Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ tips puasa”

  • Berpuasa di bulan Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim. Namun, terdapat beberapa kriteria orang yang boleh atau diizinkan untuk tidak berpuasa, salah satunya adalah ibu hamil. Baca Juga: 7 Tips Aman Hamil di Masa Pandemi Ibu hamil boleh atau diizinkan tidak berpuasa karena dinilai ketika dalam kondisi tersebut, janin di dalam kandungannya membutuhkan banyak […]

    Tips Berpuasa Bagi Ibu Hamil Seperti Apa?

    Berpuasa di bulan Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim. Namun, terdapat beberapa kriteria orang yang boleh atau diizinkan untuk tidak berpuasa, salah satunya adalah ibu hamil.

    tips berpuasa bagi ibu hamil

    Baca Juga: 7 Tips Aman Hamil di Masa Pandemi

    Ibu hamil boleh atau diizinkan tidak berpuasa karena dinilai ketika dalam kondisi tersebut, janin di dalam kandungannya membutuhkan banyak nutrisi.

    Namun, apabila ibu hamil ingin tetap berpuasa, terdapat tips berpuasa bagi ibu hamil, sebagai berikut:

    Konsultasi ke Dokter

    Jika Sahabat Sehat yang sedang hamil ingin tetap berpuasa, sebaiknya harus mendiskusikan dulu dengan bidan atau dokter, terkait kondisi yang memungkinkan atau tidak untuk berpuasa.

    Selain itu, ibu hamil juga perlu melakukan pemeriksaan kesehatan, yang berguna untuk mengidentifikasi potensi komplikasi yang mungkin terjadi saat berpuasa. Dengan menemui bidan atau dokter, ibu hamil bisa mendapatkan masukan atau nasehat agar kesehatan bayi tetap terjaga selama ibu hamil berpuasa.

    Menjaga Cairan Tubuh

    Sampai saat ini, belum terdapat penelitian mengenai perbedaan kondisi bayi yang lahir dari ibu berpuasa dan ibu yang tidak berpuasa selama bulan Ramadan.

    Meskipun begitu, puasa sendiri tetap dapat meningkatkan risiko dehidrasi, apalagi bulan Ramadan bertepatan dengan musim panas. Hal tersebut bisa mempengaruhi fungsi ginjal dan jumlah cairan di sekitar bayi.

    Maka dari itu, tips berpuasa bagi ibu hamil salah satunya adalah dengan tetap menjaga cairan tubuh. WHO tidak merekomendasikan minuman yang bisa memicu urine berlebih. Contohnya seperti kopi, teh, maupun minuman bersoda. Ibu hamil harus ingat bahwa selama kehamilan jumlah cairan yang dibutuhkan tubuhnya bisa bertambah.

    Selain minum banyak cairan, Sahabat Sehat bisa mengonsumsi makanan dengan kandungan air yang tinggi, seperti buah-buahan, sayuran, sup, dan lain-lain.

    Makanan tersebut bisa dijadikan menu sahur dan berbuka puasa. Saat ibu hamil berpuasa juga jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan asin, terutama di waktu sahur atau pagi hari, hal tersebut bisa membuat ibu hamil menjadi mudah haus.

    Penuhi Kebutuhan Nutrisi

    Tips berpuasa bagi ibu hamil selanjutnya adalah dengan tetap menjaga kebutuhan nutrisi. Menjaga kebutuhan nutrisi bukan berarti harus makan dalam jumlah yang banyak, namun diutamakan memiliki gizi dan nutrisi yang cukup.

    Nutrisi yang harus terpenuhi bagi ibu hamil saat berpuasa, seperti zat besi yang bisa dikonsumsi melalui daging merah dan sayuran hijau.

    Kemudian kalsium, pada trimester tiga, biasanya pertumbuhan tulang bayi sangatlah cepat, sehingga kebutuhan kalsium ibu hamil juga ikut meningkat.

    Ibu hamil harus mencukupi kebutuhan kalsiumnya sebesar 1.200 mg per hari. Kalsium sendiri bisa didapat dengan mengonsumsi susu, yogurt, keju, ikan beserta dengan tulangnya (ikan teri dan sarden), dan sayuran hijau.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

    Saat ibu hamil berpuasa juga harus mendapat nutrisi asam lemak dan kolin, yang diperlukan dalam perkembangan otak dan sistem saraf janin. Makanan yang memiliki sumber asam lemak dan kolin antara lain, salmon, tuna, sarden, dan telur yang kaya akan omega-3.

    Selain itu, nutrisi yang dibutuhkan selanjutnya adalah seng, kebutuhan seng yang terpenuhi bisa mencegah ibu hamil melahirkan bayi yang prematur. Sumber mineral seng bisa Sahabat Sehat dapat dari daging merah, seafood, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

    Ibu hamil juga bisa memilih menu sahur yang ideal dengan mengonsumsi tiga butir kurma, agar kadar gula tetap normal atau pisang yang membuat perut kenyang lebih lama.

    Selain itu, susu juga direkomendasikan dikonsumsi, karena mengandung vitamin dan mineral. Hindari makanan yang tinggi lemak, karena makanan yang tinggi lemak tidak mengandung nutrisi yang cukup untuk kebutuhan yang ibu hamil dan bayinya. Terlalu banyak makan makanan yang berlemak juga bisa menyebabkan kita terkena sembelit dan gangguan pencernaan lainnya.

    Konsumsi Air Putih Lebih Banyak

    Konsumsi air putih lebih banyak juga merupakan salah satu tips berpuasa bagi ibu hamil. Bahkan, minum air putih tidak hanya dibutuhkan bagi ibu hamil saja, namun semua orang.

    Karena dehidrasi bukanlah kondisi yang baik bagi metabolisme tubuh manusia. Selain itu, jika ibu hamil kekurangan air putih, perkembangan janin pun akan terhambat nantinya.

    Ibu hamil harus tetap memenuhi asupan cairan minimal 2 liter per hari atau yang setara dengan delapan gelas air putih per hari. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari dehidrasi selama ibu hamil berpuasa. Hal tersebut dapat disiasati dengan konsumsi air putih yang banyak saat sahur. 

    Jangan Lupa Sahur

    Biasanya banyak orang malas untuk makan sahur, karena masih mengantuk. Namun, salah satu tips berpuasa bagi ibu hamil adalah tidak melewatkan sahur. Karena sahur sangat penting dilakukan yang bisa menjadi sumber energi di siang hari atau saat berpuasa.

    Dengan ibu hamil makan yang cukup saat sahur, bisa menyempurnakan kebutuhan energi hariannya selama berpuasa.

    Serta juga bisa membantu mencegah perasaan lapar dan haus di siang hari saat berpuasa. Selain itu, apabila tidak melewatkan sahur bisa mencegah Sahabat Sehat dari sakit kepala, pusing, sembelit, lemas, dan mudah mengantuk.

    Jangan Lakukan Aktivitas Fisik Berat

    Selama berpuasa, ibu hamil sebaiknya menghindari melakukan kegiatan yang menguras tenaga. Melakukan aktivitas fisik yang berat bisa membuat tubuh ibu hamil menjadi lemas dan memicu stres.

    Tips berpuasa bagi ibu hamil yang satu ini sangatlah penting, apalagi jika Sahabat Sehat merupakan seorang wanita karir. Coba bicarakan dengan atasan mengenai pengelolaan waktu pekerjaan selama Bulan Ramadan.

    Jika Sahabat Sehat sudah mulai atau merasa lelah, segeralah minum yang banyak cairan sudah berbuka puasa. Hal tersebut bisa mengembalikan kondisi tubuh ibu hamil menjadi seperti semula.

    Hindari Kafein

    Meskipun tidak berpuasa sekalipun, ibu hamil sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung tinggi kafein, seperti teh, kopi, dan cokelat.

    Karena konsumsi teh dan kopi bisa menyebabkan gangguan penyerapan zat besi dalam tubuh. Apabila ingin meminumnya, batasi konsumsi kafein dengan tidak lebih dari 200mg per hari atau setara dengan dua cangkir kopi instan.

    Baca Juga: 10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil

    Nah, Sahabat Sehat sudah tahu ‘kan tips berpuasa bagi ibu hamil. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya, bagi Sahabat Sehat, terlebih lagi di saat bulan Ramadan seperti ini. Semoga Sahabat Sehat diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa, ya!

    Produk Terkait: Jual Kebutuhan Ibu Hamil

    Ingin konsultasi kehamilan saat berpuasa? Yuk, manfaatkan segera Chat Dokter 24 Jam di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Tips Puasa bagi Ibu atau Wanita Hamil [Internet].kompas.com. 2021 [cited 29 April 2021]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2021/04/17/170000165/tips-puasa-bagi-ibu-atau-wanita-hamil?page=all
    2. 8 Tips Puasa untuk Ibu Hamil agar Kandungan Tetap Aman [Internet]. Cnnindonesia.com. 2020 [cited 29 April 2021].Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200423183643-255-496720/8-tips-puasa-untuk-ibu-hamil-agar-kandungan-tetap-aman
    3. 5 Tips Puasa Bagi Ibu Hamil Tua, Aman Bagi Ibu dan Bayi [Internet]. Liputan6.com. 2021 [cited 29 April 2021].Available from: https://www.liputan6.com/ramadan/read/4242549/5-tips-puasa-bagi-ibu-hamil-tua-aman-bagi-ibu-dan-bayi

     

    Read More
  • Puasa merupakan ibadah yang wajib dijalankan oleh setiap umat Muslim yang telah memenuhi syarat. Namun, menjalankan puasa bagi orang yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes mellitus, hipertensi, penyakit jantung, penyakit ginjal kronik, maupun asam lambung (maag) atau gastroesophageal reflux disease (GERD) menjadi tantangan tersendiri. Sehingga, biasanya para penderita penyakit kronis memiliki tips untuk tetap menjalankan puasa. Baca Juga: […]

    Sahabat, Yuk, Simak Tips Puasa Bagi Penderita Penyakit Kronis!

    Puasa merupakan ibadah yang wajib dijalankan oleh setiap umat Muslim yang telah memenuhi syarat. Namun, menjalankan puasa bagi orang yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes mellitus, hipertensi, penyakit jantung, penyakit ginjal kronik, maupun asam lambung (maag) atau gastroesophageal reflux disease (GERD) menjadi tantangan tersendiri. Sehingga, biasanya para penderita penyakit kronis memiliki tips untuk tetap menjalankan puasa.

    tips puasa bagi penderita penyakit kronis

    Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Fit Selama Puasa

    Berikut tips puasa bagi penderita penyakit kronis:

    Sebelum mulai berpuasa, Sahabat Sehat bisa melakukan konsultasi ke dokter dahulu untuk mengetahui apakah kondisi tubuh stabil dan memungkinkan untuk melakukan ibadah puasa. Jika dokter mengatakan boleh berpuasa, maka pastikan mengikuti anjuran yang diberikan oleh dokter.

    Penyakit kronis diabetes melitus

    Tips berpuasa bagi penderita diabetes melitus adalah, yang pertama harus memastikan keadaan atau kondisi gula darah dalam keadaan stabil dan terkontrol, yang artinya tidak mengalami hipoglikemia ataupun hiperglikemia dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

    Produk Terkait: Jual Produk Diabetes

    Agar kadar gula darah bisa terus stabil, penderita diabetes melitus sebaiknya melakukan kontrol ke dokter terkait dosis obat yang dianjurkan.

    Menu yang dianjurkan bagi penderita diabetes melitus adalah meminum tah manis dengan gula khusus, mengonsumsi beras merah, atau kentang rebus.

    Apabila ingin minum es, maka usahakan yang berbahan dasar sirup atau gula merah khusus diet. Sedangkan, menu yang tidak dianjurkan adalah makanan yang berkuah santan, seperti opor ayam dan rendang, es buah yang memiliki kadar gula tinggi, serta teh tawar tanpa gula.

    Penyakit kronis hipertensi

    Bagi penderita penyakit hipertensi, untuk dapat berpuasa ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu kondisi penyakit dalam stadium ringan, sedang tidak dalam keadaan kritis, tekanan darah terkontrol, dan mendapat persetujuan dari dokter untuk melaksanakan puasa.

    Adapun menu yang dianjurkan bagi penderita hipertensi adalah makanan yang memiliki tinggi kalium, seperti belimbing, seledri, wortel, melon dan pisang. Selain itu juga makanan yang mengandung saponin, seperti tempe dan kacang-kacangan.

    Sedangkan menu yang tidak dianjurkan adalah makanan olahan, junk food, dan makanan siap saji. Alasannya adalah karena makanan tersebut mengandung banyak garam dan natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah.

    Penyakit kronis jantung

    Ada 3 syarat utama berpuasa bagi orang dengan penyakit jantung yaiitu, tidak sedang dalam pengobatan rawat jalan, bukan merupakan pasien serangan jantung mendadak, dan bukan pasien dengan gagal jantung akut. Jika semua itu terpenuhi, maka diperbolehkan berpuasa.

    Menu yang dianjurkan bagi penderita penyakit jantung adalah makanan dengan karbohidrat kompleks. Contohnya adalah beras merah, havermut, serta buah-buahan atau sayuran yang memang mengandung banyak serat.

    Baca Juga: Penyakit Jantung pada Remaja, Penyebab hingga Pencegahan

    Sementara itu, menu yang tidak dianjurkan adalah makanan yang memiliki karbohidrat simpel. Contohnya seperti mie instan, daging merah, dan makanan cepat saji.

    Penyakit ginjal kronik

    Bila Sahabat Sehat menderita penyakit gagal ginjal kronik, bila ingin berpuasa harus mendapat izin dari dokter dahulu apa diperbolehkan atau tidak. Biasanya jika kondisinya sedang tidak stabil ataupun dalam stadium berat, dokter tidak menganjurkan untuk berpuasa.

    Nah, tips berpuasa bagi penderita penyakit ini adalah makanlah makanan yang memiliki rendah kalori, rendah kalium dan fosfat, serta konsumsi air tidak lebih dari 300 cc.

    Sedangkan menu yang tidak dianjurkan adalah makanan yang tinggi kalium seperti produk susu, buah, dan sayur. Selain itu, tidak juga dianjurkan mengonsumsi makanan yang tinggi fosfat seperti daging merah, kacang-kacangan, cokelat dan gandum.

    Penyakit kronis maag

    Bagi penderita penyakit asam lambung atau maag atau GERD sebaiknya melakukan konsultasi ke dokter sebelum memulai ibadah puasa. Bagi Sahabat Sehat yang memiliki penyakit kronis asam lambung yang ingin tetap berpuasa, sebaiknya tidak sedang sering kambuh-kambuhan, tidak dalam keadaan kritis, ataupun sedang dalam pengobatan rawat jalan.

    Tips puasa bagi penderita penyakit maag adalah pilihlah makanan yang memiliki kalori rendah serta tidak merangsang asam lambung dan hindari makan makanan pedas, asam, serta makanan yang mengandung gas seperti kol, durian, sawi, minuman bersoda, susu full cream, dan kopi.

    Selain itu, hindari juga makanan yang berlemak di saat sahur. Walaupun makanan yang serba digoreng sangat menggoda selera, namun sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi bagi penderita penyakit maag karena bisa menimbulkan begah dan dikhawatirkan bisa menimbulkan luka pada lambung serta rasa tidak nyaman selama seharian berpuasa.

    Disarankan, untuk mengonsumsi makanan yang bertekstur lembut dan tidak berlemak, seperti sup dan makanan rebus.

    Untuk mencegah gejala penyakit maag dapat kumat selama berpuasa, jangan langsung tidur setelah sahur. Walaupun rasa kantuk melanda, sebaiknya Sahabat Sehat yang menderita penyakit maag menunda hal itu, karena bisa mengakibatkan asam lambung akan naik.

    Baca Juga: Seperti Apa Diet Lambung Bagi Penderita Maag?

    Namun jikapun tetap ingin tidur, dianjurkan dengan memberi jeda setidaknya dua jam. Ambil juga posisi tidur setengah duduk untuk mencegah asam lambung naik.

    Pada saat berbuka puasa, makanlah makanan secara bertahap dengan porsi yang sedikit-sedikit. Jadi jangan langsung mengonsumsi makanan utama dalam porsi yang banyak ya.

    Nah, sekarang Sahabat Sehat sudah mengetahui tips puasa bagi penderita penyakit kronis. Semoga informasi ini bisa membantu Sahabat Sehat dalam menjalankan ibadah puasa di tahun ini ya!

    Ingin konsultasi kesehatan mengenai puasa? Yuk, manfaatkan segera Chat Dokter 24 Jam dari Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media, K., 2021. 6 Tips Puasa untuk Penderita Asam Lambung Halaman all. – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://health.kompas.com/read/2021/04/19/120200068/6-tips-puasa-untuk-penderita-asam-lambung?page=all.> [Accessed 25 April 2021].
    2. HD, M., 2021. Panduan Singkat Buka Puasa Bagi Pasien Penyakit Kronis. [online] detikHealth. Available at: <https://health.detik.com/ulasan-khas/d-3228390/panduan-singkat-buka-puasa-bagi-pasien-penyakit-kronis> [Accessed 25 April 2021].
    3. Gaya hidup. 2021. 5 Tips Puasa Bagi Pengidap Maag dan GERD – Halaman 2. [online] Available at: <https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210420135322-255-632223/5-tips-puasa-bagi-pengidap-maag-dan-gerd/2> [Accessed 25 April 2021].
    4. Universitas Islam Indonesia. 2021. Tips Tetap Fit Berpuasa Bagi Penderita Penyakit Kronis | UII. [online] Available at: <https://www.uii.ac.id/tips-tetap-fit-berpuasa-bagi-penderita-penyakit-kronis/> [Accessed 25 April 2021].

     

     

     

    Read More
Chat Dokter 24 Jam