Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ mitos fakta”

  • Polio mungkin bukanlah penyakit yang baru di telinga kita semua, terutama para Ibu yang pasti sudah sering mendengarnya saat membawa si kecil untuk imunisasi. Berkat imunisasi, kasus polio di seluruh dunia saat ini sudah sangat berkurang, bahkan beberapa strain virus polio sudah dinyatakan tidak ada lagi atau tereradikasi. Berdasarkan data WHO, kasus polio sudah berkurang […]

    Apa Saja Fakta tentang Polio yang Perlu Diketahui?

    Polio mungkin bukanlah penyakit yang baru di telinga kita semua, terutama para Ibu yang pasti sudah sering mendengarnya saat membawa si kecil untuk imunisasi. Berkat imunisasi, kasus polio di seluruh dunia saat ini sudah sangat berkurang, bahkan beberapa strain virus polio sudah dinyatakan tidak ada lagi atau tereradikasi.

    Berdasarkan data WHO, kasus polio sudah berkurang sebesar 99% sejak tahun 1988, dari 350.000 kasus dalam lebih dari 125 negara endemis, turun menjadi 22 kasus pada tahun 2017 di seluruh dunia. Sekitar 16 juta orang telah selamat dari kelumpuhan sebagai dampak usaha global mengeradikasi virus polio. Ini menunjukkan betapa pentingnya vaksinasi polio bagi anak-anak. Nah, apa saja fakta tentang penyakit polio ini? Yuk, kita simak bersama.

    Polio atau yang disebut sebagai poliomielitis adalah infeksi susunan saraf pusat yang disebabkan karena virus polio. Virus ini sangat berbahaya dan biasanya menyerang anak-anak berusia di bawah 5 tahun. Virus tersebutdapat menyebabkan kelumpuhan dalam hitungan jam, dan 1 dari 200 individu yang terkena infeksi polio mengalami kelumpuhan pada kaki yang bersifat permanen. Sekitar 5-10% individu yang terinfeksi polio jika tidak ditangani dengan baik dapat mengalami kematian karena tidak bisa bernapas yang disebabkan karena lumpuhnya otot-otot pernafasan.

    Virus polio yang sangat infeksius ini ditularkan dengan carafekal-oral. Feses anak yang terinfeksi polio juga akan mengandung virus polio, sehingga dapat menularkan lewat air dan makanan/minuman yang terkontaminasi. Gejala yang dapat ditimbulkan dari infeksi polio ini bervariasi, yaitu:

    • 72% orang yang terinfeksi virus polio biasanya tidak menimbulkan gejala, ini merupakan bentuk infeksi polio yang paling sering.
    • 24% orang mengalami gejala minor/ringan seperti demam, sakit tenggorokan, lemas, sakit kepala, mual dan muntah.
    • 4% orang akan mengalami nonparalytic poliomyelitis (aseptic meningitis), dimana gejala awal berupa demam, nyeri tenggorokan, mual, dan lemas, kemudian diikuti dengan kekakuan pada leher/punggung, nyeri pada kaki, punggung dan leher, muntah, dan nyeri kepala yang hebat. Dapat juga terjadi kelumpuhan kaki yang ringan.
    • <1% mengalami paralytic poliomyelitis. Kondisi ini sangat jarang, dengan gejala awal berupa gejala ringan dan dilanjutkan dengan 1-3 hari bebas gejala, yang kemudian diikuti oleh kelumpuhan salah satu kaki yang tiba-tiba dan progresif.

    Cukup mengerikan bukan? WHO bahkan menyatakan selama ada 1 anak saja yang masih terinfeksi polio, maka seluruh anak-anak di dunia masih berisiko terinfeksi polio. Apalagi sampai saat ini tidak ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit polio. Polio hanya dapat dicegah dan pencegahan terbaik adalah dengan vaksinasi. Itu sebabnya vaksinasi polio sangat penting bagi anak-anak kita.

    Vaksin polio yang diberikan terdiri dari dua macam, yaitu vaksin polio tetes/oral (OPV) dan vaksin polio yang disuntikkan (IPV). Keduanya penting diberikan bagi si kecil untuk memastikan proteksi yang maksimal terhadap virus polio. Efek samping pasca imunisasi polio pun biasanya jarang, biasanya dapat terjadi diare yang tidak menyebabkan demam. Dosis pemberian vaksin polio yang direkomendasikan di Indonesia adalah 4 dosis dan ditambah dengan 1x dosis booster pada 18 bulan. Proteksi vaksin polio ini cukup besar yaitu sebesar 99%.

    Nah, fakta tentang polio ternyata cukup luar biasa bukan? Dan para ibu tidak perlu khawatir, karena imunisasi polio sudah termasuk dalam imunisasi dasar dan wajib di Indonesia. Pastikan buah hati Moms diberikan imunisasi dasar lengkap dan sesuai jadwal agar ia selalu sehat dan terlindungi dari berbagai macam penyakit, salah satunya polio. Nah, bagi Moms yang ingin melakukan vaksin pada si kecil, kini tak perlu repot. Ada layanan vaksin ke rumah loh! Silakan cek lewat www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan vaksinasi maupun kesehatan. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. World Health Organization. Poliomyelitis. Diupdate 14 Maret 2018. Diakses 4 Oktober 2018. Available at: who.int/news-room/fact-sheets/detail/poliomyelitis
    2. Plotkin SA, Orenstein WA, Offit PA, Edwards KM. Plotkin’s vaccines. 7th Philadelphia: Elsevier; 2018. p. 867.
    3. Vesikari T, Damme PV. Pediatric vaccines and vaccinations. Switzerland: Springer; 2017. p. 60-3.
    4. Tanya jawab polio. Diupdate 28 Agustus 2013. Diakses 4 Oktober 2018. Available at: idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/tanya-jawab-polio
    5. Polio vaccination. Diupdate 4 Mei 2018. Diakses 4 Oktober 2018. Available at: cdc.gov/vaccines/vpd/polio/index.html
    Read More
  • Beberapa waktu lalu, terjadi insiden di KRL jurusan Jatinegara-Bekasi, tepatnya di gerbong khusus wanita. Ada salah satu penumpangnya yang tidak dapat menahan BAB (buang air besar), alhasil membuat penumpang lainnya terganggu dan beritanya cukup viral pada sejumlah sosial media. Baca Juga: 10 Sayur dan Buah Atasi Sembelit pada Bumil Urusan menahan ‘proses pembuangan’ ini tentu […]

    5 Mitos vs Fakta Seputar BAB yang Perlu Sahabat Ketahui

    Beberapa waktu lalu, terjadi insiden di KRL jurusan Jatinegara-Bekasi, tepatnya di gerbong khusus wanita. Ada salah satu penumpangnya yang tidak dapat menahan BAB (buang air besar), alhasil membuat penumpang lainnya terganggu dan beritanya cukup viral pada sejumlah sosial media.

    Baca Juga: 10 Sayur dan Buah Atasi Sembelit pada Bumil

    Urusan menahan ‘proses pembuangan’ ini tentu sangat menyiksa bagi siapa saja yang mengalaminya.

    Terkait masalah BAB, biasanya ada beberapa mitos yang beredar di tengah masyarakat kita. Di simak yuk, Sahabat:

    1. Orang Sehat, BAB Setiap Hari

    Mitos. Sebenarnya tidak ada patokan khusus. Frekuensi BAB yang normal bervariasi pada setiap individu. Meskipun lazimnya dilakukan setiap hari, tidak masalah jika Sahabat mengalaminya 2-3 hari sekali. Seseorang disebut mengalami konstipasi jika frekuensi buang air besarnya hanya 1-2 kali tiap minggu, dan konstipasi berat bila frekuensinya kurang dari 1 kali tiap minggu.

    Produk Terkait: Jual Microlax

    2. Minum Kopi Memperlancar BAB

    Fakta. Kopi memang bisa merangsang tubuh untuk mulas karena kafein membuat usus berkontraksi dan mendorong tinja,makanya tak heran kalau Sobat minum kopi pagi hari, bisa membuat Sobat langsung buang air besar.

    Ada suatu penelitian yang menyebutkan kopi merupakan zat yang paling signifikan meningkatkan gerakan usus, bahkan 60 persen lebih kuat dibandingkan air hangat. Pada dasarnya, kafein bukansatu-satunya zat aktif dalam kopi yang membuat perut Sobat terasa mulas. Beberapa waktu setelah kita meneguk kopi dan mencapai lambung, beberapa zat akan memicu pelepasan hormon tertentu. Misalnya hormon motilin yang merangsang kontraksi usus, atau gastrin yang menyebabkan pelepasan asam di lambung.

    3. Olahraga Membuat BAB Teratur

    Fakta. Kurang berolahraga dapat menyebabkan konstipasi. Yup, olahraga membuat aktivitas saluran pencernaan Sobat semakin teratur dan mengurangi stres. Setelah makan besar, tunggu minimal 1 jam sebelum berolahraga untuk memberikan kesempatan tubuh Anda mencerna makanan.

    Baca Juga: Tips Jitu Melancarkan BAB Anak

    4. Kantongi Batu, Ampuh Menahan BAB

    Mitos. Nasihat orangtua zaman dahulu ini entah masih dipercaya atau tidak oleh generasi milenial. Mungkin bahkan beberapa dari Anda tak pernah mendengar nasihat tersebut, ya? Konon, bila mengalami keinginan untuk BAB, tapi situasi dan kondisi tidak memungkinkan, cobalah segera cari batu yang ada di sekeliling,lalu batu tersebut dikantongi. Tentu saja jika ditilik dalam dunia medis, jelas tidak ada hubungannya menyimpan atau menggenggam batu dengan menahan BAB. Namun hal yang terjadi sebenarnya berkaitan dengan sugesti. Pakar kesehatan mengatakan sugesti yang kuat pada pikiran inilah yang membuat seolah-olah anggapan ini manjur dan akhirnya dipercaya secara turun-temurun.

    5. Toilet Jongkok Lebih Baik Dibanding Toilet Duduk

    Fakta. Beberapa ahli menyebutkan jongkok merupakan posisi yang paling tepat dan direkomendasikan untuk BAB. Posisi ideal untuk buang air besar adalah jongkok dengan paha tertekuk pada perut. Lewat cara ini, kapasitas rongga perut sangat berkurang dan tekanan intra-abdomen meningkat, sehingga akan lebih mendorong pengeluaran feses.

    Itulah kelima mitos dan fakta seputar buang air besar yang perlu Sobat ketahui. Lantas, yang menjadi pertanyaan ialah apa yang terjadi pada tubuh saat kita menahan BAB? Selang dua jam setelah muncul rasa ingin BAB, kita akan merasakan tekanan pada bagian abdominal. Beberapa orang menyebutnya sebagai kram abdominal, sedangkan beberapa orang lainnya, semakin merasa ingin BAB. Dengan kata lain, menahan BAB adalah cara cepat membuat Anda merasa kembung, perut terasa bengkak dan penuh yang tak bisa hilang.

    Kemudian, setelah 6 jam, umumnya rasa ingin BAB semakin menghilang, sebenarnya bukan karena tinja hilang, namun justru terjadi konstipasi. Semakin lama ditahan, kotoran akan semakin keras pada usus besar. Tak jarang ada yang mengalami konstipasi sampai tersiksa di toilet, entah itu harus mengejan keras, berdarah bahkan menangis saking sakitnya. Jika berlangsung terus-menerus, akibatnya diperlukan obat pencahar, dan pastinya kurang baik bagi kesehatan.

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    Nah, Sobat, segeralah ke toilet bila sinyal tubuh sudah muncul. Jika memang tidak bisa langsung, tetap prioritaskan secepat mungkin begitu ada kesempatan.

    Bagi Sahabat yang masih membutuhkan informasi kesehatan lanjutan dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

     

    Referensi:
    1. Ini 5 Mitos Seputar BAB yang Sesat [Internet]. liputan6.com. 2018 [cited 11 October 2018]. Available from: liputan6.com/health/read/3548845/ini-5-mitos-seputar-bab-yang-sesat
    2. Icha. Kata Siapa BAB Harus Setiap Hari? Cek Mitos dan Fakta Seputar Sembelit Disini! – Sehat Magazine [Internet]. Sehat Magazine. 2018 [cited 11 October 2018]. Available from: sehatmagz.com/staying-healthy/kata-siapa-bab-harus-setiap-hari-cek-mitos-dan-fakta-seputar-sembelit-disini/womantalk.com/health-fitness/articles/kenali-7-fakta-tentang-bab-yang-jarang-diketahui-AXgnr
    3.Media K. Mengapa Minum Kopi Bikin BAB Lancar? – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2018 [cited 11 October 2018]. Available from: lifestyle.kompas.com/read/2016/05/19/170000223/Mengapa.Minum.Kopi.Bikin.BAB.Lancar.
    4. Wilda Z. Toilet Jongkok Vs Toilet Duduk, Mana yang Lebih Sehat di Mata Dokter? [Internet]. detikHealth. 2018 [cited 11 October 2018]. Available from: health.detik.com/ulasan-khas/d-2502311/toilet-jongkok-vs-toilet-duduk-mana-yang-lebih-sehat-di-mata-dokter
    5. Hobi Menahan BAB, Ketahui Efeknya pada Tubuh [Internet]. liputan6.com. 2018 [cited 11 October 2018]. Available from: liputan6.com/health/read/2918518/hobi-menahan-bab-ketahui-efeknya-pada-tubuh

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja