Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ ramadhan”

Showing 11–14 of 14 results

  • Olahraga Saat Puasa – Bulan puasa sering dijadikan alasan agar  kita malas bergerak. Justru sebaliknya, Anda seharusnya lebih rajin berolahraga agar tubuh tetap fit dan bugar. Asupan makanan biasanya akan  berkurang karena tidak makan dan minum seharian dan jika Anda tidak berolahraga tubuh akan semakin lemas. Hal ini tentunya akan berdampak pada pekerjaan Anda. Pilihlah […]

    8 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Saat Puasa

    Olahraga Saat Puasa – Bulan puasa sering dijadikan alasan agar  kita malas bergerak. Justru sebaliknya, Anda seharusnya lebih rajin berolahraga agar tubuh tetap fit dan bugar. Asupan makanan biasanya akan  berkurang karena tidak makan dan minum seharian dan jika Anda tidak berolahraga tubuh akan semakin lemas. Hal ini tentunya akan berdampak pada pekerjaan Anda.

    Pilihlah waktu dan jenis olahraga yang tepat, seperti berolahraga saat menjelang berbuka puasa selama 30-60 menit. Tujuannya agar cairan yang hilang cepat tergantikan setelah puasa seharian dan berolahraga. Selain itu, pilihlah jenis olahraga yang tepat saat puasa. Kalau biasanya Anda rutin berolahraga Muaythai atau angkat beban, kini pilihlah olahraga lain yang dapat dilakukan saat keadaan perut kosong.

    Yuk ketahui lebih lanjut 8 jenis olahraga yang pas dilakukan saat puasa. Agar tidak ada kata malas berolahraga saat puasa.

    1. Push up

    push up sehat

    Push up adalah olahraga yang sangat baik untuk meningkatkan kekuatan otot tubuh bisep maupun trisep. Olahraga ini dapat dilakukan dimana saja dan memiliki berbagai variasi yang bisa Anda coba. Lakukan gerakan push up sebanya 10 – 15 kali per 1 kali sesi.

    Baca Juga: Olahraga Ini Cocok Untuk Jantung Sehat

    1. Squat Jump

    Hampir sama dengan push up, squat jump juga olahraga yang dapat membentuk otot kita. Gerakan squat jump mudah dilakukan dengan posisi awal tubuh berdiri dengan kaki dibuka lebar. Letakkan tangan Anda di belakang kepala, lalu sedikit melompat dan mendarat dengan posisi setengah jongkok.

    Meskipun terlihat mudah, jangan sembarangan saat melakukan squat jump. Lakukanlah dengan hati-hati.  Hal ini untuk menghindari bahaya cedera. Lakukan 10-15 menit per 1 kali sesi.

    Baca Juga: 7 Olahraga Bakar Kalori Makan Siang

    1. Bench-dips

    bench dips

    Olahraga satu ini membutuhkan penyangga seperti bangku ataupun kotak. Letakkan telapak tangan Anda di bangku dan rentangkan kaki di depan Anda. Turunkan tubuh Anda hingga lengan atas sejajar dengan lantai. Lakukanlah Bench-dips selama 10-15 menit per 1 kali sesi.

    Baca Juga: 12 Cara Mengajarkan Anak Hidup Sehat

    1. Jogging

    Jogging merupakan latihan fisik yang paling efektif  untuk menurunkan berat badan Anda. Jogging dapat membakar kalori dibandingkan olahraga kardio lainnya. Lakukanlah jogging selama 2-5 menit per 1 kali sesi sebelum berbuka puasa.

    Baca Juga: Olahraga Aman Untuk Ibu Hamil

    1. Yoga

    Lagi malas keluar rumah, tapi tetap ingin berolahraga? Yoga jawabannya. Yoga adalah aktivitas olah tubuh serta pikiran yang berfokus pada kekuatan, fleksibilitas dan pernapasan yang bertujuan meningkatkan kualitas fisik dan mental. Luangkan waktu kurang lebih 20 menit untuk melakukan kegiatan ini.

    1. Senam

    Ingin olahraga yang lebih menantang? Cobalah berolahraga senam saat ramadhan. Senam merupakan cabang olahraga yang melibatkan banyak gerakan yang membutuhkan kekuatan, kecepatan serta keserasian gerakan fisik yang teratur.

    Baca Juga: 5 Persiapan Penting Sebelum Honemoon

    Selain gerakan, senam juga digunakan sebagai rekreasi, relaksasi hingga menenangkan pikiran. Umumnya senam dapat dilakukan dirumah ataupun tempat gym. Agar Anda tidak terlalu lelah berolahraga saat puasa, lakukan senam selama 20-30 menit.

    1. Pillates

    Sebagian orang melihat pillates dan yoga hampir sama. Namun, perbedaannya yoga lebih berfokus pada kekuatan, fleksibilitas dan pernapasan, sedangkan pillates lebih mengutamakan daya otot dan kekuatan daya tahan. Selain itu, dibutuhkan juga keselarasan postural yang tepat dalam menjalankan pillates. Lakukan pillates selama 20-30 menit sebelum berbuka puasa.

    Baca Juga: 7 Pose Yoga Cegah Osteoporosis

    1. Bersepeda

    bersepeda

    Ingin melakukan olahraga lainnya? Bersepeda bisa jadi pilihan Anda dan keluarga. Luangkan waktu minimal 30-40 menit setiap harinya. Goweslah sepeda dengan santai agar tenaga Anda tetap terjaga hingga waktu berbuka tiba.

    Selain berolahraga, menjaga asupan makanan juga penting baik di bulan Puasa maupun hari lainnya. Konsumsilah makanan sehat, yang bisa Anda dapatkan di ProSehat. Selain makanan sehat, di ProSehat juga ada vaksinasi kesehatan yang dapat membantu melindungi Anda dan keluarga. Hubungi Maya Asisten Kesehatan ProSehat melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 seputar vaksinasi dan produk lainnya. Jangan lupa juga untuk install aplikasi prosehat atau akses website www.prosehat.com.

    Referensi:

    1. TanyaDok. “Tetap Sehat dengan Olahraga Saat Puasa”.
    2. Sandjaja, Rianyta. “ Olahraga di Bulan Puasa, Kenapa Tidak?”.
    3. Greatist. “How to Do the Perfect Push-up”.
    4. Men’s Journal. “Exercise How To: Bench Dip”.
    5. Braverman, Jody. “How to Lose Weight Jogging for 20 Minutes”.
    6. Mayo Clinic. “Yoga: Fight stress and find serenity”.
    7. Mayo Clinic. “Pilates for beginners: Explore the core”.
    8. Bike to Work. “Tips Bersepeda saat Puasa”.

     

    Read More
  • Menu Praktis Telat Sahur – Sering melewatkan makan sahur karena telat bangun tidur? Jangan dibiasakan, ya Sobat. Tubuh kita memang mampu menoleransi, walaupun tanpa makan dan minum seharian. Namun, tubuh kita sangat membutuhkan air untuk bertahan selama seharian penuh. Bila kita melewatkan sahur, maka tidak ada cadangan cairan selama seharian penuh. Hal ini membuat tubuh […]

    5 Menu Sehat dan Praktis Saat Telat Sahur

    Menu Praktis Telat Sahur – Sering melewatkan makan sahur karena telat bangun tidur? Jangan dibiasakan, ya Sobat. Tubuh kita memang mampu menoleransi, walaupun tanpa makan dan minum seharian. Namun, tubuh kita sangat membutuhkan air untuk bertahan selama seharian penuh.

    Bila kita melewatkan sahur, maka tidak ada cadangan cairan selama seharian penuh. Hal ini membuat tubuh kita akan mengalami kekurangan cairan dan memberi dampak pada aktifitas sehari-hari. Akibatnya, tubuh mudah lemas dan sulit fokus akibat tidak ada asupan nutrisi apapun.

    Pilihlah menu makanan yang mudah untuk mencegah tubuh lemas, meskipun terlambat bangun sahur. Berikut 5 menu sehat dan praktis yang pas saat telat sahur:

    1. Roti dan telur

    telur dan roti

    Roti dan telur menjadi salah satu menu yang sangat mudah dibuat. Serta kandungan gizinya bagus untuk aktifitas kita. Apa saja bahan-bahannya?

    • Lama Memasak : 5 Menit
    • Jumlah Porsi : 2 Orang

    Bahan-bahan :

    • 1 Buah Telur
    • 2 Buah Roti Tawar tau Roti Gandum
    • 1 Sdm Minyak Kanola
    • Garam Secukupnya

    Cara Membuat:

    1)  Panaskan minyak kanola sebagai pengganti minyak goreng biasa

    2)  Masukkan telur ke dalam wajan dan sedikit garam

    3)  Tunggu telur hingga matang, angkat dan tiriskan.

    4)  Saatnya memanggang roti menggunakan oven atau wajan. Tunggu hingga berubah warna.

    5)  Sajikan Telur ceplok dan roti selagi hangat

    Baca Juga: 8 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Saat Puasa

    1. Oatmeal Buah

    Menu sehat dan praktis lainnya yaitu oatmeal buah. Oatmeal merupakan makanan yang mengandung serat yang tinggi. Serat yang dimiliki oatmeal bersifat lama dicerna dalam tubuh. Jadi makanan ini cocok sekali dikonsumsi saat puasa. Bagaimana cara membuatnya?

    • Lama Memasak : 5-7 Menit
    • Jumlah Porsi : 1-2 orang

    Bahan-bahan:

    • ½ Cangkir (40 gr) Oatmeal Instan
    • ½ Cangkir  (120 mililiter) Air
    • Garam Secukupnya
    • Toping (Buah Kering atau kacang-kacangan) secukupnya

    Cara membuat :

    1)  Siapkan ½ cangkir atau setara 40 gram oatmeal instan ke dalam mangkuk

    2)  Tambahkan sedikit garam untuk menambah cita rasa pada oatmeal yang cenderung tawar

    3)  Didihkan air, tuang kedalam mangkuk yang telah terisi oatmeal sebanyak ½ Cangkir (120 militer)

    4)   Tunggu dua hingga tiga menit hingga oarmeal matang.

    5)   Jika terlalu kental, tambahkan air atau susu untuk mengencerkannya

    6)   Sajikan oatmeal dengan toping buah kering atau kacang-kacangan

    Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Kantuk Saat Ramadhan

    1. Salad buah dengan yoghurt

    Menu ini terbilang sangat mudah dibuat saat sahur. Selain itu menu ini cocok buat Sobat yang ingin berdiet. Berikut resep yang bisa Sobat ikuti:

    Lama Memasak : 3-4 Menit

    Jumlah Porsi : 1-2 orang

    Bahan-bahan:

    • 1 Buah Kiwi
    • 6 Buah Stroberi
    • 6 Butir Anggur
    • 1 Potong Semangka
    • 5 Buah tomat cherry
    • 1 Kotak yoghurt plain

    Cara Membuat

    1)  Cuci terlebih dahulu buah-buah yang akan di gunakan

    2)  Potong kecil dan taruh di dalam mangkuk

    3)  Masukan yoghurt dan tambahkan perasan jeruk lemon. Sajikan.

    Baca Juga: 10 Test Kesehatan Pranikah Untuk Anda dan Pasangan

    1. Pancake

    Pancake menjadi menu yang sering dipilih untuk sarapan. Bisa menjadi menu alternatif saat sahur bersama keluarga. Apa saja yang perlu disiapkan?

    • Lama Memasak : 15 Menit
    • Jumlah Porsi : 3-4 orang

    Bahan-bahan:

    • 250 gram Tepung terigu
    • 2 butir telur
    • 4 sdt margarin
    • 4 sdm gula putih
    • 1 gelas susu cair
    • 1 gelas air
    • ½ sdt baking powder

    Topping :

    • Madu
    • Buah-buahan (Strawberry atau pisang)

    Cara Membuat :

    1. Campurkan bahan-bahan dalam satu wadah (terigu, gula putih, telur, susu cair, baking powder dan margarin yang sudah dicairkan.
    2. Aduk semua bahan hingga tercampur dengan rata. Perhatikan adonan tidak terlalu cair ataupun menggumpal
    3. Tuangkan adonan menggunakan sendok sayur kedalam wajan yang sudah dipanaskan. Buatlah adonan berbentuk bulat dan sedikit tipis.
    4. Angkat adonan, jika kedua sisi telah matang. Lakukan tahap ketiga secara berulang hingga adonan habis.
    5. Sajikan pancake dengan madu  dan buah-buahan segar.

    Baca Juga: 6 Mitos dan Fakta Seputar Imunisasi

          5. Mie Goreng Ayam

    Mie goreng ayam menjadi menu terakhir yang pas disantap saat sahur. Membuat mie goreng ayam tidak membutuhkan waktu yang lama. Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu. Agar saat memasak di waktu sahur lebih cepat. Berikut tahap-tahapnya:

    • Lama Memasak : 25 Menit
    • Jumlah Porsi : 4-5 orang

    Bahan-bahan:

    • 3 sdm minyak jagung
    • ½ bawang bombay, cincang halus
    • 5 siung bawang putih, cincang halus
    • 4 butir bawang merah, cincang halus
    • 200 gr fillet dada ayam, iris
    • 100 gr kol, iris tipis
    • 100 gr sawi hijau
    • 2 sdm saus tiram
    • 1 sdm kecap manis
    • ¼ sdt garam
    • ½ sdt merica bubuk
    • 2 batang bawang daun, iris tipis
    • 200 gr Mie

    Cara Membuat:

    1)  Rebus air panas, masukkan mie hingga setengah empuk dan tiriskan

    2)  Panaskan minyak di wajan, tumis semua bawang hingga harum.

    3)  Masukkan daging ayam, aduk merata dan tunggu hingga setengah matang

    4)  Masukkan kol, sawi hijau dan cabai sesuai selera, tunggu hingga layu.

    5) Masukkan mie yang setengah empuk, bawang daun, saus tiram, kecap manis, garam dan merica bubuk. Aduk hingga merata, angkat dan sajikan selagi hangat.

    Agar tidak telat sahur, dapatkan produk makanan sehat berkualitas hanya di ProSehat. Tidak hanya makanan sehat saja, dapatkan juga layanan vaksinasi dengan menghubungi Maya Asisten Kesehatan ProSehat melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800. Jangan lupa juga untuk install aplikasi prosehat atau akses website www.prosehat.com

     

    Referensi:

    Detik Health. “Jangan Malas, Ini Akibatnya Jika Sering Tidak Sahur”. Diakses pada 7 Mei 2018
    Uli, Catherine M. “Manfaat Puasa Bagi Kesehatan”. Diakses pada 7 Mei 2018
    Corry, Vina. “Manfaat Berpuasa di Bulan Ramadhan”. Diakses pada 7 Mei 2018
    Limbong, Valentina. “Resep Mi Goreng Ayam Sayuran”. Diakses pada 7 Mei 2018

    Read More
  • Mengajarkan Si Kecil Puasa – Puasa salah satu hal yang wajib dijalankan setiap umat muslim yang telah melewati masa kedewasaan. Puasa dapat diajarkan pada anak sejak dini sebelum memasuki usia akil baliq. Bagaimanakah mempersiapkan anak untuk berpuasa? Sebelum melanjutkannya, yuk kita ketahui terlebih dahulu manfaat dari berpuasa. Puasa merupakan kegiatan untuk  menahan lapar dan haus […]

    6 Tips Mengajarkan Si Kecil Puasa Pertama

    Mengajarkan Si Kecil Puasa – Puasa salah satu hal yang wajib dijalankan setiap umat muslim yang telah melewati masa kedewasaan. Puasa dapat diajarkan pada anak sejak dini sebelum memasuki usia akil baliq. Bagaimanakah mempersiapkan anak untuk berpuasa? Sebelum melanjutkannya, yuk kita ketahui terlebih dahulu manfaat dari berpuasa.

    Puasa merupakan kegiatan untuk  menahan lapar dan haus (tidak memasukkan sesuatu kedalam mulut) selama sehari sejak waktu imsak hingga adzan Magrib. Waktu berpuasa di Indonesia berlangsung 10 hingga 12 jam bergantung pada daerah tempat tinggal. Beberapa penelitian telah dilakukan bahwa puasa adalah salah satu cara memelihara tubuh kita agar tetap sehat. Saat kita berpuasa, metabolisme tubuh cenderung melambat, tetapi hasilnya akan lebih efisien.

    Puasa terbukti menurunkan tingkat stress secara oksidatif (ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas dan kemampuan tubuh untuk menetralkan atau mendetoksifikasi efek berbahaya melalui netralisasi antioksidan), meningkatkan sistem imun, mencegah penuaan dini dan sarana untuk anak-anak dalam mengendalikan diri serta meningkatkan kedisiplinan.

    Ada beberapa cara untuk mengajarkan si kecil puasa untuk pertama kalinya. Perhatikan kesiapan anak untuk menjalankan puasa dari pada menuntut si kecil dapat berpuasa sebulan penuh. Berikut tips yang bisa digunakan saat mengajarkan si kecil puasa:

    1. Ceritakan Makna Puasa  dan Pengalaman Kepada Si Kecil

    Sebelum si kecil memulai puasa pertamanya, berceritalah kepadanya tentang makna puasa terlebih dahulu. Si Kecil hendaknya mendengarkan secara singkat mengenai apa itu puasa, kenapa wajib dilakukan hingga apa saja yang membatalkan puasa.

    Sampaikan pesan dengan cerita yang menarik dan dapat dipadukan dengan pengalaman Bunda atau Ayah saat masih kecil, seperti bangun sahur, sholat tarawih bersama teman-teman dan nikmatnya berbuka puasa.

    Baca Juga: 7 Makanan Memicu Kolesterol

    1. Ajak Si Kecil Mencoba Berpuasa

    Setelah menjelaskan apa itu puasa, maka ajaklah si kecil mencoba berpuasa. Di puasa pertamanya, berikan pilihan kepadanya apakah ingin berpuasa penuh atau setengah hari?atau kalau perlu, mulailah percobaan puasa setengah hari. Mari kita berikan contoh, Si kecil makan saat jam 6 pagi dan coba untuk menahan haus dan lapar hingga jam 9 atau 12 siang. Setelah ia berhasil, maka Bunda dapat meningkatkan secara perlahan hingga waktu adzan magrib berkumandang.

    Baca Juga: 7 Tips Balita Tetap Tenang Saat Terbang

    1. Ciptakan Suasa Berpuasa yang Menyenangkan

    Agar si kecil merasa puasa hal yang menyenangkan, maka ciptakanlah suasana berpuasa yang menyenangkan seperti bercerita tentang para nabi, menyiapkan makanan sahur dan berbuka sesuai kesukaan mereka. Lakukanlah puasa dengan rasa gembira dan penuh syukur agar si kecil dapat menikmati sahur dan berbuka yang menyenangkan.

    Baca Juga: 10 Tips Usir Strees Pada Anak Saat Road Trip

    1. Beri Apresiasi Saat Si Kecil Berhasil Berpuasa

    Setelah si kecil berhasil menyelesaikan puasanya maka beri mereka apresiasi atas kesabaran dan usaha mereka. Berilah apresiasi dengan cara yang positif, seperti menggunakan kata-kata penyemangat. Jangan pernah menjajikan hadiah kepada si kecil. Ia akan bersemangat puasa kalau ada hadiah untuknya. Bukannya melakukan puasa karena hatinya. Jadi jangan dibiasakan ya Bunda.

    Baca Juga: Jangan Lewatkan Tahap Tumbuh Kembang Anak

    1. Alihkan Perhatian Si Kecil Saat Rewel

    Rewel menjadi kendala bagi orang tua saat mengenalkan dan melatih si kecil berpuasa. Rewel yang ia rasakan mungkin karena rasa haus dan lapar. Atasi hal ini dengan mengajak si kecil bermain dengan mainannya atau tidur siang agar ia lupa dengan rasa haus dan laparnya.

    Baca Juga: Tips Atasi Dehidrasi Pada Anak Saat Liburan

    1. Siapkan Makanan yang Tepat untuk Si Kecil

    Agar Si kecil lebih semangat menjalankan puasa, maka siapkanlah makanan-makanan yang tepat untuk si kecil. Bahan makanan yang wajib untuk menu si kecil yaitu makanan yang mengandung daging dan sayuran serta  buah-buahan untuk menyegarkan selama berpuasa seharian penuh. Tentu makanan sehat menjadi prioritas untuk si kecil.

    Selain itu siapkan juga cemilan untuk si kecil seperti  kue, susu kemasan dan madu. Semua produk tersebut bisa Bunda dapatkan di ProSehat. ProSehat aplikasi kesehatan indonesia yang dapat memenuhi kesehatan Bunda dan keluarga. Selain produk kesehatan, dapatkan layanan vaksinasi si kecil dengan menghubungi Maya Asisten Kesehatan ProSehat melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800. Jangan lupa juga untuk install aplikasi prosehat atau akses website www.prosehat.com

    Referensi:

    • IDAI. “Mempersiapkan Anak Berpuasa”. Diakses pada 4 Mei 2018Bottom of Form
    • Mandal, Ananya. “What is Oxidative Stress?”. Diakses pada 4 Mei 2018
    • Krisdianto,Dwi. “Melatih Anak Berpuasa? Inilah 6 Tips untuk Ayah Ibu”. Diakses pada 4 Mei 2018

     

    Read More
  • Kendala sebagian besar orang yang berpuasa  adalah gangguan lambung. Banyak yang sudah khawatir akan hal tersebut hingga tanpa mereka sadari stress yang dialami meningkatkan risiko terjadinya masalah lambung. Padahal dengan hanya mengingat prinsip puasa yang sebenarnya menyehatkan, mereka tidak perlu takut untuk berpuasa. Masih ragu untuk berpuasa dengan kondisi penyakit maag Anda? Ikuti 10 tips […]

    10 Tips Mengatasi Sakit Maag Saat Puasa

    Kendala sebagian besar orang yang berpuasa  adalah gangguan lambung. Banyak yang sudah khawatir akan hal tersebut hingga tanpa mereka sadari stress yang dialami meningkatkan risiko terjadinya masalah lambung. Padahal dengan hanya mengingat prinsip puasa yang sebenarnya menyehatkan, mereka tidak perlu takut untuk berpuasa. Masih ragu untuk berpuasa dengan kondisi penyakit maag Anda? Ikuti 10 tips mengatasi sakit maag berikut ini:

    1. Makanlah makanan yang mempunyai proses pembakaran yang lambat dalam tubuh, seperti karbohidrat kompleks, contohnya gandum, nasi merah, ubi, kacang-kacangan, dan sebagainya.
    1. Makanlah makanan yang berserat tinggi, seperti sayur (seperti kacang hijau, bayam, kacang polong), buah-buahan, dan sebagainya.

    Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Kantuk Saat Puasa

    1. Hindari makanan dan minuman yang banyak mengandung gas, antara lain minuman bersoda, teh, atau kopi.
    1. Hindari makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung seperti kopi, atau sari buah sitrus/jeruk.

    Baca Juga: 8 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Ketika Puasa

    1. Hindari makanan yang sulit dicerna. Hal ini menyebabkan peningkatan peregangan di lambung yang akhirnya dapat meningkatkan asam lambung, seperti makanan berlemak, kue tart, cokelat, dan keju.
    1. Hindari makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, yaitu makan yang mengandung cuka dan pedas, merica, dan bumbu yang merangsang. Dengan menghindari makanan tersebut, Anda dapat mengatasi sakit maag dengan baik.

    Baca Juga: 6 Cara Mengajarkan Si Kecil Puasa Pertama

    1. Hindari makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan, antara lain coklat, kue, makanan tinggi lemak, dan gorengan.
    1. Sebelum Anda berbuka minum segelas air terlebih dahulu, hal tersebut dapat mengurangi kadar asam lambung. Usahakan jangan minum pada saat makan, tunggulah kurang lebih 15 menit setelah selesai makan baru minum, dengan demikian makanan yang telah masuk dapat lebih mudah dicerna oleh lambung.
    1. Makanlah menu makanan yang tinggi akan protein, vitamin dan mineral. Daripada menggoreng lauk Anda belajarlah merebus/membuat sup lauk anda, lauk yang tinggi akan protein, vitamin dan mineral dapat membantu lambung Anda. contohnya seperti ayam tim, ikan tim, kandungan suplemen yang membantu bagi kesehatan anda dapat anda dapatkan dari supnya, yang dapat membantu kesehatan lambung.
    2. Hindari stress, lakukanlah kegiatan Anda sehari-sehari seperti biasa dan istirahat yang cukup. Kadar stres tinggi justru akan meningkatkan produksi asam lambung. Saat puasa Ramadhan ini, justru adalah waktu yang tepat untuk menjaga kadar stres dengan ketenangan beribadah.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks

    Jika 10 tips di atas tidak membantu mengatasi sakit maag, sebaiknya segera konsumsi obat pereda sakit maag menjelang imsak dan saat berbuka. Dengan begitu ibadah puasa Anda dapat berjalan tanpa hambatan sakit maag.

    Produk Terkait:

    1. Mylanta Suspensi 150 ml

    Produk ini dapat mengatasi sakit maag yang mungkin sedang Anda derita. Dan ketika bulan puasa tiba, kombinasi obat ini dapat Anda gunakan sebagai salah satu pengobatan rasa terbakar di  kerongkongan akibat peningkatan produksi asam lambung (GERD) yang biasa Anda alami ketika sakit maag Anda kambuh. Komposisi obat ini mengandung basa kuat yang dapat melawan asam lambung yang tidak lain adalah asam kuat. Minum obat ini sebelum imsak dan setelah berbuka untuk perlindungan lambung lebih optimal.

    Produk Terkait: Borobudur Kusmag Kapsul

    1. Polysilane Suspensi 180 ml

    Polysilane Suspensi 180 ml dapat meredakan rasa terbakar akibat asam lambung yang tinggi. Ketika berpuasa, kondisi lambung yang kosong memang riskan  teritasi oleh asam lambung yang merupakan asam kuat. Untuk itu diperlukan pengobatan berupa basa kuat untuk menetralisir serangan asam lambung tersebut. Dan jenis basa kuat merupakan komposisi utama dari Polysilane suspensi ini.

    Kamu bisa melihat berbagai obat maag yang tersedia untuk menjadi salah satu alternatif dalam mencegah dan mengobati sakit maag. Nikmati juga pengiriman free ongkir dan promo lainnya bersama prosehat.

    Read More

Showing 11–14 of 14 results

Chat Asisten ProSehat aja