Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ penyakit kencing manis”

  • Diabetes melitus tipe 2 merupakan suatu kondisi kronis yang memengaruhi cara tubuh memetabolisme glukosa, yang merupakan sumber energi utama tubuh Sahabat. Baca Juga: Pentingnya Olahraga Bagi Penderita Diabetes Tipe 2 Diabetes tipe 2 memerlukan pemantauan secara berkala dan perawatan sepanjang hidup. Bila tidak diobati dengan benar, diabetes dapat menimbulkan berbagai komplikasi pada sistem organ tubuh […]

    Langkah Berkelanjutan Diabetes Melitus Tipe 2 Seperti Apa?

    Diabetes melitus tipe 2 merupakan suatu kondisi kronis yang memengaruhi cara tubuh memetabolisme glukosa, yang merupakan sumber energi utama tubuh Sahabat.

    diabetes melitus tipe 2, diabetes tipe 2

    Baca Juga: Pentingnya Olahraga Bagi Penderita Diabetes Tipe 2

    Diabetes tipe 2 memerlukan pemantauan secara berkala dan perawatan sepanjang hidup. Bila tidak diobati dengan benar, diabetes dapat menimbulkan berbagai komplikasi pada sistem organ tubuh lainnya.¹

    Peranan Insulin dalam Tubuh

    Insulin adalah hormon alami yang diproduksi oleh pankreas yang berperan dalam mengatur kadar gula darah. Tugas utama insulin adalah untuk menjaga kadar gula darah tetap dalam batas normal. Pada setiap kali makan, karbohidrat terurai menjadi gula dan masuk ke aliran darah dalam bentuk glukosa.

    Produk Terkait: Produk Herbal Diabetes

    Pankreas akan merespons dengan memproduksi insulin, yang menyebabkan gula masuk ke dalam jaringan. Kelebihan glukosa akan disimpan di hati dalam bentuk glikogen, apabila kadar insulin rendah, hati akan mengeluarkan glikogen ke dalam aliran darah dalam bentuk gula sehingga kadar gula darah tetap dalam stabil. ²6

    Apa yang Terjadi pada Diabetes Tipe 2 ?

    Pada penderita diabetes tipe 2, tubuh Sahabat tidak dapat merespons dengan baik atau melawan efek insulin. Sehingga tubuh tidak menghasilkan cukup insulin untuk mempertahankan kadar gula darah dalam batas normal.¹

    Bagaimana  Sahabat Mendeteksi Diabetes Tipe 2?

    Gejala utama dari penyakit diabetes tipe 2 adalah mudah merasa haus, sering buang air kecil terutama pada malam hari, mudah lapar, terjadi penurunan berat badan drastis, mati rasa pada tangan dan kaki, penglihatan kabur, lemah, gatal di daerah kemaluan ataupun lipat paha,mulu kering, dan luka yang lambat sembuh.

    Untuk memastikan diagnosis diabetes tipe 2, dokter akan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang meliputi tes gula darah puasa, gula darah sewaktu, dan HbA1c.7

    Produk Terkait: Cek Lab

    Pemeriksaan Normal
    Kadar glukosa hemoglobin (A1C) 6,5%
    Kadar glukosa darah puasa 

    (kondisi tidak makan apapun selama minimal 8 jam)

    126 mg/dL 

    (7.0 mmol/l)

    Kadar glukosa plasma secara acak pada pasien dengan gejala klasik  <200 mg/dl

    (11,1 mmol/l)

    Tabel 1. Kriteria Diagnosis Diabetes.8

    Bagaimana Mengelola Diabetes Tipe 2?

    Dalam manajemen diabetes tipe 2, Sahabat memegang peran penting melalui beberapa langkah sederhana berikut 7,9,10:

    1. Merencanakan pola makan yang sehat dan seimbang.
    2. Berolahraga secara teratur.
    3. Minum obat anti diabetes oral seperti yang ditentukan sesuai dengan instruksi dokter.
    4. Melakukan kontrol kadar gula darah dan tekanan darah di rumah.

    Mengapa Mengontrol Gula Darah Penting ?

    Pasien diabetes tipe 2 dapat menjalani hidup aktif dan sehat dengan manajemen yang tepat, yaitu menyeimbangkan asupan makanan dan minuman serta melakukan olahraga rutin. Kontrol ketat gula darah dapat mencegah atau memperlambat perkembangan berbagai komplikasi diabetes. 

    Gula darah yang tinggi akan menyebabkan masalah jangka pendek yang serius seperti hipoglikemia (kondisi apabila kadar gula darah dibawah batas normal), hiperglikemia (kondisi apabila kadar gula darah tinggi), dan diabetes ketoasidosis.

    Sedangkan dalam jangka panjang, gula darah yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah yang memasok darah ke organ penting seperti jantung, ginjal, mata, dan syaraf.8,1214

    Jika Sahabat menderita diabetes tipe 2, jangan khawatir. Kabar baiknya adalah dengan mengontrol gula darah, dapat membantu Sahabat tetap sehat dan mencegah komplikasi di kemudian hari.14

    Baca Juga: Saat Hadapi Si Kecil Menderita Diabetes

    Apabila memerlukan informasi lebih lanjut mengenai diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100363-V1.0 (03/2021)

    REFERENSI

    1. Type 2 diabetes – Symptoms and causes [Internet]. Mayo Clinic. 2020. Available at: http://www.mayoclinic.com/health/type-2-diabetes/DS00585. [Terakhir diakses Januari 2014]
    2. UpToDate [Internet]. Uptodate.com. 2020. Available at: http://www.uptodate.com/contents/diabetes-mellitus-type-2-overview-beyond-the-basics. [Terakhir diakses Januari 2014]
    3. Insulin & Other Injectables | ADA [Internet]. Diabetes.org. 2020. Available from: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulin [Terakhir diakses Januari 2014]
    4. Insulin – Diabetes [Internet]. Diabetes. 2020. Available at: http://www.diabetes.co.uk/body/insulin.html. [Terakhir diakses Januari 2014]
    5. Health and wellness resources [Internet]. Ghc.org. 2020. Available at: http://www.ghc.org/healthAndWellness/?itern.–/common/healthAndWellness/conditions/diabetes/foodProcess.html. [Terakhir diakses Maret 2014]
    6. Diabetes Treatment [Internet]. 2020. Available at: http://www.mayoclinic.com/health/diabetes-treatment/DA00010. [Terakhir diakses Januari 2014]
    7. Diabetes Mellitus: Types, Risk Factors, Symptoms, Treatments [Internet]. Cleveland Clinic. 2020. Available at: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/7104-diabetes-mellitus-an-overview. [Terakhir diakses Januari 2014]
    8. Introduction: Standards of Medical Care in Diabetes [Internet]. American Diabetes Association. 2020. Available at: https://care.diabetesjournals.org/content/43/Supplement_1/S1
    9. Non-farmakologis Diabetes. Pedoman Pengelolaan Diabetes Tipe 2. Available at:  http://icmr.nic.in/guidelines_diabetes/section6.pdf. [Terakhir diakses Januari 2014]
    10. Farmakologi Pengobatan Diabetes. Pedoman Pengelolaan Diabetes Tipe 2. Available at: http://lcmr.nic.in/guidelines_diabetes/sectionl.pdf. [Terakhir diakses Januari 2014]
    11. Tentang Diabetes Tipe 2 [Internet]. 2020. Available at: https://www.diabetes.org.nz/about_diabetes/type_2_diabetes . [Terakhir diakses Februari 2014]
    12. Diabetes Control: Why its so important? [Internet]. 2020. Available online at: http://teenshealth.org/teen/diabetescenter/basics/diabetes_control.html?tracking=T_RelatedArticle. [Terakhir diakses Februari 2014]
    13. Tight Diabetes Control [Internet]. 2020. Available online at: http://www.diabetes.org/living-wfth-diabetes/treatment-and-care/blood-glucose-control/tight-diabetes-control.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    14. Davidson NK. Moreland P. Mengapa kontrol gula darah sangat penting? [Internet]. 2020.Available at: http://www.mayoclinic.org/diseasesconditions/diabetes/expert-blog/ blood -sugar-control.[Terakhir diakses Januari 2014]
    Read More
  • Diabetes merupakan keadaan penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah di atas nilai normal. Diabetes dapat dikontrol dengan gaya hidup dan makanan yang tepat. Diabetes yang terkontrol sangat memungkinkan penderita untuk tetap aktif dan memiliki kualitas hidup yang baik.¹ Baca Juga: Tips Mengatur Makanan untuk Penderita Diabetes Gula darah tinggi terus-menerus pada penderita diabetes […]

    Diabetes Tidak Terkontrol? Pahami Komplikasinya

    Diabetes merupakan keadaan penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah di atas nilai normal. Diabetes dapat dikontrol dengan gaya hidup dan makanan yang tepat. Diabetes yang terkontrol sangat memungkinkan penderita untuk tetap aktif dan memiliki kualitas hidup yang baik.¹

    diabetes tidak terkontrol, komplikasi diabetes

    Baca Juga: Tips Mengatur Makanan untuk Penderita Diabetes

    Gula darah tinggi terus-menerus pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dapat menimbulkan berbagai komplikasi pada berbagai organ tubuh.² Menurut waktu terjadinya, komplikasi yang terjadi dibagi menjadi 2, yaitu akut dan kronis.³

    Komplikasi Akut

    Komplikasi akut atau komplikasi jangka pendek dari diabetes adalah diabetes ketoasidosis dan hipoglikemia.4

    1. Diabetes Ketoasidosis 

    Diabetes ketoasidosis merupakan suatu krisis hiperglikemia (glukosa darah diatas normal) akibat kurangnya insulin dalam tubuh. Insulin dibutuhkan tubuh untuk membantu penyerapan glukosa darah ke dalam sel.

    Kurangnya insulin menyebabkan glukosa darah tidak dapat terserap ke dalam sel sehingga tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi.

    Akibatnya, konsentrasi keton yang merupakan hasil pemecahan lemak menjadi berlebihan dalam tubuh (ketosis) dan tubuh menjadi asam (asidosis). 4

    Tanda dan gejala diabetes ketoasidosis adalah: ¹,4

    1. Haus berlebihan.
    2. Berkemih dengan jumlah sangat banyak.
    3. Mual, tidak nafsu makan, nyeri perut.
    4. Penurunan kesadaran hingga koma.
    5. Diabetes ketoasidosis merupakan keadaan gawat darurat dan harus segera ditangani tenaga kesehatan secara cepat

    2. Hipoglikemia

    Hipoglikemia merupakan kondisi ketika glukosa darah dibawah nilai normal. Hal tersebut merupakan komplikasi yang sering terjadi pada penderita diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2 yang menggunakan insulin atau obat golongan sulphonylurea.

    Gejala yang ditimbulkan adalah lemas, berkurangnya konsentrasi, sampai penurunan kesadaran. Semua pasien yang menggunakan insulin dan obat golongan sulphonylurea sebaiknya selalu membawa camilan manis untuk penanganan awal hipoglikemia.

    Jika Sahabat sering mengalami hipoglikemia atau mengalami gejala hipoglikemia berat, segera konsultasi ke dokter.5,6

    Komplikasi Kronis

    Komplikasi kronis atau jangka panjang dari diabetes adalah kerusakan pembuluh darah pada berbagai organ tubuh, seperti:7

    Penyakit jantung dan stroke

    Pasien diabetes tidak terkontrol rentan mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) dan kolesterol tinggi. Hal tersebut akan meningkatkan risiko penyakit jantung, seperti gagal jantung dan penyakit jantung koroner maupun penyakit stroke. ¹,5,8,9

    Baca Juga: Cek Gejala Ini untuk Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner

    Penyakit ginjal

    Fungsi ginjal adalah memfilter darah dan membuang zat sisa yang tidak terpakai oleh tubuh.10,11 Glukosa darah tinggi akan menyebabkan kerja ginjal lebih berat dan harus menyaring glukosa dengan jumlah lebih banyak.

    Selain itu, diabetes menyebabkan kerusakan pembuluh darah kecil (mikrovaskular) pada ginjal. Jika tidak segera diberi pengobatan yang tepat, fungsi ginjal akan terus menurun dan akhirnya terjadi gagal ginjal.²

    Apabila hal tersebut terjadi, pasien harus menjalani dialisis (cuci darah) atau transplantasi ginjal untuk menggantikan tugas ginjal memfilter darah.12

    Produk Terkait: Cek Hemodialisis Klinik Denam

    Penyakit mata

    Glukosa darah tinggi menyebabkan kerusakan pembuluh darah retina sehingga menyebabkan penyakit retinopati diabetes. Penglihatan pasien akan menurun dan jika tidak cepat dilakukan bisa mengakibatkan kebutaan.¹13

    Kerusakan saraf dan kaki diabetes

    Kerusakan saraf akibat diabetes disebut neuropati diabetes. Kerusakan saraf dapat terjadi pada berbagai bagian dan organ tubuh. Neuropati yang paling sering terjadi adalah pada kaki yang menyebabkan rasa panas seperti terbakar, kesemutan, atau mati rasa. Hal tersebut akan meningkatkan risiko luka pada kaki akibat diabetes atau yang disebut dengan kaki diabetes.11,14

    Baal atau mati rasa pada kaki sering mengakibatkan penderita neuropati diabetes lupa memakai sandal dan tidak terasa saat kakinya terluka.

    Akibatnya, pasien sering tidak sadar jika terdapat luka pada kakinya. Luka akan semakin berat dan terjadi infeksi. Ditambah lagi, glukosa darah tinggi dan kerusakan pembuluh darah pada diabetes akan memperlambat penyembuhan luka.

    Jika tidak segera ditangani, jaringan di sekitar luka akan mati sehingga kaki harus diamputasi. Selain menjaga glukosa darah terkontrol, selalu memakai alas kaki dan rajin memeriksa kaki sendiri merupakan kunci untuk mencegah terjadinya kaki diabetes.11,15,16

    Tips untuk merawat kaki pada penderita diabetes:

    1. Aturlah waktu setiap hari untuk memeriksa kondisi kaki Sahabat. Periksa kaki dengan seksama termasuk sela-sela jari. Jika kesulitan untuk melihat kaki, Sahabar dapat menggunakan cermin atau meminta bantuan orang lain. Lihatlah apakah terdapat perubahan warna kulit, bengkak, perubahan suhu, atau nyeri saat disentuh.17,18,19
    2. Selalu memakai alas kaki yang nyaman dan ukuran yang sesuai.20
    3. Cucilah kaki dengan air hangat (tidak panas) setiap hari. Bersihkan hingga sela-sela jari. Pakailah lotion atau pelembab untuk selalu menjaga kelembutan kaki.20
    4. Jangan memotong kuku terlalu dalam. 20
    5. Jangan menggunakan bantalan pemanas atau botol air panas karena dapat menyebabkan iritasi jaringan.20

    Komplikasi Lainnya

    Komplikasi lain yang dapat terjadi pada penderita diabetes adalah mual, diare, konstipasi, dan disfungsi ereksi. 15

    Begitu banyak komplikasi akibat diabetes. Komplikasi dapat dicegah dengan deteksi dini diabetes, pengobatan yang sesuai, dan gaya hidup sehat.

    Baca Juga: Kiat Pengidap Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Jangan ragu berkonsultasi ke dokter bila ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau memeriksakan diri Sahabat. Untuk konsultasi manfaatkan layanan chat dokter 24 jam dari Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100214 -V1.0 (20/2021)

    REFERENSI

     

    1. Type 2 Diabetes. A..-bleathttps: //www.liabetes.org.nz/abouUiabetesllype_2_diabetes. L.astao:: essed111: 2fl/2/14. 
    2. Diabetes 1 Type 2. Available At: hllp://www.nhi.uk/ConditionS/lliabelet-type21Pil(les/l ntrodudion.aspx. Last accessed on: 10/2/14. 
    3. PinhaH!amiel 0, Zeitler P. Al:!Jte and c:llronic: corr.,locations al type 2 diabetes mellitus in c:llildren and adolescents. Lancet 2007 May 26;369(9575):1823-31. 
    4. Dlaba Hckato8cldosls. Available at: http:/lwww.nhi.ukkllndllonshlaballo.lallblcldos ntroducllon.aspx. Last accessed on:2612114. 
    5. Amlel SA, DlxonT, MannR, Jameson K. Hypoglycemia Only pe2dlabetea. Diabet Med.2008Man:h 1;25(3):245-254. 
    6. Law blood glucose (hypoglycemia) for Tp 2 diabetes. Available et https://Www.dabatea.org.nzlllvl”G-wlth_dlabateallype…2…dabatell lowooae_ hypo. Last accessed on:26/21 

    7.Chronlcccmpbtlons. hllp://www2.wpro.who.lntlWpcld/doWoadS/lllabetell_ tex1(21- 33). pdf. L.asteccassed on: 2612114. 

    1. Type 1 and Type 2 compllcaHons. Good control – why bolher? Available at http:/1Www. dlabetes.le/Wp-<:ontenm..,toed&l201 1/D91Durt<an-T1-12- compllca11ons.pdf. Last accessed on: 10/2/14. 
    2. BloodV8allels.Available: http:/1Www.dlabales. co.uk/bodyll>loocl-veasels.h1ml . Last accessed on: 10/2/14.
    3. x.AainKidneyFailu111.A..-bleat htlp:/lwww.nlm.nll.gov/medlineplusltutorials/kilileyfail ulllfld269104.pdf. Last.-don: 512/14. 
    4. DlabaHcNeuropathlas: The Nerve Damagaof Dlabatea. Available at http://dlabetel.nlddk.nlh.gov/Gn/puropelhles/. Last accessed on: 512/14. 
    5. Diabetes And Kidney Disease 9e. Availableat:hllpJ/www.diabeles.ca/diabelewndmpllcations/kifiley/. L.astacoessad on: 512114. 
    6. Diabetes – Symptoms, diagnosis and traalmant. Avallablls at hftpl:/1Www.80Ulhemcross. co. nz/AboulTheGroup/HealthRalourcaal Medlcallllraryl tabld/178/wli1ntemlD/18WabeU!e-Sympfome-Olagnael&- Treatment. lcaHons.L.astaccaasedon:26/2114. 
    7. Diabat8I HeallhConcams. Avalableat htlp://www.cdc.gov/diabat8slooneumerlprobleml. htrn .L.astaccassed on:512/14. 
    8. icalionsoauaad bydiabetss.Available at hltp:l/www.nhl.uldConditionsltliabefes.lype2/Pages/Compl lcations.aspx.Lutaconsed on 10/1114. 
    9. FoolCompllcalons.Avallablaat: hllp1/www. dlabetes.orgi1IYlfl!t”W1th-dlebelaalcompllcallonlllloot-aimpllcallonll .l.ast8CC81811dcn: 512114.
    10. Caraal1heDlabellcFoot.Avallabllsathltp://ortholnfo.aeos.org/ll)plc.cfm’ltop lccA00148&webld=26DBE25F. Laataccaased on 10/1114. 
    11. Diabetesfootcare.Availabllsat hllp://www. nlm.nih.gov/rnedlineplus/tu1Drials/diabetesloolcareldb0291 05.pdf(Lastacc:easedon: 512/14.). 
    12. Foot and Skin Related Complications of Diabeles. Available al: http://my.clevelandcli nic.org/disorders/diabsles_mellilusl hic_looland_sllif1J’llal9d_ ccmplicalionl_of_diabetes.aspx. L.astaccessedcn 10/1114. 
    13. GellilgS11nd'”FoolCara Dos and Don’ts.Availabllsat hltp:l/www. bd.oomllllsolltll.aspx?IDX=22098 L.astac:cessadon 10/1/14. 

     

    Read More
  • Banyak yang mengira penyakit diabetes hanya menyerang orang tua dan yang memiliki riwayat diabetes dalam keluarganya. Tapi hal tersebut salah besar! Agar tidak salah persepsi lagi, kita bahas beberapa fakta dan mitos diabetes (kencing manis) berikut ini. Fakta dan Mitos Diabetes (Kencing Manis) ‘Makan terlalu banyak nasi bikin diabetes’. ‘Diabetes tidak ada gejalanya sama sekali’. […]

    Diabetes 101: Fakta dan Mitos Tentang Diabetes

    Banyak yang mengira penyakit diabetes hanya menyerang orang tua dan yang memiliki riwayat diabetes dalam keluarganya. Tapi hal tersebut salah besar! Agar tidak salah persepsi lagi, kita bahas beberapa fakta dan mitos diabetes (kencing manis) berikut ini.

    prosehat fakta dan mitos diabetes

    Fakta dan Mitos Diabetes (Kencing Manis)

    ‘Makan terlalu banyak nasi bikin diabetes’. ‘Diabetes tidak ada gejalanya sama sekali’. ‘Diabetes menyerang orang obesitas’. ‘Diabetes itu penyakit turunan’. Banyak sekali ya, fakta dan mitos diabetes yang seliweran tentang diabetes. Tapi apakah semuanya fakta, atau mitos belaka? Daripada semakin ngawur, kita cek fakta dan mitos diabetes ini yuk.

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes Atau Kencing Manis

    Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik ketika seseorang memiliki gula darah tinggi (gula darah), karena produksi insulin tidak memadai, atau karena sel-sel tubuh tidak merespon dengan baik terhadap insulin. Pasien dengan gula darah tinggi biasanya akan mengalami sering kencing (poliuria), mereka akan menjadi semakin haus (polidipsia) dan lapar (polifagia).

    Lanjut ke fakta dan mitos diabetes (kencing manis), yuk!

    1. Mitos atau Fakta: diabetes adalah penyakit keturunan

    Mitos! 95% kasus diabetes terjadi bukan karena genetik, melainkan disebabkan oleh beberapa masalah yang terjadi pada insulin: 1. pankreas tidak menghasilkan hormon insulin, sehingga gula dari makanan tidak dapat dipecah oleh sel-sel tubuh (diabetes tipe I), 2. adanya resistensi insulin, yaitu gula yang masuk ke tubuh diproses dengan lambat oleh si kurir ini atau resistensi sel, yaitu ketika gula yang dibawa insulin tidak semuanya diterima oleh sel-sel tubuh (they’re being picky!). Dari kedua akibat itu, terjadilah kekurangan atau kejenuhan insulin, dan akibatnya timbul kelebihan kadar gula darah. Tapi banyak juga penderita diabetes dengan orang tua yang juga penderita lho. Ternyata, penderita diabetes tidak mewarisi penyakit ini dari orangtuanya, tapi mewarisi/meniru kebiasaan makan orang tua yang salah (makanan manis dan karbohidrat). Mereka tidak beralih ke pemanis buatan yang rendah kalori sebagai trik untuk memuaskan sweet-tooth mereka. Kebiasaan ini berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun hingga menguras habis cadangan insulinnya.

    Produk terkait: Jual Tropicana Slim Madu 350 ml

    2. Mitos atau Fakta: ada 2 jenis diabetes, yaitu kering dan basah.

    Mitos! Dalam ilmu kedokteran tidak ada istilah diabetes kering atau basah. Kedua istilah ini merupakan istilah yang timbul dari gejala diabetes tipe II, yaitu penurunan berat badan drastis (kering) karena tidak ada gula yang diantar oleh insulin (kurir) ke sel-sel tubuh untuk dijadikan energi. Diabetes basah atau luka yang tidak kunjung sembuh dan tak jarang bahkan bernanah sehingga basah, sebenarnya adalah komplikasi dari diabetes itu sendiri. Baik “diabetes kering” maupun “diabetes basah” tetap diabetes dan sama-sama berbahaya dan perlu dikendalikan dengan obat supaya tidak timbul komplikasi lainnya yang lebih fatal.

    3. Mitos atau Fakta: rasa air kencing penderita diabetes manis (kencing manis)

    Mitos! Pada jaman dahulu memang banyak orang mendeteksi penyakit diabetes dengan memperhatikan apa yang terjadi pada air kencing mereka. Logikanya, karena kadar gula darah yang tinggi, lantas air kencing yang disekresikan ginjal pun akan terasa manis. Tapi rasa air kencing tidak manis! Jangan dicoba, ya! Perlu dilakukan tes laboratorium terlebih dahulu untuk mendeteksi kadar gula dalam air kencing. Agar terhindar dari kencing manis, beralihlah ke produk pemanis buatan yang rendah kalori.

    Baca Juga: Susu yang Pengidap Diabetes yang Tepat Seperti Apa?

    4. Mitos: puasa mengurangi risiko terkena diabetes

    Mitos! Puasa tidak mengurangi risiko diabetes, karena ada dua tipe diabetes itu tadi, yaitu tipe I, ketika tidak ada produksi insulin sama sekali pada tubuh si penderita, dan diabetes tipe II, ketika insulin mengalami beberapa masalah sehingga tidak dapat mengantar gula ke sel-sel tubuh untuk dipecah menjadi energi. Mau puasa setahun lamanya, kalau kalian diabetes tipe I, tidak akan merubah apapun. Begitu juga yang diabetes tipe II, tidak makan sama sekali malah memperburuk kesehatan yang lain, karena masalah pada penyakit diabetes itu terletak pada insulinnya itu sendiri.

    Jadi, kita semua harus berhati-hati karena penyakit diabetes termasuk silent disease lho. Tidak ada gejala yang muncul dari penyakit ini. Umumnya keluhan khas penderita diabetes adalah trias-poli yang sudah kita bahas sebelumnya: sering kencing (poliuria), sering haus (polidipsia) dan lapar (polifagia). Cara terbaik untuk mengetahui kondisi diabetes adalah rutin cek gula darah yang dapat dilakukan sendiri di rumah dengan alat cek kadar gula darah.

    Baca Juga: Luka Lama yang Sulit Menyembuh

    Pencegahan terbaik untuk diabetes adalah kendalikan berat badan dengan olahraga rutin dan rutin kontrol kadar gula darah dalam tubuh. Selain itu, beralih ke makanan yang rendah kalori misalnya penggunaan pemanis buatan rendah kalori untuk mengurangi asupan gula dan untuk mengendalikan berat badan. Yuk, kita mulai dari sekarang!

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Read More
Chat Asisten Maya
di Prosehat.com