Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ sehat di rumah”

  • Pemerintah telah resmi melarang mudik Lebaran bagi semua masyarakat. Akan ada ketentuan dan sanksi yang disiapkan bila larangan ini dilanggar. Baca Juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang Larangan mudik dicetuskan untuk mencegah penularan dengan memutus mata rantai penularan virus Corona yang sudah menjadi pandemi. Larangan terkait mudik tentunya membuat beberapa warga merasa rindu akan kampung […]

    Tips Mengelola Stres Karena Dilarang Mudik Lebaran, dan Cara Silaturahmi Langsung yang Aman Saat Lebaran

    Pemerintah telah resmi melarang mudik Lebaran bagi semua masyarakat. Akan ada ketentuan dan sanksi yang disiapkan bila larangan ini dilanggar.

    Baca Juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang

    Larangan mudik dicetuskan untuk mencegah penularan dengan memutus mata rantai penularan virus Corona yang sudah menjadi pandemi.

    Larangan terkait mudik tentunya membuat beberapa warga merasa rindu akan kampung halamannya, ditambah lagi kebosanan akibat imbauan untuk di rumah saja, akan mudah memicu kecemasan, stress, bahkan depresi.

    Munculnya rasa sedih, bingung, takut, ataupun stres kala pandemi adalah hal yang mungkin dirasakan oleh beberapa orang.

    Stres yang dirasakan dapat memengaruhi pola tidur maupun makan seseorang, menimbulkan kondisi sulit tidur maupun sulit berkonsentrasi, bila dibiarkan terus-menerus maka stres sendiri akan memperburuk kondisi kesehatan maupun mental seseorang dan akan meningkatkan konsumsi alkohol maupun rokok, bahkan menimbulkan perilaku yang impulsif dan agresif.

    Baca Juga: Mudik Lokal Dilarang

    Sehingga penting untuk Sahabat, orang sekitar, maupun komunitas untuk mengetahui cara untuk mengelola rasa stres dengan tepat. Berikut adalah tips untuk mengelola stres:

    • Pastikan Sobat tetap melakukan pola hidup yang sehat, termasuk mengonsumsi makanan bergizi, pastikan untuk memenuhi kebutuhan makronutrien Sobat, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. Jangan lupa juga untuk memenuhi kebutuhan mikronutrien seperti vitamin dan mineral juga yang banyak didapatkan dari buah dan sayuran. Selain dari pola makan, ingatlah untuk tidur yang cukup setiap harinya setidaknya 8 jam sehari. Biasakan juga untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga secara rutin. Lakukanlah olahraga minimal 150 menit selama satu minggu. Aktif bergerak dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana seperti membatasi duduk yang terlalu lama, memilih untuk naik tangga dibandingkan dengan eskalator, jalan kaki bila tujuan dekat, dan lain-lain. Aktivitas fisik sudah terbukti dapat menurunkan stres, perasaan terisolasi, dan membantu meringankan perasaan cemas maupun depresi, karena dapat meningkatkan hormon-hormon yang dapat memperbaiki mood Sobat, seperti dopamine, adrenaline, dan serotonin.
    • Hindari konsumsi alkohol, rokok, atau obat-obatan terlarang untuk mengendalikan perasaan Sobat. Bila Anda sedang terbeban, lebih baik mencari bantuan dari kerabat terdekat atau tenaga profesional untuk membantu menjaga kesehatan mental Sobat.
    • Pintar menyaring informasi yang didengar maupun dibaca, pastikan informasi yang didapatkan tepat dan akurat. Hal ini akan membantu Sobat untuk mengetahui mengenai penyakit dan cara pencegahan penularan dengan tepat. Sehingga Sobat memiliki pengetahuan yang tepat dan dapat berperan aktif untuk mencegah penularan penyakit Corona.
    • Batasi waktu untuk membaca berita-berita dari media yang mungkin dapat membuat Sobat dan kerabat merasa semakin terbeban.
    • Lakukan aktivitas yang membuat Sobat senang dan rileks, seperti hobi atau keterampilan yang mungkin sudah jarang dilakukan akibat aktivitas yang padat selama ini.
    • Meluangkan waktu untuk bersosialisasi dengan keluarga atau kerabat yang tinggal serumah dan kerabat lainnya dengan telepon genggam.
    • Pastikan untuk tetap rajin beribadah dengan berdoa, saling berbagi, dan mempedulikan orang sekitar. Buah pikir kita adalah hal yang sangat penting untuk dijaga karena pikiran kita memiliki begitu banyak kapasitas untuk melakukan kebaikan, belajar, mengerjakan sesuatu, dan berkembang, sehingga akan menjadi suatu hal yang sangat disayangkan bila pikiran kita tidak digunakan dengan tepat dan maksimal. Ingatlah bahwa pikiran diri sendiri adalah hal yang dapat kita kendalikan, sehingga bila muncul pikiran yang negatif, setiap orang memegang kendali untuk selalu memilih pikiran yang positif dan membangun. Sebagai kontribusi untuk sesama, Sobat bisa juga menawarkan untuk membantu mendoakan orang lain yang sedang sakit, menyampaikan pesan yang akan meningkatkan semangat, harapan, dan kenyamanan untuk orang lain.
    • Manfaatkan teknologi dengan menelepon atau video call bersama keluarga, kerabat, teman, sahabat saat menjelang atau hari raya Idul Fitri. Setidaknya ini bisa mengobati kerinduan walaupun tidak bertemu secara langsung.

    Cara Silaturahmi yang Aman Saat Lebaran

    Meski mudik dilarang, dan membuat Sahabat harus bersilaturahmi secara virtual dengan saudara di kampung halaman, Sahabat masih bisa bersilaturahmi dengan tetangga atau kerabat yang masih berada di satu wilayah atau provinsi secara langsung.

    Namun untuk bisa bersilaturahmi secara langsung ini Sahabat tetap harus menjalankan protokol-protokol kesehatan supaya tetap dapat terhindar dari Covid-19. Berikut protokol kesehatan yang perlu Sahabat lakukan.

    • Mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak saat hendak ke luar rumah
    • Hindari menyentuh benda-benda atau permukaan yang kemungkinan terinfeksi virus
    • Tidak bersalaman dan ganti dengan senyuman
    • Tidak berlama-lama saat melakukan kunjungan langsung
    • Menggunakan kendaraan pribadi
    • Bersihkan diri setibanya di rumah

    Baca Juga: Lindungi Diri dan Keluarga, Lakukan 9 Langkah Ini Setibanya di Rumah Saat Silaturahmi Lebaran

    Itulah tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres karena mudik dilarang, dan cara tetap silaturahmi langsung dengan tetangga atau kerabat di satu wilayah menggunakan protokol kesehatan. Meski begitu, supaya aman dan terhindar dari Covid-19, Sahabat sebaiknya silaturahmi Lebaran di rumah saja secara virtual.

    Selain itu, bagi Sahabat yang ingin konsultasi online dengan dokter mengenai protokol kesehatan ini, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Detikcom T. Larangan Mudik demi Corona Tak Makin Pandemik [Internet]. detiknews. Available from: https://news.detik.com/berita/d-4985978/larangan-mudik-demi-corona-tak-makin-pandemik
    2. CDC. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2020. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/lab/index.html
    3. The best exercises to combat stress during lockdown [Internet]. The Independent. 2020. Available from: https://www.independent.co.uk/life-style/health-and-families/lockdown-exercise-stress-anxiety-depression-relief-running-a9492706.html
    4. Coping with stress during the 2019-nCoV outbreak [Internet]. World Health Organization; 2020. Available from: https://www.who.int/docs/default-source/coronaviruse/coping-with-stress.pdf?sfvrsn=9845bc3a_2
    5. Physical Activity Guidelines for American. 2nd ed. U.S. Department of Health and Human Services; 2018.
    6. World Health Organizaton. Safe Ramadan practices in the context of the COVID-19.
    Read More
  • Amankah sebenarnya memakai transportasi umum selama pandemi terutama saat Lebaran yang sebentar lagi datang? Pertanyaan ini akan selalu ada dari Sahabat Sehat yang mungkin sampai hari ini masih belum mau lagi atau ragu menggunakan transportasi umum sejak Covid-19 melanda Indonesia. Hal ini disebabkan sifat virus tersebut yang mampu menular dengan mudah terutama di kerumunan, dan […]

    Tips Aman Menggunakan Transportasi Umum Selama Pandemi Saat Lebaran

    Amankah sebenarnya memakai transportasi umum selama pandemi terutama saat Lebaran yang sebentar lagi datang? Pertanyaan ini akan selalu ada dari Sahabat Sehat yang mungkin sampai hari ini masih belum mau lagi atau ragu menggunakan transportasi umum sejak Covid-19 melanda Indonesia.

    Hal ini disebabkan sifat virus tersebut yang mampu menular dengan mudah terutama di kerumunan, dan transportasi umum termasuk di antaranya.

    Di transportasi inilah terkadang kita tidak mengetahui orang yang menaikinya terkena virus atau tidak sama sekali. Pada akhirnya, ada Sahabat yang memilih menggunakan kendaraan pribadi.1

    transportasi umum selama pandemi

    Baca Juga: Mengapa Terjadi Covid-19 di Perkantoran Saat PSBB Transisi?

    Namun, bagaimana untuk mereka yang tidak mempunyai kendaraan pribadi? Tentu saja harus menggunakan transportasi umum sebagai satu-satunya jalan.

    Dalam hal ini pun pemerintah sudah mengupayakan beberapa hal, seperti menerapkan protokol kesehatan untuk ketersediaan layanan, mulai dari tempat pemberangkatan, baik selama perjalanan maupun di tempat kedatangan, dan melakukan integrasi antarmoda yang cepat sehingga membuat penumpang tidak perlu berlama-lama menunggu dan berpindah dari satu moda ke moda lainnya.1

    Untuk Sahabat Sehat yang harus menggunakan transportasi umum, Sahabat bisa melakukan beberapa tips di bawah ini supaya aman dan nyaman menggunakan transportasi umum yang ada.

    Tips Aman Menggunakan Transportasi Umum

    Pastikan Tubuh dalam Keadaan Sehat

    Tips pertama adalah tubuh harus selalu dalam keadaan sehat. Tubuh sehat yang didukung imun tubuh yang kuat merupakan kunci untuk bisa menangkal penyakit, termasuk Covid-19.

    Apabila Sobat mengalami gejala seperti demam, batuk, pusing, dan mual sebaiknya jangan menggunakan transportasi umum dan tetap di rumah.2

    Menggunakan Masker

    Penggunaan masker menjadi hal paling penting dalam menggunakan transportasi umum di masa pandemi. Hingga saat ini, masker bisa dibilang merupakan cara paling efektif untuk menangkal virus yang berasal dari droplet.

    Namun, gunakanlah masker medis atau kain, bukan masker buff atau scuba yang terbukti tidak efektif. Selain dengan masker, Sahabat juga bisa menggunakan face shield, namun penggunaannya harus dengan masker karena face shield saja kenyataannya juga tidak terbukti efektif.2

    Baca Juga: Jangan Sepelekan Masker dan Tips Nyaman Memakainya

    Mencuci Tangan atau Menggunakan Hand Sanitizer

    Mencuci tangan juga merupakan hal yang perlu dalam berkendara umum. Sobat bisa melakukannya sejak berangkat dari rumah atau di tempat-tempat transportasi umum, seperti di stasiun, bandara, dan terminal.

    Cucilah tangan dengan air yang mengalir selama 20 detik dengan sabun. Apabila di tempat-tempat tersebut tidak ada tempat cuci tangan, Sobat bisa menggunakan hand sanitizer yang praktis dibawa ke mana-mana.2

    Jangan Menyentuh Area Wajah

    Menyentuh area wajah yang terdapat mata, mulut, dan hidung akan mempermudah penyebaran virus, terutama setelah Sobat menyentuh permukaan benda-benda yang ada di transportasi umum tersebut.2

    Jangan Berbicara

    Hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan transportasi umum selama pandemi adalah jangan berbicara secara langsung atau tidak lansung melalui telepon genggam.

    Hal ini karena dapat menyebabkan droplet-droplet kecil keluar dan bertahan di udara selama 15 menit atau virus dapat menempel pada permukaan telepon genggam selama 5 hari.

    Hal ini perlu, mengingat tentu Sobat tidak akan mengetahui kondisi orang yang sedang mengajak atau diajak bicara; apakah OTG atau bukan.3

     Jaga Jarak

    Hal ini penting dan perlu dilakukan sebab Covid-19 berpotensi menular pada jarak yang berdekatan. Karena itu, jaga jarak selama 1-2 meter itu perlu. Apabila tidak ada jaga jarak sama sekali, Sobat hendaknya tidak perlu khawatir. Usahakan tetap memakai masker dan face shield, menjaga kebersihan, serta kekebalan tubuh yang kuat.2

    Baca Juga: Social Distancing, Pentingnya Jaga Jarak 5 Langkah

     Gunakan Transportasi dengan Penumpang Terbatas

    Menggunakan transportasi dengan penumpang terbatas juga perlu dilakukan bagi Sobat yang ingin aman dalam menggunakan transportasi umum. Karena itu, pilihlah transportasi yang sepi dan tidak ramai. Jangan lupa catat jadwal kedatangan transportasi yang diinginkan tersebut.

    Produk Terkait: Layanan Rapid Test-PCR Swab

    Itulah tips menggunakan transportasi umum selama pandemi saat Lebaran untuk silaturahmi atau bepergian ke tempat-tempat wisata lokal supaya Sahabat aman dan nyaman jika harus menggunakan transportasi umum karena tidak mempunyai kendaraan pribadi dan Sahabat ingin Lebaran tidak di rumah saja. Namun ada baiknya Sahabat Lebaran di rumah saja supaya dapat terhindar dari Covid-19.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai cara aman menggunakan transportasi umum saat Covid-19 dan produk-produk kesehatan yang berkaitan seperti PCR swab dan rapid test silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Anwar M. Corona Bikin Orang Takut Naik Angkutan Umum, Apa Solusinya? [Internet]. news. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/news/20200805124230-4-177559/corona-bikin-orang-takut-naik-angkutan-umum-apa-solusinya
    2. Mediatama G. Kenapa kita dilarang ngobrol saat naik transportasi umum selama pandemi corona? [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/kenapa-kita-dilarang-ngobrol-saat-naik-transportasi-umum-selama-pandemi-corona
    3. 7 Tips Naik Transportasi Umum di Tengah Pandemi Corona [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/citizen6/read/4295922/7-tips-naik-transportasi-umum-di-tengah-pandemi-corona
    Read More
  • Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melarang masyarakat agar tidak melakukan mudik lokal atau aglomerasi perkotaan, karena hal tersebut dapat berdampak pada peningkatan kasus Covid-19. Baca Juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo, pada Minggu 2 Mei 2021 dalam Rapat Virtual Penanganan Covid-19. Sebelumnya Satgas Covid-19 […]

    Satgas Covid-19: Dilarang Mudik Lokal, Cegah Peningkatan Kasus Covid-19

    Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melarang masyarakat agar tidak melakukan mudik lokal atau aglomerasi perkotaan, karena hal tersebut dapat berdampak pada peningkatan kasus Covid-19.

    dilarang mudik lokal

    Baca Juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang

    Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo, pada Minggu 2 Mei 2021 dalam Rapat Virtual Penanganan Covid-19.

    Sebelumnya Satgas Covid-19 telah mengeluarkan peraturan larangan mudik mulai tanggal 6-17 Mei 2021, namun tidak melarang mudik lokal.

    Berdasarkan sebuah survei yang ditampilkan dalam rapat koordinasi tersebut, terungkap bahwa sebanyak 7% atau 18,9 juta memutuskan untuk tetap melakukan mudik.

    Baca Juga: Tips Mengelola Stres Karena Dilarang Mudik Lebaran

    Berdasarkan hal ini, Satgas Covid-19 meminta kepada semua pihak untuk bekerja keras mengingatkan masyarakat perihal risiko peningkatan Covid-19 jika masyarakat tetap melaksanakan mudik.

    Adapun di Indonesia sendiri terdapat 8 wilayah aglomerasi perkotaan yang dilarang untuk melakukan mudik lokal, yaitu:

    • Jabodetabek
    • Mebidangro (Medan, Binjai, Deli Serang, Karo)
    • Bandung Raya
    • Solo Raya
    • Jogja Raya
    • Kedungsepur (Semarang dan sekitarnya)
    • Gerbangkertasusila (Surabaya dan sekitarnya)
    • Mamminasata(Makassar, Sungguminasa, Takalar, dan Maros)

    Sahabat Sehat, sesuai informasi dari Satgas Covid-19 yang melarang mudik lokal maka sebaiknya Sahabat Sehat berlebaran di rumah saja untuk melindungi keluarga dari Covid-19.

    Agar Sahabat Sehat tetap sehat di rumah, pastikan konsumsi makanan sehat, minum multivitamin serta lakukan pemeriksaan Covid-19.

    Baca Juga: 8 Tips Mudik Lebaran Bebas Stres

    Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. ID. 2021. Satgas Covid-19 Tegaskan Mudik Lokal Dilarang. [online] Available at: <https://www.inews.id/news/nasional/satgas-covid-19-tegaskan-mudik-lokal-dilarang/all> [Accessed 3 May 2021].

     

    Read More
  • Sahabat Sehat, larangan mudik 2021 telah diresmikan oleh pemerintah sesuai Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah. Dalam surat edaran tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menyatakan bahwa larangan mudik resmi dimulai dari tanggal 22 April hingga 24 Mei 2021. Baca Juga: Sah! Pemerintah Resmi Larang Mudik […]

    Larangan Mudik 2021 Makin Ketat! Ini Masa Berlaku Tes Covid-19

    Sahabat Sehat, larangan mudik 2021 telah diresmikan oleh pemerintah sesuai Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah.

    pemerintah memperketat larangan mudik 2021

    Dalam surat edaran tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menyatakan bahwa larangan mudik resmi dimulai dari tanggal 22 April hingga 24 Mei 2021.

    Baca Juga: Sah! Pemerintah Resmi Larang Mudik 6-17 Mei 2021

    Hal ini tentu berbeda dari surat edaran sebelumnya yang menyatakan larangan mudik dimulai dari 6-17 Mei 2021. Semakin diperketatnya larangan mudik tersebut, bertujuan untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19.

    Hasil Tes Covid-19 Maksimal 1×24 Jam

    Sahabat Sehat, dalam tambahan dari surat edaran tersebut telah di informasikan perihal syarat melakukan perjalanan dalam negeri baik melalui darat, laut, dan udara.

    Syarat paling utama adalah dengan menunjukkan hasil pemeriksaan Covid-19 seperti pemeriksaan swab PCR, rapid antigen, atau GeNose C19 yang dilakukan maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab Jabodetabek, List dan Biayanya

    Bagi Sahabat Sehat yang hendak melakukan perjalanan menggunakan kereta api dan bus, tidak diwajibkan mengisi e-HAC (Health Alert Card) Indonesia. Namun, Satgas Covid-19 di daerah akan melakukan pemeriksaan secara acak bagi pelaku perjalanan yang menggunakan bus.

    Sedangkan bagi Sahabat Sehat yang menggunakan kendaraan pribadi, diminta untuk tetap melakukan pemeriksaan Covid-19 dalam kurun waktu 1×24 jam sebelum keberangkatan ataupun melakukan pemeriksaan GeNose C19 di rest area. Bagi pelaku perjalanan berusia di bawah 5 tahun, tidak diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan Covid-19.

    Dalam tambahan surat edaran tersebut dicantumkan juga bahwa jika hasil pemeriksaan Covid-19 non reaktif, namun pelaku perjalanan menunjukkan gejala terinfeksi Covid-19 maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan dan wajib melakukan pemeriksaan swab PCR serta menjalani isolasi mandiri.

    Larangan perjalanan ini dikecualikan bagi angkutan logistik dan keperluan mendesak seperti kunjungan kepada keluarga yang sakit atau meninggal, dengan tetap menunjukkan bukti fisik seperti di aturan sebelumnya.

    Nah Sahabat Sehat, mari tetap sehat di rumah saja dan lindungi keluarga dengan tidak mudik di libur panjang kali ini untuk mencegah infeksi Covid-19. Jika Sahabat Sehat  ingin melakukan pemeriksaan Covid-19 atau bila Sahabat Sehat ada keluhan selama di rumah, silahkan berkonsultasi secara online dengan dokter 24 jam di Prosehat.

    Baca Juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang, Berikut Alasan dan Sanksinya

    Prosehat juga mempunyai layanan vaksinasi ke rumah, untuk memastikan Sahabat Sehat tetap sehat di rumah. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Indonesia C. Edaran Satgas: Pengetatan Mudik Mulai Hari Ini hingga 24 Mei [Internet]. nasional. 2021 [cited 23 April 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210422110110-20-633243/edaran-satgas-pengetatan-mudik-mulai-hari-ini-hingga-24-mei
    2. Media K. Pengetatan Syarat Perjalanan 22 April-24 Mei, Ini yang Harus Diketahui Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 23 April 2021]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2021/04/23/06141601/pengetatan-syarat-perjalanan-22-april-24-mei-ini-yang-harus-diketahui?page=all
    Read More
  • Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai diberitakan Atalia Praratya yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menderita Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri. Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19? Diperkirakan Atalia terinfeksi Covid-19 akibat berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta melakukan kegiatan buka puasa bersama di beberapa lokasi. Hal ini membuat masyarakat terkejut karena […]

    Sudah Dua Kali Divaksin, Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19?

    Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai diberitakan Atalia Praratya yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menderita Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri.

    istri Ridwan Kamil Positif Covid-19

    Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19?

    Diperkirakan Atalia terinfeksi Covid-19 akibat berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta melakukan kegiatan buka puasa bersama di beberapa lokasi.

    Hal ini membuat masyarakat terkejut karena menurut Ridwan Kamil, sang istri telah divaksin  Covid-19 sebanyak dua kali. Nah, Sahabat Sehat mungkin bertanya-tanya mengapa seseorang masih dapat terinfeksi Covid-19 meskipun sudah divaksin dua kali. Mari kita simak penjelasan berikut ini!

    Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa kemungkinan penularan virus Covid-19 tetap ada meskipun seseorang sebelumnya sudah pernah divaksin karena efikasi vaksin Covid-19 tidak mencapai 100%. Vaksin berperan agar Sahabat Sehat tidak mengalami gejala berat apabila nanti terinfeksi Covid-19.

    Baca Juga: Efikasi Vaksin Sinovac Mencapai 78% dalam Uji Coba Tahap Akhir di Brasil

    Siti Nadia Tarmizi menambahkan bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi penularan virus Covid-19 yaitu faktor manusia, virus Covid-19, dan faktor lingkungan. Apabila mobilisasi tetap tinggi selama masa pandemi,maka laju penularan Covid-19 semakin meningkat.

    Bagi Sahabat Sehat yang sudah divaksin disarankan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilisasi) sebab meskipun Sahabat Sehat telah divaksin, belum tentu tubuh menjadi kebal terhadap virus Covid-19.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Pastikan Sahabat Sehat tetap aman saat berkumpul dengan keluarga di rumah dengan melakukan pemeriksaan Covid-19 seperti swab PCR, rapid antigen serta lakukan vaksinasi flu di Prosehat yang memiliki layanan ke rumah. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Kata Ridwan Kamil, Istrinya Terpapar Covid-19 karena Sering Buka Puasa Bersama [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 22 April 2021]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2021/04/19/094044478/kata-ridwan-kamil-istrinya-terpapar-covid-19-karena-sering-buka-puasa
    2. Ikhsanudin A. Penjelasan Kemenkes Terkait Istri RK yang Positif Covid Meski Sudah Vaksin [Internet]. detiknews. 2021 [cited 22 April 2021]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5537434/penjelasan-kemenkes-terkait-istri-rk-yang-positif-covid-meski-sudah-vaksin
    Read More
Chat Asisten Maya
di Prosehat.com