Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ stres corona”

  • Pandemi Corona yang sampai sekarang belum menunjukkan tanda akan berakhir dengan kasus penderita yang semakin meningkat setiap harinya bisa menimbulkan kecemasan, stres, dan depresi yang dapat berujung pada keinginan bunuh diri. Keinginan mengakhiri hidup sendiri itu tentu bukan hanya dialami oleh orang-orang yang terdampak Corona secara ekonomi, tetapi juga para penderita penyakit ini. Tercatat, sudah […]

    Keinginan Bunuh Diri, Cara Mencegah dan Tanda-tandanya

    Pandemi Corona yang sampai sekarang belum menunjukkan tanda akan berakhir dengan kasus penderita yang semakin meningkat setiap harinya bisa menimbulkan kecemasan, stres, dan depresi yang dapat berujung pada keinginan bunuh diri. Keinginan mengakhiri hidup sendiri itu tentu bukan hanya dialami oleh orang-orang yang terdampak Corona secara ekonomi, tetapi juga para penderita penyakit ini. Tercatat, sudah ada dua pasien positif Corona yang bunuh diri karena merasa pesimis akan kondisi yang dialami.

    keinginan bunuh diri, keinginan mengakhiri hidup

    Baca Juga: Lakukan Langkah Ini Jika Stres Akibat Corona

    Hingga saat ini, bunuh diri masih menjadi kasus global yang disepelekan, termasuk di Indonesia. International Association for Suicide Prevention (IASP) sebagai organisasi yang menangani pencegahan bunuh diri menyatakan bahwa setiap 40 detik satu orang dunia melakukan bunuh diri dan terdapat 300 percobaan bunuh diri pada 70 negara. Hal ini diungkapkan oleh Murad Khan, Presiden IASP pada Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia yang jatuh pada tanggal 10 September setiap tahunnya.1

    Berdasarkan Data dan Informasi Kesehatan RI pada Oktober 2019 menyebut angka kematian akibat bunuh diri di Indonesia sebesar 0,71% setiap 100.000 penduduk, yang berarti ada 1.800 jiwa per tahun. Disebutkan juga bahwa kematian akibat bunuh diri banyak terjadi pada usia muda dan produktif, yakni 46% pada usia 25-49 tahun dan 17% pada usia 15-64 tahun. Supaya kasus bunuh diri tidak meningkat terus-menerus, perlu ada upaya bersama untuk bisa mencegah hal tersebut.1 Lalu, seperti apa pencegahan dan tanda-tandanya? Yuk, Sobat Sehat mari simak penjelasan di bawah ini supaya Sobat bisa mencegah bunuh diri pada diri sendiri dan orang-orang sekitar.

    Cara Mencegah Keinginan Bunuh Diri

    Jangan Menyepelekan Keinginan Orang yang Ingin Bunuh Diri

    Ketika ada seseorang, baik teman atau keluarga yang mengungkapkan keinginan untuk bunuh diri, sebaiknya janganlah dianggap sepele. Sebab, ungkapan itu merupakan tanda mereka sedang mencari pertolongan. Meskipun Sobat mengambat masalah orang yang ingin bunuh diri itu sepele, sebaiknya Sobat memberi tanggapan dengan mendengarkan yang ia rasakan tanpa memberi penilaian menghakimi yang malah bisa membuat mental mereka tambah down, sehingga keinginan untuk mengakhiri hidup semakin kuat.2

    Jadilah Pendengar yang Baik

    Hanya mendengarkan saja tidaklah cukup jika Sobat tidak menjadi pendengar yang baik ketika orang yang ingin bunuh diri menceritakan masalah yang ia hadapi. Pendengar yang baik adalah pendengar yang benar-benar menunjukkan simpati terhadap segala keluh kesah yang diutarakan. Oleh karena itu, hindari berdebat dan jangan memberikan komentar yang meremehkan. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih atas kepercayaan karena telah mau berbagi cerita. Hindarilah kalimat-kalimat seperti ‘hal ini akan segera berlalu’ atau ‘lihat hikmah dari peristiwa ini’ yang justru membuat kondisi mereka menjadi terpuruk. Apabila Sobat berhasil menjadi pendengar yang baik, Sobat setidaknya telah membantu melepaskan tekanan dan masalah orang yang ingin bunuh diri.2

    Tanyakan Perihal Keinginan Bunuh Dirinya

    Ketika orang yang ingin bunuh diri mengutarakan keinginannya, cobalah untuk bertanya perihal keinginan bunuh dirinya. Dengan bertanya, setidaknya Sobat telah memberikan mereka kesempatan untuk terbuka dan memungkinkan mereka untuk mendapatkan pertolongan.2

    Sarankan untuk Mencari Bantuan Psikolog

    Menjadi pendengar yang baik, serta mau memberikan solusi tanpa menghakimi memang dapat meringankan beban yang dirasakan. Namun, hal itu tidak akan bertahan lama. Untuk penananganan yang tepat, ada baiknya Sobat menyarankan orang yang ingin bunuh diri tersebut untuk segera mencari bantuan profesional dari psikolog.2

    Baca Juga: 5 Gangguan Jiwa Paling Sering Dialami Kawula Muda

    Jangan Selalu Membiarkan Dia Sendirian

    Apabila orang yang Sobat dengarkan itu sudah benar-benar menunjukkan tanda-tanda darurat ingin bunuh diri, sebaiknya jangan selalu membiarkan dia sendirian atau ditinggalkan. Apabila ia ditinggalkan, kesempatan untuk mengakhiri hidupnya semakin besar.2

    Selain mengetahui cara mencegah keinginan bunuh diri, Sobat juga perlu mengetahui tanda-tanda orang yang ingin mengakhiri hidup. Berikut adalah tanda-tandanya.

    Tanda-tanda Keinginan Bunuh Diri

    Membicarakan Keinginan Bunuh Diri

    Tanda pertama yang mesti diketahui dari orang-orang yang sudah mempunyai keinginan mengakhiri hidup sendiri adalah sering membicarakan keinginan untuk melakukan hal tersebut.3 Ciri-ciri yang bisa diketahui adalah:3

    • Keinginan yang begitu kuat untuk mengakhiri hidup
    • Sering membicarakan kematian atau ingin pergi jauh/selama-lamanya
    • Merasa tidak ada harapan; putus asa
    • Tidak ada alasan untuk hidup
    • Merasa menjadi beban bagi orang lain
    • Merasa terjebak
    • Merasa tidak kuat menahan sakit

    Membenci dan Menghujat Diri Sendiri

    Tanda kedua adalah membenci dan menghujat diri sendiri. Biasanya hal itu terlihat pada ucapan seperti malu, merasa bersalah, menjadi beban bagi orang lain. Tidak hanya itu, ternyata orang yang tingkat kepercayaan dirinya rendah juga berpotensi untuk bunuh diri.3

    Mencari Cara Mematikan untuk Bunuh Diri

    Apabila Sobat menemukan orang-orang sekitar yang ternyata mencari akses terhadap senjata tajam, senjata api, racun mematikan, kemudian mencari tempat tinggi yang dapat digunakan untuk percobaan bunuh diri, dan mencari cara bunuh diri yang paling cepat atau tidak menyakitkan di internet, hal-hal tersebut merupakan tanda-tanda orang yang ingin bunuh diri.3

    Mengatur Segala Hal untuk Ditinggalkan

    Tanda-tanda lain dari orang yang ingin bunuh diri biasanya bisa terlihat dari menulis surat pribadi yang mengandung pesan tersirat atau langsung menulis surat bunuh diri atau surat wasiat. Selain menulis surat pribadi, tanda-tanda lainnya adalah menjual atau memberikan barang berharga kepada orang lain, serta mengatur sendiri proses kematiannya, seperti memesan lahan makam atau membeli peti dengan atau tanpa sepengetahuan orang-orang di sekitarnya.3

    Baca Juga: Stres dan Panik Hadapi Corona, Justru Turunkan Imun Tubuh

    Mengucapkan Perpisahan

    Apabila Sobat mendapati teman meninggalkan pesan perpisahan secara tiba-tiba kepada orang-orang yang disayangi, seperti mengadakan pertemuan secara mendadak, menelepon dengan pesan-pesan perpisahan, perpisahan di media sosial, dan memberikan kesan seolah-olah tidak akan bertemu lagi, itu pertanda ia akan bunuh diri.3

    Menarik Diri

    Tanda-tanda lain yang perlu diperhatikan dari orang yang ingin bunuh diri adalah menarik dari pergaulan dengan orang lain secara tiba-tiba, tidak aktif secara mendadak, keinginan menyendiri semakin meningkat, menolak atau menghindar untuk dihubungi, kemudian berhenti atau kehilangan semangat akan hobinya. Orang-orang yang baru saja mengalami kehilangan atau peristiwa tragis dalam hidupnya juga berpotensi untuk bunuh diri.3

    Merusak Diri Sendiri

    Merusak diri sendiri juga menjadi tanda bagi orang yang ingin bunuh diri. Biasanya terlihat pada perilaku mereka yang menggunakan narkoba atau zat adiktif lainnya, minum alkohol secara berlebihan, melukai diri sendiri, dan sengaja melakukan tindakan-tindakan berbahaya.3

    Perubahan Fisik dan Mood yang Drastis

    Tanda terakhir dari orang yang ingin bunuh diri adalah adanya perubahan secara drastis pada fisik dan mood, seperti tidur terlalu banyak atau sedikit, perubahan pola makan yang ekstrem, mudah marah, agresif, dan menangis tiba-tiba.3

    Itulah cara mencegah dan tanda-tanda keinginan bunuh diri yang perlu Sobat ketahui. Lalu, bagaimana jika tanda-tanda itu Sobat sendiri yang alami? Yang perlu Sobat lakukan adalah Sobat harus mengetahui bahwa apa yang Sobat hendak lakukan itu adalah emosi sesaat dan bisa berubah, kemudian ingatlah mengenai orang-orang yang sekitar yang masih membutuhkan kehadiran Sobat, serta carilah cara lain yang lebih solutif dalam menghadapi permasalahan yang ada.4

    Baca Juga: Sering Tonton Video Kekerasan, Tingkatkan Risiko Trauma dan Depresi

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai penanganan mencegah bunuh diri yang tepat, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Data IASP: Setiap 40 Detik, Satu Orang Bunuh Diri di Dunia |Republika Online [Internet]. Republika.co.id. 2020 [cited 11 September 2020]. Available from: https://republika.co.id/berita/qgg6w1425/data-iasp-setiap-40-detik-satu-orang-bunuh-diri-di-dunia
    2. Tanda dan Cara Mencegah Bunuh Diri pada Orang Sekitar [Internet]. cnnindonesia.com. 2020 [cited 11 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200910112444-255-544819/tanda-dan-cara-mencegah-bunuh-diri-pada-orang-sekitar
    3. Juniman PT. Kenali 8 Tanda Peringatan Bunuh Diri [Internet]. intothelightid. 2020 [cited 11 September 2020]. Available from: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/tanda-peringatan-bunuh-diri/
    4. Juniman PT. 5 Upaya Hilangkan Pikiran untuk Bunuh Diri [Internet]. cnnindonesia.com. 2020 [cited 11 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180910125943-255-329124/5-upaya-hilangkan-pikiran-untuk-bunuh-diri
    Read More
  • Stres akibat Corona merupakan hal yang jamak ditemui di seluruh masyarakat dunia termasuk juga di Indonesia. Stres muncul karena penyakit berbahaya dan mematikan tersebut benar-benar mematikan nadi kehidupan semua orang di semua sektor. Akibatnya, banyak orang yang kehilangan pekerjaan sehingga menjadi bingung untuk melakukan tindakan selanjutnya. Pemberitaan di berbagai media massa mengenai Corona dan berita […]

    Lakukan Langkah Ini Jika Stres Akibat Corona

    Stres akibat Corona merupakan hal yang jamak ditemui di seluruh masyarakat dunia termasuk juga di Indonesia. Stres muncul karena penyakit berbahaya dan mematikan tersebut benar-benar mematikan nadi kehidupan semua orang di semua sektor.

    stres akibat corona

    Akibatnya, banyak orang yang kehilangan pekerjaan sehingga menjadi bingung untuk melakukan tindakan selanjutnya. Pemberitaan di berbagai media massa mengenai Corona dan berita penderita yang naik terus-menerus membuat banyak orang pesimistis apakah Corona akan segera berakhir meskipun banyak pihak terutama pemerintah meminta semua pihak untuk selalu tetap optimistis.

    Baca Juga: Benarkah Stres Pemicu Penyakit Jantung?

    Sampai akhirnya pemerintah mengeluarkan solusi bagi perekonomian di saat pandemi, yaitu dengan menjalankan New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru. Tentu saja menjalani kehidupan yang demikian bukan berarti Corona sudah berakhir. Corona akan tetap ada, dan masyarakat karena itu diajak hidup berdampingan dengan virus sampai obat untuk menawar virus tersebut dapat ditemukan, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

    Bukanlah hal yang mudah tentunya untuk menjalani fase hidup berdampingan dengan virus bagi sebagian besar orang sebab kecemasan tertular virus masih tetap ada dalam diri. Stres bahkan berlebihan akibat Corona tentu saja sangat tidak baik karena sangat menganggu kesehatan fisik serta mental sehingga akan membuat orang berperilaku tidak wajar.  Untuk bisa menghadapinya, tentu saja ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres akibat Covid-19 ini dan adaptasi terhadap New Normal? Apa saja cara-cara itu, yuk, Sobat mari simak di bawah ini!

    Kiat Mengatasi Stres

    Sadari dan Cari Tahu Pikiran yang Mengganggu

    Kebanyakan stres berasal dari pikiran yang tentu saja mempengaruhi kinerja tubuh. Karena itu, cara pertama yang harus dilakukan dalam mengatasi stres karena Corona adalah menyadari pada diri adakah pikiran yang mengganggu atau berlebihan.Pemberitaan tentang Corona yang tidak henti-henti akan menumbuhkan pikiran yang mengganggu serta berlebihan sehingga menimbulkan kecemasan yang tidak wajar terhadap masa depan.

    Untuk bisa mengatasi pikiran-pikiran seperti itu, Sobat Sehat sebaiknya jangan kebanyakan melamun, fokus pada penyelesaian, tantang pikiran tersebut, kemudian rekflesikan dan cobalah Sobat untuk mempelajari keterampilan menguasai pikiran. Jadi, mulai sekarang Sobat sudah harus bisa membuang pikiran-pikiran yang mengganggu dan berlebihan.

    Fokuslah pada Masa Sekarang

    Selain mencari tahu pikiran-pikiran yang menganggu, dan harus segera dibuang, hal selanjutnya yang bisa Sobat Sehat lakukan adalah cobalah fokus pada apa yang sedang Sobat kerjakan. Itu berarti Sobat jangan terlalu berpikir pada suatu hal yang telah dan akan terjadi. Hal ini akan membantu Sobat dalam berpikir serta bertindak sehingga tidak ada hal macam-macam yang mengganggu dan berakibat stres.

    Selain fokus terhadap yang sedang dikerjakan, Sobat diharapkan juga terlibat penuh pada aktivitas tersebut apalagi jika aktivitas itu menyenangkan, dan bisa menghilangkan stres.Jangan lupa juga untuk memberikan perhatian penuh terhadap orang-orang sekitar kita ketika kita melakukan aktivitas tersebut terutama pada keluarga.  Dengan memberikan perhatian penuh, permasalahan yang Sobat alami tidak menjadi berat karena Sobat bercerita kepada mereka.Sebab, sharing is caring.

    Pilihlah Informasi yang Terpercaya

    Keberadaan virus Corona tentu saja dimanfaatkan oleh segelintir pihak untuk memberikan informasi yang tidak benar, menyesatkan, dan hoaks. Parahnya lagi informasi-informasi tersebut diterima mentah-mentah sehingga hal ini pun menyebabkan stres yang berlebihan.

    Supaya Sobat tidak mengalami hal yang demikian, sebaiknya Sobat segera membaca berita dari sumber-sumber yang terpercaya terutama dari pemerintah, dan jauhi berita-berita tentang Corona yang tidak benar dan tidak valid sumbernya. Atau jika Sobat tidak mau terbebani dengan berita-berita Corona yang menambah stres, Sobat bisa menghindari berita-berita tersebut dengan mematikan sementara jaringan media sosial yang Sobat punya.

    Baca Juga: Berikut Ini 4 Tips untuk Mengatasi Stress

    Adaptasi Terhadap New Normal

    Ketika New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru diberlakukan oleh pemerintah sebagai sebuah solusi untuk tetap dapat beraktivitas dengan aman di tengah pandemic, Sobat sebenarnya tidak perlu khawatir asalkan Sobat tetap menjalankan hal-hal berikut:

    Menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat

    Menjalankan pola hidup bersih dan sehat atau PHBS merupakan hal utama yang perlu Sobat lakukan dalam menjalani kehidupan saat New Normal. Hal-hal yang perlu Sobat lakukan adalah tetap menjalnkan protokol kesehatan, yaitu:

    • Tetap memakai masker dan alat pelindung saat keluar rumah
    • Tetap melakukan physical distancing
    • Membawa barang-barang pribadi
    • Hindari keluar rumah jika tidak ada urusan penting
    • Memanfaatkan layanan home service
    • Langsung membersihkan diri setiba di rumah

    Tetap terhubung dengan keluarga atau kerabat

    Sobat dianjurkan untuk tetap terhubung dengan keluarga atau kerabat untuk membicarakan hal-hal yang dirasa penting dan menyenangkan melalui gawai apabila Sobat tidak bisa mengunjungi mereka karena terkendala SIKM atau daerah keluarga masuk zona merah. Hindari membicarakan hal-hal yang malah membuat pesimisistis dan mengandung informasi soal Corona yang menyesatkan dan tidak kredibel.

    Lakukan Aktivitas yang Menyenangkan

    Apabila Sobat merasa tidak nyaman dan aman saat melakukan aktivitas saat New Normal, Sobat bisa melakukan aktivitas yang menurut Sobat menyenangkan atau hobi yang  biasa Sobat lakukan. Selain itu, supaya tidak terkena stres, sebaiknya Sobat beristirahat sejenak sambil mendengarkan musik atau bermain game.

    Apa yang Harus Saya Lakukan Jika Stres Tidak Hilang?

    Apabila Sobat merasa stres yang Sobat alami benar-benar sudah tidak bisa hilang, tidak terkendali, dan akut, yang perlu Sobat lakukan adalah konsultasi ke psikiater sebagai jalan terakhir.

    Berikut adalah ciri-cirinya jika Sobat merasa harus ke psikiater,

    • Gejala stres dirasakan memberat, dan tidak ada ada kondisi yang membaik dari segala upaya yang dilakukan
    • Menganggu fungsi kehidupan sehari-hari
    • Menganggu pekerjaan
    • Menganggu hubungan interpersonal
    • Memiliki pikiran untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri
    • Memiliki pikiran untuk menyakiti orang lain

    Itulah beberapa kiat yang bisa Sobat lakukan untuk mengatasi stres akibat Corona. Semoga bermanfaat bagi Sobat yang tengah mengalami permasalahan karena pandemi yang belum selesai ini. Intinya, Sobat tetap harus optimistis, dan yakin bahwa Corona bisa diatasi dan dihilangkan, serta jangan mudah menyerah terhadap keadaan. Karena itu, buanglah semua pikiran yang menganggu, dan fokuslah pada masa sekarang ini. 

    Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Stress Kerja yang Perlu Kamu Lakukan

    Jika Sobat merasa ingin berupaya meminimalkan stres karena Corona, Sobat bisa melihatnya secara dalam dan lengkap dengan menonton video berikut, jangan lupa subscribe YouTube ProSehat juga.

    Selain itu, bagi Sobat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Media K. Bagaimana Dampak Stres Pandemi Corona pada Kesehatan Mental dan Fisik? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 23 July 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/05/10/190700368/bagaimana-dampak-stres-pandemi-corona-pada-kesehatan-mental-dan-fisik-?page=all
    2. Cara Menghilangkan Stres Selama Pandemi Virus Corona | Lifestyle – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2020 [cited 23 July 2020]. Available from: https://lifestyle.bisnis.com/read/20200413/106/1226170/cara-menghilangkan-stres-selama-pandemi-virus-corona
    3. Efendi R. Cara Mengatasi Stres Akibat Corona COVID-19 dengan Membatasi Informasi [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 23 July 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/regional/read/4226637/cara-mengatasi-stres-akibat-corona-covid-19-dengan-membatasi-informasi
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja