Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ persiapan nikah”

  • Selain mempersiapkan biaya, tempat pernikahan, undangan, dan katering, rupanya ada juga yang perlu dipersiapkan bagi Sobat Sehat yang hendak menikah, yaitu check-up kesehatan pranikah. Hal ini sangat penting sangat dilakukan terutama untuk kesehatan mempelai pria dan wanita. Dengan melakukan check-up, setidaknya kedua mempelai sudah mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, dan tidak akan saling menyalahkan ketika sudah […]

    Sobat Ingin Menikah? Yuk, Tes Check-Up Kesehatan Pranikah

    Selain mempersiapkan biaya, tempat pernikahan, undangan, dan katering, rupanya ada juga yang perlu dipersiapkan bagi Sobat Sehat yang hendak menikah, yaitu check-up kesehatan pranikah. Hal ini sangat penting sangat dilakukan terutama untuk kesehatan mempelai pria dan wanita. Dengan melakukan check-up, setidaknya kedua mempelai sudah mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, dan tidak akan saling menyalahkan ketika sudah berumah tangga. Mereka pun bisa mengonsultasikan kondisi kesehatannya kepada dokter yang memeriksa.

    check-up kesehatan pranikah, pemeriksaan kesehatan pranikah

    Baca Juga: Sebelum Menikah, Pria Juga Butuh Ini!

    Pemeriksaan kesehatan pranikah ini juga untuk membatasi penyebaran penyakit darah genetik seperti anemia sel sabit dan thalassemia, serta penyakit menular seperti hepatitis B, hepatitis C, dan HIV/AIDS.  Selain membatasi penularan penyakit, manfaat lain yang bisa didapatkan dari check-up ini adalah sebagai berikut:

    • Membuat calon pengantin lebih memahami arti kehidupan berumah tangga yang sehat secara keseluruhan
    • Mengurangi beban asuransi kesehatan dan keharusan Palang Merah Indonesia untuk menyediakan darah
    • Mengurangi beban finansial pada keluarga dan lingkungan karena harus mengobati penyakit tertentu
    • Menghindari munculnya beban sosial dan psikologis pada anak jika menderita penyakit keturunan dari gen orang tuanya

    Lalu seperti apa pemeriksaan yang harus dijalankan bagi mereka yang hendak menikah? Yuk, tanpa berlama-lama, mari simak penjelasan di bawah ini.

    Jenis Check-Up

    Pemeriksaan golongan darah dan rhesus

    Pemeriksaan kesehatan pranikah yang pertama dilakukan adalah pemeriksaan golongan darah dan rhesus. Pemeriksaan ini untuk mengetahui kecocokan rhesus serta efeknya terhadap ibu dan bayi. Seorang wanita dengan rhesus negatif yang menikahi pria dengan rhesus positif kemungkinan akan memiliki bayi dengan rhesus positif. Pada proses kehamilan, kondisi ini dapat menyebabkan isoimunisasi rhesus yang memungkinkan darah bayi masuk dalam tubuh ibu. Kondisi ini diketahui dapat meningkatkan produksi antibodi dalam tubuh ibu karena darah rhesus positif bayi dianggap asing oleh sistem kekebalan tubuh ibu, dan rentan menyebabkan bayi terkena penyakit kuning dan anemia.

    Pemeriksaan Darah

    Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui adanya risiko anemia seorang wanita, yang bisa menjadi kondisi berbahaya saat hamil nanti. Selain itu, dengan memeriksakan darah, kedua pasangan juga jadi mengetahui ada tidaknya risiko terjadinya penyakit keturunan seperti thalassemia dan hemophilia kepada anak mereka kelak.

    Pemeriksaan Kadar Gula Darah

    Pemeriksaan ini dianjurkan supaya dapat mendeteksi secara dini risiko terjadinya diabetes mellitus pada seseorang. Terutama pada wanita, jika sudah terdeteksi memiliki risiko diabetes sejak awal maka diharapkan dapat lebih menyadari untuk mencegah terjadinya komplikasi diabetes yang dialami selama kehamilan nanti.

    Pemeriksaan Infeksi Menular Seksual atau IMS

    Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi antibodi yang bereaksi terhadap berbagai bakteri penyebab infeksi menular seksual, termasuk sifilis, treponema pallidum, serta status HIV seseorang.

    Pemeriksaan Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg)

    Salah satu pemeriksaan check-up kesehatan ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk mendeteksi penyakit Hepatitis B, sebagai salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan di Indonesia.

    Produk Terkait: Vaksinasi Hepatitis B

    Pemeriksaan Urine

    Pemeriksaan urine ternyata juga penting dalam check-up pranikah karena dapat mengetahui kelainan metabolik, penyakit sistemik, atau gejala penyakit lain yang berkaitan dengan kelainan kondisi sistem metabolisme tubuh manusia.

    Pemeriksaan TORCH

    Pemeriksaan TORCH (toksoplasmosis, rubella, cytomegalovirus, dan herpes) dianjurkan dilakukan sebelum memulai program kehamilan atau sebelum menikah. Pemeriksaan dengan mengambil sampel darah ini diperlukan untuk mengamati adanya virus penyebab infeksi. TORCH mengintai kesehatan ibu dan bayi selama kehamilan karena bisa membuat organ-organ bayi tidak berkembang seperti seharusnya. Apabila calon pengantin tidak dilakukan pemeriksaan deteksi dini TORCH dan ternyata ada infeksi di dalam tubuhnya maka dapat berisiko mengalami keguguran dan masalah kesehatan pada anak yang dilahirkan seperti penyakit kuning, masalah pendengaran, dan kelahiran prematur.

    Baca Juga: Jangan Lewatkan 10 Tes Kesehatan Pranikah untuk Anda dan Pasangan

    Pemeriksaan Organ Reproduksi

    Pemeriksaan kesehatan pranikah terakhir yang perlu dilakukan adalah pemeriksaan organ reproduksi. Pengecekan ini diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan organ reproduksi. Pada wanita, pemeriksaan ini meliputi organ vital mulai dari vagina, leher rahim, saluran telur, dan indung telur.

    Kapan Waktu Terbaik untuk Melakukannya?

    Waktu untuk melakukan check-up pranikah bisa dilakukan kapan saja. Namun waktu terbaik untuk melakukannya adalah 6 bulan sebelum menikah sehingga bila ditemukan masalah kesehatan bisa segera dilakukan tindakan pengobatan pada calon mempelai agar risiko yang mungkin timbul dapat diminimalkan.

    Selain check-up kesehatan, persiapan apalagi yang harus dilakukan supaya tetap fit?

    Pemeriksaan kesehatan pranikah yang sudah menjadi suatu rekomendasi dari Kementerian Kesehatan ini merupakan salah satu cara untuk mengetahui seseorang yang akan menikah dalam kondisi fit atau tidak. Selain check-up, tentu saja Sobat juga mesti melakukan hal-hal berikut ini supaya tetap fit sebelum menikah sehingga ketika di pesta pernikahan yang sakral, Sobat tidak mengalami gangguan kesehatan, antara lain:

    Baca Juga: 7 Tahap Persiapan Pernikahan dalam Waktu Singkat

    • Istirahat cukup, yaitu 7-8 jam sehari
    • Pola makan dengan gizi seimbang serta minum air 2 liter per hari
    • Berolahraga rutin sebanyak 3 kali seminggu
    • Melakukan manajemen stres dengan tetap berpikir positif
    • Konsumsi suplemen dan multivitamin
    • Lakukan vaksinasi seperti HPV, MMR, dan hepatitis B

    Itulah pemeriksaan check-up kesehatan pranikah yang perlu Sobat lakukan sebelum menggelar resepsi pernikahan supaya Sobat terhindar dari berbagai kemungkinan terserang banyak penyakit setelah berumah tangga apalagi pada masa pandemi seperti sekarang ini. Untuk informasi lebih dalam mengenai check-up pranikah, silakan tonton video Youtube berikut ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pemeriksaan kesehatan sebelum menikah dan produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Media K. 8 Jenis Pemeriksaan Kesehatan yang Perlu Dilakukan Sebelum Menikah Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/01/22/173500768/8-jenis-pemeriksaan-kesehatan-yang-perlu-dilakukan-sebelum-menikah?page=all
    2. Tes Kesehatan Sebelum Menikah: Manfaat dan Biaya Tes Kesehatan Pranikah [Internet]. Ruangmom.com. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://www.ruangmom.com/tes-kesehatan-sebelum-menikah.html
    3. Aderianti S. Mau Nikah, 7 Tes Kesehatan Ini Wajib Dilakukan Sebelumnya [Internet]. CekAja. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://www.cekaja.com/info/mau-nikah-7-tes-kesehatan-ini-wajib-dilakukan-sebelumnya/
    Read More
  • Tes kesehatan pranikah – Pernikahan menjadi awal kehidupan baru untuk Anda dan pasangan. Segala persiapan sudah Anda siapkan mulai dari pernak-pernik pernikahan hingga kesiapan mental, tapi apakah persiapan fisik juga sudah Anda siapkan? Kesehatan menjadi salah satu hal yang sangat penting demi membentuk keluarga yang bahagia. Oleh karena itu, Anda dan pasangan perlu melakukan tes […]

    Jangan Lewatkan 10 Tes Kesehatan Pranikah Untuk Anda dan Pasangan

    Tes kesehatan pranikah – Pernikahan menjadi awal kehidupan baru untuk Anda dan pasangan. Segala persiapan sudah Anda siapkan mulai dari pernak-pernik pernikahan hingga kesiapan mental, tapi apakah persiapan fisik juga sudah Anda siapkan?

    Kesehatan menjadi salah satu hal yang sangat penting demi membentuk keluarga yang bahagia. Oleh karena itu, Anda dan pasangan perlu melakukan tes kesehatan pra nikah demi mewujudkan hal tersebut. Manfaat dari tes kesehatan pranikah ini adalah agar Anda dan pasangan saling mengetahui kondisi kesehatan masing-masing sebelum menikah.

    Tes kesehatan pranikah menjadi salah satu syarat dalam mengajukan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA). Namun, masih banyak  pasangan yang melewatkan hal tersebut. Jadi, apa saja sih tes kesehatan pranikah yang harus dilakukan untuk Anda dan pasangan? Berikut 10 tes kesehatan pranikah untuk Anda dan pasangan:

    1. Tes Darah Secara Lengkap

    Tes pertama adalah tes darah lengkap untuk Anda berdua. Tes darah ini bertujuan melihat kadar haemoglobin (Hb), hematokrit, trombosit, leukosit, eritrosit serta Laju Endap Darah (LED). Anda berdua dapat mengetahui secara jelas kondisi kesehatan Anda melalui tes ini.

    2. Tes Golongan Darah Serta Rhesus Darah

    Tes ini dilakukan untuk mengetahui golongan darah serta rhesus darah. Hal ini berguna khususnya untuk pasangan beda negara yang biasanya memiliki rhesus yang berbeda. Orang Asia mayoritas memiliki rhesus positif sedangkan untuk orang-orang Eropa memiliki rhesus negatif. Hal ini sangat penting diketahui sejak dini karena apabila rhesus Anda dan pasangan berbeda ada kemungkinan di kehamilan kedua berisiko meninggal dalam rahim atau setelah lahir. Selain itu, bayi akan beresiko terserang penyakit kuning, bengkak hati, anemia hingga gagal jantung.

    3. Tes Urin

    Tes urin dilakukan untuk Anda berdua untuk mengetahui apakah ada infeksi saluran kemih (ISK). Apabila Anda positif terinfeksi ISK maka akan sangat berbahaya pada saat Anda akan mengandung.

    4. Tes TORCH

    Tes TORCH dilakukan untuk perempuan yang bertujuan untuk melihat apakah terdapat gangguan pada kehamilan yaitu seperti tingkat kesuburan, resiko keguguran, lahir yang premature hingga adanya kelainan bawaan. Tes ini mencakup Toxoplasma,Virus Rubella, Virus Cytomegalo (CMV) dan Herpes di dalam tubuh.

    5. Tes HIV

    Anda berdua dapat menjalan kan Tes HIV ini.Hal ini perlu diketahui status Anda berdua terlebih lagi jika Anda berencana untuk memiliki momongan agar janin tidak tertular infeksi HIV.

    6. Pemeriksaan Gigi dan Mulut

    Pemeriksaan gigi dan mulut sangatlah penting dilakukan, terlebih lagi jika Anda memutuskan untuk hamil. Bila gigi Anda berlubang dan tidak di segera ditangani dapat menyebabkan masalah sistemik selama kehamilan sehingga bisa berdampak kelahiran prematur pada bayi. Selain itu tindakan pencabutan gigi juga harus dihindari karena dapat membahayakan janin Anda.

    7. Tes Hepatitis B dan C

    Selanjutnya Anda dapat melakukan tes hepatitis B dan C. Tes ini sangatlah penting dilakukan terlebih bila Anda memiliki risiko melakukan transfusi darah hingga riwayat seks bebas.

    Baca Juga:

    10 Jenis Vaksinasi Ibu Hamil

    5 Persiapan Sebelum Menikah

    5 Gejala Kanker Serviks

    8. Tes Hormon Tiroid

    Guna dari tes ini untuk mendeteksi apakah hormon tiroid yang dimiliki kurang aktif (hipotiroid) atau terlalu aktif (hipertiroid), dua hal ini dapat menganggu seseorang untuk hamil. Apabila seseorang tersebut hipotiroid dapat mengganggu proses ovulasi, sedangkan pada orang yang hipetiroid dapat meningkatkan risiko keguguran atau kelahiran bayi prematur.

    9. Tes Sperma

    Laki-laki dapat melakukan tes analisis sperma untuk melihat sperma yang dimiliki seperti jumlah, volume cairan, presentase sperma hingga pergerakan.

    10. Veneral Disease Screen Test (Tes Penyakit Sifilis) dan Tes Infeksi Menular Seksual (IMS)

    Tes ini berguna untuk mendeteksi bakteri sifilis serta mendeteksi infeksi menular seksual (IMS) yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual salah satunya kanker serviks.

    Itulah 10 tes kesehatan pranikah untuk Anda dan Pasangan. Jangan lupa untuk melindungi Anda atau Pasangan dengan vaksinasi kanker serviks sebelum menikah bersama ProSehat. Aplikasi kesehatan panggil dokter vaksinasi ke rumah. Banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan seperti vaksin yang dijamin asli, konsultasi gratis dengan dokter profesional dan cicilan 0% untuk layanan vaksinasi. Untuk info lebih lanjut hubungi Asisten Maya Prosehat melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau klik www.prosehat.com

     

    Sumber:

    Serempak. Alkaff, Raihana Nadra. “Tes Kesehatan Pra Nikah: Penting Tapi Sering Dilupakan”. Diakses pada 12 Maret 2018

    Kementerian Kesehatan RI. “Pedoman Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Ibu Hamil dan Anak Usia Balita Bagi Tenaga Kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan”. Diakses Pada 12 Maret 2018

    Tanyadok. Khusen, Daniel Denny. “Perlukah Imunisasi Sebelum Menikah dan Saat Hamil?”. Diakses pada 12 Maret 2018

    Read More
  • Siap mengikrarkan janji suci Sahabat pada saat pernikahan? Mental Sahabat sudah di persiapkan jauh-jauh hari, tapi sudah siapkan kesehatan jauh-jauh hari belum? Kesehatan juga penting loh sahabat, karena untuk membangun keluarga yang bahagia. Jadi apa saja sih persiapan kesehatan yang harus sahabat lakukan? Yuk cek 5 persiapan kesehatan sebelum menikah : 1. Persiapan Fisik Sahabat […]

    Siap Nikah? Lakukan 5 Persiapan Kesehatan Ini

    siap nikah

    Siap mengikrarkan janji suci Sahabat pada saat pernikahan? Mental Sahabat sudah di persiapkan jauh-jauh hari, tapi sudah siapkan kesehatan jauh-jauh hari belum? Kesehatan juga penting loh sahabat, karena untuk membangun keluarga yang bahagia. Jadi apa saja sih persiapan kesehatan yang harus sahabat lakukan?

    Yuk cek 5 persiapan kesehatan sebelum menikah :

    1. Persiapan Fisik

    Sahabat harus menyiapkan persiapan secara fisik mulai dari Pemeriksaan status kesehatan, pemeriksaan darah rutin dan pemeriksaan urin seperti :
    Pemeriksaan status kesehatan, tahap awal yang tidak memerlukan waktu yang lama seperti mengukur tanda-tanda vital seperti mengukur Suhu, Nadi, Frekuensi Nafas dan Tekanan Darah.
    Pemeriksaan Darah Rutin, Selanjutnya sahabat akan melakukan pemeriksaan darah rutin seperti HB, Trombosit dan juga Lekosit. Ada beberapa pemeriksaan darah yang dianjurkan seperti Golongan darah dan Rhesus, Gula Darah Sewaktu (GDS), Thalasemia, Hepatitis B dan C serta TORCH (Toksoplasmosis, Rubella, Citomegalovirus dan Herpes simpleks). Pemeriksaan Urin, ditahap ini sahabat dianjurkan melakukan pemeriksanaan urin rutin.

    Baca Juga : 5 Persiapan Sebelum Honeymoon

    2. Persiapan Gizi

    Peningkatan gizi sahabat dan calon perlu dipersiapkan dengan baik. Terlebih lagi untuk para perempuan perlu melakukan peningkatan status gizi melalui penanggulangan KEK (Kekurangan Energi Kronis) dan anemia gizi besi serta defiensi asam folat.

    Baca Juga: Periapan Gizi Ibu Hamil Trimester Pertama

    3. Melakukan Status Imunisasi TT

    Cegah dan lindungi diri Anda terhadap penyakit tetanus yang dilakukan dengan pemberian 5 dosis imunisasi TT untuk mencapai kekebalan penuh.

    4. Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi

    Hal ini salah satu indikasi calon pengantin yang sehat yang dapat menjaga kebersihan organ reproduksinya dengan baik. Perempuan biasanya lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti keputihan hingga kanker serviks. Beberapa hal yang perlu Sahabat perhatikan dalam menjaga kebersihan organ reproduksi seperti:
    – Gantilah pakaian dalam Sahabat diganti minimal 2 kali sehari
    – Tidak menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat serta menggunakan bahan non sintetik
    – Bersihkan organ reproduksi luar dari depan ke belakang dengan menggunakan air bersih dan dikeringkan menggunakan handuk atau tisu.
    – Rutin mengganti pembalut pada saat datang bulan, paling lama setiap 4 jam sekali atau setelah buang air.
    – Lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter bila sering terjadi keputihan, berbau serta berwana.

    Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Membutuhkan Ini

    5. Melakukan Vaksinasi HPV

    Kanker leher rahim (serviks) menjadi pembunuh perempuan nomor dua di dunia dan menempati peringkat pertama di Indonesia. Beberapa faktor yang menyebabkan kanker serviks antara lain Hubungan seks pada usia muda atau pernikahan di usia muda, berganti-ganti pasangan seksual, Merokok serta faktor lainnya.

    Proses Kanker serviks yang berkembang secara bertahap ini diperlukan waktu selama 1-20 tahun. Pada fase prakanker tidak akan menimbulkan gejala atau tanda-tanda yang khas, namun perlu waspadai beberapa gejala seperti keputihan atau keluar cairan encer dari vagina.

    Untuk menghindari hal tersebut, maka pasangan yang akan menikah memerlukan vaksinasi HPV. Hal ini merupakan salah satu cara pencegahan primer terhadap kanker yang disebabkan dari infeksi virus HPV. Wanita dan pria dapat melakukan vaksinasi yang dapat menstimulasi tubuh serta membentuk antibodi untuk melawan HPV.

    Baca Juga: Kanker dan Tumor Apakah Sama?

    Pastikan pada saat sahabat melakukan vaksin HPV dilakukan jauh-jauh hari sebelum hari pernikahan Sahabat kurang lebih 6 bulan sebelum menikah. Layanan Vaksinasi HPV bisa sahabat lakukan di Prosehat loh, pemesanan yang mudah dan cepat serta kenyamanan dalam melakukan vaksinasi. Di Prosehat, sahabat bisa lakukan vaksin di rumah atau rumah calon mertua. Yuk ajak Pasangan Sahabat untuk vaksinasi HPV demi masa depan Sahabat.

    Apabila Sobat berminat dan memerlukan informasi lebih lanjut silakan mengenai minuman sehat, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/BUKU%20SAKU%20KESPRO.pdf
      prosehat.com/artikel/wanitasehat/cegah-kanker-serviks-dengan-vaksin-hpv
    Read More
  • Hari persiapan pernikahan menjadi hari bahagia yang dinanti setiap pasangan. Bagaimana tidak, hari ketika Anda akan dipersatukan sebagai suami dan istri. Tak mengherankan jika segala macam persiapan pernikahan dirancang jauh-jauh hari, ada yang memakan waktu selama 6 bulan hingga setahun. Hmm.. padahal persiapan pernikahan tidak harus menghabiskan waktu Sahabat loh. Nah, berikut 7 tahap persiapan […]

    7 Tahap Persiapan Pernikahan Dalam Waktu Singkat

    Hari persiapan pernikahan menjadi hari bahagia yang dinanti setiap pasangan. Bagaimana tidak, hari ketika Anda akan dipersatukan sebagai suami dan istri. Tak mengherankan jika segala macam persiapan pernikahan dirancang jauh-jauh hari, ada yang memakan waktu selama 6 bulan hingga setahun.

    Hmm.. padahal persiapan pernikahan tidak harus menghabiskan waktu Sahabat loh.

    Nah, berikut 7 tahap persiapan pernikahan dalam waktu singkat:

    1. Tentukan Tanggal Pernikahan

    Di awal bulan minggu pertama persiapkan secara matang rencana serta tanggal pernikahan Sahabat dan tentukan konsep yang akan digunakan serta mencari beberapa vendor pernikahan Sahabat. Bila tanggal pernikahan Anda masih ragu maka tidak menutup kemungkinan akan memakan waktu lama. Terlebih lagi jangan panik dan terburu-buru dalam menentukan konsepnya.

    2. Mengurus Surat Proses Pernikahan

    Bila Anda sudah menentukan tanggal pernikahan maka segera mengurus segala surat proses pernikahan dan ikuti segala macam persyaratan dokumen seperti KTP, KK, Akte Kelahiran dan lain sebagainya.

    Apabila segala macam surat proses pernikahan telah selesai diproses maka Anda bisa langsung mencari-cari cincin pernikahan sebagai simbol pengikat cinta Sahabat. Bukannya bisa disiapkan dalam waktu dekat? Bagi yang ingin memiliki cincin pernikahan eksklusif pastinya membutuhkan waktu dalam membuatnya. Jadi lebih baik persiapkan jauh-jauh hari ya sahabat..

    Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Membutuhkan Ini

    3. Persiapkan Pakaian Pernikahan Dan Rias Pengantin

    Memilih pakaian pengantin harus dipersiapkan di awal bulan, mengukur ukuran tubuh Sahabat, memilih bahan yang tepat dan desain pakaian membutuhkan waktu yang panjang. Terlebih lagi sebelum hari H pernikahan Anda harus mengukur tubuh Sahabat.

    Jangan lupa memilih perias untuk mempercantik Sahabat dalam pesta pernikahan dan sesuaikan dengan konsep ya.. Karena tata rias tradisional dan juga modern terlihat berbeda.

    4. Mencari Lokasi dan Suvenir Pernikahan

    Segala macam sudah siap, maka Sahabat bisa mulai mencari lokasi yang sesuai dengan konsep yang telah dirancang. Pastikan untuk memilih lokasi yang mudah dijangkau oleh keluarga, teman dan rekan kerja sahabat. Karena nggak mau juga kan para tamu mengeluh karena akses ke tempat pernikahan Sahabat sulit dijangkau.

    Selanjutnya persiapkan souvenir pernikahan yang akan Sahabat berikan kepada tamu undangan. Souvenir pernikahan bisa Anda sesuaikan dengan budget yang Anda miliki dan souvenir menjadi hal yang paling mudah untuk Sahabat lakukan bersama pasangan.

    Produk Terkait: Vaksinasi Pranikah

    5. Jangan Lupakan Undangan dan Catering.

    Hal ini jangan sampai Sahabat lewatkan bila sudah menentukan tanggal dan lokasi pernikahan Anda yaitu persiapkan undangan dan juga catering yang akan Sahabat sajikan. Persiapkan budget catering yang akan sahabat keluarkan dengan tamu yang diundang. Jangan sampai pengeluaran sahabat menjadi membengkak ya..

    6. Persiapkan Seserahan

    Di Indonesia identik dengan prosesi lamaran yang mempertemukan antarkeluarga dan tidak lupa beberapa seserahan yang akan diberikan kepada mempelai.

    Baca Juga : 5 Persiapan Sebelum Honeymoon

    7. Jaga Kesehatan Sahabat dan Pasangan

    Kesehatan menjadi hal yang sangat penting untuk kalian berdua. Nggak mungkin kan pas pesta pernikahan Sahabat terserang flu ataupun sakit lainnya. Jadi pastikan sahabat mencegah penyakit dengan cara vaksinasi.

    Terlebih lagi untuk pasangan baru sangat diperlukan melakukan vaksinasi HPV. Memang kenapa? Karena dengan melakukan vaksinasi HPV merupakan salah satu cara pencegahan primer terhadap kanker disebabkan oleh infeksi virus HPV. Vaksinasi yang dapat diberikan pada wanita dan pria ini dapat menstimulasi tubuh dan membentuk antibodi untuk melawan HPV.

    Maka dari itu jangan tunda lagi vaksin HPV dan Vaksinasi HPV bisa Sahabat dapatkan di Prosehat. Proses pemesanan yang mudah serta kenyamanan dalam melakukan vaksinasi. Dengan Prosehat vaksinasi HPV bisa Sahabat lakukan dirumah. Yuk ajak Pasangan Sahabat untuk masa depan pernikahan Sahabat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

     

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja