Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ vaksin halal”

  • Tanggal 24-30 April setiap tahunnya diperingati sebagai pekan imunisasi dunia (world immunization week). Tahun ini, Indonesia memanfaatkan momen pekan imunisasi dunia ini untuk mengajak masyarakat berusia lanjut agar mau divaksin Covid-19 meskipun sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Baca Juga: Seperti Apa Imunisasi Anak di Masa Pandemi Covid-19? Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah […]

    Pekan Imunisasi Dunia, Mari Ajak Lansia Divaksin Covid-19

    Tanggal 24-30 April setiap tahunnya diperingati sebagai pekan imunisasi dunia (world immunization week). Tahun ini, Indonesia memanfaatkan momen pekan imunisasi dunia ini untuk mengajak masyarakat berusia lanjut agar mau divaksin Covid-19 meskipun sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

    pekan imunisasi dunia

    Baca Juga: Seperti Apa Imunisasi Anak di Masa Pandemi Covid-19?

    Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa bahwa pemberian vaksin Covid-19 di bulan Ramadan tidak membatalkan puasa.

    Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa angka kesakitan dan kematian masyarakat golongan lanjut usia (lansia) akibat penyakit  Covid-19 mencapai 50%. Hal ini yang membuat para lansia menjadi golongan prioritas untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

    Berdasarkan data yang dikutip dari vaksin.kemenkes.go.id. per 26 April 2021, diketahui jumlah lansia yang baru mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama mencapai 11.2% dan baru 6.18% lansia yang mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua dari target 21.553.18 orang lansia.

    Beberapa faktor seperti masih adanya keraguan terhadap vaksin Covid-19, dan riwayat penyakit yang diderita sebelumnya menjadi alasan jumlah peserta vaksin lansia masih rendah.

    Baca Juga: Bantu Vaksinasi Lansia, Menkes Luncurkan Home Care dan Home Delivery

    Pentingnya edukasi pada Pekan Imunisasi Dunia juga diungkapkan oleh Prof. Dr.dr.Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si, yang merupakan anggota Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) bahwa edukasi sangat penting agar masyarakat memahami manfaat imunisasi jangka panjang.

    Meskipun seseorang sudah pernah divaksin Covid-19 masih tetap berisiko terpapar penyakit, gejala yang dialami akan lebih ringan karena sebelumnya telah mendapatkan vaksinasi.

    Prof. Soedjatmiko meminta kepada para orang tua untuk mengikutsertakan anak agar mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal serta meminta kepada semua pihak untuk terus aktif mengkampanyekan pentingnya vaksin dan imunisasi karena lebih banyak manfaat yang diperoleh dibandingkan efek samping yang dialami.

    Baca Juga: Cara Imunisasi Tetap Aman Selama Covid-19

    Nah Sahabat Sehat, rupanya vaksin dan imunisasi sangat penting. Sahabat Sehat dan keluarga disarankan agar tidak ragu untuk disuntik vaksin, sehingga dapat melindungi dari beragam penyakit. Sahabat Sehat dapat menggunakan layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat yang mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Pekan Imunisasi Dunia Jadi Momentum Dorong Lansia Vaksinasi Covid-19 Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 26 April 2021]. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2021/04/25/130500223/pekan-imunisasi-dunia-jadi-momentum-dorong-lansia-vaksinasi-covid-19?page=all
    2. Pekan Imunisasi Dunia, momentum edukasi vaksinasi COVID-19 [Internet]. Antara News. 2021 [cited 27 April 2021]. Available from: https://www.antaranews.com/berita/2122886/pekan-imunisasi-dunia-momentum-edukasi-vaksinasi-covid-19
    3. Vaksin Dashboard [Internet]. Vaksin.kemkes.go.id. 2021 [cited 27 April 2021]. Available from: https://vaksin.kemkes.go.id/#/vaccines
    Read More
  • Ancaman kematian tertinggi di dunia adalah Virus Covid-19, tetapi masih banyak sekali masyarakat yang menganggap remeh virus ini, sementara pemerintah sudah berupaya keras mencegah dan menangani virus dengan berbagai cara termasuk mengedarkan vaksin Covid-19 secara massal walaupun masih dalam tahap percobaan. Baca Juga: Yuk, Sahabat, Ketahui dan Waspadai Mitos Vaksin Covid-19 Berikut! Vaksin COVID-19 sudah […]

    Yuk, Sahabat, Perhatikan Fakta vaksin COVID-19 Berikut!

    Ancaman kematian tertinggi di dunia adalah Virus Covid-19, tetapi masih banyak sekali masyarakat yang menganggap remeh virus ini, sementara pemerintah sudah berupaya keras mencegah dan menangani virus dengan berbagai cara termasuk mengedarkan vaksin Covid-19 secara massal walaupun masih dalam tahap percobaan.

    fakta vaksin Covid-19, fakta vaksin Corona

    Baca Juga: Yuk, Sahabat, Ketahui dan Waspadai Mitos Vaksin Covid-19 Berikut!

    Vaksin COVID-19 sudah melalui banyak tahap uji klinis dan ditangani dengan ribuan relawan untuk menciptakannya. Namun, tak sedikit masyarakat yang masih menanyakan keefektifan vaksin, keamanan, dan standar pembuatannya.

    Para ahli memberikan pesan untuk meninggalkan informasi yang tidak masuk akal dan merugikan diri sendiri sehingga dampaknya besar karena menganggap remeh virus COVID-19.

    Beberapa fakta vaksin COVID-19

    1. Efek samping vaksin 

    Setelah tenaga kesehatan mendapatkan vaksin, beberapa ada laporan mengenai efek samping vaksin COVID-19 yang merasakan seperi lemas, nyeri, ngantuk, nafsu makan bertambah dan juga demam, reaksi tubuh ini dianggap wajar karena adanya suatu reaksi dalam pembentukan sistem imunitas tubuh.

    Laporan tersebut termasuk laporan efek samping ringan dan tidak ada efek samping yang membutuhkan perawatan intensif atau berat, jadi efek samping dari vaksin COVID-19 itu hal yang wajar karena reaksi tubuh merespon vaksin untuk pembentukkan imunitas tubuh.

    2. Vaksin diuji ketat

    Setiap vaksin telah melakukan evaluasi keamanan, tujuan vaksin di uji klinis adalah keamanan nomer satu untuk manusia yang meliputi komponen, bahan kandungan serta dosisnya diperhatikan secara intensif dan sangat detail. Sebelum vaksin dilakukan ke manusia, vaksin sudah melalui percobaan pada hewan, setelah itu vaksin dilakukan ke puluhan ribu manusia hingga mendapatkan izin untuk digunakan kepada masyarakat.

    Pelaksanaan uji klinis ini sesuai dengan standar pelaksanaan yang ketat dan sesuai aspek ilmiah, menjunjung tinggi penelitian dan keamanan sehingga tidak ada reaksi yang berlebih setelah di vaksinisasi.

    3. Vaksin tidak mengandung sel vero

    Sebagian masyarakat mengira bahwa vaksin COVID-19 mengandung sel vero yang kabarnya haram. Padahal, sel vero digunakan hanya sebagai media kultur untuk tumbuh kembangnya virus sebagai bahan baku vaksin.

    Baca Juga: Penggunaan mRNA dalam Vaksin Corona untuk Mencegah Kanker

    Setelah mendapatkan cukup banyak virus, virus akan dipisahkan dengan media pertumbuhan kemudian dimatikan dan dijadikan vaksin, jadi sel vero tidak akan terbawa dalam proses akhir atau final pembuatan vaksin.

    4. Vaksin yang sudah diedarkan sudah melalui tahap uji klinis

    Informasi yang benar mengenai vaksin COVID-19 yang diedarkan sudah melalu tahap uji klinis dan sudah dalam persetujuan BPOM. Jadi, program vaksinisasi ini bukan untuk tahap uji klinis, akan tetapi sudah melalui uji klinis.

    5. Vaksin aman dan halal

    Vaksin COVID-19 sama sekali tidak mengandung virus yang hidup di dalamnya maupun dilemahkan, vaksin ini sudah lulus uji klinis artinya dalam standar keamanannya sudah dipastikan aman dan halal, bahan kandungan yang ada di dalam vaksin tidak mengandung boraks, formalin, merkuri dan pengawet.

    6. Distribusi vaksin akan selesai dengan waktu 15 bulan

    Pemerintah akan menyelesaikan vaksinasi ke seluruh masyarakat Indonesia hingga ke pelosok dalam jangka waktu 15 bulan, sedangkan untuk distribusi vaksin COVID-19 ke seluruh dunia memakan waktu 3,5 tahun. Jadi untuk masyarakat Indonesia, perlu sekali mengamati Informasi secara cerdas dan tuntas ya.

    7. Tahapan target penerima vaksin

    Pemerintah telah mengatur menyebaran vaksinasi kepada seluruh masyarakat, namun pemerintah tidak bisa menyebarkan vaksinasi dalam satu waktu ke seluruh masyarakat Indonesia.

    Karena itu, dibuat program secara bertahap dan mengutamakan yang diprioritaskan seperti tenaga kesehatan, tenaga publik, dan masyarakat yang berisiko besar terinfeksi virus COVID-19 dengan penyakit penyerta, masyarakat yang gampang tertular.

    Baca Juga: Seperti Apa Syarat Penerima Vaksin Covid-19?

    Tahapan vaksinasi virus COVID-19 ada dua:

    Periode pertama, akan dimulai dari Januari 2021 sampai dengan April 2021

    • 1,3 juta vaksin COVID-19 untuk Tenaga kesehatan
    • 17,4 juta vaksin untuk tenaga publik yang tidak bisa menjaga jarak secara efeketif
    • 21,5 juta vaksin untuk lansia yang berusia di atas 60 tahun

    Periode kedua, akan dimulai dari April 2021 hingga Maret 2022

    • 63,9 juta vaksin untuk masyarakat dengan risiko besar penularan tertinggi dari segi ekonomi maupun sosial
    • 77,4 juta vaksin untuk masyarakat umum dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin

    Program vaksinasi ini sudah dilakukan secara bertahap dan berharap dapat membentuk herd immunity. Kementerian Kesehatan melaporkan dan mencatat sebanyak 149.242 orang sudah di vaksin dari target vaksin 181.554.465 penduduk Indonesia yang akan di vaksin berumur di atas 18 tahun.

    Namun, dikarenakan jumlah ketersediaan vaksin COVID-19 ini terbatas dan bertahap ,maka dilakukan vaksinasi dahulu atau memprioritaskan sumber daya manusia (SDM), yaitu tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang yang bekerja di pelayanan kesehatan.

    Banyak masyarakat awam terpengaruh dengan informasi-informasi yang salah dan tidak masuk akal, sebagian masyarakat bahkan banyak yang meragukan vaksin COVID-19 dari standar keamanan, kemanjuran vaksin. Padahal vaksin ini sendiri bisa mencegah berbagai penyakit juga seperti vaksin lainnya, yaitu BCG, Polio, Hepatitis B, Campak, Rubela, Hib, PCV, Influenza, Dengue, HPV.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi ke Rumah

    Vaksin merupakan salah satu cara kita untuk menghindari agar tidak terinfeksi dari virus yang berbahaya, akan tetap antisipasi dalam menjaga protokol kesehatan tetap harus diterapakan setelah divaksinisasi bukan berarti Sahabat tidak bisa tertular atau terinfeksi ya, tetap menjalankan 3M (Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan).

    Produk Terkait: Chat Dokter 24 Jam

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai vaksin Covid-19, Sahabat bisa berkonsultasi dengan para dokter di Prosehat selama 24 jam. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Ini Fakta Penting Vaksin COVID-19 – DPPKBPMD Bantul [Internet]. Dppkbpmd.bantulkab.go.id. 2021 [cited 26 February 2021]. Available from: https://dppkbpmd.bantulkab.go.id/ini-fakta-penting-vaksin-covid-19/
    2. Anindita K. Fakta-fakta Vaksinasi COVID-19 RI, Efek Samping hingga Alasan Ada yang Batal [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 26 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5347008/fakta-fakta-vaksinasi-covid-19-ri-efek-samping-hingga-alasan-ada-yang-batal
    3. COVID-19 W. Mitos Vaksin Salah, Faktanya Vaksin Aman – Berita Terkini | Covid19.go.id [Internet]. covid19.go.id. 2021 [cited 26 February 2021]. Available from: https://covid19.go.id/p/berita/mitos-vaksin-salah-faktanya-vaksin-aman

     

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja