Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ rapid test”

Showing 11–12 of 12 results

  • Infeksi virus COVID-19 saat ini masih berjalan hingga hampir tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Melihat penyebaran virus COVID-19 yang masih bertambah, maka pemerintah mulai melakukan rapid test di beberapa wilayah. Rapid Test dapat memberikan hasil dengan cepat dibandingkan dengan tes PCR. Apakah Rapid Test tersebut? Apakah Sobat perlu melakukan Rapid test dan bagaimana jika hasilnya positif […]

    Kenali Rapid Test dan Pembacaan Hasilnya

    Infeksi virus COVID-19 saat ini masih berjalan hingga hampir tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Melihat penyebaran virus COVID-19 yang masih bertambah, maka pemerintah mulai melakukan rapid test di beberapa wilayah. Rapid Test dapat memberikan hasil dengan cepat dibandingkan dengan tes PCR. Apakah Rapid Test tersebut? Apakah Sobat perlu melakukan Rapid test dan bagaimana jika hasilnya positif atau negatif?

    Baca Juga: Hal-hal yang Perlu Sobat Ketahui tentang Rapid Test

    Pengenalan Rapid Test

    Rapid Test atau secara lengkap disebut Rapid Diagnostic Test (RDT) merupakan sebuah pemeriksaan skrining awal untuk mendeteksi antigen atau antibodi (IgG, IgM) dalam tubuh terhadap virus COVID-19.2 Tipe RDT yang lebih sering dijumpai adalah yang mendeteksi antibodi. Antibodi diproduksi oleh respon tubuh terhadap sebuah infeksi, dalam kasus ini terbentuk antibodi terhadap virus COVID-19. Pembentukkan antibodi membutuhkan waktu sekitar beberapa hari hingga minggu dan dipengaruhi oleh faktor usia, status nutrisi, keparahan infeksi, dan obat-obatan yang mensupresi sistem imun.

    Tes ini dapat mendeteksi jika sudah terdapat antibodi terhadap COVID-19 di dalam tubuh Sobat. Waktu yang diperlukan untuk melakukan tes tersebut hanya sekitar 15 menit. Namun harus diingat kembali bahwa tujuan dari RDT adalah untuk skrining. RDT berbeda dari pemeriksaan yang dilakukan untuk mendiagnosis COVID-19, yaitu Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). RT-PCR merupakan pemeriksaan yang mendeteksi apakah terdapat virus COVID-19 di dalam tubuh Sobat dan merupakan gold standard untuk mendiagnosis pasien COVID-19.

    Produk Terkait: Rapid Test Covid-19

    Apakah Sobat perlu melakukan RDT?

    Menurut Kementerian Kesehatan RI, berikut adalah yang diprioritaskan untuk dilakukan RDT:4

    • Orang yang telah kontak dekat dengan pasien positif.
    • Tenaga kesehatan.

    Namun jika Sobat mengalami gejala COVID-19 seperti demam, sesak, dan batuk pastikan untuk memeriksakan diri Sobat ke dokter.

    Hasil dari RDT

    Setelah Sobat menjalani RDT, hasil yang dijumpai dapat berupa kualitatif, yaitu negatif atau positif.

    Hasil negatif menunjukkan saat ini didalam tubuh Sobat belum terdapat antibodi terhadap COVID-19. Hasil ini menunjukkan bahwa memang belum terdapat infeksi virus COVID-19 dalam tubuh Sobat. Namun Sobat perlu waspada karena hasil dapat menunjukkan negatif palsu, yang terjadi jika sudah terdapat infeksi namun antibodi yang diproduksi tubuh belum cukup untuk memberikan hasil positif atau terdapat faktor-faktor lain yang memengaruhi penurunan produksi antibodi tubuh seperti yang dijelaskan sebelumnya. Langkah selanjutnya yang harus Sobat lakukan adalah tetap waspada dan pantau diri Sobat selama 14 hari. Jika terdapat gejala COVID-19 seperti demam, sesak, dan batuk, pastikan untuk memeriksakan diri Sobat ke dokter secepatnya.

    Baca Juga: Kapan & Di Mana Bisa Rapid Test Mandiri?

    Hasil positif menunjukkan bahwa dalam tubuh Sobat terdapat antibodi terhadap COVID-19. Namun perlu diingat juga terdapat hasil positif palsu, yang terjadi karena terdapat antibodi terhadap tipe virus corona lain seperti yang menyebabkan flu biasa.2 Jika hasil RDT positif, Sobat perlu melakukan pemeriksaan RT-PCR untuk memastikan apakah terdapat virus COVID-19 di dalam tubuh Sobat.

    Selain hasil negatif atau positif, Sobat juga mungkin mendapatkan hasil berupa IgM dan IgG negatif atau positif. IgM merupakan antibodi tubuh yang diproduksi dalam jangka waktu cepat, yaitu beberapa hari hingga 1 minggu, sedangkan IgG merupakan antibodi tubuh memerlukan waktu sekitar 2-4 minggu dan dapat bertahan selama 6 bulan hingga beberapa tahun.5,6 Terdapat penelitian lain yang menunjukkan bahwa IgM dan IgG dapat timbul pada hari ke-4.

    Berikut tabel penjelasan lebih mudah mengenai hasil IgM dan IgG.

    IgM IgG Keterangan
    Tidak terdapat infeksi COVID-19 atau antibodi tidak terdeteksi
    + Terdapat infeksi COVID-19 akut
    + + Terdapat infeksi COVID-19 akut
    + Terdapat infeksi COVID-19 lampau

    Sebuah penelitian dilakukan untuk membandingkan hasil dari RDT dengan RT-PCR yang merupakan gold standard. Didapatkan RDT memiliki nilai sensitifitas 88,66% dan spesifisitas 90,63%.

    Selama pandemi COVID-19 ini berlangsung, pastikanlah Sobat tetap waspada. Lakukanlah social distancing dan gunakan masker, jagalah kebersihan tangan dan lakukan etika batuk. Bila Sobat mengalami gejala COVID-19 periksakanlah diri Sobat secepatnya ke dokter.

    Baca Juga: Seperti Inilah Cara Melepas Masker yang Benar

    Selain itu, bagi Sobat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    DAFTAR PUSTAKA

    1. COVID-19 situation reports. Who.int. 2020. Available from: https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/situation-reports
    2. Advice on the use of point-of-care immunodiagnostic tests for COVID-19. Who.int. 2020. Available from: https://www.who.int/news-room/commentaries/detail/advice-on-the-use-of-point-of-care-immunodiagnostic-tests-for-covid-19
    3. Li Z, Yi Y, Luo X, Xiong N, Liu Y, Li S et al. Development and Clinical Application of A Rapid IgM‐IgG Combined Antibody Test for SARS‐CoV‐2 Infection Diagnosis. Journal of Medical Virology. 2020;.
    4. Rapid Test Corona Diprioritaskan bagi Nakes dan Orang Kontak dengan Pasien Positif | Direktorat Jendral P2P. P2p.kemkes.go.id. 2020. Available from: http://p2p.kemkes.go.id/rapid-test-corona-diprioritaskan-bagi-nakes-dan-orang-kontak-dengan-pasien-positif/
    5. FAQs on Diagnostic Testing for SARS-CoV-2. U.S. Food and Drug Administration. 2020. Available from: https://www.fda.gov/medical-devices/emergency-situations-medical-devices/faqs-diagnostic-testing-sars-cov-2
    6. SARS-CoV-2 (Covid-19): Diagnosis by IgG/IgM Rapid Test Clinisciences. Clinisciences.com. 2020. Available from: https://www.clinisciences.com/es/leer/newsletter-26/sars-cov-2-covid-19-diagnosis-by-2264.html
    7. Xiang F, Wang X, He X, Peng Z, Yang B, Zhang J et al. Antibody Detection and Dynamic Characteristics in Patients with COVID-19. Clinical Infectious Diseases. 2020;.
    Read More
  • Sobat mungkin sudah sering membaca berita bahwa penyebaran infeksi virus corona melalui droplet penderita yang sudah positif terkena COVID-19 atau dari kontak, seperti salaman atau berada terlalu dekat dengan penderita (kontak fisik). Oleh karena itu, social distancing atau membatasi kontak dengan orang lain sangat penting untuk memutuskan penyebaran virus corona. Penyebaran infeksi virus corona di […]

    Kenali Apa dan Bagaimana Rapid Test Corona

    Sobat mungkin sudah sering membaca berita bahwa penyebaran infeksi virus corona melalui droplet penderita yang sudah positif terkena COVID-19 atau dari kontak, seperti salaman atau berada terlalu dekat dengan penderita (kontak fisik). Oleh karena itu, social distancing atau membatasi kontak dengan orang lain sangat penting untuk memutuskan penyebaran virus corona.

    Penyebaran infeksi virus corona di dunia sangatlah cepat dan sudah menjadi masalah dunia atau pandemi. Menurut data yang diambil dari WHO (World Health Organization), per tanggal 23 Maret 2020 telah tercatat kasus positif corona sebanyak 294.110 kasus, dengan kasus kematian yang disebabkan karena infeksi virus corona sebanyak 12.944 kasus yang tersebar di 186 negara di dunia. Sedangkan di Indonesia sendiri sudah terdeteksi sebanyak 579 kasus positif COVID-19, dengan kasus yang meninggal sebanyak 49 kasus dan kasus sembuh sebanyak 30 kasus.

    Tingginya kasus COVID-19 terurtama di Indonesia, membuat pemerintah menggalakkan salah satu upaya pendeteksi dini yang disebut rapid test corona. Sebetulnya apa yang dimaksud dengan rapid test dan apakah efektif untuk mendeteksi corona ?

    Rapid test merupakan salah satu cara atau pemeriksaan yang dapat dilakukan secara cepat untuk melihat suatu adanya infeksi di dalam tubuh manusia. Pada kasus ini, rapid test corona berarti alat yang digunakan sebagai pendeteksi diri secara cepat adanya infeksi corona di dalam tubuh seseorang. Pada kasus corona, cara kerja rapid test menggunakan metode pemeriksaan kadar antibodi (sistem imun tubuh) terhadap infeksi penyakit, dalam hal ini adalah IgM dan IgG yang diambil dari sampel darah.

    IgM atau immunoglobulin M dan IgG adalah immunoglobulin G, yang keduanya merupakan bentuk antibodi atau sistem imun yang ada di dalam tubuh, yang terbentuk apabila tubuh terjadi infeksi. Selain itu, IgG bertugas sebagai sel memori yang dapat mengingat infeksi bakteri yang pernah masuk sebelumnya. Sedangkan antibodi IgM merupakan pertanda bahwa kita sedang terinfeksi virus tertentu. Intinya, saat kita terinfeksi, IgM yang paling awal naik kemudian lambat laun akan menurun dan digantikan dengan IgG. Karena rapid test merupakan test secara kasar saja, apabila hasilnya positif, maka diperlukan pemeriksaan lebih spesifik yang dilakukan di laboratorium yang ditunjuk, yaitu pemeriksaan swap tenggorokan dan swap hidung. Namun, apabila hasilnya negatif, jangan berbesar hati terlebih dahulu, dalam test ini bisa saja terjadi false negative (artinya, seseorang sedang terinfeksi namun belum terdeteksi di dalam darah), sehingga tidak menutup kemungkinan masih dapat menularkan virus ke orang lain.

    Lalu, siapa saja yag memerlukan rapid test? Bapak Presiden RI, Joko Widodo menyarankan untuk melakukan rapid test masal bagi seluruh warga Indonesia. Namun, karena alat rapid test masih terbatas, maka yang didahulukan adalah para tenaga medis, pasien dengan gejala khas (demam, batuk, pilek dan sesak napas), adanya paparan atau kontak dengan para penderita yang telah di diagnosis COVID-19 atau mempunyai riwayat perjalanan ke luar negeri atau kontak dengan seseorang yang baru pulang dari luar negeri.

    Saat rapid test, pasien ditusuk dengan jarum pada salah satu jari tangannya kemudian diteteskan ke papan rapid test, lalu ditambahkan tetesan reagen kemudian ditunggu selama beberapa menit, lalu akan timbul garis. Pemeriksaannya terbilang sangat cepat dan mudah sehingga dapat dijadikan sebagai tes penyaring untuk mendeteksi infeksi virus corona namun bukan pemeriksaan acuan atau pegangan seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Menurut beberapa peneliti, rapid test menjadi kurang efektif bagi pasien dengan penyakit immunocompromized (gangguan penurunan sistem imun akibat penyakit kronis) seperti HIV karena kekebalan tubuhnya sedang mengalami gangguan. Untuk informasi kesehatan lainnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    DAFTAR PUSTAKA

    1. arcgis.com. 2020. Experience. [online] Available at: <https://experience.arcgis.com/experience/685d0ace521648f8a5beeeee1b9125cd> [Accessed 23 March 2020].
    2. Centers for Disease Control and Prevention. 2020. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). [online] Available at: <https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/lab/testing-laboratories.html> [Accessed 23 March 2020].
    3. Confirm BioSciences. 2020. Coronavirus (COVID-19) Instant Test Kit | Confirm Biosciences. [online] Available at: <https://www.confirmbiosciences.com/covid19-instant-coronavirus-test-kit/> [Accessed 23 March 2020].
    4. European Centre for Disease Prevention and Control. 2020. Rapid Risk Assessment: Novel Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Pandemic: Increased Transmission In The EU/EEA And The UK – Sixth Update. [online] Available at: <https://www.ecdc.europa.eu/en/publications-data/rapid-risk-assessment-novel-coronavirus-disease-2019-covid-19-pandemic-increased> [Accessed 23 March 2020].
    5. Rodriguez, A., O’Donnell, J. and Alltucker, K., 2020. How Can I Get Tested For Coronavirus? What You Should Know About Test Kits. [online] Usatoday.com. Available at: <https://www.usatoday.com/story/news/health/2020/03/06/coronavirus-test-kit-how-can-get-tested-us-covid-19-virus/4973697002/> [Accessed 23 March 2020].
    Read More

Showing 11–12 of 12 results

Chat Dokter 24 Jam