Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ tes kesehatan”

  • Pemeriksaan rutin atau medical check up untuk perempuan sangat perlu dilakukan mulai dari usia 18 tahun hingga 39 tahun, jenis pemeriksaan rutinnya adalah yang berlainan dan tergantung dengan usianya. Di sisi lain faktor usia, lingkungan, kegiatan, pola hidup, riwayat medis, dan keluarganya juga menjadi faktor seberapa sering kita harus melakukan pemeriksaan kesehatan. Baca Juga: Pentingnya Menjaga Reproduksi […]

    Jenis-jenis Tes Kesehatan untuk Perempuan yang Wajib Dilakukan Apa Saja?

    Pemeriksaan rutin atau medical check up untuk perempuan sangat perlu dilakukan mulai dari usia 18 tahun hingga 39 tahun, jenis pemeriksaan rutinnya adalah yang berlainan dan tergantung dengan usianya. Di sisi lain faktor usia, lingkungan, kegiatan, pola hidup, riwayat medis, dan keluarganya juga menjadi faktor seberapa sering kita harus melakukan pemeriksaan kesehatan.

    tes kesehatan untuk perempuan, tes kesehatan untuk wanita

    Baca Juga: Pentingnya Menjaga Reproduksi Kesehatan Wanita

    Sekalipun tubuh sudah terkait penyakit alangkah baiknya kita mengetahui sejak dini dan lebih baik mencegah daripada mengobati, perawatan dan pencegahan lebih dini solusi yang terbaik daripada harus menjalani pengobatan ketika tubuh sudah merasakan gejala parah yang mengakibatkan fatal. Pencegahan dan perawatan sejak dini adalah mendeteksi kesehatan tubuh kita dengan cara rutin dalam melakukan pemeriksaan tubuh.

    Produk Terkait: Cek Lab

    Beberapa hal yang harus perempuan perhatikan untuk pemeriksaan rutin, yaitu:

    Ultrasonography (USG) 

    USG Perut untuk mendeteksi segala hal penyakit yang berkaitan dengan kehamilan. Sahabat bisa mengetahui apakah penyakit tersebut ada atau tidak dan amankah untuk janin.

    Penyakit yang dideteksi untuk USG perut misalnya seperti masalah kesehatan sistem empedu, sistem perkemihan, sistem kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah), usus buntu serta pembesaran kelenjar getah bening.

    Test pap smear

    Bagi perempuan yang sudah pernah melakukan hubungan seksual secara aktif atau mempunyai keluarga yang punya riwayat penyakit HPV atau kanker rahim, perlu sekali untuk melakukan pemeriksaan upaya mendeteksi risiko kanker serviks sejak dini.

    Baca Juga: Wanita Menikah Wajib Lakukan Tes Pap Smear?

    Pemeriksaan pap smear meliputi pemeriksaan panggul, sehingga anda bisa mendapatkan pemeriksaan vulva, vagina dan mulut rahim. dan bagi seseorang yang keluarganya mempunyai riwayat penyakit HPV atau kanker rahim, sangat wajib untuk mengikuti saran dokter untuk pemeriksaan berikutnya.

    Pemeriksaan payudara atau mamogram

    Mamogram adalah jenis pemeriksaan khusus untuk kanker payudara, sebagian perempuan di dunia banyak sekali yang menderita kanker payudara. Disarankan sejak dini perempuan harus melakukan mamogram, setidaknya 1-3 tahun lebih awal pemeriksaan.

    Dokter akan mengetahui walaupun tubuh belum memilki gejala, benjolan atau keluhan apapun. Cara pemeriksaannya adalah dengan menggunakan sinar X dengan menggunakan alat ini, dokter akan bisa mendiagnosis lewat hasil screening tersebut.

    Pemeriksaan TORCH

    TORCH adalah singkatan dari toxoplamosis, rubella, cytomegalovirus dan herpes simplex virus. Ibu hamil dan ibu yang sedang merencanakan kehamilan wajib untuk pemeriksaan TORCH untuk mendeteksi apakah ibu mengalami infeksi TORCH di dalam tubuh atau tidak.

    Infeksi TORCH sangat berbahaya untuk ibu hamil dapat menyebabkan kondisi bayi lahir dengan kondisi kurang sempurna (cacat) dan dapat menyebabkan kematian. Bagi ibu yang belum hamil, idealnya pemeriksaan ini dilakukan 6 bulan sebelum merencanakan kehamilan, sedangkan bagi ibu hamil, awal kehamilan atau trimester awal bisa dilakukan pemeriksaan dini.

    Pemeriksaan tiroid

    Lakukan pengecekan tiroid, karena tiroid yang tidak aktif menyebabkan mudahnya kenaikan berat badan, sedangkan tiroid yang aktif mengindikasi tubuh menjadi autoimun (imunitas tubuh menyerang sel yang sehat alih-alih menyerang penyakit).

    Pemeriksaan tiroid bisa dilakukan saat berusia 35 tahun atau bisa sebelumnya. Jika Sahabat sudah merasakan gejala seperti perubahan mood, berat badan, susah tidur dan kadar kolesterol segeralah untuk melakukan pemeriksaannya ke dokter.

    Baca Juga: Apakah Sahabat Berisiko Tinggi Mengalami Gangguan Tiroid?

    Pemeriksan infeksi menular seksual

    Pada perempuan yang sudah melakukan hubungan seksual secara aktif dan mempunyai risiko tinggi, diwajibkan sekali untuk pemeriksaan infeksi menular seksual upaya mendeteksi adanya penyakit gonorrhea, sifilis, trichomoniasis dan penyakit menular seksual lainnya.

    Cek tekanan darah

    Cek tekanan darah merupakan pemeriksaan rutin yang harus dilakukan minimal 2 tahun sekali, biasanya tekanan darah tinggi mengindikasi penyakit jantung, gagal ginjal, atau stroke.

    Untuk pemeriksaan tekanan darah bisa dilakukan dalam segala usia, apabila anda mempunyai tekanan darah tinggi, biasanya dokter akan menyuruh Sahabat untuk selalu melakukan pemeriksaan tekanan darah selama 6 bulan sekali untuk tetap menjaga kestabilan tekanan darah dan dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai. Biasanya idealnya tekanan darah wanita adalah 120/80 mmHg

    Cek kolesterol

    Kadar kolesterol yang tinggi menyebabkan risiko terkena serangan jantung, pemeriksaan kolesterol ini dilakukan melalui test darah. Apalagi jika keluarga Sahabat mempunyai penyakit jantung, segeralah untuk meminta cek kolesterol dokter dengan menggunakan lipoprotein subfraction karena test ini lebih sensitif dan detail sehingga partikel-partikel yang ada di dalam kolesterol lebih terlihat. Cek kolesterol bisa dimulai dari usia 20 tahun.

    Pemeriksaan mata dan penglihatan

    Semakin menua, perempuan lebih berisiko tinggi memiliki gangguan kesehatan mata yaitu deregenarasi makular atau menurunnya fungsi retina mata yang menyebabkan turunnya ketajaman mata dalam pengelihatan. Dengan ini, sangat diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan mata sekaligus pengelihatan secara rutin seperti pemeriksaan deregenerasi makular, retinopati, dan penyakit mata lainnya.

    Pemeriksaan diabetes

    Banyak sekali perempuan yang memiliki risiko tinggi terhadap penyakit diabetes, tidak terkecuali ibu hamil dan dapat membahayakan ibu dan janin, walaupun akan ada kemungkinan setelah melahirkan penyakit diabetes akan pergi.

    Baca Juga: Kiat Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Namun, diabetes tipe yang lainnya, melainkan kadar metabolik yang mempunyai kadar glukosa yang tinggi dalam konteks resistensi insulin dan defisiensi insulin akibat rusaknya pankreas. Gejala diabetes adalah kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, faktor keturunan dan faktor-faktor lainnya, segerakan untuk melakukan pemeriksaan secara detail.

    Pemeriksaan kepadatan tulang

    Sebagian besar perempuan mengalami penurunan padatnya tulang setelah menopause, ini terjadi ketika menurunnya kadar estrogen. Penduduk dunia paling banyak menderita osteoporosis, osteoporsis turun terjadi ketika mineral air di dalam tulang luruh dari tulang. Sehingga mudah sekali membuat tulang menjadi ringkih dan rapuh.

    Itulah mengenai tes kesehatan perempuan yang wajib dilakukan supaya mereka terhindar dari penyakit. Buat Sahabat Sehat yang ingin melindungi diri dari kanker serviks yang ditimbulkan oleh virus HPV, Sahabat bisa melakukannya di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV

    Layanan ini mempunyai keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Sulaeman S. 10 Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Wanita [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3787537/10-tes-kesehatan-yang-wajib-dilakukan-wanita
    2. Sharin D, Sharin D. 11 Tes Kesehatan untuk Perempuan yang Penting Dilakukan [Internet]. Love Life. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://ilovelife.co.id/blog/11-tes-kesehatan-yang-penting-dilakukan-untuk-perempuan/
    3. Daftar Jenis Cek Kesehatan Rutin Bagi Perempuan Usia 18-39 Tahun – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://tirto.id/daftar-jenis-cek-kesehatan-rutin-bagi-perempuan-usia-18-39-tahun-eAeg
    Read More
  • Pendaftaran CPNS telah dibuka, banyak masyarakat berminat untuk mengikuti tes CPNS di tahun ini. Anda harus mengikuti berbagai tahapan dan tes bila ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Salah satunya tes yang berpengaruh besar selain seleksi kompetensi dasar (SKD), yaitu tes kesehatan. Baca Juga: 8 Makanan untuk Meningkatkan Kebugaran Pria Tes kesehatan ini penting dilakukan […]

    Tips Jitu Lolos Uji Kesehatan Di Tes CPNS

    Pendaftaran CPNS telah dibuka, banyak masyarakat berminat untuk mengikuti tes CPNS di tahun ini. Anda harus mengikuti berbagai tahapan dan tes bila ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Salah satunya tes yang berpengaruh besar selain seleksi kompetensi dasar (SKD), yaitu tes kesehatan.

    Baca Juga: 8 Makanan untuk Meningkatkan Kebugaran Pria

    Tes kesehatan ini penting dilakukan untuk mengetahui apakah kondisi jasmani dan rohani kita, baik secara alat indra, daya gerak tubuh dan fungsi organ dalam kita. Ingin tahukan apa saja yang diuji dan tips jitu lolos uji kesehatan di tes CPNS? Berikut yang harus Anda ikuti

    1. Tes tinggi dan Berat Badan

    Pada tes ini, tinggi badan dan berat badan Anda akan diukur. Apakah tinggi dan berat badan Anda masuk ke dalam kategori ideal atau tidak. Bagaimana cara mengukur berat badan kita? Mudah kok, gunakan rumus Tinggi badan (cm) – 100 = Berat badan normal (kg).

    Jadi, bila Anda memiliki tinggi badan sekitar 168 cm, maka Anda perlu memiliki berat badan sekitar 68 kg bila dikatakan dalam berat badan ideal. Bila Anda mengambil formasi Bea Cukai, instansi ini mematok tinggi CPNS minimal 155 cm untuk Wanita dan 160 cm untuk Pria.

    Baca Juga: Diet Sehat dan Seimbang untuk Menurunkan Berat Badan

    Tips untuk mendapatkan berat badan ideal yaitu dengan berolahraga ringan seperti jogging ataupun lompat tali yang tidak hanya menurunkan berat badan namun juga tinggi badan Anda. Rubah juga pola makan Anda lebih sehat dibandingkan sebelumnya ya.

    2. Tes Darah dan Tekanan Darah

    Selain untuk mengetahui golongan darah Anda, pada tes darah ini untuk memastikan apakah Anda menderita penyakit tertentu misalnya menderita penyakit diabetes. Selain tes darah, Anda akan melakukan tes tekanan darah untuk melihat tekanan darah dan denyut jantung Anda. Idealnya dalam tes ini, hasil tesnya dikatakan normal sekitar 120/80. Apabila peserta memiliki tekanan darah tidak normal maka kemungkinan besar Anda dapat gugur dalam tes ini. Jadi pastikan Anda tidak terlalu lelah dan tegang mendekati waktu tes karena hal itu dapat mempengaruhi kesehatan Anda.

    Produk Terkait: Cek Darah Lengkap

    3. Tes Mata dan Buta Warna

    Tes mata dan buta warna juga salah satu tes kesehatan yang diuji dalam penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Umumnya yang akan diuji dari huruf, angka dan warna. Bila peserta mengalami buta warna, kemungkinan besar akan gugur dalam rangkaian tes ini. Sering-seringlah ke dokter untuk mengecek kualitas mata Anda.

    4. Tes Organ Dalam

    Terakhir pada tes ini, peserta akan dilihat fungsi organ dalam untuk memastikan peserta tidak memiliki riwayat penyakit jantung dan paru-paru. Tes ini juga berkaitan dengan tekanan darah Anda loh. Tips untuk menghindari ini, pastikan Anda berhenti merokok dan merubah pola hidup Anda yang buruk. Jangan lupa konsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah ya.

    Baca Juga: Ingin Berhenti Merokok? Konsumsilah 6 Makanan Berikut Ini

    Jadi itu serangkaian uji kesehatan yang harus Anda ikuti dalam tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Persiapkan kondisi Anda sebaik dan semaksimal mungkin agar bisa lolos. Supaya tes kesehatan yang dijalani lancar yuk Sobat jangan lupa untuk berbelanja produk-produk kesehatan di Prosehat, dengan promo-promo yang menarik tentunya. Informasi selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:
    KumparanNews.” Tips Lulus Tes CPNS 2017, Ini Kisi-kisinya”. kumparan.com/@kumparannews/tips-lulus-tes-cpns-2017-ini-kisi-kisinya. Diakses 26 September 2018

    Read More
  • Angka kematian penderita jantung koroner di Indonesia membengkak hingga 7,6 juta orang per tahun. (republika.co.id, 26/9-2013) Penyakit ini banyak menyerang lansia dan orang-orang yang obesitas. Banyak dari mereka tidak bertahan hidup. Beberapa bahkan tidak berhasil diselamatkan sebelum ke rumah sakit. Kabar baiknya adalah bahwa serangan jantung bisa dihindari. Berikut adalah langkah-langkah dan kebiasaan-kebiasaan yang akan […]

    5 Tips Mencegah Serangan Jantung

    Angka kematian penderita jantung koroner di Indonesia membengkak hingga 7,6 juta orang per tahun. (republika.co.id, 26/9-2013) Penyakit ini banyak menyerang lansia dan orang-orang yang obesitas. Banyak dari mereka tidak bertahan hidup. Beberapa bahkan tidak berhasil diselamatkan sebelum ke rumah sakit. Kabar baiknya adalah bahwa serangan jantung bisa dihindari. Berikut adalah langkah-langkah dan kebiasaan-kebiasaan yang akan membantu Anda meningkatkan kesehatan Anda, memperkuat jantung dan mengurangi risiko serangan jantung Anda.

    Ketahui Risiko

    Kunjungi dokter Anda dan bicara dengannya tentang risiko pribadi Anda untuk penyakit jantung. Hal ini bisa dilakukan segera setelah Anda mengetahui indikator/angka-angka kualitas jantung Anda. Meskipun Anda tidak dapat mengubah beberapa faktor – seperti usia, jenis kelamin dan keturunan – yang meningkatkan risiko serangan jantung, Anda masih dapat mengurangi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap risiko serangan jantung Anda.

    Faktor risiko yang masih dapat Anda kontrol meliputi: konsumsi rokok, tekanan darah, kadar kolesterol, gaya hidup, berat badan dan kadar gula darah. Dokter Anda dapat menilai kesehatan Anda dan riwayat pribadi serta memberikan saran tentang apa yang perlu Anda lakukan untuk mengurangi risiko serangan jantung.

    Ketahui Hasil Tes Kesehatan

    Melacak tekanan darah, kolesterol dan kadar gula darah Anda serta berat badan Anda serta menempatkan setiap tes laboratorium atau laporan dari dokter di folder dapat membantu pola hidup Anda yang lebih sehat. Pantau angka-angka tersebut dan perhatikan bagaimana mereka berubah dari waktu ke waktu. Misalnya, tekanan darah atau berat badan beringsut lebih tinggi, Anda dapat mengambil tindakan untuk menurunkan tekanan darah atau menurunkan berat badan sebelum menjadi masalah yang signifikan.

    Mulai Gaya Hidup Sehat

    Hidup sehat, hidup lebih aktif dengan diet seimbang yang mencakup banyak buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, dan daging tanpa lemak atau unggas. Mulai berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu.

    Minum Obat Teratur (Yang Diresepkan Dokter)

    Jika anda sudah terdiagnosa penyakit jantung, Anda harus bekerja sama dengan dokter Anda untuk mengontrol kondisi kronis – seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan diabetes – yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung Anda dan mematuhi jam-jam anda harus minum obat.

    Berkomitmen Kuat

    Jangan biarkan tekad Anda goyah. Mengurangi risiko serangan jantung adalah sesuatu yang harus Anda lakukan untuk sisa hidup Anda. Pada kenyataannya, bahkan orang-orang yang saat ini tidak memiliki faktor risiko mungkin ingin hidup sehat sekarang karena risiko serangan jantung mereka akan naik dengan bertambahnya usia mereka.

    Read More

Chat Asisten ProSehat aja