Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ sahur”

  • Saat Ramadan, sebagian besar orang akan mangalami perubahan pada pola tidurnya. Hal ini dikarenakan mereka harus bangun lebih awal untuk makan sahur sebagai persiapan menjalani ibadah puasa setiap harinya. Meskipun demikian, banyak di antara mereka yang memilih untuk kembali melanjutkan tidur setelah menyantap makan sahur karena rasa kantuk. Baca Juga: 5 Menu Sehat dan Praktis […]

    Sering Dianggap Sepele! Simak 7 Masalah Kesehatan Akibat Kebiasaan Tidur Setelah Makan Sahur

    Saat Ramadan, sebagian besar orang akan mangalami perubahan pada pola tidurnya. Hal ini dikarenakan mereka harus bangun lebih awal untuk makan sahur sebagai persiapan menjalani ibadah puasa setiap harinya.

    Meskipun demikian, banyak di antara mereka yang memilih untuk kembali melanjutkan tidur setelah menyantap makan sahur karena rasa kantuk.

    Baca Juga: 5 Menu Sehat dan Praktis Saat Telat Sahur

    Padahal kebiasaan tidur setelah makan dapat memicu gangguan pencernaan karena tubuh akan bekerja lebih keras dalam mencerna makanan.

    Lalu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk dapat kembali tidur setelah sahur?

    Apabila makanan yang dikonsumsi ketika sahur berupa karbohidrat, protein, dan sayuran, maka setidaknya membutuhkan waktu jeda sekitar tiga jam agar makanan dapat tercerna secara sempurna oleh lambung dan baru bisa kembali melanjutkan tidur.

    Untuk mengisi waktu jeda tersebut, lakukanlah ibadah subuh seperti mengaji dan salat, serta mencicil beberes rumah. Sebagai kompensasi karena kurang tidur di pagi hari, bisa juga ‘mencuri’ waktu tidur siang walau hanya sebentar.

    Nah, berikut ini 7 masalah kesehatan yang ditimbulkan akibat kebiasaan langsung tidur setelah makan yang dapat membahayakan tubuh, di antaranya:

    1. Refluks asam lambung atau GERD

    Refluks asam lambung atau biasa dikenal dengan GERD (Gastro-Esophageal Refluks Disease) merupakan suatu kondisi yang terjadi akibat tidak menutupnya katup antara lambung dan kerongkongan secara sempurna.

    Kondisi ini biasa disebabkan oleh efek gravitasi ketika posisi tubuh berbaring telentang atau miring setelah makan, sehingga menyebabkan makanan yang belum tercerna sepenuhya oleh lambung dapat mudah naik kembali ke kerongkongan.

    Hal ini akan semakin tidak nyaman apabila tidur usai makan berat, dapat dipastikan setelahnya akan terbangun dengan kondisi perut kembung. Jika kebiasaan ini terus dibiarkan dalam waktu lama akan memicu penyakit asam lambung.

    Produk Terkait: Jual Obat Lambung

    Gejala yang ditimbulkan GERD dapat beragam, misalnya seperti tenggorokan panas, bersendawa, mulut pahit, hingga dada terasa panas.

    Hal tersebut akan membuat rasa tidak nyaman saat berpuasa. Oleh karena itu, kondisi ini dapat dicegah dengan memberi jeda waktu kurang lebih tiga jam hingga makanan telah tercerna sempurna, kemudian baru bisa melanjutkan tidur.

    2. Kualitas tidur menurun

    Langsung tidur setelah santap sahur adalah kebiasaan yang tidak baik jika dilakukan secara terus menerus selama Ramadan, terutama jika saat sahur mengonsumsi makanan yang berlemak akan sangat berdampak pada kualitas tidur.

    Makanan yang tinggi lemak seperti olahan daging dan goreng-gorengan berminyak membutuhkan banyak waktu dalam proses mencernanya. Oleh karenanya, berilah jeda waktu yang lebih lama agar makanan tercerna dengan baik agar tidur tetap berkualitas.

    3. Kenaikan berat badan

    Sudah bukan lagi menjadi hal yang aneh bahwa kebiasaaan langsung tidur setelah makan dapat memicu penimbunan lemak pada tubuh.

    Sebuah penelitian juga mengatakan bahwa seseorang yang mempunyai riwayat keturunan keluarga gemuk atau obesitas, dan memiliki kebiasaan tidur setelah makan dapat meningatkan risiko kelebihan berat badan hingga 2x lipat.

    Baca Juga: 6 Cara Sehat Menurunkan Berat Badan dalam Waktu Sebulan

    Selain itu, seorang professor dari Missouri State University Jeremy Barnes mengungkapkan bahwa ketika tidur, seseorang akan mengalami peningkatan kadar hormon ghrelin.

    Efek dari peningkatan hormon ghrelin tersebutlah yang memicu perasaan lapar ketika bangun. Tidak heran, ketika Ramadan banyak orang yang justru mengalami kenaikan berat badan ketimbang menjadi kurus.

    4. Produksi asam lambung meningkat

    Peningkatan produksi asam lambung atau heartburn merupakan suatu kondisi dimana asam lambung yang diproduksi berlebihan menyebar dan naik ke kerongkongan dan dada.

    Pada prinsipnya, setiap kali makan, makanan akan melewati tenggorokan dan kemudian masuk ke dalam esofagus yang berfungsi untuk melumat serta menghantaran makanan ke dalam lambung. Setelah itu makanan akan diproses oleh lambung menjadi halus dan berbentuk pasta.

    Namun apabila proses cerna tidak sempuna, makanan yang masih kasar di dalam lambung dapat membuat dinding lambung menjadi iritasi dan nantinya bisa memicu penyakit asam lambung.

    Kondisi ini dapat menyebabkan sendawa dan munculnya rasa asam disekitar mulut. Tentu saja hal ini tidak baik bagi kesehatan jika dibiarkan dalam jangka waktu lama.

    Gejala lainnya yang dapat terjadi yakni rasa nyeri disekitar lambung atau perut kiri atas. Dapat juga berupa sensasi panas disasa. Bagi yang mudah merasa mulas atau sakit perut, sangat dianjurkan untuk menghindari kebiasaan tidur setelah makan.

    5. Sakit tenggorokan

    Selain Refluks, produksi asam lambung yang berlebih juga berpengaruh pada tenggorokan. Hal ini terjadi karena asam lambung yang berlebih dapat naik kekerongkongan sehingga mengiritasi lapisan sekitar, dan iritasi inilah yang memicu sakit tenggorokan, batuk kering, atau bahkan mengi.

    Saat tubuh dalam posisi tidur atau berbaring dengan kondisi perut penuh, katup diantara lambung dan kerongkongan tidak dapat menutup dengan sempurna.

    Produk Terkait: Jual Obat Sakit Tenggorokan

    Hal ini yang menyebabkan asam lambung dapat mudah naik hingga ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi panas terbakar pada tenggorokan.

    Selain itu sensasi panas ini tidak hanya dirasakan oleh tenggorokan tetapi juga dapat dirasakan hingga ke dada. Apabila kondisi ini terus dibiarkan akan semakin memperburuk peradangan yang ada.

    6. Sembelit

    Pada umumnya, lambung manusia akan mengalami proses pengosongan dalam kurun waktu dua hingga tiga jam setelah makan.

    Namun, dengan posisi tubuh yang berbaring atau tiduran akan menghambat proses pengosongan lambung tersebut. Apabila kondisi ini terus berulang dapat memicu sembelit atau sulit buang air besar.

    Produk Terkait: Jual Obat Sembelit

    Sebagai pencegahan, hindarilah konsumsi makanan yang tinggi lemak, kafein dan gula dalam menu sahur. Selain itu, mengonsumsi sayur dan aneka buah juga dapat memperlancar proses pencernaan.

    7. Stroke

    Bahaya tidur setelah makan sahur lainnya adalah dapat memicu gejala penyakit stroke. Stroke sendiri adalah penyakit berbahaya yang cukup ditakuti oleh banyak orang.

    Stroke terbagi menjadi dua jenis, yaitu stroke penyumbatan dan stroke pendarahan. Jenis stroke yang disebabkan oleh kebiasaan tidur setelah makan adalah stroke penyumbatan.

    Baca Juga: Penyakit-penyakit Kronis Akibat Kesehatan Gigi yang Buruk

    Pasalnya, saat tidur aliran darah yang mengalir ke otak harus tetap berjalan sesuai kebutuhan. Sehingga apabila lambung dan otak bekerja secara bersamaan dalam proses pencernaan makanan, maka suplai aliran darah akan terbagi-bagi.

    Tentunya apabila kondisi ini terulang dalam jangka panjang, akan sangat mempengaruhi otak akibat kekurangan oksigen sehingga dapat menyebabkan stroke. Oleh sebab itu, hindari kebiasaan tidur setelah makan mulai dari sekarang.

    Tips Tetap Sehat Selama Ramadan

    Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan agar tetap sehat selama Ramadan:

    1. Konsumsi makanan secukupnya

    Tidak hanya kebiasaan tidur setelah makan yang dapat memicu masalah kesehatan, namun mengkonsumsi terlalu banyak makanan nyatanya juga tidak baik bagi kesehatan tubuh selama Ramadan.

    Karena makan yang berlebihan saat berbuka hanya akan membuat tubuh anda lelah dan perut pun terasa begah sehingga dapat menggangu aktivitas.

    Jadi, konsumsilah makanan bergizi seimbang dengan karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah dengan porsi secukupnya. Serta pastikan mengkonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, dan gandum karena akan membuat lebih cepat kenyang dan memperlambat timbulnya rasa lapar.

    2. Tetap olahraga

    Walaupun sedang puasa, melakukan olahraga tetap harus dijalankan dengan rutin. Cukup melakukan olahraga ringan seperti yoga, stretching, ataupun jalan kaki mengelilingi kompek.

    Waktu yang dianjurkan untuk melakukan olahraga selama berpuasa yakni pada pagi hari setelah sahur atau 1-2 jam sebelum waktu berbuka.

    3. Pola tidur sehat

    Selama Ramadan, pola tidur pun tentu akan mengalami sedikit perubahan, yaitu bangun lebih pagi untuk mempersiapkan sebagai persiapan sahur dan tidur lebih lebih malam untuk memperbanyak ibadah.

    Oleh sebab itu, pastikan tetap memiliki istirahat yang cukup di siang hari. Selain mendapatkan pahala yang berlipat, menjalan puasa di bulan Ramadan juga memiliki manfaat baik bagi tubuh. Jadi, jangan lupa tetap konsumsi makanan sehat serta hindari kebiasaan tidur setelah sahur ya.

    Baca Juga: 10 Manfaat Puasa Ramadan yang Belum Kita Ketahui

    Jika ada yang perlu sahabat sehat tanyakan, langsung saja konsultasikan dengan  Dokter 24 Jam dari Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.


    Referensi

    1. Gaya hidup. 2021. 7 Bahaya Tidur setelah Sahur bagi Kesehatan. [online] Available at: <https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200424140306-255-496956/7-bahaya-tidur-setelah-sahur-bagi-kesehatan> [Accessed 28 April 2021].
    2. theAsianparent: Situs Parenting Terbaik di Indonesia. 2021. Sering tidur setelah sahur? Waspada 5 masalah kesehatan ini!. [online] Available at: <https://id.theasianparent.com/tidur-setelah-sahur> [Accessed 28 April 2021].
    3. University Hospitals Birmingham. 2021. University Hospitals Birmingham NHS Foundation Trust | How to stay healthy during Ramadan. [online] Available at: <https://hgs.uhb.nhs.uk/how-to-stay-healthy-during-ramadan/> [Accessed 28 April 2021].

     

     

    Read More
  • Sering melewatkan makan sahur karena telat bangun tidur? Jangan dibiasakan, ya Sahabat. Tubuh kita memang mampu menoleransi, walaupun tanpa makan dan minum seharian. Namun, tubuh kita sangat membutuhkan air untuk bertahan selama seharian penuh. Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Selama Puasa Bila kita melewatkan sahur, tidak ada cadangan cairan selama […]

    5 Menu Sehat dan Praktis Saat Telat Sahur

    Sering melewatkan makan sahur karena telat bangun tidur? Jangan dibiasakan, ya Sahabat. Tubuh kita memang mampu menoleransi, walaupun tanpa makan dan minum seharian. Namun, tubuh kita sangat membutuhkan air untuk bertahan selama seharian penuh.

    telat bangun

    Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Selama Puasa

    Bila kita melewatkan sahur, tidak ada cadangan cairan selama seharian penuh. Hal ini membuat tubuh kita akan mengalami kekurangan cairan dan memberi dampak pada aktifitas sehari-hari. Akibatnya, tubuh mudah lemas dan sulit fokus akibat tidak ada asupan nutrisi apapun.

    Pilihlah menu makanan yang mudah untuk mencegah tubuh lemas, meskipun terlambat bangun sahur. Berikut 5 menu sehat dan praktis yang pas saat telat sahur:

    1. Roti dan telur

    telur dan roti

    Roti dan telur menjadi salah satu menu yang sangat mudah dibuat. Serta kandungan gizinya bagus untuk aktifitas kita. Apa saja bahan-bahannya?

    • Lama Memasak : 5 Menit
    • Jumlah Porsi : 2 Orang

    Bahan-bahan :

    • 1 Buah Telur
    • 2 Buah Roti Tawar tau Roti Gandum
    • 1 Sdm Minyak Kanola
    • Garam Secukupnya

    Cara Membuat:

    1)  Panaskan minyak kanola sebagai pengganti minyak goreng biasa

    2)  Masukkan telur ke dalam wajan dan sedikit garam

    3)  Tunggu telur hingga matang, angkat dan tiriskan.

    4)  Saatnya memanggang roti menggunakan oven atau wajan. Tunggu hingga berubah warna.

    5)  Sajikan Telur ceplok dan roti selagi hangat

    Baca Juga: 8 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Saat Puasa

     

    2. Oatmeal Buah

    Menu sehat dan praktis lainnya yaitu oatmeal buah. Oatmeal merupakan makanan yang mengandung serat yang tinggi. Serat yang dimiliki oatmeal bersifat lama dicerna dalam tubuh. Jadi makanan ini cocok sekali dikonsumsi saat puasa. Bagaimana cara membuatnya?

    • Lama Memasak : 5-7 Menit
    • Jumlah Porsi : 1-2 orang

    Bahan-bahan:

    • ½ Cangkir (40 gr) Oatmeal Instan
    • ½ Cangkir  (120 mililiter) Air
    • Garam Secukupnya
    • Toping (Buah Kering atau kacang-kacangan) secukupnya

    Cara membuat :

    1)  Siapkan ½ cangkir atau setara 40 gram oatmeal instan ke dalam mangkuk

    2)  Tambahkan sedikit garam untuk menambah cita rasa pada oatmeal yang cenderung tawar

    3)  Didihkan air, tuang kedalam mangkuk yang telah terisi oatmeal sebanyak ½ Cangkir (120 militer)

    4)   Tunggu dua hingga tiga menit hingga oarmeal matang.

    5)   Jika terlalu kental, tambahkan air atau susu untuk mengencerkannya

    6)   Sajikan oatmeal dengan toping buah kering atau kacang-kacangan

    Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Kantuk Saat Ramadhan

    3. Salad Buah dengan yogurt

    Menu ini terbilang sangat mudah dibuat saat sahur. Selain itu menu ini cocok buat Sobat yang ingin berdiet. Berikut resep yang bisa Sobat ikuti:

    Lama Memasak : 3-4 Menit

    Jumlah Porsi : 1-2 orang

    Bahan-bahan:

    • 1 Buah Kiwi
    • 6 Buah Stroberi
    • 6 Butir Anggur
    • 1 Potong Semangka
    • 5 Buah tomat cherry
    • 1 Kotak yoghurt plain

    Cara Membuat

    1)  Cuci terlebih dahulu buah-buah yang akan di gunakan

    2)  Potong kecil dan taruh di dalam mangkuk

    3)  Masukan yoghurt dan tambahkan perasan jeruk lemon. Sajikan.

    Baca Juga: 10 Test Kesehatan Pranikah Untuk Anda dan Pasangan

     

    4. Pancake

    Pancake menjadi menu yang sering dipilih untuk sarapan. Bisa menjadi menu alternatif saat sahur bersama keluarga. Apa saja yang perlu disiapkan?

    • Lama Memasak : 15 Menit
    • Jumlah Porsi : 3-4 orang

    Bahan-bahan:

    • 250 gram Tepung terigu
    • 2 butir telur
    • 4 sdt margarin
    • 4 sdm gula putih
    • 1 gelas susu cair
    • 1 gelas air
    • ½ sdt baking powder

    Topping :

    • Madu
    • Buah-buahan (Strawberry atau pisang)

    Cara Membuat :

    1. Campurkan bahan-bahan dalam satu wadah (terigu, gula putih, telur, susu cair, baking powder dan margarin yang sudah dicairkan.
    2. Aduk semua bahan hingga tercampur dengan rata. Perhatikan adonan tidak terlalu cair ataupun menggumpal
    3. Tuangkan adonan menggunakan sendok sayur kedalam wajan yang sudah dipanaskan. Buatlah adonan berbentuk bulat dan sedikit tipis.
    4. Angkat adonan, jika kedua sisi telah matang. Lakukan tahap ketiga secara berulang hingga adonan habis.
    5. Sajikan pancake dengan madu  dan buah-buahan segar.

    Baca Juga: 6 Mitos dan Fakta Seputar Imunisasi

         

    5. Mie Goreng Ayam

    Mie goreng ayam menjadi menu terakhir yang pas disantap saat sahur. Membuat mie goreng ayam tidak membutuhkan waktu yang lama. Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu. Agar saat memasak di waktu sahur lebih cepat. Berikut tahap-tahapnya:

    • Lama Memasak : 25 Menit
    • Jumlah Porsi : 4-5 orang

    Bahan-bahan:

    • 3 sdm minyak jagung
    • ½ bawang bombay, cincang halus
    • 5 siung bawang putih, cincang halus
    • 4 butir bawang merah, cincang halus
    • 200 gr fillet dada ayam, iris
    • 100 gr kol, iris tipis
    • 100 gr sawi hijau
    • 2 sdm saus tiram
    • 1 sdm kecap manis
    • ¼ sdt garam
    • ½ sdt merica bubuk
    • 2 batang bawang daun, iris tipis
    • 200 gr Mie

    Cara Membuat:

    1)  Rebus air panas, masukkan mie hingga setengah empuk dan tiriskan

    2)  Panaskan minyak di wajan, tumis semua bawang hingga harum.

    3)  Masukkan daging ayam, aduk merata dan tunggu hingga setengah matang

    4)  Masukkan kol, sawi hijau dan cabai sesuai selera, tunggu hingga layu.

    5) Masukkan mie yang setengah empuk, bawang daun, saus tiram, kecap manis, garam dan merica bubuk. Aduk hingga merata, angkat dan sajikan selagi hangat.

    Agar tidak telat sahur, dapatkan produk makanan sehat berkualitas hanya di ProSehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    Detik Health. “Jangan Malas, Ini Akibatnya Jika Sering Tidak Sahur”. Diakses pada 7 Mei 2018
    Uli, Catherine M. “Manfaat Puasa Bagi Kesehatan”. Diakses pada 7 Mei 2018
    Corry, Vina. “Manfaat Berpuasa di Bulan Ramadhan”. Diakses pada 7 Mei 2018
    Limbong, Valentina. “Resep Mi Goreng Ayam Sayuran”. Diakses pada 7 Mei 2018

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja