Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ puasa”

Showing 11–20 of 39 results

  • Selama bulan suci Ramadan, sebagai umat muslim diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa bagi yang mampu. Perlu diketahui bahwa ada hal penting yang harus diperhatikan selama berpuasa agar tubuh tetap fit dan bugar. Baca Juga: 8 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Saat Puasa Yup, selain harus menyesuaikan perubahan pola makan, kita juga harus memperhatikan perubahan pola […]

    7 Poin Penting Agar Tidur Anda Tetap Berkualitas Meski Sedang Berpuasa

    Selama bulan suci Ramadan, sebagai umat muslim diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa bagi yang mampu. Perlu diketahui bahwa ada hal penting yang harus diperhatikan selama berpuasa agar tubuh tetap fit dan bugar.

    Baca Juga: 8 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Saat Puasa

    Yup, selain harus menyesuaikan perubahan pola makan, kita juga harus memperhatikan perubahan pola tidur agar dapat maksimal saat menjalankan ibadah puasa.

    Perubahan pola tidur ini yang sering menjadi alasan seseorang menjadi sering lemas dan mengantuk sepanjang hari. Akhirnya memengaruhi produktivitas sehari-hari. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan dalam menjaga pola tidur saat berpuasa agar membantu tubuh untuk tetap fit, di antaranya:

    1. Memajukan jam tidur

    Upayakan untuk memajukan jam tidur selama bulan puasa dan buatlah jadwal di jam yang sama setiap harinya. Misalnya, apabila selama bulan puasa rutin menjalankan salat Tarawih, upayakan untuk segera tidur setelahnya dan hindari waktu untuk begadang.

    Jika pada umumnya salat Tarawih selasai pada pukul 8 malam, cobalah mengambil waktu sekitar 90 menit untuk mempersiapkan tidur, seperti untuk mandi, beres-beres, dan sebagainya. Kemudian segeralah pergi tidur, artinya pastikan sudah berbaring ditempat tidur pada pukul 9.30 malam.

    Namun, apabila tidak terbiasa untuk tidur lebih cepat selama bulan puasa,  sebenarnya waktu tidurnya dapat berkurang sekitar 40 menit, karena terpotong waktu sahur.

    Menurut sebuah penelitian dalam Journal of Sleep Research, hal ini dapat mengurangi durasi tahap tidur pulas atau rapid eye movement (REM) yang membuat tubuh menjadi mudah lemas dan sering mengantuk disiang hari.

    2. Menyempatkan tidur lagi setelah sahur

    Meskipun langsung tidur setelah sahur akan berdampak negatif bagi tubuh, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa memiliki waktu tidur yang cukup merupakan kebutuhan dasar setiap manusia yang harus dicukupi.

    Untuk menyiasatinya, upayakan bangun sahur tepat waktu. Dengan begitu tubuh masih memiliki waktu yang cukup untuk mencerna makanan seoptimal mungkin agar dapat menghasilkan energi yang dibutuhkan nanti.

    Setelahnya masih juga memiliki waktu kosong sekitar 1-2 jam untuk kembali tidur sebelum bersiap melanjutkan aktivitas.

    3. Sempatkan tidur di waktu luang

    Menggunakan waktu luang yang dimiliki dalam setiap aktivitas harian untuk menyempatkan tidur meski hanya sebentar saja.

    Misalnya dengan memanfaatkan waktu luang saat dalam perjalanan pulang-pergi kantor untuk tidur. Namun, apabila mengendarai kendaraan pribadi, jangan paksakan untuk tetap berangkat jika masih mengantuk.

    Sebaiknya tidur dahulu walau hanya sejenak untuk menyegarkan tubuh. Sama halnya ketika akan bersiap untuk pulang.

    Baca Juga: Ternyata Tidur Selama 6 Jam Saja Tidak Cukup

    Jika merasa ngantuk, ada baiknya memberi waktu 5 menit untuk tidur sejenak. Karena meski hanya 5 menit, itu akan memberikan pengaruh yang luar biasa bagi tubuh.

    Selain itu, coba mengalokasikan jam istirahat makan siang untuk tidur siang. Sebuah penelitian juga mengungkapkan bahwa tidur siang selama 20-30 menit sudah lebih dari cukup untuk menambah energi agar kembali produktif dan juga dapat menutupi kebutuhan tidur apabila kita hanya tidur selama 2 jam di malam hari.

    Tidur siang juga dipercaya dapat mengurangi hormon stress pada tubuh akibat dari kurangnya waktu tidur di malam hari.

    4. Perhatikan apa yang dimakan sebelum tidur

    Pada umumnya orang akan sulit tidur jika perut dalam kondisi lapar maupun saat kekenyangan. Jadi alangkah baiknya jika lebih memperhatikan kembali apa yang dikonsumsi sebelum tidur, terutama hindari mengonsumsi makanan berat sebelum tidur.

    Karena segera tidur setelah makan besar dapat membuat waktu tidur terganggu, bahkan dapat memicu risiko terkena stroke

    Apabila merasa sangat lapar dan terpaksa harus makan sebelum pergi tidur, sebaiknya pilihlah makanan yang mudah dicerna dan hanya dalam porsi kecil. Misalnya, buah atau biskuit gandum.

    Produk Terkait: Jual Makanan Sehat

    Selain itu, merokok dan konsumsi kafein harus dihindari jika ingin menjaga pola tidur sehat selama bulan puasa karena efek dari stimulasi nikotin dan kafein memerlukan waktu yang sangat lama untuk bisa luruh sepenuhnya, sehingga ini dapat membuat tidur tidak berkualitas.

    5. Menciptakan lingkungan tidur yang nyaman

    Agar tidur semakin berkualitas, pastikan lingkungan yang nyaman pada kamar tidur seperti dengan mematikan lampu, mengganti sprei dan sarung bantal, hidupkan pendingin ruangan, dan matikan perangkat elektronik lainnya.

    Pancaran sinar terang dari ponsel juga dapat meniru cahaya alami sinar matahari, sehingga jam biologis tubuh menganggap pancaran sinar ini sebagai tipuan sinyal bahwa hari masih pagi.

    Karena itu, proses tubuh dalam memproduksi senyawa melatonin, hormon pemicu ngantuk menjadi terganggu. Selain itu, cobalah untuk melakukan kegiatan yang dapat membuat tubuh semakin relax sebelum tidur.

    Misalnya dengan mandi air hangat, melakukan perenggangan, atau dengan teknik relaksasi lainnya agar dapat mempercepat proses tidur dan lebih berkualitas.

    6. Tetap rutin olahraga meski sedang puasa

    Biasanya orang akan menghindari aktivitas berat saat sedang puasa, terutama olahraga. Namun, sebenarnya melakukan aktifitas fisik seperti olahaga justru akan meningkatkan kebugaran tubuh dan bahkan meningkatkan kualitas tidur yang lebih baik.

    Yang sangat disarankan adalah berolahraga di pagi hari. Apabila kondisinya tidak memungkinkan, coba melakukannya di waktu sebelum berbuka atau sekitar 4-5 jam sebelum pergi tidur.

    7. Jangan membedakan jadwal tidur di hari kerja dan akhir pekan

    Akhir pekan merupakan hari yang tepat untuk bangun siang dan bersantai dari kesibukan sehari-hari. Namun, saat bulan puasa sebaiknya tahan dahulu keinginan tersebut jika tidak ingin merusak pola tidur yang berkualitas.

    Sebisa mungkin upayakan untuk tetap konsisten pada jadwal tidur yang telah ditetapkan sebelumnya. Semakin lama kebiasaan baik ini dilakukan, maka semakin banyak manfaat positif bagi tubuh yang akan dirasakan.

    Misalnya, tubuh menjadi lebih ringan, hangat dan memberi energi lebih untuk berakifitas. Apabila anda mengubahnya secara tiba-tiba, maka hal ini akan berpengaruh pada proses metabolisme tubuh.

    Menjalani pola tidur sehat serta memperhatikan asupan nutrisi pada makanan yang dikonsumsi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan agar terhindar dari gangguan tidur.

    Baca Juga: Sahabat Mengalami Gangguan Tidur Berjalan? Berikut Cara Mengatasinya!

    Karena jika gangguan tidur diabaikan, maka akan berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Namun, Sahabat Sehat tidak perlu khawatir lagi karena saat ini telah hadir layanan kesehatan mental di Prosehat.

    Sahabat bisa agendakan untuk berkonsultasi dengan psikiater secara daring atau online melalui fasilitas kesehatan yang telah disediakan oleh Prosehat.  Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

    Referensi:

    1. Media, K., 2021. 7 Cara Menjaga Pola Tidur Selama Bulan Puasa Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://lifestyle.kompas.com/read/2018/05/25/094401320/7-cara-menjaga-pola-tidur-selama-bulan-puasa?page=all> [Accessed 22 April 2021].
    2. Direktorat P2PTM. 2021. Tips mengatur pola tidur saat bulan puasa – Direktorat P2PTM. [online] Available at: <http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/page/18/tips-mengatur-pola-tidur-saat-bulan-puasa> [Accessed 22 April 2021].
    3. Psychology Today. 2021. What Is Intermittent Fasting, and Will It Help Your Sleep?. [online] Available at: <https://www.psychologytoday.com/us/blog/sleep-newzzz/201904/what-is-intermittent-fasting-and-will-it-help-your-sleep> [Accessed 22 April 2021].

     

     

     

    Read More
  • Bulan puasa sering dijadikan alasan agar  kita malas bergerak. Justru sebaliknya, Anda seharusnya lebih rajin berolahraga agar tubuh tetap fit dan bugar. Asupan makanan biasanya akan  berkurang karena tidak makan dan minum seharian dan jika Anda tidak berolahraga tubuh akan semakin lemas. Hal ini tentunya akan berdampak pada pekerjaan Anda. Baca Juga: Hindari Kesalahan Berolahraga […]

    8 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Saat Puasa

    Bulan puasa sering dijadikan alasan agar  kita malas bergerak. Justru sebaliknya, Anda seharusnya lebih rajin berolahraga agar tubuh tetap fit dan bugar.

    Asupan makanan biasanya akan  berkurang karena tidak makan dan minum seharian dan jika Anda tidak berolahraga tubuh akan semakin lemas. Hal ini tentunya akan berdampak pada pekerjaan Anda.

    Baca Juga: Hindari Kesalahan Berolahraga Saat Pandemi Corona

    Pilihlah waktu dan jenis olahraga yang tepat, seperti berolahraga saat menjelang berbuka puasa selama 30-60 menit. Tujuannya agar cairan yang hilang cepat tergantikan setelah puasa seharian dan berolahraga.

    Selain itu, pilihlah jenis olahraga yang tepat saat puasa. Kalau biasanya Anda rutin berolahraga Muaythai atau angkat beban, kini pilihlah olahraga lain yang dapat dilakukan saat keadaan perut kosong.

    Yuk ketahui lebih lanjut 8 jenis olahraga yang pas dilakukan saat puasa. Agar tidak ada kata malas berolahraga saat puasa.

    1. Push up

    push up sehat

    Push up adalah olahraga yang sangat baik untuk meningkatkan kekuatan otot tubuh bisep maupun trisep. Olahraga ini dapat dilakukan dimana saja dan memiliki berbagai variasi yang bisa Anda coba. Lakukan gerakan push up sebanya 10 – 15 kali per 1 kali sesi.

    Baca Juga: Olahraga Ini Cocok Untuk Jantung Sehat

    2. Squat Jump

    Hampir sama dengan push up, squat jump juga olahraga yang dapat membentuk otot kita. Gerakan squat jump mudah dilakukan dengan posisi awal tubuh berdiri dengan kaki dibuka lebar. Letakkan tangan Anda di belakang kepala, lalu sedikit melompat dan mendarat dengan posisi setengah jongkok.

    Meskipun terlihat mudah, jangan sembarangan saat melakukan squat jump. Lakukanlah dengan hati-hati.  Hal ini untuk menghindari bahaya cedera. Lakukan 10-15 menit per 1 kali sesi.

    Baca Juga: 7 Olahraga Bakar Kalori Makan Siang

    3. Bench-dips

    bench dips

    Olahraga satu ini membutuhkan penyangga seperti bangku ataupun kotak. Letakkan telapak tangan Anda di bangku dan rentangkan kaki di depan Anda. Turunkan tubuh Anda hingga lengan atas sejajar dengan lantai. Lakukanlah Bench-dips selama 10-15 menit per 1 kali sesi.

    Baca Juga: 12 Cara Mengajarkan Anak Hidup Sehat

    4. Jogging

    Jogging merupakan latihan fisik yang paling efektif  untuk menurunkan berat badan Anda. Jogging dapat membakar kalori dibandingkan olahraga kardio lainnya. Lakukanlah jogging selama 2-5 menit per 1 kali sesi sebelum berbuka puasa.

    Baca Juga: Olahraga Aman Untuk Ibu Hamil

    5. Yoga

    Lagi malas keluar rumah, tapi tetap ingin berolahraga? Yoga jawabannya. Yoga adalah aktivitas olah tubuh serta pikiran yang berfokus pada kekuatan, fleksibilitas dan pernapasan yang bertujuan meningkatkan kualitas fisik dan mental. Luangkan waktu kurang lebih 20 menit untuk melakukan kegiatan ini.

    6. Senam

    Ingin olahraga yang lebih menantang? Cobalah berolahraga senam saat ramadhan. Senam merupakan cabang olahraga yang melibatkan banyak gerakan yang membutuhkan kekuatan, kecepatan serta keserasian gerakan fisik yang teratur.

    Baca Juga: 5 Persiapan Penting Sebelum Honemoon

    Selain gerakan, senam juga digunakan sebagai rekreasi, relaksasi hingga menenangkan pikiran. Umumnya senam dapat dilakukan dirumah ataupun tempat gym. Agar Anda tidak terlalu lelah berolahraga saat puasa, lakukan senam selama 20-30 menit.

    7. Pillates

    Sebagian orang melihat pillates dan yoga hampir sama. Namun, perbedaannya yoga lebih berfokus pada kekuatan, fleksibilitas dan pernapasan, sedangkan pillates lebih mengutamakan daya otot dan kekuatan daya tahan. Selain itu, dibutuhkan juga keselarasan postural yang tepat dalam menjalankan pillates. Lakukan pillates selama 20-30 menit sebelum berbuka puasa.

    Baca Juga: 7 Pose Yoga Cegah Osteoporosis

    8. Bersepeda

    bersepeda

    Ingin melakukan olahraga lainnya? Bersepeda bisa jadi pilihan Anda dan keluarga. Luangkan waktu minimal 30-40 menit setiap harinya. Goweslah sepeda dengan santai agar tenaga Anda tetap terjaga hingga waktu berbuka tiba.

    Selain berolahraga, menjaga asupan makanan juga penting baik di bulan Puasa maupun hari lainnya. Konsumsilah makanan sehat yang bisa Anda dapatkan di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. TanyaDok. “Tetap Sehat dengan Olahraga Saat Puasa”.
    2. Sandjaja, Rianyta. “ Olahraga di Bulan Puasa, Kenapa Tidak?”.
    3. Greatist. “How to Do the Perfect Push-up”.
    4. Men’s Journal. “Exercise How To: Bench Dip”.
    5. Braverman, Jody. “How to Lose Weight Jogging for 20 Minutes”.
    6. Mayo Clinic. “Yoga: Fight stress and find serenity”.
    7. Mayo Clinic. “Pilates for beginners: Explore the core”.
    8. Bike to Work. “Tips Bersepeda saat Puasa”.

     

    Read More
  • Apakah Sahabat Sehat pernah mengalami cegukan saat berpuasa? Tentunya hal ini sangat mengganggu Sahabat Sehat dalam menjalankan ibadah puasa. Baca Juga: Cegah Dehidrasi Saat Berpuasa di Bulan Ramadan Cara mengatasi cegukan sebenarnya cukup mudah, salah satunya dengan meneguk segelas air putih. Namun bila Sahabat Sehat sedang berpuasa, tentu saja tidak diperbolehkan minum air. Lalu bagaimana […]

    Cegukan Saat Berpuasa? Berikut Cara Mengatasinya!

    Apakah Sahabat Sehat pernah mengalami cegukan saat berpuasa? Tentunya hal ini sangat mengganggu Sahabat Sehat dalam menjalankan ibadah puasa.

    cegukan saat berpuasa

    Baca Juga: Cegah Dehidrasi Saat Berpuasa di Bulan Ramadan

    Cara mengatasi cegukan sebenarnya cukup mudah, salah satunya dengan meneguk segelas air putih. Namun bila Sahabat Sehat sedang berpuasa, tentu saja tidak diperbolehkan minum air.

    Lalu bagaimana caranya untuk mengatasi cegukan ketika berpuasa? Nah, Sahabat Sehat mari simak penjelasan berikut ini.

    Menahan Napas

    Cara pertama yang dapat Sahabat Sehat lakukan adalah dengan menahan napas, hal ini cukup mudah dilakukan tanpa harus membatalkan puasa. Ketika Sahabat Sehat menahan napas, kadar karbondioksida dalam darah akan meningkat sehingga cegukan dapat berhenti dengan sendirinya.

    Sahabat Sehat dapat menarik nafas sedalam-dalamnya dan tahan selama kurang lebih 8-10 detik, lakukan beberapa kali hingga cegukan mulai berhenti.

    Memijat Ulu Hati

    Cegukan saat berpuasa juga dapat diatasi dengan memijat ulu hati secara perlahan supaya dapat memberi tekanan pada otot diafragma. Sahabat Sehat dapat memijat area ulu hati dengan lembut selama kurang lebih 15-20 detik hingga cegukan mulai mereda.

    Produk Terkait: Layanan Fisioterapi ke Rumah

    Membalikkan Posisi Tubuh

    Sahabat Sehat dapat membalikkan posisi tubuh ke posisi berbaring lalu memposisikan kepala dibawah dan kaki diatas, yang dipercaya dapat membantu mengatasi cegukan.

    Memeluk Lutut

    Posisi memeluk lutut turut dipercaya dapat membantu mengatasi cegukan. Sahabat Sehat dapat memeluk lutut sambil berbaring maupun duduk, dan pilih posisi yang nyaman.

    Jika Sahabat Sehat memeluk lutut sambil duduk, tekuk kaki kemudian peluk lutut sambil mencondongkan badan ke depan.

    Jika Sahabat Sehat memeluk lutut sambil berbaring, angkat kaki ke atas kemudian tekuk lutut dan letakkan di atas perut. Posisi ini dapat menekan diafragma sehingga diafragma berkontraksi dan menutup ruang antara pita suara.

    Memencet Hidung

    Cara mengatasi cegukan selanjutnya adalah dengan memencet hidung. Sahabat Sehat dapat memencet hidung selama beberapa detik sambil menahan nafas dan ulangi beberapa kali hingga cegukan mereda.

    Baca Juga: Tips Menghilangkan Jerawat dan Cara Mencegahnya

    Pijat Leher

    Cara terakhir yang dapat Sahabat Sehat lakukan untuk mengatasi cegukan adalah dengan memijat leher dengan lembut. Letakkan kedua tangan pada leher lalu putar kepala berlawanan arah jarum jam, lakukan selama kurang lebih 5 hingga 10 detik hingga cegukan mereda.

    Cara Menghindari Cegukan

    Pada umumnya cegukan terjadi secara tiba-tiba akibat kontraksi diafragma. Sahabat Sehat dapat melakukan beberapa hal berikut untuk mencegah cegukan:

    • Makan secara perlahan dan kunyah makanan hingga lembut
    • Hindari minuman bersoda
    • Hindari makanan yang terlalu pedas
    • Minum air putih minimal 2 L per hari
    • Kelola stres dengan baik

    Nah, Sahabat Sehat itulah beberapa cara untuk mengatasi cegukan saat berpuasa agar Sahabat Sehat tetap dapat menjalankan ibadah berpuasa. Namun apabila cegukan masih berlanjut, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut ke dokter terdekat untuk diberikan penanganan lebih lanjut.

    Baca Juga: Siasati 8 Macam Penyakit Ini Saat Puasa

    Apabila Sahabat Sehat memiliki kendala selama berpuasa, silakan berkonsultasi secara online dengan dokter di Prosehat. Info lebih lengkap, hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. 7 Cara Atasi Cegukan saat Puasa [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/ramadan/read/4241361/cek-7-cara-atasi-cegukan-saat-puasa
    2. Media K. 8 Cara Menghilangkan Cegukan saat Puasa [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2021/04/20/160400068/8-cara-menghilangkan-cegukan-saat-puasa
    Read More
  • Ada berbagai manfaat yang dapat kita peroleh dengan berpuasa, salah satunya bagi kesehatan jiwa. Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut ini! Baca Juga: Ketahui Manfaat Berdonasi Bagi Kesehatan Mental Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Jiwa 1. Detoksifikasi Otak Manfaat puasa yang pertama adalah dapat mengaktifkan proses autofagi, yang seringkali dikaitkan dengan penyakit alzheimer, depresi, gangguan bipolar,hingga skizofrenia. […]

    Sahabat Sehat, Ini Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Jiwa

    Ada berbagai manfaat yang dapat kita peroleh dengan berpuasa, salah satunya bagi kesehatan jiwa. Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut ini!

    manfaat puasa bagi kesehatan jiwa

    Baca Juga: Ketahui Manfaat Berdonasi Bagi Kesehatan Mental

    Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Jiwa

    1. Detoksifikasi Otak

    Manfaat puasa yang pertama adalah dapat mengaktifkan proses autofagi, yang seringkali dikaitkan dengan penyakit alzheimer, depresi, gangguan bipolar,hingga skizofrenia.

    Proses autofagi membantu mendetoksifikasi otak, membersihkan sel tua, serta mendorong proses regenerasi sel baru dan sehat.

    2. Meningkatkan Suasana Hati

    Berpuasa turut membantu meningkatkan suasana hati, menurunkan ketegangan akibat stres dan depresi.

    3. Menumbuhkan Empati & Bahagia

    Selama berpuasa, Sahabat Sehat tentunya ingin menebar kebaikan misalnya membantu orang lain yang sedang mengalami kesulitan.

    Secara tidak langsung kegiatan beramal yang Sahabat Sehat lakukan dapat meningkatkan zat endorfin, yaitu zat kimia dalam otak yang menimbulkan perasaan bahagia.

    Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

    4. Meningkatkan Kecerdasan Emosional

    Saat berpuasa, Sahabat Sehat mungkin cenderung menahan emosi. Hal ini diakibatkan karena secara tidak langsung proses metabolisme hormon yang mempengaruhi emosi menjadi lebih cepat selama berpuasa.

    5. Menghindari Kebiasaan Buruk

    Dengan berpuasa, Sahabat Sehat dapat menghindarkan diri dari kebiasaan buruk seperti merokok, berbohong, bergunjing, maupun mengonsumsi makanan dan minuman yang kurang sehat yang tentunya berdampak baik bagi kesehatan jiwa.

    Produk Terkait: Jual Makanan Sehat

    6. Meningkatkan Kewaspadaan

    Berpuasa dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah dalam tubuh, akibat tidak adanya asupan makanan yang masuk ke tubuh selama kurun waktu tertentu.

    Secara tidak langsung, dengan berpuasa Sahabat Sehat dapat meningkatkan kewaspadaan karena kondisi gula darah kembali seimbang.

    7. Meningkatkan Kualitas Tidur

    Dengan berpuasa, pola tidur Sahabat Sehat menjadi lebih teratur. Tidur yang cukup diketahui dapat mengembalikan stamina, memperbaiki suasana hati, dan menjaga kesehatan organ dalam tubuh. Sahabat Sehat disarankan untuk tidur selama 7-9 jam sehari dan hindari tidur larut malam.

    Baca Juga: Ternyata Tidur Selama 6 Jam Saja Tidak Cukup

    Nah, Sahabat Sehat ternyata puasa tidak hanya baik untuk kesehatan fisik namun juga bermanfaat bagi kesehatan jiwa. Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan selama berpuasa, silahkan berkonsultasi lebih lanjut secara online dengan dokter 24 jam di Prosehat melalui Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. 6 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Mental Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 20 April 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2021/04/19/061000168/6-manfaat-puasa-untuk-kesehatan-mental?page=all
    2. Times I, Namira I. 7 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Mentalmu, Jadi Lebih Tenang & Bahagia [Internet]. IDN Times. 2021 [cited 20 April 2021]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/izza-namira-1/manfaat-puasa-terhadap-kesehatan-mental/7
    3. Bukan Cuma Fisik, Ini Manfaat Puasa untuk Kesehatan Mental [Internet]. suara.com. 2021 [cited 20 April 2021]. Available from: https://www.suara.com/health/2019/05/06/131357/bukan-cuma-fisik-ini-manfaat-puasa-untuk-kesehatan-mental
    4. 4 Manfaat Puasa Ramadan Bagi Kesehatan Mental: Bisa Turunkan Stres – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2021 [cited 20 April 2021]. Available from: https://tirto.id/4-manfaat-puasa-ramadan-bagi-kesehatan-mental-bisa-turunkan-stres-fulo

     

    Read More
  • Tidak terasa bulan Ramadan telah tiba. Saatnya umat muslim menjalankan ibadah puasa dan berbagi kebaikan dengan sesama. Salah satu hal yang selalu diingat saat bulan Ramadhan yaitu banyak penjual yang menjajakan makanan, seperti kolak hingga gorengan. Baca Juga: Alasan Orang Indonesia Gemar Konsumsi Gorengan Meski Tidak Menyehatkan Godaan seperti itulah yang membuat kantong kita menipis. […]

    5 Tips Hemat Agar Keuangan Tidak Jebol Saat Ramadan

    Tidak terasa bulan Ramadan telah tiba. Saatnya umat muslim menjalankan ibadah puasa dan berbagi kebaikan dengan sesama. Salah satu hal yang selalu diingat saat bulan Ramadhan yaitu banyak penjual yang menjajakan makanan, seperti kolak hingga gorengan.

    hemat uang koin

    Baca Juga: Alasan Orang Indonesia Gemar Konsumsi Gorengan Meski Tidak Menyehatkan

    Godaan seperti itulah yang membuat kantong kita menipis. Belum lagi adanya kegiatan berbuka puasa bersama keluarga, sahabat dan teman kerja. Mengakali hal tersebut, berikut 5 tips hemat agar keuangan tidak jebol saat ramadan.

    1. Membuat Daftar Menu Selama Ramadan

    Ramadhan kali ini Sahabat harus lebih menata hidup lebih baik, misalnya dengan membuat daftar menu makanan dari sahur hingga berbuka puasa.

    Lengkapi daftar menu tersebut seperti bahan-bahan yang akan digunakan dan berapa porsi yang harus dibuat. Hal ini akan memudahkan Sahabat dalam menghitung estimasi pengeluaran selama sebulan.

    Baca Juga: 5 Menu Praktis Untuk Anda yang Telat Sahur

    Biasakan juga untuk mencatat ulang biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan-bahan tersebut sebagai pengukur keuangan kita.

    2. Membatasi Berbuka Puasa di Luar

    Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk temu kangen dengan sahabat dari sekolah dasar hingga kuliah. Belum lagi acara berbuka puasa bersama keluarga dan teman kerja.

    Tetapi kalau Sahabat ingin berhemat, sepertinya harus mengurangi berbuka puasa di luar. Selain harga makanan yang meningkat, penyajiannya akan sedikit lama dibandingkan sebelum puasa, karena banyaknya yang berbuka puasa di luar.

    Baca Juga: 4 Jenis Makanan Agar Kenyang Lebih Lama

    Aturlah jadwal berbuka puasa sahabat dan pilihlah makanan yang sesuai dengan kantong. Agar lebih hemat, bawalah minuman air putih dari rumah.

    3. Stok Kebutuhan Sebelum Ramadan

    Tips selanjutnya adalah stok kebutuhan Sahabat selama bulan Ramadhan. Seperti biasa, saat Ramandhan tiba, harga kebutuhan baik makanan hingga kebutuhan rumah tangga akan terus meningkat.

    Belanjalah bahan pokok makanan yang tahan lama hingga saru bulan kedepan. Selain itu pilihlah barang-barang yang menawarkan bonus, seperti buy 1 get 1 atau potongan harga.

    Baca Juga: Persiapan Kesehatan Untuk yang Ingin Liburan

    Sebelum berbelanja, pastikan untuk membuat catatan belanja selama sebulan dan tahan diri Sahabat untuk tidak membeli barang diluar catatan belanja kita.

    4. Hindari Godaan Sale

    Bagi sebagian masyarakat Indonesia, bulan Ramadhan identik juga dengan baju baru yang dikenakan saat lebaran. Tidak jarang momen ini dimanfaatkan departement store dengan promo-promo.

    Jika ingin berhemat, hindarilah godaan-godaan sale yang membuat kantong Sahabat menipis. Lebih baik gunakan pakaian sebelumnya yang masih terlihat bagus karena lebaran bukanlah ajang untuk memamerkan pakaian baru namun untuk ibadah.

    Baca Juga: Tips Liburan Dengan yang Alergi Makanan

    5. Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati

    Mungkin kata itu yang tepat untuk menjaga kantong keuangan kita terlebih dibulan Ramadan. Menjaga kesehatan sangatlah penting bagi kita. Saat ramadan, lakukanlah olahraga ringan, minimal selama 5 hingga 10 menit setiap harinya. Pilihlah menu makanan sehat dan proteksi diri Sahabat dan keluarga dengan vaksinasi di ProSehat.  

    Selain itu, Sahabat bisa berkonsultasi online dengan para dokter di Prosehat selama 24 jam untuk masalah kesehatan selama puasa. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Kompas.com. Ika, Aprillia. “4 Cara Cerdas Mencegah Pemborosan di bulan Ramadhan”.
    2. Kompas.com. Ika, Aprillia. “Tips Hemat Saat Bulan Puasa Bagi Anak Kost”.
    3. Tempo.co. Sarosa, Astari P. “Sebulan Menjelang Puasa Ramadan, Lakukan Persiapan Berikut”.
    Read More
  • Sahabat Sehat, Indonesia kembali kedatangan vaksin Sinovac sejumlah 6 juta bulk atau bahan baku pada Minggu, 18 April 2021, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia dan Cara Mendapatkannya! Menteri Kesehatan, Budi Gunawan Sadikin hadir untuk menerima kedatangan vaksin Sinovac. Ia mengungkapkan bahwa kedatangan vaksin Sinovac ini merupakan bagian dari […]

    Datang Lagi 6 Juta Vaksin Sinovac, Vaksinasi Covid-19 Jalan Terus!

    Sahabat Sehat, Indonesia kembali kedatangan vaksin Sinovac sejumlah 6 juta bulk atau bahan baku pada Minggu, 18 April 2021, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

    vaksinasi covid-19 jalan terus

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia dan Cara Mendapatkannya!

    Menteri Kesehatan, Budi Gunawan Sadikin hadir untuk menerima kedatangan vaksin Sinovac. Ia mengungkapkan bahwa kedatangan vaksin Sinovac ini merupakan bagian dari 140 juta  bulk vaksin Sinovac yang akan diterima sepanjang 2021. Sebelumnya, Indonesia telah menerima 59,5 juta bulk vaksin sejak kedatangan pertama pada Desember 2020.

    Dengan kedatangan jumlah bulk vaksin yang baru ini, Menteri Budi Gunawan meminta setiap kepala daerah untuk terus menjalankan program vaksinasi Covid-19 di bulan Ramadan terutama karena telah dikeluarkannya fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan bahwa vaksinasi selama bulan Ramadan tidak membatalkan puasa.

    Baca Juga: Boleh Vaksin di Bulan Ramadan, Berikut Tips dan Persiapannya!

    Program vaksinasi dari April hingga Mei akan tetap memprioritaskan masyarakat golongan lanjut usia karena rentan terinfeksi Covid-19.

    Meskipun telah mendapatkan vaksinasi Covid-19, Sahabat Sehat tetap perlu melaksanakan protokol kesehatan 5 M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilisasi), serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) agar vaksinasi Covid-19 yang telah dilakukan tetap berjalan efektif.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Nah, Sahabat Sehat dapat berkonsultasi lebih lanjut mengenai vaksinasi Covid-19 ataupun melakukan pemeriksaan Covid-19 di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. TV K. [FULL] Pernyataan Menkes Budi Gunadi Terkait Kedatangan 6 Juta Bulk Vaksin Sinovac [Internet]. Kompas.tv. 2021 [cited 18 April 2021]. Available from: https://www.kompas.tv/amp/article/165745/videos/full-pernyataan-menkes-budi-gunadi-terkait-kedatangan-6-juta-bulk-vaksin-sinovac

     

     

    Read More
  • Bulan Ramadan yang suci dan penuh berkah telah tiba. Bulan Ramadan merupakan waktu bagi Sobat yang beragama Muslim untuk menjalankan ibadah puasa. Baca Juga: 7 Penyebab Berat Badan Naik Terus Selama Ramadan Sayangnya, pada tahun ini ibadah puasa dilakukan di rumah sembari work from home. Terkadang bekerja dari rumah membuat sebagian orang menjadi kurang semangat […]

    8 Tips Meningkatkan Semangat Work from Home Selama Bulan Ramadan

    Bulan Ramadan yang suci dan penuh berkah telah tiba. Bulan Ramadan merupakan waktu bagi Sobat yang beragama Muslim untuk menjalankan ibadah puasa.

    semangat work from home, semangat work from home saat ramadan

    Baca Juga: 7 Penyebab Berat Badan Naik Terus Selama Ramadan

    Sayangnya, pada tahun ini ibadah puasa dilakukan di rumah sembari work from home. Terkadang bekerja dari rumah membuat sebagian orang menjadi kurang semangat apalagi tengah berpuasa.

    Namun, jangan jadikan bulan puasa alasan untuk malas-malasan. Berikut 8 tips ampuh supaya Sobat tetap semangat kerja di bulan Ramadan.

    1. Tidur malam yang cukup

    Terkadang, work from home membuat Sobat lupa akan waktu hingga bekerja sampai larut malam. Namun, perlu disadari betapa pentingnya tidur yang cukup selama Bulan Ramadan.

    Untuk orang dewasa usia 18-60 tahun, dianjurkan untuk tidur selama 7-8 jam setiap malam1. Selain meningkatkan imun tubuh, tidur yang cukup juga bisa membantu bangun untuk sahur dan meningkatkan semangat kerja selama puasa.

    2. Buat to-do list

    Pekerjaan menumpuk yang membuat patah semangat dapat diselesaikan dengan membuat daftar pekerjaan. Penelitian menunjukkan bahwa membuat to-do list dapat meningkatkan produktivitas3. Sobat dapat membuat daftar pekerjaan ini sessaat setelah sahur dan menuliskan apa saja yang hendak diselesaikan pada hari itu.

    3. Buat ruang sendiri untuk work from home

    Salah satu tantangan dari work from home adalah tidak adanya ruang sendiri, yang membuat konsentrasi buyar saat bekerja. Terlebih saat bulan puasa, emosi jadi mudah meningkat apabila banyak hambatan dalam pekerjaan.

    Salah satu cara untuk mengatasinya adalah membuat ruang sendiri untuk kerja, ruang dimana Sobat dapat fokus dan tidak diganggu oleh siapapun sehingga dapat lebih fokus.

    4. Kontrol porsi makan saat sahur dan berbuka

    Akibat menahan lapar dan haus seharian selama bulan Ramadan, terkadang banyak orang “balas dendam” saat berbuka dan sahur. Padahal, makan berlebihan dapat memberi dampat buruk pada kesehatan, yang dapat menurunkan produktivitas saat kerja5. Makanlah dalam porsi cukup.

    Baca Juga: 5 Menu Sehat dan Praktis Saat Telat Sahur

    5. Olahraga ringan

    Tentunya work from home dan berpuasa membuat menjadi malas bergerak. Namun, tahukah Sahabat betapa pentingnya olahraga ringan? Yoga dan stretching dapat membuat lebih fokus, sehat, dan tentunya meningkatkan produktivitas.

    6. Tidur siang

    Tidur siang selama 15-20 menit dapat mengembalikan stamina dan membuat Sahabat lebih fokus dalam bekerja.

    7. Jangan melihat jam terus-menerus

    Menyibukkan diri untuk menyelesaikan pekerjaan akan membuat Sobat terhindar dari godaan untuk melirik jam berkali-kali dan menghitung waktu menuju magrib. Beri target untuk diri sendiri, sehingga pada magrib tiba, Sobat dapat berbuka dengan tenang tanpa dihantui deadline.

    8. Berbuka puasa bersama di rumah

    Berbuka bersama di rumah bersama keluarga dapat menjadi bentuk syukur karena sudah berhasil melewati satu hari ibadah puasa.

    Berbukalah di rumah mengingat social distanding masih sangat diperlukan saat ini. Bagi Sobat yang hidup merantau, jangan khawatir, cobalah berbuka bersama melalui jaringan online melalui fitur video call dengan berbagai aplikasi seperti Skype, Line Call, Google Hangout, dan social media lainnya.

    Hal ini dapat membuat Sahabat semakin semangat bekerja dan menjalankan ibadah puasa pada hari berikutnya.

    Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Saat Puasa

    Nah, Sahabat, sekian tips untuk tetap semangat work from home selama bulan Ramadan. Selamat menjalankan ibadah puasa, dan jangan lupa, tetap semangat!

    Selain itu, bagi Sahabat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Daftar Pustaka

    1. Watson, N., Badr, M., Belenky, G., Bliwise, D., Buxton, O., & Buysse, D. et al. (2015). Recommended Amount of Sleep for a Healthy Adult: A Joint Consensus Statement of the American Academy of Sleep Medicine and Sleep Research Society. SLEEP. doi: 10.5665/sleep.4716
    2. Besedovsky, L., Lange, T., & Haack, M. (2019). The Sleep-Immune Crosstalk in Health and Disease. Physiological Reviews99(3), 1325-1380. doi: 10.1152/physrev.00010.2018
    3. Schrager, S., & Sadowski, E. (2016). Getting More Done: Strategies to Increase Scholarly Productivity. Journal Of Graduate Medical Education8(1), 10-13. doi: 10.4300/jgme-d-15-00165.1
    4. The Jakarta Post. (2020). How to stay productive while working from home. Retrieved 24 April 2020, from https://www.thejakartapost.com/life/2020/03/24/how-to-stay-productive-while-working-from-home.html
    5. Prentice, A. (2001). Overeating: The Health Risks. Obesity Research9(S11), 234S-238S. doi: 10.1038/oby.2001.124
    6. Woodyard, C. (2011). Exploring the therapeutic effects of yoga and its ability to increase quality of life. International Journal Of Yoga4(2), 49. doi: 10.4103/0973-6131.85485
    7. Lovato, N., & Lack, L. (2010). The effects of napping on cognitive functioning. Progress In Brain Research, 155-166. doi: 10.1016/b978-0-444-53702-7.00009-9
    Read More
  • Sering melewatkan makan sahur karena telat bangun tidur? Jangan dibiasakan, ya Sahabat. Tubuh kita memang mampu menoleransi, walaupun tanpa makan dan minum seharian. Namun, tubuh kita sangat membutuhkan air untuk bertahan selama seharian penuh. Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Selama Puasa Bila kita melewatkan sahur, tidak ada cadangan cairan selama […]

    5 Menu Sehat dan Praktis Saat Telat Sahur

    Sering melewatkan makan sahur karena telat bangun tidur? Jangan dibiasakan, ya Sahabat. Tubuh kita memang mampu menoleransi, walaupun tanpa makan dan minum seharian. Namun, tubuh kita sangat membutuhkan air untuk bertahan selama seharian penuh.

    telat bangun

    Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Selama Puasa

    Bila kita melewatkan sahur, tidak ada cadangan cairan selama seharian penuh. Hal ini membuat tubuh kita akan mengalami kekurangan cairan dan memberi dampak pada aktifitas sehari-hari. Akibatnya, tubuh mudah lemas dan sulit fokus akibat tidak ada asupan nutrisi apapun.

    Pilihlah menu makanan yang mudah untuk mencegah tubuh lemas, meskipun terlambat bangun sahur. Berikut 5 menu sehat dan praktis yang pas saat telat sahur:

    1. Roti dan telur

    telur dan roti

    Roti dan telur menjadi salah satu menu yang sangat mudah dibuat. Serta kandungan gizinya bagus untuk aktifitas kita. Apa saja bahan-bahannya?

    • Lama Memasak : 5 Menit
    • Jumlah Porsi : 2 Orang

    Bahan-bahan :

    • 1 Buah Telur
    • 2 Buah Roti Tawar tau Roti Gandum
    • 1 Sdm Minyak Kanola
    • Garam Secukupnya

    Cara Membuat:

    1)  Panaskan minyak kanola sebagai pengganti minyak goreng biasa

    2)  Masukkan telur ke dalam wajan dan sedikit garam

    3)  Tunggu telur hingga matang, angkat dan tiriskan.

    4)  Saatnya memanggang roti menggunakan oven atau wajan. Tunggu hingga berubah warna.

    5)  Sajikan Telur ceplok dan roti selagi hangat

    Baca Juga: 8 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Saat Puasa

     

    2. Oatmeal Buah

    Menu sehat dan praktis lainnya yaitu oatmeal buah. Oatmeal merupakan makanan yang mengandung serat yang tinggi. Serat yang dimiliki oatmeal bersifat lama dicerna dalam tubuh. Jadi makanan ini cocok sekali dikonsumsi saat puasa. Bagaimana cara membuatnya?

    • Lama Memasak : 5-7 Menit
    • Jumlah Porsi : 1-2 orang

    Bahan-bahan:

    • ½ Cangkir (40 gr) Oatmeal Instan
    • ½ Cangkir  (120 mililiter) Air
    • Garam Secukupnya
    • Toping (Buah Kering atau kacang-kacangan) secukupnya

    Cara membuat :

    1)  Siapkan ½ cangkir atau setara 40 gram oatmeal instan ke dalam mangkuk

    2)  Tambahkan sedikit garam untuk menambah cita rasa pada oatmeal yang cenderung tawar

    3)  Didihkan air, tuang kedalam mangkuk yang telah terisi oatmeal sebanyak ½ Cangkir (120 militer)

    4)   Tunggu dua hingga tiga menit hingga oarmeal matang.

    5)   Jika terlalu kental, tambahkan air atau susu untuk mengencerkannya

    6)   Sajikan oatmeal dengan toping buah kering atau kacang-kacangan

    Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Kantuk Saat Ramadhan

    3. Salad Buah dengan yogurt

    Menu ini terbilang sangat mudah dibuat saat sahur. Selain itu menu ini cocok buat Sobat yang ingin berdiet. Berikut resep yang bisa Sobat ikuti:

    Lama Memasak : 3-4 Menit

    Jumlah Porsi : 1-2 orang

    Bahan-bahan:

    • 1 Buah Kiwi
    • 6 Buah Stroberi
    • 6 Butir Anggur
    • 1 Potong Semangka
    • 5 Buah tomat cherry
    • 1 Kotak yoghurt plain

    Cara Membuat

    1)  Cuci terlebih dahulu buah-buah yang akan di gunakan

    2)  Potong kecil dan taruh di dalam mangkuk

    3)  Masukan yoghurt dan tambahkan perasan jeruk lemon. Sajikan.

    Baca Juga: 10 Test Kesehatan Pranikah Untuk Anda dan Pasangan

     

    4. Pancake

    Pancake menjadi menu yang sering dipilih untuk sarapan. Bisa menjadi menu alternatif saat sahur bersama keluarga. Apa saja yang perlu disiapkan?

    • Lama Memasak : 15 Menit
    • Jumlah Porsi : 3-4 orang

    Bahan-bahan:

    • 250 gram Tepung terigu
    • 2 butir telur
    • 4 sdt margarin
    • 4 sdm gula putih
    • 1 gelas susu cair
    • 1 gelas air
    • ½ sdt baking powder

    Topping :

    • Madu
    • Buah-buahan (Strawberry atau pisang)

    Cara Membuat :

    1. Campurkan bahan-bahan dalam satu wadah (terigu, gula putih, telur, susu cair, baking powder dan margarin yang sudah dicairkan.
    2. Aduk semua bahan hingga tercampur dengan rata. Perhatikan adonan tidak terlalu cair ataupun menggumpal
    3. Tuangkan adonan menggunakan sendok sayur kedalam wajan yang sudah dipanaskan. Buatlah adonan berbentuk bulat dan sedikit tipis.
    4. Angkat adonan, jika kedua sisi telah matang. Lakukan tahap ketiga secara berulang hingga adonan habis.
    5. Sajikan pancake dengan madu  dan buah-buahan segar.

    Baca Juga: 6 Mitos dan Fakta Seputar Imunisasi

         

    5. Mie Goreng Ayam

    Mie goreng ayam menjadi menu terakhir yang pas disantap saat sahur. Membuat mie goreng ayam tidak membutuhkan waktu yang lama. Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu. Agar saat memasak di waktu sahur lebih cepat. Berikut tahap-tahapnya:

    • Lama Memasak : 25 Menit
    • Jumlah Porsi : 4-5 orang

    Bahan-bahan:

    • 3 sdm minyak jagung
    • ½ bawang bombay, cincang halus
    • 5 siung bawang putih, cincang halus
    • 4 butir bawang merah, cincang halus
    • 200 gr fillet dada ayam, iris
    • 100 gr kol, iris tipis
    • 100 gr sawi hijau
    • 2 sdm saus tiram
    • 1 sdm kecap manis
    • ¼ sdt garam
    • ½ sdt merica bubuk
    • 2 batang bawang daun, iris tipis
    • 200 gr Mie

    Cara Membuat:

    1)  Rebus air panas, masukkan mie hingga setengah empuk dan tiriskan

    2)  Panaskan minyak di wajan, tumis semua bawang hingga harum.

    3)  Masukkan daging ayam, aduk merata dan tunggu hingga setengah matang

    4)  Masukkan kol, sawi hijau dan cabai sesuai selera, tunggu hingga layu.

    5) Masukkan mie yang setengah empuk, bawang daun, saus tiram, kecap manis, garam dan merica bubuk. Aduk hingga merata, angkat dan sajikan selagi hangat.

    Agar tidak telat sahur, dapatkan produk makanan sehat berkualitas hanya di ProSehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    Detik Health. “Jangan Malas, Ini Akibatnya Jika Sering Tidak Sahur”. Diakses pada 7 Mei 2018
    Uli, Catherine M. “Manfaat Puasa Bagi Kesehatan”. Diakses pada 7 Mei 2018
    Corry, Vina. “Manfaat Berpuasa di Bulan Ramadhan”. Diakses pada 7 Mei 2018
    Limbong, Valentina. “Resep Mi Goreng Ayam Sayuran”. Diakses pada 7 Mei 2018

    Read More
  • Saat Sahabat menjalani puasa Ramadan, keluhan yang sering dialami adalah sembelit. Hal ini terjadi karena kurangnya asupan cairan dan konsumsi makanan berserat. Baca Juga: 5 Mitos vs Fakta Seputar BAB yang Perlu Sahabat Ketahui Selain itu, orang yang berpuasa cenderung mengurangi aktivitas fisik sehingga kerja usus menjadi lamban. Hal tentu saja cukup menganggu Sahabat Sehat […]

    Sahabat Sembelit Saat Berpuasa? Yuk, Temukan Jawabannya dalam Webinar Prosehat Dulcolax “Alami Sembelit Saat Puasa? Oh, No!”

    Saat Sahabat menjalani puasa Ramadan, keluhan yang sering dialami adalah sembelit. Hal ini terjadi karena kurangnya asupan cairan dan konsumsi makanan berserat.

    Baca Juga: 5 Mitos vs Fakta Seputar BAB yang Perlu Sahabat Ketahui

    Selain itu, orang yang berpuasa cenderung mengurangi aktivitas fisik sehingga kerja usus menjadi lamban.

    Hal tentu saja cukup menganggu Sahabat Sehat dalam menjalani puasa, dan jika dibiarkan dapat mengakibatkan  komplikasi pada sistem pencernaan terutama usus. Lalu bagaimana solusinya?

    Sahabat tidak perlu pusing-pusing. Cukup temukan jawabannya dalam webinar yang diadakan oleh Prosehat bekerja sama dengan Dulcolax dari Sanofi.

    Webinar berjudul “Alami Sembelit Saat Puasa? Oh, No!” ini akan diadakan pada Sabtu, 17 April 2021 pukul 11.00-12.00 WIB secara live di Youtube Prosehat.

    Baca Juga: 10 Sayur dan Buah Atasi Sembelit pada Bumil

    Acara ini akan menghadirkan dr. Arie Sebastian sebagai pembicara, dan dimoderatori oleh dr. Chiquitita Bunga dari Prosehat.

    Bagi Sahabat Sehat yang berminat mengikuti webinar Prosehat Dulcolax ini bisa mengakses link pendaftaran di: s.id/SembelitProsehat1704.

    Baca Juga: Makanan Sehat Pencernaan Lancar

    Ada hadiah menarik untuk 3 penanya terbaik. Jadi, jangan lewatkan webinar menarik dan bermanfaat ini! Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau http://www.prosehat.com/wa.

    Read More
  • Bau mulut menjadi salah satu masalah yang sering dialami saat orang berpuasa. Munculnya bau mulut, dapat dipicu dari berbagai hal seperti kebersihan mulut yang kurang, merokok, pola makan yang tidak teratur hingga adanya kuman, dan bakteri pada gigi yang berlubang. Baca Juga: 8 Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Berpuasa Ayo tetap semangat dan jangan sampai […]

    7 Cara Ampuh Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa

    Bau mulut menjadi salah satu masalah yang sering dialami saat orang berpuasa. Munculnya bau mulut, dapat dipicu dari berbagai hal seperti kebersihan mulut yang kurang, merokok, pola makan yang tidak teratur hingga adanya kuman, dan bakteri pada gigi yang berlubang.

    Baca Juga: 8 Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Berpuasa

    Ayo tetap semangat dan jangan sampai malas menunaikan ibadah puasa hanya karena bau mulut. Agar mulut Anda tetap segar saat berpuasa, berikut 7 cara ampuh yang bisa Sahabat coba.

    1. Konsumsi Cengkeh

    Cengkeh tidak hanya sekadar rempah-rempah penambah cita rasa masakan, tetapi memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Cengkeh mengandung vitamin C, B6, A, D, E dan K, tiamin, asam folat dan niasin.

    Produk Terkait: Jual Fajarva Cloves Whole

    Cengkeh dapat mengatasi masalah pencernaan hingga menghilangkan bau mulut. Caranya adalah dengan menyiapkan 4 biji cengkeh dan merebusnya dengan air. Gunakan air rebusan cengkeh sebagai obat kumur. Lakukan selama dua kali sehari, air rebusan cengkeh bisa membantu menghilangkan bakteri di mulut.

    2. Hindari Meminum Kopi

    Sungguh nikmat rasanya menyeruput kopi saat sahur. Namun ternyata minum kopi saat sahur dapat memicu bau mulut, loh. Tahukah sahabat, bahwa kopi mengandung 200 mg kafein di setiap cangkirnya.  Selain itu, kopi memiliki kandungan senyawa sulfur yang tinggi sebagai salah satu penyebab bau mulut.

    Apabila Sahabat telanjur minum kopi, minumlah air mineral sebagai penetralisir aroma dalam mulut kita. Selain air mineral, yogurt juga dapat mengatasi masalah bau mulut karena memiliki kandungan bakteri yang baik.

    3. Rutin Sikat Gigi

    Menghilangkan bau dapat dilakukan dengan rutin menyikat gigi. Sikat gigi secara benar dan menyeluruh, termasuk lidah Sahabat.

    Baca Juga: Penyakit-penyakit Kronis Akibat Kesehatan Gigi yang Buruk

    Hal ini akan membantu mengurangi dan mencegah terkena penyakit gigi dan gusi yang berasal dari kuman. Kuman dapat tumbuh pada sisa makanan yang tersisa bila Sahabat tidak menyikat gigi.  Lakukanlah secara rutin pada malam dan setelah sahur, agar bau mulut dapat dikurangi.

    4. Gunakan Baking Soda

    Bau mulut dapat dihilangkan dengan menggunakan baking soda. Baking soda dapat mengurangi kadar asam dan bakteri pada mulut. Penggunaan baking soda ada 2 cara, yaitu baking soda dengan air dan baking soda dengan madu.

    Cara menggunakan baking soda dan air yaitu dengan mencampurkan 1 sendok teh baking soda dan 1 gelas air hangat, aduk hingga larut. Gunakan campuran baking soda dan air untuk berkumur selama 30 detik. Lakukan cara ini setiap dua hari sekali.

    Campuran baking soda dan madu memiliki kandungan anti-inflamasi. Campurkan 1 sendok teh baking soda dan madu ke dalam segelas air hangat untuk diminum. Lakukan cara ini dua hari sekali.

    5. Minum Air Setelah Berbuka

    Kekurangan air minum dapat memicu bau mulut, loh karena salah satu manfaat air putih adalah mampu mengurangi kemungkinan bau mulut.

    Pada saat puasa, kita harus menahan haus dan lapar selama seharian penuh. Bayangkan bagaimana jadinya kondisi mulut kita. Bau mulut saat puasa dapat diatasi dengan menerapkan pola konsumsi air putih 242 saat puasa. Dua  gelas air putih saat berbuka, 4 gelas saat makan malam hingga menjelang tidur dan 2 gelas saat sahur.

    Baca Juga: Cegah Dehidrasi Saat Berpuasa di Bulan Ramadan

    Mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas perhari akan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Selain itu, fungsi air putih mampu meningkatkan produksi air liur dalam mulut sehingga kebersihan mulut tetap terjaga.

    6. Mengonsumsi Buah dan Sayuran

    Buah dan sayuran segar sangat efektif dalam mengatasi bau mulut. Kandungan serat yang dimiliki keduanya dapat membantu enzim pencernaan yang aktif mencegah dan menghilangkan sedikit plak penyebab bau mulut. Selain itu, buah dan sayur bersifat basa sehingga mampu menetralisir asam di dalam mulut.

    Produk Terkait: Jual Vegeblend Adult

    Contoh buah dan sayuran yang dapat mengatasi bau mulut yaitu wortel, seledri, apel, dan stroberi. Hilang, deh, bau mulutnya

    7. Berkumur dengan Mouthwash

    Cara terakhir mengatasi bau mulut dengan menggunakan mouthwash atau obat kumur. Menurut Kepala Departemen Luar Negeri dan Kerjasama Internasional PDGI, Prof. Dr. drg. Tri Errie Astoeti, Mkes yang dilansir dari Okezone menjelaskan berkumur menggunakan mouthwash dapat membuat gigi kita lebih bersih, terhindar dari gigi berlubang dan bebas dari plak.

    Produk Terkait: Jual Mouthwash

    Namun, penggunaan mouthwash tidak boleh digunakan setiap hari. Karena dapat merusak perkembangan bakteri baik yang ada di sekitar rongga mulut.

    Penggunaan mouthwash dilakukan sebanyak dua hari sekali. Gunakan mouthwash yang mengandung essential oil dan bebas alkohol. Jadi, obat kumur akan aman saat digunakan dan tidak menimbulkan efek samping.

    Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Selama Puasa

    Menjaga kesehatan mulut itu sangatlah penting dan untuk mendapatkan produk kesehatan bisa Sahabat dapatkan di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya  08111816800 atau klik prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Mecadinisa, Nabila. “Cegah Bau Mulut Saat Puasa dengan Cara Ini”.
    2. Putri, Wulan Kurnia. “5 Cara Ampuh Mengatasi Bau Mulut Berpuasa,Bisa Kamu Coba Guys!”.
    3. Maharani, Dian. “Cengkeh, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh”.
    4. Popbela. “Bau Mulut Sehabis Minum Kopi? Atasi dengan 5 Tips Mudah Ini”.
    5. Oktania, Marcella. “Simple! 5 Cara Mengatasi Bau Mulut dengan Baking Soda”
    6. Putri, Winda D. “Banyak Minum Air Putih Bantu Hindari Bau Mulut”.
    7. Kompas.com. “Selama Puasa, Cobalah Terapkan pola 242 Agar Tetap Sehat dan Bugar”.
    8. Kania, Dewi. “Tak Hanya Menghilangkan Bau Mulut, Berkumur dengan Mouthwash Usai Gosok Gigi Bisa Mencegah Gigi Berlubang”
    9. Haurissa, Andreas Erick. “Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa”
    Read More

Showing 11–20 of 39 results

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com