Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ sayur”

  • Para perantau atau pekerja kantoran yang sibuk biasanya jarang atau malah tidak pernah memasukkan buah dan sayur dalam menu sehari-hari. Selain karena kesibukannya, kebanyakan orang juga tidak menyukai buah dan sayur karena rasanya yang tidak enak alias pahit. Padahal, buah dan sayur merupakan elemen penting sebagai bagian dari cara menangkal virus Corona. Jika kebiasaan ini […]

    Apa Saja Risiko Kurang Konsumsi Buah dan Sayur?

    Para perantau atau pekerja kantoran yang sibuk biasanya jarang atau malah tidak pernah memasukkan buah dan sayur dalam menu sehari-hari. Selain karena kesibukannya, kebanyakan orang juga tidak menyukai buah dan sayur karena rasanya yang tidak enak alias pahit. Padahal, buah dan sayur merupakan elemen penting sebagai bagian dari cara menangkal virus Corona. Jika kebiasaan ini dibiarkan terus-menerus akan berisiko buruk bagi kesehatan. Lalu apa sajakah risikonya jika kurang atau tidak sama sekali memakan buah dan sayuran yang kaya akan nutrisi tersebut? Yuk, Sobat Sehat, silakan disimak penjelasan di bawah ini ya…

    kurang konsumsi sayur dan buah, risiko kurang konsumsi sayur dan buah

    Baca Juga: Jenis Buah dan Sayur yang Baik untuk Nutrisi Otak Anak

    Tidak Lancar Buang Hajat

    Risiko pertama yang kemungkinan akan dihadapi adalah menjadi tidak lancar buang hajat alias sembelit. Mengapa bisa tidak lancar? Hal itu terjadi karena buah dan sayur mengandung serat yang berfungsi mencerna makanan terutama saat di usus. Serat ini bisa merangsang gerakan usus sehingga sisa-sisa makanan yang telah dicerna akan cepat dikeluarkan oleh tubuh. Selain itu, kemampuan serat dalam menyerap air juga bisa membuat sisa makanan lebih mudah dikeluarkan oleh tubuh. Apabila serat yang mempunyai fungsi demikian tidak ada, hal tersebut akan menghambat proses pencernaan dan menyebabkan jadwal buang air besar menjadi tidak teratur.

    Rentan Terkena Dehidrasi

    Kekurangan buah dan sayuran dalam menu sehari-hari juga bisa menyebabkan dampak lain selain sembelit, yaitu rentan mengalami dehidrasi. Buah dan sayuran seringkali memiliki kandungan air yang tinggi supaya Sobat tidak terlalu kembung dan menjadi tetap terhidrasi di siang hari. Apabila tidak mendapatkan cairan dari makanan seperti buah dan sayuran, maka kebutuhan cairan mungkin tidak akan cukup untuk tubuh. Hasilnya, beberapa efek dehidrasi seperti kelelahan, kencing berwarna kuning, dan kram otot akan sangat terasa.

    Berat Badan Meningkat

    Salah satu risiko kurang konsumsi buah dan sayur yang cukup terasa efeknya adalah adanya peningkatan pada berat badan. Mengapa itu bisa terjadi? Hal itu karena sebenarnya buah dan sayur merupakan sumber pangan yang tinggi serat dan air serta rendah kalori. Artinya, dengan mengonsumsinya akan memberikan rasa kenyang yang cukup lama tanpa memberikan kalori yang berlebihan.

    Baca Juga: Panduan Menu Masakan Sehari-hari Buat Keluarga dengan Gizi Seimbang

    Mengalami Kerapuhan Tulang

    Kerapuhan tulang atau osteoporosis biasanya dialami oleh mereka yang berusia 50-60 tahun ke atas. Namun siapa sangka jika ternyata osteoporosis bisa juga dialami oleh orang-orang di usia produktif karena kurangnya mengonsumsi sayur dan buah. Penyebabnya adalah kurangnya vitamin D dan kalsium dalam tubuh sebagai pembentuk dan penguat tulang. Jika Sobat tidak mau mengalami hal yang demikian, konsumsilah buah dan sayur terutama brokoli, jeruk, apel, tomat yang bisa membantu mencegah osteoporosis.

    Produk Terkait: Jual Produk Pencegah Osteoporosis

    Meningkatkan Risiko Kanker

    Kanker merupakan salah satu penyakit berbahaya, dan cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan mengonsumsi sayur dan buah. Antioksidan yang terkandung dalam sayur dan buah seperti vitamin E, vitamin C, dan karotenoid dapat mengurangi risiko kanker dengan melindungi sel-sel sehat dari radikal bebas. Karotenoid, termasuk beta-karoten, merupakan pigmen yang dapat ditemukan dalam sayuran berdaun gelap seperti bayam dan buah berwarna oranye tua seperti ubi jalar atau wortel. Kandungan ini dapat melindungi dari kerusakan sel dan dikaitkan dengan tingkat kanker yang lebih rendah.

    Rentan Terkena Penyakit Kronis

    Buah dan sayuran sangat padat nutrisi. Mengonsumsi keduanya secara teratur dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, stroke, dan Alzheimer. Menurut WHO dan FAO, kekurangan asupan sayur dan buah diperkirakan dapat menyebabkan kematian akibat kanker saluran cerna sebesar 14%, kematian akibat penyakit jantung koroner sebesar 11%, dan kematian akibat stroke sebesar 9%. Risiko diabetes juga meningkat. Karena itu, untuk mencegahnya sebaiknya Sobat Sehat mengonsumsi buah dan sayur yang juga bisa meningkatkan bakteri baik di dalam usus sehingga usus menjadi sehat, dan juga terhindar dari kanker usus besar.

    Kesehatan Jantung Terbebani

    Risiko lain yang akan Sobat hadapi karena kurang atau tidak sama sekali mengonsumsi sayuran adalah dapat membebani kesehatan jantung yang bisa berujung penyakit kardiovaskular. Buah dan sayuran mengandung nutrisi khusus yang dinamakan dengan fitokimia, yang dapat membantu mengurangi peradangan kronis di tubuh secara keseluruhan. Karena itu, perbanyak konsumsi sayur dan buah serta kurangi makanan yang tinggi natrium, makanan olahan, dan yang diberi gula tambahan yang dapat meningkatkan peradangan.

    Baca Juga: Penyakit Jantung pada Remaja, Penyebab hingga Pencegahan

    Sariawan dan Gusi Berdarah

    Dampak negatif kekurangan sayur dan buah dalam tubuh ternyata juga bisa menyebabkan sariawan dan gusi berdarah. Keduanya muncul karena kurangnya vitamin B, vitamin C, kalsium, dan magnesium. Supaya dapat mencegahnya, perbanyaklah konsumsi sayur dan buah seperti bayam, apel, pir, dan jeruk.

    Menurunkan Penglihatan

    Ternyata jika tidak kita memasukkan buah dan sayur ke dalam menu sehari-hari juga bisa menurunkan penglihatan, lho, Sobat Sehat! Mata kita bisa menjadi rabun atau bahkan katarak, dimana hal ini sungguh berbahaya jika dibiarkan. Supaya tidak menjadi seperti itu, jadi mulailah banyak mengonsumsi sayur yang kaya vitamin A untuk kesehatan mata seperti wortel.

    Risiko Terkena Depresi

    Berdasarkan sebuah studi, mengonsumsi buah dan sayur secara teratur kenyataannya dapat mencegah diri dari terkena depresi. Hal ini dikarenakan asam pantotenik dan vitamin B6 dalam sayur mampu membuat orang merasa bahagia dan terhindar dari depresi. Apabila kekurangan nutrien-nutrien tersebut, dapat dipastikan depresi akan mudah menyergap.

    Baca Juga: Stres dan Panik Hadapi Corona Justru Turunkan Imun Tubuh

    Kulit Menjadi Tidak Segar

    Ingin kulit terlihat selalu segar? Perbanyaklah konsumsi buah dan sayur karena keduanya mengandung antioksidan dan vitamin tinggi yang baik untuk kesehatan kulit. Selain menghidrasi tubuh, buah dan sayur punya manfaat yang baik untuk menghidrasi kulit sehingga terlihat tetap segar dan tidak kering.

    Mempengaruhi Kuku dan Rambut

    Ternyata kurang konsumsi sayur dan buah juga dapat mempengaruhi kuku dan rambut. Kuku akan menjadi rapuh, begitupun rambut menjadi kusam dan kering. Hal itu karena kurangnya antioksidan, vitamin A, vitamin E, biotin, zat besi, dan nutrisi lain yang sebenarnya semua itu terkandung di dalam buah dan sayur.

    Nah, Sobat Sehat itulah risiko kurang konsumsi buah dan sayur yang dapat dialami. Jadi, jangan menganggap remeh risiko-risiko tersebut ya, karena kedepannya bisa sangat mempengaruhi kondisi kesehatan. Dari sekarang mulailah perbanyak konsumsi sayur dan buah sebagai benteng alami mencegah serangan penyakit.

    Baca Juga: Pusing Kepala Berkurang Jika Anda Sering Mengonsumsi Sayur Buah Berikut

    Apabila Sobat Sehat menginginkan informasi lebih lanjut mengenai konsumsi buah dan sayur dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Abdi H. 6 Bahaya Kurang Makan Sayur dan Buah Bagi Kesehatan yang Perlu Diperhatikan [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 30 September 2020]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4047773/6-bahaya-kurang-makan-sayur-dan-buah-bagi-kesehatan-yang-perlu-diperhatikan
    2. Media K. 7 Bahaya Bagi Tubuh Jika Kurang Konsumsi Buah dan Sayur Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 30 September 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/09/30/103300068/7-bahaya-bagi-tubuh-jika-kurang-konsumsi-buah-dan-sayur?page=all
    3. Bobo 5. 5 Akibat Buruk Kalau Kita Tidak Suka Makan Sayur dan Buah – Bobo [Internet]. Bobo.grid.id. 2020 [cited 30 September 2020]. Available from: https://bobo.grid.id/read/08674240/5-akibat-buruk-kalau-kita-tidak-suka-makan-sayur-dan-buah
    4. [Internet]. Beritagar.id. 2020 [cited 30 September 2020]. Available from: https://beritagar.id/artikel/gaya-hidup/7-dampak-kurang-makan-buah-dan-sayur
    5. Terungkap! Ini Alasan Ilmiah Seseorang Tidak Suka Makan Sayur [Internet]. suara.com. 2020 [cited 30 September 2020]. Available from: https://www.suara.com/tekno/2019/12/06/083000/terungkap-ini-alasan-ilmiah-seseorang-tidak-suka-makan-sayur
    Read More
  • Menurut Dietary Guidelines for Americans pada tahun 2010, menyatakan bahwa mengonsumsi buah dan sayur-mayur dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis serta membantu menjaga menstabilkan berat badan. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hubungan antara menjaga berat badan agar tetap ideal dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan, ada baiknya kita membahas mengenai apakah yang dimaksud dengan berat badan […]

    Konsumsi Buah dan Sayur, Benarkah Dapat Menstabilkan Berat Badan?

    Menurut Dietary Guidelines for Americans pada tahun 2010, menyatakan bahwa mengonsumsi buah dan sayur-mayur dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis serta membantu menjaga menstabilkan berat badan. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hubungan antara menjaga berat badan agar tetap ideal dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan, ada baiknya kita membahas mengenai apakah yang dimaksud dengan berat badan ideal terlebih dahulu.

    Baca Juga: Apa Saja Risiko Kurang Konsumsi Buah dan Sayur?

    Berikut ini cara menghitung berat badan ideal, berat badan ideal didapat dari hasil perhitungan IMT (Indeks Masa Tubuh) yaitu berat badan (dalam kilogram) dibagi tinggi badan (dalam meter) dikuadratkan. Maka didapatkan hasil angka.

    Hasil angka yang didapat, dapat dilihat melalui tabel berat badan berikut:

    Postur tubuh orang Asia berbeda dari orang Amerika atau Eropa, sehingga kita menggunakan indeks menurut Asia Pasifik, sesuai dengan tabel di atas dikatakan berat badan ideal apabila hasil indeks masa tubuh 18,5 – 22,9 dan dikatakan berat badan berlebih bila indeks masa tubuh mencapai 23-24.9.

    Sebagian besar orang yang sedang berusaha untuk mengurangi berat badan, rata-rata mereka hanya fokus dengan membatasi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh serta meningkatkan aktivitas fisik seperti olahraga, tapi mereka lupa ternyata asupan sayur dan buah sangatlah penting memengaruhi kesuksesan diet. Sejumlah penelitian di Eropa menyatakan bahwa konsumsi sayur dan buah memengaruhi penurunan berat badan, selain itu dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

    Baca Juga: Yuk, Hitung Kalori Makanan Sehat Sahabat dengan Tepat

    Berat badan akan berkurang ketika asupan makanan lebih sedikit dari pada energi yang dikeluarkan. Australian Dietary Guidelines (ADG) tahun 2013 menyatakan bahwa konsumsi sayuran berhubungan dengan berkurangnya risiko kenaikan berat badan, dan Dietary Guideline of American tahun 2010 menemukan bahwa hubungan konsumsi sayur dan buah dalam menstabilkan berat badan memberi dampak jangka panjang untuk mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.

    Sebuah studi Universitas Alabama di Birmingham dan dipublish pada The American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa sayur dan buah-buahan dapat mengurangi berat badan, karena mengandung mikronutriens, antioksidan, serat yang baik bagi pencernaan, mengurangi rasa lapar karena memberikan efek kenyang lebih lama. Selain itu, sayur dan buah-buahan juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes dan kanker.

    Dari berbagai studi di atas yang menghubungkan antara konsumsi sayur dan buah yang membantu menstabilkan berat badan, dapat kita simpulkan:

    • Seseorang harus mengonsumsi makanan dengan kalori yang lebih kecil dibandingkan dengan energi yang dikeluarkan untuk menurunkan berat badan.
    • Seseorang tidak dapat membatasi makanan bila hanya diukur dengan asupan kalori yang masuk, karena biasanya masyarakat tidak mengetahui berapa jumlah kalori pada setiap makanan yang masuk. Hal yang paling berpengaruh dalam membatasi asupan makanan yaitu saat seseorang sudah merasa kenyang. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa seseorang yang mengonsumsi sayur dan buah akan merasa kenyang lebih lama dibandingkan yang tidak, sehingga asupan makanan dapat dibatasi bila perut dalam keadaan kenyang.
    • Sayur dan buah-buahan mengandung serat serta air yang mengandung rendah kalori.

    Kadang kala kita sering bingung untuk memilih buah apa dan sayuran apa yang baik untuk mengurangi berat badan dan lebih cenderung menghindari buah-buahan seperti pisang, jagung dan alpukat karena dianggap mengandung kalori lebih banyak dibandingkan dengan anggur. Sebagai contoh, Anda harus mengonsumsi apel ukuran kecil agar sama dengan kalori satu buah pisang, atau harus mengonsumsi 6 porsi bayam lebih banyak yang dicampur dengan jagung untuk mendapat kalori yang sama. Sedangkan alpukat, mempunyai kandungan lemak lebih banyak dibandingkan sayuran, tapi lemak yang terkandung dalam alpukat merupakan lemak baik yang bermanfaat bagi kesehatan jantung serta banyak mengandung vitamin E yang baik bagi tubuh, sehingga Anda tidak perlu menghindari asupan alpukat ketika mengonsumsi buah-buahan. Walaupun ada beberapa sayur atau buah yang mengandung tinggi kalori, Sobat tidak perlu menghindarinya karena setiap sayur dan buah-buahan mengandung vitamin, serta mikronutrien yang dibutuhkan tubuh. Bila dibandingkan dengan anggur yang mengandung kalori paling rendah, tidak ada penelitian yang mendukung bahwa anggur dapat membakar kalori dan menurunkan berat badan secara signifikan.

    Sejumlah penelitian menyatakan, dalam satu hari wajib mengonsumsi sayur dan buah minimal 80 gram, nah 80 gram dapat dianalogikan:

    • 1 apel, pisang, jeruk dan buah-buahan dengan ukuran yang sama
    • 2 plum, kiwi
    • ½ alpukat
    • 1 potong besar melon atau nanas
    • 3 sendok makan sayur, kacang-kacangan
    • 1 sendok makan raisins
    • 3 buah aprikot kering
    • 1 gelas anggur, chery dan berry
    • 1 mangkuk salad
    • 1 gelas kecil (150 ml) jus segar

    Selain dari mengonsumsi sayur dan buah-buahan, ada beberapa faktor yang dapat membantu menjaga berat badan agar tetap stabil, yaitu :

    1. Perbanyak aktivitas fisik

    Aktivitas fisik yang dapat dilakukan mulai dari olahraga ringan seperti jogging, jalan pagi, senam atau bersepeda. Lakukan olah raga selama minimal 30 menit selama 5 kali dalam seminggu. Selain membatasi makanan atau asupan tubuh, kita juga perlu membakar lemak atau kalori yang sudah masuk dalam tubuh dengan cara olahraga.

    Menurut jurnal medis, berikut ini adalah tabel waktu yang dibutuhkan untuk berolah raga:

    Menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh 150 menit/minggu
    Menghindari kenaikan berat badan 150-200 menit/minggu
    Menurunkan berat badan 225-420 menit/minggu
    Menjaga berat badan tetap ideal setelah berat badan turun 200-300 menit/minggu

    Tabel rekomendasi waktu untuk aktivitas fisik

    1. Perbanyak konsumsi air putih

    Membiasakan minum air putih dengan cukup membantu dalam mengalihkan rasa lapar, sehingga menghindari kita makan di luar jadwal makan utama.

    Menurut penelitian, meminum air putih dapat memberikan efek rasa kenyang, kebanyakan dari kita merasa bingung apakah yang kita rasakan haus ataukah lapar. Kadangkala kita langsung menyendok makanan atau makan camilan ketika kita merasa sedikit lapar. Cobalah untuk minum segelas air putih terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk ngemil atau menyendok makanan. Biasakan minum air putih minimal 2 liter atau 8 gelas per harinya ya.

    Berikut ini tabel yang menjelaskan kebutuhan air putih harian sesuai dengan berat badan per hari:

    Tabel kebutuhan asupan air putih per hari berdasar berat badan

    1. Istirahat yang cukup

    Istirahat secara teratur dan terjadwal, secara tidak langsung dapat membantu mengurangi berat badan karena semakin kita lama untuk beristirahat, maka dapat membuka peluang untuk kita mengonsumsi makanan ringan. Tubuh ternyata dapat memproduksi hormon yang membuat Anda nafsu makan (Hormon ghrelin) ketika tubuh dalam kondisi kurang tidur. Selain itu, proses metabolisme tubuh dalam memecah makanan dan cadangan lemak tubuh hanya dapat dilakukan ketika kita sedang dalam kondisi tidur, apabila kita kurang tidur maka proses metabolisme tubuh pun terhambat sehingga berat badan kita tidak kunjung menurun.

    Baca Juga: 10 Daftar Makanan Rendah Kalori yang Mampu Turunkan BB

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai  sayur dan buah beserta produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka

    1. Link R. Does Fruit Help You Lose Weight? [Internet]. Healthline. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: healthline.com/nutrition/fruit-and-weight-loss
    2. Kellow J. Fruit and Vegetables in a Weight Loss Diet [Internet]. Weightlossresources.co.uk. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: weightlossresources.co.uk/food/fruit-veg-lose-weight.htm
    3. Vegetables and Fruits [Internet]. The Nutrition Source. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: hsph.harvard.edu/nutritionsource/what-should-you-eat/vegetables-and-fruits/
    4. Bertoia M, Mukamal K, Cahill L, Hou T, Ludwig D, Mozaffarian D et al. Correction: Changes in Intake of Fruits and Vegetables and Weight Change in United States Men and Women Followed for Up to 24 Years: Analysis from Three Prospective Cohort Studies. PLOS Medicine [Internet]. 2016 [cited 3 October 1986];13(1):e1001956. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4578962/
    5. [Internet]. Cdc.gov. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: cdc.gov/nccdphp/dnpa/nutrition/pdf/rtp_practitioner_10_07.pdf
    6. Whigham L, Valentine A, Johnson L, Zhang Z, Atkinson R, Tanumihardjo S. Increased vegetable and fruit consumption during weight loss effort correlates with increased weight and fat loss. Nutrition & Diabetes [Internet]. 2012 [cited 3 October 2018];2(10):e48-e48. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3488810/
    Read More
  • Tumbuh kembang anak sangat perlu diperhatikan dan dipantau oleh sang ibu. Pertumbuhan dan nutrisi yang pas juga sangat perlu diperhatikan. Semua itu tidak jauh dengan pola makan yang diberikan orang tua pada anak. Setiap orang tua pasti akan memberikan nutrisi untuk tumbuh kembangnya serta untuk nutrisi otak. Banyak orangtua yang belum memperhatikan nutrisi manakah yang […]

    Jenis Buah dan Sayur yang Baik Untuk Nutrisi Otak Anak

    Tumbuh kembang anak sangat perlu diperhatikan dan dipantau oleh sang ibu. Pertumbuhan dan nutrisi yang pas juga sangat perlu diperhatikan. Semua itu tidak jauh dengan pola makan yang diberikan orang tua pada anak. Setiap orang tua pasti akan memberikan nutrisi untuk tumbuh kembangnya serta untuk nutrisi otak. Banyak orangtua yang belum memperhatikan nutrisi manakah yang baik, asal anak senang dituruti semuanya tanpa mempertimbangkan nutrisi dan gizi yang di peroleh untuk buah hati.

    Setiap anak memang mempunyai konsentrasi dan kemampuan kognitif sendiri-sendiri. tapi, apakah anda tau? Semua itu tidak lepas dari nutrisi yang diberikan ibu kepada anak. dengan mengonsumsi nutrisi yang baik untuk otak akan berdampak di kemampuan anak dan berguna untuk masa depannya nanti. Juga bisa dikatakan untuk membangun pondasi yang kuat. Salah seorang Ilmuwan mengatakan “ Nutrisi otak yang baik untuk anak mempunyai peran penting dalam membangun saraf otak dan menyempurnakan setiap struktur selnya”.

    Semua orang tua ingin anaknya memiliki potensi yang baik dalam hidupnya, dan itu ditanamkan mulai sejak dini. Makanan yang baik untuk nutrisi anak adalah makanan yang mengandung nutrisi yang baik untuk otak mereka.

    Jenis Nutrisi Yang Baik Untuk Otak Anak:

    1. Karbohidrat

    Shot Code C

    Semua orang tau bahwa karbohidrat sangat penting bagi tumbuh kembang anak. bukan hanya itu, karbohidrat juga bisa menjaga kesehatan syaraf anak dan memiliki peran yang sangat penting menjalankan otak anak. Namun, karbohidrat dengan jumlah yang banyak harus dihindari untuk menurunkan risiko kegemukan pada anak.

    2. Vitamin C

    Vitamin C juga mempunyai peran penting bagi otak anak. Kenapa Vitamin C sangat penting bagi otak anak? karena dengan vitamin C juga bisa melindungi anak dari segala penyakit yang bisa melumpuhkan otak anak dan vitamin C mempunyai peran penting dalam kemampuan mengingat dan daya pikirnya.

    3. Vitamin E

    Vitamin E dipercaya untuk meningkatkan kemampuan anak dalam hal pengembangan bahasa, pendengaran, daya lihat, daya dengar dan kemampuan otak yang bisa cepat tanggap dalam hal pembelajaran secara komplek

    4. Kolin

    Menurut para pakar neurotransmiliter nutrisi kolin mempunyai peran sangat penting bagi kognitif anak serta menajamkan daya ingat dan menurunkan risiko terkena alzheimer hingga penyakit syaraf lainnya yang dapat menyerang otak anak.

    5. Lemak (Lemak yang bisa diuraikan)

    Lemak juga memiliki peran penting dalam nutrisi dan perkembangan otak anak. jika akan mengonsumsi suplemen dangan kandungan asam lemak omega 3 dan omega 6 secara baik, otak anak semakin mampu dalam hal membaca. Lemak tak jenuh juga sangat percaya untuk remaja dalam meningkatkan kemampuan otaknya. Nutrisi lemak tersebut biasanya terdapat pada alpokat, kacang, biji-bijian dan minyak zaitun.

    6. Antosianin

    Mungkin anda baru saja mendengar kata tersebut. Antosianin merupakan pigmen buah yang berwarna ungu yang sangat berguna pada perkembangan otak anak. anda juga harus tau buah yang mengandung antosianin adalah blueberry dan anggur. Paling sering kita temui adalah buah anggur.

    7. Zeaxanthin

    Apa itu Zeaxanthin? Zeaxanthin adalah karetoneid atau pigmen pada tumbuhan yang mempunyai antiosidan. Zeaxanthin berguna untuk meningkatkan kecepatan dan mendukung memori untuk kinerja otak di bidang akademisnya.

    Anda pasti senang jika anak anda mempunyai kemampuan otak yang sehat serta berkembang dengan baik. banyak hal yang perlu anda lakukan dan yang terpenting adalah pola makan pada anak tersebut. Berilah anak anda makanan yang sehat serta nutrisi untuk menunjang otak anak. makanan apa saja yang harus dimakan oleh anak.

    Jenis Makanan Untuk Nutrisi Otak Anak

    • Telur

    Telur memiliki nutrisi protein yang tinggi dan bisa memicu perkembangan otak anak. Telur merupakan salah satu makanan favorit anak yang perlu anda coba pada anak anda. Bervariasilah dalam mengolah telur.

    • Tomat

    Tomat mempunyai beberapa kandungan vitamin yang berguna untuk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat pada anak. kandungan yangterdapat pada tomat adalah: vitamin A, vitamin C, serta lycopene. Anda bisa mengolah tomat dengan bahan lainnya yang menunjang nutrisi yang baik untuk otak anak. anda bisa membuat jus tomat untuk si kecil.

    • Sayuran Hijau (Bayam)

    Rata- rata seorang ibu selalu memberikan bayam untuk anaknya, kebiasaan itu adalah hal yang baik untuk memberi nutrisi pada anak. Bayam memiliki kandungan Vitamin E, Vitamin K dan asam folat untuk perkembangan otak . Sebuah penelitian mengatakan bahwa bayam dapat mencegah 40% penurunan psikologis pada anak. Mulailah memberi anak anda setengah mangkuk bayam karena di dalamnya terdapat 5 kali kadar vit K dan asam folat yang sangat dibutuhkan tubuh anak.

    • Ikan

    Ikan memiliki sumber protein tertinggi yang sangat dibutuhan untuk nutrisi otak anak. Ikan mengandung Omega 3 dan Omega 6 yang berguna untuk menajamkan daya ingat anak dan berguna untuk mental anak. Berikan si kecil olahan ikan yang paling dia sukai karena dengan cara itu anak anda mau memakan makanan tersebut.

    • Stroberi dan jeruk

    Stroberi dan jeruk juga mengandung Vitamin C yang sangat berguna untuk otaknya. Vitamin C bisa melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat menyerang otak. Berilah anak anda stroberi atau jeruk dan makanan pendukung lainnya yang angat berguna bagi otaknya.

    Makan makanan yang bisa menutrisi otak pada anak mampu membuat anak percaya diri di masa mendatang, karena otak yang sehat pada anak sangat berpengaruh dan dimulai dari sejak dini.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja