Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ tes covid-19 Prosehat”

  • Semenjak diperkenalkan pada akhir 2020 dan mulai dipakai pada awal Februari 2021 oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai salah satu syarat perjalanan kereta api di masa pandemi Covid-19, GeNose C19 telah ditetapkan menjadi salah satu pemeriksaan alternatif untuk perjalanan darat, laut, dan udara. Baca Juga: Beragam Syarat Perjalanan Dalam Negeri Terbaru, Ada GeNose! Tes […]

    Hal Penting Sebelum Melakukan Pemeriksaan GeNose C19!

    Semenjak diperkenalkan pada akhir 2020 dan mulai dipakai pada awal Februari 2021 oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai salah satu syarat perjalanan kereta api di masa pandemi Covid-19, GeNose C19 telah ditetapkan menjadi salah satu pemeriksaan alternatif untuk perjalanan darat, laut, dan udara.

    GeNose C19

    Baca Juga: Beragam Syarat Perjalanan Dalam Negeri Terbaru, Ada GeNose!

    Tes Covid-19 yang dibesut oleh Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mempunyai keunggulan yaitu tingkat akurasi mencapai 97% dengan hasil yang dapat diperoleh dalam kurun waktu mencapai 2-3 menit. Pemeriksaan GeNose dibanderol harga mulai dari Rp 15.000,-

    Cara penggunaan GeNose termasuk mudah, Sahabat Sehat hanya perlu meniupkan udara ke dalam kantung khusus yang disediakan petugas lalu akan dianalisis melalui alat.

    Tentu pemeriksaan ini tidak begitu terasa menyakitkan, jika dibandingkan dengan pemeriksaan Covid-19 lainnya seperti tes rapid antigen, tes rapid antibodi maupun tes swab PCR.

    Meski begitu ada beberapa hal yang perlu Sahabat Sehat perhatikan saat memutuskan untuk melakukan pemeriksaan GeNose C19 agar hasilnya akurat. Mari simak penjelasan berikut !

    Baca Juga: Mengenal GeNose dan CePAD, Alat Deteksi Covid-19 Buatan Negeri Sendiri!

    Perhatikan Hal Penting Berikut Sebelum Melakukan Pemeriksaan GeNose C19

    Tidak Merokok

    Untuk mendapatkan hasil yang akurat, bagi Sahabat Sehat yang akan melakukan pemeriksaan GeNose disarankan untuk tidak merokok, makan, dan minum dalam kurun waktu 30 menit sebelum pemeriksaan.

    Merokok diketahui dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan GeNose C19. Jika Sahabat Sehat terlanjur merokok, pemeriksaan sampel akan ditunda hingga 30 menit lalu Sahabat Sehat diminta untuk minum air putih dan berkumur sebelum diperiksa.

    Hindari Makanan Bergas

    Sahabat Sehat disarankan untuk menghindari makanan bergas seperti durian, jengkol, dan petai. Selain itu, hindari minuman kopi dan alkohol yang diketahui dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan GeNose C19.

    Hindari Memakai Parfum, dan Produk Lain yang Berbau Menyengat

    Produk seperti parfum dan produk lain yang berbau menyengat sebaiknya dihindari agar akurasi pemeriksaan GeNose C19 tetap terjaga.

    Alasan medis yang mendasari semua larangan tersebut adalah karena dapat terjadi reaksi metabolisme jika bakteri atau patogen lainnya ikut masuk ke dalam pernapasan, dan dapat terbentuk senyawa yang mudah menguap. Hal ini diperkirakan dapat mengganggu sinyal dari alat GeNose C19.

    Melatih Pernapasan

    Pemeriksaan GeNose C19 dilakukan dengan cara meniupkan udara ke dalam sebuah kantong khusus, sehingga Sahabat Sehat perlu melatih pola pernapasan terlebih dahulu.

    Latihan pernafasan bisa dilakukan dengan cara menarik nafas perlahan dan bertahap sebanyak 2 kali melalui hidung dan menghembuskan melalui mulut. Kantung tidak harus penuh dalam sekali tarikan dan hembusan nafas.

    Jeda Waktu Jika Pemeriksaan Dilakukan Lebih dari 2 Kali

    Supaya akurasi GeNose C19 tetap terjaga, Sahabat Sehat hendaknya memberi waktu jeda selama 30 menit jika ingin mengulang pemeriksaan GeNose C19 lebih dari 2 kali.

    Selain menjaga akurasi, hal ini juga bertujuan untuk mencegah Sahabat Sehat mengalami refleks vagal yang mengakibatkan kondisi leher tercekik akibat menarik nafas dalam secara berulang-ulang.

    Baca Juga: Tes Covid-19 5 Menit

    Nah Sahabat Sehat, itulah hal-hal yang harus diperhatikan ketika ingin melakukan pemeriksaan Covid-19 dengan alat GeNose C19 sehingga hasil yang diperoleh lebih akurat.

    Sahabat Sehat juga bisa melakukan pemeriksaan GeNose C19 di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. 2021. Mengenal GeNose dan CePAD, Alat Deteksi Dini Covid-19 Buatan Negeri Sendiri • ProSehat. [online] Available at: <https://www.prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/genose-dan-cepad> [Accessed 4 May 2021].
    2. Mediatama, G., 2021. Jangan lakukan hal ini jika ingin hasil tes Covid-19 dengan GeNose akurat. [online] PT. Kontan Grahanusa Mediatama. Available at: <https://kesehatan.kontan.co.id/news/jangan-lakukan-hal-ini-jika-ingin-hasil-tes-covid-19-dengan-genose-akurat?page=all> [Accessed 4 May 2021].
    3. Panduan Operasi GeNose C-19.
    Read More
  • Jenis pemeriksaan Covid-19 di Indonesia kembali bertambah. Sebelumnya, Covid-19 dapat dideteksi melalui tes rapid antibodi dan rapid antigen, tes swab PCR, GeNose C19 dan kini ada pemeriksaan baru yang disebut tes molekuler isotermal. Baca Juga: Infografik Perbedaan Tes Corona dari Rapid Test Hingga Swab (PCR) Tes molekuler isotermal diklaim memiliki sensitivitasnya mencapai 95%, spesifitas mencapai […]

    Baru! Tes Molekuler Isotermal Sebagai Alternatif Pemeriksaan Covid-19

    Jenis pemeriksaan Covid-19 di Indonesia kembali bertambah. Sebelumnya, Covid-19 dapat dideteksi melalui tes rapid antibodi dan rapid antigen, tes swab PCR, GeNose C19 dan kini ada pemeriksaan baru yang disebut tes molekuler isotermal.

    tes molekuler isotermal

    Baca Juga: Infografik Perbedaan Tes Corona dari Rapid Test Hingga Swab (PCR)

    Tes molekuler isotermal diklaim memiliki sensitivitasnya mencapai 95%, spesifitas mencapai 97% dengan waktu tunggu pemeriksaan selama 5-13 menit. Sehingga tes molekuler isotermal dianggap memiliki keunggulan daripada tes swab antigen maupun tes swab PCR.

    Bagaimana cara kerja tes molekuler isotermal ? Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut!

    Bagian dari Jenis Tes Molekuler

    Tes molekuler bekerja dengan cara mendeteksi materi genetik dari virus sehingga lebih cepat menentukan apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak. Tes molekuler terbagi ke dalam dua macam, yaitu tes swab PCR dan tes molekuler isotermal.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

    Perbedaan Tes Molekuler Isotermal dan Tes Swab PCR

    Sahabat Sehat, meski tes molekuler isotermal mirip dengan tes swab PCR namun ternyata tes molekuler isotermal memiliki perbedaan yang terletak pada teknologinya.

    Tes swab PCR memiliki proses pra analitik yang cukup panjang mulai dari melakukan swab pada rongga hidung dan faring (nasofaring) lalu membawa sampel swab ke laboratorium Biosafety Level-2 dalam bentuk tabung untuk kemudian melalui proses deaktivasi dan ekstraksi virus.

    Selanjutnya, dimasukkan ke mesin PCR yang membutuhkan waktu sekitar 2-4 jam. Hasil pemeriksaan dari tes swab PCR didapatkan dalam kurun waktu 1-3 hari.

    Sementara itu, pada proses awal tes molekuler isotermal ternyata tahapan awalnya sama dengan tes swab PCR  yaitu dengan mengambil sampel pada rongga hidung dan faring (nasofaring) dengan alat swab. Namun, sampel langsung dimasukkan ke sebuah alat dan waktu tunggu hasil sekitar 5-13 menit.

    Mengatasi Kendala Pemeriksaan Covid-19 di Indonesia

    Kehadiran tes molekuler isotermal ini dapat mengatasi kendala pemeriksaan Covid-19 di Indonesia yang masih jauh dari harapan akibat terbatasnya fasilitas laboratorium untuk tes swab PCR, yang saat ini masih merupakan standar pemeriksaan untuk Covid-19.

    Baca Juga: 6 Alasan Pentingnya Rapid Swab Antigen yang Perlu Sahabat Ketahui

    Dilansir dari CNN Indonesia, Caroline Riady, Deputy President Director Siloam Hospital Group mengungkapkan bahwa dengan adanya tes molekuler isotermal maka hasil pemeriksaan akan diketahui lebih cepat sehingga dapat diberi penanganan sejak dini.

    Tes Molekuler Isotermal Praktis dan Mudah Dibawa Ke Mana Saja

    Sahabat Sehat, tes molekuler isotermal dapat menjadi acuan untuk melakukan pemeriksaan yang bersifat darurat seperti seperti di ruang gawat darurat, ruang operasi, hingga ruang rawat inap. Tes molekuler isotermal ini bersifat portable alias mudah dibawa ke tempat pasien berada.

    Berapa Harga Tes Molekuler Isotermal ?

    Rata-rata tes molekuler isotermal dipatok dari harga ratusan ribu, tergantung di tiap RS dan fasilitas kesehatan.

    Sahabat Sehat, itulah mengenai tes molekuler isotermal yang merupakan salah satu pemeriksaan alternatif untuk mendeteksi Covid-19 dengan akurasi tinggi dan hasil yang cepat.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Untuk tes Covid-19 termasuk tes swab PCR, tes rapid antigen, serta GeNose C19, dapat  Sahabat Sehat peroleh di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Group, S., 2021. Siloam Luncurkan Tes Molekuler, Deteksi Covid Kurang 15 Menit. [online] gaya hidup. Available at: <https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201120175122-260-572530/siloam-luncurkan-tes-molekuler-deteksi-covid-kurang-15-menit> [Accessed 4 May 2021].
    2. Republika Online. 2021. Siloam Hadirkan Tes Molekuler Terbaru untuk Covid, Apa Itu? |Republika Online. [online] Available at: <https://www.republika.co.id/berita/qk4n1b370/siloam-hadirkan-tes-molekuler-terbaru-untuk-covid-apa-itu> [Accessed 4 May 2021].
    3. 2021, L., 2021. Tes Molekuler Isotermal Lebih Akurat Deteksi Virus Corona. [online] rri.co.id. Available at: <https://rri.co.id/palembang/iptek/934792/tes-molekuler-isotermal-lebih-akurat-deteksi-virus-corona> [Accessed 4 May 2021].

     

     

     

    Read More
  • Kejadian tsunami Covid-19 di India tentunya menjadi sebuah pelajaran bersama, terutama bagi Indonesia agar situasi serupa tidak terjadi di Tanah Air. Baca Juga: Heboh Tsunami Covid-19 di India Demikian kesimpulan yang didapat dari acara Ngopi Santuy yang diselenggarakan oleh Prosehat pada Jumat, 30 April 2021. Pada acara yang disiarkan secara langsung di IGTV dan dimoderatori […]

    Belajar dari India: Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

    Kejadian tsunami Covid-19 di India tentunya menjadi sebuah pelajaran bersama, terutama bagi Indonesia agar situasi serupa tidak terjadi di Tanah Air.

    belajar dari India

    Baca Juga: Heboh Tsunami Covid-19 di India

    Demikian kesimpulan yang didapat dari acara Ngopi Santuy yang diselenggarakan oleh Prosehat pada Jumat, 30 April 2021.

    Pada acara yang disiarkan secara langsung di IGTV dan dimoderatori oleh dr. Gita Permatasari dengan narasumber dr. Agnes Gratia, terungkap bahwa kondisi yang terjadi di India disebabkan karena sikap masyarakat yang sudah mulai abai dengan protokol kesehatan.

    Sikap abai dengan protocol kesehatan juga terlihat di tengah masyarakat Indonesia, sehingga tidak menutup kemungkinan Indonesia mengalami kondisi serupa.

    Berkaca dari pengalaman sebelumnya, libur panjang akhir pekan dan libur keagamaan menjadi momentum meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19.

    Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19

    Sahabat Sehat, sebaiknya tetap laksanakan protokol 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta mengurangi mobilitas).

    Bagi masyarakat, yang tidak kalah pentingnya adalah harus lebih teliti dengan alat tes Covid-19 yang digunakan. Terungkapnya penggunaan alat tes Covid-19 bekas pakai di Bandara Kualanamu, dianggap merugikan semua orang karena tingkat penyebaran virus Corona menjadi lebih tinggi.

    Baca Juga: Waspada Rapid Antigen Bekas! Ini Cara Mengetahuinya

    Sahabat Sehat dapat melakukan pemeriksaan Covid-19 yang berkualitas dan bermutu di Prosehat. Alat tes Covid-19 di Prosehat terjamin kualitasnya dan mempunyai izin edar resmi, serta dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku.

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

     

    Read More
  • Dunia dihebohkan dengan tsunami Covid-19 yang terjadi di India baru-baru ini, dengan penambahan kasus per hari mencapai 3 juta kasus per 25 April 2021. Baca Juga: Heboh Tsunami Covid-19 di India Sebelumnya India melaporkan sudah mulai menurunnya angka kasus Covid-19, tercatat terjadi penurunan hingga 10 kali lipat dari September 2020 hingga Januari 2021. Tak hanya […]

    Tsunami Covid-19 di India, Bagaimana Indonesia?

    Dunia dihebohkan dengan tsunami Covid-19 yang terjadi di India baru-baru ini, dengan penambahan kasus per hari mencapai 3 juta kasus per 25 April 2021.

    tsunami covid

    Baca Juga: Heboh Tsunami Covid-19 di India

    Sebelumnya India melaporkan sudah mulai menurunnya angka kasus Covid-19, tercatat terjadi penurunan hingga 10 kali lipat dari September 2020 hingga Januari 2021.

    Tak hanya itu, pemberiain vaksinasi Covid-19 di India terbilang cepat, India mengklaim telah membagikan 100 juta dosis vaksin Covid-19 dalam kurun waktu 85 hari.

    Sementara di Indonesia, hingga kini baru memberikan 30% dosis vaksin pada tahap pertama, dan 18% dosis vaksin pada tahap kedua dengan total target peserta vaksin mencapai 40.349.09 orang.

    Mengapa India Dapat Mengalami Tsunami Covid-19 ?

    Sahabat sehat, ternyata banyak sekali faktor yang menyebabkan hal ini mulai dari abainya masyarakat India terhadap protokol kesehatan dan diperparah dengan diselenggarakannya festival keagamaan seperti Festival Holi yang turut berperan dalam penyebaran virus Covid-19.

    Faktor lain seperti diselenggarakannya pesta pernikahan, serta penurunan jumlah pemeriksaan Covid-19 harian juga disebut menjadi penyebab tsunami Covid-19 di India.

    Tsunami Covid-19 di India menyebabkan kapasitas rumah sakit terbatas, dan hampir semua rumah sakit kekurangan oksigen sehingga banyak pasien covid-19 terlantar.

    Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Covid-19?

    Apakah Indonesia Dapat Mengalami Tsunami Covid-19?

    Tidak menutup kemungkinan Indonesia mengalami hal serupa. Begitu yang disampaikan oleh dr. Gita Permatasari pada acara Ngopi Santuy oleh Prosehat yang disiarkan secara live di IGTV, Jumat, 30 April 2021.

    Selain peningkatan virus saat liburan panjang, peningkatan angka kasus harian Covid-19 juga dapat terjadi karena adanya mutasi virus Covid-19, terlebih mutasi virus B117 dan E484EK sudah masuk Indonesia.

    Sahabat Sehat, sebaiknya tetap menerapkan protokol kesehatan 5M (menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi).

    Di samping itu, Sahabat Sehat harus teliti saat melakukan pemeriksaan Covid-19 dan memastikan alat tes yang digunakan bukanlah alat bekas.

    Baca Juga: Waspada Rapid Antigen Bekas! Ini Cara Mengetahuinya

    Sahabat Sehat dapat melakukan pemeriksaan Covid-19 yang berkualitas namun dengan harga terjangkau di Prosehat. Tentunya Sahabat Sehat tidak perlu khawatir karena pemeriksaan yang dilakukan Prosehat sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

     

     

    Read More
  • Baru-baru ini ramai diberitakan penggunaan rapid antigen bekas sebagai salah satu metode pemeriksaan Covid-19 di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara. Baca Juga: Rapid Antigen dan Caranya Mendeteksi Covid-19 Polisi menangkap lima orang pegawai di antaranya petugas kasir hingga petugas analis, yang saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polda Sumatera Utara. Modus pemakaiannya, yaitu dengan […]

    Waspada Rapid Antigen Bekas! Ini Cara Mengetahuinya

    Baru-baru ini ramai diberitakan penggunaan rapid antigen bekas sebagai salah satu metode pemeriksaan Covid-19 di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

    rapid antigen bekas

    Baca Juga: Rapid Antigen dan Caranya Mendeteksi Covid-19

    Polisi menangkap lima orang pegawai di antaranya petugas kasir hingga petugas analis, yang saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polda Sumatera Utara.

    Modus pemakaiannya, yaitu dengan mencuci alat tes yang digunakan lalu dimasukkan ke dalam bungkus kemasan untuk dipakai pada pemeriksaan berikutnya.

    Bagaimana Membedakan Alat Tes Rapid Antigen Baru Atau Bekas Pakai ?

    Peristiwa yang terjadi di Bandara Kualanamu dianggap merugikan semua pihak, termasuk Sahabat Sehat yang ingin mengetahui hasil tes Covid-19. Penggunaan alat tes bekas pakai juga berpotensi menyebarkan Covid-19 maupun penyakit lainnya.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Lalu bagaimana Sahabat Sehat membedakan alat tes rapid antigen baru atau bekas pakai?

    Juru bicara Satuan Tugas Covid-19, dr. Aris Yudhariansyah, mengungkapkan bahwa cara untuk membedakan alat tes rapid antigen baru atau bekas pakai adalah dengan melihat kemasan alat.

    Alat tes rapid antigen yang masih baru dikemas dalam plastik khusus sekali pakai dan baru dibuka apabila akan digunakan.

    Baca Juga: List dan Biaya Tempat Rapid Antigen di Jabodetabek

    Selain itu masyarakat perlu memastikan bahwa lokasi pemeriksaan berada di tempat yang jelas, serta alat tes rapid antigen tidak dibawa ke tempat lain oleh petugas kesehatan setelah melakukan pengambilan sampel.

    Secara umum alat tes rapid antigen terdiri dari dua bagian yaitu bagian cangkang dan alat pengambil swab (dakron). Bagian cangkang berwarna putih dan memunculkan garis I atau II sedangkan alat pengambil swab (dakron) adalah alat yang dimasukkan ke dalam hidung dan mulut.

    Peristiwa pemakaian antigen bekas yang terjadi di Bandara Kualanamu cukup menghebohkan masyarakat. Nah Sahabat Sehat, sebaiknya berhati-hati dan lebih teliti ketika memilih tempat untuk melakukan tes Covid-19.

    Baca Juga: Infografik Perbedaan Tes Covid-19

    Ingin tes Covid-19 yang berkualitas namun dengan harga yang murah? Sahabat Sehat bisa menggunakan layanan Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Indonesia, C., 2021. Polisi Gerebek Layanan Antigen Bekas di Bandara Kualanamu. [online] nasional. Available at: <https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210428073153-12-635694/polisi-gerebek-layanan-antigen-bekas-di-bandara-kualanamu> [Accessed 29 April 2021].
    2. ID. 2021. Polda Sumut Bongkar Tes Antigen Palsu di Bandara Kualanamu, Ini Penjelasan Kimia Farma. [online] Available at: <https://sumut.inews.id/berita/polda-sumut-bongkar-tes-antigen-palsu-di-bandara-kualanamu-deliserdang-ini-penjelasan-kimia-farma/all> [Accessed 29 April 2021].
    3. Media, K., 2021. Cara Memastikan Alat Rapid Test Antigen Baru atau Bekas Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://regional.kompas.com/read/2021/04/28/165620878/cara-memastikan-alat-rapid-test-antigen-baru-atau-bekas?page=all> [Accessed 29 April 2021].
    Read More
  • Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menerbitkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi CoronaVirus Disease 2019 (Covid-19) yang mulai berlaku pada 1 April 2021. Baca Juga: Satgas Covid-19 Keluarkan SE Terbaru, Semua Perjalanan Wajib PCR Atau Antigen Surat edaran yang sudah ditandatangani oleh Ketua Satgas Covid-19 pada 26 Maret […]

    Beragam Syarat Perjalanan Dalam Negeri Terbaru, Ada GeNose!

    Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menerbitkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi CoronaVirus Disease 2019 (Covid-19) yang mulai berlaku pada 1 April 2021.

    syarat perjalanan dalam negeri terbaru

    Baca Juga: Satgas Covid-19 Keluarkan SE Terbaru, Semua Perjalanan Wajib PCR Atau Antigen

    Surat edaran yang sudah ditandatangani oleh Ketua Satgas Covid-19 pada 26 Maret 2021 merupakan pembaharuan dari surat edaran sebelumnya, yaitu SE Nomor 7 Tahun 2021. Surat edaran terbaru ini bertujuan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang berpotensi terus meningkat melalui perjalanan.

    Peraturan perjalanan dalam negeri ini ditujukan untuk tujuan ke Pulau Bali, Jawa, dan luar Jawa. Berikut ketentuan yang perlu Sahabat ketahui :

    Syarat Perjalanan ke Pulau Bali

    Berikut syarat perjalanan melalui udara untuk tujuan ke pulau bali :

    • Pemeriksaan RT-PCR, maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan
    • Pemeriksaan antigen, maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan
    • Tes GeNose di bandara

    Berikut syarat perjalanan melalui laut dan darat:

    • Pemeriksaan RT-PCR atau antigen, maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan
    • Tes GeNose di pelabuhan atau terminal

    Syarat Perjalanan ke Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa

    Berikut syarat perjalanan melalui udara untuk tujuan ke pulau jawa dan luar pulau jawa :

    • Pemeriksaan RT-PCR, maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan
    • Pemeriksaan antigen, maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan
    • Tes GeNose di bandara

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

    Berikut syarat perjalanan melalui laut:

    • Pemeriksaan RT-PCR/Antigen, maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan
    • Tes GeNose di pelabuhan

    Berikut syarat perjalanan darat bagi kendaraan umum:

    • Tes acak antigen/GeNose oleh Satgas Covid-19 lokal

    Berikut syarat perjalanan darat bagi kendaraan pribadi:

    • Pemeriksaan RT-PCR/antigen, maksimal 3×24 jam atau tes GeNose di rest area sebelum keberangkatan

    Baca Juga: List dan Biaya Tempat Rapid Swab Antigen di Jabodetabek

    Berikut syarat perjalanan dengan kereta api antar kota:

    • Pemeriksaan RT PCR/Antigen, maksimal 3×24 jam atau tes GeNose di stasiun kereta api sebelum keberangkatan

    Berikut syarat perjalanan untuk penyeberangan laut:

    • Pemeriksaan RT PCR/Antigen, maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan
    • Tes GeNose di pelabuhan

    Tes GeNose Menjadi Opsi Syarat Perjalanan

    Yang menarik dalam aturan baru tersebut adalah ditambahkannya pemeriksaan GeNose sebagai salah satu syarat perjalanan bagi semua moda transportasi.

    Baca Juga: Mengenal GeNose dan CePAD, Alat Deteksi Dini Covid-19 Buatan Negeri Sendiri

    Seperti diketahui bahwa tes GeNose ini awalnya hanya diberlakukan untuk perjalanan yang menggunakan kereta api sejak 5 Februari 2021. Tes GeNose dilakukan dengan cara meniup kantong udara yang kemudian akan dianalisis melalui sebuah alat.

    Bila hasil tes GeNose positif, yang bersangkutan akan diisolasi secara mandiri di ruang kesehatan stasiun dan tidak diperkenankan menaiki kereta api, untuk uang tiket perjalanan akan dikembalikan. Rata-rata harga tes GeNose dipatok sebesar Rp 20.000.

    Produk Terkait: Tes Covid-19 Prosehat

    Bagi Sahabat yang ingin melakukan perjalanan dalam negeri, mari lakukan pemeriksaan Covid-19 di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Berlaku Mulai 1 April, Inilah Edaran Terbaru Satgas COVID-19 tentang Perjalanan Dalam Negeri [Internet]. Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://setkab.go.id/berlaku-mulai-1-april-inilah-edaran-terbaru-satgas-covid-19-tentang-perjalanan-dalam-negeri/
    2. Diah F. Baru! Syarat Perjalanan Mulai 1 April [Internet]. detikTravel. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://travel.detik.com/travel-news/d-5511515/baru-syarat-perjalanan-mulai-1-april
    3. Diah F. Tes GeNose C19 Jadi Opsi Syarat Perjalanan Mulai 1 April [Internet]. detikTravel. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://travel.detik.com/travel-news/d-5511606/tes-genose-c19-jadi-opsi-syarat-perjalanan-mulai-1-april
    4. Mediatama G. Syarat dan tata cara tes GeNose C19 untuk aturan perjalanan kereta api jarak jauh [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://newssetup.kontan.co.id/news/syarat-dan-tata-cara-tes-genose-c19-untuk-aturan-perjalanan-kereta-api-jarak-jauh?page=all#:~:text=tes%20GeNose%20C19.-,Metode%20pemeriksaan%20Covid%2D19
    Read More
  • Indonesia diprediksi dapat mencapai kondisi herd immunity atau kekebalan kelompok sebesar 70% pada Maret 2022. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Rabu, 17 Maret 2021. Baca Juga: Jumlah Kebutuhan Vaksin di Indonesia 181,5 Juta Jiwa Alasan Suharso menyatakan hal tersebut adalah karena sejak […]

    Mungkinkah Indonesia Mencapai Herd Immunity pada Maret 2022?

    Indonesia diprediksi dapat mencapai kondisi herd immunity atau kekebalan kelompok sebesar 70% pada Maret 2022. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Rabu, 17 Maret 2021.

    Indonesia mencapai herd immunity

    Baca Juga: Jumlah Kebutuhan Vaksin di Indonesia 181,5 Juta Jiwa

    Alasan Suharso menyatakan hal tersebut adalah karena sejak Januari 2021, Indonesia sudah memulai vaksinasi Covid-19 yang menyasar pada semua elemen termasuk kelompok prioritas seperti tenaga kesehatan, lansia, dan petugas publik. Apalagi angka per hari peserta vaksin adalah 300.000 orang.

    Indonesia disebut dapat mencapai herd immunity apabila target vaksinasi terhadap 181,5 juta orang tercapai. Jumlah tersebut setara dengan minimum 70% yang ditetapkan World Health Organization (WHO), karena hal itulah pemerintah terus mempercepat vaksinasi massal.

    Untuk bisa mencapai herd immunity selain dengan mempercepat vaksinasi massal, juru bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, mengatakan cara lain yang dilakukan adalah terus menambah jumlah vaksinator (tenaga pemberi vaksin).

    Kendala Dalam Vaksinasi

    Seperti dilansir dari Detikcom, Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Profesor Amin Subandrio menyatakan bahwa belum bisa dipastikan apakah Indonesia dapat mencapai herd immunity pada 2022.

    Karena hal tersebut berkaitan dengan beberapa faktor seperti seberapa cepat herd immunity dapat tercapai, efikasi vaksin, hingga berapa lama waktu proteksi setelah divaksin.

     Baca Juga: Vaksin yang Disetujui WHO Beserta Tingkat Efektivitas dan Efikasinya

    Faktor-faktor lainnya adalah ketersediaan dan kesediaan vaksin yang berpengaruh pada pemberian walaupun vaksinasi memberikan proteksi jangka panjang.

    Hal tersebut berdasarkan data bahwa target 1 juta vaksinasi Covid-19 per harinya masih belum tercapai, dan Kementerian Kesehatan telah berupaya meningkatkan jumlah peserta vaksin dari 200.000 – 300.000 orang per hari, hingga mencapai 500.000 orang per hari.

    Percepatan vaksinasi untuk mencapai herd immunity ini menurutnya harus segera dilakukan untuk mengantisipasi mutasi virus B117 yang sudah masuk di Indonesia.

    Penanganan Virus Belum Optimal

    Meskipun Indonesia disebut dapat mencapai herd Immunity pada Maret 2022, Menteri Suharso menyatakan bahwa pandemi masih akan tetap ada, dikarenakan penanganan virus yang belum optimal hingga saat ini.

    Ia menyebut  ada beberapa indikator seperti cara pencegahan termasuk 3T (tes, tracing, dan tracking) yang masih masih terbatas, belum terintegrasinya sistem surveilans penyakit serta masih kurangnya kapasitas pengujian di laboratorium.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Kedua, fasilitas kesehatan dan farmasi serta alat kesehatan belum optimal. Ketiga, masih  terbatasnya tenaga medis dan keempat belum efisiennya pembiayaan kesehatan.

    Cara Mencapai Herd Immunity Secara Alami

    Karena kondisi di atas tersebut, Sahabat sebenarnya dapat mencapai herd immunity sembari menunggu divaksin secara massal. Profesor Amin Subandrio, menyebut bahwa mengonsumsi makanan sehat dan multivitamin merupakan cara yang dapat dilakukan untuk menciptakan kekebalan.

    Produk Terkait: Jual Multivitamin

    Kemudian cara selanjutnya adalah dengan membiarkan suatu populasi terinfeksi virus sehingga terbentuk imunitas alami. Namun, Profesor Amin menganggap hal ini tidak etis. Ia menyatakan bahwa cara terbaik untuk mencapai herd immunity adalah dengan pemberian vaksin.

    Sahabat, supaya herd immunity dapat tercapai sesuai prediksi maka jangan ragu untuk melakukan vaksinasi karena pemberian vaksin dapat memberi perlindungan dan pencegahan yang optimal.

    Sebelum dan sesudah di vaksin, Sahabat sebaiknya tetap menerapkan protokol kesehatan 5M (mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi), dan menjalani pola hidup bersih dan sehat.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Sahabat juga dapat melakukan deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. RI Diprediksi Capai Herd Immunity pada Maret 2022 [Internet]. CNNindonesia.com. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210317141146-532-618615/ri-diprediksi-capai-herd-immunity-pada-maret-2022
    2. Pemerintah Berupaya Percepat Terciptanya <em>Herd Immunity</em> |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://www.republika.co.id/berita/qq4k4q354/pemerintah-berupaya-percepat-terciptanya-emherd-immunityem
    3. K N. Indonesia Capai Herd Immunity Tahun 2022? Tak Segampang Itu [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5496976/indonesia-capai-herd-immunity-tahun-2022-tak-segampang-itu
    4. Azizah K. Agar ‘Bebas’ Corona, Pakar Jelaskan 3 Cara Bentuk Herd Immunity COVID-19 [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5491007/agar-bebas-corona-pakar-jelaskan-3-cara-bentuk-herd-immunity-covid-19
    Read More
  • Selain tes swab melalui hidung dan tenggorokan, rupanya juga ada tes swab melalui lubang pantat atau anal yang dinamakan anal swab atau swab anal. Hal ini ramai dibicarakan karena muncul laporan yang menyatakan bahwa banyak orang di Beijing lebih sering menggunakan metode ini. Para ahli di Cina pun menyebutkan bahwa jenis tes swab ini adalah […]

    Mengenal Anal Swab Test, Tes Swab pada Dubur yang Sedang Viral di Cina

    Selain tes swab melalui hidung dan tenggorokan, rupanya juga ada tes swab melalui lubang pantat atau anal yang dinamakan anal swab atau swab anal. Hal ini ramai dibicarakan karena muncul laporan yang menyatakan bahwa banyak orang di Beijing lebih sering menggunakan metode ini. Para ahli di Cina pun menyebutkan bahwa jenis tes swab ini adalah yang paling akurat untuk mendeteksi virus Covid-19 dan tes ini disarankan untuk meningkatkan tingkat deteksi dan mengurangi proporsi diagnosis yang terlewat.

    anal swab test

    Baca Juga: Tes Air Liur Covid-19 Dinilai Lebih Akurat dan Murah?

    Dilansir dari Kompas.com, metode ini mulai sering digunakan setelah ada anak berusia 9 tahun yang dinyatakan positif terinfeksi varian baru Covid-19 dari Inggris. Namun, sebenarnya, swab anal sudah digunakan sejak 2020, terutama terhadap individu yang berada di zona merah Covid-19 di Cina, seperti Shanghai.

    Lalu, Seperti Apakah Swab Anal Tersebut?

    Seperti dilansir dari Detikcom, berikut adalah fakta-fakta mengenai salah satu tes anal yang sedang populer di Negeri Tirai Bambu tersebut:

    Mengenai Metodenya

    Tes ini merupakan salah satu metode untuk mendeteksi virus dengan cara memasukkan alat swab berukuran 3 sampai 5 sentimeter ke dalam rektum atau dubur. Salah satu ahli kesehatan di Cina, Li Tongzeng dari Rumah Sakit You’an menyebutkan bahwa metode ini lebih akurat dalam mendeteksi virus dan dapat menurunkan kemungkinan kesalahan diagnosis.

    Baca Juga: Mengenal GeNose dan CePAD, Alat Deteksi Dini Covid-19 Buatan Negeri Sendiri

    Mengenai Deteksinya

    Penggunaan tes swab anal ini rupanya berdasarkan sebuah penelitian bahwa jejak Covid-19 dapat bertahan lebih lama dalam anus dibandingkan dengan di saluran pernapasan. Metode ini dikatakan dapat membantu meminimalkan risiko kambuh setelah pemulihan. Selain itu, metode ini lebih cepat akurat ketika sekelompok peneliti di Cina menemukan bahwa beberapa pasien Covid-19 mengalami infeksi virus usus yang aktif dan berkepanjangan, dan bahkan saat tidak menunjukkan gejala gastrointestinal. Dari hasil swab terlihat bahwa saat memakai swab anal pasien terkonfirmasi positif, sedangkan hasil swab tenggorokan menunjukkan sebaliknya.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Mengenai Kenyamanan

    Apakah metode ini aman dan nyaman? Menurut Li Tongzeng dari Rumah Sakit You’an, Beijing, metode ini tidaklah senyaman swab di tenggorokan atau hidung. Oleh karena itu, penggunaan metode ini hanya untuk orang-orang tertentu yang berada di area karantina Covid-19 atau zona merah. Itulah mengapa, meski sudah populer, masih banyak orang di Cina yang menggunakan tes swab biasa.

    Tanggapan dari Ahli Kesehatan Indonesia

    Tes swab anal yang sedang viral di Cina ini tentu saja mendapat tanggapan dari salah satu ahli kesehatan Indonesia, Ahmad Rusdan Utomo. Dilansir dari CNBC Indonesia, ahli biologi molekuler itu menyatakan tes swab melalui anal atau dubur tidak bisa dijadikan sebagai acuan seseorang terinfeksi Covid-19. Tes ini hanya sebagai pelengkap. Ia juga menilai bahwa tes ini membuat seseorang menjadi malu karena area privasinya dibuka sehingga akan membuat tidak nyaman.

    Selain itu, ia juga mengatakan bahwa swab melalui hidung dan mulut lebih ampuh mendeteksi Covid-19 hingga 70% sementara dengan feses kemungkinan hanya separuhnya. Metode swab melalui anal hanya dilakukan pada saat dokter menemukan gejala Covid-19, namun dinyatakan negatif saat PCR swab hidung dan tenggorok. Ahmad menambahkan, virus Covid-19 umumnya dapat ditemui di saluran pernapasan atas, kemudian pernapasan bawah, lanjut ke pencernaan, hingga berakhir ke saluran pembuangan. Di situlah fungsi rektal swab dapat mendeteksi virus.

    Baca Juga: Bagaimana Supaya Hasil Tes PCR Swab Negatif?

    Itulah mengenai tes swab anal yang sedang viral di Cina untuk mendeteksi Covid-19. Meskipun begitu, masih ada tes swab biasa melalui hidung dan mulut yang juga akurat. Untuk Sahabat Sehat yang ingin deteksi dini dengan PCR swab, Sahabat bisa melakukannya di Prosehat. Sahabat bisa mengakses via website atau aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Dianggap Lebih Akurat Deteksi Covid-19, China Pakai Metode Swab Anal [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 29 January 2021]. Available from: https://www.kompas.com/global/read/2021/01/27/154702670/dianggap-lebih-akurat-deteksi-covid-19-china-pakai-metode-swab-anal
    2. 4 Fakta Anal Swab, Metode Tes COVID-19 yang Lagi Hits di China [Internet]. 2021 [cited 29 January 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5352245/4-fakta-anal-swab-metode-tes-covid-19-yang-lagi-hits-di-china
    3. China Test Swab Melalui Anal, Ini Respons Ahli RI [Internet]. cnbcindonesia.com. 2021 [cited 29 January 2021]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20210128165502-37-219490/china-test-swab-melalui-anal-ini-respons-ahli-ri
    Read More
  • Jumlah tes Covid-19 di Indonesia akhirnya melampaui target yang ditetapkan WHO. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara Satgas Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito, di Grha BNP pada Selasa, 19 Januari 2021. Untuk perinciannya, ia menyebutkan, per 10 Januari 2021, jumlah orang yang diperiksa mingguan mencapai 290.764 orang atau sudah melebihi target WHO sebesar 107,69%. Baca […]

    Jumlah Tes Covid-19 di Indonesia Lampaui Target WHO

    Jumlah tes Covid-19 di Indonesia akhirnya melampaui target yang ditetapkan WHO. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara Satgas Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito, di Grha BNP pada Selasa, 19 Januari 2021. Untuk perinciannya, ia menyebutkan, per 10 Januari 2021, jumlah orang yang diperiksa mingguan mencapai 290.764 orang atau sudah melebihi target WHO sebesar 107,69%.

    tes covid-19 di Indonesia

    Baca Juga: Solusi Menkes Atasi Keterbatasan Rumah Sakit, Salah Satunya Isolasi Mandiri untuk Pasien Tanpa Gejala

    Lampauan jumlah ini tentu saja merupakan hal yang cukup baik bagi Indonesia yang sudah dilanda pandemi selama 10 bulan. Namun jumlah yang cukup baik itu ternyata juga berimbas pada meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia. Perlu diketahui, penambahan harian jumlah pengidap virus konsisten di angka 9-10.000 bahkan mencapai rekor tertinggi hingga 14.000 kasus.

    Tes Masih Tidak Merata

    Dalam kesempatan yang sama, Profesor Wiku juga menyatakan bahwa tes Covid-19 massal di Indonesia masih memiliki masalah karena tidak merata di seluruh wilayah. Ia menyebut masih banyak daerah yang belum memenuhi standar jumlah tes WHO. Karena itu, ia meminta para pemerintah daerah untuk serius menerapkan acuan WHO. Profesor Wiku juga meminta pemda agar meningkatkan upaya penelusuran kontak (tracing) yang disebut sebagai kunci kesuksesan penanganan Covid-19.

    Baca Juga: Adakah Metode Tes Covid-19 dengan Hasil 5 Menit?

    Antisipasi Covid-19 di Tempat Pengungsian Akibat Bencana Alam

    Serentetan bencana alam yang terjadi pada Januari ini juga menjadi perhatian Satgas Covid-19. Dimulai dari gempa bumi di Sulawesi Barat, longsor di Sumedang hingga terakhir banjir bandang di Puncak, Bogor. Total ada 154 bencana alam sejak tahun 2021 dimulai. BNPB sebagai badan yang bertanggung jawab langsung terhadap bencana alam di Indonesia, mencatat sudah 140 orang menjadi korban jiwa dan 776 lainnya luka-luka.

    Adanya bencana alam ini tentu saja akan mengakibatkan banyak arus pengungsian ke tempat-tempat yang aman dari bencana, yang tentu saja akan menimbulkan banyak kerumunan yang berpotensi menularkan Covid-19 secara langsung. Karena itu, Satgas Covid-19 menekankan antisipasi pada daerah-daerah dengan tingkat penularan tinggi seperti yang masuk pada zona merah dan kuning.

    Baca Juga: Tes Air Liur Covid-19 Dinilai Lebih Akurat dan Murah?

    Satgas Covid-19 juga meminta kepada para relawan dan petugas untuk tetap menjalankan protokol-protokol kesehatan saat di daerah bencana supaya tidak jatuh sakit atau tertular Covid-19. Agar tidak terjadi penularan virus di tempat bencana BNPB berencana menggelar rapid swab antigen massal kepada para pengungsi supaya bisa dengan cepat diketahui positif atau tidak Covid-19.

    Demikianlah mengenai jumlah tes Covid-19 di Indonesia yang akhirnya melampaui standar yang ditetapkan WHO. Jumlah yang melampaui tersebut sesuai dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta. Bahkan sebelumnya epidemiolog Dicky Budiman menyebutkan bahwa idealnya Indonesia harus melakukan testing 200-300.000 orang per hari. Meski begitu, Sahabat jangan lantas langsung bergembira karena ternyata masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, yaitu terus meningkatnya jumlah pengidap Covid-19 di Indonesia.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Yuk, Sahabat tetap terapkan 3M dan jalankan PHBS. Jangan lupa juga untuk melakukan deteksi dini Covid-19  di Prosehat dan mitra-mitra Prosehat. Caranya cukup mudah, Sahabat bisa mengakses via website atau aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Akhirnya Jumlah Tes COVID-19 RI Lampaui Standar WHO [Internet]. kumparan. 2021 [cited 20 January 2021]. Available from: https://kumparan.com/kumparannews/akhirnya-jumlah-tes-covid-19-ri-lampaui-standar-who-1v0ekn4Wn0K
    2. Indonesia C. Satgas Sebut Tes Covid Indonesia Lampaui WHO tapi Tak Merata [Internet]. nasional. 2021 [cited 20 January 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210119200927-20-595870/satgas-sebut-tes-covid-indonesia-lampaui-who-tapi-tak-merata
    3. Indonesia C. Epidemiolog Sebut Testing Ideal di RI 200-300 Ribu Per Hari [Internet]. nasional. 2021 [cited 20 January 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210118195924-20-595337/epidemiolog-sebut-testing-ideal-di-ri-200-300-ribu-per-hari
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja