8 Persiapan Penting Berlibur dengan Penderita Penyakit Jantung

Liburan dengan penderita penyakit jantung mungkin terdengar mustahil untuk dilakukan. Tapi sebenarnya liburan akhir tahun ini tidak membatasi siapapun untuk bersenang-senang bersama keluarga menikmati keindahan alam. Semua dapat menghabiskan waktu, menciptakan kenangan tak terlupakan bersama keluarga besar. Sebaiknya, jika Anda berencana membawa kerabat yang memiliki penyakit tersebut, beberapa tips di bawah ini dapat membantu Anda menjaga kesehatan saudara Anda tersebut saat liburan.

prosehat traveling dengan penderita penyakit jantung

Baca juga: 10 Persiapan Penting Liburan Dengan Penderita Hipertensi

Berita baiknya adalah, ya, setiap penderita penyakit jantung aman untuk melakukan perjalanan liburan. Jika kondisi jantung Anda stabil, terkontrol dengan baik dan Anda merasa dalam kondisi terbaik Anda (despite of keadaan jantung Anda), melakukan perjalanan liburan tidak akan mengancam kesehatan Anda. Namun, kami punya beberapa petunjuk praktis dan tips jika Anda, atau anggota keluarga Anda, memiliki kondisi jantung dan berniat membuat kenangan terindah pada liburan kali ini.

1. Cari penginapan atau hotel yang mudah dijangkau dan dekat dengan fasilitas kesehatan.

2. Rencanakan liburan yang santai, seperti jenis liburan yang menikmati keindahan alam tanpa harus melakukan kegiatan yang cukup berat untuk dilakukan, seperti hiking, climbing, or even skiing. Kegiatan yang membutuhkan adrenalin besar harus dihindari bagi penderita penyakit jantung.

Produk Terkait: Herbal Jantung Berkualitas

3. Buat list obat-obatan rutin yang harus diminum. Jangan lupa pula untuk membawa dosis obat lebih banyak dari biasanya untuk berjaga-jaga. Beri label setiap obat Anda.

4. Minum obat dengan disiplin untuk bertahan sepanjang liburan Anda.

5. Pastikan Anda memiliki asuransi perjalanan yang tepat untuk memberikan jaminan kondisi Anda.

6. Bagaimana dengan daerah atau negara yang beriklim dingin hingga bersalju dan kering seperti gurun Sahara, bagi penderita jantung? Jawabannya adalah hindari pergi ke negara-negara di mana suhunya ekstrim, baik itu sangat panas atau sangat dingin, karena hal ini dapat menempatkan beban tambahan pada jantung Anda.

7. Sedangkan untuk daerah dengan altitude tinggi juga harus dihindari (di atas 2.000 meter di atas permukaan laut). Anda dapat mengalami kekurangan oksigen yang akan dibawa ke dalam darah Anda. Jika kekurangan oksigen, Anda dapat mengalami sakit kepala, sesak napas ekstrim atau menyebabkan angina. Jika Anda berencana untuk melakukan perjalanan ke daerah dataran tinggi, konsultasikan dengan dokter atau spesialis jantung Anda.

Baca Juga: 5 Indikator Jantung Sehat

8. Pertimbangkan perjalanan lewat udara. Para peneliti mengatakan salah satu risiko terbesar yang dihadapi orang-orang dengan penyakit jantung ketika bepergian dengan pesawat terbang adalah trombosis vena, atau pembentukan gumpalan darah di pembuluh darah kaki, panggul, atau lengan. Duduk berjam-jam, dehidrasi, dan kadar oksigen rendah di kabin pesawat dapat mempengaruhi seseorang untuk pembekuan darah. Sebagian besar data telah menunjukkan bahwa penerbangan lebih dari delapan jam menimbulkan risiko terbesar. Konsultasikan dengan dokter Anda terkait rencana ‘terbang’ dan ikuti prosedur yang diberikan. Lama waktu ‘terbang’ bagi penderita penyakit jantung adalah tidak lebih dari 2 jam.

Menurut para ahli dari British Cardiovascular Society, kebanyakan orang dengan jantung dan gangguan peredaran darah dapat melakukan perjalanan melalui udara dengan aman tanpa membahayakan kesehatan mereka. Namun, Anda harus konsultasikan rencana tersebut dengan dokter atau spesialis jantung untuk mendengar saran mereka. Terutama untuk tahu apakah jantung Anda cukup sehat untuk melakukan perjalanan melalui udara, terutama jika Anda baru saja mengalami serangan jantung, operasi jantung atau dirawat di rumah sakit karena kondisi jantung Anda. Anda bisa membaca peraturan membawa obat-obatan ke dalam pesawat di sini.

Baca Juga: Benarkah Stress Pemicu Sakit Jantung?

Dengan 8 hal tersebut yang dipertimbangkan dengan matang oleh Anda, seharusnya rencana liburan kali ini akan baik-baik saja bagi Anda atau saudara Anda yang menderita penyakit jantung.

Selamat liburan!

Referensi:

  • Travel and Heart Disease
  • Living With A Heart Condition
  • Cardiovascular Disease and Airline Travel
  • Traveling With A Heart Condition
  • Air Travel Considerations for the Patients With Heart Failure
  • When Can I Fly After a Heart Attack?
Read More