Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ vaksin kanker serviks”

  • Vaksinasi HPV adalah pemberian vaksin HPV atau Human Papillomavirus untuk terhindar dari kanker serviks. Vaksin ini sering dikenal dengan vaksin kanker serviks. Kanker serviks adalah kanker yang disebabkan oleh virus HPV yang menular pada wanita saat berhubungan seksual terutama kontak langsung pada area genital. Dari situlah kemudian muncul sel yang tumbuh secara tidak normal pada mulut […]

    Amankah Vaksinasi HPV Selama Pandemi Corona?

    Vaksinasi HPV adalah pemberian vaksin HPV atau Human Papillomavirus untuk terhindar dari kanker serviks. Vaksin ini sering dikenal dengan vaksin kanker serviks.

    Kanker serviks adalah kanker yang disebabkan oleh virus HPV yang menular pada wanita saat berhubungan seksual terutama kontak langsung pada area genital. Dari situlah kemudian muncul sel yang tumbuh secara tidak normal pada mulut rahim atau serviks, yang lama-kelamaan berkembang menjadi kanker serviks yang termasuk salah satu kanker paling mematikan di dunia.1

    Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturan Pemberiannya?vaksinsi hpv selama pandemi, vaksinasi hpv selama corona

    Menurut data yang dilansir oleh Kementerian Kesehatan, jumlah penderita kanker serviks  di Indonesia adalah 90-100 kasus per 100.000 penduduk, dan setiap tahunnya adalah 15.000 kasus.

    Indonesia bahkan termasuk negara kedua dengan angka kejadian kanker serviks tertinggi di dunia. Angka global kematian akibat virus ini adalah 99,7%, dan hampir semuanya wanita. Oleh karena itu, pemberian vaksin sangat penting dan perlu dilakukan.

    Namun, Bagaimanakah dengan Pemberian Vaksin di Masa Pandemi Corona ini? Apakah Pemberian  Vaksin Aman dan Tetap Harus Dilakukan?

    Semenjak ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO pada Maret 2020, Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 telah mempengaruhi banyak gaya hidup orang-orang di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia.

    Angka penderita dan kematian yang terus meningkat setiap harinya dan belum ditemukannya vaksin untuk pencegahan membuat WHO menerbitkan protokol-protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

    WHO juga meminta kepada para pemerintah negara di seluruh dunia untuk tidak berkerumun karena hal tersebut akan mempermudah penyebaran virus. Hal inilah yang kemudian membuat semua orang menjadi khawatir untuk beraktivitas di luar rumah dan memilih tetap berada di dalam rumah sebagai salah satu cara paling aman.2

    Karena itulah, banyak orang yang mengurungkan niat ke fasilitas-fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas untuk vaksinasi sehingga angka vaksinasi kian menurun. Program vaksinasi yang telah dicanangkan terganggu.

    Menurut WHO dan UNICEF, ada 82 negara dengan program vaksinasi yang terganggu, di antaranya termasuk Indonesia.

    Salah satu program vaksinasi yang terganggu itu adalah vaksinasi HPV. Indonesia sendiri mempunyai program penapisan atau skrining vaksinasi, dengan target perempuan di usia 30-50 tahun.

    Target tersebut kenyataannya belum dapat terpenuhi karena yang ditapis masih kurang dari 8%, jauh di bawah target sebesar 50%, itu pun berdasarkan data dari 2014 hingga 2018.

    Baca Juga: Cara Imunisasi Tetap Aman Selama Covid-19

    Target yang hendak dicapai itu menjadi berantakan karena datangnya COVID-19. Sebelum wabah, setiap hari, 50 perempuan Indonesia meninggal karena kanker serviks, sehingga upaya penapisan terus dilakukan.

    Namun, ketika wabah datang, aktivitas menurun tajam sehingga upaya pemerintah untuk mencegah kanker serviks semakin terhambat.

    Alasan penurunan itu adalah sangat ketakutannya orang-orang untuk keluar rumah, apalagi ke fasilitas-fasilitas kesehatan yang sudah pasti banyak orang.4

    Padahal, WHO sendiri sudah mengatakan bahwa vaksinasi, baik untuk anak-anak maupun dewasa, tetap harus dilakukan mengingat penyakit-penyakit memerlukan vaksinasi tersebut bisa datang kapan saja.2

    Keterlambatan pemberian vaksin akan menghambat tumbuh-kembang anak dan tingkat kekebalan orang dalam menghadapi virus, termasuk virus HPV, yang pemberiannnya mulai harus dilakukan pada perempuan usia 9 tahun sebagai langkah pencegahan dini.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV ke Rumah

    Supaya vaksinasi HPV tetap berjalan dan dirasa aman tanpa perlu khawatir terhadap ancaman virus Corona, berdasarkan anjuran WHO, pemerintah telah melaksanakan hal-hal berikut agar orang tetap mau vaksinasi, yaitu:2

    • Membatasi jumlah kunjungan ke fasilitas-fasilitas layanan kesehatan
    • Menerapkan jaga jarak saat berada di dalam fasyankes
    • Mengatur jadwal dengan mengadakan janji temu imunisasi
    • Menggabungkan kegiatan imunisasi dengan kegiatan preventif
    • Menggunakan area terbuka apabila memungkinkan jika area dalam sudah dirasa penuh karena jaga jarak, sementara pengunjung yang datang banyak
    • Membuat sesi layanan imunisasi khusus bagi lansia dan orang-orang dengan gangguan kesehatan yang sudah ada seperti darah tinggi, penyakit jantung, gangguan pernapasan, dan diabetes.

    Baca Juga: Pilih Mana? Imunisasi di Rumah atau Faskes Selama Pandemi?

    Namun, apabila hal-hal di atas masih dirasa kurang meyakinkan karena faktor berkerumun yang menjadi medium menyebarnya virus dengan cepat, terdapat solusi-solusi yang bisa membuat orang yang ingin divaksinasi tidak perlu ke rumah sakit, puskesmas, atau klinik, alias cukup di rumah saja.

    Fasilitas ini memanfaatkan teknologi berupa telemedisin yang memungkinkan pasien bisa konsultasi secara daring atau online melalui perangkat-perangkat teknologi yang ada.

    Tentu saja layanan ini ada di Prosehat yang juga mempunyai layanan vaksinasi HPV ke rumah sehingga Sobat Sehat tetap bisa vaksinasi dengan aman tanpa perlu khawatir tertular COVID-19, dan tentunya Sobat dapat mendukung program pemerintah untuk mencegah virus HPV.

    Layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai vaksinasi HPV selama pandemi, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturan Pemberiannya? • ProSehat [Internet]. ProSehat. 2020 [cited 6 October 2020].
    2. Tanya Jawab (FAQ) Imunisasi dalam konteks pandemi COVID-19 [Internet]. 2020 [cited 6 October 2020]. 
    3. developer m. WHO dan UNICEF Peringatkan Penurunan Vaksinasi Selama Covid-19 [Internet]. Mediaindonesia.com. 2020 [cited 6 October 2020].
    4. Media K. Screening Terhenti karena Covid-19, Kematian Kanker Serviks Diduga Naik Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 6 October 2020].
    Read More
  • Kanker serviks menjadi hal yang menakutkan bagi para wanita di dunia termasuk di Indonesia. Persepsi seseorang pada penyakit ini masih dianggap miring, karena pola hidup yang kurang sehat, merokok, infeksi kelamin  hingga seringnya berganti-ganti pasangan. Memang hal tersebut menjadi salah satu faktor penyebab kanker serviks. Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita Kanker yang […]

    Takut Sama Kanker Serviks? Vaksinasi HPV Aja

    Kanker serviks menjadi hal yang menakutkan bagi para wanita di dunia termasuk di Indonesia. Persepsi seseorang pada penyakit ini masih dianggap miring, karena pola hidup yang kurang sehat, merokok, infeksi kelamin  hingga seringnya berganti-ganti pasangan. Memang hal tersebut menjadi salah satu faktor penyebab kanker serviks.

    vaksinasi HPV

    Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita

    Kanker yang menyerang daerah leher rahim wanita ini disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Kanker ini tidak memiliki gejala, hingga seseorang baru mengetahui terkena kanker serviks setelah mencapai stadium lanjut. Jika kalian yang mengalaminya bagaimana? Rasa takut dan hancur menjadi satu karena kanker serviks merenggut masa depanmu.

    Mengatasi ketakutan kalian pada kanker serviks, maka bisa dicegah dengan vaksinasi HPV. Namun sebelum melakukan vaksinasi, harus ketahui beberapa hal berikut ini.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV ke Rumah

    1. Vaksinasi HPV Dapat diberikan Pada Anak-anak

    Beberapa pendapat dari Advisory Committee on Immunization Practice (ACIP) serta Centre for diagnosis Control Prevention (CDC) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan vaksinasi HPV dapat diberikan pada anak perempuan mulai dari usia 10 tahun.

    2. Mungkin Anda pernah mendengar atau mendapat broadcast tentang vaksinasi HPV yang bisa menyebabkan menopause?

    Jangan langsung percaya, kepala Dinas Kesehatan DKI Koesmedi Priharto menyangkal hal tersebut. Menurutnya “Setiap 1 jam ada 33 wanita di Indonesia meninggal karena kanker serviks. Dengan tingginya kasus kanker serviks maka pemerintah mengambil keputusan untuk memberikan vaksinasi guna mencegah kanker serviks. Sedangkan berita di luar sana tidak bisa di pertanggungjawabkan alasannya”.


    Menopause sendiri dipengaruhi dari fungsi sel ovarium yang berkurang karena usia sehingga produksi hormon estrogen menurun. Penyebab lainnya akibat dari operasi pengangkatan ovarium (yang dilakukan bersamaan dengan pengangkatan kandungan atau histerektomi) atau adanya paparan radiasi dan juga kemoterapi.

    3. Paps Smear Dulu Baru Vaksinasi HPV

    Untuk Anda wanita yang telah aktif secara seksual disarankan untuk melakukan pemeriksaan pap smear yang berfungsi untuk mendeteksi sel abnormal atau lesi prakanker dan dilakukan secara berkala untuk wanita berusia di atas 40 tahun atau wanita yang beresiko tinggi terkena kanker. Apabila menunjukkan hasil negatif, maka bisa dijalankan proses vaksinasi HPV.

    Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturannya?

    4. Vaksinasi HPV Dilakukan Sebanyak 3 Kali

    Untuk pemberian vaksinasi HPV ini pada umumnya dilakukan sebanyak 3 kali dengan jarak waktu 0, 2 dan 6 bulan dan pemberian tidak dianjurkan melebihi dari waktu 1 tahun. Khusus untuk anak usia 10-13 tahun, cukup dengan pemberian 2 dosis, yaitu bulan 0 dan bulan 6.

    5. Dapat Mencegah Penyebaran Kanker Serviks

    Hingga saat ini, penelitian menunjukkan keberhasilan vaksinasi HPV bisa mencapai 100%. Walau demikian, tetap disarankan untuk melakukan pap smear secara berkala sebagai pencegahan sekunder.

    Baca Juga: Lindungi Diri Anda dari Kanker Serviks

    Jadi itulah hal-hal yang perlu Anda ketahui seputar vaksinasi HPV. Mari cegah sekarang juga, lindungi dirimu dan orang yang Anda cintai dengan vaksinasi HPV guna cegah kanker serviks. Untuk vaksinasi Sobat bisa melakukannya di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Sumber:

    1. TanyaDok. “Info Tentang Kanker Serviks”.
    2. Khusen, Daniel Denny. “Kanker Serviks Pembunuh Banyak Wanita” .
    3. Winardo, Donny Sutrisno. “Kanker Serviks dan Imunisasi HPV”.
    4. CDC. “Human Papillomavirus (HPV)”.
    5. Alief, Bisma. “Ini Penjelasan Dinkes DKI Soal Kabar Vaksin Sebabkan Menopause Dini”.
    6. Valentine, Maria. “Apa Sebenarnya Menopause Bagi Wanita?”.
    7. Jadwal Imunisasi 2017 [Internet]. IDAI. 2018 [cited 1 April 2018].
    Read More
  • Sebagian besar dari kita kurang atau bahkan tidak mendapatkan pendidikan yang cukup mengenai perkembangan alat reproduksi setelah masa pubertas. Padahal, menjaga dan merawat kesehatan vagina adalah hal penting bagi wanita. Vagina memiliki banyak fungsi, seperti sebagai jalan lahir dan organ reproduksi. Baca Juga: Benarkah Keputihan Pertanda Kanker Serviks? Vagina sangat rentan terhadap penyakit yang dapat […]

    5 Ciri dan Bentuk Vagina Sehat yang Penting Diketahui Kaum Hawa

    Sebagian besar dari kita kurang atau bahkan tidak mendapatkan pendidikan yang cukup mengenai perkembangan alat reproduksi setelah masa pubertas. Padahal, menjaga dan merawat kesehatan vagina adalah hal penting bagi wanita. Vagina memiliki banyak fungsi, seperti sebagai jalan lahir dan organ reproduksi.

    ciri dan bentuk vagina sehat

    Baca Juga: Benarkah Keputihan Pertanda Kanker Serviks?

    Vagina sangat rentan terhadap penyakit yang dapat mempengaruhi kesuburan dan hasrat dalam berhubungan seksual, serta kemampuan dalam mencapai orgasme. Oleh sebab itu, sangat penting untuk Anda menjaga kesehatan vagina. Tetapi, tahukah Anda bagaimana ciri-ciri dan bentuk vagina yang normal?

    Ciri-ciri vagina sehat

    Untuk mengetahui apakah vagina Anda normal dan sehat terdapat beberapa ciri yang dapat diketahui. Jika Anda menemukan hal yang tidak normal, segera konsultasikan ke dokter.

    1. Tingkat Kelembapan

    Ciri vagina yang normal dapat diukur dari tingkat kelebabannya. Apabila diraba, vagina yang sehat akan terasa hangat dan lembab. Sedangkan, vagina yang terasa kering merupakan tanda bahwa vagina tidak sehat.

    Beberapa penyebab umum dari vagina yang kering yaitu adanya perasaan cemas yang berlebih, pengaruh dari pengobatan tertentu, perubahan hormonal, adanya iritasi yang disebabkan oleh bakteri, dan kondisi seperti ini juga sering ditemukan pada wanita yang telah menopause. Kelembapan pada vagina sangat berpengaruh pada ketahanan sperma bertahan hidup lebih lama di dalam vagina.

    2. Cairan Berwarna Putih

    Cairan berwarna bening atau putih yang keluar dari vagina merupakan hal yang normal. Lendir atau cairan ini diproduksi secara alami dari leher rahim atau serviks.

    Produk Terkait: Jual Borobudur Delimas Kapsul Isi 60

    Adanya keputihan tidak selalu menjadi pertanda buruk. Perubahan pada jumlah keputihan dapat sepenuhnya terjadi akibat adanya perubahan hormonal seperti siklus menstruasi, kehamilan, maupun menopause.

    Ciri dan jumlah keputihan juga sangat bervariasi tergantung pada penyebabnya, misalnya dapat menjadi lebih kental dan elastis seperti putih telur mentah.

    Keputihan yang sehat tidak berbau ataupun berwana yang pekat. Kemungkinan, anda hanya akan merasa basah sehingga menjadi tidak nyaman. Apabila terjadi perubahan pada kekentalan dan bau, seperti perubahan warna, berbau amis atau menyengat, gatal atau nyeri  di sekitar vagina, segeralah konsultasikan pada dokter.

    3. Tidak Terasa Gatal

    Vagina yang sehat tidak akan membuat anda merasa gatal. Rasa gatal pada vagina merupakan suatu tanda adanya gangguan kesehatan, seperti eksim, sariawan atau infeksi, dermatitis kontak, psoriasis, dan penyakit lain, namun juga dapat terjadi karena adanya penyebab lain. Untuk lebih jelasnya, anda dapat memeriksakan atau konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

    4. Aroma Tidak Menyengat

    Setiap wanita memiliki aroma vagina yang khas. Aroma khas tersebut akan lebih tecium saat wanita akan memasuki siklus menstruasi. Selain itu, aroma khas vagina juga akan menjadi lebih tajam setelah wanita berhubungan seks.

    Namun, anda juga harus lebih memperhatikan apabila vagina mengeluarkan aroma yang menyengat, berbau amis dan mengalami gejala lain seperti keputihan yang berwarna abu-abu, terasa gatal atau terbakar selama beberapa hari memiliki kemungkinan adanya gangguan kesehatan.

    Baca Juga: Healthy Sexual Life in Women

    Gelaja tersebut dapat terjadi pada setiap wanita, terutama wanita denga kebersihan yang buruk, wanita pengguna douche, wanita hamil, maupun wanita yang sering berganti pasangan.

    Bau vagina yang tidak normal bisa disebabkan oleh adanya infeksi atau peradangan disekitar vagina yang dipicu oleh ketidak seimbangan bakteri vagina. Jika semakin parah, kondisi ini akan menyebabkan vaginitis.

    5. Tidak Ada Luka

    Luka pada vagina dapat terjadi karena beberapa hal, seperti akibat benturan yang disebabkan saat berhubungan seks sehingga kulit vagina menjadi lecet. Jika hal ini terjadi, sebaiknya anda minta saran penanganan yang tepat pada dokter.

    Menjaga kesehatan vagina adalah hal penting bagi semua wanita, karena vagina memiliki banyak fungsi, diantaranya untuk pembuangan urine, berhubungan seks, maupun sebagai jalan untuk melahirkan. Selain fungsi tersebut, vagina juga memiliki beberapa bentuk yang berbeda dikalangan kaum hawa.

    Bentuk Vagina yang Normal dan Sehat

    Vagina setiap wanita tidak ada yang sama persis bentuknya sehingga tidak dapat dibandingkan. Namun, yang perlu anda ketahui adalah bagaimana bentuk dari vagina yang normal dan sehat seperti berikut ini.

    Vulva

    Vulva adalah bagian luar vagina yang dapat terlihat tanpa harus membukanya. Bagian vulva di antaranya adalah punuk kemaluan, bibir luar vagina, dan klitoris.

    Vulva yang sehat berwarna merah dan kecoklatan. Anda tak perlu khawatir apabila terdapat kerutan atau keriput pada vulva, hal tersebut wajar terjadi. Kerutan pada vulva menunjukan elastisitas kulit pada vagina.

    Namun, perlu anda perhatikan apabila bagian vulva terasa nyeri atau muncul benjolan atau jerawat. Hal itu bisa menjadi tanda Anda terserang menyakit kelamin tertentu.

    Labia

    Labia atau bibir vagina merupakan bagian penutup yang membelah vagina terluar menjadi dua. Anda tak perlu khawatir jika bentuk bibir vagina Anda tidak sama besar atau panjang karena itu hal yang normal.

    Namun, jika bagian kulit labia mengalami perubahan warna dan timbul bercak putih. Segera konsultasikan ke dokter apabila anda mengalami hal tersebut.

    Vagina

    Vagina merupakan bagian lubang berbentuk tabung panjang sekitar 8 cm yang mengarah ke leher Rahim. Fungsinya adalah untuk tempat penetrasi saat berhubungan seksual.

    Apabila Anda meraba vagina dengan menyentuh masuk ke bagian dalam dan teraba bentuknya seperti membukit, ini merupakan hal yang normal. Namun, jika pada bukit tersebut terdapat benjolan, segera periksakan ke dokter.

    Produk Terkait: Pemeriksaan Pap Smear

    Demikian ciri dan bentuk vagina yang normal. Untuk mencegah munculnya berbagai penyakit, khususnya di daerah kewanitaan, penting sekali untuk kita agar tetap menjaga kebersihan dan menjalankan pola hidup yang sehat.

    Selain itu, tidak ada salahnya  jika Sobat Sehat lebih memproteksi diri dengan melakukan vaksinasi HPV atau Human Papillomavirus agar terhindar dari kanker serviks.

    Sekarang vaksinasi HPV telah hadir di Prosehat dengan fasilitas penggunaan teknologi telemedicine yang akan memudahkan pasien dalam berkonsultasi secara daring atau online melalui perangkat teknologi milik sahabat.

    Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    Selain itu, Prosehat juga memiliki layanan vaksinasi HPV ke rumah sehingga Sobat Sehat dapat melakukan vaksinasi dengan aman tanpa perlu khawatir tertular COVID-19 serta ikut turut mendukung pencegahan timbulnya virus HPV.

    Layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Romadhona, D., 2021. 5 Ciri Miss V yang Sehat, Harus Waspada kalau Tak Begini. [online] detikHealth. Available at: <https://health.detik.com/sexual-health/d-5191808/5-ciri-miss-v-yang-sehat-harus-waspada-kalau-tak-begini> [Accessed 30 March 2021].
    2. uk. 2021. Keeping your vagina clean and healthy. [online] Available at: <https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/keeping-your-vagina-clean-and-healthy/> [Accessed 30 March 2021].
    3. uk. 2021. Vaginal discharge. [online] Available at: <https://www.nhs.uk/conditions/vaginal-discharge/> [Accessed 30 March 2021].
    4. uk. 2021. Is my vagina normal?. [online] Available at: <https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/vagina-shapes-and-sizes/> [Accessed 30 March 2021].
    5. com. 2021. Types of vagina: Shapes, sizes, colors, and more. [online] Available at: <https://www.medicalnewstoday.com/articles/326210> [Accessed 30 March 2021].
    Read More
  • Tidak hanya pada wanita dewasa, vaksinasi kanker serviks untuk anak SD juga dapat diberikan. Hal ini penting karena virus HPV yang menyebabkan kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu kanker ganas organ kewanitaan dengan jumlah kasus terbanyak. Meskipun begitu, kanker serviks merupakan satu-satunya kanker yang dapat dicegah dengan vaksin, tidak seperti kanker ovarium, endometrium, payudara […]

    Pentingnya Vaksinasi Kanker Serviks untuk Anak SD Sebagai Pencegahan dan Proteksi Dini

    Tidak hanya pada wanita dewasa, vaksinasi kanker serviks untuk anak SD juga dapat diberikan. Hal ini penting karena virus HPV yang menyebabkan kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu kanker ganas organ kewanitaan dengan jumlah kasus terbanyak. Meskipun begitu, kanker serviks merupakan satu-satunya kanker yang dapat dicegah dengan vaksin, tidak seperti kanker ovarium, endometrium, payudara yang hanya dapat dicegah dengan skrining rutin.  Kanker ini disebut sebagai silent killer karena gejalanya seringkali tidak muncul. Kebanyakan pasien penderita kanker ini datang berobat ketika sudah berada pada stadium lanjut.

    vaksinasi kanker serviks untuk anak SD

    Baca Juga: Mari Lindungi Si Gadis dari Kanker Serviks

    Mengapa vaksinasi penting pada perempuan usia dini?

    Vaksinasi kanker serviks sangatlah penting pada perempuan usia dini terutama pada anak-anak SD karena hal itu dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus HPV. Pemberian bisa dilakukan pada usia 9-10 tahun. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh pada perempuan di usia tersebut ternyata lebih baik jika dibandingkan dengan orang dewasa. Apalagi proses infeksi virus HPV yang berubah menjadi kanker cukuplah panjang, yaitu sekitar 7-15 tahun. Namun, hal tersebut kurang disadari dan baru diketahui setelah menjadi kanker melalui pemeriksaan. Dengan demikian vaksinasi pada usia dini cukup untuk menghalau infeksi virus dalam jangka waktu yang panjang dari masa SD hingga dewasa.

    Apa saja keuntungan vaksinasi di usia dini?

    Selain memberikan kekebalan dalam jangka waktu yang cukup panjang, vaksinasi kanker serviks untuk anak SD ternyata juga dapat memberikan keamanan yang cukup efektif terutama pada masa perempuan memasuki periode berhubungan seksual terutama setelah menikah. Ketika berhubungan seksual itu tanpa disadari virus HPV masuk ketika ada celah luka pada lapisan kulit atau epitel di serviks. Celah luka ini terjadi dari berhubungan seksual tersebut. HPV ini kemudian menginvasi seluruh jaringan serviks sampai ke dalam sel serviks laalu menggandakan diri, dan lama-kelamaan berubah menjadi kanker. HPV ini hanya masuk ke epitel dan tidak memasuki pembuluh darah sehingga tidak dikenali sistem imun tubuh. Karena itu, vaksinasi sendiri adalah untuk dapat mengenali virus serta membentuk antibodi.

    Bagaimana dengan Pemberiannya?

    Vaksin kanker serviks untuk anak SD ini hendaknya diberikan sebanyak dua kali, dengan rentang jarak waktu 6-12 bulan dari dosis pertama. Barulah pada usia dewasa, dosisnya adalah 3.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Kanker Serviks

    Jenis Vaksin Kanker Serviks Apa Saja yang Dapat Diberikan? Apakah Sama dengan Orang Dewasa?

    Pada dasarnya, jenis vaksin kanker serviks yang diberikan pada anak perempuan usia dini sama dengan yang diberikan pada orang dewasa, yaitu bivalen dan tetravalen. Bivalen mengandung 2 tipe virus HPV (16 dan 18) yang dapat mencegah kanker leher rahim sedangkan tetravalent mengandung 4 tipe virus HPV (6,11,16, dan 18) yang dapat mencegah sekaligus kanker leher rahim serta kutil kelamin. Vaksin jenis terbaru adalah vaksin HPV kuadrivalen, mengandung 8 jenis virus HPV. Efektivitasnya lebih tinggi, namun belum tersedia di Indonesia.

    Baca Juga: Apa Bedanya HPV Bivalen dan Tetravalen?

    Bagaimana dengan Metodenya?

    Untuk metodenya seperti vaksinasi pada umumnya adalah dengan melakukan penyuntikan vaksin secara intramuskular di deltoid, yaitu otot bahu yang terbesar.

    Adakah Efek Samping yang Dirasakan?

    Setiap vaksinasi tentu saja akan ada efek sampingnya. Hal itu wajar karena tubuh sedang bekerja membentuk kekebalan tubuh dalam melawan virus. Pada vaksinasi kanker serviks untuk anak SD ini efek samping yang dirasakan adalah alergi, rasa sakit, kemerahan, serta bengkak di bekas suntikan, bentol kecil sementara di tempat suntikan, demam rendah, merasa kurang sehat, sakit kepala, dan pingsan.

    Untuk mengatasinya, Sahabat bisa melakukan beberapa langkah seperti minum cairan cukup banyak, tidak menggunakan baju tebal saat demam, mengompres bekas luka dengan air dingin, dan mengonsumsi parasetamol untuk meredakan rasa sakit. Apabila efek samping ini belum mereda segera hubungi dan ke fasilitas layanan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

    Produk Terkait: Jual Panadol Kaplet 500 mg

    Berapa Harganya?

    Untuk vaksin kanker serviks harganya berkisar dari angka Rp 750.000 hingga Rp 1,3 juta sekali suntik.

    Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturan Pemberiannya?

    Itulah mengenai vaksinasi HPV untuk anak SD yang ternyata sangat penting untuk mencegah dan melindungi diri dari virus HPV yang menyebabkan kanker serviks. Intinya, perlindungan dari usia dini akan cukup membantu perempuan saat mereka memasuki masa remaja dan dewasa sehingga tidak perlu khawatir mengenai virus HPV penyebab kanker serviks ini. Sahabat bisa mendapatkan vaksinasi HPV ini di rumah sakit, puskesmas, dan klinik serta di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah.

    Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Anak Perempuan Usia 9 Tahun Sudah Bisa Diberi Vaksin HPV |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://www.republika.co.id/berita/qo2754366/anak-perempuan-usia-9-tahun-sudah-bisa-diberi-vaksin-hpv
    2. Media K. Vaksin HPV sejak Dini untuk Cegah Kanker Serviks [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2015/02/05/140152923/.Vaksin.HPV.sejak.Dini.unt
    3. Pentingnya Vaksinasi HPV Sejak Dini | Parentstory Blog [Internet]. Parentstory.com. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://www.parentstory.com/blog/pentingnya-vaksinasi-hpv-sejak-dini
    4. Tanya Jawab Lengkap Seputar Imunisasi HPV untuk Anak [Internet]. kumparan. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://kumparan.com/kumparanmom/tanya-jawab-lengkap-seputar-imunisasi-hpv-untuk-anak-1s445Nfku3q
    5. Ternyata V. Ternyata, Vaksin Kanker Serviks Juga Punya Efek Samping ini! – Semua Halaman – Nakita [Internet]. Nakita. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://nakita.grid.id/read/021741236/ternyata-vaksin-kanker-serviks-juga-punya-efek-samping-ini?page=all
    Read More
  • Sahabat Sehat, sudah tahukah Anda mengenai vaksin HPV? Apa kegunaannya, apa saja jenisnya, dan bagaimana pemberian yang tepat? Simaklah artikel di bawah ini yang akan membahas seputar vaksin tersebut. Baca Juga: Amankah Vaksinasi HPV Selama Pandemi Corona? Vaksin HPV adalah vaksin yang bertujuan untuk mencegah penyakit menular seksual akibat human papillomavirus. Vaksin ini terbukti efektif […]

    Apa Bedanya HPV Bivalen dan Tetravalen?

    Sahabat Sehat, sudah tahukah Anda mengenai vaksin HPV? Apa kegunaannya, apa saja jenisnya, dan bagaimana pemberian yang tepat? Simaklah artikel di bawah ini yang akan membahas seputar vaksin tersebut.

    HPV bivalen dan tetravalen

    Baca Juga: Amankah Vaksinasi HPV Selama Pandemi Corona?

    Vaksin HPV adalah vaksin yang bertujuan untuk mencegah penyakit menular seksual akibat human papillomavirus. Vaksin ini terbukti efektif untuk mencegah terjadinya penyakit kanker leher rahim pada perempuan akibat paparan terhadap HPV. Selain itu, vaksin ini juga dapat mencegah kanker vagina dan vulva pada perempuan, serta penyakit kutil kelamin maupun kanker anus pada perempuan dan laki-laki. Berikut adalah tipe HPV yang dapat menimbulkan penyakit:

    • HPV tipe 16 dan 18, penyebab 70% kejadian penyakit kanker leher rahim.
    • HPV tipe 6 dan 11, menyebabkan 90% kejadian penyakit kutil kelamin.
    • Terdapat pula 5 tipe HPV lainnya yaitu tipe 31, 33, 45, 52, dan 58 yang dapat menyebabkan kanker leher rahim, kanker vagina, kanker vulva, kanker anus, kanker penis, dan kanker tenggorokan.1,2

    Berdasarkan cakupan tipe HPV yang dapat dicegah dengan vaksin, maka terdapat dua jenis vaksin HPV yang digunakan di Indonesia:

    • Bivalen

    Vaksin HPV bivalen memberikan proteksi terhadap HPV tipe 16 dan 18 yang dapat mencegah kanker leher rahim.

    • Tetravalen

    Vaksin HPV tetravalen memberikan proteksi terhadap HPV tipe 6, 11, 16, dan 18. Sehingga selain berfungsi mencegah kanker leher rahim, vaksin ini juga memberikan perlindungan dari penyakit kutil kelamin.1,3 

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV

    Menurut rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) vaksin HPV dapat diberikan mulai usia 10 tahun atau sebelum yang bersangkutan aktif secara seksual. Tujuannya adalah untuk memberikan kekebalan terhadap infeksi HPV sebelum yang bersangkutan aktif secara seksual dan terpapar dengan virus ini yang ditularkan melalui hubungan seksual. Vaksin HPV masih dapat diberikan kepada perempuan yang sudah aktif secara seksual dengan pertimbangan bahwa yang bersangkutan belum tentu sudah terpapar dengan jenis HPV yang dapat menimbulkan penyakit. Walaupun demikian, perlu diingat bahwa vaksin ini tidak dapat digunakan untuk mengobati infeksi HPV yang sedang terjadi. Selain pada perempuan, vaksinasi varian tetravalen pada laki-laki juga akan memberikan efek proteksi terhadap penyakit kutil kelamin dan juga menurunkan penularan HPV pada pasangannya.3,4

    Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    Jadwal dari pemberian vaksin bivalen diberikan tiga kali yaitu:

    • Dosis pertama: saat ini
    • Dosis kedua: 1 bulan setelah dosis pertama
    • Dosis ketiga: 6 bulan setelah dosis kedua

    Sedangkan untuk vaksin tetravalen diberikan juga tiga kali yaitu:

    • Dosis pertama: saat ini
    • Dosis kedua: 2 bulan setelah dosis pertama
    • Dosis ketiga: 6 bulan setelah dosis kedua

    Apabila vaksin ini diberikan pada remaja usia 10-13 tahun, pemberian cukup diberikan 2 dosis dengan interval 6-12 bulan karena pada usia tersebut, respons antibodi yang diberikan dari 2 kali suntikan setara dengan 3 kali suntikan. Jika jadwal pemberian vaksin terlewat, Anda tidak perlu mengulangnya dari awal. Cukup dengan melengkapi dosis vaksin untuk kanker serviks yang terlewat sebelumnya.3–6

    Vaksin HPV tidak disarankan dilakukan pada wanita yang sedang hamil. Walaupun pemberian vaksin ini tidak menimbulkan gangguan pada bayi yang dikandung,  masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. Apabila kehamilan terjadi ditengah-tengah pemberian vaksin, dosis berikutnya sebaiknya diberikan setelah melahirkan.7

    Baca Juga: Takut Sama Kanker Serviks? Vaksinasi HPV Saja!

    Efek samping dari pemberian vaksin sebenarnya tergolong cukup ringan seperti rasa nyeri pada lokasi penyuntikan, demam, pusing, dan mual. Efek samping ini juga hanya bersifat sementara dan bisa dikurangi dengan cara beristirahat dalam posisi duduk atau berbaring selama 15 menit terlebih dahulu setelah penyuntikan.7

    Demikian penjelasan singkat mengenai vaksinasi HPV dan jenis-jenisnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi Sahabat Sehat. Yuk vaksinasi HPV sekarang untuk mencegah kanker leher rahim ke depannya, lindungi keluarga dan sahabat dengan vaksinasi lengkap di Prosehat. Mengapa di Prosehat? Karena Prosehat mempunyai layanan vaksinasi ke rumah yang mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Human Papillomavirus (HPV) Vaccines – National Cancer Institute [Internet]. 2019. Available from: https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/risk/infectious-agents/hpv-vaccine-fact-sheet
    2. HPV Vaccine | What Is the HPV Vaccination [Internet]. Available from: https://www.plannedparenthood.org/learn/stds-hiv-safer-sex/hpv/should-i-get-hpv-vaccine
    3. Jadwal Imunisasi 2017 [Internet]. IDAI. Available from: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/jadwal-imunisasi-2017
    4. STD Facts – HPV and Men [Internet]. 2020. Available from: https://www.cdc.gov/std/hpv/stdfact-hpv-and-men.htm
    5. HPV Vaccines and Cervical Cancer [Internet]. WebMD. Available from: https://www.webmd.com/sexual-conditions/hpv-genital-warts/hpv-vaccines-human-papillomavirus
    6. HPV | For Clinicians | Vaccination Schedules and Recommendations | CDC [Internet]. 2020. Available from: https://www.cdc.gov/hpv/hcp/schedules-recommendations.html
    7. HPV Vaccine Information For Young Women [Internet]. 2021. Available from: https://www.cdc.gov/std/hpv/stdfact-hpv-vaccine-young-women.htm
    Read More
  • Apakah Sobat Sehat sedang mencari tempat vaksinasi HPV di Jakarta? Kalau iya, Sobat tidak perlu bingung lagi sebab banyak sekali lokasi untuk penyuntikan vaksin HPV di Ibu Kota. Mulai dari rumah sakit, laboratorium hingga klinik. Semuanya ada. Penyuntikan vaksin ini perlu sekali supaya Sobat dapat terlindungi dari serangan kanker serviks yang hampir setiap harinya merenggut […]

    List dan Biaya Tempat Vaksinasi HPV di Jakarta

    Apakah Sobat Sehat sedang mencari tempat vaksinasi HPV di Jakarta? Kalau iya, Sobat tidak perlu bingung lagi sebab banyak sekali lokasi untuk penyuntikan vaksin HPV di Ibu Kota. Mulai dari rumah sakit, laboratorium hingga klinik. Semuanya ada. Penyuntikan vaksin ini perlu sekali supaya Sobat dapat terlindungi dari serangan kanker serviks yang hampir setiap harinya merenggut nyawa puluhan hingga ratusan wanita. Tercatat, untuk Indonesia saja ada kasus per hari 90-100 dari 100.000 penduduk, dan setiap tahunnya adalah 15.000 kasus berdasarkan data Kementerian Kesehatan. Untuk tingkat global saja angkanya mencapai 99,7%. Indonesia sendiri menempati peringkat kedua di dunia.

    temoat vaksinasi hpv di Jakarta, lokasi vaksinasi hpv di Jakarta, tempat vaksinasi kanker serviks di Jakarta, lokasi vaksinasi kanker serviks di Jakarta

    Baca Juga: Apakah HPV dan Kanker Serviks Saling Berkaitan?

    Berkaca dari hal itulah, pemerintah kemudian mencanangkan gerakan vaksinasi HPV, dengan target wanita berusia 30-50 tahun. Selain itu, pemerintah juga mulai mencanangkan penyuntikan vaksin pada anak perempuan dari usia 9 tahun sebagai salah satu pencegahan dini. Kanker Serviks sendiri terjadi akibat virus HPV yang menyerang melalui penularan infeksi pada wanita saat berhubungan seksual terutama kontak langsung pada area genital. Dari situlah kemudian muncul sel yang tumbuh secara tidak normal pada mulut rahim atau serviks, dan lama-kelamaan berkembang menjadi kanker serviks yang termasuk salah satu kanker paling mematikan di dunia. Dengan Sobat melakukan vaksinasi berarti Sobat tidak hanya menyelamatkan diri sendiri tetapi juga membantu pemerintah mengurangi angka kematian wanita akibat kanker serviks. Vaksinasi ini tentunya bukan hanya untuk wanita, melainkan juga untuk pria, dan sangat penting untuk mereka yang hendak melangsungkan pernikahan.

    Nah, Sobat Sehat berikut adalah list lokasi vaksinasi HPV di Jakarta beserta biayanya supaya Sobat segera melakukan vaksinasi agar terhindar dari kanker serviks yang membahayakan.

    Rumah Sakit

    Di Jakarta banyak sekali rumah sakit yang menyediakan layanan vaksinasi HPV atau vaksin kanker serviks, dan tersebar di 5 kota administratif di Jakarta. Rumah sakit merupakan fasilitas layanan kesehatan utama sebagai rujukan pemberian vaksin ini.

    Jakarta Selatan

    Rumah Sakit Pondok Indah

    Rumah sakit pertama yang bisa dijadikan rujukan untuk vaksinasi HPV adalah Rumah Sakit Pondok Indah yang terletak di Jalan Metro Duta Kavling UE RT 04/RW 014 Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Layanan vaksin kanker serviks di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 2.600.000. Untuk info lebih lengkap silakan kontak 0217657525 ext 4.

    Rumah Sakit Siloam T.B. Simatupang

    Selain Rumah Sakit Pondok Indah atau RSPI, rumah sakit lain di Jakarta Selatan yang juga menyediakan layanan vaksinasi HPV adalah RS Siloam T.B Simatupang yang terletak di Jalan R.A. Kartini Nomor 8 RT 010/RW 04 Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan. Layanan vaksinasi di rumah sakit ini dimulai dari Rp 1.600.000. Info lebih lengkap silakan kontak 1500911.

    Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    Rumah Sakit Siloam Semanggi

    Tidak hanya di T.B. Simatupang, untuk Jakarta Selatan, Siloam juga ada di Semanggi, tepatnya di Jalan Garnisun Dalam Nomor 2-3, Semanggi, RT 05/RW 04, Karet Semanggi, Setiabudi. Layanan vaksinasi HPV di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 928.125. Untuk info lebih lengkap silakan kontak 02129962777.

    Rumah Sakit Ibu dan Anak Brawijaya Duren Tiga

    Rumah Sakit Ibu dan Anak Brawijaya Duren Tiga atau RSIA Brawijaya Duren Tiga adalah rumah sakit lain di Jakarta Selatan yang juga bisa Sobat jadikan sebagai rujukan untuk vaksinasi HPV. Rumah sakit ini terletak di Jalan Duren Tiga Raya Nomior 5 Pancoran, Jakarta Selatan. Layanan vaksinasi di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 2.900.000 hingga Rp 4.300.000. Info selengkapnya silakan kontak 0217976605.

    Rumah Sakit Mayapada

    Rumah sakit terakhir di Jakarta Selatan yang bisa dijadikan sebagai rujukan untuk vaksinasi HPV adalah Rumah Sakit Mayapada yang terletak di Jalan Lebak Bulus I Kavling 29 RT 006/RW 04, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan. Layanan vaksinasi di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 2.600.000 hingga Rp 3.100.000. Info selengkapnya silakan hubungi 02129215555.

    Produk Terkait: Jual Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain

    Jakarta Timur

    Rumah Sakit Premier Jatinegara

    Untuk wilayah Jakarta Timur, rumah sakit pertama yang bisa dijadikan tempat untuk vaksinasi HPV adalah Rumah Sakit Premier Jatinegara. Rumah Sakit ini terletak di Jalan Raya Jatinegara Timur Nomor 85-87 RT 10/RW 2, Bali Mester, Jatinegara, Jakarta Timur. Layanan vaksinasi HPV di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 680.000. Untuk info selengkapnya silakan kontak 1500907.

    Rumah Sakit Harapan Bunda

    Rumah sakit kedua di Jakarta Timur yang juga menyediakan layanan vaksinasi HPV adalah Rumah Sakit Harapan Bunda yang terletak di Jalan Raya Bogor Km 22 Nomor 44, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Layanan vaksin kanker serviks di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 2.100.000. Info lebih lengkap silakan kontak 0218400257 ext 1005.

    Rumah Sakit Islam Pondok Kopi

    Rumah Sakit Islam Pondok Kopi juga bisa jadikan sebagai pilihan untuk lokasi vaksinasi HPV di Jakarta Timur. Rumah Sakit ini beralamat di Jalan Raya Pondok Kopi RT 02/RW 01, Duren Sawit, Jakarta Timur. Layanan vaksinasi di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 1.335.000. Info lebih lengkap silakan kontak 0218630654.

    Jakarta Barat

    Rumah Sakit Royal Taruma

    Rumah Sakit Royal Taruma merupakan salah satu rumah sakit di Jakarta Barat yang menyediakan layanan vaksinasi HPV. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Daan Mogot Nomor 34 Jakarta Barat 11470. Layanan vaksinasi dimulai dari harga Rp 1.177.000. Info lebih lengkap silakan kontak 02156967788.

    Rumah Sakit Anggrek Mas

    Selain Royal Taruma, di Jakarta Barat juga terdapat Rumah Sakit Anggrek Mas yang menyediakan layanan vaksinasi HPV. Rumah sakit ini terletak di Jalan Anggrek Nomor 2 RT 09 RW 02, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Layanan vaksinasi dimulai dari harga Rp 2.400.000. Info lebih lengkap silakan hubungi 0215305720.

    Rumah Sakit Dharmais

    Rumah sakit ketiga di Jakarta Barat yang juga menyediakan layanan vaksinasi adalah Rumah Sakit Dharmais yang terletak di Jalan Letjen S. Parman Nomor 84-86 Jakarta Barat. Info lebih lengkap mengenai layanan vaksinasi dan lainnya silakan kontak 02115681570.

    Rumah Sakit Ciputra Garden City

    Rumah sakit terakhir di Jakarta Barat yang ada layanan vaksin kanker serviksnya adalah Rumah Sakit Ciputra Garden City. Rumah sakit ini terletak di Jalan Boulevard Blok G 01 Nomor 1 Citra5-Citra Garden City RW 016, Prepedan, Kalideres, Jakarta Barat. Layanan vaksinasi HPV di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 2.600.000. Info selengkapnya silakan kontak 02122557888.

    Jakarta Utara

    Rumah Sakit Atma Jaya

    Bagi Sobat Sehat yang tinggal di wilayah Jakarta Utara bisa menjadikan Rumah Sakit Atma Jaya sebagai pilihan untuk vaksinasi HPV. Rumah sakit ini terletak di Jalan Pluit Raya Nomor 2 RT 021/RW 08, Penjaringan, Jakarta Utara. Layanan vaksinasi dimulai dari harga Rp 1.149.000. Untuk info lebih lengkap silakan klik di sini.

    Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturan Pemberiannya?

    Rumah Sakit Duta Indah

    Rumah sakit lainnya  di Jakarta Utara yang juga bisa Sobat jadikan sebagai referensi adalah Rumah Sakit Duta Indah yang terletak di Jalan Teluk Gong Raya Nomor 12 RT 06/RW 017 Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Layanan vaksinasi di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 2.400.000. Info lebih lengkap silakan kontak 02166676183.

    Rumah Sakit Royal Progress

    Rumah sakit terakhir di Jakarta Utara yang bisa dijadikan sebagai rujukan adalah Rumah Sakit Royal Progress yang beralamat di Jalan Danau Sunter Utara, Sunter Paradise 1-5 Jakarta Utara 14350. Mengenai harga dan info lainnya silakan kontak 0216400261.

    Jakarta Pusat

    Rumah Sakit Bunda

    Rumah Sakit Bunda bisa Sobat jadikan pilihan saat berada di Jakarta Pusat. Rumah sakit yang berlokasi di Jalan Teuku Cik Di Tiro Nomor 21 RT 09 RW 02, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat ini menyediakan layanan vaksinasi HPV yang dimulai dari harga Rp 199.000. Info lebih lengkap silakan kontak 0211500799.

    Rumah Sakit Ibu dan Anak Tambak

    Selain Rumah Sakit Bunda, di Jakarta Pusat juga terdapat Rumah Sakit Ibu dan Anak Tambak yang terletak di Jalan Tambak Nomor 18 RT 01/RW 06, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Rumah sakit ini mempunyai layanan vaksinasi yang dimulai dari harga Rp 550.000. Info lebih lengkap silakan hubungi 0212303444.

    Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo

    Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo atau RSCM adalah salah satu rumah sakit milik pemerintah yang menyediakan layanan vaksinasi HPV. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 71 RW 05, Kenari, Senen, Jakarta Pusat. Mengenai harga dan info selengkapnya silakan kontak 0211500135.

    Rumah Sakit Murni Teguh

    Rumah sakit terakhir di Jakarta Pusat yang menyediakan layanan vaksinasi HPV adalah Rumah Sakit Murni Teguh yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 86 RT 010/RW 011, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mengenai harga dan info selengkapnya silakan kontak 02157853940.

    Laboratorium dan Klinik

    Selain rumah sakit, tempat vaksinasi HPV di Jakarta juga terdapat di laboratorium dan klinik sebagai alternatif jika di rumah sakit kemahalan. Berikut adalah laboratorium dan klinik tersebut.

    Laboratorium Prodia

    Prodia adalah salah satu laboratorium klinik terbesar di Jakarta yang bisa Sobat jadikan sebagai rujukan untuk vaksinasi HPV. Klinik yang jaringannya tersebar di seluruh Indonesia, dan kantor utamanya beralamat di Jalan Kramat Raya Nomor 150 itu mematok harga dimulai dari Rp 3.671.000. Info lebih lengkap silakan kontak 0213144182.

    Laboratorium Kimia Farma

    Selain Prodia, laboratorium klinik lain yang juga terbesar di Jakarta adalah Kimia Farma sebagai tempat vaksinasi HPV adalah Kimia Farma. Laboratorium yang kantor utamanya berada di Jalan Veteran Nomor 9 Jakarta 10110 itu untuk harga dimulai dari Rp 1.280.000. Untuk info lebih lengkap silakan klik di sini.

    Laboratorium CITO

    Laboratorium klinik CITO juga menyediakan layanan vaksinasi HPV yang dimulai dari harga Rp 850.000. Info lebih lengkap mengenai laboratorium yang beralamat di Jalan Cenderawasih Raya Nomor 4 Kebayoran Lama Selatan, Kebayoran ini silakan kontak 02180625508.

    Insani Medical Centre

    Insani Medical Centre merupakan salah satu klinik yang menyediakan layanan vaksinasi HPV. Klinik ini beramalat di Jalan Jenderal Basuki Rachmat Nomor 18 RT 013/RW 01, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur. Layanan vaksin kanker serviks di klinik ini dimulai dari harga Rp 2.290.000 hingga Rp 2.2815.000. Info lebih lengkap silakan kontak 0218192222.

    Baca Juga: Mengapa Vaksinasi HPV Diperlukan Juga untuk Si Gadis?

    Klinik Angsamerah Fatmawati

    Klinik Angsamerah Fatmawati juga menyediakan layanan vaksinasi HPV. Klinik yang beralamat di  Jalan RS Fatmawati Raya Nomor 6K RT 09/RW 01, Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini mempunyai layanan vaksinasi yang dimulai dari harga Rp 3.327.500 hingga Rp 3.700.000. Info selengkapnya silakan kontak 0217247676.

    Jakarta Papsmear Centre

    Jakarta Papsmear Centre adalah klinik di Jakarta Pusat yang menyediakan layanan vaksinasi HPV yang dimulai dari harga Rp 1.200.000. Alamatnya berada di Jalan Johar Nomor 1A RT 05, Gondangdia, Menteng. Info lebih lengkap silakan kontak 0213905034.

    Klinik Kasih

    Klinik Kasih adalah salah satu klinik yang juga menyediakan layanan vaksinasi HPV. Terletak di  Jalan Palmerah Barat Nomor 45, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ini mematok harga dimulai dari Rp 1.000.000 untuk vaksin kanker serviks. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi di nomor WA 08111512800.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV ke Rumah

    Prosehat

    Selain di rumah sakit, laboratorium, dan klinik, tempat vaksinasi HPV di Jakarta yang bisa Sobat jadikan rujukan adalah Prosehat yang menyediakan layanan vaksin kanker serviks ke rumah. Layanan ini tentu saja mempermudah Sobat yang bisa saja tidak mempunyai waktu sama sekali atau merasa kemahalan jika melakukan vaksinasi di rumah sakit, dan juga membuat Sobat tidak perlu khawatir jika keluar rumah karena virus Corona. Untuk layanan dari Prosehat ini Sobat akan mendapat banyak keuntungan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Berikan Diskon Pap Smear dan Vaksin [Internet]. kumparan. 2020 [cited 7 October 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparanstyle/daftar-rumah-sakit-di-jakarta-yang-berikan-diskon-pap-smear-dan-vaksin-1549462146284398581/full
    2. Panca A, Panca A. Biaya Vaksin HPV Terbaru, Cegah Kanker Serviks [Internet]. Daftar Harga & Tarif. 2020 [cited 7 October 2020]. Available from: https://harga.web.id/biaya-vaksin-hpv-untuk-cegah-kanker-serviks.info
    3. News [Internet]. Dharmais.co.id. 2020 [cited 7 October 2020]. Available from: https://dharmais.co.id/news/78/Human-Papilloma-Virus
    4. Wiyanti W. Ini Kisaran Biaya Vaksin HPV, Penangkal Kanker Serviks yang Mematikan [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 7 October 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3528381/ini-kisaran-biaya-vaksin-hpv-penangkal-kanker-serviks-yang-mematikan
    5. Sosialisasi Kanker Serviks Di Desa Pacung Oleh GPKS [Internet]. Pacung. 2020 [cited 7 October 2020]. Available from: http://pacung-buleleng.desa.id/index.php/first/artikel/93-Sosialisasi-Kanker-Serviks-Di-Desa-Pacung-Oleh-GPKS
    6. Rumah Sakit Royal Taruma :. [Internet]. Rsroyaltaruma.com. 2020 [cited 7 October 2020]. Available from: http://rsroyaltaruma.com/index.php/Promosi
    7. Paket Vaksin Pencegah Kanker Serviks [Internet]. Mayapadahospital.com. 2020 [cited 7 October 2020]. Available from: https://mayapadahospital.com/news/paket-vaksin-pencegah-kanker-serviks
    8. RS Harapan Bunda [Internet]. Sentramedikahospitals.com. 2020 [cited 7 October 2020]. Available from: https://sentramedikahospitals.com/harbun/promo.php
    9. Interactive P. Pap Smear & Kolposkopi [Internet]. Rumah Sakit Royal Progress. 2020 [cited 7 October 2020]. Available from: https://www.royalprogress.com/rumah-sakit-royal-progress/package/hpv-vaccination-package
    Read More
  •   Banyak yang mengatakan penularan HPV dapat melalui kontak dengan tempat duduk kloset ataupun WC umum. Namun ternyata hal tersebut tidak tepat, karena penyebaran virus HPV dapat terjadi melalui hubungan seksual atau kulit ke kulit. Baca Juga: 5 Gejala Kanker Serviks yang Perlu Kamu Ketahui Apakah penyebaran HPV hanya menyerang daerah genital? HPV kepanjangan dari […]

    Apakah HPV dan Kanker Serviks Saling Berkaitan?

     

    Banyak yang mengatakan penularan HPV dapat melalui kontak dengan tempat duduk kloset ataupun WC umum. Namun ternyata hal tersebut tidak tepat, karena penyebaran virus HPV dapat terjadi melalui hubungan seksual atau kulit ke kulit.

    HPV dan kanker serviks

    Baca Juga: 5 Gejala Kanker Serviks yang Perlu Kamu Ketahui

    Apakah penyebaran HPV hanya menyerang daerah genital? HPV kepanjangan dari Human Papilloma Virus ini tidak hanya menyerang daerah genital namun memiliki banyak jenis yaitu sekitar 120 jenis. Sebanyak 30% berhubungan dengan daerah genital dan juga anus, sedangkan 70% berhubungan dengan area selain daerah anus dan genital.

    Secara garis besar terbagi menjadi beberapa area seperti:

    1. Infeksi pada daerah anogenital dan mukosa

    2. Infeksi di daerah non-anogenital cutaneous yang menyerang daerah kulit tangan hingga kaki yang sering dikenal dengan kutil/veruca vulgaris. Namun tidak akan menimbulkan keganasan dan penyebarannya terjadi karena ada riwayat kontak dan sistem imunitas yang menurun.

    3. Epidermodysplasia verruciformis (EV) berkaitan dengan kelainan genetik. Pada daerah anogenital (anus dan genital), terdapat virus HPV tipe 6 dan juga 11 disebut kondiloma akuminata atau kutil kelamin atau genital warts yang memiliki resiko rendah berpotensi kearah kanker. Sedangkan virus tiper 16 dan 18 memiliki 70% berpotensi tinggi menyebabkan kanker serviks dan penyebaran HPV terjadi melalui hubungan seksual atau adanya kontak kulit yang terinfeksi HPV. Area anus dan oral dapat terjadi dengan prevalensi sebagai berikut :
    – Anal Cancer sebesar 90%
    – Vulvar Cancer sebesar 40%
    – Oropharyngeal cancer 12%
    – Oral Cancer sebesar 3%

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks yang Perlu Dicoba

    Infeksi HPV banyak terjadi pada wanita daripada pria yaitu sebesar 22-35% pada wanita. Pada penelitian di Amerika, rentan usia yang memiliki insiden tertinggi terjadi pada wanita usia 20-24 tahun dengan mengambil sampel wanita berusia 14-59 tahun. Sedangkan penelitian yang dilakukan Gilison ditemukan bahwa kanker pada area oropharyngeal disebabkan oleh HPV tipe 16 yang sama pada kanker serviks. Namun hal tersebut lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan wanita, sebanyak 10,1% pada pria dan 3,6% pada wanita.

    Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Membutuhkan Ini

    Hal tersebut akan semakin meningkat bila tidak dilakukan pencegahan serta pemeriksaan sejak dini. Dengan cara tidak berganti-ganti pasangan dan pemberian vaksin HPV. Vaksin yang dapat mencegah transmisi virus dan virus akan terhalang masuk ke dalam tubuh. Jadi dengan vaksinasi HPV, risiko kanker serviks akan berkurang dan untuk mendapatkan layanan vaksin HPV ke rumah bisa Anda dapatkan di Prosehat yang mempunyai keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja