Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ vaksin flu”

  • Influenza, atau yang sering disebut sebagai flu, merupakan penyakit sistem pernapasan menular yang disebabkan oleh virus influenza. Saat bersin atau batuk, penderita influenza mengeluarkan droplet yang mengandung virus dan dapat menyebar sampai radius 1 meter. Virus juga dapat menular melalui tangan yang terkontaminasi virus.1 Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis Meskipun biasanya […]

    Vaksin Influenza Trivalen atau Quadrivalen? Kenali Perbedaannya!

    Influenza, atau yang sering disebut sebagai flu, merupakan penyakit sistem pernapasan menular yang disebabkan oleh virus influenza. Saat bersin atau batuk, penderita influenza mengeluarkan droplet yang mengandung virus dan dapat menyebar sampai radius 1 meter. Virus juga dapat menular melalui tangan yang terkontaminasi virus.1

    vaksin influenza trivalen atau quadrivalen

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Meskipun biasanya hanya menimbulkan gejala ringan dan dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan, influenza dapat menyebabkan sakit berat hingga kematian. Sakit berat dan komplikasi lebih sering terjadi pada anak usia kurang dari 5 tahun, lansia, wanita hamil, dan juga orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu.2,3

    Vaksin influenza merupakan vaksin yang mampu melindungi Anda dari penyakit influenza dengan cara membentuk antibodi yang akan terbentuk 2 minggu setelah vaksinasi. Antibodi yang terbentuk akan mengurangi risiko Sahabat Sehat tertular penyakit flu dan mencegah terjadinya infeksi berat. Vaksin influenza disarankan untuk dilakukan 1 tahun sekali yang dapat dimulai sejak usia 6 bulan. Pada negara 4 musim, vaksin influenza disarankan untuk dilakukan sebelum musim dingin, sedangkan di Indonesia yang beriklim tropis influenza dapat terjadi kapan saja, sehingga vaksin dapat dilakukan sepanjang tahun.4,5

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu

    Terdapat 2 jenis utama virus influenza yang menyebabkan penyakit flu, yaitu tipe A (H1N1 dan H3N2) dan tipe B (Yamagata dan Victoria).

    Di Indonesia terdapat 2 jenis vaksin influenza yang tersedia, yaitu:6

    • Vaksin influenza trivalen: melindungi dari 3 strain virus influenza, yaitu 2 jenis virus influenza tipe A (H1N1 dan H3N2), dan 1 jenis influenza tipe B (salah satu antara Yamagata atau Victoria).
    • Vaksin influenza quadrivalen: melindungi dari 4 strain virus influenza, yaitu 2 jenis virus influenza tipe A (H1N1 dan H3N2) dan 2 jenis virus influenza tipe B (Yamagata dan Victoria).

    Baca Juga: Pilek Bisakah Dicegah dengan Vaksin Influenza?

    Setiap tahunnya, World Health Organization (WHO) akan memberi rekomendasi kandungan strain vaksin influenza trivalent (salah satu antara Yamagata atau Victoria), sesuai dengan survei yang telah dilakukan untuk menentukan kira-kira virus tipe B mana yang sedang beredar. Sedangkan vaksin influenza quadrivalen memiliki kedua virus tipe B. Semakin banyak strain virus yang terkandung dalam vaksin, semakin baik kemampuan proteksinya. Dengan begitu, vaksin influenza quadrivalen memiliki jangkauan perlindungan yang lebih luas dibandingkan dengan vaksin influenza trivalen. Meskipun begitu, vaksin influenza trivalen masih dirasa cukup untuk melindungi dari virus flu. Jika Sahabat Sehat sudah mendapat 1 dosis vaksin trivalen, tidak perlu untuk mendapat vaksin quadrivalen, kecuali memang diindikasikan untuk mendapat lebih dari 1 dosis. Anda hanya perlu mengulang vaksin influenza 1 tahun kemudian.

    Baca Juga: Seberapa Penting Vaksin Influenza?

    Apabila Sahabat ingin vaksinasi flu Sahabat bisa melakukannya di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Daftar Pustaka

    1. World Health Organization. Influenza (seasonal). 2018. Available at: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/influenza-(seasonal)
    2. Centers for Disease Control and Prevention. Influenza (flu). 2019. Available at: https://www.cdc.gov/flu/about/index.html
    1. Mayo Clinic. Influenza (flu). 2020. Available at: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/flu/symptoms-causes/syc-20351719
    2. Centers for Disease Control and Prevention. Key fact about flu vaccines. 2020. Available at: https://www.cdc.gov/flu/prevent/keyfacts.htm#benefits
    3. Centers for Disease Control and Prevention. Influenza what  you need to know. 2019. Available at: https://www.cdc.gov/flu/about/keyfacts.htm
    4. Centers for Disease Control and Prevention. Types of influenza viruses. 2019. Available at: https://www.cdc.gov/flu/about/viruses/types.htm
    5. immunization Action Coalition. Ask the expert influenza. 2020. Available at: https://www.immunize.org/askexperts/experts_inf.asp
    Read More
  • Banyak Sobat Sehat yang bertanya–tanya, perlukah pemberian vaksin flu selama pandemi? Jawabannya tentu saja perlu mengingat vaksin flu diberikan untuk mencegah datangnya virus influenza atau flu yang datangnya musiman terutama saat musim hujan. WHO selaku Badan Kesehatan Dunia menegaskan bahwa pemberian vaksin flu bisa mencegah keparahan infeksi yang disebabkan oleh COVID-19, namun vaksin influenza ini […]

    Pentingnya Vaksinasi Flu Selama Pandemi Corona

    Banyak Sobat Sehat yang bertanya–tanya, perlukah pemberian vaksin flu selama pandemi? Jawabannya tentu saja perlu mengingat vaksin flu diberikan untuk mencegah datangnya virus influenza atau flu yang datangnya musiman terutama saat musim hujan. WHO selaku Badan Kesehatan Dunia menegaskan bahwa pemberian vaksin flu bisa mencegah keparahan infeksi yang disebabkan oleh COVID-19, namun vaksin influenza ini tidak bisa memberikan kekebalan terhadap penularan virus asal Wuhan tersebut. Sebuah penelitian awal menyatakan bahwa vaksin influenza kenyataannya bukan hanya mencegah tetapi juga menghasilkan molekul yang disebut bisa melawan COVID-19, serta bisa menciptakan imun tubuh yang kuat. Bahkan disebutkan jika orang yang diberikan vaksin flu peluangnya lebih kecil terkena COVID-19. Sebab, jika seseorang terkena flu akan berakibat pada turunnya daya tahan tubuh sehingga menjadi pintu masuk yang lebih mudah bagi Covid-19 untuk menginfeksi.

    flu selama pandemi

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Influenza dan COVID-19 mempunyai gejala yang hampir mirip, karena itu pemberian vaksin dilakukan sebagai tindakan preventif bagi penderita dengan penyakit penyerta, lansia, tenaga kesehatan, anak-anak, dan ibu hamil. Perlu diketahui hingga saat ini, penyakit flu merupakan penyakit yang telah mengakibatkan 650 orang meninggal. Kematian yang dikarenakan kasus flu berat berkisar di angka 3-5 juta dari total 1 miliar kasus flu di seluruh dunia. Penyebab flu bisa menjadi penyakit yang mematikan karena masih banyak orang yang menganggap remeh penyakit ini serta menyamakannya dengan selesma sehingga bisa dengan sendirinya sembuh, dan tentu saja kurangnya pengetahuan mengenai flu dan vaksinasinya.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu ke Rumah

    Pemberian vaksin flu selama pandemi diperlukan supaya tidak terjadi twindemic, yaitu situasi yang terjadi ketika flu dan Covid-19 menyerang secara bersamaan. Jika hal yang demikian terjadi akan mengakibatkan kolapsnya sistem kesehatan di suatu negara sebab akan banyak pasien penderita kedua penyakit tersebut yang berduyun-duyun datang ke fasilitas kesehatan untuk dirawat. Karena sifatnya menular, tentu saja akan semakin menambah jumlah penderita dengan sangat cepat serta mengakibatkan bertambahnya jumlah kematian sehingga pemberian vaksin flu pada masa pandemi benar-benar penting dilakukan, dan lebih cepat lebih baik.

    Baca Juga: Seberapa Penting Vaksin Influenza?

    Mengenai pemberian vaksin flu tetap harus dilakukan dengan menjalankan protokol-protokol kesehatan apabila di fasilitas layanan kesehatan serta menjalankan pembatasan pengunjung. Layanan vaksianasi ke rumah juga bisa dilakukan untuk mencegah transmisi virus. Untuk layanan vaksinasi flu ke rumah ini Sobat bisa melakukannya di Prosehat. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Septiani A. WHO Sarankan Pentingnya Vaksin Flu di Tengah Pandemi Corona [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 10 November 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5142623/who-sarankan-pentingnya-vaksin-flu-di-tengah-pandemi-corona
    2. Media K. Kenapa Vaksin Influenza Penting di Masa Pandemi Corona? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 November 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/09/09/201500368/kenapa-vaksin-influenza-penting-di-masa-pandemi-corona-?page=all
    3. Media K. Studi Awal, Vaksin Flu Dapat Kurangi Infeksi Virus Corona Covid-19 Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 November 2020]. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2020/11/03/080300123/studi-awal-vaksin-flu-dapat-kurangi-infeksi-virus-corona-covid-19?page=all
    4. Anwar F. Waspada Flu Musiman, WHO Rekomendasikan Vaksin Flu Saat Wabah Corona [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 10 November 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5229363/waspada-flu-musiman-who-rekomendasikan-vaksin-flu-saat-wabah-corona
    5. id I. Inspiring Better Health – Gridhealth.id [Internet]. Grid Health. 2020 [cited 10 November 2020]. Available from: https://health.grid.id/read/352348709/vaksinasi-influenza-menyelamatkan-di-masa-pandemi-sebabnya-serangan-flu-sekaligus-covid-19-bisa-tingkatkan-risiko-kematian?page=all
    Read More
  • Influenza, atau yang biasa dikenal dengan flu, merupakan penyakit yang sering ditemukan di masyarakat. Penyebab flu adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, yaitu hidung dan tenggorokan. Setiap harinya, banyak orang yang terkena flu, namun banyak juga yang mengabaikannya dan tidak menganggap penyakit ini serius. Flu kerap dilihat sebagai salah satu penyakit yang ringan. […]

    Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Influenza, atau yang biasa dikenal dengan flu, merupakan penyakit yang sering ditemukan di masyarakat. Penyebab flu adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, yaitu hidung dan tenggorokan. Setiap harinya, banyak orang yang terkena flu, namun banyak juga yang mengabaikannya dan tidak menganggap penyakit ini serius. Flu kerap dilihat sebagai salah satu penyakit yang ringan. Padahal, terkadang flu dapat menjadi penyakit yang sangat serius dan berakibat fatal, bahkan hingga menyebabkan kematian. Oleh karena itu, dianjurkan untuk melakukan vaksinasi flu untuk mencegah dan mengurangi keparahan penyakit ini.1, 2

    vaksinasi flu, vaksinasi influenza

    Apa Itu Vaksin Flu?

    Vaksin flu atau vaksin influenza adalah salah vaksin yang diberikan untuk mencegah influenza. Penyakit ini sangat mudah menyebar melalui percikan air liur, udara, dan/atau kontak langsung dengan barang atau permukaan yang terkontaminasi virus. Selain gejala penyakit saluran pernapasan seperti batuk kering dan pilek, gejala yang ditimbulkan bisa berupa sakit kepala, nyeri otot, dan lemas. Gejala batuk sebagai tanda mula penyakit ini bisa bertahan hingga dua minggu.3

    Mengapa Vaksin Ini Penting?

    World Health Organization (WHO) mencatat angka kejadian influenza berat mencapai 5 juta kasus pertahun dengan angka kematian mencapai 650.000 kasus di seluruh dunia.4 Komplikasi flu biasanya terjadi pada individu berisiko tinggi, seperti usia lanjut, wanita hamil, anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun, tenaga medis, dan penderita penyakit tertentu, seperti HIV/AIDS, penyakit jantung, dan penyakit paru kronis atau asma.1 Adapun komplikasi yang mungkin terjadi antara lain adalah peradangan paru atau pneumonia, gangguan sistem saraf pusat, serta gangguan jantung, seperti miokarditis dan serangan jantung. Selain itu, flu dapat memperparah kondisi penyakit kronis yang sudah diderita, misalnya asma, diabetes, dan gagal jantung kongestif.3

    Baca Juga: Seberapa Penting Vaksin Influenza?

    Dengan demikian, vaksin influenza menjadi sangat penting sebagai sebuah langkah pencegahan dan pemberian kekebalan, khususnya untuk seseorang yang menderita penyakit kronis. Terlebih lagi, saat ini sedang terjadi pandemi virus corona baru (coronavirus disease-2019 atau COVID-19). Flu dan COVID-19 memang kerap menunjukkan gejala yang serupa, namun sebenarnya tidak sama dan penanganan kedua penyakit tersebut juga berbeda. Vaksinasi flu tidak melindungi seseorang dari infeksi virus corona dan Sobat Sehat yang sudah divaksinasi flu tidak lantas bebas begitu saja dari virus corona. Akan tetapi, pemberian vaksinasi flu pada masa kini tetap penting agar Sobat tetap dalam kondisi sehat dan terhindar dari influenza.5

    Adakah Komponen Kandungan Vaksin dan Apa Saja?

    Berdasarkan komponen yang dikandungnya, vaksin influenza dibagi menjadi dua jenis, yaitu vaksin trivalen dan vaksin kuadrivalen. Seperti dikutip dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention atau CDC), vaksin flu trivalen dapat melindungi diri dari tiga tipe virus influenza yang paling umum, yakni virus influenza A (H1N1), virus influenza A (H3N2), dan satu jenis virus influenza B. Sedangkan vaksin flu quadrivalen digunakan untuk melindungi tubuh dari dua virus influenza A (H1N1), influenza A (H3N2) dan dua jenis virus influenza B.3

    Seperti Apakah Jenis Vaksinnya?

    Vaksin influenza terdiri dari vaksin influenza tidak aktif (inactived influenza vaccine atau IIV) yang mengandung virus mati, vaksin influenza hidup yang dilemahkan (live attenuated influenza vaccine atau LAIV), dan vaksin influenza rekombinan (recombinant influenza vaccine atau RIV). Vaksin jenis pertama adalah adalah vaksin yang mengandung virus mati. Vaksin ini diberikan melalui suntikan di paha atau otot deltoid. Jenis vaksin yang mengandung virus yang sudah dilemahkan dan tersedia dalam bentuk vaksin semprotan hidung. Vaksin ini diberikan untuk individu berusia 2-49 tahun dengan dosis dan jadwal yang disesuaikan.3

    Ada banyak jenis vaksin yang dapat dipilih, Sobat Sehat dapat bertanya kepada dokter untuk menentukan jenis vaksin yang tepat.3

    Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan Vaksin?

    Pada umumnya, semua orang yang berusia di atas 6 bulan direkomendasikan untuk mendapatkan vaksin influenza.3 Selain itu, vaksin influenza diberikan kepada individu berisiko tinggi, seperti:2

    • Pasien berusia di atas 65 tahun
    • Pasien dengan penyakit kronis, seperti seperti penyakit jantung, paru-paru, ginjal, penyakit metabolik, anemia berat, dan pasien dengan sistem imun lemah
    • Para pekerja medis
    • Anak usia 6 bulan hingga 5 tahun

    Siapa Saja yang Tidak Diberikan Vaksin?3

    • Bayi di bawah usia 6 bulan
    • Orang dengan penyakit atau alergi terhadap kandungan pasien yang apabila diberikan vaksin akan membahayakan
    • Orang yang sedang dalam kondisi tidak sehat dan harus menunggu sampai kondisi pulih harus berkonsultasi dulu kepada dokter

    Bagaimanakah Pemberian Vaksin yang Tepat?

    Berdasarkan rekomendasi dari Komite Penasihat Praktik Imunisasi (Advisory Committee on Immunization Practices atau ACIP), vaksin flu mulai diberikan pada individu yang berusia 6 bulan ke atas. Vaksin harus diberikan sebelum musim flu berkembang karena dibutuhkan waktu hingga 2 minggu agar antibodi dapat berkembang di dalam tubuh. Di Indonesia, umumnya musim flu muncul saat terjadinya pancaroba, yaitu pergantian dari musim kering ke musim hujan.1

    Vaksin flu juga merupakan vaksin tahunan. Artinya, vaksin harus diberikan setiap tahun ketika menjelang musim flu datang. Hal ini terjadi karena respons imun tubuh dari vaksinasi sebelumnya menurun dari waktu ke waktu, sehingga vaksin tahunan diperlukan untuk perlindungan optimal. Selain itu, virus flu memiliki kemampuan untuk berubah setiap waktu, sehingga vaksin perlu ditinjau sesuai perubahan tersebut.1

    Seperti Apakah Cara Pemberiannya?

    Vaksin diberikan dengan penyuntikan, utamanya di otot deltoid lengan kanan. Sebelum disuntik, lengan dibersihkan terlebih dahulu dengan kapas beralkohol untuk memastikan bakteri tidak masuk ke titik suntikan. Setelah dibersihkan, barulah jarum disuntikan.6

    Bagaimanakah dengan Efektivitasnya?

    Efektivitas vaksin influenza ini dapat bervariasi dari tahun ke tahun. Perlindungan yang diberikan oleh vaksin flu tergantung pada usia dan status atau riwayat kesehatan orang yang mendapatkan vaksin, serta kesesuaian atau kecocokan antara virus flu yang beredar di lingkungan dan vaksin.1

    Manfaat Apa Saja yang Didapatkan?

    Vaksin influenza memberikan beberapa manfaat, yaitu mencegah penyakit flu, mengurangi risiko rawat inap karena flu, membantu mencegah kondisi serius terkait penyakit kronis, membantu melindungi wanita selama dan setelah kehamilan, mengurangi keparahan penyakit apabila terinfeksi, serta melindungi orang-orang di sekitar.1

    Adakah Efek Sampingnya?

    Efek samping vaksinasi influenza meliputi:3

    • Rasa sakit, kemerahan, dan bengkak di area yang disuntik
    • Nyeri kepala
    • Demam
    • Mual
    • Nyeri otot
    • Lelah
    • Pingsan

    Pada penggunaan vaksinasi flu jenis semprot, dapat timbul efek samping seperti pilek, nyeri kepala, nyeri tenggorokan, dan batuk. Apabila setelah vaksinasi Sobat mengalami gejala seperti yang disebutkan, segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.3

    Di Manakah Mendapatkannya?

    Untuk bisa mendapatkan vaksin influenza, Sobat bisa datang ke rumah sakit atau klinik yang menyediakan layanan vaksinasi ini. Namun, harap dicatat bahwa tidak semua fasilitas kesehatan memberikan layanan vaksin ini, sehingga Sobat harus menghubungi fasilitas kesehatan terlebih dahulu.

    Berapa Harganya?

    Harga vaksin flu cukup bervariasi tergantung tempat Sobat mendapatkannya. Di Indonesia, harga vaksin berkisar dari Rp 200.000,00 hingga Rp 500.000,00.

    Bagaimana Caranya Supaya Terhindar dari Flu?

    Apabila Sobat adalah orang yang ingin selalu sehat dan bugar tanpa terkena penyakit flu, selain divaksinasi, Sobat bisa melakukan berbagai upaya di bawah ini:7

    • Hidup bersih dan sehat, seperti makan dengan teratur, tidur teratur, dan berolahraga
    • Menjaga sistem kekebalan tubuh
    • Berhenti merokok
    • Memakai masker untuk mencegah penularan flu
    • Rajin mencuci tangan
    • Tidak menyentuh wajah dengan tangan kotor

    Itulah hal-hal mengenai vaksin flu yang Sobat perlu ketahui. Sobat pun bisa memanfaatkan layanan vaksinasi flu ke rumah dari Prosehat yang mempunyai beberapa kelebihan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut mengenai layanan vaksinasi ke rumah silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Vaksin Influenza, Mencegah dan Mengurangi Keparahan Flu [Internet]. cnnindonesia.com. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190708143012-255-410160/vaksin-influenza-mencegah-dan-mengurangi-keparahan-flu
    2. Perlukah Vaksin Influensa? [Internet]. Konimex.com. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://www.konimex.com/post/healthy-lifestyle/keluarga-sehat/perlukah-vaksin-influensa
    3. Centers for Disease Control and Prevention. Influenza (Flu) [Internet]. cdc.gov. 2020 [cited 6 August 2020]. Available from: https://www.cdc.gov/flu/about/index.html
    4. World Health Organization. WHO launches new global influenza strategy [Internet]. who.int. 2019 [cited 6 August 2020]. Available from:https://www.who.int/news-room/detail/11-03-2019-who-launches-new-global-influenza-strategy
    5. Vaksin Flu, Bisakah Tangkal Virus Corona? [Internet]. kompas.com. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/03/19/093350720/vaksin-flu-bisakah-tangkal-virus-corona?page=all
    6. Cara Memberikan Vaksin Flu [Internet]. wikiHow. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://id.wikihow.com/Memberikan-Vaksin-Flu
    7. 5 Cara Mencegah Serangan Flu [Internet]. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20191104133204-255-445427/5-cara-mencegah-serangan-flu
    Read More
  • Kapan sih terakhir kali kalian terserang flu? Seberapa parah penyakit flu menyerang tubuh? Flu adalah salah satu jenis penyakit yang sering menyerang masyarakat mengingat virus yang satu ini sangat mudah ditularkan antara satu orang ke orang lainnya. Flu dapat menyerang siapa saja mulai dari anak-kana hingga lanjut usia dan perlu diketahui bahwa flu paling rentan […]

    Seberapa Efektifkah Vaksin Flu untuk Mencegah Penyakit Flu?

    Kapan sih terakhir kali kalian terserang flu? Seberapa parah penyakit flu menyerang tubuh? Flu adalah salah satu jenis penyakit yang sering menyerang masyarakat mengingat virus yang satu ini sangat mudah ditularkan antara satu orang ke orang lainnya. Flu dapat menyerang siapa saja mulai dari anak-kana hingga lanjut usia dan perlu diketahui bahwa flu paling rentan menyerang orang dengan daya tahan tubuh yang tidak terlalu bagus.

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Anak-anak merupakan salah satu kelompok yang sering mengalami flu mengingat daya tahan tubuh anak belum sebagus yang dimiliki orang yang lebih tua daripada mereka. Penyakit flu pastinya juga memiiki gejala tertentu seperti layaknya gejala penyakit lainnya dan lebih baik penanganan cepat diberikan sebelum penyakit ini bertambah parah. Beberapa gejala flu yang harus kita ketahui antara lain adalah timbulnya demam tinggi, bersin yang tidak berhenti-henti, sakit tenggorokan, ataupun penurunan nafsu makan. Beberapa gejala ini biasanya timbul dalam jangka waktu 24 hingga 48 jam setelah kita terinfeksi virus flu dan gejala ini dapat timbul hingga jangka waktu 6 minggu.

    Penyakit flu biasanya timbul pada musim tertentu, contohnya saja pada negara beriklim dingin penyakit ini biasanya muncul pada bulan Desember hingga Februari. Lalu, bagaimana dengan kita yang beriklim tropis? Pada negara beriklim tropis, penyakit flu bisa terjadi pada siapa pun dan kapan pun, sehingga kita perlu mengantisipasi hal ini. Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah datangnya flu adalah dengan melakukan vaksin flu. Lalu, siapa saja yang bisa menerima vaksin flu? Seberapa efektif, sih vaksin yang satu ini untuk anak? Nah, daripada semakin penasaran, yuk mending kita simak penjelasan yang satu ini!

    Penerima Vaksin Influenza

    Vaksin flu disarankan pemberiannya pada anak sejak dini setelah berusia 6 bulan, di mana vaksin ini bekerja dengan cara membentuk antibodi pada tubuh anak sehingga virus penyebab flu akan kalah – alias anak akan menjadi kebal dengan virus flu nantinya. Vaksin ini tentu saja membutuhkan waktu agar dapat berfungsi dengan efektif pada tubuh anak, sekitar dua minggu hingga anak bisa menjadi kebal terhadap virusnya.

    Baca Juga: Pilek Bisakah Dicegah dengan Vaksin Influenza?

    Lalu, siapa yang sebaiknya mendapatkan vaksinasi flu ini?

    Seperti yang telah dibahas sebelumnya, virus flu sangat sering menyerang mereka yang daya tahan tubuhnya rendah sehingga disarankan untuk dilakukan pada mereka yang masih balita (anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun) ataupun sudah memasuki usia lanjut usia (di atas 65 tahun). Bukan hanya itu saja, wanita hamil juga mereka yang memiliki penyakit kronis juga disarankan untuk melakukan vaksin ini.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu ke Rumah

    Tidak lupa pekerja medis juga bisa disarankan untuk melakukan vaksin ini mengingat mereka bekerja di lingkungan yang penuh dengan orang sakit. Vaksinasi flu disarankan untuk dilakukan satu kali setiap tahun dan hal ini sangatlah efektif untuk mencegah datangnya penyakit flu pada kita dan anak di kemudian hari.

    Baca Juga: Checklist Persiapan Kegiatan Agar Travelling Sukses

    Nah, itu tadi adalah info sekilas mengenai vaksinasi flu. Pastinya sudah tidak ragu lagi untuk melakukan vaksinasi flu pada anak bukan? Vaksinasi flu sangatlah dianjurkan mengingat hal ini dapat meminimalkan datangnya penyakit datang pada anak alias menjaga tubuh anak tetap fit sepanjang waktu.

    Sobat juga bisa melakukan vaksinasi flu di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  • Batuk, pilek, nyeri tenggorokan, demam, dan nyeri kepala, pasti pernah dirasakan oleh Sobat, gejala yang disebutkan tadi bisa jadi beberapa gejala dari penyakit influenza. Penyakit ini memang sudah tidak lazim didengar, sering juga disebut sebagai penyakit flu, yaitu suatu penyakit yang menyerang sistem pernafasan, disebabkan oleh virus influenza dan bersifat mudah menular. Penularan terjadi melalui […]

    Kenali Pentingnya Vaksin Influenza

    Batuk, pilek, nyeri tenggorokan, demam, dan nyeri kepala, pasti pernah dirasakan oleh Sobat, gejala yang disebutkan tadi bisa jadi beberapa gejala dari penyakit influenza. Penyakit ini memang sudah tidak lazim didengar, sering juga disebut sebagai penyakit flu, yaitu suatu penyakit yang menyerang sistem pernafasan, disebabkan oleh virus influenza dan bersifat mudah menular. Penularan terjadi melalui percikan air liur jarak dekat baik dari udara maupun kontak dengan bekas percikaan penderita saat batuk atau bersin.

    vaksin influenza

    Baca Juga: Langganan Batuk dan Pilek? Ini 9 Cara Tepat Mencegahnya

    Gejala yang ditimbulkan bisa ringan hingga berat, sehingga ada kasus yang mungkin membutuhkan rawat inap di rumah sakit, bahkan ada juga yang dapat menyebabkan kematian. Gejala yang berat seringkali akibat adanya komplikasi dari penyakit ini, risiko komplikasi pada penyakit influenza meningkat pada penderita dengan usia lebih dari 65 tahun, anak di bawah 5 tahun serta seseorang dengan kondisi medis tertentu sebelumnya. Angka kejadian penyakit ini paling sering ditemukan pada anak usia sekolah, sekitar 5-18 tahun namun sangat jarang menimbulkan gejala yang berat.

    Vaksin influenza merupakan salah satu cara terbaik untuk mencegah terjadinya penyakit flu. Vaksin dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia dengan cara memasukan virus ke dalam tubuh. Virus yang dimasukan ini sudah diinaktivasi atau dilemahkan terlebih dahulu sehingga tidak akan membahayakan lagi. Saat sistem kekebalan tubuh sudah mengenal jenis virus tersebut, maka ketika ada virus sebenarnya yang menyerang tubuh, akan lebih mudah bagi tubuh kita untuk segera melawannya. Terdapat dua jenis vaksin influenza yaitu vaksin trivalen dan vaksin quadrivalen. Vaksin trivalent berfungsi untuk melindungi dari dua jenis virus influenza tipe A, H1N1 dan H3N2, serta satu virus influenza tipe B. Bedanya, vaksin quadrivalen dilengkapi oleh dua jenis virus influenza tipe B.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Influenza ke Rumah

    Pemberian vaksin influenza sebaiknya diulang setiap setahun sekali, karena virus influenza mudah untuk bermutasi, sehingga isi dari vaksin pun akan berbeda setiap tahunnya, hal ini ditentukan oleh pertimbangan para ahli yang dapat memprediksi jenis virus influenza apa saja yang akan menyebabkan penyakit paling banyak pada tahun itu. Vaksinasi bisa dilakukan kapan saja namun dianjurkan sebelum terjadinya puncak tertinggi angka kejadian kasus influenza, sehingga biasanya diberikan pada akhir bulan Oktober. Untuk anak yang berusia 6 bulan hingga 8 tahun yang belum pernah mendapatkan vaksin influenza memerlukan 2 dosis yang diberikan dalam jarak 4 minggu, diulang dengan dosis yang sama.

    Vaksin dapat diberikan pada semua orang berusia lebih dari 6 bulan, terutama pada:

    • Anak berusia 6 bulan hingga 4 tahun,
    • Seseorang berusia lebih dari 50 tahun,
    • Seseorang dengan penyakit kronis paru-paru (termasuk asma), jantung (selain hipertensi), ginjal, hati, saraf, darah, dan kelaianan metabolik seperti diabetes,
    • Seseorang dengan kondisi imunokompromais seperti pengidap HIV/AIDS,
    • Wanita yang sedang atau akan hamil pada puncak musim influenza,
    • Seseorang dengan obesitas berat (BMI >40 kg/m2)
    • Petugas kesehatan yang memiliki kontak dengan penderita influenza.

    Sedangkan pemberiannya harus berhati-hati pada seseorang yang sedang sakit, baik dengan atau tanpa demam, memiliki riwayat mengalami sindrom Guillain-Barre dalam 6 minggu sebelumnya, riwayat asma, dan alergi telur karena telur merupakan salah satu komponen dari vaksin influenza.

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Vaksin influenza memiliki angka keefektifan yang cukup tinggi yaitu dapat mengurangi 60% angka kejadian kasus pada orang yang dibawah 65 tahun, dapat menurunkan 50-60% angka rawat inap pada orang lanjut usia, serta 80% efektif untuk mencegah terjadinya kematian pada orang lanjut usia.

    Sekilas memang gejala Coronavirus Diseases 2019 (COVID-19) yang menjadi pandemi baru-baru ini sangat mirip dengan influenza, yaitu batuk, pilek, demam, dan nyeri kepala, namun jenis virus penyebab kedua penyakit ini berbeda. Vaksin influenza hanya efektif untuk mengurangi angka kejadian kasus batuk pilek yang disebabkan oleh berbagai jenis virus influenza, namun tidak efektif untuk batuk pilek yang disebabkan oleh COVID-19. Vaksin untuk COVID-19 sendiri saat ini belum ada, masih dalam proses pembuatan oleh para ahli. Cara paling efektif untuk menjaga diri Sobat dan orang sekitar dari COVID-19 adalah dengan rajin mencuci tangan, batuk pada bagian dalam siku Sobat, serta menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang yang sedang batuk atau bersin.

    Baca Juga: Pilek Bisakah Dicegah dengan Vaksin Influenza?

    Sobat juga bisa melakukan vaksinasi influenza di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Untuk informasi kesehatan lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    DAFTAR PUSTAKA

    1. About Flu | CDC [Internet]. 2020 [cited 2020 Mar 3]. Available from: cdc(dot)gov/flu/about/index.html
    2. Hamborsky J, Kroger A, Wolfe C. Epidemiology and Prevention of Vaccine-preventable Diseases. Centers for Disease Control and Prevention; 2015. 376 p.
    3. CDC. Children & Influenza (Flu) [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2019 [cited 2020 Mar 3]. Available from: cdc(dot)gov/flu/highrisk/children.htm
    4. ACIP. Prevention and Control of Seasonal Influenza with Vaccines: Recommendations of the Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP). CDC; 2019.
    5. Influenza (Seasonal) [Internet]. [cited 2020 Mar 3]. Available from: who(dot)int/news-room/fact-sheets/detail/influenza-(seasonal)
    6. CDC. Who Should and Who Should NOT Get Vaccinated [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2019 [cited 2020 Mar 3]. Available from: cdc(dot)gov/flu/prevent/whoshouldvax.htm
    7. Q&A on coronaviruses (COVID-19) [Internet]. [cited 2020 Mar 4]. Available from: who(dot)int/news-room/q-a-detail/q-a-coronaviruses
    Read More
  • Anda berencana membawa seluruh keluarga menghabiskan waktu liburan akhir tahun ke luar negeri atau destinasi yang membutuhkan perjalanan berhari-hari, tetap perhatikan daya tahan tubuh setiap anggota keluarga. Dengan perjalanan road trip berhari-hari atau long haul flight, daya tahan tubuh Anda sekeluarga akan benar-benar diuji. Belum lagi ketika sampai di daerah asing dengan iklim dingin seperti […]

    Vaksinasi Influenza untuk Keluarga Siap Liburan

    Anda berencana membawa seluruh keluarga menghabiskan waktu liburan akhir tahun ke luar negeri atau destinasi yang membutuhkan perjalanan berhari-hari, tetap perhatikan daya tahan tubuh setiap anggota keluarga. Dengan perjalanan road trip berhari-hari atau long haul flight, daya tahan tubuh Anda sekeluarga akan benar-benar diuji. Belum lagi ketika sampai di daerah asing dengan iklim dingin seperti Eropa, tubuh Anda bisa saja belum dapat beradaptasi. Serangan virus influenza pun bisa datang tiba-tiba. Jika Anda berencana liburan ke negara beriklim dingin, pastikan seluruh keluarga sudah mendapatkan vaksinasi influenza. And here is why getting vaccinated is important…

    prosehat vaksinasi

    Baca Juga: Pentingntya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Pentingnya Vaksinasi

    Imunisasi atau vaksinasi merupakan bagian dari pemberian vaksin (virus yang dilemahkan) ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap jenis penyakit tertentu. Ketika Anda berencana untuk berlibur bersama keluarga, akan sangat disayangkan bila salah satu anak Anda atau malah Anda sendiri terjangkit influenza. Sebagai antisipasi, ada baiknya untuk melakukan upaya pencegahan agar daya tahan tubuh tetap dalam kondisi prima saat liburan. Salah satu caranya adalah dengan vaksinasi.

    Baca juga: Liburan ke Afrika Selatan: Jangan Lupa Vaksin Yellow Fever

    Hindari Penularan Penyakit

    Selain mencari tahu informasi terkait negara tujuan untuk habiskan waktu liburan tahun ini, hal lain yang harus dilakukan adalah dengan melengkapi keluarga Anda dengan vaksinasi. Hal ini diamini oleh Dr. dr. Iris Rengganis, Perwakilan dari Divisi Alergi Imunologi Klinik, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, dimana proteksi diri sebelum melakukan perjalanan wisata sangat penting, termasuk vaksinasi untuk orang dewasa sebelum ke luar negeri. Saat berwisata Anda sekeluarga rentan tertular penyakit karena sebenarnya Anda tidak tahu kapan ketahanan tubuh anda sekeluarga akan turun. Dengan banyaknya penyakit yang ditularkan secara sederhana, yakni melalui batuk, bersin dan bicara, seperti influenza, meningitis dan pneumonia dimana penularannya sangat cepat, vaksinasi memiliki peran yang sangat penting. Selain itu penularan melalui karier pun cukup banyak kasusnya. Karier merupakan seseorang yang terlihat sehat, tapi berpotensi menyebarkan virus karena virus tersebut sudah bertengger di tubuhnya.

    klik di sini beli vaksin di prosehat

    Beli di sini: Vaksin Flu untuk Anda dan Keluarga

    Vaksinasi Influenza

    Vaksin influenza tidak hanya diberikan kepada anak-anak. Anda yang sudah dewasa juga memerlukan vaksin ini. CDC merekomendasikan bahwa pemberian vaksin untuk orang berusia 6 bulan ke atas dilakukan setahun sekali. Hal ini dikarenakan virus influenza ini beredar terutama di musim dingin, pada daerah beriklim dingin dan salju (biasanya November-April di belahan bumi utara dan April-September di belahan bumi selatan), dan dapat juga terjadi sepanjang tahun di negara-negara dengan iklim tropis.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Tavel ke Rumah

    Karena virus ini dapat beredar setiap saat sepanjang tahun, maka peraturan untuk para wisatawan sebelum melakukan perjalanan ke daerah beriklim dingin adalah:

    • Wisatawan berusia ≥6 bulan yang tidak divaksinasi selama musim influenza di negara tempat tinggalnya harus divaksinasi ≥2 minggu sebelum keberangkatan jika vaksinnya tersedia.
    • Anak-anak berusia 6 bulan sampai 8 tahun yang baru pertama kali mendapatkan vaksin influenza membutuhkan 2 dosis yang diberikan dalam jangka waktu setiap 4 minggu. 1 dosis untuk anak Anda yang sudah pernah divaksin sebelumnya.
    • Diperlukan waktu 2 minggu setelah diberi vaksin untuk melindungi anak Anda dari serangan influenza. Oleh karena itu, lakukan vaksinasi 2 minggu sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri.
    • Ada 2 jenis vaksin influenza untuk anak, yaitu nasal spray dan suntik. Untuk nasal spray dapat diberikan pada anak berusia 2 tahun ke atas. Dan suntikan atau cara umum pemberian vaksini ini boleh diberikan pada anak berusia mulai dari 6 bulan dan harus dilakukan oleh tenaga ahli kesehatan.
    • Tetap update dengan perkembangan kesehatan di negara tujuan liburan Anda sekeluarga. Dengan mengetahui perkembangannya, Anda dapat terhindar dari serangan virus apapun karena sebelumnya Anda dan keluarga telah divaksin.
    • Vaksin influenza seperti trivalent akan melindungi Anda dari ancaman 3 jenis virus influenza, yaitu H1N1, H3N2 dan virus influenza B.
    • Cara kerja vaksin influenza mengembangkan imunitas dalam tubuh untuk kembali ke kondisi primanya. Imunitas Anda yang sudah divaksin lah yang akan melindungi Anda sekeluarga dari penularan virus penyakit yang ada di dalam vaksin Anda.

    Baca Juga: Infografik Fakta Influenza dan Vaksinasinya

    And that is why getting vaccinated is important, terutama ketika Anda sekeluarga merencanakan liburan panjang di luar negeri atau negara yang beriklim dingin. Lindungi tubuh Anda dan keluarga dengan vaksin dan jangan sampai jatuh sakit saat liburan.

    download gratis di sini ebook prosehat p3k keluarga

    Free Download E-book P3K Keluarga: Tips dan Checklist Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Liburan

    Sobat Sehat bisa memanfaatkan layanan vaksinasi flu ke rumah dari Prosehat yang mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    Read More
  • Infografik Pentingnya Vaksin Influenza untuk Pencegahan Flu di Musim Hujan

    Di bawah ini adalah infografik mengenai pentingnya vaksin influenza sebagai salah satu cara mencegah diri dari terkena penyakit flu terutama di musim hujan

     

    Layanan  vaksinasi flu ke rumah dari Prosehat ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Read More
  • Dalam keseharian, rasanya ada saja kita temui orang di sekitar yang bersin, batuk atau pilek. Kerap kali gejala–gejala itu disebut dengan flu. Sebenarnya flu merupakan infeksi saluran pernapasan bagian atas yang disebabkan oleh virus influenza. Influenza ini dapat menyerang segala umur, tapi lebih sering terjadi pada anak hingga usia 14 tahun. Golongan usia lanjut (≥ […]

    Seberapa Penting Vaksin Influenza?

    Dalam keseharian, rasanya ada saja kita temui orang di sekitar yang bersin, batuk atau pilek. Kerap kali gejala–gejala itu disebut dengan flu. Sebenarnya flu merupakan infeksi saluran pernapasan bagian atas yang disebabkan oleh virus influenza. Influenza ini dapat menyerang segala umur, tapi lebih sering terjadi pada anak hingga usia 14 tahun. Golongan usia lanjut (≥ 65 tahun) menempati tempat kedua usia tersering terkena penyakit flu. Hingga saat ini, vaksin influenza masih dipercaya efektif terhadap pencegahan flu. Gejala flu yang seringkali muncul tiba-tiba, yaitu:

    – Batuk dengan/tanpa dahak.

    – Pilek, dapat ditandai hidung berair maupun rasa tersumbat pada hidung.

    – Demam.

    – Nyeri kepala.

    – Lemas.

    – Pegal seluruh tubuh.

    – Mata berair.

    Penyakit influenza biasanya akan membaik pada 5-7 hari. Vaksin influenza tidak digunakan sebagai pengobatan, hanya sebagai pencegahan terhadap penyakit flu itu sendiri.

    Tahukah Moms bahwa virus influenza dibagi menjadi 4 tipe, yaitu tipe A, B, C, dan D. Virus influenza yang dapat menginfeksi manusia adalah virus tipe A, B, dan C. Virus tipe A dan B ini menjadi penyebab tersering dari tingginya rantai penularan flu di masyarakat, sedangkan virus influenza C tergolong jarang menyebabkan penyakit flu. Gejala yang disebabkan oleh virus tipe A dan B juga biasanya didapati lebih parah dibandingkan virus influenza tipe C. Berbeda dengan virus influenza lainnya, virus influenza tipe D tidak dapat menginfeksi manusia, melainkan virus ini biasanya menyerang sapi dan kerbau.

    Virus influenza tipe A dibagi lagi menjadi jenis-jenis sub tipe berdasarkan kandungan protein yang terdapat pada permukaan dinding virus tersebut. Pada saat ini, dikenal 2 subtipe dari virus influenza tipe A yang menjadi penyebab flu di masyarakat, yaitu virus H1N1 dan H3N2.  Sedangkan, virus influenza tipe B yang diketahui menginfeksi tubuh manusia, yaitu virus B/Yamagata dan virus B/Victoria. Vaksin influenza terbukti efektif terhadap keempat tipe virus flu ini.

    Pertengahan tahun 2018 ini, angka kejadian flu di Indonesia tergolong tinggi, dapat dilihat melalui data persebaran penyakit influenza berikut ini.

    Moms, melalui data tersebut, WHO melaporkan 87% kejadian flu di masyarakat disebabkan oleh virus influenza tipe A, dan 13% sisanya disebabkan oleh virus influenza tipe B. Dari yang terinfeksi virus tipe A didapatkan 80% disebabkan oleh virus H1N1 dan 20% sisanya oleh virus H3N2. Untuk virus influenza tipe B didominasi oleh virus B-Yamagata sebanyak 80%. Seringkali penyakit flu ini dikaitkan terhadap musim yang sedang berjalan, namun berbeda pada negara tropis, penyakit flu terjadi pada waktu yang tidak menentu. Di Indonesia sendiri didapatkan penyakit flu dapat terjadi sepanjang waktu, namun cenderung meningkat pada bulan November hingga April. Tempat tinggal kumuh, kebersihan yang tidak terjaga, nutrisi yang buruk, keterbatasan pelayanan kesehatan, dan gaya hidup tidak sehat menjadi faktor-faktor yang bertanggung jawab terhadap terjadinya penyakit flu di masyarakat.

    Flu seringkali dianggap enteng dan tidak diobati dengan benar, dan tentu saja hal ini perlu dicermati. Mengapa? Jangan anggap enteng penyakit flu ya Moms, karena komplikasi yang dapat ditimbulkan dari penyakit flu cukup serius dan dapat mengenai sistem tubuh lainnya. Selain mencegah terjadinya penyakit flu, vaksin influenza tentunya sangat diperlukan untuk mencegah komplikasi dari virus influenza. Komplikasi yang sering terjadi, yaitu:

    1. INFEKSI BAKTERI

    Infeksi bakteri yang sering terjadi bersamaan dengan infeksi virus ini adalah penyakit pneumonia. Pneumonia adalah suatu infeksi yang terjadi pada jaringan paru-paru mengakibatkan perubahan struktural pada paru-paru sehingga membuat kerja paru-paru tidak lagi optimal dalam sistem pernapasan manusia. Ada tiga tanda utama yang muncul yaitu demam tinggi, batuk hebat, dan sesak napas. Rawat jalan tidak lagi cukup untuk mengobati pneumonia.

    1. INFEKSI SISTEM SARAF

    Virus influenza dapat menyebar hingga otak dan sistem saraf. Apabila sudah menginfeksi ke dalam otak, maka akan terjadi komplikasi dari sistem saraf pusat, seperti contohnya kejang yang dapat terjadi pada sebagian tubuh maupun seluruh tubuh. Kerusakan pada jaringan otak itu sendiri juga dapat terjadi dan biasanya ditandai dengan perubahan kesadaran dan perilaku.

    1. INFEKSI PADA JANTUNG & ORGAN LAINNYA

    Walaupun jarang terjadi, namun virus influenza dapat mengakibatkan infeksi pada selaput jantung dan otot jantung yang menyebabkan jantung tidak lagi dapat memompa darah dengan baik. Organ lainnya yang dapat terkena adalah ginjal, yang dapat berujung pada gagal ginjal.

    Vaksin influenza dibuktikan dapat mencegah terjadinya penyakit flu sebesar 50-80%. Pemberian vaksin influenza sebaiknya dilakukan setiap tahunnya, terutama bagi:

    –  Penduduk usia ≥ 50 tahun.

    –  Anak usia 6 bulan – 5 tahun.

    – Penderita penyakit kronis (diabetes, penyakit ginjal, penyakit jantung, penderita kanker, penyakit ginjal, dsb).

    –  Wanita hamil.

    – Memiliki sistem imun yang rendah (penderita HIV, pengguna obat kortikosteroid jangka panjang).

    –  Petugas medis.

    –  Semua orang yang mau melindungi dirinya dari penyakit flu.

    Vaksin influenza yang beredar di masyarakat ada 2 jenis, yaitu vaksin hidup yang diberikan secara spray pada hidung dan vaksin mati yang diberikan melalui suntikan. Berdasar rekomendasi terbaru tahun 2017-2018 yang dikeluarkan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC), menyatakan bahwa pemberian vaksin hidup tidak lagi direkomendasikan, karena memiliki tingkat efektivitas yang rendah terhadap virus influenza yang tersebar. Pemberian vaksin influenza yang saat ini direkomendasikan hanya pemberian melalui suntikan. Vaksin influenza mencakup keempat jenis virus yang paling sering menyebabkan flu, yaitu virus H1N1, virus H3N2, dan kedua virus tipe B. Sampai saat ini belum didapati efek samping yang bermakna pada pemberian vaksin influenza ini.

    Reaksi yang dapat ditimbulkan dari pemberian vaksin dapat dibedakan menjadi 3 berdasarkan tingkat keparahannya, yaitu ringan, sedang, dan berat. Reaksi yang paling sering terjadi dari pemberian vaksin influenza ialah tergolong ringan, yaitu adanya kemerahan, nyeri, dan bengkak pada lokasi tempat penyuntikan, adanya gejala seperti flu yang menyertai pada 1-2 hari setelah penyuntikan, seperti rasa panas dingin pada badan, mata berair, dan lemas, tapi dapat hilang dengan sendirinya. Demam juga dapat terjadi sebagai reaksi yang dapat terjadi setelah vaksinasi, tapi apabila didapati terjadi biasanya diakibatkan karena ada pemberian vaksin influenza yang bersamaan dengan pemberian vaksin lainnya. Reaksi yang mengancam nyawa sangat jarang terjadi.

    Oleh karena itu, tak boleh anggap enteng penyakit flu dan komplikasinya Moms! Lindungi diri dan keluarga yang Anda cintai dengan menjaga kesehatan serta vaksin flu. Kini, ada layanan vaksin ke rumah yang bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Influenza Update [Internet]. World Health Organization. August 2018 [cited 24 August 2018]. Available from: who.int/influenza/surveillance_monitoring/updates/EN_GIP_Influenza_transmission_zones.pdf
    2. Rothberg M, Haessler S, Brown R. Complications of Viral Influenza. The American Journal of Medicine. 2008;121(4):258-264.
    3. Update: ACIP Recommendations for the Use of Quadrivalent Live Attenuated Influenza Vaccine (LAIV4)- United States, 2018-19 Influenza Season [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. June 2018 [cited 21 August 2018]. Available from : cdc.gov/mmwr/volumes/67/wr/mm6722a5.htm?s_cid=mm6722a5_w%20
    4. Ghebrehewet S, MacPherson P, Ho a. Clinical Updates Influenza. The BMJ. December 2016;355:1-10.
    5. Types of Influenza Viruses [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. June 2018 [cited 21 August 2018]. Available from : cdc.gov/flu/about/viruses/types.htm
    6. Influenza NICD Recommendations for the diagnosis, prevention, management and public health response. National Institue for Communicable Diseases. May 2017.
    7. Barberis I, Martini M, Iavarone F, Orsi A. Available influenza vaccines: Immunization strategies history and new tools for fighting the disease. J Prev Med Hyg. 2016;57:41-46.
    8. Treanor JJ. Influenza Vaccination. The New England Journal of Medicine. 2016;375:1261-8.

     

    Read More
  • Mayoritas orang tentu belum tahu betul bahwa vaksin flu sangat dibutuhkan. Vaksinasi flu dibutuhkan untuk mencegah penularan akibat terinfeksi influenza dalam jangka panjang. Sebab jika telah terserang, penyakit ini akan menimbulkan kekambuhan dengan disertai penyakit lain seperti penyakit asma dan penyakit ringan lainnya. Penularan influenza terjadi melalui udara ataupun kontak fisik dengan penderita sebelumnya. Jika […]

    Vaksin Flu Bagi Masyarakat

    Mayoritas orang tentu belum tahu betul bahwa vaksin flu sangat dibutuhkan. Vaksinasi flu dibutuhkan untuk mencegah penularan akibat terinfeksi influenza dalam jangka panjang. Sebab jika telah terserang, penyakit ini akan menimbulkan kekambuhan dengan disertai penyakit lain seperti penyakit asma dan penyakit ringan lainnya.

    Penularan influenza terjadi melalui udara ataupun kontak fisik dengan penderita sebelumnya. Jika kamu telah terserang influenza, kamu akan mengalami beberapa gejala seperti batuk, lemas, nyeri pada tenggorokan, demam, mual, jantung berdebar, suara serak, dan sakit kepala.

    Dalam upaya pencegahan terserang influenza, dokter menyarankan agar kamu melakukan vaksinasi influenza. Vaksinasi tersebut memiliki 2 jenis umum yang perlu kamu ketahui. Jenis tersebut yaitu trivalent dan quadrivalent. Vaksin trivalent yaitu vaksin yang memiliki kandungan dua galur virus influenza jenis A yaitu H1N1 dan H3N2 serta galur jenis B. Sedangkan untuk vaksinasi quadrivalent memiliki kandungan masing-masing dua galur pada jenis A dan jenis B.

    Vaksinasi trivalent merupakan vaksinasi yang diberikan melalui suntikan dan dikhususkan untuk orang yang berumur lebih dari 65 tahun. Selain itu pembuatan virus ini dilakukan dengan menanamkan virus pda telur dan diberikan kepada seseorang yang berumur 18 sampai 64 tahun dengan dosisi normal. Sedangkan vaksinasi quadrivalent hanya diberikan kepada seseorang pada rentan usia tertentu.

    Umumnya vaksinasi influenza untuk anak berusia 4 tahun keatas menggunakan vaksin tersebut dengan disuntikkan ke kulit, bukan pada otot seperti umumnya suntik vaksin. Suntik vaksin jenis ini juga bisa diberikan kepada seseorang yang berumur 18 tahun sampai 64 tahun seperti halnya vaksinasi trivalent.

    Vaksin influenza bekerja dengan membentuk antibodi setelah dua minggu penyuntikkan. Dengan memberikan vaksin tersebut, maka kamu telah melakukan upaya pencegahan dengan membentuk proteksi pada tubuh. Vaksinasi influenza ini dapat diberikan kepada siapapun.

    Namun sangat dianjurkan untuk diberikan kepada anak yang berusia 6 bulan sampai berusia 5 tahun, ibu hamil, orang berumur 64 tahun ke atas, pekerja medis yang rentan terkena penyakit akibat profesinya, dan orang yang memiliki penyakit kronis sehingga memiliki resiko lebih tinggi untuk terjangkit penularan influenza. Dosis masing orang tertentu berbeda tergantung pada kebutuhan tubuh. Agar lebih aman, sebaiknya kamu melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum suntik vaksin influenza.

    Seperti halnya pemberian obat, tentu vaksinasi juga memberikan reaksi pasc avaksinasi tertentu. Reaksi yang dirasakan setelah suntik vaksin tersebut antara lain: adanya bengkak pada area yang disuntik, merasa demam, nyeridanmerahsertaterkadangbengkak di area yang disuntik. Reaksi ini bersifat ringan dan tidak akan memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan sebab beberapa hari kemudian kamu akan kembali sehat. Namun, jika demikian parah, segera hubungi dokter untuk penanganan medis lebih lanjut.

    Setelah mengetahui betapa penting vaksinasi influenza terutama pada musim pancaroba, maka sangat dianjurkan kepada masyarakat untuk melakukan hal tersebut. Bagaimanapun, mencegah adalah investasi kesehatan terbesar dibandingkan mengobati.

    Seperti yang telah dijelaskan pula, jangan lupa untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum memutuskan melakukan vaksinasi influenza. Sebab setiap orang memiliki dosis yang berbeda-beda. Selain itu, jikareaksipasca vaksinasi yang kamu rasakan berkepanjangan atau tak kunjung sembuh, maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar segera ditangani dengan baik.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Flu adalah salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh sebuah virus. Gejala penyakit flu pada umumnya adalah bersin-bersin, hidung meler, dan kadang disertai sakit tenggorokan, batuk dan demam. Penyakit flu yang mudah menular harus dicegah dengan sebuah vaksinasi flu. Vaksinasi Flu adalah sebuah vaksinasi yang kegunaannya untuk melindungi tubuh dari serangan flu. Dunia internasional yang […]

    Seberapa Pentingkah Vaksinasi Flu?

    Flu adalah salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh sebuah virus. Gejala penyakit flu pada umumnya adalah bersin-bersin, hidung meler, dan kadang disertai sakit tenggorokan, batuk dan demam. Penyakit flu yang mudah menular harus dicegah dengan sebuah vaksinasi flu. Vaksinasi Flu adalah sebuah vaksinasi yang kegunaannya untuk melindungi tubuh dari serangan flu. Dunia internasional yang diwakilkan melalui badan World Health Organization (WHO) menjelaskan tentang bahaya penularan penyakit flu, untuk itu WHO merekomendasikan untuk semua orang melakukan vaksinasi flu setiap tahunnya.

    Vaksinasi flu memiliki cara kerja dengan membentuk sebuah benteng untuk mencegah masuknya berbagai virus flu. Saat diberikan suntikan vaksinasi flu, perlu waktu minimal 2 minggu untuk merasakan dampak positifnya dan reaksi antibodinya. Indonesia merupakan negara tropis yang menyebabkan tidak terbacanya kapan virus flu akan menyebar secara cepat, sehingga penggunaan vaksinasi ini akan sangat tepat.

    Seberapa penting vaksinasi flu?

    Vaksinasi flu sangatlah penting karena dapat mencegah manusia untuk tertular infeksi flu yang sangat berbahaya bagi tubuh. Banyak orang sehat yang tiba-tiba sakit flu dan kemudian berdampak pada kinerja sehari-hari di kantor karena harus absen. Tidak hanya dari Kementrian Kesehatan yang menganjurkan melakukan vaksinasi tapi WHO pun sangat menganjurkan untuk melakukan suntik vaksinasi flu.

    Siapa saja yang harus dapat vaksinasi flu?

    Semua orang memang memerlukan vaksinasi flu untuk dapat terhindar dari penularan penyakit ini. Namun, ada beberapa kriteria yang harus melakukan vaksinasi diantaranya berusia diatas 6 bulan, memiliki riwayat penyakit yang kronis dan wanita yang sedang hamil. Saat akan berpergian jauhpun perlu dilakukan vaksinasi flu demi mencegah penularan flu dari dunia luar seperti saat akan melaksanakan umroh karena di sana seringkali kita akan bertemu dengan berbagai manusia yang berasal dari berbagai kalangan dan memiliki tingkat penyakit yang bervariasi.

    Siapa saja yang tidak boleh mendapatkan vaksinasi flu:

    Penularan penyakit memang sangatlah cepat dan berbahaya. Namun, tidak semua orang dapat melakukan vaksinasi dikarenakan berbagai alasan dan orang-orang yang tidak boleh diberi vaksinasi flu adalah anak-anak yang usianya masih dibawah 6 bulan, memiliki alergi terhadap telur dan memiliki riwayat penyakit lumpuh. Bahkan ada orang yang memiliki alergi tehadap komponen vaksin flu sangat tidak dianjurkan karena akan berbahaya bagi kesehatan dan kelangsungan hidupnya.

    Apa yang harus saya lakukan sebelum mendapatkan vaksinasi flu?

    Jagalah kondisi badan Sobat bila hendak diberikan vaksinasi flu. Bila Sobat merasa kurang sehat dan sedikit demam, vaksinasi hendaklah ditunda terlebih dahulu hingga Sobat sudah sembuh. Tidak ada ketentuan khusus yang harus dilakukan sebelum dilaksanakannya vaksinasi flu.

    Reaksi pasca vaksinasi flu?

    Selain manfaat yang didapat dari vaksinasi flu ada juga beberapa reaksi yang mungkin terjadi setelah menerima vaksinasi flu diantaranya rasa pegal, merah dan bengkak di lokasi penyuntikan. Namun, reaksi ini tidak akan membuat hal yang berbahaya pada tubuh dan lama-kelamaan akan hilang dengan sendirinya. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter bila reaksi lokal ini berlangsung lama.

    Itulah beberapa manfaat yang didapat dari vaksinasi flu yang menjelaskan seberapa pentingnya kegunaan vaksinasi flu bagi kesehatan dan pencegahan tubuh dari penularan penyakit flu. Semoga artikel ini dapat dijadikan referensi terbaik untuk terhindar dari virus flu yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:
    vivahealth.co.id/article/detail/12271/seberapa-penting-vaksinasi-influenza

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja