Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ suntik insulin”

  • Bagi penderita diabetes, penting untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah serta cara mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil.¹ Diabetes dapat ditangani dengan melakukan pengaturan pola makan yang sehat, melakukan aktivitas fisik. Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan Apabila kadar gula darah belum terkontrol dapat dipertimbangkan untuk memulai penanganan dengan menggunakan […]

    Yuk, Sahabat, Belajar Cara Injeksi Insulin yang Benar!

    Bagi penderita diabetes, penting untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah serta cara mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil.¹ Diabetes dapat ditangani dengan melakukan pengaturan pola makan yang sehat, melakukan aktivitas fisik.

    cara injeksi insulin, cara suntik insulin

    Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan

    Apabila kadar gula darah belum terkontrol dapat dipertimbangkan untuk memulai penanganan dengan menggunakan obat-obatan (seperti insulin dan obat diabetes oral) yang bertujuan untuk menurunkan dan menstabilkan kadar gula darah.²

    Memahami Insulin

    Insulin adalah suatu hormon alami yang diproduksi oleh pankreas, yang berfungsi untuk mengatur kadar gula darah Anda.³,4 Pada penderita diabetes, terjadi gangguan pada tubuh yang menyebabkan tubuh tidak sensitif terhadap insulin atau bahkan tidak dapat memproduksi insulin.5

    Baik penderita diabetes tipe 1 ataupun 2 dapat memerlukan insulin.6 Efikasi injeksi insulin pada penderita diabetes bergantung pada teknik injeksi yang baik dan benar. Jika teknik injeksi tersebut salah, ada kemungkinan dosis obat yang diinjeksikan tidak tepat dan akhirnya mempengaruhi kadar gula darah Anda. 79

    Teknik Injeksi

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan insulin :

    Lokasi Injeksi

    Lokasi untuk injeksi insulin direkomendasikan pada area lengan atas, paha atas, perut, dan bokong. Penyerapan tercepat berlangsung apabila injeksi dilakukan pada area perut, diikuti pada lengan, paha, dan bokong.1011

    Rotasi pada Lokasi Injeksi

    Perlu dilakukan rotasi pada lokasi injeksi untuk mencegah terjadinya penumpukan lemak di suatu area injeksi. Penumpukan lemak ini disebut lipohipertrofi, dan hal ini dapat mengurangi penyerapan injeksi insulin sebesar 25%.

    Lakukan rotasi injeksi dengan cara membagi lokasi injeksi dalam bentuk kuadran (atau paruhan pada paha atau bokong). Gunakan satu kuadran per minggu dan lakukan injeksi dengan bergerak ke arah yang sama,baik searah maupun melawan arah jarum jam.11

    Gambar 1. Pola Rotasi Perut Berdasarkan Kuadran11

    Gambar 2. Pola Rotasi Paha dan Bokong Berdasarkan Paruhan11

    Perawatan Lokasi Injeksi

    Sebelum melakukan injeksi, lokasi harus diperiksa terlebih dahulu. Hindari menggunakan lokasi yang terdapat benjolan di bawah kulit, kemerahan di sekitar kulit, sedang bengkak atau sedang mengalami infeksi, hingga masalah tersebut teratasi. Injeksi harus dilakukan pada lokasi yang bersih menggunakan tangan yang bersih.10

    Baca Juga: Bagaimana Cara Memakai SoloStar? Simak Penjelasan Berikut!

    Proses Injeksi

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan selama melakukan proses injeksi insulin agar tidak terasa menyakitkan10:

    1. Pastikan obat injeksi yang digunakan disimpan dalam suhu ruangan.
    2. Gunakan jarum yang pendek dan berdiameter kecil.
    3. Selalu gunakan jarum yang baru setiap kali melakukan injeksi.
    4. Jika membersihkan lokasi injeksi dengan menggunakan alkohol,sebaiknya di tunggu hingga kering sebelum melakukan injeksi.
    5. Suntikkan perlahan dan pastikan ibu jari menekan tombol pena sepenuhnya.

    Jenis Pena Insulin

    Terdapat 2 jenis pena insulin, yaitu:

    1. Pena sekali pakai

    Pena ini diisi dengan cartridge insulin dan dibuang setelah cartridge kosong, atau  bila pena telah digunakan selama 28 atau 32 hari (tergantung jenis insulin).12

    2. Pena isi ulang

    Pena ini menggunakan cartridge insulin yang dapat diisi dan dilepaskan setelah disuntikkan. Setelah cartridge digunakan, pena siap untuk dimasukkan cartridge berikutnya.10

    Cara Menggunakan Pena Insulin

    Berikut beberapa langkah untuk menggunakan pena insulin:

    1. Cuci tangan hingga bersih.13
    2. Periksa label dan kondisi insulin, ikuti petunjuk produsen pena untuk memasukan cartridge insulin ke pena isi ulang.
      1. Pada label cartridge atau pena, pastikan Anda menyuntikkan jenis insulin yang benar. Perhatikan tanggal kadaluarsa insulin untuk memastikan tanggal belum berlalu. Lihat penampilan insulin untuk memastikan apakah masih dapat digunakan.13
      2. Insulin harus terlihat bening, tidak berwarna, dan bebas dari partikel. Gunakan cartridge insulin baru atau pena sekali pakai jika insulin tidak terlihat baik.13
    1. Untuk mencampur cloudy insulin, miringkan pena di telapak tangan hingga 10 kali  dengan sudut 1800 bolak-balik untuk mencampurkan cloudy insulin, atau bila terlihat seperti ada manik-manik di dalam insulin. Apabila insulin masih belum tercampur merata, maka ulangi hal tersebut. Jangan menggunakan insulin jika terdapat gumpalan setelah dicampurkan.13
    2. Pasang jarum sekali pakai pada pena:
    1. Sebelumnya, lepaskan tutup pena dan bersihkan karet seal pada cartridge dengan menggunakan alkohol steril.13
    2. Pasang jarum sekali pakai pada pena, lepaskan tutup bagian luar jarum dan simpan untuk digunakan kemudian ketika Anda selesai melakukan injeksi. Lepaskan tutup bagian dalam jarum dan buang, gunakan jarum baru setiap kali Anda menyuntikkan insulin.13
    3. Dengan jarum menunjuk ke arah atas, tekan cartridge untuk mengeluarkan gelembung udara ke atas.13
    1. Balik pena setiap sebelum injeksi untuk menghilangkan gelembung yang mungkin berada di dalam pena. Gelembung udara dapat mempengaruhi aliran insulin dari pena sehingga menyebabkan dosis insulin yang diinjeksikan tidak sesuai.13 Pasang 2 unit pada selector dosis, arahkan jarum ke atas dan tekan plunger hingga terlihat setetes insulin, dan ulangi jika tetesan tidak terlihat. Apabila tetap tidak bisa,maka ganti jarum atau pena dengan yang baru.

    Pastikan ada insulin yang cukup di dalam pena untuk dosis Sahabat. Apabila tidak cukup, masukkan cartridge baru atau gunakan pena sekali pakai lain. Atur dosis insulin Sahabat pada selector dan pastikan bahwa dosis tersebut sudah benar.13

    1. Atur dosis dengan benar:
    2.  Pastikan insulin didalam pena cukup untuk dosis yang dibutuhkan Anda.13
    3. Masukan cartridge lain ke dalam pena isi ulang atau gunakan pena sekali pakai lain apabila dosis insulin tidak cukup.13
    4.   Pastikan dosis selector pada angka “0” di area tampilan dosis. Atur dosis insulin Anda, dan periksa pada area tampilan insulin sebelum melakukan penyuntikan insulin untuk memastikan Anda sudah mengatur dosis yang tepat.13
    5. Setelah menekan tombol sepenuhnya, hitung perlahan selama 10 detik sebelum menarik jarum untuk memberikan dosis penuh dan mencegah kebocoran obat. Hitung lebih dari 10 detik apabila menggunakan dosis insulin yang lebih tinggi.13
    6. Penyuntikan insulin dilakukan dengan cara berikut :
    7.   Sebelum memilih lokasi injeksi, tanyakan kepada dokter atau pengasuh Anda mengenai lokasi dan bagaimana untuk memutar rotasi lokasi tersebut.13
    8. Bersihkan lokasi injeksi dengan kapas alkohol steril atau air dan sabun, lalu tunggu hingga kering.13
    9.   Cubit ringan lipatan kulit pada lokasi injeksi. Pegang pena insulin pada sudut 900 (450 pada anak-anak atau pasien berpostur kurus) dan masukkan jarum penuh ke dalam kulit.13
    10. Pasang tutup luar pada jarum dan lepaskan jarum sekali pakai dari pena. Jarum harus segera dibuang setelah digunakan dan tidak ditinggalkan melekat pada pena. Buang jarum di wadah yang keras.13

    Pembuangan Bahan Penyuntikan

    Benda tajam tidak dapat dibuang ke tempat sampah umum atau sampah rumah tangga. Perangkat pena yang kosong dapat dibuang ke tempat sampah umum rumah tangga jika jarum sudah dilepaskan.

    • Insulin harus dih.10

    Penyimpanan Insulin

    Perhatikan hal berikut untuk menyimpan insulin, jika penyimpanan tidak benar insulin berisiko tidak bekerja efekindarkan dari paparan suhu panas dan sinar matahari langsung. Untuk insulin dan pena yang sedang digunakan, dapat disimpan pada lemari pendingin dengan suhu 15-25°C.

    Baca Juga: Mengapa Suntik Insulin Penting Bagi Diabetasi Tipe 2

    Apabila tidak digunakan, simpan insulin dalam lemari es dengan suhu 2-8°C . Jika disimpan dengan benar, insulin dapat tetap dalam kondisi baik hingga tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan.14

    • Pastikan insulin tidak membeku.14

    Membawa Insulin saat Bepergian

    Lakukan beberapa hal berikut apabila Sahabat membawa insulin selama perjalanan:

    1. Insulin dapat dibawa dan disimpan dengan suhu 2-25°C.14
    2. Pastikan untuk membawa insulin dan obat-obatan lainnya dalam tas penyimpanan khusus, di dalam kantong terpisah.14
    3. Untuk melewati pemeriksaan bandara, simpan insulin dalam kemasan aslinya dengan label resep dan catatan dari dokter atau apoteker yang menyatakan bahwa Anda membawa obat dan perlengkapan untuk pasien diabetes.14

    Baca: Kiat Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai insulin dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100362-V1.0 (03/2021)

    REFERENSI

    1. Diseases and Conditions. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/diabetes-management/art-20047963?pg=1. [Terakhir diakses Februari 2014]
    2. Diabetes: Treatments and drugs. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/basics/treatment/con-20033091.[Terakhir diakses Februari 2014]
    3. Insulin. Tersedia online di: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulen/. [Terakhir diakses Januari 2014]
    4. Insulin. Tersedia online di: http://www.diabetes.co.uk/body/insulin.html. [Terakhir diakses Januari 2014]
    5. Type 2 diabetes. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.com/health/type-2-diabetes/DS00585. [Terakhir diakses Januari 2014]
    6. Insulin Routines. Tersedia online di: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulin/insulin-routines.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    7. Kalra S, Balhara YPS, Baruah MP, Chadha M, ChAndalia HB, ChowdhuryS, et al. Forum for Injection Techniques, India: The First Indian Recommendations for Best Practice in Insulin Injection Technique. Indian J Endocrinol Metab. Nov-Dec 2012; 16(6):876-85
    8. Improving your insulin injection technique. Tersedia online di: http://www.bd.com/us/diabetes/page.aspx?cat=7001&id=7264. [Terakhir diakses Januari 2014]
    9. Down S, Kirkland. Injection technique in insulin therapy. Nursing Times. 20120; 108: 10, 18-21
    10. Diabetes Care in the UK. The First UK Injection Technique Recommendations 2nd Edition. Tersedia online di: http://www.trend.uk.org/documents/FIT%20Recommendations%Page%20view.pdf. [Terakhir diakses Januari 2014]
    11. Simineria L, Kulkarni K, Meece J, Williams A, Cypress M, Haas, L, et al. Strategies for Insulin Injection Therapy in Diabetes Self-Management. Tersedia online di: http://www.diabeteseducator.org/export/sites/aade/_resources/pdf/research/AADE_MedEd.pdf.[Terakhir diakses Februari 2014]
    12. Insulin Pens 2014 Tersedia online di: http://www.diabetesforcast.org/2014/Jan/insulin-pens-2014.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    13. Pen Devices for Insulin Administration Tersedia online di: http://www.wadepage.org/files/file/TAKING%20MEDICATIONS/Unsing%20an%20Insulin%20Pen.pdf.[Terakhir diakses Februari 2014]
    14. How to Store Insulin. Tersedia online di: http://www.ghc.org/healthAndWellness/?item=/common/healthAndWellness/conditions/diabetes/insulinStorage.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    Read More
  • Suntik insulin sering menjadi momok bagi para pasien diabetes, terutama pasien diabetes tipe 2. Banyak pasien diabetes yang enggan untuk mendapatkan terapi suntik insulin karena menurut mereka kalau sudah mulai suntik insulin artinya diabetesnya sudah parah, sudah tidak tertolong lagi! Banyak yang bahkan lebih memilih untuk diet ketat dan menggunakan pemanis buatan rendah kalori untuk […]

    Mengapa Suntik Insulin Penting Bagi Diabetesi Tipe 2

    Suntik insulin sering menjadi momok bagi para pasien diabetes, terutama pasien diabetes tipe 2. Banyak pasien diabetes yang enggan untuk mendapatkan terapi suntik insulin karena menurut mereka kalau sudah mulai suntik insulin artinya diabetesnya sudah parah, sudah tidak tertolong lagi! Banyak yang bahkan lebih memilih untuk diet ketat dan menggunakan pemanis buatan rendah kalori untuk mencegah keparahan dari diabetesnya.

    Tapi benarkah hal itu? Apa sih sebenarnya insulin itu dan apa manfaat terapi insulin?

    suntikan insulin

    Apa Itu Insulin?

    Insulin adalah hormon yang membantu mengubah makanan menjadi energi. Insulin pada seseorang dengan diabetes tipe 2 tidak mampu bekerja dengan baik. Kondisi ini disebut resistensi insulin. Seseorang dengan diabetes tipe 2 yang telah dikupas di sini, memerlukan suntikan insulin jika kadar glukosa darah mereka tidak dapat dikontrol dengan baik bahkan setelah dilakukan pengaturan pola makan, olahraga, penurunan berat badan, dan obat-obatan untuk diabetes tipe 2 rutin ditebus resep dan diminum teratur setiap hari.

    Fungsi insulin di dalam tubuh pasien diabetes tipe 2 adalah menurunkan kadar glukosa darah dengan memindahkan glukosa dari darah ke dalam sel-sel tubuh. Glukosa dalam sel digunakan untuk menyediakan energi. Insulin menurunkan kadar glukosa darah, baik ketika makan maupun ketika tidak. Oleh karena itu, penting untuk menyinkronkan pola makan dengan suntik insulin.

    Jenis

    Terdapat 5 jenis insulin yang dikategorikan berdasarkan puncak dan jangka waktu efeknya:

      • Insulin kerja cepat: mulai bekerja sekitar 15 menit setelah suntikan, efek puncak terjadi sekitar 1 jam kemudian, dan lama kerjanya 2 sampai 4 jam.
      • Insulin kerja pendek: mulai bekerja sekitar 30 menit setelah suntikan, efek puncak terjadi sekitar 2-3 jam kemudian, dan lama kerjanya 3 sampai 6 jam.
      • Insulin kerja sedang: mulai bekerja sekitar 2-4 jam setelah suntikan, efek puncak terjadi sekitar 4-12 jam kemudian, dan lama kerjanya 12 sampai 18 jam.
      • Insulin kerja panjang: mulai bekerja sekitar 4-6 jam setelah suntikan, efek puncak terjadi sekitar 10-18 jam, dan lama kerjanya sampai 24 jam.
      • Gabungan insulin kerja cepat dan kerja sedang (pre-mixed insulin): Insulin premixed dapat bermanfaat bagi orang-orang yang mengalami kesulitan menggunakan dua atau lebih jenis insulin dan sulit mengikuti arahan dan dosis yang tepat. Insulin ini juga cocok bagi orang-orang dengan diabetes yang telah stabil dengan kombinasi insulin ini. Konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk terapi insulin jenis ini.

    Masing-masing jenis bekerja pada kecepatan yang berbeda dan untuk periode waktu yang berbeda. Sebagian orang mungkin disarankan menggunakan kombinasi dua atau lebih jenis insulin.

    Baca Juga: 8 Olahraga Aman Saat Puasa

    Terapi

    Terapi insulin biasa diberikan dalam bentuk suntikan karena insulin berbahan dasar protein. Jika insulin dikonsumsi sebagai pil, insulin akan dipecah dan dicerna bahkan sebelum sampai ke dalam darah untuk menurunkan kadar glukosa darah. Oleh karena itu, insulin hanya tersedia dalam bentuk suntikan sampai saat ini. Seseorang dapat menyuntikkan insulin ke beberapa tempat pada tubuhnya:

    • Suntikan insulin di area perut bekerja paling cepat.
    • Suntikan insulin di area paha bekerja paling lambat.
    • Suntikan insulin di lengan bekerja dengan kecepatan sedang.

    Konsultasi dengan dokter yang menangani Anda diperlukan untuk menunjukkan cara yang tepat untuk menyuntikkan insulin dan di bagian mana dari tubuh untuk menyuntikkannya. Sebagian besar orang dengan diabetes tipe 2 memerlukan minimal 2 suntikan insulin sehari untuk kontrol glukosa darah yang baik. Sebagian orang memerlukan 3 atau 4 suntikan sehari untuk kontrol diabetes yang lebih fleksibel. Tapi jangan lupa untuk mengatur dosis suntikan insulin per individu melalui diskusi dengan tenaga kesehatan, ya karena efek yang mungkin terjadi pada penggunaan insulin adalah kondisi kadar glukosa darah rendah dalam tubuh (hipoglikemia) dan penambahan berat badan.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks

    Panduan Terapi

    Dokter yang menangani pasien diabetes tipe 2 akan bekerja sama untuk menentukan jenis insulin yang terbaik. Keputusan pilihan ini akan tergantung pada beberapa hal:

    • Lama waktu yang dibutuhkan tubuh untuk menyerap insulin
    • Berapa lama insulin tetap aktif bervariasi per individu
    • Jenis makanan yang dimakan
    • Konsumsi alkohol
    • Intensitas olahraga
    • Kesediaan pasien untuk mendapat berapa banyak suntikan per hari
    • Seberapa sering pasien memeriksa gula darah
    • Usia
    • Tujuan pasien mengelola gula darah

    Nah, itu tadi penjelasan tentang terapi insulin yang harus dijalani oleh pasien diabetes tipe 2. Jadi sekarang tidak perlu lagi takut akan momok suntik insulin kan? Suntik insulin bukan berarti akhir dari segalanya. Suntik insulin akan bantu pasien diabetes mendapat kontrol gula darah yang lebih baik. Suntikan insulin juga tidak boleh terlewatkan. Jadi jangan sampai keluarga atau orang yang disayangi kehabisan suntikan insulinnya. Ingat selalu untuk menebus resep suntikan insulin dan obat diabetes lainnya. Tebus resep online mudah dan hemat hanya di ProSehat. Obat asli diantar tanpa harus antre atau macet. 

    Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut mengenai suntik insulin bagi diabetasi 2 silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Baca Juga: 5 Gejala Kanker Serviks yang Perlu Kamu Ketahui

    Narasumber: dr. Novita Liman

     

    Referensi:

    • American Diabetes Association. Insulin Administration. Diabetes Care 2004;27(Suppl. 1):S106–S109.
    • American Diabetes Association. Low-Calorie Sweeteners. [Internet]. 2015 [cited November 14, 2015]. Available from: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulin/insulin-basics.html
    • Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia. Petunjuk Praktis Terapi Insulin pada Pasien Diabetes Melitus. [Internet]. 2006 [cited November 14, 2015]. Available from: http://www.pbpapdi.org/images/file_guidelines/13_Petunjuk%20Praktis%20Terapi%20Insulin%20pada%20Pasien%20Diabetes%20Melitus.PDF.
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja