Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ makanan sehat”

Showing 81–90 of 93 results

  • Memiliki bentuk tubuh yang ideal dan metabolisme yang selalu terjaga menjadi harapan banyak orang terutama wanita. Banyak cara yang bisa dilakukanuntukmendapatkantubuh yang ideal. Salah satu hal tersebut yaitu menjaga pola makan atau diet. Banyak jenis diet yang dapat kamu temui sebagai referensi atau alternatif pilihan. Namun, tidak semua orang berhasil mendapatkan tubuh dan metabolisme yang […]

    Diet Cara Baru: Batasi Makanan dengan Potongan Kecil

    Memiliki bentuk tubuh yang ideal dan metabolisme yang selalu terjaga menjadi harapan banyak orang terutama wanita. Banyak cara yang bisa dilakukanuntukmendapatkantubuh yang ideal. Salah satu hal tersebut yaitu menjaga pola makan atau diet. Banyak jenis diet yang dapat kamu temui sebagai referensi atau alternatif pilihan.

    Namun, tidak semua orang berhasil mendapatkan tubuh dan metabolisme yang baik setelah melakukan beragam macam diet. Pada dasarnya, segala jenis diet selalu menyarankan kamu untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan porsinya. Begitu juga dengan diet satu ini yaitu diet dengan potongan kecil.

    Bagaimana cara kerjanya? Berikut penjelasannya.

    Diet dengan mengonsumsi potongan kecil pada menu makan sebenarnya diet yang mudah untuk kamu lakukan. Jika sebelumnya, kamu memilih untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan dalam ukuran yang besar, maka silakan coba untuk memotongnya menjadi lebih kecil. Kegiatan yang kamu lakukan tersebut secara tidak langsung akan memberi stimulus pada otak bahwa makanan yang ada di depanmu termasuk porsi yang besar.

    Padahal kuantitasnya sama saja. Beberapa studi juga telah menunjukkan hasil bahwa seseorang yang membuat makanannya menjadi potongan yang lebih kecil tidak akan mudah merasa lapar. Selain itu, diet dengan membuat makanan menjadi potongan yang kecil juga memberikan dampak baikpada kinerja seseorang. Diet satu ini bisa menjadi alternatif baru bagi kamu untuk menurunkan berat badan.

    Selain mudah, diet jenis ini juga tidak menuntutmu untuk melakukannya setiap hari. Kamu bisa memulainya dengan dua hari dalam seminggu. Meski demikian, jenis dan bahan makanan yang akan masuk ke dalam perut tetap diperhatikan.

    Jangan sampai membuat kesimpulan bahwa dengan membuat potongan kecil diet akan langsung berhasil tanpa memerhatikan komposisi gizinya. Hal ini justru salah. Mengonsumsi bahan makanan yang rendah lemak, rendah kalori, dan kaya serat, protein, serta vitamin tetaplah prioritas dalam menjalankan diet.

    Perlu kamu ketahui pula bahwa menjalankan diet jenis ini juga mengurangi resiko kanker payudara. Hal ini dibenarkan oleh genius beauty pula. Selain itu sebuah percobaan juga menjelaskan bahwa 100 wanita yang menderita obesitas mengalami penurunan berat badan kurang lebih 4 kg setelah 3 bulan melakukan diet jenis ini dibandingkan dua jenis diet lainnya, yaitu diet tanpa karbohidrat tetapi porsi kalori tidak dibatasi dan diet satunya yaitu diet tanpa lemak dan alkhohol. Kedua jenis diet yang lainnya tidak memberikan perubahan yang signifikan bahkan beberapa diantaranya mengalami kenaikan berat badan.

    Jika kamu memilih melakukan diet dengan membuat bahan makanan menjadi potongan yang lebih kecil, disarankan untuk tetap membatasi jenis makanan yang berlemak dan berkalori. Kamu bisa sesekali mengganti karbohidrat dengan mengonsumsi kentang atau ubi daripada nasi. Pilih protein yang tidak mengandung lemak jahat.

    Jika kamu penggemar ayam, disarankan untuk memilih ayam kampung dibandingkan ayam sayur. Jangan lupa untuk menambahkan buah dan sayur ke dalam daftar bahan makanan yang kamu konsumsi saat diet. Hal ini penting untuk mengimbangi kebutuhan vitamin dan mineral harianmu. Jika kamu juga memutuskan untuk meminum susu, usahakan untuk memilih susu yang rendah lemak namun tinggi kalsium.

    Sesekali kamu juga bisa menggantinya dengan olahan susu lain seperti keju atau yogurt. Prinsip diet apapun sebenarnya sama asalkan kamu melakukannya secara rutin dan konsisten. Mungkin diawal diet perutmu belum terbiasa, tetapi usahakan untuk tetap menjaga konsistensi agar mendapatkan hasil yang maksimal.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi
    webmd.com/diet/news/20120710/diet-secret-small-pieces-food-more-filling

    Read More
  • Memilih untuk menjadi wanita pekerja tentu akan menuntut Sobat untuk memiliki jadwal yang padat pula. Dengan keadaan ini, tentunya Sobat tidak akan memiliki waktu yang teratur untuk memenuhi asupan gizi seimbang. Sehingga Sobat memilih jalan pintas memakan apapun tanpa memperhitungkan gizinya dan makan sewaktu-waktu saat senggang tanpa adanya jadwal yang rapi. Baca Juga: 7 Pola […]

    Tips Makanan Sehat dan Praktis Sesuai Jam Makanmu

    Memilih untuk menjadi wanita pekerja tentu akan menuntut Sobat untuk memiliki jadwal yang padat pula. Dengan keadaan ini, tentunya Sobat tidak akan memiliki waktu yang teratur untuk memenuhi asupan gizi seimbang. Sehingga Sobat memilih jalan pintas memakan apapun tanpa memperhitungkan gizinya dan makan sewaktu-waktu saat senggang tanpa adanya jadwal yang rapi.

    Baca Juga: 7 Pola Makan Sehat Bagi Pekerja Kantoran Agar Tetap Fit

    Padahal, memiliki nutrisi yang cukup pada tubuh serta memiliki waktu makan yang teratur akan membantumu meningkatkan kinerja di kantor. Mengingat begitu pentingnya mempertimbangkan makanan yang masuk ke dalam tubuh, maka artikel ini akan memberikan beberapa tips makanan sehat dan praktis sesuai jam makanmu.

    Yuk, cari tahu dengan membaca penjelasan di bawah ini.

    1. Pada Jam 7 Pagi

    Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk memberi nutrisi yang cukup dan seimbang bagi tubuhmu. Sebab energi yang terkandung pada tubuhmu akan terkuras untuk beraktivitas seharian. Sehingga dibutuhkan asupan untuk mencukupi kebutuhanmu. Sobat bisa memulainya dengan mengonsumsi secangkir teh atau kopi karena mengandung kafein.

    Baca Juga: Apakah Benar Minum Kopi Bisa Meningkatkan Konsentrasi?

    Sebagai tambahannya, penuhi kebutuhan protein dan vitamin dengan mengonsumsi buah, sayur, telur rebus, atau kacang yang dipanggang. Menu ini tentunya tidak membutuhkan waktu yang lama dalam menyiapkannya, sehingga waktu Sobat tidak akan terbuang banyak. Jika Sobat tak memiliki waktu atau bangun kesiangan, maka Sobat bisa memakan buah yang mengandung karbohidrat seperti pisang, atau alpukat yang mengandung lemak tak jahat.

    2. Pada Jam 10 Pagi

    Pada jam ini, biasanya tubuh akan merasa lapar kembali. Namun, Sobat tak perlu memenuhi rasa kenyang dengan memberikan makanan berat. Cukup memberikan cemilan sehat dan praktis, rasa lapar pun sudah hilang. Sobat bisa memilih buah atau yogurt sebagai camilan tersebut atau mengonsumsi biji-bijian serta kacang-kacangan yang dipanggang, bukan digoreng.

    Baca Juga: 5 Resep untuk Penuhi Kebutuhan Protein dan Serat Anda

    Usahakan untuk memilih buah yang mengandung banyak serat sehingga rasa kenyang dapat bertahan lebih lama tetapiSobat tidak kehilangan energi untuk beraktivitas pada sisa hari Sobat. Jika sempat, Sobat bisa mengonsumsi teh hijau untuk meningkatkan metabolisme dalam tubuh.

    3. Pada Jam 1 Siang

    Jam ini adalah jam makan siang. Banyak orang yang beranggapan bahwa makan siang adalah waktu yang tepat untuk pembalasan. Sehingga porsi dan komposisi makanan pun tidak terjaga. Makanan dengan banyak kalori, lemak, terlalu manis merupakan salah satu pilihan orang pada umumnya. Sobat perlu mengubah anggapan tersebut. Pada makan siang, penuhi nutrisi yang belum tercukupi saat Sobat sarapan. Misalnya mengonsumsi sup, atau ikan sebagai sumber protein dan vitamin. Sobat juga bisa mengkreasikan bahan makanan lainnya sesuai favoritmu. Tapi jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan protein dan vitamin.

    4. Pada Jam 4 Sore

    Pada jam ini, kebanyakan orang telah selesai melakukan aktivitas dan memiliki waktu santai. Terkadang pada saat ini, ada keinginan dari tubuh untuk mencari cemilan. Sobat sangat boleh melakukannya. Terlebih Sobat sudah cukup bekerja keras selama jam kerja. Tetapi, nyemil akan menjadi hal yang dilarang jika cemilanmu tidak sehat. Sobat bisa memilih almond atau kacang yang dipanggang atau oven untuk menuruti keinginan perut. Usahakan mengonsumsi dengan jumlah yang normal.

    5. Pada Jam 7 Malam

    salad sehat

    Siapa bilang Sobat tidak boleh memiliki waktu makan malam? Makan malam tetap penting bagi tubuhmu. Hal yang dilarang tentunya makanan yang dikonsumsi saat malam hari. Sobat tak membutuhkan energi yang banyak untuk beraktivitas, maka jangan mengonsumsi makanan berat. Sobat bisa membuat salad atau sup sebagai menu makan malam.

    Itulah mengenai tips makan sehat dan praktis sesuai jam. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mennai tips makan yang benar dan produk kesehatan penunjang silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:
    bodyandsoul.com.au/nutrition/nutrition-tips/the-perfect-day-on-a-plate-for-office-workers/news-story/53bd07882a61d12aac7b023b4cab74a0

    Read More
  • Anak. Apa sih yang ada di pikiran kalian ketika mendengar kata yang satu ini? Anak adalah suatu hal yang dinantikan setiap orang tua dan pastinya orang tua ingin selalu anaknya sehat setiap saat. Berbagai hal pun pastinya dilakukan orang tua pastinya siap dilakukan orang tua untuk menjaga kesehatan anak, contohnya saja seperti dengan memperhatikan pola […]

    Cukupi Kebutuhan Vitamin Anak dengan Aneka Macam Makanan ini

    Anak. Apa sih yang ada di pikiran kalian ketika mendengar kata yang satu ini? Anak adalah suatu hal yang dinantikan setiap orang tua dan pastinya orang tua ingin selalu anaknya sehat setiap saat. Berbagai hal pun pastinya dilakukan orang tua pastinya siap dilakukan orang tua untuk menjaga kesehatan anak, contohnya saja seperti dengan memperhatikan pola makan anak. Yup, sebagai orang tua kita harus memperhatikan asupan makanan anak dengan baik mengingat anak lebih rentan terhadap berbagai penyakit. Ketika anak mengonsumsi makanan yang belum sesuai dengan umur atau makanan yang dikonsumsi tidak higenis dapat memicu timbulnya penyakit.

    Memangnya apa yang perlu kita perhatikan dalam mengatur asupan makan anak? Tentu saja jawabannya kita harus memperhatikan segala kandungannya, mulai dari kandungan vitamin yang ada di dalamnya serta berbagai zat lainnya yang dibutuhkan oleh anak; seperti protein, karbohidrat, lemak, maupun serat dan mineral. Memangnya seberapa banyak vitamin yang dibutuhkan anak dalam sehari? Apa jadinya jika kebutuhan vitamin anak tidak terpenuhi dengan baik?

    Vitamin merupakan salah satu zat yang dibutuhkan oleh seseorang setiap harinya agar tubuhnya kebal terhadap berbagai penyakit. Layaknya orang dewasa, kita juga perlu memenuhi kebutuhan vitamin anak setiap hari agar daya tahan tubuhnya kuat dan pastinya jauh dari kata terserang penyakit. Namun, sebenarnya makanan apa saja yang dapat memenuhi kebutuhan vitamin anak dengan baik? Nah, daripada semakin penasaran mengenai makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi anak agar kebutuhan vitaminnya bisa tercukupi, yuk kita simak penjelasannya yang satu ini!

    1. Susu kedelai

    Siapa sih di antara kita yang suka mengonsumsi susu? Jenis susu apakah yang kalian suka konsumsi? Yup, seperti yang kita tahu, terdapat banyak susu yang beredar di pasaran dan kita bisa memilih jenis susu sesuai dengan kebutuhan dan pastinya kita akan mendapat manfaat dari susu tersebut. Susu kedelai adalah salah satu susu yang sering dipilih orang tua untuk anaknya, di mana susu kedelai adalah sumber makanan hewani yang kaya akan kandungan vitamin B12. Kekurangan vitamin B12 dampaknya akan fatal untuk tubuh, seperti kulit yang menjadi pucat, daya tahan tubuh yang lemah serta menyebabkan rasa lelah yang lebih cepat daripada sebelumnya. Kemudian, kekurangan vitamin B12 akan menyebabkan gangguan pada saraf seperti kesemutan, baal, kelemahan otot serta kesulitan untuk berjalan. Selain dari susu kedelai, orang tua bisa memenuhi kebutuhan vitamin B12 anak dari berbagai sayuran hijau lainnya ataupun dari ganggang laut.

    2. Bayam

    Bayam termasuk dalam golongan sayuran hijau yang pastinya memiliki banyak kandungan vitamin untuk anak kita. Menariknya lagi, bayam sudah bisa dikonsumsi mulai anak menginjak usia 6 bulan yang berarti kita tidak perlu khawatir lagi mengenai anak akan kekurangan pasokan vitamin dalam kesehariannya. Memangnya apa saja vitamin yang ada pada bayam? Eits jangan salah, meskipun sayuran ini murah tetapi terdapat banyak vitamin yang tersembunyi di dalamnya seperti vitamin A dan vitamin B, asam folat, fosfor, zat besi, serta kalsium.

    3. Jamur

    Siapa yang suka mengonsumsi jamur? Apakah kalian tahu jika mengonsumsi jamur dengan rutin dapat memenuhi kebutuhan vitamin anak? Yup, sayuran yang satu ini juga mampu memenuhi kebutuhan salah satu vitamin untuk anak, lebih tepatnya memenuhi kebutuhan vitamin D. Bukan hanya vitamin D saja, jamur juga memiliki kandungan vitamin B5 dan tembaga yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan anak sehari-hari.

    4. Alpukat

    Siapa sih yang tidak kenal dengan buah yang satu ini? Apakah Anda rutin untuk memberi asupan buah terhadap anak Anda? Seperti halnya orang dewasa, anak juga membutuhkan asupan 4 sehat 5 sempurna agar kesehatan tubuhnya tetap terjaga dan pastinya jauh dari berbagai penyakit. Salah satu buah yang bisa diberikan pada anak sejak dini adalah buah alpukat, di mana setengah dari potongan buah alpukat atau 2 mg alpukat banyak mengandung vitamin E dan pastinya mampu memenuhi kebutuhan vitamin anak sehari-hari. Kita juga bisa memberikan alpukat pada anak dalam bentuk jus ataupun dalam bentuk potongan buah.

    Nah, itu tadi adalah beberapa jenis makanan yang bisa kita berikan untuk memenuhi kebutuhan vitamin anak sehari-hari. Berbagai jenis makanan tersebut tidak sulit untuk didapatkan bukan? Memenuhi kebutuhan vitamin anak sangatlah penting untuk menjaga daya tahan tubuh agar kuat dan pastinya meminimalisir datangnya berbagai penyakit membahayakan pada anak. So, pastinya sekarang sudah tahu kan bagaimana cara membuat anak lebih ceria dan sehat daripada sebelumnya?

    Referensi:
    merdeka.com/sehat/penuhi-kebutuhan-vitamin-d-dengan-5-makanan-ini.html
    kumparan.com/@kumparanmom/5-makanan-kaya-vitamin-untuk-bayi-usia-6-bulan

    Read More
  • Sebuah penelitian mengatakan bahwa 1000 hari pertama kehidupan (mulai dari pembuahan sampai usia 2 tahun) merupakan masa yang krusial untuk mencegah penyakit di usia dewasa. Salah satu komponen pentingnya adalah dengan mendapatkan nutrisi yang baik dari sejak buah hati masih di dalam kandungan. Makanan yang dikonsumsi oleh Moms memiliki pengaruh yang sangat besar untuk pertumbuhan, […]

    6 Panduan Nutrisi Ibu Hamil untuk Menjaga Kesehatan Calon Buah Hati

    Sebuah penelitian mengatakan bahwa 1000 hari pertama kehidupan (mulai dari pembuahan sampai usia 2 tahun) merupakan masa yang krusial untuk mencegah penyakit di usia dewasa. Salah satu komponen pentingnya adalah dengan mendapatkan nutrisi yang baik dari sejak buah hati masih di dalam kandungan. Makanan yang dikonsumsi oleh Moms memiliki pengaruh yang sangat besar untuk pertumbuhan, perkembangan, serta masa depan buah hati.

    Selain itu, nutrisi yang baik juga akan memenuhi kebutuhan Moms untuk mencapai kehamilan yang sehat. Ketika hamil, kebutuhan nutrisi akan meningkat, oleh karena itu Moms dianjurkan untuk makan dengan pola gizi seimbang, bervariasi,dan lebih banyak dari sebelum hamil. Nutrisi yang penting bagi ibu hamil dibagi menjadi beberapa komponen penting yang akan segera dibahas.

    Yuk, Moms, pahami panduan nutrisi bagi ibu hamil berikut ini:

    1. Makanan pokok tidak boleh dilewatkan untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat dan serat.

    Kebutuhan karbohidrat untuk ibu hamil adalah 45% – 64% dari total kalori/hari. Karbohidrat akan dipecah menjadi glukosa yang merupakan sumber energi terbesar. Jenis karbohidrat yang baik bagi Moms adalah karbohidrat kompleks yang terdapat pada makanan yang mengandung serat dan pati, seperti nasi, roti, kentang, dan jagung. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh, oleh karena itu energi yang dihasilkan lebih tahan lama.

    Nasi merah dan roti gandum merupakan salah satu makanan pokok yang disarankan untuk Moms, karena selain memenuhi kebutuhan karbohidrat, makanan tersebut juga mengandung serat. Serat berfungsi untuk mencegah sembelit, menjaga stabilitas kadar gula darah, mengurangi kadar kolesterol, serta mencegah diabetes. Contoh makanan lain yang merupakan sumber serat yang baik adalah buah dan sayuran hijau.

    2. Makanan kaya protein penting untuk jaringan tubuh Moms dan calon buah hati.

    Protein merupakan salah satu komponen nutrisi yang harus diperhatikan oleh Moms. Kebutuhan protein meningkat pada saat hamil untuk mendukung pembentukan jaringan tubuh ibu, calon buah hati, serta plasenta, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Kebutuhan protein ibu hamil adalah 76 gram/hari (sesuaidenganAngkaKecukupanGizi).

    Apabila jumlah protein yang Moms konsumsi kurang, berat dan panjang badan lahir dari buah hati akan terpengaruh. Sumber protein dapat berasal dari hewan (protein hewani) dan tumbuhan (protein nabati). Menurut penelitian, sumber protein hewani memiliki kualitas yang lebih tinggi dibandingkan protein nabati. Moms bisa mendapatkan protein hewani dengan mengonsumsi daging sapi, daging ayam, ikan, telur, susu, dan keju. Sedangkan protein nabati bisa ditemui pada kacang-kacangan dan produk olahannya, seperti tahu dan tempe.

    3. Tidak semua lemak dalam makanan harus dihindari.

    Kebutuhan lemak pada saat hamil sama dengan sebelum hamil, yaitu 20% – 35% dari total kalori/hari atau sekitar 6 sendok teh/hari. Perlu diperhatikan bahwa pada saat hamil, kualitas lemak lebih penting dibandingkan jumlah total lemak yang dikonsumsi. Lemak membantu menyediakan energi, membentuk berbagai organ janin serta plasenta, dan penting untuk perkembangan otak janin.

    Jenis lemak yang harus dikonsumsi adalah lemak tidak jenuh yang terdapat pada minyak zaitun, minyak kanola, minyak ikan, kacang-kacangan dan biji-bijian. Jenis lemak yang perlu Moms hindari adalah lemak jenuh (pada daging dan susu) serta lemak trans (pada makanan ringan dan mentega). Apabila dikonsumsi berlebihan, kedua jenis lemak tersebut dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, salah satunya penyakit jantung. Konsumsi daging dan susu sangatlah penting bagi Moms dan calon buah hati, tetapi sebaiknya dipilih yang rendah lemak agar kadar lemak jenuh yang dikonsumsi tidak terlalu banyak.

    DHA (Docohexaenoic Acid) merupakan asam lemak yang termasuk dalam kelompok Omega-3. DHA berperan dalam perkembangan otak dan mata calon buah hati. DHA banyak terdapat pada ikan (salmon, haring, teri), kacang kenari, gandum, dan telur yang kaya akan Omega-3. Moms juga dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung DHA.

    4. Suplementasi asam folat dan zat besi harus dikonsumsi secara rutin.

    Asam folat merupakan kelompok dari vitamin B yang penting bagi pembentukan DNA. Selain itu, asam folat jugaberfungsi untuk membentuk sel darah merah dan mencegah kecacatan pada otak dan tabung saraf janin (seperti pada gambar). Perlu diperhatikan adalah pada saat hamil, kebutuhan folat meningkat dua kali lipat.Moms bisa mengonsumsi buah golongan sitrus (seperti jeruk, lemon), sayuran hijau, hati, dan kacang – kacangan sebagai sumber asam folat. Namun, sulit untuk memenuhi kebutuhan asam folat hanya dari makanan saja.

    Kesulitan dalam memastikan jumlahasam folat yang harus dikonsumsi dalam memenuhi kebutuhan menyebabkan Moms harus mengonsumsi suplemen yang mengandung asam folat. Suplementasi asam folat dianjurkan pada seluruh wanita usia subur. Pada wanita yang berencana hamil, suplementasi asam folat sudah dianjurkan sejak 1 bulan sebelum pembuahan hingga 12 minggu pertama kehamilan untuk mencegah defek pada tabung saraf calon buah hati. Moms mungkin membutuhkan asam folat dalam kadar yang lebih tinggi per harinya apabila terdapat efek tabung saraf pada anak sebelumnya atau apabila Moms mengonsumsi obat anti kejang.

    Di samping asam folat, kebutuhan zat besi juga meningkat untuk memproduksi lebih banyak sel darah yang merupakan media untuk memberikan oksigen ke janin. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi besi yang meningkatkan risiko persalinan prematur, berat badan lahir rendah, dan perdarahan setelah persalinan.

    Sumber makanan yang kaya akan zat besi adalah daging merah, ikan, kacang – kacangan, dan sayuran hijau. Namun, sulit untuk memenuhi kebutuhan zat besi apabila dari makanan saja. Oleh karena itu, suplemen zat besi, dalam bentuk tablet besi, dibutuhkan untuk Moms mulai dari usia kandungan 16 minggu. Penyerapan zat besi didalam tubuh dapat dipercepat dengan mengonsumsi vitamin C dan hindari mengonsumsi makanan yang kaya zat besi berbarengan dengan teh karena dapat menghambat penyerapannya dalam tubuh.

    5. Jangan lupa cukupi kebutuhan cairan.

    Kebutuhan cairan untuk janin dan untuk perkembangan kantung ketuban harus dipenuhi dan cenderung meningkat. Oleh karena itu, cairan penting disertakan dalam panduan nutrisi bagi ibu hamil. Konsumsi cairan yang tidak adekuat dapat menyebabkan sembelit bahkan dehidrasi. Moms dianjurkan untuk minum 10 gelas cairan per hari. Kecukupan jumlah cairan yang diminum dapat dinilai dengan memperhatikan warna urin. Apabila urin berwarna bening sampai kuning muda, maka cairan yang Moms minum sudah cukup. Pilihan minuman yang dianjurkan adalah air putih dan susu rendah lemak. Selain sebagai sumber cairan dan protein, susu juga merupakan sumber kalsium yang berguna bagi perkembangan tulang dan gigi janin. Makanan seperti sayuran dan buah juga dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan cairan.

    6. Makanan dan minuman yang perlu Moms hindari ketika hamil

    Beberapa makananan dan minuman yang harus dihindari ketika hamil karena berkaitan dengan kesehatan dan keamanannya untuk calon buah hati.Minuman yang harus Moms hindari adalah alkohol, minuman yang mengandung kafein dan gula tinggi, serta minuman herbal. Konsumsi alkohol pada saat hamil dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah atau bahkan keguguran. Minuman herbal, seperti jamu, dianjurkan untuk dikonsumsi dengan hati-hati. Sebelum mengonsumsi minuman herbal, sebaiknya berkonsultasi kepada dokter terkait terlebih dahulu untuk memastikankegunaan dan keamanannya.

    Moms tidak perlu membatasi konsumsi garam pada saat hamil. Bilaingin mencegah konsumsi garam yang berlebihan, Moms hanya perlu untuk membatasi konsumsi makanan yang mengandung pengawet seperti sup kalengan dan makanan ringan yang asin, seperti keripik kentang.Sebisa mungkin Moms menghindari konsumsi obat – obatan pada trimester pertama kecuali apabila obat tersebut memang dibutuhkan pada kondisi kesehatan tertentu. Konsumsi obat pada saat kehamilan sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter yang terkait.

    Selain 6 poin panduan nutrisi bagi ibu hamil yang telah disebutkan di atas, Moms juga perlu tahu bahwa ibu hamil berisiko lebih tinggi untuk terkena penyakit yang disebabkan oleh makanan. Oleh karena itu, pengolahan makanan juga harus dilakukan dengan baik. Moms diwajibkan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menyiapkan makanan. Sayur dan buah juga harus dicuci dengan bersih sebelum dimasak serta makanan,seperti daging dan telur, harus dimasak hingga matang. Diharapkan dengan memahami panduan ini, masa kehamilan dan persalinan dapat berjalan dengan lancar dan buah hati dapat lahir dengan sehat.

    Nah, Moms jangan lupa akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan kesehatan. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi :
    1. Buku Kesehatan Ibu dan Anak – Depkes RI [Internet].[dikutip 15 Agustus 2018]. Tersedia pada: depkes.go.id/resources/download/infoterkini/BUKU%20KIA%202015_FINAL-.pdf
    2. Marangoni F, Cetin I, Verduci E, Canzone G, Giovannini M, Scollo P, dkk. Maternal diet and nutrient requirements in pregnancy and breastfeeding. An Italian Consensus Document. Nutrients [Internet]. 14 Oktober 2016 [dikutip 15 Agustus 2018];8(10). Tersedia pada: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5084016/
    3. Nutrition During Pregnancy – ACOG [Internet]. [dikutip 15 Agustus 2018]. Tersedia pada: acog.org/Patients/FAQs/Nutrition-During-Pregnancy
    4. Lucas C, Charlton KE, Yeatman H. Nutrition advice during pregnancy: Do women receive it and can health professionals provide it? Matern Child Health J. 2014;18(10):2465–78.
    5. Shahid AR, Ul Hosna A, Alam A. Pregnancy and nutrition. Bangladesh J Med Sci. 2012;11(4).
    6. Kominiarek MA, Rajan P. Nutrition recommendations in pregnancy and lactation. Med Clin North Am. 2016;100(6):1199–215.
    7. New Zealand, Ministry of Health. Food and nutrition guidelines for healthy pregnant and breastfeeding women: a background paper. Wellington, N.Z.: Ministry of Health; 2008.

    Read More
  • Moms suka pusing kalau si kecil susah makan? Ya, anak balita dikenal suka pilih-pilih makanan. Tapi, penting untuk  diingat bahwa anak-anak tidak terlahir dengan keinginan untuk hanya menyukai piza, ayam goreng, atau kentang goreng saja. Kondisi ini terjadi seiring waktu karena anak-anak terpapar lebih banyak pilihan makanan yang tidak sehat. Baca Juga: 10 Panduan Makanan […]

    4 Trik Membuat Makanan Sehat untuk Balita

    Moms suka pusing kalau si kecil susah makan? Ya, anak balita dikenal suka pilih-pilih makanan. Tapi, penting untuk  diingat bahwa anak-anak tidak terlahir dengan keinginan untuk hanya menyukai piza, ayam goreng, atau kentang goreng saja. Kondisi ini terjadi seiring waktu karena anak-anak terpapar lebih banyak pilihan makanan yang tidak sehat.

    Baca Juga: 10 Panduan Makanan Sehat untuk Bayi

    Tapi, kita bisa kok ‘memprogram’ ulang hasrat makanan si kecil. Caranya, perkenalkan ia dengan pilihan makanan yang lebih sehat. Semakin cepat Moms memperkenalkan makanan sehat dan bergizi, semakin mudah mereka terbiasa dengan pola makan sehat. Dan, kebiasaan ini bisa bertahan seumur hidup loh!  Tapi, bagaimana caranya agar si kecil mau mengonsumsi makanan sehat? Tak perlu pusing, simak trik membuat makanan sehat untuk balita berikut ini:

    1. Sembunyikan Sayur dalam Makanan Favoritnya

    Banyak anak-anak tak menyukai sayur. Namun, jangan menyerah, Moms harus pintar-pintar berkreasi. Olahlah sayur ke dalam bentuk makanan yang disukai si kecil. Anak-anak suka dengan makanan berwarna cerah, berbentuk lucu dan rasa yang menarik.

    Produk Terkait: Jual Vegeblend Junior

    Misalnya, si kecil suka nasi goreng, Anda bisa membuat nasi goreng hijau untuknya. Tenang, warna hijau ini bukan dari pewarna makanan, kok, melainkan sayur bayam. Jadi, Moms buat dahulu saus bayam, berasal dari daun bayam yang dihaluskan bersama bumbu-bumbu masak lainnya. Nanti, dicampurkan ke dalam nasi putih dalam proses pengolahannya. Lengkapi dengan telur dadar/ayam goreng, irisan tomat atau mentimun dengan tampilan menarik. Nah, berikan nasi goreng hijau itu pada si kecil. Ia tidak akan sadar, deh, kalau sebenarnya ia makan sayur bayam.

    Bayam kaya akan nutrisi, tinggi serat dan kandungan air. Hal ini bermanfaat bagi kesehatan pencernaan anak. Bayam juga mudah dimasukkan ke dalam olahan makanan lain, seperti perkedel, omelet, dan sebagainya.

    Jangan lupa, buat tampilan makanan semenarik mungkin. Sajikan di atas piring berwarna cerah dengan tata letak yang rapi, lucu dan kreatif. Hal itu akan meningkatkan selera makan anak dan membuatnya tertarik untuk mencoba makanan yang Moms sajikan.

    2. Buat Camilan Tiruan 

    Si kecil suka makanan di restoran siap saji? Wah, kalau ia selalu minta junk-food alias makanan ‘sampah’, tentu tak baik bagi kesehatannya. Tapi, mungkin Moms bisa mengakalinya sedemikian rupa dengan membuat sendiri sandwich atau burger sehat di rumah. Keuntungannya, Moms bisa memilih bahan-bahan segar pilihan (bukan makanan beku seperti yang biasa ditemukan dalam restoran cepat saji).

    Contoh, buatlah burger dari roti gandum berisi daging sapi tanpa lemak/tuna/ayam, dilengkapi dengan selada, mentimun, tomat, dan sebagainya. Sebagai penarik, bungkus hamburger sehat yang Moms buat ke dalam kemasan yang cantik. Sehingga timbul kesan bahwa hamburger tersebut berasal dari restoran, padahal tidak.

    Gantilah pengganti camilan yang biasanya disukai si kecil dengan ‘tiruan’ yang lebih sehat, misalnya:

    – Anak Moms suka kentang goreng dari restoran cepat saji? Alih-alih menggorengnya, buatlah ‘kentang panggang’ dengan cara memanggang kentang dalam oven, lalu ditaburi sedikit garam.

    – Es krim, ganti dengan yoghurt atau smoothie buah segar.

    – Ayam goreng tepung, ganti dengan ayam bakar.

    3. Batasi Gula dan Karbohidrat Olahan

    Seperti kita tahu, umumnya anak-anak menyukai makanan yang manis. Namun, jika mengonsumsi karbohidrat olahan dilakukan secara berlebihan, tak baik bagi kesehatan. Karbohidrat olahan banyak ditemukan dalam nasi, gula putih, cokelat, permen, adonan pizza, kue kering, pasta, sirup jagung, dan sebagainya. Karbohidrat olahan yang dikonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan lonjakan berbahaya dalam gula darah dan memengaruhi suasana hati (mood).

    Di sisi lain, karbohidrat kompleks tinggi nutrisi dan serat. Contohnya adalah roti gandum atau multigrain, sereal berserat tinggi, beras merah, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran non-tepung.

    Baca Juga: Jenis Buah dan Sayur yang Baik untuk Nutrisi Otak Anak

    Sebenarnya, anak mendapatkan gula yang dibutuhkan oleh tubuh dari makanan alami seperti dalam buah atau sayuran. Tambahan gula putih yang banyak hanya membuat tubuh menerima kalori kosong tetapi berkontribusi terhadap perubahan perilaku anak seperti hiperaktif, gangguan mood, dan meningkatkan risiko obesitas diabetes tipe 2.

    The American Heart Association merekomendasikan bahwa asupan gula untuk anak-anak terbatas pada 3 sendok teh (12 gram) sehari. Minuman soda 12 ons mengandung hingga 10 sendok teh atau 40 gr gula tambahan. Sejumlah besar gula tambahan juga tersembunyi di makanan seperti roti, sup kalengan, makanan beku, dan makanan cepat saji. Fakta menyebutkan bahwa sekitar 75 persen makanan kemasan mengandung tambahan gula.

    Tapi, rasanya tak mungkin melarang anak-anak untuk tidak makan yang manis-manis. Untuk itu, Moms bisa berkreasi dengan memilih makanan/minuman pengganti yang lebih sehat, contoh:

    – Ganti minuman manis seperti sirup, minuman bersoda dengan jus buah atau banana smoothie yang lezat.

    – Ganti es loli (es lilin) yang biasanya terbuat dari gula dan sirup, dengan es loli yang terbuat dari 100 persen jus buah buatan sendiri. Bisa juga dengan cara membekukan potongan-potongan kecil berbagai buah seperti nanas, stroberi, mangga yang dimasukkan ke dalam cetakan es krim dan biarkan hingga beku. Coba, deh, berikan pada si kecil. Ia pasti menyukainya.

    4. Ciptakan Kebiasaan Makan yang Sehat

    Orangtua adalah teladan bagi anak-anak. Kebiasaan yang baik diciptakan dari rumah, begitu pula dengan pola makan sehat. Berikut beberapa hal yang bisa diterapkan pada anak di rumah dalam hal mengembangkan kebiasaan makan sehat:

    Jadilah Teladan

    Anak-anak adalah peniru ulung, Moms. Ia akan bertindak dengan memerhatikan perilaku orang yang menjadi panutannya. Moms dan Dads adalah role model atau panutan, sehingga harus memberikan contoh yang baik. Jadi, jangan minta anak Anda makan sayuran saat Anda sendiri makan kentang goreng. Berilah contoh padanya bagaimana Anda menikmati makan sayur. Jelaskan padanya dengan bahasa sederhana betapa sayur sangat bermanfaat bagi tubuh.

     Memasak Lebih Sering

    Makanan dari restoran ataupun makanan cepat saji banyak menambahkan gula dan lemak yang tidak sehat bagi tubuh. Jika Moms sering memasak sendiri di rumah, akan mengurangi frekuensi membeli makanan dari luar. Terlihat sepele, tetapi besar dampaknya bagi kesehatan anak-anak.

    Dalam membuat makanan, tentu rasa menjadi hal yang penting. Makanan lezat akan meningkatkan nafsu makan anak. Namun, kurangilah bahan-bahan bumbu dapur yang terbuat dari bahan berbahaya dan tak baik bagi kesehatan si kecil, contohnya penyedap rasa (MSG).Selain itu, usahakan selalu membuat menu yang bervariasi setiap hari agar anak tidak bosan dan mau melahap makanan yang Anda sajikan.

    Libatkan Anak

    Memperkenalkan makanan sehat pada anak dimulai sedini mungkin. Libatkan si kecil dalam  belanja bahan makanan. Moms bisa sekaligus mengajari anak tentang berbagai jenis bahan makanan yang menyehatkan dan bagaimana cara membaca label makanan.

    Selain terlibat dalam belanja makanan, Moms juga bisa mengajak si kecil bersama-sama menyiapkan makanan. Biarkan ia memilih sendiri alat makan seperti piring, sendok, mangkuk kesukaannya. Batasi porsi makanannya, lebih baik dalam porsi kecil tetapi habis daripada porsi banyak namun bersisa.

    Selalu sediakan kudapan atau camilan sehat di rumah. Simpan banyak buah, sayuran, dan minuman sehat (air, susu, jus buah murni) sehingga anak-anak menghindari camilan yang tidak sehat seperti soda, keripik, dan kue manis.

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Itulah beberapa trik membuat makanan sehat untuk balita. Untuk informasi kesehatan lanjutan dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

     

    Referensi:

    1. Healthy Food for Kids: Easy Tips to Help Your Children and Teens Eat Healthier [Internet]. Helpguide.org. 2018 [cited 28 August 2018]. Available from: helpguide.org/articles/healthy-eating/healthy-food-for-kids.htm
    2. Healthy burgers that kids will go crazy for [Internet]. Kidspot.com.au. 2018 [cited 28 August 2018]. Available from: kidspot.com.au/kitchen/galleries/quick-dinner-ideas/healthy-burgers-that-kids-will-go-crazy-for
    3. 10 Ways to Get Kids to Eat Healthy Food [Internet]. WebMD. 2018 [cited 28 August 2018]. Available from: fit.webmd.com/jr/food/article/parents-food-smart-kids
    4. Food 1, Kids 1, Food N, Recipes R, Burgers B, Chocolates H et al. 10 Healthy Foods for Kids [Internet]. NDTV Food. 2018 [cited 28 August 2018]. Available from: food.ndtv.com/lists/10-healthy-recipes-for-kids-771418
    5. 90 resep es loli buah enak dan sederhana [Internet]. Cookpad. 2018 [cited 28 August 2018]. Available from: cookpad.com/id/cari/es%20loli%20buah

    Read More
  • Olahraga rutin bukanlah hal yang mudah dilakukan, terutama untuk para pria dan wanita karier yang memiliki sedikit waktu. Namun, olahraga tetap merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk menjaga tubuh kita tetap ideal, kuat, dan terhindar dari berbagai penyakit (obesitas, penyakit jantung, diabetes melitus, stroke, dan sebagainya). Baca Juga: 3 Jenis Olahraga dan Jumlah Kalori […]

    14 Makanan Setelah Olahraga untuk Diet yang Bisa Sobat Terapkan

    Olahraga rutin bukanlah hal yang mudah dilakukan, terutama untuk para pria dan wanita karier yang memiliki sedikit waktu. Namun, olahraga tetap merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk menjaga tubuh kita tetap ideal, kuat, dan terhindar dari berbagai penyakit (obesitas, penyakit jantung, diabetes melitus, stroke, dan sebagainya).

    Baca Juga: 3 Jenis Olahraga dan Jumlah Kalori yang Dibakar

    Oleh karena itu, saat tersedia sedikit waktu di tengah kesibukan, manfaatkan waktu tersebut untuk olahraga dan usahakan olahraga tersebut efektif dalam membakar lemak dan menggantinya dengan otot. Hal ini dapat dicapai dengan konsumsi makanan yang tepat setelah olahraga sebagai diet sehat. Yuk, kita cari tahu makanan apa saja yang dimaksud.

    Mengapa makanan setelah olahraga penting dalam melakukan diet?

    makanan sehat puasa

    Nah, sebelum membahas jenis makanan yang tepat, kita perlu tahu terlebih dahulu apa yang terjadi dalam tubuh kita setelah berolahraga. Saat berolahraga, baik aerobik maupun anaerobik, tubuh kita memerlukan energi. Sumber energi utama di awal olahraga adalah karbohidrat dalam bentuk glukosa yang beredar dalam darah. Setelah glukosa habis, maka tubuh akan memecah glikogen (cadangan energi berupa simpanan glukosa di dalam hati dan otot) menjadi glukosa untuk menjadi sumber energi.

    Baca Juga: 5 Makanan Sehat Bagi Kamu yang Suka Nge-Gym

    Pada olahraga aerobik yang dilakukan dalam waktu yang lama (> 60 – 90 menit), seperti jogging, berenang, hiking, menari, atau tinju, pemecahan glikogen saja tidak cukup untuk tetap memenuhi kebutuhan energi. Sehingga protein dan lemakpun dipecah dan diubah menjadi glukosa untuk tetap menyediakan energi yang cukup. Metabolisme yang sangat kompleks tersebut dalam prosesnya akan menghasilkan panas dalam tubuh, yang dikeluarkan melalui keringat supaya suhu tubuh tidak terlalu tinggi. Keringat yang dikeluarkan terdiri dari air dan elektrolit (contoh: garam). Dengan proses tersebut, tubuh kita dapat bertahan melakukan olahraga dalam waktu yang lama.

    Perbedaan olahraga aerobik dan anerobik

    Setelah mengetahui cara tubuh kita mengatur ketersediaan energi, kita tahu bahwa setelah olahraga, tubuh kita berada dalam keadaan kehilangan sebagian cadangan energi serta banyak air dan elektrolit (dehidrasi). Disinilah peran makanan dalam meningkatkan efektivitas olahraga yang telah kita lakukan, agar nutrisi yang kita makan segeradigunakan dalam pembentukan otot, bukan lemak.

    Kapan waktu terbaik untuk makan setelah berolahraga?

    Beberapa tahun terakhir, sangat banyak penelitian yang dilakukan di bidang ini.Waktu makan terbaik setelah berolahraga dinamakan sebagai “anabolic window”, yaitu jendela waktu dimana tubuh dengan cepat sedang membangun kembali glikogen dan protein otot yang sudah terpecah. Jendela waktu tersebut adalah 1 – 3 jam segera setelah olahraga, lewat dari itu maka proses metabolisme tubuh akan berkurang sebanyak 50%.

     Apa saja yang sebaiknya dikonsumsi setelah berolahraga?

    Berikut ini adalah 14 makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah olahraga dalam upaya diet sehat, mari kita bahas masing – masing berdasarkan jenis nutrisinya.

    • Karbohidrat

    Rekomendasi yang ada menyarankan konsumsi karbohidrat sebanyak 1,1 – 1,5 gram/kilogram berat badan dalam 30 menit setelah olahraga, untuk stimulasi pembentukan ulang glikogen otot yang sudah terpecah. Selain itu, konsumsi karbohidrat setelah olahraga juga membantu meningkatkan pembentukan protein. Karbohidrat yang disarankan adalah yang memiliki indeks glikemik tinggi (mudah dicerna dan diserap tubuh), seperti glukosa dan sukrosa, sedangkan fruktosa harus dihindari. Berikut ini beberapa contoh karbohidrat yang disarankan:

    1. Oatmeal (34 gram karbohidrat per 1 mangkuk kecil)
    2. Kentang (37 gram karbohidrat per 1 buah ukuran sedang)
    3. Ubi manis (24 gram karbohidrat per 1 buah ukuran sedang)
    4. Nasi (53 gram karbohidrat per 1 mangkuk kecil)
    5. Pasta (43 gram karbohidrat per 1 mangkuk kecil)

    • Protein

    Protein sangat berkontribusi untuk memampukan tubuh kita berolahraga lebih lama. Sehingga setelah olahraga kita perlu mengonsumsi protein untuk mempersiapkan tubuh kita melakukan olahraga berikutnya. Beberapa penelitian juga menyatakan bahwa bagi kita yang rutin berolahraga dengan intensitas berat, khususnya para atlet, jika tidak diimbangi dengan makanan yang tepat, dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.

    Untuk mencegahnya, konsumsilah protein karena protein sangat berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Jumlah protein yang disarankan untuk kita konsumsi setelah olahraga rata – rata sebanyak 1 gram/kilogram berat badan. Semakin tinggi intensitas olahraga yang dilakukan, semakin besar pula keperluan protein (dapat mencapai 1,4 – 2 gram/kilogram berat badan bagi para atlet). Usahakan untuk konsumsi kombinasi protein dan karbohidrat dengan perbandingan (1:3), misalnya 40 gram protein dan 120 gram karbohidrat. Berikut ini beberapa contoh protein yang disarankan:

    1. Susu (8 gram protein per 250 mL)
    2. Telur (13 gram protein per 100 gram)
    3. Daging ayam (31 gram protein per 100 gram)
    4. Daging merah (25 – 40 gram protein per 100 gram)
    5. Keju (14 gram protein per 4 ons)
    • Lemak

    Lemak dapat memperlambat penyerapan makanan, tetapi tidak akan mengurangi manfaatnya. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makan makanan berlemak setelah olahraga, tapi jika sulit untuk dilakukan, pembentukan ulang glikogen tetap akan berlangsung. Beberapa contoh lemak yang aman untuk dikonsumsi setelah olahraga:

    1. Alpukat
    2. Kacang – kacangan
    • Vitamin

    Olahraga yang terlalu berat atau dilakukan tanpa instruksi yang benar, terkadang dapat menimbulkan cedera atau nyeri otot. Tingkatkan konsumsi antioksidan seperti vitamin C dan E yang cukup mudah ditemukan dalam buah dan sayur:

    1. Buah sitrus (jeruk, lemon)
    2. Sayuran (tomat, brokoli, bayam, selada, timun, tauge, paprika merah)
    • Air

    Meskipun tidak termasuk ke dalam kategori makanan, konsumsi air tidak boleh dilupakan setelah olahraga. Setelah olahraga tubuh kita berada dalam kondisi dehidrasi, sehingga kita harus sepenuhnya mengganti kekurangan air dan garam yang keluar lewat keringat. Air putih, meskipun tidak mengandung garam, tetap disarankan untuk kita minum setelah olahraga, sejumlah hingga 1,5 L untuk setiap kilogram berat badan yang hilang.

    Baca Juga: Minuman Selain Kopi yang Mampu Membantu Meningkatkan Konsentrasi

    Garam dapat kita dapatkan melalui makanan yang kita makan setelah olahraga, sesuai rekomendasi untuk diet sehat. Padaolahraga intensitas berat setara para atlet, selama olahraga disarankan untuk mengonsumsi minuman dengan kandungan elektrolit dan glukosa (sport drink) setiap 15 – 20 menit untuk menjaga ketersediaan energi tetap cukup.

    Nutrisi Makanan Penting Usai Berolahraga

    Nah, tidak sulit kan untuk memanfaatkan waktu yang ada untuk olahraga yang efektif? Dengan mengikuti rekomendasi dari para peneliti di bidang nutrisi olahraga, usahakan untuk mengonsumsi makanan yang tepat setelah olahraga agar tercapai tujuan diet yang sehat. Meskipun sulit menemukan banyak waktu untuk olahraga, gunakanlah waktu yang sedikit tersebut untuk melakukan olahraga secara efektif, karena kualitas lebih penting daripada kuantitas. Selamat berolahraga!

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut dan produk-produk kesehatan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Aoi W, Naito Y, Yoshikawa T. Exercise and functional foods. Nutrition Journal. 2006;5(15):1-8. DOI:1186/1475-2891-5-15
    2. Kerksick C, Harvey T, Stout J, Campbell B, Wilborn C, Kreider R, et al. International society of sports nutrition position stand: nutrient timing. Journal of the International Society of Sports Nutrition. 2008;5(17):1-12.
    3. Kreider RB, Campbell B. Protein for exercise and recovery. The Physician and Sports Medicine. 2009;2(37):13-21.
    4. Poole C, Wilborn C, Taylor L, Kerksick C. The role of post-exercise nutrient administration on muscle protein synthesis and glycogen synthesis. Journal of Sports Science and Medicine. 2010;9:354-363.
    5. Sawka MN, Burke LM, Eichner ER, Maughan RJ, Montain SJ, Stachenfeld NS. Exercise and fluid replacement. Med Sci Sports Exerc. 2007;39(2):377-390.
    6. Semeco A. Post-workout nutrition: what to eat after workout [Internet]. Healthline. 2016 [cited 18 August 2018]. Available from: healthline.com/nutrition/eat-after-workout#section7

     

    Read More
  • Diet seringkali menjadi tema yang sering diperbincangkan, karena merupakan salah satu upaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.1 Terlebih lagi salah satu manfaatnya dapat menurunkan berat badan, sehingga membuat diet ini menjadi kebiasaan yang populer diterapkan saat ini.2 Namun, perlu kita pahami bahwa diet sebenarnya lebih ditujukan untuk menjaga pola makan dengan baik, yaitu dengan cara […]

    Inilah 10 Buah yang Membantu Proses Diet

    Diet seringkali menjadi tema yang sering diperbincangkan, karena merupakan salah satu upaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.1 Terlebih lagi salah satu manfaatnya dapat menurunkan berat badan, sehingga membuat diet ini menjadi kebiasaan yang populer diterapkan saat ini.2 Namun, perlu kita pahami bahwa diet sebenarnya lebih ditujukan untuk menjaga pola makan dengan baik, yaitu dengan cara memilih asupan makanan bergizi yang tepat.

    Baca Juga: 4 Buah Mengenyangkan untuk Diet

    Makanan yang sering dimasukkan dalam menu diet sehari-hari tentunya sangat bervariasi. Buah-buahan, sayuran, dan beberapa makanan pokok lain hendaknya dikonsumsi secara seimbang dan diharapkan dapat mencapai target diet yang diinginkan. Buah-buahan merupakan menu wajib untuk diet karena banyak sekali nutrisi dan kandungan gizi dalam buah yang memberikan manfaat bagi kesehatan.1,2

    Apa itu diet buah?

    Diet buah atau yang dikenal juga dengan istilah diet fruitarian merupakan salah satu cara diet dengan mengonsumsi buah lebih dari setengah porsi menu diet harian. Pilihan diet ini ditujukan untuk detoksifikasi racun dari tubuh dan dipercaya mampu menurunkan berat badan secara berarti.

    Apa manfaat buah-buahan?

    Adapun kelebihan buah-buahan yang bermanfaat untuk diet yaitu:

    • Kandungan serat yang tinggi. Serat ini dapat menurunkan kolesterol darah dan juga dapat membantu melancarkan buang air besar. Serat juga membuat kenyang lebih lama sehingga makan menjadi lebih sedikit porsinya.3
    • Sumber gula sederhana.
    • Tinggi vitamin dan mineral.
    • Rendah kalori dan lemak.
    • Tinggi antioksidan, seperti vitamin C, flavonoid, dan antosianin. Antioksidan ini dapat mencegah penyakit seperti kanker karena melindungi tubuh dari radikal bebas dari dalam dan luar tubuh.
    • Melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan meremajakan sel-sel tubuh.

    Apa saja buah-buahan yang cocok untuk diet?

    Adapun 10 buah-buahan yang menjadi pilihan yang dapat membantu proses diet diantaranya adalah:

    1. Apel

    Apel menjadi pilihan untuk menu diet harian karena kadar seratnya yang tinggi dan kalorinya yang rendah. Apel juga mengandung vitamin dan mineral serta kandungan air yang banyak sehingga memberikan efek kenyang yang lama dan dapat membantu untuk menurunkan berat badan. Selain itu, apel membantu menyeimbangkan gula darah, memberi energi yang cukup untuk tubuh, mengurangi resiko kanker, dan meningkatkan kesehatan jantung.

    1. Jeruk Bali

    Jeruk Bali atau yang dikenal juga dengan nama Grapefruit atau Pomelo mempunyai kandungan serat yang tinggi dan mengandung banyak air sehingga memberikan efek kenyang yang cepat dan membantu menurunkan berat badan. Jeruk Bali juga baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

    1. Semangka

    Buah semangka mempunyai kadar air yang banyak sehingga memberikan efek kenyang dan dapat mencegah dehidrasi. Kalori yang terdapat pada semangka juga rendah sehingga cocok dikonsumsi untuk menurunkan berat badan.

    Baca Juga: Yuk, Hitung Kalori Makanan Sehat Sahabat dengan Tepat

    1. Blueberry

    Buah ini bentuknya kecil tetapi, memiliki manfaat yang besar diantaranya adalah mengandung antioksidan yang tinggi, mencegah gangguan metabolisme, mengatasi masalah diabetes, kolesterol, hipertensi, hingga obesitas. Blueberry juga dapat melawan sel-sel lemak jahat. Kandungan seratnya tinggi sehingga menyebabkan kenyang lebih lama.

    1. Pisang

    Pisang menjadi salah satu buah favorit karena rasanya yang enak, selain manfaatnya yang juga banyak untuk kesehatan. Pisang meningkatkan laju metabolisme tubuh, membuat perut kenyang lebih lama, menambah energi, mencegah kram otot, dan membantu mengontrol tekanan darah. Pisang kaya akan potassium, dan juga vitamin B6 yang dapat meningkatkan sistem imun dan menurunkan resiko penyakit jantung. Kadar seratnya juga tinggi sehingga membantu menurunkan berat badan.

    1. Pir

    Pir mengandung serat yang tinggi dibanding buah-buahan lainnya, sehingga membuat kenyang lebih lama dan ini bermanfaat untuk penurunan berat badan. Selain itu, pir mengandung potasium yang dapat menurunkan kolesterol jahat dan menyehatkan fungsi jantung.

    1. Stroberi

    Buah ini dapat mempercepat berhasilnya program diet. Stroberi dapat mendorong produksi hormon yang berperan dalam pembakaran lemak dan meningkatkan metabolisme tubuh. Stroberi juga mengandung banyak enzim yang berperan sebagai anti radang,  membantu proses penyembuhan luka atau jaringan tubuh yang rusak.

    1. Alpukat

    Alpukat kaya akan lemak yang baik bagi tubuh. Selain lemak, alpukat juga mengandung vitamin C,K,E, serta folat dan kalium. Alpukat mengandung serat yang baik untuk pencernaan, dan meningkatkan kesehatan jantung. Selain rasanya enak, alpukat bisa disajikan dengan berbagai cara, salah satunya dengan salad sayuran yang dapat membantu penyerapan nutrien dalam sayuran tersebut.

    1. Anggur

    Anggur mempunyai efek antioksidan dan dapat melindungi tubuh dari radikal bebas, karena kaya akan senyawa polifenol. Buah ini juga mengandung vitamin K dan kaya akan serat.

    1. Pepaya

    Pepaya dapat membantu menurunkan berat badan, karena mengandung enzim yang dapat mendorong penyerapan makanan dengan cepat. Buah ini juga berperan sebagai antioksidan karena kaya akan vitamin C, karotene, dan flavonoid.

    Apa saja yang perlu diperhatikan?

    Buah-buahan seperti yang sudah dicontohkan sebelumnya dapat dikonsumsi untuk diet dan dapat divariasikan dengan menu makanan sehari-hari. Jangan sampai salah pilih karena buah-buahan tertentu mempunyai kadar gula yang tinggi. Kemudian, mengonsumsi gula dalam jumlah banyak dalam waktu singkat dapat menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat cepat, sehingga perlu diperhatikan porsi dan jenis buah-buahannya. Selain itu, jangan lupa untuk menyeimbangkan menu diet dengan variasi jenis makanan lain, karena buah-buahan saja tidak cukup mengandung semua zat gizi yang diperlukan tubuh kita, seperti kandungan protein, asam lemak esensial, dan asam amino yang didapatkan dari sumber makanan lain.4 Jangan lupa, ya Sobat diet juga sebaiknya diikuti dengan olahraga secara teratur, agar didapatkan pola hidup sehat yang ideal.

    Baca Juga: Inilah Waktu, Kriteria, dan Menu Makan Malam Sehat Tepat

    Sobat juga bisa beli berbagai produk makanan sehat di Prosehat juga loh. Selain itu juga tersedia catering sehat yang lagi diskon 10%. Ingat sehat ingat prosehat. Untuk info lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis Oleh : dr Nela Fitria Yeral. 20 Aug 2018

     

    Referensi

    1. Rotstein, N. 10 Fruits and Vegetables That Should Be in Your Diet. 2017. Available from: active.com/nutrition/articles/10-fruits-and-vegetables-that-should-be-in-your-diet
    2. Sass, C. Eating Fruit Can Actually Help You Lose Weight. A Nutritionist Explains. 2018. Available from: health.com/weight-loss/best-fruits-for-weight-loss
    3. Keith, S. Best Superfood for Weight Loss. 2017. Available from: health.com/health/gallery/0,,20475957,00.html#slimming-superfoods-5
    4. Reistad-Long, S. The Fruit Flush Diet. 2017. Available from: webmd.com/diet/a-z/fruit-flush-diet
    Read More
  • Bila Sahabat punya waktu yang banyak, rasanya membuat kue menjadi kegiatan yang pas sebagai selingan. Selain waktu luang jadi bermanfaat, kegiatan ini juga bisa menjadi ladang bisnis Sahabat. Ingin bisnis kue sahabat tampak berbeda? Cobalah membuat kue sehat yang cocok untuk Anda. Berikut 3 resep sehat cocok untuk Anda dan keluarga 1. Pumpkin Chocolate Chip […]

    Mau Kue yang sehat? Berikut 3 Resep Sehat Cocok untuk Anda

    Bila Sahabat punya waktu yang banyak, rasanya membuat kue menjadi kegiatan yang pas sebagai selingan. Selain waktu luang jadi bermanfaat, kegiatan ini juga bisa menjadi ladang bisnis Sahabat. Ingin bisnis kue sahabat tampak berbeda? Cobalah membuat kue sehat yang cocok untuk Anda. Berikut 3 resep sehat cocok untuk Anda dan keluarga

    1. Pumpkin Chocolate Chip Cookies

    Ingin merasakan kue yang tidak biasa? Kue satu ini menggunakan bahan dasar labu kuning dengan gandum hangat, kayu manis dan taburan chocolate chip yang terasa lembut, kenyal dan manis. Labu kuning memiliki kandungan kalium dan antioksidan yang dapat memberikan efek positif pada tekanan darah dan membantu mencegah kerusakan degeneratif pada mata.

    Lama Pembuatan : 10 Menit
    Kalori : 35 kkal/ Biji
    Menghasilkan : 16-21 Kue

    Bahan :

    ¾ Cangkir Quick Oats (60 gram)
    ½ Cangkir  tepung gandum (70 gram)
    ¼ Cankir gula pilihan (50 gram)
    3 Sdm Chocolate Chip
    ¼ Sdt Kayu Manis
    ¼ Sdt garam
    ¼ Sdt Baking Soda
    ¼ Labu kuning hancurkan hingga halus
    1-2 Sdm susu pilihan disesuaikan kebutuhan
    1 ½ Sdm minyak zaitun
    ½ sdt ekstrak vanilla murni

    Cara Membuat:

    Panaskan oven Anda hingga 1000C, campurkan semua bahan kering dalam mangkuk besar pisahkan dengan bahan basah. Jika semua bahan kering tercampur merata, masukkan 1 ½ sdm minyak zaitun kedalam adonan aduk merata. Tambahkan sedikit susu jika diperlukan.

    Bentuk bola dan letakkan diatas baki kue dan pipihkan. Jangan lupa letakkan kertas kue diatas baki tersebut agar tidak menempel. Panggang 10 menit, lalu angkat dan diamkan 10 menit mengikuti suhu ruangan. Selama menunggu, Anda dapat mengulangi tahap memanggang hingga adonan habis.

    2. Homemade Peanut Butter Oreos

    Bosan dengan rasa oreo yang itu-itu saja? Yuk, sekarang coba membuat oreo dengan selai kacang dan bahan-bahan sehat lainnya.Langsung dicoba, ya!

    Lama Pembuatan : 60 Menit
    Kalori : 70 kkal/ Biji

    Bahan Kue:

    ¾ Spelt flour dan tepung gandum (120 gram)
    ¼ cangkir cocoa (30 gram)
    ¼ cangkir gula kelapa (78 gram)
    ¼ sdt garam
    ¼ sdt baking soda
    1 sdt ekstrak vanilla murni
    ¼ cangkir minyak sayur atau minyak kelapa (44 gram)
    3 sendok makan susu pilihan (45 gram)
    2 sdm sirup maple murni (30 gram)

    Bahan Isi:

    ½ cangkir selai kacang (110 gram)
    ½ cangkir mentega (110 gram)
    ¼ sdt ekstrak vanilla murni dan sedikit garam
    ¼ cangkir gula bubuk

    Cara Membuat:

    Campurkan 5 bahan pertama dan aduk rata. Siapkan mangkuk terpisah untuk menggbungkan semua bahan cair untuk cookies seperti minyak sayur, susu dan sirup maple. Setelah bahan-bahan cair merata, masukkan kedalam bahan-bahan kering, uleni hingga membentuk adonan. Diamkan selama 30 menit sebelum dipanggang.

    Selama menunggu panaskan oven hingga mencapai 1000C. Adonan yang sudah didiamkan sebelumnya diratakan hingga tipis menggunakan alat penggiling. Adonan yang sudah tipis dipotong bulat-bulat menggunakan tutup botol atau cetakan khusus. Taruh adonan tersebut di atas nampan kue dan panggang selama 11-14 menit. Diamkan selama 10 menit sebelum diangkat dari baki.

    Setelah kue sedikit mengeras, saatnya memberi isian dengan selai kacang yang telah diolah bersama mentega, ekstrak vanilla dan gula bubuk dengan food processor atau menggunakan tangan. Taruh isian diatas diantara dua kue, pastikan isian tidak melebihi lebar kue tersebut.

    3. Snowball Cookies

    Snowball Cookies hampir sama dengan kue putri salju yang disediakan saat lebaran. Bola salju ini akan lumer di mulut Anda. Kue ini dapat disajikan bersama teh atau kopi disaat berkumpul dengan keluarga.

    Lama Pembuatan : 30 Menit
    Kalori : 60 kkal/ Biji

    Bahan:

    2 Cangkir tepung terigu
    ½ Cangkir kenari cincang halus
    1 Cangkir Mentega
    ½ Cangkir bubuk gula

    Cara Membuat:

    Panaskan oven hingga mencapai 1600C, sambil menunggu campurkan mentega yang diolesi dengan gula bubuk dan kocok dalam mangkuk sedang. Anda juga bisa menggunakan mixer untuk mencampurnya. Aduk dengan tepung dan kacang kenari dalam mangkuk terpisah. Jika sudah merata, campurkan semua bahan secara bersama dan membentuk adonan.

    Bentuk menjadi bola dan letakkanlah di atas loyang. Panggang selama 20-25 menit hingga warna kecoklatan. Diamkan kurang lebih selama 10 menit dan aduk dengan bubuk gula yang tersisa. Jadilah Snowball Cookies siap dikonsumsi.

    Itulah 3 Resep Sehat Cocok untuk Anda coba dirumah bersama keluarga. Berbagai produk makanan sehat bisa Anda dapatkan melalui website atau Aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. Katie. “27 Secretly Healthy Holiday Cookies – Under 100 Calories Each”. chocolatecoveredkatie.com. Diakses pada 15 Agustus 2018
    2. Ware, Megan. “What are the health benefits of pumpkins?”. medicalnewstoday.com. Diakses pada 15 Agustus 2018

     

    Read More
  • Korea Selatan menjadi salah satu negara yang berkembang sangat pesat. Mulai dari musik, pakaian tradisional hingga makanannya. Makanannya tampak menggoda, halal, dan tentunya menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Apa saja menu makanan Korea yang menyehatkan? Berikut 5 menu makanan Korea : Samgyetang Samgyetang atau sup ayam ginseng ini merupakan sup tradisional Korea yang […]

    Ternyata 5 Menu Makanan Korea Ini  Menyehatkan

    Korea Selatan menjadi salah satu negara yang berkembang sangat pesat. Mulai dari musik, pakaian tradisional hingga makanannya. Makanannya tampak menggoda, halal, dan tentunya menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Apa saja menu makanan Korea yang menyehatkan? Berikut 5 menu makanan Korea :

    1. Samgyetang

    Samgyetang atau sup ayam ginseng ini merupakan sup tradisional Korea yang menggunakan daging ayam sebagai bahan utamanya. Daging ayam ini masak dengan bawang putih, daun bawang, jujube Korea (kurma Korea), ginseng Korea, serta rempah-rempah lainnya yang dimasukkan ke dalam daging ayam.

    Produk Terkait: Nature’s Health Korean Ginseng

    Kandungan dari ginseng memiliki manfaat meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi kelelahan hingga merangsang sistem kekebalan tubuh. Uniknya, warga Korea mengonsumsi makanan ini dimusim panas.

    Orang Korea percaya dengan istilah ‘melawan api haruslah dengan api’. Jadi, bila udara panas mereka akan mengonsumsi makanan panas. Begitupun sebaliknya, saat udara dingin harus mengonsumsi makanan dingin. Akan tetapi, jangan khawatir, Anda tetap bisa mengonsumsi makanan ini di saat musim dingin.

    1. Miyeok-Guk

    Makanan Korea yang sehat selanjutnya yaitu Miyeok-Guk (sup rumput laut). Makanan ini biasanya dihidangkan saat ulang tahun. Tradisi ini dimulai karena kebiasaan ibu hamil mengonsumsi Miyeok-Guk beberapa bulan menjelang kelahiran. Makanan ini dipercaya memiliki gizi yang dibutuhkan untuk ibu dan janin.

    Rumput laut ternyata memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan kesuburan, meningkatkan fungsi tiroid, mengatasi penyakit kulit hingga membantu mengatur hormon. Tidak heran bila  Miyeok-Guk menjadi makanan yang istimewa di Korea Selatan.

    1. Kimchi

    Bila anda makan di restoran Korea, rasanya tidak lengkap tanpa kehadiran Kimchi. Kimchi adalah salah satu makanan tertua di Korea. Walaupun Kimchi jarang disukai orang-orang terutama di Indonesia, akan tetapi makanan satu ini memiliki banyak manfaat, seperti menurunkan kadar kolesterol, membuat kulit tampak bercahaya, meningkatkan imunitas tubuh hingga membantu menurunkan berat badan.

    Baca Juga: 7 Makanan Ini Memicu Kolestrol

    Tidak heran banyak wanita Korea memiliki tubuh langsing dan kulit yang cerah. Kimchi sangat baik jika dikonsumsi karena serat yang tinggi dan rendah kalori.

    1. Musaengchae

    Musaengchae hampir sama seperti Kimchi. Hanya saja, Musaengchae menggunakan bahan dasar lobak putih yang pedas dan di diamkan hingga berfermentasi. Lobak memiliki manfaat yang banyak, seperti tinggi serat, dapat mengontrol tekanan darah, meningkatkan imunitas, dan lain-lain.

    Selain itu Musaengchae tidak mengandung kolesterol dan rendah lemak jenuh, sehingga baik untuk kesehatan jantung. Musaengchae mengandung serat yang tinggi, sehingga makanan ini juga cocok untuk Anda yang ingin menjalankan diet sehat.

    1. Kongnamul Muchim

    Makanan satu ini menggunakan bahan dasar kecambah atau tauge. Kecambah ini diolah dengan bawang putih, bubuk cabai dan minyak wijen. Makanan ini biasa disajikan sebagai menu tambahan atau side dish makanan Korea. Kecambah memiliki banyak manfaat seperti membantu pencernaan, meningkatkan sirkulasi darah dan membantu menurunkan berat badan.

    Baca Juga: Makanan Sehat, Pencernaan Lancar

    Itulah 5 menu makanan Korea yang ternyata sehat dan cocok dikonsumsi bersama keluarga. Jangan lupa untuk mengganti makanan Sobat dengan yang sehatInformasi selanjutnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Sumber:

    1. Everdeen, Katniss. “Tak Hanya Lezat, Makanan Asal Korea Ini Ternyata Punya Manfaat Baik untuk Kesehatan Tubuh”. journal.sociolla.com.    Diakses 16 Agustus 2018
    2. ProSehat. “10 Rekomendasi Makanan Halal Di Korea Selatan Untuk Muslim Traveler”. https://www.prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/10-rekomendasi-makanan-halal-di-korea-selatan-untuk-muslim-traveler. Diakses 16 Agustus 2018
    3. Rahmawati, Andi A D. “Ini Alasan Warga Korea Menyantap Samgyetang Saat Musim Panas”. food.detik.com. Diakses 16 Agustus 2018
    4. Candra Asep. “7 Manfaat Ginseng untuk Kesehatan”. lifestyle.kompas.com.  Diakses 16 Agustus 2018
    5. Olivia, Firda. “Bikin Miyeok-guk yuk, sup ultah khas Korea yang wajib kamu coba”. brilio.net Diakses 16 Agustus 2018
    6. Vemale. “Makan Rumput Laut Dan Kenali 6 Manfaat Pentingnya”. vemale.com. Diakses 16 Agustus 2018
    7. Wulan, Annissa. “9 Manfaat Mengejutkan dari Mengonsumsi Kimchi”. liputan6.com. Diakses 16 Agustus 2018
    8. Destriyana. “Khasiat menakjubkan dari lobak, salah satunya anti-kanker”. merdeka.com. Diakses 16 Agustus 2018
    9. Nandy, Priyadarshini. “10 Health Benefits of Radish: The Power Source of Potassium, Vitamin C and Fiber”. food.ndtv.com. Diakses 16 Agustus 2018

     

    Read More
  • Olahraga merupakan salah satu aktivitas yang sangat penting bagi tubuh agar kita tetap sehat dan bugar. Berbagai macam pilihan olahraga pun sudah banyak tersedia. Namun, seringkali kita lupa bahwa selain berolahraga, makanan yang kita makan juga penting loh! Nutrisi yang tepat penting agar olahraga yang kita lakukan tidak sia-sia dan tetap memberi dampak yang positif […]

    Makanan Sebelum dan Sesudah Olahraga

    Olahraga merupakan salah satu aktivitas yang sangat penting bagi tubuh agar kita tetap sehat dan bugar. Berbagai macam pilihan olahraga pun sudah banyak tersedia. Namun, seringkali kita lupa bahwa selain berolahraga, makanan yang kita makan juga penting loh! Nutrisi yang tepat penting agar olahraga yang kita lakukan tidak sia-sia dan tetap memberi dampak yang positif bagi kesehatan.

    Baca Juga: 5 Jenis Olahraga yang Cocok untuk Generasi Milenial

    Kurangnya pengetahuan akan nutrisi akan membuat berbagai aspek pada olahraga menjadi kurang maksimal dan bahkan bisa berakibat penurunan kekebalan tubuh. Kali ini kita akan membahas mengenai nutrisi makanan yang tepat untuk berolahraga, baik sebelum, saat berolahraga (jika perlu), maupun sesudah berolahraga. Ingat, hal ini berbeda dari program diet untuk menurunkan berat badan atau semacamnya. Yuk, mari kita pahami bersama.

    Sumber energi yang dibutuhkan oleh manusia ada tiga macam, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. Setiap makanan yang kita makan akan mengandung paling tidak salah satu dari komponen tersebut, dan seringkali lebih dari satu jenis. Ketiganya dapat memberikan energi, namun masing-masing memiliki ciri khas dan peranan tersendiri.

    Produk Terkait: Jual Cerebrovit X-Cel Kapsul

    Pengetahuan ini akan membantu kita makanan apa yang cocok untuk kita makan sebelum, saat berolahraga, dan setelah berolahraga. Dengan demikian, olahraga yang kita lakukan lebih maksimal dan terarah, berdampak positif bagi kesehatan, dan menurunkan kemungkinan risiko cedera otot.

    Baca Juga: Penanganan Kecelakaan Ketika Bersepeda

    Karbohidrat, merupakan sumber energi utama yang dibutuhkan oleh sel otot, dan adalah sumber utama energi saat berolahraga. Karbohidrat adalah sumber energi yang cepat, sehingga sangat diperlukan dalam berolahraga. Karbohidrat akan disimpan di dalam otot dalam bentuk ‘glikogen’, dan akan digunakan sebagai cadangan energi. Saat berolahraga, dalam 30 menit pertama otot akan menggunakan cadangan energi ini terlebih dahulu.

    Sambil berolahraga, cadangan ini perlahan-lahan akan berkurang. Jika cadangan karbohidrat ini habis, maka otot akan merasa ‘kelelahan’. Di sinilah kita akan mulai merasakan nyeri pada otot, dan pada kondisi ini otot sangat rentan mengalami kram dan cedera. Oleh karena itu, sebelum berolahraga dianjurkan untuk makan makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, roti, sereal, oat, kentang, pasta, susu, cokelat, dan buah-buahan (atau jus buah) seperti pisang, apel, dan pir.

    Makanan yang mengandung karbohidrat.

    Pentingnya karbohidrat sebagai sumber energi dalam berolahraga.

    Protein adalah komponen makanan yang cukup terkenal saat ini, apalagi bagi mereka yang ingin membentuk otot. Benar sekali, protein berfungsi untuk membantu dalam pembentukan dan pemulihan otot, meningkatkan dan mempertahankan kekuatan otot. Namun yang perlu diingat adalah otot kita tidak bergantung pada protein sebagai sumber energinya. Hanya 5% energi dari tubuh yang disuplai oleh protein. Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk bergantung pada makanan tinggi protein sebagai sumber energi utama sebelum berolahraga.

    Protein tetap diperlukan dalam berolahraga namun bukanlah sumber energi utama. Protein cocok untuk dikonsumsi setelah berolahraga untuk membantu stimulasi pembentukan otot. Para peneliti mengatakan sebaiknya protein selalu ada dalam setiap makanan kita agar suplai protein selalu ada sepanjang hari, dan hal ini ternyata berdampak lebih baik dalam proses pembentukan otot yang maksimal. Makanan yang mengandung protein adalah telur, daging, ikan, susu, kacang-kacangan, keju, kacang kedelai, dan juga pada beberapa jenis sayuran meski dalam jumlah lebih sedikit.

    Makanan yang mengandung protein.

    Lemak, merupakan penghasil energi paling besar di antara yang lain. Satu gram lemak dapat memberikan 9 kilokalori energi, sedangkan karbohidrat dan protein masing-masing hanya memberikan 4 kilokalori saja. Lemak akan dipakai sebagai sumber energi utama dalam olahraga dengan intensitas yang ringan-sedang namun pada waktu yang cukup lama. Contoh, pada olahraga seperti lari maraton, 50-90% energi didapat dari pembakaran lemak. Olahraga seperti ini cocok untuk membakar lemak.

    Tetapi perlu diingat, otot kita dapat menggunakan lemak sebagai sumber energi jika otot-otot kita dalam kondisi yang sehat, dan untuk itu diperlukan olahraga yang rutin dan teratur serta nutrisi yang tepat. Sehingga, makanan mengandung lemak tidak dianjurkan dalam jumlah banyak pada kondisi manapun, lemak juga memiliki banyak dampak yang buruk bagi kesehatan.

    Baca Juga: 3 Jenis Olahraga dan Jumlah Kalori yang Dibakar

    Nah, sekarang Sobat dapat mengetahui kira-kira apa saja makanan yang tepat untuk dikonsumsi sebelum dan sesudah berolahraga. Sebelum berolahraga, kira-kira 1 sampai 4 jam sebelum berolahraga sebaiknya kita perlu mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat, rendah protein, dan rendah lemak. Sedikit cemilan ringan mengandung karbohidrat juga boleh dikonsumsi beberapa saat sebelum berolahraga agar Sobat tidak merasa lapar saat berolahraga. Jangan lupa untuk selalu minum air yang cukup sebelum berolahraga.

    Lalu, selama berolahraga, jangan lupa minum air yang cukup untuk mengganti cairan yang hilang melalui keringat. Tambahan karbohidrat saat berolahraga biasanya tidak diperlukan jika olahraga tidak terlalu berat dan tidak melebihi 45 menit. Setelah berolahraga, Sobat perlu mengganti cadangan energi otot (glikogen) dan cairan yang hilang saat berolahraga. Oleh karena itu, dalam waktu setelah selesai berolahraga hingga maksimal 2 jam setelah berolahraga, kita perlu mengonsumsi makanan mengandung karbohidrat dan minum air yang cukup setelah berolahraga. Dan jangan lupa, konsumsi protein juga diperlukan untuk membantu pemulihan dan pembentukan otot. Sesuaikan banyaknya makanan yang kita konsumsi dengan jenis olahraga dan berapa lama olahraga yang kita akan lakukan.

    Produk Terkait: Jual Suplemen, Vitamin, dan Multivitamin

    Yuk, Sahabat mulai semangat berolahraga! Untuk info lebih dalam mengenai olahraga dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Madden CC, Putukian M, McCarty EC, Young CC. Netter’s sports medicine. 2nd ed. Philadelphia: Elsevier; 2018. p. 28-33.
    2. Benardot D. Advanced sports nutrition. 2nd ed. USA: Human Kinetics; 2012. p. 155.
    3. Bean A. The complete guide to sports nutrition. London: A & C Black Publishers; 2009. p. 21-4.
    4. Daries H. Nutrition for sport and exercise: a practical guide. USA: Blackwell Publishing; 2012. p. 94.
    5. Dunford M, Doyle JA. Nutrition for sport and exercise. USA: Thomson Wadsworth; 2008. p. 314-8.
    Read More
Chat Dokter 24 Jam