten Tangerang Gratis Sampai 21 Maret – Warta Kota [Internet]. Warta Kota. 2021 [cited 21 March 2021]. Available from: https://wartakota.tribunnews.com/2021/03/20/universitas-atma-jaya-buka-vaksinasi-covid-19-lansia-di-kabupaten-tangerang-gratis-sampai-21-maret
    Read More
  • Setelah Sinovac, kini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyetujui penggunaan darurat untuk vaksin produksi AstraZeneca dari Inggris. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BPOM, Penny Lukito, dalam jumpa pers virtual pada Selasa, 9 Maret 2021. Baca Juga: BPOM Keluarkan Izin Darurat untuk Vaksin Sinovac Pemberian izin penggunaan darurat ini berdasarkan efikasi vaksin sebesar 62,1% dari […]

    BPOM Resmi Mengeluarkan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin AstraZeneca

    Setelah Sinovac, kini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyetujui penggunaan darurat untuk vaksin produksi AstraZeneca dari Inggris. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BPOM, Penny Lukito, dalam jumpa pers virtual pada Selasa, 9 Maret 2021.

    izin penggunaan darurat untuk vaksin AstraZeneca

    Baca Juga: BPOM Keluarkan Izin Darurat untuk Vaksin Sinovac

    Pemberian izin penggunaan darurat ini berdasarkan efikasi vaksin sebesar 62,1% dari hasil pemantauan selama dua bulan setelah 15 hari pemberian dua dosis vaksin. Efikasi ini tentunya sesuai dengan standar World Health Organization (WHO), yaitu minimal 50%. Angka efikasi ini tentunya lebih rendah daripada vaksin Sinovac, yaitu 65,3%.

    Sejauh ini sudah 1,1 juta dosis vaksin yang diterima Indonesia melalui kerja sama dengan skema kerja sama multilateral Covax. Kedatangan pertama vaksin tersebut adalah pada Senin, 8 Maret 2021 yang rencananya akan digunakan pada vaksinasi tahap kedua.

    Sebelum BPOM menerbitkan izin penggunaan darurat ini, WHO telah memasukkan AstraZeneca dalam daftar penggunaan izin darurat. Pada analisa interim, efikasi vaksin mencapai 70,4% terutama di negara dengan varian baru Corona seperti Afrika Selatan, Brasil hingga Inggris.

    Siapa Target Penerima Vaksin Ini?

    Pemberian vaksin ditargetkan untuk para lanjut usia dan petugas pelayanan publik termasuk di dalamnya para pedagang pasar, pengemudi ojek online, dan tenaga pendidik.

    Baca Juga: Vaksinasi Corona untuk Tenaga Pendidik

    Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi menyebut bahwa vaksin AstraZeneca sudah terbukti aman untuk penduduk berusia lanjut. Diharapkan penggunaan vaksin dapat mengurangi angka kematian yang cukup tinggi pada lansia.

    Mengenal Vaksin AstraZeneca

    Vaksin AstraZeneca merupakan vaksin yang diproduksi AstraZeneca dan Universitas Oxford. Vaksin ini diketahui menggunakan metode adenovirus yang berasal dari simpanse. Virus ini diketahui aman bagi manusia. Adenovirus disebut dapat melindungi dari Covid-19, dengan tidak mengubah DNA seseorang.

    Apa Saja Efek Samping Pasca Vaksinasi AstraZeneca?

    Seperti halnya vaksin Covid-19 lainnya, vaksin ini juga mempunyai beberapa efek samping, yaitu:

    • Kelelahan
    • Menggigil atau demam
    • Sakit kepala
    • Nyeri sendi
    • Pusing
    • Nafsu makan menurun
    • Sakit perut
    • Keringat berlebihan
    • Kulit gatal atau ruam
    • Peradangan sistemik

    Suhu Penyimpanan

    Mengenai suhu penyimpanan, vaksin AstraZeneca dapat disimpan pada suhu 2-80Celcius. Tujuannya agar kandungan dalam vaksin mengalami degradasi atau rusak sehingga mempengaruhi efektivitas vaksin.

    Bagaimana Dosis Pemberiannya?

    Dosis pemberian untuk vaksin AstraZeneca adalah sebanyak 0,5 ml per dosis, dengan rentang jarak penyuntikan dosis pertama dan kedua adalah 28 hari.

    Berapa harganya?

    Vaksin AstraZeneca dibanderol pada kisaran harga USD 3 hingga USD 25, atau jika dikonversikan dalam Rupiah adalah sekitar Rp 42.000 hingga Rp 70.000 per dosis. Di Indonesia, distribusi vaksin AstraZeneca seperti halnya Sinovac akan dilakukan oleh Bio Farma.

    Demikianlah mengenai pemberian izin darurat oleh BPOM untuk AstraZeneca yang baru saja tiba di Indonesia, dan diperuntukkan khusus bagi lansia.

    Baca Juga: Ciri-ciri Vaksin Covid-19 yang Ideal Seperti Apa?

    Meskipun vaksin sudah tiba dan Sahabat divaksinasi, Sahabat harus tetap melakukan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi atau interaksi), dan melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta lakukan deteksi dini Covid-19 di Prosehat.

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. BPOM Sebut Efikasi Vaksin Corona AstraZeneca 62,1%, Lebih Rendah dari Sinovac [Internet]. kumparan. 2021 [cited 9 March 2021]. Available from: https://kumparan.com/kumparannews/bpom-sebut-efikasi-vaksin-corona-astrazeneca-62-1-lebih-rendah-dari-sinovac-1vJv8h822an
    2. Vaksin AstraZeneca Disebutkan Menggunakan Adenovirus, Virus Apa Itu? | Indozone.id [Internet]. indozone.id. 2021 [cited 9 March 2021]. Available from: https://www.indozone.id/health/o8seMve/vaksin-astrazeneca-disebutkan-menggunakan-adenovirus-virus-apa-itu/read-all
    3. K N. Vaksin Corona AstraZeneca Tiba di RI, Siapa Saja yang Akan Memakainya? [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 9 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5486373/vaksin-corona-astrazeneca-tiba-di-ri-siapa-saja-yang-akan-memakainya
    4. Alam S. Perbandingan Vaksin COVID-19 AstraZeneca Vs Sinovac, Jenis hingga Harganya [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 9 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5485432/perbandingan-vaksin-covid-19-astrazeneca-vs-sinovac-jenis-hingga-harganya
    Read More
  • Pada 5 Februari 2021, pemerintah melalui BPOM secara resmi memperbolehkan pemberian vaksin Sinovac bagi lansia. Vaksinasi untuk lansia sendiri sebenarnya sudah dimulai pada Senin, 8 Februari 2021 lalu. Tentunya pemberian ini tidaklah sembarangan karena BPOM membuat keputusan tersebut atas beberapa pertimbangan. Baca Juga: BPOM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Sinovac Pertama, karena data statistik […]

    Pemerintah Mengizinkan Pemberian Vaksin Sinovac untuk Lansia

    Pada 5 Februari 2021, pemerintah melalui BPOM secara resmi memperbolehkan pemberian vaksin Sinovac bagi lansia. Vaksinasi untuk lansia sendiri sebenarnya sudah dimulai pada Senin, 8 Februari 2021 lalu. Tentunya pemberian ini tidaklah sembarangan karena BPOM membuat keputusan tersebut atas beberapa pertimbangan.

    vaksin Sinovac untuk lansia

    Baca Juga: BPOM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Sinovac

    Pertama, karena data statistik KPC-PEN menunjukkan bahwa lansia menempati posisi relatif tinggi pada kasus kematian akibat Covid-19, yaitu sekitar 47,3%. Berlandaskan data tersebut, pemerintah menempatkan lansia sebagai kelompok prioritas bersama dengan tenaga kesehatan dan pejabat pelayanan publik.

    Kedua, selain dari data statistik kematian lansia, pertimbangan lainnya juga dilihat dari hasil pengkajian data hasil uji klinis fase III vaksin Sinovac yang dilaksanakan di Brasil serta data uji klinis fase I dan II di Cina. Dari data yang diperoleh BPOM pada akhir Januari 2021 tersebut disimpulkan bahwa terdapat data-data keamanan dan khasiat yang untuk bisa memberikan vaksinasi pada lansia. Data uji klinis fase I dan II di Cina yang melibatkan 400 orang menunjukkan bahwa vaksin yang diberikan sebanyak 2 dosis dengan jarak waktu 28 hari memberikan hasil imunogenisitas yang baik. Selain itu, terdapat peningkatan kadar antibodi yang baik dengan seroconversion rate 97,96%.

    Meski begitu, BPOM memberikan beberapa catatan yang berkaitan dengan persetujuan indikasi dan dosis vaksin Sinovac untuk lansia tersebut, karena masih terbatasnya bukti kemanfaatan dan keamanan vaksin. Poin-poin tersebut adalah sebagai berikut:

    • Melakukan studi klinis pasca persetujuaan untuk memastikan efektivitas vaksin CoronaVac untuk pencegahan Covid-19
    • BPOM berhak meninjau atau mengevaluasi kembali aspek khasiat dan keamanan vaksin apabila ditemukan bukti baru terkait khasiat dan keamanan
    • Wajib melakukan pemantauan farmakovigilans (mendeteksi masalah keamanan obat yang belum diketahui) dan pelaporan efek samping obat ke BPOM

    Bagaimana Cara Pemberian Vaksin ke Lansia?

    Pusat Informasi Obat Nasional atau PIONAS menyatakan bahwa vaksin Sinovac akan diberikan kepada lansia di atas 60 tahun dengan cara disuntikkan ke dalam otot (intramuskular) sebanyak 0,5 mL dalam 2 dosis dengan selang waktu 28 hari.

    Apa Efek Samping yang Akan Dirasakan?

    Efek samping yang dirasakan dari pemberian vaksin Covid-19 pada umumnya serupa dengan reaksi ringan hingga sedang dari pemberian vaksin jenis lainnya. Adapun efek samping yang mungkin dirasakan antara lain nyeri di tempat suntikan dan demam. Efek samping atau KIPI ini akan terjadi 7 hari setelah vaksinasi, dan pulih dalam waktu 48 jam.

    Baca Juga: Cara Mengatasi KIPI Pasca Vaksinasi Covid-19

    Hal-hal yang Perlu Diperhatikan bagi Lansia Sebelum Vaksinasi

    Adapun imbauan dari PIONAS untuk para lansia yang memiliki kondisi-kondisi berikut, sebelum mendapatkan vaksinasi sebaiknya lebih berhati-hati supaya tidak terjadi hal-hal yang diinginkan, yaitu apabila mengalami:

    • Kesulitan naik 10 anak tangga
    • Kesulitan berjalan kira-kira 100 sampai 200 meter
    • Penurunan aktivitas fisik (sering merasa lelah)
    • Memiliki 4 dari 11 penyakit (hipertensi, diabetes, kanker, penyakit paru kronis, serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke, dan penyakit ginjal)
    • Penurunan berat badan yang bermakna dalam setahun

    Baca Juga: Sahabat Sehat, Yuk, Jangan Takut Vaksin Covid-19!

    Sekian mengenai izin pemberian vaksin Sinovac untuk lansia yang berdasarkan statistik kematian lansia di Indonesia akibat Covid-19 dan data uji klinis di Brasil dan Cina yang ternyata cukup aman bagi kelompok ini. Setelah divaksinasi hendaknya tetap menerapkan perilaku 5M dan PHBS, serta jangan lupa deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Caranya cukup mudah, Sahabat bisa mengakses via website atau aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Wibowo E. Ini Pertimbangan BPOM Izinkan Vaksin Covid-19 Sinovac untuk Lansia [Internet]. Tempo. 2021 [cited 8 February 2021]. Available from: https://nasional.tempo.co/read/1430573/ini-pertimbangan-bpom-izinkan-vaksin-covid-19-sinovac-untuk-lansia
    2. Dwianto A. BPOM Izinkan Vaksin Sinovac untuk Lansia, Ini 3 Syarat yang Diberikan [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 8 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5364793/bpom-izinkan-vaksin-sinovac-untuk-lansia-ini-3-syarat-yang-diberikan
    3. Putri Bestari N. 3 Fakta Vaksin Sinovac Mulai Disuntikkan ke Lansia Hari Ini [Internet]. CNBCIndonesia. 2021 [cited 8 February 2021]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20210208070701-37-221695/3-fakta-vaksin-sinovac-mulai-disuntikkan-ke-lansia-hari-ini
    Read More
Chat Dokter 24 Jam