7 Jenis Mental Block yang Perlu Sahabat Ketahui, Apa Saja?

Di tengah situasi pandemi seperti ini, bukan merupakan hal aneh lagi apabila seseorang mengalami mental block atau kehilangan kendali saat berpikir. Mental block sendiri ialah suatu kondisi seseorang tidak dapat berkonsentrasi dan tidak dapat berpikir jernih. Kondisi seperti ini juga biasa disebut dengan kelelahan mental.

jenis mental block

Baca Juga: Mengenal Mental Block, Mulai dari Gejala hingga Terapi Khusus untuk Mengatasinya

Umumnya mental block sering dialami oleh seseorang ketika menulis, merencanakan perjalanan, sedang dalam pengerjaan proyek, atau bahkan ketika sedang berolahraga. Pada awalnya kondisi seperti ini dianggap biasa saja, tetapi jika kondisi seperti ini terjadi terlalu sering bisa membebani psikologi dan fisik seseorang.

Mental block dapat dialami oleh semua orang, mulai dari pelajar, mahasiswa, bahkan pekerja. Biasanya gejala dari mental block ini tidak ada hubungannya dengan usia seseorang, justru sering dialami oleh orang yang sedang semangat-semangatnya. Jadi mungkin saja bisa memberikan dampak negatif pada kinerja seseorang.

Serangan mental block memiliki beberapa jenis yang sangat beragam, mungkin salah satunya pernah Sahabat alami tanpa disadari.

Berikut ini adalah 7 jenis mental block yang paling umum terjadi berdasarkan laman Asian Efficency:

1. Self-doubt

Self-doubt adalah suatu fenomena munculnya keraguan pada diri sendiri. Kondisi ini seringkali terjadi dibawah alam sadar. Meskipun telah berupaya sekuat tenaga untuk memberi hasil yang terbaik,  perasaan itu tetap hadir.

Yang lebih parah, apabila seseorang merasa sudah menjadi penipu yang mengaku ahli dalam bidang pekerjaan tersebut, namun kenyataannya mereka hanya dihinggapi perasaan cemas. Keraguan diri ini sangat membuat seseorang menjadi tidak berdaya, sehingga mempengaruhi kepercayaan diri.

Biasanya orang yang tidak dapat mengatasi self-doubt dengan tepat, akan berujung pada kurangnya kepercayaan diri, dan sebaliknya, orang yang dapat mengatasi dengan kondisi ini dengan tepat akan mendapatkan manfaat yang lebih baik.

Pada umumnya, self-doubt disebabkan oleh dua hal yaitu inner voice negatif dan perasaan yang kurang baik. Suara ini dapat memilik beragam bentuk, mulai dari kritik negatif hingga ingatan terhadap kesalahan, kesedihan serta kekecewaan yang pernah terjadi dimasa lalu.

Hal inilah yang memicu rasa ketakutan berlebih, sehingga berujung pada hilangnya keyakinan akan masa depan yang cerah.

2. Indecision

Sifat indecision ini dimiliki oleh seseorang yang terlalu fokus akan suatu penilaian di setiap keputusan, dengan adanya pola pikir “sebuah pilihan akan menentukan keberhasilan atau kegagalan di waktu yang akan datang”.

Sifat seperti ini akan membawa seseorang pada kondisi mental block, karena terlalu banyaknya energi yang dikeluarkan dalam membuat sebuah keputusan, sehingga lupa dengan perioritas lainnya.

3. Fixed Mindset

Fixed mindset dapat diartikan sebagai pola pikir yang memegang kepercayaan bahwa bakat atau kecerdasan yang dimiliki seseorang adalah bersifat tetap dan tidak akan berubah. Pengidap fixed mindset ini selalu percaya jika mereka adalah orang yang “cerdas” sehingga tidak memerlukan usaha yang lebih dan bekerja keras untuk mencapai kesuksesan.

Baca Juga: 7 Tips Wanita Sukses Biar Kamu Makin Sukses

Dengan pola pikir yang kaku seperti ini dapat menyebabkan seseorang sibuk memikirkan sesuatu dari masa lampau dan takut untuk mencoba hal baru. Hal inilah yang membentuk pemahaman tentang kemampuan seseorang terbatas pada hal tertentu, sehingga senang berada di zona nyaman dan kurang tertarik mempelajari hal baru.

4. Comparison

Suatu kondisi dimana seseorang memiliki sifat yang senang membandingkan diri sendiri dengan orang lain dapat mengakibatkan terjadinya mental block.

Seseorang yang memiliki sifat seperti ini cenderung akan menganggap bahwa kesuksesan orang lain adalah ancaman bagi dirinya, sehingga mereka bisa menjadi seseorang yang pesimis dan sering mengalami kepanikan atau stres.

5. Uncertainty

Uncertainty atau ketidakpastian merupakan kondisi seseorang yang gagal menemukan cara dalam membuat membuat keputusan. Ketidakpastian ini juga dapat menghalangi seseorang untuk melaksanakan keputusan yang telah dibuat.

Pada umumnya kondisi ini datang disaat seseorang dihadapkan oleh banyaknya pilihan yang pada dasarnya sama, sehingga banyak waktu yang terbuang sia-sia.

6. No Limits

Kemampuan seseorang dalam multi-tasking tidak sepenuhnya dapat membantu, karena justru dapat memacu seseorang untuk terus melakukan berbagai aktivitas dengan fokus yang terpecah-pecah.

Apabila kemampuan tersebut terus dijalankan dapat membuat seseorang jadi kewalahan dan perkembangan diri yang dihasilkan kurang sepadan dengan energi yang telah dikeluakan. Selain itu, juga dapat membuat mereka mengalami kebuntuan dalam melakukan pekerjaan.

7. Tunnel Vision

Suatu kondisi seseorang mengurung diri dalam khayalan cara berpikirnya sendiri. Meskipun begitu, mereka tidak dapat menentukan seberapa ketepatan perspektif tersebut, dan pada akhirnya jadi tidak bisa berpikir objektif untuk menemukan solusi lainnya yang lebih mudah.

Dengan memiliki sifat seperti ini, seseorang bisa jadi kehilangan ide, sulit konsentrasi, dan tidak bisa berpikir dengan jelas sehingga dapat menganggu kinerjanya sendiri maupun lingkungan disekitarnya.

Untuk mengurangi risiko yang terjadi akibat mental block, Sahabat dapat melakukan beberapa cara dalam mengatasinya, seperti:

  1. Menata ulang pola pikir
  2. Fokus pada masa sekarang
  3. Selesaikan tugas yang termudah
  4. Beristirahatlah saat diperlukan
  5. Buatlah lingkungan sekitar menjadi nyaman, supaya produktivitas Sahabat dalam bekerja dapat meningkat.

Demikian penjelasan mengenai 7 jenis mental block yang sering dijumpai. Apabila sahabat merasa sedang mengalami salah satunya atau bahkan semuanya, sahabat tidak perlu khawatir dan panik. Sahabat dapat mengatasinya mulai dari menata ulang pola pikir dan beristirahat sejenak.

Baca Juga: Inilah Gejala Kesehatan Mental yang Sering Sahabat Anggap Remeh!

Apabila kondisi Sahabat tidak juga membaik setelah melakukan beberapa cara penanganan diatas, alangkah baiknya jika sahabat segera konsultasikan ke psikolog atau psikiater.

Namun sahabat tidak perlu khawatir jika harus pergi keluar rumah, karena Sahabat Sehat dapat langsung berkonsultasi secara daring atau online melalui fasilitas kesehatan yang telah disediakan oleh Prosehat.  Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. id. 2021. Mengenal 7 Bentuk Mental Block dan Cara Mengatasinya – Tirto.ID. [online] Available at: <https://tirto.id/mengenal-7-bentuk-mental-block-dan-cara-mengatasinya-f87X> [Accessed 16 March 2021].
  2. Glints Blog. 2021. Mental Block: Definisi, Penyebab, dan Cara Mengatasinya – Glints Blog. [online] Available at: <https://glints.com/id/lowongan/mental-block/#.YFA5iZ37S03> [Accessed 16 March 2021].
  3. 2021. Mengenal Self-Doubt dan Cara Mengatasinya. [online] Available at: <https://kumparan.com/berita-hari-ini/mengenal-self-doubt-dan-cara-mengatasinya-1t9L4xAPGQ0/full> [Accessed 18 March 2021].
  4. Evans, P., 2021. 7 Mental Blocks Preventing Your Success. [online] Entrepreneur. Available at: <https://www.entrepreneur.com/article/281556> [Accessed 18 March 2021].
Read More