Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ meningitis”

  • Di masa pandemi  Covid-19, menjadi suatu keharusan untuk menggunakan masker agar terhindar dari virus yang ditularkan melalui air liur. Air liur yang berada di dalam mulut mengandung  ratusan mikroorganisme, termasuk bakteri berbahaya dan dapat menjadi salah satu cara penularan penyakit tertentu. Baca Juga: Benarkah Air Liur Manusia Mampu Menyembuhkan Luka? Bagaimana cara air liur menyebarkan […]

    Begini Cara Air Liur Menyebarkan Virus dan Risiko Penyakitnya

    Di masa pandemi  Covid-19, menjadi suatu keharusan untuk menggunakan masker agar terhindar dari virus yang ditularkan melalui air liur. Air liur yang berada di dalam mulut mengandung  ratusan mikroorganisme, termasuk bakteri berbahaya dan dapat menjadi salah satu cara penularan penyakit tertentu.

    cara air liur menyebarkan virus

    Baca Juga: Benarkah Air Liur Manusia Mampu Menyembuhkan Luka?

    Bagaimana cara air liur menyebarkan virus?

    Virus dalam air liur dapat ditularkan melalui beberapa cara berikut :

    Berciuman

    Berciuman merupakan salah satu tindakan kasih sayang yang paling umum dilakukan setiap pasangan, namun ternyata hal tersebut justru dapat menjadi salah satu cara penyebaran virus. Virus pada air liur dapat masuk ke dalam tenggorokan dan paru-paru.

    Bersin

    Bersin juga diketahui dapat menyebarkan virus. Saat seseorang bersin, udara yang keluar secara tiba-tiba dan kuat dapat mendorong tetesan lendir dan air liur dengan kecepatan 100 mil per jam. Namun hal tersebut dapat dihindari jika Sahabat menjaga jarak dengan orang lain dan menggunakan masker.

    Berbagi Sikat Gigi

    Menggunakan sikat gigi bersama sama, juga dapat menyebarkan virus melalui air liur. Jika Sahabat berbagi sikat gigi, maka dapat bersentuhan dengan air liur orang lain dan berisiko menularkan infeksi virus maupun kuman. Risiko ini akan meningkat jika Sahabat memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

    Baca Juga: Penyakit-penyakit Kronis Akibat Kesehatan Gigi yang Buruk

    Berbagi Alat Makan

    Penggunaan alat makan dan minum yang sama, dapat menjadi salah satu cara penularan virus dan kuman lainnya. Sehingga Sahabat sebaiknya menggunakan alat makan dan minum pribadi terutama di masa pandemi Covid 19.

    Jenis Penyakit yang Ditularkan Melalui Air Liur

    Berikut adalah beberapa jenis penyakit yang dapat ditularkan melalui air liur:

    TBC

    TBC atau tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang dapat ditularkan melalui cipratan air liur. Umumnya, bakteri penyebab TBC menginfeksi paru. Namun dalam beberapa kasus, bakteri tersebut juga dapat menyerang tulang, usus, kelenjar getah bening atau organ tubuh lainnya.

    Produk Terkait: Imunisasi BCG

    Influenza

    Virus influenza dapat menyebar melalui cipratan air liur yang dikeluarkan saat bersin atau batuk, ditandai dengan keluhan sakit tenggorokan, demam, pegal di seluruh tubuh dan hidung berair. Umumnya keluhan dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu 5-7 hari.

    Produk Terkait: Vaksinasi Flu

    Meningitis

    Meningitis adalah kondisi infeksi dan peradangan di lapisan otak, dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, jamur, atau protozoa melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita serta cipratan air liur yang tersebar di udara. Meningitis dapat ditandai dengan keluhan demam, sakit kepala, kaku pada leher, penurunan kesadaran hingga kejang.

    Produk Terkait: Vaksinasi Meningitis

    Pneumonia

    Pneumonia adalah salah satu infeksi pernapasan yang dapat ditularkan melalui udara dan cipratan air liur penderitanya, ditandai dengan keluhan batuk berdahak, demam, sesak napas, serta nyeri dada.

    Produk Terkait: Vaksinasi Pneumonia

    Penyakit Gusi

    Bakteri dalam air liur dapat membentuk plak di gigi dan di bawah garis gusi, sehingga menimbulkan radang gusi dan sakit gigi.

    Baca Juga: Penyakit Gigi dan Gusi yang Sering Terjadi dan Penanganannya

    Covid-19

    Cipratan air liur penderita Covid-19 baik saat bersin, tertawa maupun batuk berisiko menularkan infeksi Covid-19 pada orang lain.

    Karena air liur dapat menjadi salah satu cara penyebaran penyakit, Sahabat Sehat harus tetap waspada dan melakukan pencegahan salah satunya dengan melakukan vaksinasi yang dapat diperoleh dari Prosehat. Vaksinasi dari Prosehat memiliki banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. 3 Cara Air Liur Bisa Menularkan Penyakit Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 23 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2021/03/18/120000568/3-cara-air-liur-bisa-menularkan-penyakit?page=all
    2. Media K. Dapatkah Covid-19 Menular Melalui Makanan? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 23 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/08/30/133400768/dapatkah-covid-19-menular-melalui-makanan-?page=all
    3. Waspadai, 6 penyakit ini menular lewat mulut! | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2021 [cited 23 March 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/sehat/waspadai-6-penyakit-ini-menular-lewat-mulut.html
    Read More
  • Setiap pasangan tentu berharap anak yang dilahirkan dalam keadaan sehat dan normal. Namun pada beberapa kondisi, anak dapat mengalami kelainan bentuk fisik seperti hidrosefalus. Baca Juga: Penyakit Tumor Otak, dari Penyebab, Jenis, hingga Pencegahan Hidrosefalus merupakan kondisi ketika kepala terlihat membesar akibat kelebihan cairan di dalam otak, kondisi ini dapat diderita 1 dari 500 orang […]

    Sahabat, Kenali Gejala Hidrosefalus dan Penanganannya

    Setiap pasangan tentu berharap anak yang dilahirkan dalam keadaan sehat dan normal. Namun pada beberapa kondisi, anak dapat mengalami kelainan bentuk fisik seperti hidrosefalus.

    gejala hidrosefalus

    Baca Juga: Penyakit Tumor Otak, dari Penyebab, Jenis, hingga Pencegahan

    Hidrosefalus merupakan kondisi ketika kepala terlihat membesar akibat kelebihan cairan di dalam otak, kondisi ini dapat diderita 1 dari 500 orang anak dan umumnya dapat dideteksi sejak masa kehamilan.

    Normalnya, cairan dalam otak berfungsi sebagai bantalan otak dan saraf. Apabila jumlah cairan otak melebihi kapasitas yang seharusnya dapat mengakibatkan otak tertekan dan terdesak sehingga menimbulkan kerusakan otak, kepala terlihat membesar, serta mengalami gangguan mental dan fisik.

    Belum diketahui secara pasti mengenai penyebab kelainan fisik ini, diperkirakan hidrosefalus berkaitan dengan adanya cacat genetik, infeksi pada ibu selama masa kehamilan (misalnya toksoplasma, sifilis) ataupun adanya kelainan bawaan seperti spina bifida.

    Sahabat Sehat, mari kita kenali gejala dan penanganan pada kondisi hidrosefalus seperti berikut ini:

    Gejala Hidrosefalus

    Secara umum gejala hidrosefalus pada anak berusia dibawah 2 tahun, ditandai dengan  pembesaran ukuran kepala abnormal dan dapat disertai gejala berikut:

    • Ubun-ubun menegang
    • Garis tulang kepala tampak, dan jika diraba terasa melebar
    • Kulit kepala licin mengilap dan pembuluh darah balik terlihat menonjol
    • Adanya fenomena matahari tenggelam pada mata,bola mata seperti melihat ke bawah dan kedua kelopak mata tertarik ke atas.

    Baca Juga: 6 Kunci Rahasia Menciptakan Otak Sehat

    Pada anak berusia lebih besar, hidrosefalus ditandai dengan:

    • Nyeri kepala
    • Muntah
    • Gangguan kesadaran
    • Gangguan pada gerak bola mata
    • Penglihatan ganda, namun jarang diikuti dengan penurunan ketajaman penglihatan.

    Cara Menangani Hidrosefalus

    Untuk diagnosis hidrosefalus dapat dilakukan pemeriksaan fisik, diikuti dengan melakukan pemeriksaan penunjang seperti USG, CT Scan, dan MRI saat bayi berusia sekitar 6-7 bulan. Hidrosefalus umumnya dapat menyebabkan bayi menjadi rewel, sering tidur, muntah, dan nafsu makan menurun.

    Penanganan berupa operasi dapat dilakukan sebelum bayi berusia 4 bulan, yang bertujuan untuk mengurangi jumlah cairan di dalam otak agar tekanan otak berkurang. Operasi dilakukan dengan memasang pompa dan selang khusus untuk mengalirkan cairan dari kepala ke dalam rongga perut.

    Apabila hidrosefalus disebabkan karena adanya tumor otak, tentunya membutuhkan penanganan lebih lanjut untuk mengatasi penyebabnya. Jika tidak ada komplikasi, umumnya penderita hidrosefalus diperkenankan pulang dalam kurun 3-4 hari setelah operasi.

    Seperti itulah mengenai gejala hidrosefalus pada bayi dan anak yang perlu Sahabat ketahui sehingga dapat dideteksi sejak dini agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Sebagai pencegahan agar bayi dan anak tidak mengalami hidrosefalus, selain dengan deteksi dini perlu juga melakukan vaksinasi meningitis sebagai pencegahan risiko.

    Sahabat bisa mendapatkan layanan vaksinasi dan konsultasi dokter di Prosehat yang mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Mendeteksi Gejala Penyakit Hidrosefalus pada Bayi [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2016/08/24/125105323/mendeteksi.gejala.penyakit
    2. com | Hidrosefalus [Internet]. TanyaDok.com. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/hidrosefalus
    3. Mengapa Seorang Anak Bisa Menderita Hidrosefalus? [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/ulasan-khas/d-1839165/mengapa-seorang-anak-bisa-menderita-hidrosefalus
    Read More
  • Tak terasa kesempatan Anda pergi umroh di depan mata, segala macam persiapan sudah Anda persiapkan namun persiapan vaksinasi belum Anda siapkan. Jangan sampai lupa ya, karena vaksinasi sangat penting demi menjaga diri Anda dari berbagai virus seperti flu hingga meningitis. Kenapa harus vaksinasi? Padahal tubuh saya sangat fit. Bukan hanya membutuhkan kesehatan tubuh yang prima, […]

    Kenapa Vaksinasi Penting Sebelum Pergi Umroh?

    Tak terasa kesempatan Anda pergi umroh di depan mata, segala macam persiapan sudah Anda persiapkan namun persiapan vaksinasi belum Anda siapkan. Jangan sampai lupa ya, karena vaksinasi sangat penting demi menjaga diri Anda dari berbagai virus seperti flu hingga meningitis. Kenapa harus vaksinasi? Padahal tubuh saya sangat fit. Bukan hanya membutuhkan kesehatan tubuh yang prima, namun saat Anda melakukan umroh, Anda akan bertemu jutaan orang dari berbagai penjuru dunia yang rentan terinfeksi penyakit yang dapat mengancam kesehatan Anda.

    Perubahan suhu, kelelahan serta imunitas yang rendah membuat Anda beresiko terpapar penyakit. Untuk itu, vaksinasi dibutuhkan agar Anda lebih kebal terhadap penyakit tertentu, kekebalan tersebut muncul karena vaksin yang dimasukkan ke tubuh dan memicu sistem kekebalan tubuh untuk membentuk antibodi.

    Lalu vaksinasi apa sajakah yang dibutuhkan sebelum menjalankan ibadah umroh? Berikut beberapa vaksinasinya:

    1. Vaksinasi Meningitis

    Penyakit Meningokokus atau yang lebih dikenal dengan nama meningitis, menjadi salah satu salah saat umroh ataupun haji. Penyakit meningitis disebabkan oleh bakteri Neisseria Meningitis yang ditularkan melalui kontak dari orang ke orang melalui percikan ludah dari penderita ataupun pembawa.

    2. Vaksinasi Pneumokokus

    Penyakit pneumonia disebabkan bakteri Strepococcus pneumoniae yang ditularkan melalui batuk, bersin, udara yang telah tercemar dari virus tersebut dan terhirup manusia melalui kontak dekat dengan jarang kurang dari 2 meter. Vaksin ini memiliki efektifitas sebesar 80% dan membutuhkan 10-14 hari menimbulkan kekebalan yang bertahan selama 5 tahun dan dianjurkan diberikan untuk orang yang berusia lebih dari 65 tahun.

    3. Vaksinasi Yellow Fever

    Yellow fever suatu penyakit infeksi virus endemis di daerah tropik Afrika dan juga Amerika Selatan. Yellow fever disebabkan oleh Flavivirus yang dibawa atau ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegepti dan Haemogogus sp. Vaksin ini dapat diberikan pada setiap orang yang berumur lebih dari 9 bulan yang tinggal atau melakukan perjalanan ke daerah endemis. Satu kali vaksin akan memberikan perlindungan selama 10 tahun.

    4. Vaksinasi Influenza

    Siapa yang tak pernah terserang influenza? Penyakit infeksi saluran napas ini disebabkan oleh virus influenza. Penyakit yang menular ini dapat mengakibatkan komplikasi yang serius terlebih untuk Anda yang mengalami penurunan pada kekebalan tubuh. Vaksin Influenza menjadi hal yang sangat efektif dalam mencegah infeksi virus dan memicu timbulnya komplikasi serius. Vaksinasi influenza dapat bertahan selama 1 tahun.

    Jadi itulah beberapa vaksinasi yang dapat Anda lakukan sebelum berangkat ke Arab saudi untuk ibadah Anda lebih tenang dan nyaman. Kini Anda dapat melakukan vaksinasi tanpa antri dengan layanan praktis. Caranya hanya dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat, Anda bisa mendapatkan layanan vaksin ke rumah loh! Info lebih lanjut mengenai vaksinasi, hubungi segera Asisten Kesehatan Maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Sumber :

    1. Haurissa, Andreas Erick. “Raga Optimal Saat Umrah”. tanyadok.com
    2. Kumala, Vinka. “Naik Haji atau Melancong ke Arab Saudi? Vaksin Dulu, Yuk!” tanyadok.com
    3. Suci, Hygiena Kumala. “Ayo Vaksinasi !!!”. tanyadok.com
    4. Primadila. “Penyakit Menular yang Perlu Diwaspadai Saat Beribadah Haji”. tanyadok.com
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja