Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ Vaksin HPV Prosehat”

  • Setiap orang atau khususnya wanita biasanya disarankan agar melakukan pemeriksaan kesehatan (medical check up) agar mengetahui apakah ada masalah kesehatan di dalam tubuhnya. Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita Meski begitu, sebenarnya terdapat beberapa tanda umum yang bisa menjadi petunjuk sehat atau tidaknya tubuh dari seorang wanita. Berikut adalah beberapa ciri atau tanda-tanda tubuh wanita yang […]

    9 Ciri Wanita Sehat yang Sahabat Perlu Tahu!

    Setiap orang atau khususnya wanita biasanya disarankan agar melakukan pemeriksaan kesehatan (medical check up) agar mengetahui apakah ada masalah kesehatan di dalam tubuhnya.

    ciri wanita sehat

    Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita

    Meski begitu, sebenarnya terdapat beberapa tanda umum yang bisa menjadi petunjuk sehat atau tidaknya tubuh dari seorang wanita. Berikut adalah beberapa ciri atau tanda-tanda tubuh wanita yang sehat:

    1. Memiliki Siklus Haid yang Teratur

    Siklus haid yang teratur dengan interval 27 sampai 35 hari merupakan tanda organ reproduksi yang sehat. Hal ini menunjukkan ovulasi dan keseimbangan hormonal dari otak ke ovarium yang normal. Biasanya, wanita yang tidak sehat seperti bertubuh gemuk atau terlalu kurus cenderung mengalami menstruasi yang tidak teratur.

    2. Memiliki Rambut Tebal dan Kuku Kuat

    Memiliki rambut yang tebal dan kuat serta memiliki kuku yang cepat tumbuh dan tidak mudah patah juga merupakan tanda kesehatan yang baik.

    Sebaliknya, apabila memiliki rambut yang tipis atau kuku yang rapuh tandanya kekurangan nutrisi dalam tubuhnya seperti karenaa kurangnya zat besi, vitamin D, serta nutrisi penting lainnya. Tidak hanya itu, kondisi stres juga bisa mempengaruhi kesehatan kuku dan rambut.

    3. Jarang Sakit Kepala

    Keluhan sakit kepala pasti pernah dirasakan oleh semua orang. Sakit kepala sendiri merupakan efek dari stres atau otot yang tegang, hal tersebut merupakan hal yang normal.

    Baca Juga: 6 Tips Meredakan Sakit Kepala yang Ampuh!

    Namun, pada orang yang sehat, sakit kepala hanya akan berlangsung dalam waktu sebentar dan jarang terjadi. Nah, pada orang yang tidak sehat biasanya akan sering mengalami sakit kepala yang berat dan bahkan tidak kunjung membaik meskipun setelah minum obat.

    4. Berenergi

    Apabila Sahabat Sehat bangun pagi dengan perasaan segar dan siap menghadapi hari, artinya tubuh memiliki energi yang cukup. Sedangkan kebanyakan orang yang sedang sakit atau kekurangan vitamin tubuhnya akan merasa mudah lelah, kurang berenergi, dan sering mengantuk.

    5. Memiliki Napas yang Segar

    Memiliki bau mulut tidak hanya berkaitan dengan kesehatan gigi, namun hal tersebut juga merupakan petunjuk kesehatan secara umum. Karena sistem kekebalan tubuh seseorang juga berada di usus.

    Jika Sahabat Sehat memiliki napas yang segar, itu merupakan indikasi dari mikroba usus yang seimbang. Dan sebaliknya, apabila mulutnya berbau tidak sedap tandanya ada penyakit tersembunyi, seperti penyakit diabetes, penyakit lambung, atau gangguan ginjal.

    6. Memiliki Kulit yang Tampak Sehat

    Kulit merupakan salah satu organ terbesar di dalam tubuh manusia. Kondisi kulit wajah dan leher tidak hanya menggambarkan ciri genetik seseorang, namun juga kesehatannya dan pengaruh lingkungan.

    Seseorang yang memiliki kulit yang tampak sehat dapat menandakan kondisi kesehatan tubuhnya secara keseluruhan cukup baik.

    7. Memiliki Mata yang Jernih

    Selain kulit, mata juga merupakan penggambaran dari kesehatan tubuh wanita. Mata yang terlihat jernih menunjukkan tidak adanya penyakit tersembunyi. Selain itu, mata juga merupakan jendela jiwa.

    Misalnya pada orang yang kurang istirahat ataupun sedang merasa sedih dan depresi, akan terlihat dari matanya bahwa jiwanya sedang tidak tenang.

    8. Komposisi Lemak Tubuh Normal

    Apabila Sahabat Sehat memiliki kadar lemak tubuh yang tinggi, artinya tubuh lebih banyak menumpuk jaringan lemak dibandingkan otot. Lemak tubuh yang tinggi akan memberikan dampak negatif pada metabolisme, gula darah, pergerakan tubuh, dan kesejahteraan mental.

    Baca Juga: Hati-hati! 10 Daftar Makanan Mengandung Lemak Jenuh Tinggi!

    Maka dari itu, ciri-ciri wanita sehat salah satunya adalah memiliki komposisi lemak tubuh yang normal dan tidak berlebihan.

    9. Nyeri Haid Ringan

    Setiap wanita dewasa pasti memiliki kondisi dimana nyeri saat sedang haid. Namun, salah satu ciri wanita sehat adalah yang hanya memiliki nyeri haid ringan.

    Apabila Sahabat Sehat memiliki nyeri haid yang berat, bisa menandakan adanya endometriosis dan harus segera diperiksakan ke dokter.

    Selain ciri-ciri di atas, wanita yang sehat juga pastinya memiliki kulih wajah yang sehat. Maka dari itu, penting juga untuk mengenali ciri-ciri kulit wajah sehat. Berikut ciri-ciri kulit wajah yang sehat:

    Terhidrasi dengan Baik

    Ciri-ciri wanita yang memiliki wajah sehat adalah memiliki wajah yang lembab. Kelembapan ini biasanya dipengaruhi oleh hidrasi kulit yang baik.

    Kulit wajah yang terhidrasi dengan baik akan memiliki tingkat kekenyalan yang tinggi, sehingga tidak mudah keriput. Agar memiliki kulit wajah yang lembap dan terus terhidrasi, Sahabat Sehat bisa menggunakan pelembap secara rutin di pagi dan malam hari.

    Selain itu jangan lupa juga untuk mengonsumsi air putih sebanyak delapan gelas per hari, serta rajin mengonsumsi buah dan sayur ya.

    Produk Terkait: Jual Vegeblend Adult

    Memiliki Warna Kulit yang Merata

    Adanya warna kulit wajah yang tidak merata, seperti adanya area wajah yang terlalu merah atau ditemukannya dark spots pada kulit wajah, bisa menandakan kulit yang tidak sehat.

    Salah satu penyebab warna kulit wajah tidak merata adalah paparan sinar matahari yang terlalu berlebihan. Hal ini yang menjadi alasan bahwa setiap wanita harus menggunakan sunscreen dengan tingkat SPF tinggi, serta mengaplikasikan ulang setiap tiga atau empat jam sekali.

    Memiliki Tekstur yang Lembut

    Sahabat Sehat bisa mengenali ciri-ciri kulit wajah yang sehat dengan merasakan teksturnya. Tekstur kulit wajah yang halus, lembut, dan lembab merupakan penandanya. Jika Sahabat Sehat ingin mendapatkan kulit wajah yang halus dan lembut bisa menerapkan eksfloasi dengan rutin.

    Kulit Wajah Bebas dari Jerawat

    Memiliki kulit wajah yang bebas jerawat dan keriput merupakan ciri-ciri kulit wajah sehat. Kondisi kulit wajah yang bebas dari kedua masalah tersebut bisa didapatkan apabila Sahabat Sehat merawat kulit kalian dengan tepat dan benar.

    Adapun penyebab jerawat di antaranya adalah terlalu sering begadang, stres, dan bisa juga karena faktor keturunan. Gaya hidup yang kurang sehat juga bisa mempengaruhi kesehatan kulit, seperti mengonsumsi makanan yang manis, gorengan, alkohol, dan merokok.

    Nah, dengan demikian sekarang Sahabat Sehat sudah mengetahui ciri-ciri tubuh yang sehat seperti apa. Namun, walaupun begitu, Sahabat Sehat tetap disarankan untuk melakukan medical check up agar bisa memastikan tubuh dalam kondisi baik-baik saja dan bisa terhindar dari berbagai penyakit berat nantinya salah satunya kanker serviks.

    Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    Untuk itu, Sahabat bisa melakukan vaksinasi HPV di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media, K., 2021. 10 Tanda Tubuh yang Sehat pada Perempuan Halaman 2 – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://lifestyle.kompas.com/read/2019/11/13/071000220/10-tanda-tubuh-yang-sehat-pada-perempuan?page=2> [Accessed 20 April 2021].
    2. Kustiani, R., 2021. 7 Ciri Orang Sehat Sempurna. [online] Tempo. Available at: <https://cantik.tempo.co/read/899602/7-ciri-orang-sehat-sempurna/full&view=ok> [Accessed 20 April 2021].
    3. Tysara, L., 2021. 8 Ciri-Ciri Kulit Wajah Sehat, Pahami Tips Mudah Memilikinya. [online] liputan6.com. Available at: <https://hot.liputan6.com/read/4455020/8-ciri-ciri-kulit-wajah-sehat-pahami-tips-mudah-memilikinya> [Accessed 20 April 2021].
    Read More
  • Tidak hanya pada wanita dewasa, vaksinasi kanker serviks untuk anak SD juga dapat diberikan. Hal ini penting karena virus HPV yang menyebabkan kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu kanker ganas organ kewanitaan dengan jumlah kasus terbanyak. Meskipun begitu, kanker serviks merupakan satu-satunya kanker yang dapat dicegah dengan vaksin, tidak seperti kanker ovarium, endometrium, payudara […]

    Pentingnya Vaksinasi Kanker Serviks untuk Anak SD Sebagai Pencegahan dan Proteksi Dini

    Tidak hanya pada wanita dewasa, vaksinasi kanker serviks untuk anak SD juga dapat diberikan. Hal ini penting karena virus HPV yang menyebabkan kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu kanker ganas organ kewanitaan dengan jumlah kasus terbanyak. Meskipun begitu, kanker serviks merupakan satu-satunya kanker yang dapat dicegah dengan vaksin, tidak seperti kanker ovarium, endometrium, payudara yang hanya dapat dicegah dengan skrining rutin.  Kanker ini disebut sebagai silent killer karena gejalanya seringkali tidak muncul. Kebanyakan pasien penderita kanker ini datang berobat ketika sudah berada pada stadium lanjut.

    vaksinasi kanker serviks untuk anak SD

    Baca Juga: Mari Lindungi Si Gadis dari Kanker Serviks

    Mengapa vaksinasi penting pada perempuan usia dini?

    Vaksinasi kanker serviks sangatlah penting pada perempuan usia dini terutama pada anak-anak SD karena hal itu dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus HPV. Pemberian bisa dilakukan pada usia 9-10 tahun. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh pada perempuan di usia tersebut ternyata lebih baik jika dibandingkan dengan orang dewasa. Apalagi proses infeksi virus HPV yang berubah menjadi kanker cukuplah panjang, yaitu sekitar 7-15 tahun. Namun, hal tersebut kurang disadari dan baru diketahui setelah menjadi kanker melalui pemeriksaan. Dengan demikian vaksinasi pada usia dini cukup untuk menghalau infeksi virus dalam jangka waktu yang panjang dari masa SD hingga dewasa.

    Apa saja keuntungan vaksinasi di usia dini?

    Selain memberikan kekebalan dalam jangka waktu yang cukup panjang, vaksinasi kanker serviks untuk anak SD ternyata juga dapat memberikan keamanan yang cukup efektif terutama pada masa perempuan memasuki periode berhubungan seksual terutama setelah menikah. Ketika berhubungan seksual itu tanpa disadari virus HPV masuk ketika ada celah luka pada lapisan kulit atau epitel di serviks. Celah luka ini terjadi dari berhubungan seksual tersebut. HPV ini kemudian menginvasi seluruh jaringan serviks sampai ke dalam sel serviks laalu menggandakan diri, dan lama-kelamaan berubah menjadi kanker. HPV ini hanya masuk ke epitel dan tidak memasuki pembuluh darah sehingga tidak dikenali sistem imun tubuh. Karena itu, vaksinasi sendiri adalah untuk dapat mengenali virus serta membentuk antibodi.

    Bagaimana dengan Pemberiannya?

    Vaksin kanker serviks untuk anak SD ini hendaknya diberikan sebanyak dua kali, dengan rentang jarak waktu 6-12 bulan dari dosis pertama. Barulah pada usia dewasa, dosisnya adalah 3.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Kanker Serviks

    Jenis Vaksin Kanker Serviks Apa Saja yang Dapat Diberikan? Apakah Sama dengan Orang Dewasa?

    Pada dasarnya, jenis vaksin kanker serviks yang diberikan pada anak perempuan usia dini sama dengan yang diberikan pada orang dewasa, yaitu bivalen dan tetravalen. Bivalen mengandung 2 tipe virus HPV (16 dan 18) yang dapat mencegah kanker leher rahim sedangkan tetravalent mengandung 4 tipe virus HPV (6,11,16, dan 18) yang dapat mencegah sekaligus kanker leher rahim serta kutil kelamin. Vaksin jenis terbaru adalah vaksin HPV kuadrivalen, mengandung 8 jenis virus HPV. Efektivitasnya lebih tinggi, namun belum tersedia di Indonesia.

    Baca Juga: Apa Bedanya HPV Bivalen dan Tetravalen?

    Bagaimana dengan Metodenya?

    Untuk metodenya seperti vaksinasi pada umumnya adalah dengan melakukan penyuntikan vaksin secara intramuskular di deltoid, yaitu otot bahu yang terbesar.

    Adakah Efek Samping yang Dirasakan?

    Setiap vaksinasi tentu saja akan ada efek sampingnya. Hal itu wajar karena tubuh sedang bekerja membentuk kekebalan tubuh dalam melawan virus. Pada vaksinasi kanker serviks untuk anak SD ini efek samping yang dirasakan adalah alergi, rasa sakit, kemerahan, serta bengkak di bekas suntikan, bentol kecil sementara di tempat suntikan, demam rendah, merasa kurang sehat, sakit kepala, dan pingsan.

    Untuk mengatasinya, Sahabat bisa melakukan beberapa langkah seperti minum cairan cukup banyak, tidak menggunakan baju tebal saat demam, mengompres bekas luka dengan air dingin, dan mengonsumsi parasetamol untuk meredakan rasa sakit. Apabila efek samping ini belum mereda segera hubungi dan ke fasilitas layanan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

    Produk Terkait: Jual Panadol Kaplet 500 mg

    Berapa Harganya?

    Untuk vaksin kanker serviks harganya berkisar dari angka Rp 750.000 hingga Rp 1,3 juta sekali suntik.

    Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturan Pemberiannya?

    Itulah mengenai vaksinasi HPV untuk anak SD yang ternyata sangat penting untuk mencegah dan melindungi diri dari virus HPV yang menyebabkan kanker serviks. Intinya, perlindungan dari usia dini akan cukup membantu perempuan saat mereka memasuki masa remaja dan dewasa sehingga tidak perlu khawatir mengenai virus HPV penyebab kanker serviks ini. Sahabat bisa mendapatkan vaksinasi HPV ini di rumah sakit, puskesmas, dan klinik serta di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah.

    Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Anak Perempuan Usia 9 Tahun Sudah Bisa Diberi Vaksin HPV |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://www.republika.co.id/berita/qo2754366/anak-perempuan-usia-9-tahun-sudah-bisa-diberi-vaksin-hpv
    2. Media K. Vaksin HPV sejak Dini untuk Cegah Kanker Serviks [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2015/02/05/140152923/.Vaksin.HPV.sejak.Dini.unt
    3. Pentingnya Vaksinasi HPV Sejak Dini | Parentstory Blog [Internet]. Parentstory.com. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://www.parentstory.com/blog/pentingnya-vaksinasi-hpv-sejak-dini
    4. Tanya Jawab Lengkap Seputar Imunisasi HPV untuk Anak [Internet]. kumparan. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://kumparan.com/kumparanmom/tanya-jawab-lengkap-seputar-imunisasi-hpv-untuk-anak-1s445Nfku3q
    5. Ternyata V. Ternyata, Vaksin Kanker Serviks Juga Punya Efek Samping ini! – Semua Halaman – Nakita [Internet]. Nakita. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://nakita.grid.id/read/021741236/ternyata-vaksin-kanker-serviks-juga-punya-efek-samping-ini?page=all
    Read More
  • Sahabat Sehat, sudah tahukah Anda mengenai vaksin HPV? Apa kegunaannya, apa saja jenisnya, dan bagaimana pemberian yang tepat? Simaklah artikel di bawah ini yang akan membahas seputar vaksin tersebut. Baca Juga: Amankah Vaksinasi HPV Selama Pandemi Corona? Vaksin HPV adalah vaksin yang bertujuan untuk mencegah penyakit menular seksual akibat human papillomavirus. Vaksin ini terbukti efektif […]

    Apa Bedanya HPV Bivalen dan Tetravalen?

    Sahabat Sehat, sudah tahukah Anda mengenai vaksin HPV? Apa kegunaannya, apa saja jenisnya, dan bagaimana pemberian yang tepat? Simaklah artikel di bawah ini yang akan membahas seputar vaksin tersebut.

    HPV bivalen dan tetravalen

    Baca Juga: Amankah Vaksinasi HPV Selama Pandemi Corona?

    Vaksin HPV adalah vaksin yang bertujuan untuk mencegah penyakit menular seksual akibat human papillomavirus. Vaksin ini terbukti efektif untuk mencegah terjadinya penyakit kanker leher rahim pada perempuan akibat paparan terhadap HPV. Selain itu, vaksin ini juga dapat mencegah kanker vagina dan vulva pada perempuan, serta penyakit kutil kelamin maupun kanker anus pada perempuan dan laki-laki. Berikut adalah tipe HPV yang dapat menimbulkan penyakit:

    • HPV tipe 16 dan 18, penyebab 70% kejadian penyakit kanker leher rahim.
    • HPV tipe 6 dan 11, menyebabkan 90% kejadian penyakit kutil kelamin.
    • Terdapat pula 5 tipe HPV lainnya yaitu tipe 31, 33, 45, 52, dan 58 yang dapat menyebabkan kanker leher rahim, kanker vagina, kanker vulva, kanker anus, kanker penis, dan kanker tenggorokan.1,2

    Berdasarkan cakupan tipe HPV yang dapat dicegah dengan vaksin, maka terdapat dua jenis vaksin HPV yang digunakan di Indonesia:

    • Bivalen

    Vaksin HPV bivalen memberikan proteksi terhadap HPV tipe 16 dan 18 yang dapat mencegah kanker leher rahim.

    • Tetravalen

    Vaksin HPV tetravalen memberikan proteksi terhadap HPV tipe 6, 11, 16, dan 18. Sehingga selain berfungsi mencegah kanker leher rahim, vaksin ini juga memberikan perlindungan dari penyakit kutil kelamin.1,3 

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV

    Menurut rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) vaksin HPV dapat diberikan mulai usia 10 tahun atau sebelum yang bersangkutan aktif secara seksual. Tujuannya adalah untuk memberikan kekebalan terhadap infeksi HPV sebelum yang bersangkutan aktif secara seksual dan terpapar dengan virus ini yang ditularkan melalui hubungan seksual. Vaksin HPV masih dapat diberikan kepada perempuan yang sudah aktif secara seksual dengan pertimbangan bahwa yang bersangkutan belum tentu sudah terpapar dengan jenis HPV yang dapat menimbulkan penyakit. Walaupun demikian, perlu diingat bahwa vaksin ini tidak dapat digunakan untuk mengobati infeksi HPV yang sedang terjadi. Selain pada perempuan, vaksinasi varian tetravalen pada laki-laki juga akan memberikan efek proteksi terhadap penyakit kutil kelamin dan juga menurunkan penularan HPV pada pasangannya.3,4

    Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    Jadwal dari pemberian vaksin bivalen diberikan tiga kali yaitu:

    • Dosis pertama: saat ini
    • Dosis kedua: 1 bulan setelah dosis pertama
    • Dosis ketiga: 6 bulan setelah dosis kedua

    Sedangkan untuk vaksin tetravalen diberikan juga tiga kali yaitu:

    • Dosis pertama: saat ini
    • Dosis kedua: 2 bulan setelah dosis pertama
    • Dosis ketiga: 6 bulan setelah dosis kedua

    Apabila vaksin ini diberikan pada remaja usia 10-13 tahun, pemberian cukup diberikan 2 dosis dengan interval 6-12 bulan karena pada usia tersebut, respons antibodi yang diberikan dari 2 kali suntikan setara dengan 3 kali suntikan. Jika jadwal pemberian vaksin terlewat, Anda tidak perlu mengulangnya dari awal. Cukup dengan melengkapi dosis vaksin untuk kanker serviks yang terlewat sebelumnya.3–6

    Vaksin HPV tidak disarankan dilakukan pada wanita yang sedang hamil. Walaupun pemberian vaksin ini tidak menimbulkan gangguan pada bayi yang dikandung,  masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. Apabila kehamilan terjadi ditengah-tengah pemberian vaksin, dosis berikutnya sebaiknya diberikan setelah melahirkan.7

    Baca Juga: Takut Sama Kanker Serviks? Vaksinasi HPV Saja!

    Efek samping dari pemberian vaksin sebenarnya tergolong cukup ringan seperti rasa nyeri pada lokasi penyuntikan, demam, pusing, dan mual. Efek samping ini juga hanya bersifat sementara dan bisa dikurangi dengan cara beristirahat dalam posisi duduk atau berbaring selama 15 menit terlebih dahulu setelah penyuntikan.7

    Demikian penjelasan singkat mengenai vaksinasi HPV dan jenis-jenisnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi Sahabat Sehat. Yuk vaksinasi HPV sekarang untuk mencegah kanker leher rahim ke depannya, lindungi keluarga dan sahabat dengan vaksinasi lengkap di Prosehat. Mengapa di Prosehat? Karena Prosehat mempunyai layanan vaksinasi ke rumah yang mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Human Papillomavirus (HPV) Vaccines – National Cancer Institute [Internet]. 2019. Available from: https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/risk/infectious-agents/hpv-vaccine-fact-sheet
    2. HPV Vaccine | What Is the HPV Vaccination [Internet]. Available from: https://www.plannedparenthood.org/learn/stds-hiv-safer-sex/hpv/should-i-get-hpv-vaccine
    3. Jadwal Imunisasi 2017 [Internet]. IDAI. Available from: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/jadwal-imunisasi-2017
    4. STD Facts – HPV and Men [Internet]. 2020. Available from: https://www.cdc.gov/std/hpv/stdfact-hpv-and-men.htm
    5. HPV Vaccines and Cervical Cancer [Internet]. WebMD. Available from: https://www.webmd.com/sexual-conditions/hpv-genital-warts/hpv-vaccines-human-papillomavirus
    6. HPV | For Clinicians | Vaccination Schedules and Recommendations | CDC [Internet]. 2020. Available from: https://www.cdc.gov/hpv/hcp/schedules-recommendations.html
    7. HPV Vaccine Information For Young Women [Internet]. 2021. Available from: https://www.cdc.gov/std/hpv/stdfact-hpv-vaccine-young-women.htm
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja