Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ stres”

Showing 11–14 of 14 results

  • Pertolongan pertama kesehatan mental sebenarnya sudah ada dan sudah diterapkan sebelum Perang Dunia Kedua. Hal ini diakui sebagai cara terbaik untuk menolong banyak orang dalam kondisi yang berisiko. Gejala penyakit gangguan mental ini sulit sekali untuk dideteksi, banyak orang lain atau keluarga yang menemukan perilaku atau sikap dengan perubahan yang seperti biasanya. Meskipun orang lain […]

    Seperti Apa dan Bagaimana Pertolongan Pertama Gangguan Kesehatan Jiwa?

    Pertolongan pertama kesehatan mental sebenarnya sudah ada dan sudah diterapkan sebelum Perang Dunia Kedua. Hal ini diakui sebagai cara terbaik untuk menolong banyak orang dalam kondisi yang berisiko.

    Gejala penyakit gangguan mental ini sulit sekali untuk dideteksi, banyak orang lain atau keluarga yang menemukan perilaku atau sikap dengan perubahan yang seperti biasanya. Meskipun orang lain atau keluarga sendiri menemukannya, tetap saja cara menghadapi dan bagaimana melakukan intervensi atau mencari pengobatan yang tepat itu tidak mudah.

    pertolongan pertama gangguan kesehatan jiwa

    Baca Juga: Penyebab Gangguan Kesehatan Mental yang Perlu Dideteksi Sejak Dini

    Pertolongan pertama kesehatan jiwa adalah kursus selama 8 jam. Pasien diberi pemahaman dan dikenalkan tentang risiko-risiko dan tanda-tanda awal gangguan jiwa. Pasien dikenalkan dampak dari gangguan jiwa serta cara pengobatannya secara umum.

    Selain itu, pasien juga ikut simulasi dalam menilai seberapa krisis gangguan jiwa, melakukan intervensi, memberikan bantuan awal dan bagaimana cara menguhubungi dokter, teman terdekat, keluarga, serta bantuan dukungan sosial.

    Dekati, kaji dan dengar masalah yang sedang dialami

    Hal yang pertama yang harus Sahabat lakukan adalah melakukan pendekatan dengan penuh perhatian dan sikap positif, dengarkan masalahnya, dan coba memberi bantuan atau solusi sesuai dengan masalah yang sedang dihadapinya. Step by step melakukan pendekatan juga harus memperhatikan

    • Cara pendekatan dengan penuh perhatian dan sikap yang nyaman
    • Cari tempat yang nyaman untuk kita maupun orang tersebut, tempat yang nyaman dan tenang untuk bercerita
    • Apabila orang tersebut tidak berinisiatif memulai cerita, maka kita boleh memulai pembicaraan dengan syarat tidak langsung to the point
    • Jika orang tersebut sudah memulai cerita, hormati privasi dan kerahasiaan orang tersebut.

    Dengarkan ceritanya tanpa menghakimi

    Ketika orang tersebut mulai bercerita, salah satu yang harus anda lakukan yang penting sekali adalah dengarkan dan tahan penilaian anda dahulu,  jangan memotong cerita orang tersebut dengan pertanyaan-pertanyaan yang ada di pikiran Sahabat, dengarkan dulu sampai selesai, dengarkan dengan rasa empati yang tinggi dan dengarkan secara verbal maupun non verbal.

    Perhatikan juga untuk mendengarkan dengan sungguh-sungguh, mengerti apa yang diceritakan kemudian berikan kebebasan untuk berbicara tanpa menghakimi. Ada hal yang harus dilakukan dan jangan sesekali Sahabat lakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan adalah:

    Lakukan

    • Beretika dan lakukan hal yang sewajarnya sesuai dengan budaya, usia dan orang yang kita hadapi
    • Jujur dan dapat dipercaya
    • Hormati keputusan dan hak orang lain
    • Jangan mengungkapkan tentang penilaian pertama terhadap orang tersebut dan berhati-hati dalam menilai
    • Jelaskan ketersediaanmu dalam membantunya kapan saja

    Jangan Lakukan

    • Jangan berlebihan dalam memberikan informasi
    • Jangan berlebihan dalam berbicara
    • Jangan menonjolkan status kita sebagai penolong
    • Jangan memaksa mereka untuk bercerita kepada kita
    • Jangan ambisius, membosankan atau memaksa untuk menolong
    • Jangan menghakiminya karena perilaku dan perasaannya
    • Jangan menceritakan masalahnya ke semua orang maupun sedikit orang

    Berikan informasi dan dukungan

    Setelah seseorang tersebut merasa lebih didengarkan dan merasa ada dukungan lebih, maka ini adalah peluang anda untuk terus melanjutkan bantuan.

    Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi

    Berikan dukungan berupa dukungan emosional seperti memberikan harapan bahwa masalah ini akan selesai dengan kondisi yang membaik dan berikan dukungan seperti berempati apa yang orang tersebut rasakan. Jangan lupa untuk menanyakan atau memberikan informasi tentang bantuan kesehatan jiwa.

    Beri dorongan untuk mendapatkan bantuan profesional

    Ketika mereka sudah mulai terbuka terkait cerita dan masalahnya, sebaiknya langkah selanjutnya Sahabat memberikan pilihan bantuan profesional yang tepat, seseorang dengan gangguan kesehatan jiwa harus ditangani langsung dengan yang lebih profesional.

    Kita dalam membantu memiliki batasan dan pilihan bantuan terapi ada berbagai macam misalnya dengan obat-obatan, terapi psikis atau konseling, dukungan dari anggota keluarga/terdekat, bantuan/bimbingan aktifitas.

    Beberapa gejala yang harus diperhatikan dan butuh bantuan lebih, yaitu:

    • Orang dengan kondisi serius, yang dapat membahayakan nyawa diri sendiri maupun orang lain dan membutuhkan perawatan gawat darurat
    • Orang dengan kondisi yang sangat sedih dan berlarut-larut, sehingga tidak mampu merawat diri sendiri dan anak-anaknya
    • Orang yang hanya membahayakan orang lain

    Setelah itu, beri dorongan untuk mendapatkan bantuan lainnya

    Orang yang mengalami gangguan kesehatan jiwa sangat penting juga untuk mendapatkan bantuan dorongan lainnya, selain bantuan profesional atau bantuan yang tepat, orang-orang di sekitar yang pernah mengalami gangguan kesehatan jiwa bisa untuk membantu mereka yang saat ini sedang mengalami, bantuan dorongannya orang-orang di sekitar saja dan orang-orang terdekat.

    Menurut data World Federation of Mental Health (WFMH) seseorang di suatu tempat di dunia meninggal akibat bunuh diri. Data menunjukkan bahwa satu dari empat orang dewasa akan mengalami masalah hidupnya dan mengganggu kesehatan jiwa.

    Baca Juga: Keinginan Bunuh Diri, Cara Mencegah dan Tanda-tandanya

    Hal itu karena orang-orang yang memiliki gangguan kesehatan jiwa ini tidak mendapatkan perhatian dan tidak mendapatkan dukungan psikologis dari orang-orang di sekitar. Apalagi jika masalah psikis mereka dalam keadaan darurat, mengakibatkan banyak sekali orang-orang yang akan mengalami gangguan kesehatan jiwa

    Karena itu, pertolongan pertama pada gangguan kesehatan jiwa berasal dari orang-orang terdekat dan keluarga, rasa peduli dan perhatian terhadap orang-orang yang dekat dengan kita adalah obat pertama untuk pertolongan awal menghadapi orang yang mengalami gangguan kesehatan jiwa.

    Baca Juga: 5 Gangguan Jiwa Paling Sering Dialami Kawula Muda

    Demikianlah mengenai pertolongan pertama pada kesehatan jiwa bagi teman atau saudara yang sedang mengalaminya. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pertolongan pertama ini dan produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi :

    1. RSJ Dr. Radjiman W. Lawang [Internet]. Rsjlawang.com. 2021 [cited 2 March 2021]. Available from: http://rsjlawang.com/news/detail/154/pertolongan-pertama-pada-gangguan-kesehatan-jiwa
    2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia [Internet]. Kemkes.go.id. 2021 [cited 2 March 2021]. Available from: https://www.kemkes.go.id/article/view/16101100004/hkjs-2016-pertolongan-pertama-psikologis-dan-kesehatan-jiwa-bagi-semua-.html
    3. Penerapan Metode Algee Dalam Pertolongan Pertama Pada Gangguan Jiwa [Internet]. Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. 2021 [cited 2 March 2021]. Available from: https://dinkes.bulelengkab.go.id/artikel/penerapan-metode-algee-dalam-pertolongan-pertama-pada-gangguan-jiwa-44

     

    Read More
  • Banyak cara untuk menghilangkan stres. Selain dengan berolahraga, menonton film, dan membaca buku, menghilangkan stres dan depresi juga dapat dengan berbelanja. Apalagi di masa pandemi yang mengharuskan semua aktivitas berada di rumah, berbelanja online menjadi pilihan yang tepat agar tidak terkena stres berlebihan. Lalu mengapa belanja online bisa menjadi salah satu cara untuk menghadapi stres? […]

    Manfaat Belanja Online untuk Menghilangkan Stres Karena Pandemi Covid-19

    Banyak cara untuk menghilangkan stres. Selain dengan berolahraga, menonton film, dan membaca buku, menghilangkan stres dan depresi juga dapat dengan berbelanja. Apalagi di masa pandemi yang mengharuskan semua aktivitas berada di rumah, berbelanja online menjadi pilihan yang tepat agar tidak terkena stres berlebihan. Lalu mengapa belanja online bisa menjadi salah satu cara untuk menghadapi stres?

    manfaat belanja online

    Baca Juga: Berikut Trik Anti Rugi Belanja Online yang Perlu Dicoba

    Manfaat Belanja Online untuk Menghilangkan Stres

    Dilansir dari Cleveland Clinic, ada beberapa hal yang membuat berbelanja menjadi suatu aktivitas menyenangkan di kala stres terutama di saat pandemi. Apa saja hal-hal itu? Yuk, Sahabat Sehat mari simak bersama di bawah ini:

    Meredakan Perasaan Sedih

    Belanja online mempunyai manfaat pada tubuh yaitu bisa meredakan perasaan sedih yang ditimbulkan dari stres dan depresi. Hal ini berdasarkan sebuah studi tahun 2014 dari Journal of Consumer Psychology. Jurnal tersebut mengungkapkan bahwa kesedihan umumnya berkaitan dengan perasaan bahwa pengendalian situasi adalah hasil dalam kehidupan daripada diri kita sendiri. Pilihan dan hasil ini dapat memulihkan perasaan dan emosi pribadi ketika berbelanja termasuk perasaan sedih.

    Studi lain juga menunjukkan bahwa membeli barang yang disukai secara pribadi dapat 40 kali lebih efektif memberikan rasa kendali daripada tidak berbelanja sama sekali. Dapat diartikan bahwa ada semacam pencapaian pribadi yang positif.

    Mengalihkan Diri dari Rasa Kecemasan

    Hal lain yang membuat belanja online baik untuk tubuh dan kesehatan mental adalah dapat mengalihkan diri rasa kecemasan karena tidak bisa berbuat banyak hal akibat pandemi. Hal ini karena adanya visualisasi produk yang cukup bagus saat Sahabat berbelanja online. Visualisasi berupa tampilan dan warna-warni yang berpadu menciptakan semacam pengalaman indrawi yang cukup imajinatif untuk dapat mengalihkan diri dari realita.

    Baca Juga: Tips Aman dari Corona Saat Belanja Online

    Hal tersebut tentunya dapat menimbulkan rasa kepuasan. Secara ilmiah, hal ini juga dikarenakan oleh hormon dopamin yang dilepaskan oleh tubuh bahkan sebelum Sahabat melakukan pembelian. Dopamin inilah yang memengaruhi pikiran di otak sehingga membuat perasaan lebih baik. Bahkan, Sahabat hanya dengan window shopping saja bisa memberikan dampak yang positif pada suasana hati. Dopamin sendiri dapat meningkatkan keinginan Sahabat untuk terus mencari-cari hal-hal yang membuat diri lebih baik.

    Memberikan Mood yang Baik

    Manfaat belanja online lainnya yang dapat menghilangkan stres adalah dapat memberikan mood yang baik. Mood yang diciptakan oleh dopamin ini tercipta tidak hanya ketika memilih barang dan mengambil kerjaan, tetapi juga ketika Sahabat menelusuri barang-barang yang terlihat menarik meskipun pada akhirnya tidak membeli barang tersebut.

    Produk Terkait: Promo Prosehat

    Mood dari Dopamin ini juga terlihat saat Sahabat menunggu paket belanja online tiba. Hal itu dikarenakan juga adanya ketidakpastian saat pengiriman barang. Sahabat membayangkan tampilan barang yang dikemas tersebut sehingga Dopamin muncul, dan Sahabat merasa gembira apalagi ketika paket tiba.

    Kemungkinan Terkena Compulsive Shopping Disorder

    Meski kenyataannya memberikan manfaat yang baik untuk tubuh terutama jika dikaitkan dengan kesehatan mental, Sahabat tentunya harus menghindari kecanduan berbelanja yang disebut dengan compulsive shopping disorder. Ciri-cirinya adalah tidak dapat menolak pembelian barang yang dibutuhkan, mempunyai keasyikan karena belanja yang tidak terkontrol, serta dapat menghabiskan banyak waktu untuk terus-menerus melihat barang yang diinginkan. Jika dibiarkan hal ini tentu akan memengaruhi kondisi finansial Sahabat.

    Baca Juga: Bijak Berbelanja Obat Melalui Aplikasi Online

    Bagaimana Cara Mengatasinya?

    Cara mengatasi kecanduan berbelanja berlebihan secara online ini adalah sebagai berikut:

    • Uninstall aplikasi belanja di gadget
    • Unfollow akun belanja di media sosial
    • Berhenti berlangganan atau unsubscribe marketing newsletter
    • Hapus aplikasi mobile banking di gadget
    • Hapus data kartu kredit di aplikasi belanja
    • Memberlakukan masa tunggu untuk berbelanja
    • Buatlah rekening belanja khusus

    Itulah mengenai manfaat berbelanja online bagi kesehatan mental terutama di masa pandemi yang mengakibatkan stres, depresi, dan cemas karena harus di rumah saja. Meski begitu, Sahabat jangan lantas menjadi impulsif dengan kalap berbelanja sehingga melupakan hal-hal yang diprioritaskan. Akibatnya, berkomplikasi pada kondisi finansial.

    Baca Juga: Tips Aman Berbelanja Online

    Untuk belanja online di tengah pandemi ini Sahabat bisa berbelanja produk-produk kesehatan di Prosehat termasuk layanan tes Covid-19 ke rumah serta untuk imunitas tubuh seperti vitamin C dan Vitamin E. Tentunya dengan promo-promo yang tidak akan menguras kantong sehingga Sahabat bisa berbelanja dengan puas dan aman. Untuk berbelanja ini, Sahabat bisa mengakses Prosehat melalui website dan aplikasi. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Why Retail “Therapy” Makes You Feel Happier [Internet]. Health Essentials from Cleveland Clinic. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://health.clevelandclinic.org/retail-therapy-shopping-compulsion/
    2. Why Compulsive Shopping Disorder Needs to Be Taken More Seriously [Internet]. Verywell Mind. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://www.verywellmind.com/what-is-compulsive-shopping-disorder-2510592#:~:text=Research%20has%20shown%20that%20compulsive,at%20least%2
    3. Coba 7 Tips Mengatasi Kecanduan Belanja Online [Internet]. LIFE GUIDE. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: http://avrist.com/lifeguide/2019/11/21/7-tips-mengatasi-kecanduan-belanja-online/
    Read More
  • Stres akibat Corona merupakan hal yang jamak ditemui di seluruh masyarakat dunia termasuk juga di Indonesia. Stres muncul karena penyakit berbahaya dan mematikan tersebut benar-benar mematikan nadi kehidupan semua orang di semua sektor. Akibatnya, banyak orang yang kehilangan pekerjaan sehingga menjadi bingung untuk melakukan tindakan selanjutnya. Pemberitaan di berbagai media massa mengenai Corona dan berita […]

    Lakukan Langkah Ini Jika Stres Akibat Corona

    Stres akibat Corona merupakan hal yang jamak ditemui di seluruh masyarakat dunia termasuk juga di Indonesia. Stres muncul karena penyakit berbahaya dan mematikan tersebut benar-benar mematikan nadi kehidupan semua orang di semua sektor.

    stres akibat corona

    Akibatnya, banyak orang yang kehilangan pekerjaan sehingga menjadi bingung untuk melakukan tindakan selanjutnya. Pemberitaan di berbagai media massa mengenai Corona dan berita penderita yang naik terus-menerus membuat banyak orang pesimistis apakah Corona akan segera berakhir meskipun banyak pihak terutama pemerintah meminta semua pihak untuk selalu tetap optimistis.

    Baca Juga: Benarkah Stres Pemicu Penyakit Jantung?

    Sampai akhirnya pemerintah mengeluarkan solusi bagi perekonomian di saat pandemi, yaitu dengan menjalankan New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru. Tentu saja menjalani kehidupan yang demikian bukan berarti Corona sudah berakhir. Corona akan tetap ada, dan masyarakat karena itu diajak hidup berdampingan dengan virus sampai obat untuk menawar virus tersebut dapat ditemukan, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

    Bukanlah hal yang mudah tentunya untuk menjalani fase hidup berdampingan dengan virus bagi sebagian besar orang sebab kecemasan tertular virus masih tetap ada dalam diri. Stres bahkan berlebihan akibat Corona tentu saja sangat tidak baik karena sangat menganggu kesehatan fisik serta mental sehingga akan membuat orang berperilaku tidak wajar.  Untuk bisa menghadapinya, tentu saja ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres akibat Covid-19 ini dan adaptasi terhadap New Normal? Apa saja cara-cara itu, yuk, Sobat mari simak di bawah ini!

    Kiat Mengatasi Stres

    Sadari dan Cari Tahu Pikiran yang Mengganggu

    Kebanyakan stres berasal dari pikiran yang tentu saja mempengaruhi kinerja tubuh. Karena itu, cara pertama yang harus dilakukan dalam mengatasi stres karena Corona adalah menyadari pada diri adakah pikiran yang mengganggu atau berlebihan.Pemberitaan tentang Corona yang tidak henti-henti akan menumbuhkan pikiran yang mengganggu serta berlebihan sehingga menimbulkan kecemasan yang tidak wajar terhadap masa depan.

    Untuk bisa mengatasi pikiran-pikiran seperti itu, Sobat Sehat sebaiknya jangan kebanyakan melamun, fokus pada penyelesaian, tantang pikiran tersebut, kemudian rekflesikan dan cobalah Sobat untuk mempelajari keterampilan menguasai pikiran. Jadi, mulai sekarang Sobat sudah harus bisa membuang pikiran-pikiran yang mengganggu dan berlebihan.

    Fokuslah pada Masa Sekarang

    Selain mencari tahu pikiran-pikiran yang menganggu, dan harus segera dibuang, hal selanjutnya yang bisa Sobat Sehat lakukan adalah cobalah fokus pada apa yang sedang Sobat kerjakan. Itu berarti Sobat jangan terlalu berpikir pada suatu hal yang telah dan akan terjadi. Hal ini akan membantu Sobat dalam berpikir serta bertindak sehingga tidak ada hal macam-macam yang mengganggu dan berakibat stres.

    Selain fokus terhadap yang sedang dikerjakan, Sobat diharapkan juga terlibat penuh pada aktivitas tersebut apalagi jika aktivitas itu menyenangkan, dan bisa menghilangkan stres.Jangan lupa juga untuk memberikan perhatian penuh terhadap orang-orang sekitar kita ketika kita melakukan aktivitas tersebut terutama pada keluarga.  Dengan memberikan perhatian penuh, permasalahan yang Sobat alami tidak menjadi berat karena Sobat bercerita kepada mereka.Sebab, sharing is caring.

    Pilihlah Informasi yang Terpercaya

    Keberadaan virus Corona tentu saja dimanfaatkan oleh segelintir pihak untuk memberikan informasi yang tidak benar, menyesatkan, dan hoaks. Parahnya lagi informasi-informasi tersebut diterima mentah-mentah sehingga hal ini pun menyebabkan stres yang berlebihan.

    Supaya Sobat tidak mengalami hal yang demikian, sebaiknya Sobat segera membaca berita dari sumber-sumber yang terpercaya terutama dari pemerintah, dan jauhi berita-berita tentang Corona yang tidak benar dan tidak valid sumbernya. Atau jika Sobat tidak mau terbebani dengan berita-berita Corona yang menambah stres, Sobat bisa menghindari berita-berita tersebut dengan mematikan sementara jaringan media sosial yang Sobat punya.

    Baca Juga: Berikut Ini 4 Tips untuk Mengatasi Stress

    Adaptasi Terhadap New Normal

    Ketika New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru diberlakukan oleh pemerintah sebagai sebuah solusi untuk tetap dapat beraktivitas dengan aman di tengah pandemic, Sobat sebenarnya tidak perlu khawatir asalkan Sobat tetap menjalankan hal-hal berikut:

    Menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat

    Menjalankan pola hidup bersih dan sehat atau PHBS merupakan hal utama yang perlu Sobat lakukan dalam menjalani kehidupan saat New Normal. Hal-hal yang perlu Sobat lakukan adalah tetap menjalnkan protokol kesehatan, yaitu:

    • Tetap memakai masker dan alat pelindung saat keluar rumah
    • Tetap melakukan physical distancing
    • Membawa barang-barang pribadi
    • Hindari keluar rumah jika tidak ada urusan penting
    • Memanfaatkan layanan home service
    • Langsung membersihkan diri setiba di rumah

    Tetap terhubung dengan keluarga atau kerabat

    Sobat dianjurkan untuk tetap terhubung dengan keluarga atau kerabat untuk membicarakan hal-hal yang dirasa penting dan menyenangkan melalui gawai apabila Sobat tidak bisa mengunjungi mereka karena terkendala SIKM atau daerah keluarga masuk zona merah. Hindari membicarakan hal-hal yang malah membuat pesimisistis dan mengandung informasi soal Corona yang menyesatkan dan tidak kredibel.

    Lakukan Aktivitas yang Menyenangkan

    Apabila Sobat merasa tidak nyaman dan aman saat melakukan aktivitas saat New Normal, Sobat bisa melakukan aktivitas yang menurut Sobat menyenangkan atau hobi yang  biasa Sobat lakukan. Selain itu, supaya tidak terkena stres, sebaiknya Sobat beristirahat sejenak sambil mendengarkan musik atau bermain game.

    Apa yang Harus Saya Lakukan Jika Stres Tidak Hilang?

    Apabila Sobat merasa stres yang Sobat alami benar-benar sudah tidak bisa hilang, tidak terkendali, dan akut, yang perlu Sobat lakukan adalah konsultasi ke psikiater sebagai jalan terakhir.

    Berikut adalah ciri-cirinya jika Sobat merasa harus ke psikiater,

    • Gejala stres dirasakan memberat, dan tidak ada ada kondisi yang membaik dari segala upaya yang dilakukan
    • Menganggu fungsi kehidupan sehari-hari
    • Menganggu pekerjaan
    • Menganggu hubungan interpersonal
    • Memiliki pikiran untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri
    • Memiliki pikiran untuk menyakiti orang lain

    Itulah beberapa kiat yang bisa Sobat lakukan untuk mengatasi stres akibat Corona. Semoga bermanfaat bagi Sobat yang tengah mengalami permasalahan karena pandemi yang belum selesai ini. Intinya, Sobat tetap harus optimistis, dan yakin bahwa Corona bisa diatasi dan dihilangkan, serta jangan mudah menyerah terhadap keadaan. Karena itu, buanglah semua pikiran yang menganggu, dan fokuslah pada masa sekarang ini. 

    Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Stress Kerja yang Perlu Kamu Lakukan

    Jika Sobat merasa ingin berupaya meminimalkan stres karena Corona, Sobat bisa melihatnya secara dalam dan lengkap dengan menonton video berikut, jangan lupa subscribe YouTube ProSehat juga.

    Selain itu, bagi Sobat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Media K. Bagaimana Dampak Stres Pandemi Corona pada Kesehatan Mental dan Fisik? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 23 July 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/05/10/190700368/bagaimana-dampak-stres-pandemi-corona-pada-kesehatan-mental-dan-fisik-?page=all
    2. Cara Menghilangkan Stres Selama Pandemi Virus Corona | Lifestyle – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2020 [cited 23 July 2020]. Available from: https://lifestyle.bisnis.com/read/20200413/106/1226170/cara-menghilangkan-stres-selama-pandemi-virus-corona
    3. Efendi R. Cara Mengatasi Stres Akibat Corona COVID-19 dengan Membatasi Informasi [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 23 July 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/regional/read/4226637/cara-mengatasi-stres-akibat-corona-covid-19-dengan-membatasi-informasi
    Read More
  • Merasa stres? Saat deadline pekerjaan mulai menumpuk dan seluruh tanggal di kalender telah di-book, hal terakhir yang ingin didengarkan adalah menghindarkan vending machine. Namun, apa kenyataannya? Siapa yang memiliki waktu untuk makan makanan sehat? Ketika mengatasi  stres, apa yang akan dimakan biasanya membantu melegakan ketegangan pada diri Anda.  Beberapa makanan bahkan  dapat membantu menstabilkan gula […]

    Coba 4 Makanan Sehat ini yang Dapat Mengatasi Stres Sahabat

    Merasa stres? Saat deadline pekerjaan mulai menumpuk dan seluruh tanggal di kalender telah di-book, hal terakhir yang ingin didengarkan adalah menghindarkan vending machine. Namun, apa kenyataannya? Siapa yang memiliki waktu untuk makan makanan sehat? Ketika mengatasi  stres, apa yang akan dimakan biasanya membantu melegakan ketegangan pada diri Anda.  Beberapa makanan bahkan  dapat membantu menstabilkan gula darah, bahkan respon emosional tubuh.

    Berikut ini terdapat 4 makanan sehat yang dapat mengatasi stres Anda, yaitu:

    Yogurt

    Bakteri pada lambung akan berkontribusi pada stres. Penelitian menunjukkan bahwa sinyal otak akan menuju ke lambung, yang menyebabkan stres dapat menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan; jalur komunikasi dapat melalui cara lain juga, yaitu dari lambung ke otak. Studi UCLA di tahun 2013 pada wanita sehat menunjukkan bahwa konsumsi probiotik yang terdapat pada yogurt akan mengurangi aktivitas otak pada area yang mengontrol emosi, mencakup stres dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi yogurt tanpa probiotik. Studi ini masih tergolong kecil, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengonfirmasi hasil ini – namun, yogurt dapat dianggap kaya akan kalsium dan protein.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat yang Perlu Kamu Coba

    Salmon

    Saat Anda sedang mengalami stres, hal ini akan menyebabkan timbulnya hormon khawatir, seperti adrenalin dan kortisol. Asam lemak omega 3 yang terdapat pada salmon memiliki aktivitas antiinflamasi yang dapat membantu melawan efek negatif dari hormon stres. Pada sebuah studi yang dibiayai oleh Natinoal Institutes of Health, Oregon State University, mahasiswa kedokteran mengonsumsi suplemen omega 3 memiliki reduksi kekhawatiran sekitar 20% dibandingkan dengan kelompok yang diberikan plasebo. Satu kali sajian 3 ons dari salmon yang dimasak dapat memiliki lebih dari 2,000 miligram omega 3, yang menggandakan asupan harian yang telah direkomendasikan American Heart Association pada orang dengan penyakit jantung.

    Cokelat hitam

    dark chocolate

    Cokelat hitam dikenal sebagai chocoholic: konsumsi cokelat hitam secara rutin akan membantu mengatur kadar stres pada seorang individu (hanya sebuah gigitan, bukan seluruh batangan cokelat). Penelitan membuktikan bahwa konsumsi cokelat dapat mengurangi kadar hormon stres, seperti kortisol. Selain itu, antioksidan di dalam cocoa akan memicu dinding pembuluh darah untuk melakukan relaksasi, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sirkulasi darah. cokelat hitam mengandung substansialami natural yang akan menciptakan rasa euphoria yang serupa dengan perasaan seperti disayangi. Cobalah mengonsumsi cokelat dengan kandungan cocoa minimal 70%. Namun, perlu diingat bahwa cokelat merupakan makanan kaya kalori, oleh karena itu jaga porsi cokelat yang akan dikonsumsi.

    Baca Juga: 8 Makanan Membantu Menurunkan Berat Badan Pasca Melahirkan

    Susu

    Susu yang difortifikasi adalah sumber terbaik dari vitamin D, nutrient yang dapat meningkatkan kebahagiaan. Studi 50 tahun oleh London’s UCL Institute of Child Health menemukan bahwa hubungan antara penurunan kadar vitamin D dan peningkatan risiko panik dan depresi di antara 5,966 pria dan wanita. Individu yang mengonsumsi kadar vitamin D yang cukup akan menurunkan risiko gangguan panik dibandingkan dengan individu yang mengonsumsi kadar vitamin D dengan sangat rendah. Makanan lain yang kaya akan vitamin D mencakup salmon, kuning telur, dan sereal yang telah difortifikasi.

    Konsumsi makanan diatas dapat membantu meredakan stres, apalagi ditambah dengan berolahraga dan diet yang sesuai. Hal ini akan mengurangi tingkat stres dalam diri individu dan memungkinkan seseorang mengalami rasa kebahagiaan yang lebih, terkait dengan peningkatan kesehatan tubuh.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. Funston L. 12 superfoods for stress relief. [internet]. Available at: health.com/food/12-superfoods-for-stress-relief?slide=113019#113019 (1.12.18)

    2. Pevzner H. 7 foods for stress relief. [Internet]. Available at: eatingwell.com/article/284470/7-foods-for-stress-relief/ (1.12.18)

     

    Read More

Showing 11–14 of 14 results

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com