Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ puasa”

Showing 31–39 of 39 results

  • Seminggu lagi bulan Ramadan tiba, dan umat Islam mulai menjalankan salah satu amalan suci yaitu dengan berpuasa. World Health Organization (WHO) selaku organisasi kesehatan dunia telah mengeluarkan pedoman untuk melaksanakan puasa di tengah masa pandemi Covid-19. Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Saat Puasa WHO menyarankan untuk tetap melakukan aktivitas fisik, […]

    Amankah Berpuasa Bagi Penderita Covid-19?

    Seminggu lagi bulan Ramadan tiba, dan umat Islam mulai menjalankan salah satu amalan suci yaitu dengan berpuasa. World Health Organization (WHO) selaku organisasi kesehatan dunia telah mengeluarkan pedoman untuk melaksanakan puasa di tengah masa pandemi Covid-19.

    berpuasa bagi penderita Covid-19

    Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Saat Puasa

    WHO menyarankan untuk tetap melakukan aktivitas fisik, menjaga asupan nutrisi, hindari merokok serta menjaga kesehatan mental, selama menjalankan puasa. Berpuasa disebut dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam menghadapi virus.

    WHO dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyatakan bahwa penderita Covid-19 dapat menjalani puasa selama memperhatikan ketentuan agama dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

    Apabila penderita Covid-19 merasa kesulitan untuk menjalankan puasa akibat penyakit yang sedang diderita maka yang bersangkutan diperbolehkan untuk tidak menjalankan puasa, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan namun puasa tetap harus diganti pada hari lain saat tubuh telah kembali pulih.

    Lalu bagaimana caranya supaya penderita Covid-19 bisa tetap menjalankan puasa selama bulan Ramadan? Yuk, Sahabat Sehat mari simak penjelasan di bawah ini!

    Hati-Hati Jika Memiliki Riwayat Komorbid

    Diketahui bahwa seseorang yang memiliki riwayat penyakit komorbid (riwayat penyakit penyerta sebelumnya) misalnya penyakit diabetes, karena menjadi lebih rentan terinfeksi Covid-19.

    Penderita diabetes tentu tidak boleh sembarangan ketika menjalankan puasa karena tidak makan dalam kurun waktu tertentu dapat menurunkan jumlah kadar gula darah.

    Kadar gula darah yang turun dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Karena itu, penderita diabetes harus memperhatikan kondisi tubuh terlebih dahulu jika ingin melaksanakan puasa dan konsultasikan lebih lanjut ke dokter.

    Konsumsi Buah & Sayur

    Agar sistem kekebalan tubuh tetap terjaga baik, penderita Covid 19 sebaiknya rajin mengkonsumsi buah dan sayuran serta makanan bernutrisi lainnya. Hindari konsumsi makanan bergas saat sahur dan buka puasa.

    Produk Terkait: Jual Vegeblend Adult

    Minum Air Putih Saat Buka & Sahur

    Selama berpuasa seseorang dapat kekurangan asupan cairan sehingga tubuh terasa lemas, pusing, dan bibir kering. Agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik, sebaiknya minum air putih yang cukup saat sahur maupun buka puasa dengan takaran 6-8 gelas per hari.

    Baca Juga: Si Kecil Mulai Puasa Setengah Hari, Apa Saja yang Perlu Ibu Ketahui?

    Beristirahat yang Cukup

    Kunci penting supaya Sahabat Sehat tetap dapat menjalankan puasa meski sedang menderita Covid-19, adalah dengan beristirahat yang cukup selama kurang lebih 8 jam sehari agar sistem kekebalan tubuh tetap baik untuk melawan virus Covid 19.

    Berhenti Merokok

    Penderita Covid-19 disarankan untuk berhenti merokok sebab merokok berpotensi menimbulkan rasa sesak, dan kandungan dalam rokok kurang baik bagi kesehatan tubuh.

    Bagaimana Jika Mengalami Demam Saat Berpuasa?

    Salah satu gejala yang dialami saat terinfeksi Covid-19 adalah demam. Apabila Sahabat tiba-tiba mengalami demam saat berpuasa, sebaiknya segera membatalkan puasa dengan minum air putih yang cukup serta minum obat penurun demam.

    Baca Juga: Siasati 8 Macam Penyakit Ini Saat Puasa

    Bagi Sahabat Sehat yang menginginkan informasi lebih lanjut mengenai puasa bagi penderita Covid-19, segera konsultasikan dengan dokter di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Wajibkah Pasien Covid-19 Puasa saat Bulan Ramadhan? Ini Kata WHO dan MUI [Internet]. KOMPAS.tv. 2021 [cited 5 April 2021]. Available from: https://www.kompas.tv/article/161115/wajibkah-pasien-covid-19-puasa-saat-bulan-ramadhan-ini-kata-who-dan-mui?page=all
    2. K N. 3 Tips Aman Jalani Puasa Jika Alami Gejala Ringan Corona [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 5 April 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4988783/3-tips-aman-jalani-puasa-jika-alami-gejala-ringan-corona
    3. 4 Tips Puasa Ramadan jika Alami Gejala Ringan Virus Corona COVID-19 [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 5 April 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/ramadan/read/4233700/4-tips-puasa-ramadan-jika-alami-gejala-ringan-virus-corona-covid-19
    4. Panduan WHO agar Aman Jalani Puasa Ramadan di Tengah Pandemi COVID-19 [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 5 April 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/ramadan/read/4237033/panduan-who-agar-aman-jalani-puasa-ramadan-di-tengah-pandemi-covid-19
    5. Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Boleh Berpuasa? Begini Penjelasannya ——— Artikel ini sudah Terbit di AyoJakarta.com, dengan Judul Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Boleh Berpuasa? Begini Penjelasannya, pada URL https://www.ayojakarta.com/read/2020/05/04/16877/pasien-covid-19-tanpa-gejala-boleh-berpuasa-begini-penjelasannya [Internet]. Ayo Jakarta. 2021 [cited 5 April 2021]. Available from: https://www.ayojakarta.com/read/2020/05/04/16877/pasien-covid-19-tanpa-gejala-boleh-berpuasa-begini-penjelasannya
    Read More
  • Puasa idealnya menjadi waktu Sobat untuk banyak melakukan ibadah dan meninggalkan kebiasan buruk. Terutama bagi para perokok aktif, puasa seharusnya bisa menjadi latihan untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut. Seperti diketahui, selain makan dan minum, merokok merupakan salah satu hal yang dinantikan oleh seorang perokok aktif saat berbuka puasa. Sehingga setelah berbuka, seringkali perokok akan segera […]

    Dampak Langsung Merokok Setelah Buka Puasa

    Puasa idealnya menjadi waktu Sobat untuk banyak melakukan ibadah dan meninggalkan kebiasan buruk. Terutama bagi para perokok aktif, puasa seharusnya bisa menjadi latihan untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut. Seperti diketahui, selain makan dan minum, merokok merupakan salah satu hal yang dinantikan oleh seorang perokok aktif saat berbuka puasa. Sehingga setelah berbuka, seringkali perokok akan segera menyalakan rokoknya. Padahal langsung merokok saat berbuka puasa sangat tidak disarankan, karena memiliki beragam dampak yang buruk bagi tubuh.

    dampak langsung merokok

    Baca Juga: Puasa Saat Pandemi, Benarkah Puasa Bisa Menurunkan Imun Tubuh?

    Rokok sendiri pada dasarnya menyebabkan beragam penyakit hampir ke seluruh organ tubuh. Penyakit yang sering ditimbulkan seperti kanker, penyakit kardiovaskular, stroke, penyakit paru obstruksi kronis termasuk emfisema dan bronkitis akut, diabetes, dan lainnya. Ketika berpuasa, kita tidak mengonsumsi makanan dan minuman sekitar 14 jam dan perut sedang berada dalam keadaan kosong. Sehingga saat kita berbuka puasa, sebaiknya dibuka dengan makanan-makanan yang bergizi dan mengandung zat antioksidan yang tinggi seperti sayur dan buah-buahan untuk mengganti energi yang hilang selama puasa. Namun kalau saat berbuka langsung merokok, berarti hal pertama yang masuk adalah zat-zat beracun seperti nikotin, tar, karbon monoksida, gas oksidan, benzene, dan lainnya. Bahan-bahan kimia ini akan lebih berbahaya jika masuk ke dalam tubuh saat keadaan perut sedang kosong. Berikut adalah bahaya langsung merokok setelah buka puasa:

    Baca Juga: Ingin Berhenti Merokok? Konsumsilah 6 Makanan Berikut Ini

    1. Nikotin yang masuk dalam waktu singkat dengan jumlah banyak berefek mual dan menimbulkan sakit kepala. Nikotin sendiri merupakan senyawa yang dapat menimbulkan adiksi, saat masuk ke dalam tubuh akan menstimulasi kerja kelenjar adrenal yang menghasilkan adrenalin. Peningkatan adrenalin dalam tubuh ini bersifat stimulan sehingga akan meningkatkan denyut jantung, nafas, dan tekanan darah. Secara tidak langsung, nikotin juga akan melepaskan hormon dopamin yang memengaruhi perasaan, gerakan, dan sensasi senang maupun nyeri. Peningkatan dopamin inilah yang seringkali menyebabkan adiksi pada seorang perokok sehingga bila seorang perokok menghentikan kebiasaan buruk ini secara tiba-tiba, maka akan muncul perasaan cemas, mudah marah, hingga depresi. Efek buruk dari nikotin dapat memengaruhi:
      • Sistem sirkulasi darah, yaitu peningkatan risiko pembekuan darah serta pembentukan plak yang dapat menyumbat pembuluh darah.
      • Sistem saraf pusat/otak, yaitu rasa sakit kepala, pusing, gangguan tidur, serta mimpi buruk.
      • Sistem pencernaan, yaitu rasa mual, muntah, mulut kering, gangguan pencernaan, rasa panas di dada, dan diare.
      • Sistem kardiovaskular/jantung, yaitu peningkatan denyut nadi, peningkatan tekanan darah, peningkatan risiko penyakit jantung koroner dan stroke.
    2. Karbon monoksida yang terdapat pada asap rokok akibat proses pembakaran adalah gas yang beracun, tidak berwarna, serta tidak berbau. Gas ini berbahaya karena bila terhirup oleh paru-paru dan masuk ke dalam tubuh, karbon monoksida akan berikatan dengan hemoglobin di sel darah merah dan terbawa dengan aliran darah kita. Karbon monoksida dapat mengikat hemoglobin darah 300 kali lebih kuat dan cepat dibanding oksigen. Hal ini mengakibatkan sel dalam tubuh Sobat bisa kekurangan oksigen, sehingga yang dirasakan adalah lelah dan pusing. Gas ini juga dapat menurunkan fungsi otot dan jantung, gejala yang dirasakan adalah peningkatan denyut nadi, kelemahan untuk melakukan olahraga, nyeri kepala, mual, muntah, dan pandangan yang buram. Kurangnya oksigen dalam darah juga akan menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk mendistribusikan darah yang mengandung sedikit oksigen ke seluruh tubuh, sehingga karbon monoksida dalam darah akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan peningkatan kadar kolesterol jahat dalam darah yang lama-kelamaan menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah arteri.

    Baca Juga: 8 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Saat Puasa

    Jadi, ingatlah bahaya langsung merokok saat buka puasa dalam keadaan perut kosong, zat-zat berbahaya yang ada dalam rokok akan masuk dalam darah dengan cepat. Selain itu, langsung merokok saat berbuka ini juga bisa memicu batuk akibat iritasi saluran pernafasan, karena tenggorokan yang masih dalam keadaan yang kering.

    Selain itu, bagi Sobat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Apa bahaya langsung merokok saat berbuka puasa? [Internet]. Direktorat P2PTM. Available from: http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-paru-kronik/apa-bahaya-langsung-merokok-saat-berbuka-puasa
    2. CDCTobaccoFree. Health Effects of Smoking and Tobacco Use [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2017 . Available from: https://www.cdc.gov/tobacco/basic_information/health_effects/index.htm
    3. What Chemicals Are In Cigarette Smoke? [Internet]. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/215420#3
    4. Nicotine: Facts, effects, and addiction [Internet]. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/240820
    5. How Carbon Monoxide Hurts Smokers [Internet]. Verywell Mind. Available from: https://www.verywellmind.com/carbon-monoxide-in-cigarette-smoke-2824730
    Read More
  • Bulan suci Ramadan tahun 2020 memang berbeda dari sebelumnya karena saat ini dunia juga sedang dilanda dengan pandemi akibat Coronavirus disease 2019 (COVID-19). Pada bulan Ramadan, merupakan suatu kewajiban bagi semua umat muslim yang sehat di seluruh dunia bangun pagi untuk melakukan sahur dan berbuka puasa atau iftar setelah matahari terbenam, puasa dilakukan dari fajar […]

    Puasa Saat Pandemi, Benarkah Puasa Bisa Menurunkan Imun Tubuh?

    Bulan suci Ramadan tahun 2020 memang berbeda dari sebelumnya karena saat ini dunia juga sedang dilanda dengan pandemi akibat Coronavirus disease 2019 (COVID-19). Pada bulan Ramadan, merupakan suatu kewajiban bagi semua umat muslim yang sehat di seluruh dunia bangun pagi untuk melakukan sahur dan berbuka puasa atau iftar setelah matahari terbenam, puasa dilakukan dari fajar hingga matahari terbenam.

    Sejauh ini, belum ada penelitian yang mendalami korelasi puasa dengan peningkatan risiko terinfeksi COVID-19. Anjuran dari the World Health Organization (WHO), puasa tetap boleh dilakukan oleh orang yang sehat dengan catatan tetap melakukan physical distancing dan selalu menjaga kebersihan tangan. Sedangkan, bagi pasien penderita COVID-19 sebaiknya tetap menanyakan ke dokter yang merawatnya untuk mempertimbangkan apakah kondisi pasien memungkinkan untuk melakukan puasa.

    Menurut penelitian, puasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya puasa Ramadan dapat meningkatkan kerja sistem imun, namun peningkatan ini hanya bersifat sementara dan dapat balik kembali ke kondisi awal bila sudah berhenti puasa. Selain meningkatkan kerja sistem imun, puasa juga dapat mengurangi risiko terjadinya kanker, obesitas, diabetes, dan sindrom metabolik.

    Hal yang dapat menurunkan kerja sistem imun tubuh adalah status gizi yang kurang maupun berlebih. Sehingga penting untuk tetap menjaga kebutuhan asupan nutrisi. Status gizi kurang dikaitkan dengan kondisi imunosupresi yaitu daya tahan tubuh yang kurang sehingga mudah terkena penyakit. Sedangkan, status gizi yang berlebih meningkatkan risiko terjadi inflamasi kronis yang akan mengganggu daya tahan tubuh juga.

    Berikut tips agar tubuh menjadi kuat dan sehat saat puasa di tengah pandemi akibat COVID-19:

    1. Makan makanan yang bernutrisi

    Pastikan Sobat mendapatkan kebutuhan nutrisi yang seimbang, mulai dari nutrisi makro seperti karbohidrat, protein, dan lemak, serta nutrisi mikro yaitu vitamin dan mineral. Secara umum, hindari gorengan dan makanan olahan yang tinggi lemak atau gula. Hindari juga makanan yang mengandung garam berlebih seperti sosis produk daging olahan, makanan ringan, dan saus siap saji (mayonais, saus tomat, mustard). Kebutuhan vitamin dan mineral juga tidak kalah pentingnya untuk menjaga kerja sistem imun tubuh yang banyak dapat ditemukan pada buah dan sayur-sayuran.

    1. Dapatkan hidrasi yang cukup

    Minumlah air yang cukup saat sahur dan berbuka. Air putih merupakan pilihan utama karena dapat memberikan hidrasi yang cukup untuk tubuh tanpa menambahkan kalori. Sebaiknya membatasi konsumsi minuman manis karena mengandung banyak gula, bila dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan berat badan. Selain dari minuman, hidrasi juga bisa didapatkan dari makanan yang mengandung kadar air tinggi seperti timun, tomat, pepaya, bayam, dan yang lainnya.

    1. Tetap mengikuti himbauan untuk mencegah penularan COVID-19

    Penularan COVID-19 terjadi melalui percik renik yang keluar saat penderita batuk dan bersin. Percikan ini bisa terkena pada permukaan benda maupun langsung ke orang lain. Seseorang dapat tertular bila memegang permukaan ini lalu memegang area mata, hidung, maupun mulut. Sehingga secara umum himbauan dari pemerintah adalah dengan rajin mencuci tangan dengan air dan sabun selama minimal 20 detik, mengetahui etika batuk dan bersin yang benar, serta melakukan physical dengan menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang lain, menghindari kontak fisik dengan orang lain dan mengganti sapaan, cukup dengan mengangguk atau melambaikan tangan saja, serta melarang aktivitas yang mengumpulkan orang dalam jumlah yang banyak, termasuk penutupan tempat ibadah.

    Selain itu, bagi Sobat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    DAFTAR PUSTAKA

     

    1. World Health Organizaton. Safe Ramadan practices in the context of the COVID-19.
    2. CDC. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2020. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/lab/index.html
    3. Intermittent fasting from dawn to sunset for 30 consecutive days is associated with anticancer proteomic signature and upregulates key regulatory proteins of glucose and lipid metabolism, circadian clock, DNA repair, cytoskeleton remodeling, immune system and cognitive function in healthy subjects. Journal of Proteomics. 2020 Apr 15;217:103645.
    4. Adawi M, Watad A, Brown S, Aazza K, Aazza H, Zouhir M, et al. Ramadan Fasting Exerts Immunomodulatory Effects: Insights from a Systematic Review. Front Immunol [Internet]. 2017;8. Available from: https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fimmu.2017.01144/full
    5. Alwarawrah Y, Kiernan K, MacIver NJ. Changes in Nutritional Status Impact Immune Cell Metabolism and Function. Front Immunol [Internet]. 2018 May 16;9. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5968375/
    6. Karacabey K. The Effect of Nutritional Elements on the Immune System. J Obes Wt Loss Ther [Internet]. 2012;02(09). Available from: https://www.omicsonline.org/open-access/the-effect-of-nutritional-elements-on-the-immune-system-2165-7904.1000152.php?aid=10186
    7. Tips Berpuasa Ramadhan di Saat Wabah Virus Corona | Fakultas Farmasi UGM [Internet]. 2020. Available from: https://farmasi.ugm.ac.id/id/tips-berpuasa-ramadhan-di-saat-wabah-virus-corona
    Read More
  • Rasa mengantuk biasanya dapat dihilangkan dengan  minum kopi atau makan camilan. Namun, cara ini nggak berlaku, ya saat ramadan, karena kita harus berpuasa dari subuh hingga magrib tiba. Baca Juga: 8 Tips Meningkatkan Semangat Work From Home Selama Bulan Ramadan Mengantuk saat puasa disebabkan oleh perubahan siklus tidur. Biasanya kita bangun saat subuh, tapi  saat […]

    8 Cara Mengatasi Kantuk Saat Berpuasa yang Efektif

    Rasa mengantuk biasanya dapat dihilangkan dengan  minum kopi atau makan camilan. Namun, cara ini nggak berlaku, ya saat ramadan, karena kita harus berpuasa dari subuh hingga magrib tiba.

    Baca Juga: 8 Tips Meningkatkan Semangat Work From Home Selama Bulan Ramadan

    Mengantuk saat puasa disebabkan oleh perubahan siklus tidur. Biasanya kita bangun saat subuh, tapi  saat Ramadan kita harus bangun lebih pagi untuk menyiapkan sahur. Mengatasi hal itu maka lakukan 8 cara berikut ini:

    1. Hindari Begadang

    begadang

    Menghindari begadang merupakan cara yang tepat agar tidak mengantuk saat siang hari. Tundalah untuk menonton tim bola kesayangan Anda yang sedang bertanding, agar anda tidak mengantuk pagi harinya.

    Hal ini disebabkan karena saat puasa, jam tidur kita akan berkurang menjadi 5-6 jam setiap harinya. Padahal kita disarankan untuk tidur selama 7-8 jam setiap harinya.

    Kurang tidur dapat menghilangkan konsentrasi saat beraktifitas, memperburuk kondisi kesehatan tubuh, kulit terlihat lebih tua, obesitas, stres meningkat dan mudah lupa.

    2. Gerakkan Tubuh

    Saat mengatuk melanda, bergeraklah untuk menguranginya. Lakukanlah gerakan ringan di depan layar komputer selama beberapa menit. Hal ini bertujuan untuk melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh. Selain itu bergerak dapat memenuhi pasokan oksigen ke otak.

    Beberapa gerakan yang bisa Anda ikuti yaitu Seated Backbend atau Desk Shoulder Opener. Gerakan seated backbend sangat mudah dilakukan, duduk secara tegak, ambil napas dalam-dalam dan renggangkan kedua tangan Anda ke atas, tahan selama 20 detik dan lepaskan.

    Sedangkan gerakan Desk Shoulder Opener tetap menggunakan kedua tangan, tapi tangan Anda ditaruh diatas meja. Lalu geser kursi Anda ke belakang dan jatuhkan kepala kearah lantai diantara lengan untuk meregangkan otot bahu yang kaku selama 15 detik.

    3. Cuci Mata Anda

    Menghadap  layar komputer selama seharian membuat mata terasa lelah dan membuat Anda mengantuk. Usahakanlah untuk mengganti pemandangan saat mengantuk. Alihkan pandangan dari layar komputer Anda selama 20 detik. Lakukan hal itu setiap 20 menit sekali, hal ini membuat mata dan pikiran lebih segar.

    Baca Juga: 11 Cara Memantau Kesehatan Mata Saat WFH

    4. Mendengar Musik

    Pekerjaan yang monoton memang membuat rasa mengantuk datang. Usir rasa ngantuk Anda dengan mendengarkan musik melalui headphone. Selain menghilangkan rasa mengantuk, mendengarkan musik dapat memberikan efek menenangkan, membangkitkan mood, meningkatkan sistem imun dan mengurangi tekanan darah.

    Menurut Daniel Levitin, neuroscientist kognitif dan penulis buku This is Your Brain on Music yang dilansir dari Vemale mengatakan, mendengarkan musik sambil bekerja akan menurunkan tingkat produktivitas kerja karena fokus yang terbagi.

    Disarankan mendengarkan musik selama 10-15 menit sebelum bekerja. Hal ini dapat membantu membangun mood Anda. Namun jika pekerjaan yang Anda terlihat monoton, maka Anda dapat mendengarkan musik sambil bekerja sebagai mood booster yang meningkatkan semangat dan suasana hati Anda.

    5. Tidur Sejenak

    Jika rasa mengantuk tidak tertahankan, maka manfaatkan waktu luang Anda untuk tidur sejenak. Atur tidur siang Anda dengan alarm selama 5-25 menit saja.

    Jika tidur terlalu lama akan menimbulkan sindrom metabolik yang ditandai dengan tekanan darah yang tinggi, kadar kolesterol tinggi, kadar gula darah meningkat serta muncul lemak berlebih sekitar pinggang. Anda juga dapat rentan mengalami penyakit jantung dan juga diabetes.

    6. Cari Sinar Matahari

    Penyebab dari mengantuk di tempat kerja dapat dipengaruhi oleh ruangan kerja yang sedikit gelap. Mengatasi hal itu, duduklah didekat jendela atau keluar sebentar untuk merasakan hangatnya sinar matahari saat kantuk menyerang.

    7. Mencuci Muka Anda

    cuci muka

    Mencuci muka menjadi salah satu cara untuk menghilangkan rasa mengantuk. Selain menghilangkan rasa mengantuk, manfaat cuci wajah sebanyak 2 kali sehari dapat menghilangkan kotoran dan menyegarkan wajah Anda. Gunakan air dingin yang dapat mengencangkan pori-pori dan mencegah partikel yang dapat membuat wajah Anda berkeriput.

    8. Berdiskusi dengan Rekan Kerja

    diskusi dengan teman kerja

    Cara selanjutnya untuk mengusir kantuk yaitu berdiskusi bersama rekan kerja. Berdiskusi dapat meningkatkan rasa saling menghagai dan mengurangi rasa canggung sesama rekan kerja. Selain itu akan banyak ide-ide baru yang bisa Anda dapatkan demi kemajuan bersama. Dibandingkan menahan rasa kantuk Anda.

    Itulah 8 cara untuk mengatasi mengantuk saat puasa. Selain itu mengonsumsi makanan sehat juga penting untuk kelancaran Puasa Anda.

    Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa

    Ingin konsultasi kesehatan selama berpuasa? Yuk, manfaatkan chat online 24 jam dengan para dokter di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi :

    1. Irawati, Sylvia. “Atasi Kantuk di Bulan Puasa”. Diakses pada 14 Mei 2018
    2. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. “Istirahat Cukup”. Diakses pada 14 Mei 2018
    3. Nordhem, Meredith. “5 Office Yoga Poses (That Won’t Freak Out Your Coworkers)”. Diakses pada 14 Mei 2018
    4. Bratskeir, Kate. “10 Ways To Wake Up Without a Cup of Coffee”. Diakses pada 14 Mei 2018
    5. Anindyakirana, Febi. “Jangan Dengarkan Musik Saat Kerja! Ini Alasan Ilmiahnya”. Diakses pada 14 Mei 2018
    6. Lestari, Ayu Puji. “5 Manfaat yang Kamu Dapatkan dari Mendengarkan Musik”. Diakses pada 14 Mei 2018
    7. Anna, Lusia K. “Tidur Siang Terlalu Lama”. Diakses pada 14 Mei 2018
    8. Atmasari, Rina. “Manfaat Cuci Muka 2 Kali Sehari”. Diakses pada14 Mei 2018
    9. Melani, Agustina. “8 Manfaat Menyapa Seseorang Saat Pagi hari”.
    Read More
  • Sobat pasti bersemangat dalam mempersiapkan segala kebutuhan menyambut hari yang fitri. Salah satunya adalah menyiapkan kue kering yang di sajikan untuk menyambut tamu di hari lebaran. Tapi ingat, Sobat, banyaknya kue kering di rumah belum tentu sehat, loh. Resep kue kering sering menggunakan bahan-bahan yang mengandung lemak tinggi serta gula yang banyak. Bagaimana cara membuat […]

    Tips dan Resep Buat Kue Kering yang Sehat

    Sobat pasti bersemangat dalam mempersiapkan segala kebutuhan menyambut hari yang fitri. Salah satunya adalah menyiapkan kue kering yang di sajikan untuk menyambut tamu di hari lebaran. Tapi ingat, Sobat, banyaknya kue kering di rumah belum tentu sehat, loh. Resep kue kering sering menggunakan bahan-bahan yang mengandung lemak tinggi serta gula yang banyak. Bagaimana cara membuat kue kering yang sehat untuk lebaran? Intip tips nya di bawah ini

    1. Gunakan Mentega Saat Membuat Kue

    butter

    Butter menjadi bahan yang sangat dibutuhkan saat membuat sebuah kue kering atau basah. Namun, butter memiliki lemak jenuh yang tinggi dibandingkan mentega atau margarine karena butter terbuat dari lemak hewan, sedangkan margarin terbuat dari lemak nabati yang dicampurkan dengan pengemulsi yang menghasilkan krim setengah padat.

    Baca Juga: Menu Sehat Penderita Diabetes

    Mentega memiliki sedikit lemak tak jenuh sehingga baik untuk kesehatan. Cara membedakan mentega dengan butter adalah mentega memiliki warna kuning terang dan tidak mudah meleleh pada suhu ruangan, serta rasa yang lebih asin dibandingkan butter. Sedangkan butter warnanya lebih pucat dan aroma nya seperti susu. Butter tidak dapat disimpan di luar ruangan terlalu lama karena mudah berubah rasa dan baunya.

    2. Tepung Gandum

    tepung gandum

    Tips selanjutnya yaitu campurkan sebagian atau ganti tepung yang Sahabat gunakan menggunakan tepung gandum atau oat. Gunakan tepung gandum atau oat yang dapat membuat kandungan kue kering Sahabat kaya akan serat hingga empat kali lipat di bandingkan tepung terigu biasa atau tepung serbaguna lainnya.

    Produk Terkait: Javara Gluten Free

    3. Penggunaan Garam

    Tahukah sahabat, sebagian kue yang dipanggang banyak mengandung sodium yang cukup tinggi. Penggunaan garam pada kue harus di batasi, gunakan ½ sendok teh garam (https://www.prosehat.com/produk/makanan-dan-minuman/javara-amed-bali-sea-salt-100gr) untuk 1 adonan kue. Sedangkan untuk Sahabat yang sedang diet garam, gunakan ¼ sendok teh garam untuk 1 adonan kue.

    Produk Terkait: Javara Garam Bawang Putih

    4. Coklat Hitam

    Saat Sahabat ingin membuat kue coklat, gunakanlah coklat hitam, bukan coklat yang telah di campurkan dengan susu. Hal ini disebabkan karena coklat hitam mengandung setidaknya 70 persen kakao, kaya akan antioksidan dan mengandung lebih sedikit kalori.

    Baca Juga: Makanan Pelancar Asi

    Setelah Sahabat mengetahui Tips membuat kue kering yang sehat. Yuk, sekarang kita buat kue kering sehatnya. Berikut resep yang bisa Sahabat coba di rumah.

    1. Kue Kering Kacang Tanah

    Bahan:

    Cara Membuatnya:

    • Haluskan kacang tanah terlebih dahulu dengan cara diblender atau ditumbuk
    • Campurkan semua bahan ke dalam wadah dan campur hingga merata kecuali kuning telur dan mentega
    • Simpan adonan yang sudah tercampur rata kedalam lemari pendingin selama 1 jam dan tutup wadah tersebut dengan kain atau plastik.
    • Setelah 1 jam penyimpanan, keluarkan adonan dari lemari pendingin. Diamkan sebentar sampai adonan menyesuaikan suhu ruangan.
    • Oleskan mentega pada oven
    • Tuang dan bentung adonan kue di loyang
    • Campurkan putih telur dengan mentega di mangkuk
    • Oleskan campuran putih telur dan mentega pada bagian atas adonan yang telah dibentuk di atas loyang
    • Masukkan loyang ke dalam oven. Pangganglahdengan suhu 175 derajat celcius selama 25 menit atau hingga matang atau berubah warna coklat keemasan
    • Kue kering kacang Sahabat siap disajika

    2. Banana Oatmeal Cookies

    Bahan:

    • Mentega 100 gr
    • Garam ¼ gr
    • Kuning Telur 2 butir
    • Pisang Ambon 275 gram / 3 buah
    • Havermut 50 gr, diblender
    • Tepung Gandum 150 gr
    • Susu Bubuk 20 gr
    • Cornflake 50 gr
    • Baking Powder ½ sdt
    • Coklat keping 50 gr
    • Mentega 50 gr

    Cara membuatnya:

    • Kocok margarin, garam, kuning telur kocok hingga rata. Masukkan pisang ambon yang sudah dihancurkan dan kocok lebih rata.
    • Tambahkan 50 gram havermut yang diblender, 20 gram susu bubuk dan 50 gram cornflake yang dihancur kasar lalu aduk rata. Tambahkan 150 gr tepung gandum dan baking powder dan aduk hingga rata.
    • Setelah semua adonan tercampur merata, sendokkan adonan ke atas loyang yang sudah diole tipis margarin. Sisipkan cokelat keping kecil disetiap adonan.
    • Masukkan cetakkan tersebut kedalam oven dengan api bawah bersuhu 130 derajat celcius selama 55 menit hingga matang.
    • Banana Oatmeal Cookies siap disajikan.

    Produk Terkait: Soyjoy Banana

    Bagaimana Sahabat? Mudahkan membuat kue kering yang sehat sebagai sajian kue lebaran. Susah mendapatkan produk makanan sehat untuk Sahabat dan keluarga? Akses www.prosehat.com atau install apikasi ProSehat untuk dapatkan produk makanan sehat. Selain makanan sehat, tersedia vaksinasi kesehatan ke rumah hanya di ProSehat. Info lebih lanjut mengenai makanan sehat hubungi segera Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    Kreasi Pondan. “5 Tips Membuat Kue Kering yang Sehat”.
    Resep Koki. “Apa bedanya ? margarin vs mentega (butter)”.
    Taya, Bethari. “4 Resep cara membuat kue kering sendiri di rumah yang mudah dan praktis”.
    Dina. “Resep Banana Oatmeal Cookies ini Cocok Jadi Alternatif Kue Kering Sehat Anda”.

    Read More
  • Mudik menjadi momen yang ditunggu-tunggu saat ramadhan. Bertemu dengan keluarga di kampung halaman menjadi hal yang tak terlupakan. Tapi Sahabat harus siap-siap nih,karena mudik akan mengeluarkan uang yang lebih banyak. Yuk, kita coba trik hemat mudik ala Backpacker agar keuangan kita tetap terkendali saat hari araya tiba. Apa saja trik-triknya? 1. Buatlah Rencana Anggaran Hal […]

    6 Trik Hemat Mudik Ala Backpacker

    Mudik menjadi momen yang ditunggu-tunggu saat ramadhan. Bertemu dengan keluarga di kampung halaman menjadi hal yang tak terlupakan. Tapi Sahabat harus siap-siap nih,karena mudik akan mengeluarkan uang yang lebih banyak.

    Yuk, kita coba trik hemat mudik ala Backpacker agar keuangan kita tetap terkendali saat hari araya tiba. Apa saja trik-triknya?

    1. Buatlah Rencana Anggaran

    Hal yang pertama yang harus Sahabat lakukan yaitu membuat rencana anggaran. Meskipun Sahabat mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR), tapi jangan sampai uang tersebut habis sia-sia. Sahabat harus lebih pintar membagi keuangan untuk tabungan, membayar tagihan, kebutuhan selama lebaran dan jangan sampai melewatkan membayar zakat.

    Baca Juga: 7 Lokasi Snorkeling di Jakarta yang Wajib Kamu Kunjungi

    2. Beli Tiket Jauh Hari

    Bila Sahabat memutuskan mudik menggunakan transportasi umum, beli lah tiket jauh hari. Cara ini yang biasa digunakan pada backpacker untuk menikmati liburannnya. Saat Sahabat memutuskan untuk mudik menggunakanan pesawat maka lebih baik membeli 30-35 sebelum lebaran.

    Umumnya harga tiket yang ditawarkan masih dalam harga normal terutama pada penerbangan domestik. Hal ini juga berlaku saat membeli tiket kereta api jauh hari sekitar 90 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Sahabat tidak perlu takut kehabisan uang dan kursi untuk kembali ke kampung halaman.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks

    3. Transportasi Selama di Kampung Halaman

    Saat lebaran, kita pasti akan mengunjungi rumah sanak saudara atau sahabat yang berada di kota yang sama.Biasanya niat itu akan terganjal karena Sahabat tidak memiliki kendaraan di kampung halaman. Jangan khawatir, manfaatkan kendaraan umum disana atau Sahabat dapat menyewa sepeda motor atau mobil selama lebaran. Meskipun harga sewanya akan lebih mahal tetapi akan membuat waktu Sahabat untuk bersilaturahmi lebih efisien.

    4. Bawa Uang Tunai

    Saat akan berpergian, ada baiknya membawa uang tunai dibandingkan menggunakan kartu debit atau kredit. Hal tersebut akan menyebabkan Sahabat lebih mudah mengontrol pengeluaran selama perjalanan. Menggunakan kartu debit atau kartu kredit akan menggoda kita untuk berbelanja di luar kebutuhan kita.

    5. Wisata Kuliner

    Pulang kampung rasanya tidak lengkap jika tidak mencicipi makanan khas daerah. Jangan sampai uang Sahabat habis begitu saja karena tidak tahan membeli semua makanan disana. Selain uang, pola makan kita menjadi berantakan karena makanan tersebut.

    Baca Juga: 10 Kuliner Khas Jakarta

    Batasilah pengeluaran Sahabat selama perjalananan dengan menghemat makan dan minum. Carilah makanan yang memiliki daftar harga yang pas dikantong atau mengatur makanan menjadi dua kali sehari saat menjelang siang dan malam.

    6. Penginapan Selama Mudik

    Bagi sahabat yang tidak memiliki kampung halaman tetap bisa menikmati liburan yang berkesan. Sahabat dapat menginap di hotel karena bisa menemukan kegiatan baru atau merasakan fasilitas hotel yang lengkap dengan harga yang terjangkau.

    Pilihlah juga hotel yang berdekatan dengan pusat kota dan akses transportasi yang mudah. Pastikan memilih hotel yang aman dan bersih untuk Sahabat dan keluarga. Melihat review hotel dari pengunjung lainnya bisa dijadikan bahan pertimbangan Sahabat sebelum memesan hotel.

    Agar lebaran Sahabat dan keluarga lebih nyaman, pastikan menjaga kondisi kendaraan dan tubuh Sahabat. Jangan lupa untuk membawa produk kesehatan untuk Sahabat dan keluarga selama perjalanan. Produk kesehatan bisa Sahabat dapatkan di ProSehat. Selain produk kesehatan, Sahabat bisa mendapatkan layanan vaksinasi ke rumah.

    Ingin lebih tahu mengenai layanan vaksinasi ke rumah? Segera hubungi Maya Asisten Kesehatan ProSehat melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau akses website www.prosehat.com. Jangan lupa install aplikasi ProSehat melalui Google Play atau App Store. Selamat Mudik Sahabat Sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:
    Kompas. Ika, Aprillia. “Kiat Jitu Mengelola THR dengan Baik”
    Okezone. Firdaus, Fahmi. “Mudik Hemat Bujet? Backpackeran Saja”.
    Traveloka. “Kiat Survive Backpacking dari 8 Travel Expert Indonesia”.
    Traveloka. “5 Alasan Menginap di Hotel Bikin Sisa Libur Lebaran Kamu Semakin Berkesan”.

    Read More
  • Mengajarkan Si Kecil Puasa – Puasa salah satu hal yang wajib dijalankan setiap umat muslim yang telah melewati masa kedewasaan. Puasa dapat diajarkan pada anak sejak dini sebelum memasuki usia akil baliq. Bagaimanakah mempersiapkan anak untuk berpuasa? Sebelum melanjutkannya, yuk kita ketahui terlebih dahulu manfaat dari berpuasa. Puasa merupakan kegiatan untuk  menahan lapar dan haus […]

    6 Tips Mengajarkan Si Kecil Puasa Pertama

    Mengajarkan Si Kecil Puasa – Puasa salah satu hal yang wajib dijalankan setiap umat muslim yang telah melewati masa kedewasaan. Puasa dapat diajarkan pada anak sejak dini sebelum memasuki usia akil baliq. Bagaimanakah mempersiapkan anak untuk berpuasa? Sebelum melanjutkannya, yuk kita ketahui terlebih dahulu manfaat dari berpuasa.

    Puasa merupakan kegiatan untuk  menahan lapar dan haus (tidak memasukkan sesuatu kedalam mulut) selama sehari sejak waktu imsak hingga adzan Magrib. Waktu berpuasa di Indonesia berlangsung 10 hingga 12 jam bergantung pada daerah tempat tinggal. Beberapa penelitian telah dilakukan bahwa puasa adalah salah satu cara memelihara tubuh kita agar tetap sehat. Saat kita berpuasa, metabolisme tubuh cenderung melambat, tetapi hasilnya akan lebih efisien.

    Puasa terbukti menurunkan tingkat stress secara oksidatif (ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas dan kemampuan tubuh untuk menetralkan atau mendetoksifikasi efek berbahaya melalui netralisasi antioksidan), meningkatkan sistem imun, mencegah penuaan dini dan sarana untuk anak-anak dalam mengendalikan diri serta meningkatkan kedisiplinan.

    Ada beberapa cara untuk mengajarkan si kecil puasa untuk pertama kalinya. Perhatikan kesiapan anak untuk menjalankan puasa dari pada menuntut si kecil dapat berpuasa sebulan penuh. Berikut tips yang bisa digunakan saat mengajarkan si kecil puasa:

    1. Ceritakan Makna Puasa  dan Pengalaman Kepada Si Kecil

    Sebelum si kecil memulai puasa pertamanya, berceritalah kepadanya tentang makna puasa terlebih dahulu. Si Kecil hendaknya mendengarkan secara singkat mengenai apa itu puasa, kenapa wajib dilakukan hingga apa saja yang membatalkan puasa.

    Sampaikan pesan dengan cerita yang menarik dan dapat dipadukan dengan pengalaman Bunda atau Ayah saat masih kecil, seperti bangun sahur, sholat tarawih bersama teman-teman dan nikmatnya berbuka puasa.

    Baca Juga: 7 Makanan Memicu Kolesterol

    1. Ajak Si Kecil Mencoba Berpuasa

    Setelah menjelaskan apa itu puasa, maka ajaklah si kecil mencoba berpuasa. Di puasa pertamanya, berikan pilihan kepadanya apakah ingin berpuasa penuh atau setengah hari?atau kalau perlu, mulailah percobaan puasa setengah hari. Mari kita berikan contoh, Si kecil makan saat jam 6 pagi dan coba untuk menahan haus dan lapar hingga jam 9 atau 12 siang. Setelah ia berhasil, maka Bunda dapat meningkatkan secara perlahan hingga waktu adzan magrib berkumandang.

    Baca Juga: 7 Tips Balita Tetap Tenang Saat Terbang

    1. Ciptakan Suasa Berpuasa yang Menyenangkan

    Agar si kecil merasa puasa hal yang menyenangkan, maka ciptakanlah suasana berpuasa yang menyenangkan seperti bercerita tentang para nabi, menyiapkan makanan sahur dan berbuka sesuai kesukaan mereka. Lakukanlah puasa dengan rasa gembira dan penuh syukur agar si kecil dapat menikmati sahur dan berbuka yang menyenangkan.

    Baca Juga: 10 Tips Usir Strees Pada Anak Saat Road Trip

    1. Beri Apresiasi Saat Si Kecil Berhasil Berpuasa

    Setelah si kecil berhasil menyelesaikan puasanya maka beri mereka apresiasi atas kesabaran dan usaha mereka. Berilah apresiasi dengan cara yang positif, seperti menggunakan kata-kata penyemangat. Jangan pernah menjajikan hadiah kepada si kecil. Ia akan bersemangat puasa kalau ada hadiah untuknya. Bukannya melakukan puasa karena hatinya. Jadi jangan dibiasakan ya Bunda.

    Baca Juga: Jangan Lewatkan Tahap Tumbuh Kembang Anak

    1. Alihkan Perhatian Si Kecil Saat Rewel

    Rewel menjadi kendala bagi orang tua saat mengenalkan dan melatih si kecil berpuasa. Rewel yang ia rasakan mungkin karena rasa haus dan lapar. Atasi hal ini dengan mengajak si kecil bermain dengan mainannya atau tidur siang agar ia lupa dengan rasa haus dan laparnya.

    Baca Juga: Tips Atasi Dehidrasi Pada Anak Saat Liburan

    1. Siapkan Makanan yang Tepat untuk Si Kecil

    Agar Si kecil lebih semangat menjalankan puasa, maka siapkanlah makanan-makanan yang tepat untuk si kecil. Bahan makanan yang wajib untuk menu si kecil yaitu makanan yang mengandung daging dan sayuran serta  buah-buahan untuk menyegarkan selama berpuasa seharian penuh. Tentu makanan sehat menjadi prioritas untuk si kecil.

    Selain itu siapkan juga cemilan untuk si kecil seperti  kue, susu kemasan dan madu. Semua produk tersebut bisa Bunda dapatkan di ProSehat. ProSehat aplikasi kesehatan indonesia yang dapat memenuhi kesehatan Bunda dan keluarga. Selain produk kesehatan, dapatkan layanan vaksinasi si kecil dengan menghubungi Maya Asisten Kesehatan ProSehat melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800. Jangan lupa juga untuk install aplikasi prosehat atau akses website www.prosehat.com

    Referensi:

    • IDAI. “Mempersiapkan Anak Berpuasa”. Diakses pada 4 Mei 2018Bottom of Form
    • Mandal, Ananya. “What is Oxidative Stress?”. Diakses pada 4 Mei 2018
    • Krisdianto,Dwi. “Melatih Anak Berpuasa? Inilah 6 Tips untuk Ayah Ibu”. Diakses pada 4 Mei 2018

     

    Read More
  • Lebaran di depan mata! Tips mudik lebaran ini mungkin berguna untuk melengkapi rencana yang sudah Anda persiapkan. Apakah Anda sekeluarga akan melakukan perjalanan panjang ke kampung halaman? Jika iya, perjalanan tahunan ini pastinya akan menjadi rutinitas yang menggembirakan sekaligus melelahkan. Perjalanan mungkin memakan waktu hingga berhari-hari, sakit kepala karena kemacetan dan tempat ramai mungkin terjadi, […]

    Ini Dia 8 Tips Mudik Lebaran Bebas Stres

    Lebaran di depan mata! Tips mudik lebaran ini mungkin berguna untuk melengkapi rencana yang sudah Anda persiapkan. Apakah Anda sekeluarga akan melakukan perjalanan panjang ke kampung halaman? Jika iya, perjalanan tahunan ini pastinya akan menjadi rutinitas yang menggembirakan sekaligus melelahkan. Perjalanan mungkin memakan waktu hingga berhari-hari, sakit kepala karena kemacetan dan tempat ramai mungkin terjadi, tetapi Anda sebaiknya tidak ‘tumbang’.

     

    Bagaimana caranya agar badan tetap fit selama mudik lebaran? Simak 8 tips mudik lebaran bebas stres ini:

    1.  Siapkan barang-barang yang akan dibawa dalam satu tempat sehingga tidak ada yang tertinggal dan mudah dibawa.

    Barang-barang yang berserakan dan tidak ditata dengan rapi akan membuat persiapan perjalanan mudik Anda merepotkan. Jadi jauh hari sebelum memulai perjalanan, ringkas di dalam satu tempat. Lebih baik lagi bila menyiapkan catatan barang yang akan dibawa sehingga ketika pulang Anda bisa mengecek kembali dan tidak ada yang tertinggal.

     

    1.  Apakah sudah cek ‘kesehatan’ mobil Anda? Atau sudahkah Anda siapkan tiket perjalanan?

    Anda pastinya tidak mau direpotkan oleh mobil yang rewel ketika dalam perjalanan. Selalu persiapkan ‘kesehatan’ mobil Anda dengan membawanya ke bengkel untuk diperiksa secara menyeluruh.

     

    1.  Bila Anda melakukan perjalanan selama masih berpuasa, jangan lupa membawa bekal makanan

    Sudah tidak sabar untuk bertemu keluarga besar di kampung halaman, akhirnya Anda memutuskan melakukan perjalanan saat masih berpuasa. Bila Anda masih ingin berpuasa selama perjalanan, maka sebaiknya Anda mengisi mobil dengan makanan minuman ringan untuk berjaga-jaga bila ternyata tidak ada rumah makan di sekitar.

     

    1.  Pastikan juga Anda sudah menyiapkan budget khusus untuk perjalanan panjang menuju kampung halaman ini

    Perjalanan panjang mudik lebaran ini tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sebaiknya Anda mendaftar biaya apa saja yang perlu dikeluarkan dan lebihkan sedikit untuk kebutuhan yang tak terduga. Namun, jangan terlalu berlebihan dalam membelanjakan uang Anda saat berlebaran ya Rekan sehat!

     

    1.  Jangan lupakan kesehatan Anda dan keluarga

    Cek kesehatan sebelum perjalanan bila perlu, terutama bila Anda atau anggota keluarga memiliki penyakit kronis seperti diabetes atau hipertensi. Pastikan obat rutin Anda masih cukup selama Anda melakukan perjalanan. Namun untuk berjaga-jaga, Anda dapat install aplikasi ProSehat atau simpan nomor ini 0811-18-16-800, sehingga Anda tidak perlu repot karena kami mengantar ke seluruh Indonesia. Kami juga menyediakan obat-obatan P3K, alat kesehatan ataupun suplemen untuk perjalanan Anda.

     

    1.  Perhatikan hal berikut bila Anda sering mual selama perjalanan
    • Ketahui apa yang menjadi pencetus mual Anda, biasanya berasal dari bau parfum mobil, mata lelah, pusing, kondisi jalan
    • Jangan melakukan hal yang membuat Anda tidak nyaman seperti duduk terlalu tegak atau membaca selama perjalanan
    • Bawa makanan atau minuman yang bisa mencegah rasa mual timbul kembali
    • Untuk berjaga-jaga sebaiknya siapkan obat anti mual

     

    1.  Bila Anda sedang hamil atau berpergian bersama anggota keluarga yang hamil, perhatikan hal berikut
    • Ikuti rute perjalanan yang sudah Anda ketahui sebelumnya tidak ada perbaikan atau jalan berlubang supaya mengurangi kontraksi pada perut ibu hamil
    • Untuk yang berpergian dengan pesawat, mintakan surat keterangan boleh terbang dari dokter berjaga-jaga bila ditanyakan oleh pihak maskapai
    • Siapkan compression stocking untuk perjalanan jarak jauh untuk hindari varises
    • Pastikan suplemen kehamilan tidak tertinggal karena vitamin yang terkandung di dalamnya dapat menguatkan kehamilan dan menjaga stamina ibu

     

    1.  Membawa si kecil? Jangan lupakan nutrisi dan kesehatannya selama perjalanan

    Siapkan buah-buahan atau vitamin anak tidak mudah sakit dan tetap ceria bermain bersama sepupunya di kampung halaman.

     

    Anda membutuhkan bantuan dokter untuk tanya jawab selama perjalanan mudik lebaran ini? Install Aplikasi ProSehat sekarang juga. Selain itu, kami tetap membuka layanan selama hari lebaran dan siap mengantarkan pesanan produk kesehatan Anda ke seluruh Indonesia.

     

    Referensi:

    1. https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/checklist-agar-mudik-anda-sukses
    2. https://www.tanyadok.com/berita/tips-mudik-aman-selama-hamil
    3. https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/16-tips-agar-mudik-tidak-mabuk
    Read More
  • Kendala sebagian besar orang yang berpuasa  adalah gangguan lambung. Banyak yang sudah khawatir akan hal tersebut hingga tanpa mereka sadari stress yang dialami meningkatkan risiko terjadinya masalah lambung. Padahal dengan hanya mengingat prinsip puasa yang sebenarnya menyehatkan, mereka tidak perlu takut untuk berpuasa. Masih ragu untuk berpuasa dengan kondisi penyakit maag Anda? Ikuti 10 tips […]

    10 Tips Mengatasi Sakit Maag Saat Puasa

    Kendala sebagian besar orang yang berpuasa  adalah gangguan lambung. Banyak yang sudah khawatir akan hal tersebut hingga tanpa mereka sadari stress yang dialami meningkatkan risiko terjadinya masalah lambung. Padahal dengan hanya mengingat prinsip puasa yang sebenarnya menyehatkan, mereka tidak perlu takut untuk berpuasa. Masih ragu untuk berpuasa dengan kondisi penyakit maag Anda?

    Ikuti 10 tips mengatasi sakit maag berikut ini:

    1. Makanlah makanan yang mempunyai proses pembakaran yang lambat dalam tubuh, seperti karbohidrat kompleks, contohnya gandum, nasi merah, ubi, kacang-kacangan, dan sebagainya.
    1. Makanlah makanan yang berserat tinggi, seperti sayur (seperti kacang hijau, bayam, kacang polong), buah-buahan, dan sebagainya.

    Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Kantuk Saat Puasa

    1. Hindari makanan dan minuman yang banyak mengandung gas, antara lain minuman bersoda, teh, atau kopi.
    1. Hindari makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung seperti kopi, atau sari buah sitrus/jeruk.

    Baca Juga: 8 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Ketika Puasa

    1. Hindari makanan yang sulit dicerna. Hal ini menyebabkan peningkatan peregangan di lambung yang akhirnya dapat meningkatkan asam lambung, seperti makanan berlemak, kue tart, cokelat, dan keju.
    1. Hindari makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, yaitu makan yang mengandung cuka dan pedas, merica, dan bumbu yang merangsang. Dengan menghindari makanan tersebut, Anda dapat mengatasi sakit maag dengan baik.

    Baca Juga: 6 Cara Mengajarkan Si Kecil Puasa Pertama

    1. Hindari makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan, antara lain coklat, kue, makanan tinggi lemak, dan gorengan.
    1. Sebelum Anda berbuka minum segelas air terlebih dahulu, hal tersebut dapat mengurangi kadar asam lambung. Usahakan jangan minum pada saat makan, tunggulah kurang lebih 15 menit setelah selesai makan baru minum, dengan demikian makanan yang telah masuk dapat lebih mudah dicerna oleh lambung.
    1. Makanlah menu makanan yang tinggi akan protein, vitamin dan mineral. Daripada menggoreng lauk Anda belajarlah merebus/membuat sup lauk anda, lauk yang tinggi akan protein, vitamin dan mineral dapat membantu lambung Anda. contohnya seperti ayam tim, ikan tim, kandungan suplemen yang membantu bagi kesehatan anda dapat anda dapatkan dari supnya, yang dapat membantu kesehatan lambung.
    2. Hindari stress, lakukanlah kegiatan Anda sehari-sehari seperti biasa dan istirahat yang cukup. Kadar stres tinggi justru akan meningkatkan produksi asam lambung. Saat puasa Ramadhan ini, justru adalah waktu yang tepat untuk menjaga kadar stres dengan ketenangan beribadah.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks

    Jika 10 tips di atas tidak membantu mengatasi sakit maag, sebaiknya segera konsumsi obat pereda sakit maag menjelang imsak dan saat berbuka. Dengan begitu ibadah puasa Anda dapat berjalan tanpa hambatan sakit maag.

    Produk Terkait:

    1. Mylanta Suspensi 150 ml

    Produk ini dapat mengatasi sakit maag yang mungkin sedang Anda derita. Dan ketika bulan puasa tiba, kombinasi obat ini dapat Anda gunakan sebagai salah satu pengobatan rasa terbakar di  kerongkongan akibat peningkatan produksi asam lambung (GERD) yang biasa Anda alami ketika sakit maag Anda kambuh. Komposisi obat ini mengandung basa kuat yang dapat melawan asam lambung yang tidak lain adalah asam kuat. Minum obat ini sebelum imsak dan setelah berbuka untuk perlindungan lambung lebih optimal.

    Produk Terkait: Borobudur Kusmag Kapsul

    1. Polysilane Suspensi 180 ml

    Polysilane Suspensi 180 ml dapat meredakan rasa terbakar akibat asam lambung yang tinggi. Ketika berpuasa, kondisi lambung yang kosong memang riskan  teritasi oleh asam lambung yang merupakan asam kuat. Untuk itu diperlukan pengobatan berupa basa kuat untuk menetralisir serangan asam lambung tersebut. Dan jenis basa kuat merupakan komposisi utama dari Polysilane suspensi ini.

    Kamu bisa melihat berbagai obat maag yang tersedia untuk menjadi salah satu alternatif dalam mencegah dan mengobati sakit maag. Nikmati juga pengiriman free ongkir dan promo lainnya bersama Prosehat. Informasi selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More

Showing 31–39 of 39 results

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com